STRUKTUR KEPUTUSAN TERBAIK DALAM BISNIS DAN PEMERINTAHAN
Prinsip Dasar: Struktur ini berakar pada Teori Keputusan Rasional (1), bertujuan untuk
meminimalkan gap antara tujuan dan hasil, serta mengintegrasikan Logika Kepatutan (mengenai
tujuan) dan Logika Konsekuensi (mengenai dampak) (1).
I. Fase Diagnosis dan Perumusan (What to Decide)
Fase ini memastikan masalah dipahami dengan benar dan tujuan organisasi/publik menjadi fokus
utama.
Fokus
Langkah Keterangan
Utama
1. Penetapan Sasaran Arah &
Keputusan harus mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Jelas Visi
2. Identifikasi & Analisis Menemukan dan merumuskan kesenjangan antara kinerja
Perumusan Masalah Gap aktual dengan sasaran yang ditetapkan.
3. Pengumpulan Mengumpulkan fakta dan data yang memadai, menganalisis
Data &
Informasi seluruh informasi (sinyal publik dan pribadi) untuk
Bukti
Komprehensif menghindari kebijakan yang kurang bijaksana.
II. Fase Analisis dan Pemilihan Rasional (How to Decide)
Fase ini melibatkan evaluasi dampak dan pemilihan alternatif terbaik dengan perhatian yang
cukup lama.
Fokus
Langkah Keterangan
Utama
4. Pengembangan Menciptakan lebih dari satu alternatif karena jarang ada
Opsi Solusi
Alternatif Tandingan pilihan tunggal yang memuaskan.
5. Evaluasi Menganalisis risiko/konsekuensi (positif atau negatif) dari
Analisis
Konsekuensi dan setiap opsi, termasuk yang berwujud maupun tidak
Dampak
Risiko berwujud.
Memilih tindakan yang paling tepat; harus didasarkan
6. Pemilihan Alternatif Keputusan
pada kepentingan organisasi/publik dan tidak terpengaruh
Terbaik Optimal
oleh tekanan manapun.
III. Fase Implementasi dan Pembelajaran
Fase ini memastikan keputusan dijalankan, dipertanggungjawabkan, dan menjadi bahan
perbaikan berkelanjutan.
Langkah Fokus Utama Keterangan
[Link] Mengubah keputusan (tindakan mental) menjadi tindakan
Aksi Nyata
Keputusan fisik.
8. Pengendalian dan Melakukan evaluasi periodik untuk membandingkan hasil
Akuntabilitas
Evaluasi dengan tujuan dan memastikan keputusan dilembagakan.
Menggunakan hasil evaluasi untuk memperbaiki proses
9. Pembelajaran dan Perbaikan
pengambilan keputusan di masa depan dan mengatasi
Penyesuaian Sistem
batasan Rasionalitas Terbatas.