100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
2K tayangan10 halaman

Modul Statistika (Deep Learning)

Diunggah oleh

Muhammad Rahmansyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
2K tayangan10 halaman

Modul Statistika (Deep Learning)

Diunggah oleh

Muhammad Rahmansyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : MATEMATIKA


REPRESENTASI DAN INTERPRETASI DATA (STATISTIKA)

A. IDENTITAS
Nama Penyusun : Nur’aida
Nama Sekolah : SMK As-Syafi’iyah
Mata Pelajaran : Matematika
Fase / Kelas /Semester : F / XII / Ganjil
Topik : A. Representasi Data, B. Statistik Deskriptif, C.
Representasi Data Lanjutan
Alokasi Waktu : 9 Jam Pelajaran (3 Pertemuan @ 3 JP)
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK


Peserta didik di kelas XII diharapkan telah memiliki pengetahuan dasar tentang bilangan,
operasi hitung, dan membaca grafik sederhana. Beberapa peserta didik mungkin sudah
akrab dengan konsep rata-rata dan median dari data tunggal. Keterampilan yang dimiliki
meliputi kemampuan dasar dalam berhitung, membaca informasi dari teks singkat, dan
berinteraksi dalam kelompok kecil. Pemahaman yang sudah dimiliki adalah bahwa data
dapat memberikan informasi dan membantu dalam pengambilan keputusan, meskipun
belum secara mendalam.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN


Materi "Representasi dan Interpretasi Data" mencakup jenis pengetahuan konseptual
(memahami berbagai bentuk representasi data seperti diagram batang, lingkaran,
histogram, ogive, dan box plot) dan prosedural (menyajikan data dalam berbagai bentuk,
menghitung ukuran pemusatan dan penyebaran data). Relevansi dengan kehidupan nyata
peserta didik sangat tinggi, karena data dan statistika banyak digunakan dalam berbagai
bidang, mulai dari laporan ekonomi, survei preferensi, hingga analisis kinerja. Tingkat
kesulitan materi bervariasi, mulai dari yang sederhana (membaca diagram) hingga lebih
kompleks (interpolasi, memahami makna deviasi standar). Struktur materi bersifat
hierarkis, dimulai dari pengumpulan dan penyajian data, kemudian analisis data dengan
ukuran pemusatan dan penyebaran. Integrasi nilai dan karakter akan ditekankan pada
ketelitian, kerja sama, berpikir kritis, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan
data.

D DIMENSI PROFIL LULUSAN PEMBELAJARAN


Dalam pembelajaran ini, dimensi profil lulusan yang akan dicapai adalah:
● Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis data, mengidentifikasi bias,
dan menarik kesimpulan yang logis.
● Kreativitas: Peserta didik mampu menyajikan data dalam bentuk yang inovatif dan
menarik serta menemukan cara baru dalam menginterpretasi data.
● Kolaborasi: Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan,
menganalisis, dan mempresentasikan data.
● Kemandirian: Peserta didik mampu mencari informasi, memecahkan masalah, dan
mengelola proyek pembelajaran secara mandiri.
● Komunikasi: Peserta didik mampu mengkomunikasikan hasil analisis data secara
efektif melalui lisan maupun tulisan.

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) NOMOR : 32 TAHUN 2024


Peserta didik di akhir fase E mampu merepresentasikan dan menginterpretasi data dengan
berbagai cara, termasuk diagram batang, diagram lingkaran, histogram, ogive, dan box
plot, serta mampu menghitung dan menginterpretasi ukuran pemusatan (mean, median,
modus) dan ukuran penyebaran (rentang, kuartil, desil, persentil, deviasi standar) untuk
data tunggal dan data kelompok, serta menggunakannya untuk membuat kesimpulan dan
keputusan.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU


● Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Untuk analisis data demografi, ekonomi, dan sosial.
● Bahasa Indonesia: Untuk kemampuan menginterpretasi teks dan menyusun laporan
hasil analisis data.
● Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Untuk penggunaan perangkat lunak
pengolah data (spreadsheet) dan media presentasi.
● Pendidikan Kewarganegaraan: Untuk memahami pentingnya data dalam kebijakan
publik dan partisipasi warga negara.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1: Representasi Data (3 JP)
● Tujuan: Melalui kegiatan eksplorasi lingkungan sekolah dan diskusi kelompok,
peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis data, mengumpulkan data
sederhana, dan merepresentasikannya dalam bentuk tabel distribusi frekuensi serta
diagram batang, diagram lingkaran, dan histogram dengan teliti dan percaya diri.
● Indikator Keberhasilan: Peserta didik dapat membuat tabel distribusi frekuensi dari
data mentah, serta menyajikan data tersebut dalam minimal dua jenis diagram dengan
tepat.
Pertemuan 2: Statistik Deskriptif (3 JP)
● Tujuan: Setelah melakukan wawancara dengan warga sekolah dan studi kasus data,
peserta didik mampu menghitung dan menginterpretasi ukuran pemusatan data
(mean, median, modus) untuk data tunggal dan data kelompok secara akurat, serta
mengkomunikasikan interpretasi tersebut secara lisan dalam presentasi kelompok.
● Indikator Keberhasilan: Peserta didik dapat menghitung mean, median, dan modus
untuk set data yang diberikan, serta menjelaskan makna dari masing-masing ukuran
pemusatan tersebut.
Pertemuan 3: Representasi Data Lanjutan & Interpretasi (3 JP)
● Tujuan: Berdasarkan proyek analisis data yang telah dikerjakan, peserta didik
mampu menyajikan data dalam bentuk ogive dan box plot, menghitung ukuran
penyebaran data (rentang, kuartil, desil, persentil, deviasi standar) untuk data
kelompok, dan menginterpretasi keseluruhan hasil analisis data untuk menarik
kesimpulan yang relevan dengan penuh tanggung jawab.

● Indikator Keberhasilan: Peserta didik dapat membuat ogive dan box plot,
menghitung rentang, kuartil, deil, persentil dan deviasi standar, serta memberikan
interpretasi menyeluruh dari data yang dianalisis dalam proyek.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL


Topik pembelajaran kontekstual akan berpusat pada "Analisis Data Lingkungan Sekolah
dan Komunitas". Peserta didik akan mengumpulkan data tentang aspek-aspek seperti:
● Nilai tes sumatif suatu mata pelajaran
● Waktu tempuh siswa dari rumah ke sekolah.
● Uang saku harian
● Berat badan siswa suatu kelas
Data ini akan menjadi dasar bagi mereka untuk melakukan representasi dan interpretasi
data secara nyata.

E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK:
● Metode Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning): Peserta didik
akan mengerjakan proyek "Analisis Data Lingkungan Sekolah dan Komunitas" secara
berkelompok.
● Eksplorasi Lapangan: Peserta didik melakukan observasi dan pengumpulan data
langsung di lingkungan sekolah (misalnya, menghitung jumlah pengguna fasilitas,
mengamati jenis makanan yang paling diminati).
● Wawancara: Peserta didik mewawancarai beberapa warga sekolah (guru, staf, atau
siswa lain) untuk mendapatkan data kuantitatif atau kualitatif terkait topik yang
dipilih.
● Presentasi: Setiap kelompok akan mempresentasikan hasil analisis data mereka,
termasuk representasi data, ukuran pemusatan, dan interpretasi.
● Diskusi Kelompok: Diskusi aktif akan dilakukan selama proses perencanaan proyek,
pengumpulan data, analisis, dan interpretasi, untuk mempromosikan pemahaman
mendalam dan kolaborasi.
MITRA PEMBELAJARAN:
● Lingkungan Sekolah: Kepala Sekolah, Guru, Staf Tata Usaha, Penjaga Kantin,
Petugas Perpustakaan (sebagai sumber data dan informan).
● Lingkungan Luar Sekolah: Orang tua (untuk data terkait waktu tempuh, preferensi),
Komunitas sekitar sekolah (jika ada data yang relevan dengan area tersebut).
● Masyarakat: Data dari media massa (survei, laporan ekonomi) dapat digunakan
sebagai contoh atau perbandingan.
LINGKUNGAN BELAJAR:
● Mengintegrasikan ruang fisik (kelas dengan meja yang mudah diatur untuk diskusi
kelompok, area terbuka di sekolah untuk eksplorasi) dengan ruang virtual (akses
internet untuk riset, platform digital untuk berbagi data).
● Menciptakan budaya belajar yang kolaboratif (mendorong kerja sama tim, saling
membantu), berpartisipasi aktif (setiap anggota kelompok memiliki peran dan
bertanggung jawab), dan menumbuhkan rasa ingin tahu (mendorong pertanyaan,
eksplorasi data yang lebih dalam).

PEMANFAATAN DIGITAL:
● Perpustakaan Digital: Mengakses sumber referensi atau contoh data dari internet.
● Forum Diskusi Daring: Menggunakan whatsapp atau platform sejenis untuk berbagi
ide, bertanya, dan memberikan umpan balik antar kelompok.
● Penilaian Daring: Pengumpulan tugas proyek melalui Google Classroom
● Quizizz: Digunakan untuk kuis interaktif atau survei cepat sebagai bagian dari
asesmen formatif atau sebagai aktivitas pengantar/penutup pembelajaran yang
menyenangkan.

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI


PERTEMUAN 1:
REPRESENTASI DATA
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Prinsip Berkesadaran: Guru memulai dengan pertanyaan pemantik terkait data di
kehidupan sehari-hari (misalnya, "Apakah kalian pernah melihat data penjualan di
supermarket? Bagaimana data itu ditampilkan?"). Peserta didik diminta untuk berbagi
pengalaman singkat.
● Prinsip Bermakna: Guru menjelaskan relevansi materi representasi data dengan
profesi di masa depan atau kehidupan sehari-hari (misalnya, data preferensi
konsumen untuk bisnis, data cuaca untuk pertanian).
● Prinsip Menggembirakan: Guru memutarkan video singkat atau menunjukkan
infografis yang menarik terkait data.

KEGIATAN INTI (105 MENIT)


Prinsip Memahami:
● Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (diferensiasi proses:
kelompok heterogen berdasarkan kemampuan awal).
● Setiap kelompok diberikan topik proyek "Analisis Data Lingkungan Sekolah" dan
diarahkan untuk mengidentifikasi jenis data yang akan dikumpulkan (misalnya, data
kuantitatif: tinggi badan, berat badan; data kualitatif: warna favorit, jenis musik
favorit).
● Guru memfasilitasi diskusi tentang metode pengumpulan data sederhana (observasi,
survei singkat).
● Kelompok melakukan eksplorasi lapangan di lingkungan sekolah untuk
mengumpulkan data mentah terkait topik mereka (misalnya, menghitung jumlah
siswa yang membawa bekal, mencatat jenis jajanan yang paling banyak dibeli di
kantin).
● Guru memberikan bantuan individual atau kelompok bagi peserta didik yang
kesulitan dalam mengidentifikasi jenis data atau teknik pengumpulan.
Prinsip Mengaplikasi:
● Peserta didik berkolaborasi untuk mengorganisir data mentah ke dalam tabel
distribusi frekuensi.
● Setiap kelompok memilih minimal dua jenis representasi data (diagram batang,
lingkaran, atau histogram) yang paling sesuai dengan data yang mereka kumpulkan
dan mulai membuatnya (diferensiasi produk: kebebasan memilih jenis diagram).
● Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik, mendorong peserta didik
untuk berdiskusi dan berbagi ide antar anggota kelompok.

Prinsip Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):


● Setiap kelompok berbagi kemajuan mereka dalam membuat tabel dan diagram.
● Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang tantangan yang dihadapi dalam
mengumpulkan dan merepresentasikan data, serta cara mengatasinya.
● Peserta didik merefleksikan pentingnya representasi data yang jelas dan akurat agar
informasi mudah dipahami.

KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)


● Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap upaya kelompok dalam
mengumpulkan dan merepresentasikan data, menyoroti keberhasilan dan area yang
perlu ditingkatkan.
● Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya representasi data yang efektif
sebagai langkah awal interpretasi.
● Peserta didik terlibat dalam perencanaan pembelajaran selanjutnya dengan
mengidentifikasi tantangan yang mungkin muncul saat menganalisis data (misalnya,
menghitung rata-rata dari banyak data).

PERTEMUAN 2:
STATISTIK DESKRIPTIF
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Prinsip Berkesadaran: Guru mengajak peserta didik mengingat kembali representasi
data yang telah dibuat dan bertanya, "Apa yang bisa kita ceritakan lebih jauh dari data
ini? Apakah ada angka yang bisa mewakili keseluruhan data?"
● Prinsip Bermakna: Guru memberikan contoh-contoh nyata penggunaan mean,
median, dan modus dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, rata-rata nilai ujian,
median pendapatan, modus ukuran baju).
● Prinsip Menggembirakan: Guru membagikan "teka-teki" singkat berupa data
sederhana dan meminta peserta didik untuk menebak "nilai tengah" atau "nilai paling
sering muncul" secara intuitif.

KEGIATAN INTI (105 MENIT)


Prinsip Memahami:
● Peserta didik dalam kelompok melanjutkan proyek mereka. Mereka diarahkan untuk
memilih satu atau dua jenis data dari hasil eksplorasi lapangan mereka untuk dihitung
ukuran pemusatannya.
● Guru menjelaskan konsep mean, median, dan modus untuk data tunggal dan data
kelompok, serta cara menghitungnya. Guru dapat memberikan contoh soal dengan
tingkat kesulitan bervariasi (diferensiasi konten: memberikan materi tambahan bagi
yang ingin mendalami, atau lembar kerja dengan langkah-langkah yang lebih
terpandu bagi yang membutuhkan).
● Kelompok melakukan wawancara singkat dengan beberapa individu (misalnya, 5-10
orang) di lingkungan sekolah untuk mendapatkan data tambahan yang relevan dengan
topik proyek mereka (misalnya, usia, jumlah saudara, preferensi aktivitas).
● Guru membimbing kelompok dalam mengidentifikasi data yang sesuai untuk dihitung
mean, median, dan modus.
Prinsip Mengaplikasi:
● Kelompok menggunakan data yang sudah ada dan data hasil wawancara untuk
menghitung mean, median, dan modus (data tunggal dan/atau data kelompok sesuai
dengan data mereka).
● Peserta didik didorong untuk menggunakan spreadsheet (misalnya Google Sheets)
untuk membantu perhitungan.
● Guru memfasilitasi diskusi dalam kelompok tentang interpretasi dari setiap ukuran
pemusatan (misalnya, "Apa artinya jika rata-rata waktu tempuh siswa ke sekolah
adalah 15 menit?").
● Kelompok menyiapkan bagian presentasi mereka tentang ukuran pemusatan dan
interpretasinya.
Prinsip Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):
● Beberapa kelompok mempresentasikan sebagian hasil perhitungan dan interpretasi
mereka.
● Guru memimpin diskusi kelas tentang perbedaan dan kegunaan masing-masing
ukuran pemusatan.
● Peserta didik merefleksikan bagaimana ukuran pemusatan membantu mereka
memahami karakteristik umum dari data.

KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)


● Guru memberikan umpan balik spesifik tentang akurasi perhitungan dan kedalaman
interpretasi peserta didik.
● Guru dan peserta didik menyimpulkan bahwa ukuran pemusatan memberikan
gambaran tentang "pusat" dari data, tetapi tidak cukup untuk memahami sebaran data.
● Peserta didik merencanakan untuk pertemuan selanjutnya yaitu menganalisis
penyebaran data dan menyajikan data lanjutan.

PERTEMUAN 3:
REPRESENTASI DATA LANJUTAN & INTERPRETASI
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Prinsip Berkesadaran: Guru memulai dengan pertanyaan, "Kita sudah tahu 'pusat'
data. Tapi, apakah semua data selalu berkumpul di tengah? Bagaimana jika datanya
menyebar jauh?" Guru dapat memberikan contoh data yang memiliki mean sama
tetapi sebaran yang berbeda.
● Prinsip Bermakna: Guru menjelaskan relevansi ukuran penyebaran dalam
kehidupan nyata (misalnya, sebaran nilai ujian menunjukkan konsistensi belajar,
sebaran harga saham menunjukkan risiko investasi).
● Prinsip Menggembirakan: Guru dapat menggunakan Mentimeter untuk membuat
cloud kata dari istilah-istilah yang terkait dengan penyebaran data yang sudah mereka
ketahui secara intuitif (misalnya, "jauh", "dekat", "beragam").

KEGIATAN INTI (105 MENIT)


Prinsip Memahami:
● Peserta didik dalam kelompok melanjutkan proyek analisis data mereka.
● Guru menjelaskan konsep ogive dan box plot sebagai representasi data lanjutan yang
menunjukkan sebaran data.
● Guru juga menjelaskan berbagai ukuran letak dan penyebaran data: rentang, kuartil
(Q1, Q2, Q3), desil (D1-D9), persentil (P1 – P99), jangkauan interkuartil, dan deviasi
standar. Guru memberikan contoh dan bimbingan langkah demi langkah dalam
perhitungannya.
● Kelompok memilih data yang sesuai dari proyek mereka untuk dihitung ukuran
penyebaran dan direpresentasikan dalam ogive dan/atau box plot.

Prinsip Mengaplikasi:
● Kelompok secara kolaboratif menghitung ukuran letak dan penyebaran data yang
relevan dengan proyek mereka.
● Peserta didik membuat ogive dan/atau box plot berdasarkan data mereka (diferensiasi
produk: kelompok dapat memilih salah satu atau keduanya sesuai dengan
kompleksitas data dan tujuan proyek).
● Guru mendorong penggunaan alat digital (seperti spreadsheet) untuk mempermudah
perhitungan deviasi standar.
● Kelompok menyusun draf presentasi akhir proyek mereka, mengintegrasikan semua
elemen: representasi data, ukuran pemusatan, ukuran penyebaran, dan interpretasi
menyeluruh.
Prinsip Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):
● Setiap kelompok melakukan gladi bersih presentasi mereka di hadapan kelompok lain
untuk mendapatkan umpan balik awal.
● Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang pentingnya melihat keseluruhan gambaran
data (pusat dan sebaran) untuk membuat kesimpulan yang akurat.
● Peserta didik merefleksikan bagaimana proses analisis data yang komprehensif
membantu mereka dalam memahami fenomena di sekitar mereka.

KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)


● Guru memberikan umpan balik komprehensif atas kemajuan proyek dan persiapan
presentasi akhir.
● Guru dan peserta didik menyimpulkan bahwa data dapat diinterpretasikan secara
lebih mendalam dengan memahami baik ukuran pemusatan, ukuran letak maupun
ukuran penyebaran.
● Peserta didik terlibat dalam perencanaan pembelajaran selanjutnya (misalnya,
menentukan jadwal presentasi akhir, mendiskusikan format laporan).

G. ASESMEN PEMBELAJARAN
ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN (SEBELUM PERTEMUAN 1)
● Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan awal, keterampilan, dan pemahaman peserta
didik tentang data dasar.
Jenis Asesmen:
● Kuesioner Singkat: Pertanyaan singkat mengenai pengalaman mereka dengan data
(misalnya, "Di mana kamu pernah melihat data ditampilkan?", "Apa yang kamu tahu
tentang rata-rata?").
● Tes Diagnostik (Pilihan Ganda Sederhana): 5 soal dasar untuk menguji
pemahaman konsep data dan membaca grafik sederhana.
1. Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh data kualitatif? A. Tinggi badan
siswa B. Jumlah siswa di kelas C. Warna favorit siswa D. Nilai ulangan
matematika
2. Sebuah diagram batang menunjukkan jumlah penjualan buku per hari. Jika pada
hari Senin terjual 20 buku dan hari Selasa terjual 35 buku, berapa total penjualan
buku selama dua hari tersebut? A. 15 B. 20 C. 35 D. 55
3. Berikut adalah data nilai ulangan matematika 5 siswa: 7, 8, 6, 9, 7. Berapakah
nilai yang paling sering muncul (modus)? A. 6 B. 7 C. 8 D. 9
4. Jika sebuah grafik lingkaran menunjukkan 50% siswa menyukai olahraga sepak
bola, berapa derajat sudut yang mewakili data tersebut dalam lingkaran? A. 45° B.
90° C. 180° D. 360°
5. Mengapa data perlu direpresentasikan dalam bentuk visual seperti grafik? A. Agar
lebih sulit dipahami B. Agar terlihat lebih rumit C. Agar informasi lebih mudah
dibaca dan diinterpretasikan D. Agar data terlihat lebih banyak

ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN (SELAMA PERTEMUAN 1, 2, DAN 3)


● Tujuan: Memantau kemajuan belajar peserta didik, memberikan umpan balik
formatif, dan mengidentifikasi area yang membutuhkan dukungan.
Jenis Asesmen:
● Observasi: Guru mengamati partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok,
kerja sama tim, dan penggunaan alat digital.
1. (Observasi Pertemuan 1) Apakah peserta didik berpartisipasi aktif dalam diskusi
kelompok saat merencanakan pengumpulan data?
2. (Observasi Pertemuan 2) Apakah peserta didik menunjukkan inisiatif dalam
mencari cara menghitung mean/median/modus?
3. (Observasi Pertemuan 3) Apakah setiap anggota kelompok memberikan
kontribusi yang berarti dalam penyusunan presentasi akhir?
● Diskusi Kelompok: Guru memfasilitasi diskusi dan menilai kemampuan peserta
didik dalam berargumen, menjelaskan konsep, dan memecahkan masalah bersama.
1. (Diskusi Pertemuan 1) Bagaimana kelompok Anda memutuskan jenis representasi
data yang paling tepat untuk data yang Anda kumpulkan? Jelaskan alasannya.
2. (Diskusi Pertemuan 2) Jelaskan perbedaan antara mean dan median, dan kapan
Anda akan menggunakan salah satunya dalam analisis data Anda.
3. (Diskusi Pertemuan 3) Selain ukuran pemusatan, mengapa ukuran penyebaran
juga penting untuk dianalisis? Berikan contohnya dari proyek Anda.
● Tugas Harian (Portofolio Proyek): Pengumpulan data mentah, tabel distribusi
frekuensi, draf diagram, catatan wawancara, perhitungan sementara.
1. (Tugas Pertemuan 1) Buatlah tabel distribusi frekuensi dari 20 data yang Anda
kumpulkan di lingkungan sekolah dan sajikan dalam diagram batang.
2. (Tugas Pertemuan 2) Hitunglah mean, median, dan modus dari data yang Anda
kumpulkan melalui wawancara. Tuliskan interpretasi singkat dari setiap hasilnya.
3. (Tugas Pertemuan 3) Buatlah ogive atau box plot dari salah satu set data Anda
dan hitung rentang serta kuartilnya.

ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN (SETELAH PERTEMUAN 3)


● Tujuan: Mengukur pencapaian tujuan pembelajaran dan pemahaman holistik peserta
didik terhadap representasi dan interpretasi data.
Jenis Asesmen:
● Proyek (Presentasi Akhir): Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek
"Analisis Data Lingkungan Sekolah dan Komunitas". Penilaian meliputi:
 Kelengkapan dan akurasi data yang dikumpulkan.
 Kualitas representasi data (tabel, diagram, ogive, box plot).
 Akurasi perhitungan ukuran pemusatan dan penyebaran.
 Kedalaman interpretasi data dan kemampuan menarik kesimpulan.
 Kemampuan presentasi dan komunikasi.
1. Presentasikan proyek analisis data kelompok Anda, mulai dari proses
pengumpulan data, representasi visual, perhitungan ukuran pemusatan dan
penyebaran, hingga interpretasi keseluruhan temuan Anda.
2. Berikan contoh bagaimana data yang Anda analisis dapat digunakan untuk
membuat keputusan atau rekomendasi di lingkungan sekolah.
3. Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi selama proses analisis data ini dan
bagaimana kelompok Anda mengatasinya?
4. Bagaimana data dan interpretasinya dapat membantu pihak sekolah dalam
meningkatkan kualitas lingkungan belajar?
5. Sebutkan dua pelajaran penting yang Anda dapatkan dari pengerjaan proyek
ini terkait representasi dan interpretasi data.
● Jurnal Reflektif Individu: Peserta didik menulis refleksi pribadi tentang proses
belajar mereka, tantangan yang dihadapi, hal yang paling bermakna, dan bagaimana
mereka dapat menerapkan pengetahuan ini di masa depan.
1. Apa yang paling kamu pahami dari bab Representasi dan Interpretasi Data setelah
menyelesaikan proyek ini?
2. Bagian mana dari proyek ini yang menurutmu paling menyenangkan? Mengapa?
3. Apa tantangan terbesar yang kamu alami dalam memahami konsep statistika
deskriptif, dan bagaimana kamu mengatasinya?
4. Bagaimana pengalaman belajar ini mengubah pandanganmu tentang pentingnya
data dalam kehidupan sehari-hari?
5. Sebutkan satu hal yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang statistika setelah
modul ini selesai.

Jakarta, Juli 2025


Mengetahui, Guru Mata
Pelajaran
Kepala SMK As-Syafi’iyah

Endah Kusuma Dwi Astuti, [Link] Nur’aida, [Link]

Anda mungkin juga menyukai