0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan26 halaman

Rencana Pembelajaran Peredaran Darah SDIT

Diunggah oleh

Sri Handayani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan26 halaman

Rencana Pembelajaran Peredaran Darah SDIT

Diunggah oleh

Sri Handayani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

Sekolah : SDIT AL IKHLAS


Nama Guru : Sri Handayani, [Link]
Mata Pelajaran : IPAS
Materi : Peredaran Darah
Sub Materi : 1. Bagian-Bagian Darah
2. Alat Peredaran Darah
3. Proses Peredaran Darah
4. Gangguan Peredaran Darah
Kelas/ Semester : 6B/1
Alokasi Waktu : 3 JP ( 9 X 35 Menit)
Pertemuan : 3x Pertemuan

Peserta Didik  Telah mengetahui organ-organ tubuh manusia secara umum.


 Sudah memahami fungsi organ tubuh secara dasar.
 Telah mengetahui konsep dasar system organ, yaitu bahwa tubuh manusia terdiri dari system-sistem
organ yang saling bekerja sama.
 Sudah mampu untuk mengamati dan mendeskripsikan perubahan yang terjadi pada tubuh saat
beraktivitas.

Materi Pelajaran  Mengetahui komponen darah; sel darah merah; sel darah putih, trombosit dan plasma darah
IDENTIFIKASI  Mengetahui organ utama system peredaran darah; jantung dan pembuluh darah (arteri, vena dan
kapiler)
 Mengenali gejala umum gangguan system peredaran darah ( tekanan darah tinggi, anemia).
 Mengenal makanan sehat yang baik untuk jantung
 Pengertian dan fungsi system peredaran darah dalam tubuh
 Perbedaan antara system peredaran darah besar dan kecil
 Hubungan antara gayan hidup dengan Kesehatan system peredaran darah

Dimensi Profil Lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Penalaran kritis serta komunikasi
(DPL)

DPL 1 DPL 5
Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kolaborasi

SDIT AL IKHLAS
DPL 2 DPL 6
Kewargaan Kemandirian
DPL 3 DPL 7
Penalaran Kritis Kesehatan
DPL 4 DPL 8
Kreativitas Komunikasi

Capaian Pembelajaran Peserta didik mampu memahami struktur dan fungsi organ-organ penyusun sistem peredaran darah pada
manusia serta pentingnya menjaga kesehatan organ tersebut melalui penerapan pola hidup sehat.

Lintas Disiplin Ilmu 1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)


 Menjelaskan system organ tubuh secara terintegrasi
 Melakukan pengamatan dan eksperimen sederhana tentang fungsi organ.
2. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
 Melakukan aktivitas fisik untuk menjaga Kesehatan jantung
 Memahami pentingnya pemanasan dan pendinginan dalam olah raga
3. Pendidikan Agama
 Mengajak kita bersyukur kepada allah karena diberikan kesehatan
 Mentadaburi kekuasaan Allah yang telah menciptakan manusia dengan sempurna
4. Bahasa Indonesia
 Menulis laporan hasil pengamatan tentang detak jantung setelah berolah raga
 Membaca teks ilmiah tentang fungsi darah dan jantung.
5. PKn
DESAIN  Menumbuhkan sikap tanggung jawab menjaga Kesehatan diri.
PEMBELAJARAN  Mempromosikan kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah dan rumah.
6. SBDP
 Membuat poster edukatif tentang cara menjaga Kesehatan peredaran darah
 Membuat model 3D sederhana organ jantung

Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik dapat menjelaskan bagian-bagian utama darah dan fungsinya dengan benar. (level :
memahami)
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi organ-organ penyusun system peredaran darah dan
menjelaskan fungsinya secara runut. (level : memahami)
3. Peserta didik dapat menggambarkan proses peredaran darah besar dan kecil dengan
menggunakan diagram atau model. (level: Mengaplikasikan)
4. Peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah pola hidup sehat untuk mejaga Kesehatan organ
peredaran darah dalam kehidupan sehari-hari. (level mengaplikasikan)

SDIT AL IKHLAS
5. Peserta didik dapat menganalisis akibat pola hidup tidak sehat terhadap fungsi organ peredaran
darah. (level: Menganalisis)

Topik Pembelajaran  Mengenal Bagian-bagian darah dan fungsinya


a. Fokus : sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma..
b. Kegiatan: Menyusun tabel fungsi darah, bermain kuis peran darah, diskusi kelompok
c. Terukur melalui: lembar kerja identifikasi fungsi darah dan Kuis
 Proses Peredaran Darah dalam Tubuh Manusia
a. Fokus :Peredaran daraja besar dan kecil, alur peredran darah
b. Kegiatan: Menggambar alur peredaran darah, membuat simulasi peran jantung dan pembuluh
darah
c. Terukur melalui: Penjelasan lisan atau tulisan dengan bahasa sendiri, produk gambar/diagram
 Menjaga Kesehatan Jantung dan Peredaran Darah
a. Fokus : Akibat kurang olah raga, makanan tidak sehat, kebiasaan duduk berlebihan
b. Kegiatan: Studi kasus, menganalisis gambar atau video
c. Terukur : Jawaban analisis, diskusi kelas, tugas individu

Praktik Pedagogis Model Pembelajaran: Discovery Learning


Metode Pembelajaran: Pengamatan, diskusi kelompok dan presentasi siswa
Topik: Sistem peredaran darah dan cara menjaga Kesehatan system peredaran darah
Alokasi Waktu: 9 × 35 menit (bisa disesuaikan)

🧩 Sintaks Pembelajaran dan Aktivitas


1. Pendahuluan (15 Menit x 3 pertemuan)
 Guru membuka pelajaran dengan menyapa dan memotivasi siswa.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
 Guru mengajak siswa bersyukur atas tubuh yang sehat (penguatan nilai keimanan)
 Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
“Apa yang terjadi jika darah tidak mengalir ke seluruh tubuh?”
“Mengapa kita harus menjaga Kesehatan jantung dan darah?”
 Tujuan yang disasar: Memahami konsep kerja peredaran darah.

2. Kegiatan Inti (45 Menit)


 Siswa mengamati gambar/video peredaran darah. (Simulasi, metode pengamatan)
 Siswa berdiskusi berdasarkan pertanyaan :
1. Ada berapa bagian-bagian darah dan apa fungsi dari bagian darah?
2. Bagaimana proses peredaran darah?

SDIT AL IKHLAS
(Tahap: Problem Statement, Metode: diskusi kelompok)
 Siswa mencari informasi dari teks atau media yang disediakan oleh guru ( Tahap: data collection,
Metode: Diskusi dan eksplorasi)
 Siswa mengelompokkan informasi dan membuat diagram atau peta konsep. (Tahap: Data
Precessing, Metode: Diskusi Kelompok)
 Siswa mempresentasikan hasil temuan kelompok di depan kelas. (Tahap: Verification, Metode:
presentasi)
 Siswa dan guru bersama-sama menyimpulkan bagian-bagian darah, proses dan pentingnya hidup
sehat. (Tahap: Generalization, Metode: Diskusi bersama Guru)

3. Penutup (10 menit)


 Melakukan refleksi : apa yang harus dilakukan dalam gaya hidup agar tubuh tetap sehat?”
 Guru memberikan penguatan : menjaga tubuh adalah bentuk rasa Syukur, mengingat kembali
bagian-bagian darah serta proses peredaran darah.
 Memberikan tugas : Membuat jadwal hidup sehat selama 1 minggu

Kemitraan Guru Bidang Studi Lain (misalnya: Guru PJOK, Guru PAI)
Pembelajaran  Peran: Menjelaskan dan membimbing aktivitas fisik yang mendukung Kesehatan jantung dan
sirkulasi darah (Guru PJOK). Mengaitkan pentingnya menjaga Kesehatan tubuh sebagai bentuk
rasa Syukur kepada Allah (Guru PAI)
Orang Tua/Wali Murid:
 Peran : Mendorong kebiasaan pola hidup sehat di rumah seperti memakan makanan berizi dan
berolah raga bersama. Memantau anak dalam melaksanakan pola hidup sehat yang sudah
dijadwalkan

Lingkungan Lingkungan belajar yang ideal untuk materi IPAS peredaran darah adalah lingkungan yang mendorong
Pembelajaran eksplorasi, interaksi, pemecahan masalah nyata, serta menggunakan perpaduan ruang fisik, digital, dan
nilai-nilai belajar aktif.

Pemanfaatan Digital Pemanfaatan Video Kontekstual dan Simulasi Digital (YouTube / PhET / Edugame)

Awal (Berkesadaran, bermakna dan menyenangkan)

Orientasi yang Bermakna (5 Menit)


1. Guru menyapa siswa dengan hangat dan mengajak berdoa.
2. Guru mengajak siswa bersyukur atas tubuh yang sehat.
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang mudah dipahami:

SDIT AL IKHLAS
“Hari ini kita akan belajar bagaimana darah mengalir dalam tubuh kita dan bagaimana cara menjaga tubuh agar tetap sehat.”

Apersepsi yang Kontekstual (5 Menit)


4. Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang peredaran darah atau aktivitas jantung (misalnya animasi darah mengalir).
5. Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk menghubungkan materi dengan pengalaman siswa:
a. “Siapa yang pernah merasa jantungnya berdebar lebih cepat setelah berlari?”
b. “Apa yang terjadi jika tubuh kita kekurangan darah?”

Motivasi yang Menggembirakan (5 Menit)


6. Guru mengadakan permainan cepat seperti "Tebak Organ": Guru menunjukkan gambar organ, siswa menebak nama dan fungsinya
secara spontan.
7. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar sambil bereksplorasi dan bekerja dalam kelompok, serta akan ada
PENGALAMAN kesempatan mempresentasikan hasilnya.
BELAJAR 8. Guru memberi semangat:
“Tubuh kita luar biasa! Yuk, kita cari tahu rahasianya hari ini!”

INTI

Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip
pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak harus
dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.

Memahami (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) 15 Menit

1. Guru memulai dengan mengajak siswa menyentuh dada dan merasakan detak jantung, lalu bertanya “ Pernahkah kalian sadat
kalau jantung kita bekerja tanpa henti?”
2. Guru menampilan gambar/video alur peredaran darah dan menjelaskan fungsi jantung, darah dan pembuluh darah.

Mengaplikasi (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Guru membagi siswa menjadi 3 kelompok, tiap kelompok beranggotakan 7 – 8 siswa,


2. Setiap kelompok menentukan ketua kelompok yang bertugas untuk mengarahkan jalannya diskusi
3. Guru memberikan 1 tema yang akan didiskusikan oleh masing-masing kelompok
a. Kelompok 1 : Bagian- bagian darah dan fungsinya ( menggambar dan menjelaskan fungsinya)
b. Kelompok 2 : Proses peredaran darah dalam tubuh ( peredaran darah besar dan kecil serta menggambar proses peredaran
darah)
c. Kelompok 3 : Bagaimana menjaga agar jantung dan peredaran darah tetap sehat (gaya hidup, pola makan di jelaskan)

SDIT AL IKHLAS
4. Siswa mengumpulan data dengan membaca teks dalam buku serta melihat media yang guru sediakan.
5. Siswa melakukan diskusi dengan kelompok setelah mengumpulkan data
6. Siswa mempresentasikan hasil diskusi didepan kelas
7. Guru dan siswa memberikan kesimpulan dari hasil diskusi

Merefleksi (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Peserta didik menuliskan jurnal harian dibuku jurnal harian mereka yang sudah dipersiapkan
2. Peserta didik menuliskan perasaan mereka setelah belajar IPAS, apa yang sudah dimengerti dan apa yang belum di mengerti,
peserta didik menuliskan harapan kedepannya pada pelajaran matematika selanjutnya.
3. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang merasa kesulitan, dan memberikan tips atau kunci untuk agar belajar
materi matematikan menjadi lebih mudah untuk dipahami

PENUTUP (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang sudah diajarkan


2. Siswa merefleksikan diri “Apa yang harus dilakukan agar jantung dan peredaran darah tetap sehat?”
3. Guru memberikan tugas untuk membuat jadwal hidup sehat selama 1 pekan
4. Peserta didik bersiap untuk pulang
5. Membaca doa penutup majlis
6. Pulang

Asesmen pada Awal Pembelajaran Pertanyaan Pemantik:


ASESMEN 1. Pernahkah kalian merasa jantung kalian berdebar kencang? Kapan dan kenapa?
PEMBELAJARAN 2. Apa yang terjadi pada tubuh jika jantung berhenti bekerja walau hanya sebentar?”

Asesmen pada Proses Pembelajaran Observasi saat diskusi, LKPD, Presentasi hasil diskusi

Asesmen pada Akhir Pembelajaran Membuat jurnal refleksi, Membuat soal cerita yang dikerjakan secara individu

Asesmen dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning, assessment for learning, dan assessment of learning. Tentukan
metode atau cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Contoh: Tes tertulis, Tes lisan,
Penilaian Kinerja, Penilaian Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment, Self Assessment, penilaian berbasis kelas, dan
sebagainya.

Mengetahui, Bogor, Juni 2025


Kepala SDIT Al Ikhlas Guru Bidang Studi

SDIT AL IKHLAS
Ir. Sutarna, M,M Sri Handayani, [Link]

SDIT AL IKHLAS
Rubrik Penilaian Diskusi Kelas: 6A

Tujuan Pembelajaran:
1. Peserta didik dapat menjelaskan bagian-bagian utama darah dan fungsinya dengan benar.
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi organ-organ penyusun system peredaran darah dan menjelaskan fungsinya secara runut. (level : memahami)
3. Peserta didik dapat menggambarkan proses peredaran darah besar dan kecil dengan menggunakan diagram atau model. (level: Mengaplikasikan)
4. Peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah pola hidup sehat untuk mejaga Kesehatan organ peredaran darah dalam kehidupan sehari-hari. (level
mengaplikasikan)
5. Peserta didik dapat menganalisis akibat pola hidup tidak sehat terhadap fungsi organ peredaran darah. (level: Menganalisis)
Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
Menjelaskan bagian-bagian pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan
utama darah dan fungsing yang sangat dasar yang sedang berkembang, yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
tetapi masih perlu perbaikan. harapan harapan
Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
Mengidentifikasi Organ-organ
pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan
penyusun sistem peredaran daha
yang sangat dasar yang sedang berkembang, yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
dan fungsinya
tetapi masih perlu perbaikan. harapan harapan
Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
Menggambar proses peredaran pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan
darah, bagain-bagian darah, yang sangat dasar yang sedang berkembang, yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
tetapi masih perlu perbaikan. harapan harapan
Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
Membuat peta konsep pola hidup
pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan
sehat untuk kesehatan jantung
yang sangat dasar yang sedang berkembang, yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
dan peredaran darah
tetapi masih perlu perbaikan. harapan harapan
Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
Mampu menganilisa pola hidup
pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan
tidak sehat untuk kesehatan
yang sangat dasar yang sedang berkembang, yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
jantung dan peredaran darah
tetapi masih perlu perbaikan. harapan harapan

SDIT AL IKHLAS
Keterangan:

● Baru Memulai: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang sangat dasar.
● Berkembang: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang sedang berkembang, tetapi masih perlu perbaikan.
● Cakap: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang baik, sesuai dengan harapan.
● Mahir: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang sangat baik, melebihi harapan.

SDIT AL IKHLAS
MATERI

SDIT AL IKHLAS
Darah : Merupakan cairan berwarna merah yang terdapat dalam tubuh.
Fungsi : fungsi utama adalah mengangkut oksigen keseluruh bagian tubuh, darah juga mengangkut nutrisi (sari-sari makanan), zat sisa proses metoblisme dalam
tubuh dan berbagai bahan untuk menjaga tubuh dari serangan berbagai penyakit.

SDIT AL IKHLAS
PLASMA DARAH :
Lebih dari setengah darah manusia terdiri dari plasma darah, plasma darah adalah cairan yang berwarna kuning keruh yang mengandung sari makanan.
 Air merupakan penyusun utama dari plasma darah terbanyak.
 Sari makanan yang larut dalam plasma darah adalah zat gula, protein, lemak, vitamin dan garam-garam mineral
FUNGSI : Mengangkut sari-sari makanan ke dalam tubuh, mengangkut karbon diaoksida hasil sisa pembekaranan sari-sari makan ke paru-paru lalu dikeluarkan
melalui pernafasan

SEL DARAH MERAH:


Nama lain dari sel darah merah adalah ERITROSIT, Jumlah sel darah merah lebih banyak dari sel sel darah
yang lain.
 Bentuk sel darah merah : berbentuk cakram kecil yang ditengahnya terdapat cekungan
 Didalam sel darah merah mengandung HEMOGLOBIN (zat berwarna merah dalam darah) yang
berfungsi membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh, mengikat oksigen diparu-paru, lalu
mengikat karbon diaoksida untuk dibawa kembali keparu-paru dan dikeluarkan saat manusia
bernafas.
 Sel darah merah hidup 120 hari, jika sudah mati maka akan digantikan dengan yang baru.
 Penghasil sel darah merah adalah sum sum tulang.
 Sel darah merah yang banyak mengandung oksigen itu berwarna merah muda
 Sel darah merah yang sudah mati akan berwarna merah tua

SEL DARAH PUTIH


Nama lain dari sel darah putih adalah LEUKOSIT
Jumlah sel darah putih lebih sedikit dari sel darah merah
 Bentuk sel darah putih lebih besar dan tidak beraturan karena aktif bergerak
 Sel darah putih berfungsi untuk melawan kuman atau musuh yang masuk kedalam tubuh
 Bila ada kuman, bakteri atau virus masuk kedalam tubuh maka sel darah putih akan mengepung dan
memakannya kuman tersebut.

TROMBOSIT

SDIT AL IKHLAS
Trombosit atau kepingan darah.
Trombosit adalah bagian sel darah merah yang memiliki fungsi untuk membantu proses pembekuan
darah.
Fungsi trombosit:
1. Mendeteksi luka dipembuluh darah
2. Membentuk sumbatan (bekuan) di bagian luka luar agar darah berhenti keluar
3. Membantu menyembukanluka dengan mempercepat penutupan luka

ALAT PEREDARAN DARAH


Alat peredaran darah ada 2:
1. Jantung
2. Pembuluh darah

JANTUNG
Jantung merupakan salah satu alat peredaran darah. Darah akan beredar keseluruh tubuh karena adanya pompa dari jantung.

Fungsi jantung : Memompa darah keseluruh tubuh


Cara kerja:
1. Serambi kiri bertugas menerima darah bersih dari paru-paru. (Darah bersih adalah
darah yang mengandung banyak oksigen)
2. Serambi kanan bertugas menerima darah kotor dari seluruh tubuh. (Daraj kotor
adalah darah yang banyak mengandung karbon dioksida)
3. Bilik kiri bertugas memompa darah bersih keseluruh tubuh.
4. Bilik kanan bertugas memompa darah kotor ke paru-paru
5. Klep (Katup) antara serambi kiri dan kanan berfungsi untuk mencegah
tercampurnya darah bersih dan darah kotor

SDIT AL IKHLAS
Saat jantung mengempis (a) darah akan mengalir keseluruh tubuh dan paru-paru
Saat jantung mengembang (b) darah akan masuk dari seluruh serambi.

Detak jantung yang berbunyi atau yang kita rasakan itu bertanda bahwa jantung kita sedang memompa
darah, jantung tidak pernah berhenti bekerja meski kita sedang tidur.

PEMBULUH DARAH Pembuluh darah adalah saluran tempat mengalirnya darah dari jantung keseluruh tubuh dan sebaliknya.
Ada 3 jenis pembuluh darah
1. Pembuluh darah Nadi (Arteri)
2. Pembuluh darah Balik (vena)
3. Pembuluh darah kapiler (cabang terkecil dari pembuluh darah nadi, ukuranya 1/10 helai rambu)

PEMBULUH DARAH NADI (ARTERI)


Pembuluh darah yang dilewati darah dari jantung keseluruh tubuh, pembuluh darah nadi memiliki dinding yang
tebal dan elastis.
Pembuluh darah nadi terbesar keluar dari bilik kiri jantung disebut juga Aorta (Pembuluh nadi utama). Aorta ini
bercabang-cabang yang membawa darah keseluruh tubuh.

Pada saat jantung memompa, maka pembuluh nadi ikut berdenyut, ini dapat kita rasakan ketika kita menekan
urat nadi kita.

PEMBULU BALIK (VENA)


Pembuluh balik ini dilewati oleh darah yang banyak mengandung karbon dioksida kembali menuju jantung (serambi kanan kanan). Pembuluh vena ini
terletak di permukaan tubuh yang Nampak kebiru-biruan.

PEMBULUH KAPILER
Merupakan pembuluh yang sangat halus dan langsung berhubunga dengan sel-sel tubuh. Pada pembuluh kapiler ini terjdi pertukaran air,
oksigen, karbondioksida, nutrisi dan zat sisa antara darah dengan sel tubuh

SDIT AL IKHLAS
SISTEM PEREDARAN DARAH
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

Sistem peredaran darah manusia termasuk system peredaran darah tertutup (karena
terjadi hanya di dalam pembuluh darah saja), dan peredaran darah ganda (Melawati
jantung 2x)

Peredaran darah ganda, terdiri dari peredaran darah besar dan peredaran darah kecil.
A. Peredaran darah besar
Adalah peredaran darah yang berasal dari jantung menuju keseluruh tubuh dan
kembali ke jantung.
1. Dari jantung keseluruh tubuh : jantung memompa darah yang banyak
mengandung oksigen keseluruh tubuh, darah yang membawa sari-sari makanan
dan menyalurkan pada sel-sel tubuh sehingga menghasilkan energi.
2. Dari seluruh tubuh ke jantung: Darah yang telah beredar dalam tubuh
membawa karbon diaoksida dan zat-zat sisa makanan akan melewati ginjal da
hati, kotoran akan dikeluarkan oleh tubuh. Darah dengan karbon dioksida
dibawa kembali kejantung
B. Peredaran darah kecil
Adalah peredaran darah yang berasal dari jantung menuju paru-paru dan kembali
kejantung. Darah dari bilik kanan jantung banyak mengandung karbon dioksida di
pompa menuju paru-paru. Lalu dibuang melalui pernapasan, darah yang banyak
oksigen akan kembali keserambi kiri jantung.

SDIT AL IKHLAS
GANGGUAN PEREDARAN DARAH.

Ada beberapa penyakit yang disebabkan oleh gangguna


peredaran darah.
1. Tersumbatnya aliran darah : ini disebabkan
karena adanya penimbunan lemak di pembuluh
darah sehingga mengeras dan kerak yang
menempel dipembuluh darah. Sehingga aliran
pembuluh darah menjadi sempit dan darah sulit
untuk mengalir. Ini dapat menyebabkan
pembuluh darah pecah dan terjadinya jantung
korenel
2. Anemia : kurangnya sel darah merah di dalam
tubuh, sehingga proses kerja sel darah merah
tidak maksimal, aliran nutrisi dan oksigen
kedalam tubuh kurang dan menyebabkan tubuh
menjadi lemas dan pusing. Sulit beraktivitas.
3. Leukimia : jumlah sel darah putih yang banyak,
rusak dan tidak terkendali, sehingga tubuh
menjadi mudah sakit dan lemah

SDIT AL IKHLAS
PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

Sekolah : SDIT AL IKHLAS


Nama Guru : Sri Handayani, [Link]
Mata Pelajaran : IPAS
Materi : Bagaimana Tubuh Kita Bergerak
Sub Materi : 1. Rangka, Sendi Dan Otot
2. Sistem Syaraf
3. Penyakit Yang Menyerang Sistem Gerak
Kelas / Semester : 6B/1
Alokasi Waktu : 3 Jp ( 9 X 35 Menit)
Pertemuan : 3x Pertemuan

Peserta Didik  Pernah mengenal bagian-bagian tubuh (Kepala, tangan, kaki, dsb)
 Mengetahui bahwa tulang dan otot membantu tubuh bergerak
 Mengenali beberapa gerakan tubuh seperti membungkuk, berjalan dan berlari
 Memahami pentingnya olahraga dan makan makan bergizi secara umum

Materi Pelajaran  Struktur & Fungsi; Tulang, sendi dan otot


 Peran system saraf dalam mengatur gerakan tubuh
 Gaya hidup sehat untuk menjaga Kesehatan organ Gerak dan system syaraf
IDENTIFIKASI
Dimensi Profil Lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Penalaran kritis serta Kesehatan
(DPL)

DPL 1 DPL 5
Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kolaborasi
DPL 2 DPL 6
Kewargaan Kemandirian
DPL 3 DPL 7
Penalaran Kritis Kesehatan
DPL 4 DPL 8

SDIT AL IKHLAS
Kreativitas Komunikasi

Capaian Pembelajaran "Peserta didik mampu memahami struktur dan fungsi organ gerak pada manusia (tulang, otot, dan
sendi), menjelaskan peranan sistem syaraf dalam proses bergerak dengan jelas, serta pentingnya
menjaga kesehatan organ gerak melalui pola hidup sehat."

Lintas Disiplin Ilmu 7. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)


 Mengakses video animasi tentang cara kerja system Gerak dan saraf
 Membuat presentasi digitaluntuk menjelaskan system Gerak pada teman.
8. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
 Latihan Gerak tubuh dan poster yang benar untuk menjaga organ gerak
 Penerapan pola hidup sehat melalui olah raga teratur
9. Pendidikan Agama
 Mengajak kita bersyukur kepada allah karena diberikan kesehatan
 Mentadaburi kekuasaan Allah yang telah menciptakan manusia dengan sempurna
10. Bahasa Indonesia
 Membaca informasi tentang system Gerak dan saraf dari berbagai sumber bacaan
 Menyampaikan hasil pengamatan atau penjelasan prosess bergerak secara [Link].
DESAIN 11. PKn
PEMBELAJARAN  Menumbuhkan sikap tanggung jawab menjaga Kesehatan diri.
 Mempromosikan kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah dan rumah.
12. SBDP
 Menggambar atau membuat model tulang/otot dari bahan bekas sebagai proyek kreatif
13. Matematika
 Mengukur tinggi badan, berat badan dan proporsi tubuh sebagai data pendukung Kesehatan
Gerak.
 Membuat diagram pertumbuhan atau kebugaran jasmani

Tujuan Pembelajaran 6. Peserta didik dapat menjelaskan struktur dan fungsi tulang, otot dan sendi dalam system
Gerak manusia. (level : memahami)

SDIT AL IKHLAS
7. Peserta didik dapat menjelaskan peranan system syaraf dalam mengontrol gerqkan tubuh
secara sederhana. (level : memahami)
8. Peserta didik dapat membuat bagan hubungan antara system Gerak dan system saraf daslam
menghasilkan Gerak tubuh. (level: Mengaplikasikan)
9. Peserta didik dapat menganalisis kebiasaan buruk terhadap Kesehatan system Gerak dan
saraf (contoh: duduk membungkuk, malas bergerak). (level mengaplikasikan)
10. Peserta didik dapat menyusun langkah-langkah pola hidup sehat untuk menjaga Kesehatan
organ Gerak dan system saraf. (level: Menganalisis & Mengaplikasikan)

Topik Pembelajaran  Struktur dan Fungsi sistem Gerak Manusia


a. Fokus : Tulang, otot dan sendi sebagai alat gerak.
b. Keterukuran: Peserta didik mamapu mengidentifikasi bagian-bagian organ gerak dan
menjelaskan fungsinya
 Kerja Sama Sistem Gerak dan Sistem Saraf dalam Proses Bergerak
a. Fokus :Peran sistem saraf dalam mengatur gerakan sadar dan refleks
b. Keterukuran: Peserta didik mampu menggambarkan alur impuls saraf saat terjadi gerakan
tubuh
 Pentingnya menjaga Kesehatan Organ Gerak dan sistem Saraf
a. Fokus : Pola hidup sehat dan kebiasaan positif untuk mencegah gangguan sistem gerak
b. Keterukuran: Peserta didik dapat menyusun langkah-langkah menjaga sistem gerak dan saraf
dalam keseharian
 Dampak kebiasaan Buruk terhadap Sistem Gerak dan Saraf
o Fokus : Analisis resiko dari gaya hidup seperti malas bergerak, duduk salah atau membawa
beban yang tidak seimbang
o Keterukuran: Peserta didik mampu menganalisa dampak dan membuat saran perubahan gaya
hidup

Praktik Pedagogis Model Pembelajaran: Discovery Learning


Metode Pembelajaran: Pengamatan, diskusi kelompok dan presentasi siswa
Topik: Bagaimana Tubuh Kita Bergerak

SDIT AL IKHLAS
Alokasi Waktu: 9 × 35 menit (bisa disesuaikan)

🧩 Sintaks Pembelajaran dan Aktivitas


1. Stimulasi
 Aktivitas : Guru memutar video pendek atau memperagakan gerakan tubuh (missal :
berjalan,melompat atau membawa beban). Peserta didik diminta mengamati dan mencatat
bagian tubuh yang terlibat
 Prinsip : Joyful
 Profil Pancasila : Penalaran kritis.

2. Problem Statement
 Aktivitas : Guru mengajukan pertanyaan pemantik seperti : “Mengapa kita bisa bergerak?”
atau “Apa yang terjadi jika salah satu organ geran tidak berfungsi?”
 Prinsip : Meanigful
 Profil Pancasila : Penalaran kritis

3. Data Collectioan
 Peserta didik melakukan pengamatan terhadap model tubuh/tulisan/bagan tentang tulang,
otot, sendi dan sistem saraf. Diskusi kelompok, dilakukan untuk mengisi lembar kerja: bagian,
fungsi dan cara dan menjaga kesehatannya.
 Prinsip : Mindful

4. Data Processing
 Kelompok membuat peta konsep atau bagan sistem gerak dan peran sistem saraf. Melakukan
simulasi/role play, satu siswa menjadi “otak”,yang lainnya “otot”, “tulang”, dll.
 Prinsip: joyful
 PP: Kesehatan

5. Verificatin
 Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dan analisisnya, lalu saling
memberikan tanggapan. Guru memberikan konfirmasi konsep penting

SDIT AL IKHLAS
6. Generalization
 Peserta didik melakukan refleksi terpadu: “Apa yang saya pelajari hari ini?””Bagaimana
saya menjaga organ gerak saya sebagai rasa syukur kepada Tuhan?”
 Prinsip : Mindful
 PP : Keimanan dan Ketakwaan Kepada Tuhan yang Maha Esa

Kemitraan Guru Bidang Studi Lain (misalnya: Guru PJOK, Guru PAI)
Pembelajaran  Peran: Menjelaskan dan membimbing aktivitas fisik yang mendukung Kesehatan organ gerak
(Guru PJOK). Mengaitkan pentingnya menjaga Kesehatan tubuh sebagai bentuk rasa Syukur
kepada Allah (Guru PAI)
Orang Tua/Wali Murid:
 Peran : Mendorong kebiasaan pola hidup sehat di rumah seperti memakan makanan berizi
dan berolah raga bersama. Memantau anak dalam melaksanakan pola hidup sehat yang
sudah dijadwalkan

Lingkungan Lingkungan belajar yang ideal untuk materi IPAS bagaimana tubuh kita bergerak adalah lingkungan
Pembelajaran yang mendorong eksplorasi, interaksi, pemecahan masalah nyata, serta menggunakan perpaduan
ruang fisik, digital, dan nilai-nilai belajar aktif.

Pemanfaatan Digital Pemanfaatan Video Kontekstual dan Simulasi Digital (YouTube / PhET / Edugame)

Awal (Berkesadaran, bermakna dan menyenangkan)

Orientasi yang Bermakna (5 Menit)


3. Guru menyapa siswa dengan hangat dan mengajak berdoa.
4. Menyampaikan tujuan pembelajaran secara singkat dan jelas.
5. Menyampaikan manfaat mempelajari sistem gerak bagi kehidupan sehari-hari (contoh: agar bisa bergerak bebas, berolahraga,
dan terhindar dari cedera).
Apersepsi yang Kontekstual (5 Menit)
1. Guru mengajukan pertanyaan:
“Pernahkah kalian merasa pegal setelah bermain atau olahraga? Bagian tubuh mana yang terasa lelah?”
2. Guru menayangkan gambar atau video singkat tentang seseorang yang sedang bergerak (berlari, menendang, melompat), lalu

SDIT AL IKHLAS
menanyakan:

“Apa saja yang bekerja di tubuh kita saat bergerak seperti itu?”
PENGALAMAN Motivasi yang Menggembirakan (5 Menit)
BELAJAR 1. Guru mengajak siswa melakukan brain gym atau senam ringan sambil menyebutkan bagian tubuh yang bergerak.
2. Memberikan semangat dan pujian ringan atas partisipasi aktif siswa.
3. Guru menyampaikan bahwa hari ini siswa akan menjadi “detektif tubuh” untuk mengetahui cara kerja sistem gerak dan sistem
saraf secara menyenangkan.

INTI

Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip
pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak harus
dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.

Memahami (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) 15 Menit

3. Siswa mengamati gambar/video sistem gerak dan sistem saraf manusia (misalnya gerakan berjalan atau menendang bola)
4. Siswa mengamati dan mendeskripsikan bagian tubuh mana saja yang terlibat
5. Diskusi kelas terbimbing:
 Apa fungsi tulang, otot, sendi dan saraf dalam gerakan?
 Apa akibatnya jika salah satu bagian mengalami gangguan?
6. Guru mengajak siswa menyentuh bagian tubuh masing-masing (misal : lulut, sikut dan bahu) sambil menyadari fungsinya.

Mengaplikasi (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) 20 menit

8. Siswa bekerja dalam kelompok kecil (3-4 orang),


9. Setiap siswa membuat mini simulasi gerak tubuh menggunakan boneka kertas/sedotan atau mempraktikkan gerakan
sederhana (menekuk lutu, memutar tangan)

SDIT AL IKHLAS
10. Masing-masing kelompok menjelaskan bagian tubuh mana saja yang bekerja dan bagaimana sistem saraf mengatur
gerakan tersebut.
11. Guru memberi umpan balik positif dan menguatkan pemahaman siswa

Merefleksi (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)10 Menit

4. Peserta didik menuliskan jurnal harian dibuku jurnal harian mereka yang sudah dipersiapkan
5. Peserta didik menuliskan perasaan mereka setelah belajar IPAS, apa yang sudah dimengerti dan apa yang belum di
mengerti, peserta didik menuliskan harapan kedepannya pada pelajaran matematika selanjutnya.
6. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang merasa kesulitan, dan memberikan tips atau kunci untuk agar
belajar materi matematikan menjadi lebih mudah untuk dipahami

PENUTUP (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)

1. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang sudah diajarkan


2. Siswa merefleksikan diri “Bagaimana menjaga organ gerak,otot, sendi dan saraf agar tetap sehat?”
3. Guru memberikan latihan untuk di murojaah d rumah
4. Peserta didik bersiap untuk pulang
5. Membaca doa penutup majlis
6. Pulang

Asesmen pada Awal Pembelajaran Pertanyaan Pemantik:


ASESMEN 1. Mengapa tubuh kita bisa bergerak kemana saja dengan mudah?”
PEMBELAJARAN 2. Bagaimana otak bisa memberi perintah pada tubuh untuk bergerak?

Asesmen pada Proses Pembelajaran Observasi saat diskusi, LKPD, Presentasi hasil diskusi

Asesmen pada Akhir Pembelajaran Membuat jurnal refleksi, Mengerjakan soal latihan

Asesmen dalam pembelajaran mendalam disesuaikan dengan assessment as learning, assessment for learning, dan assessment of
learning. Tentukan metode atau cara yang digunakan secara komprehensif untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik.
Contoh: Tes tertulis, Tes lisan, Penilaian Kinerja, Penilaian Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Peer Assessment,
Self Assessment, penilaian berbasis kelas, dan sebagainya.

SDIT AL IKHLAS
Mengetahui, Bogor,.................2025
Kepala SDIT Al Ikhlas Guru Bidang Studi

Ir. Sutarna, M,M Tati Soraya [Link]

SDIT AL IKHLAS
Rubrik Penilaian Diskusi Kelas: 6A

Tujuan Pembelajaran: ….
1. Peserta didik dapat menjelaskan struktur dan fungsi tulang, otot dan sendi dalam system Gerak manusia. (level : memahami)
2. Peserta didik dapat menjelaskan peranan system syaraf dalam mengontrol gerakan tubuh secara sederhana. (level : memahami)
3. Peserta didik dapat membuat bagan hubungan antara system Gerak dan system saraf daslam menghasilkan Gerak tubuh. (level: Mengaplikasikan)
4. Peserta didik dapat menganalisis kebiasaan buruk terhadap Kesehatan system Gerak dan saraf (contoh: duduk membungkuk, malas bergerak). (level
mengaplikasikan)
5. Peserta didik dapat menyusun langkah-langkah pola hidup sehat untuk menjaga Kesehatan organ Gerak dan system saraf. (level: Menganalisis &
Mengaplikasikan)

Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir


Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
Menjelaskan struktur dan
pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan
fungsi tulang, otot dan sendi
yang sangat dasar yang sedang berkembang, tetapi yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
dalam sistem gerak manusia
masih perlu perbaikan. harapan harapan
Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
Menjelaskan sistem saraf
pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan
dalam mengontrol gerakan
yang sangat dasar yang sedang berkembang, tetapi yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
tubuh secara sederhana
masih perlu perbaikan. harapan harapan
Membuat bagan hubungan Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
antara sistem saraf dan sistem pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan
gerak dalam menghasilkan yang sangat dasar yang sedang berkembang, tetapi yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
gerak masih perlu perbaikan. harapan harapan
Membuat langkah-langkah Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
pola hidup sehat untuk pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan
menjaga kesehatan organ yang sangat dasar yang sedang berkembang, tetapi yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
gerak dan sistem saraf masih perlu perbaikan. harapan harapan

Mampu menganilisa pola Peserta didik menunjukkan : Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan Peserta didik menunjukkan
hidup tidak sehat untuk pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan pemahaman dan keterampilan

SDIT AL IKHLAS
kesehatan jantung dan yang sangat dasar yang sedang berkembang, tetapi yang baik, sesuai dengan yang sangat baik, melebihi
peredaran darah masih perlu perbaikan. harapan harapan

Keterangan:

● Baru Memulai: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang sangat dasar.
● Berkembang: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang sedang berkembang, tetapi masih perlu perbaikan.
● Cakap: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang baik, sesuai dengan harapan.
● Mahir: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan keterampilan yang sangat baik, melebihi harapan.

SDIT AL IKHLAS

Anda mungkin juga menyukai