0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan12 halaman

Modul Ajar Deep Learning SD Kelas 3

Diunggah oleh

Maulida Kasih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan12 halaman

Modul Ajar Deep Learning SD Kelas 3

Diunggah oleh

Maulida Kasih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR DEEP LEARNING

A. Identitas Penulis

• Nama Penyusun : Sabiq Hadian Syah, [Link]


• Satuan Pendidikan : SD Negeri 3 Ngabab
• Tahun Ajaran : 2025/2026
• Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
• Fase :B
• Kelas/Semester : 3/1
• Alokasi Waktu : 14 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan

Berikut adalah dimensi profil kelulusan yang relevan untuk modul ajar ini:

• Keimanan dan Ketakwaan: Peserta didik menunjukkan perilaku yang


mencerminkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
• Kewargaan: Peserta didik memiliki kesadaran sebagai warga negara
yang baik dan mampu berkontribusi positif di lingkungan sekitar.
• Penalaran Kritis: Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis,
dan mengevaluasi informasi secara logis.
• Kreativitas: Peserta didik mampu menghasilkan gagasan orisinal dan
menemukan solusi inovatif.
• Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama secara efektif dengan
orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
• Kemandirian: Peserta didik mampu mengambil inisiatif dan bertanggung
jawab atas pilihan serta tindakannya.
• Kesehatan: Peserta didik memahami pentingnya menjaga kesehatan
fisik dan mental.
• Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan ide dan informasi
secara lisan maupun tulisan dengan jelas dan efektif.
C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat

Untuk menanyakan tentang pelaksanaan 7 kegiatan Anak Indonesia Hebat, guru


dapat menggunakan pendekatan yang interaktif dan mendorong refleksi diri
pada peserta didik. Berikut contoh cara guru bertanya:

"Anak-anak hebat, Ibu/Bapak ingin tahu, bagaimana kalian melaksanakan '7


Kegiatan Anak Indonesia Hebat' di rumah?"

1. Bangun tidur: "Siapa yang tadi pagi bangun tidur sendiri? Lalu, apa
yang pertama kali kalian lakukan setelah bangun tidur?"
2. Beribadah: "Setelah bangun, apakah kalian langsung beribadah?
Bagaimana cara kalian beribadah setiap pagi?"
3. Berolahraga: "Pagi ini, adakah yang sempat berolahraga? Olahraga
apa yang kalian lakukan? Mengapa olahraga itu penting?"
4. Gemar Belajar: "Setelah semua itu, apakah kalian sudah siap untuk
gemar belajar? Bagaimana perasaan kalian saat belajar hal baru?"
5. Makan Sehat dan Bergizi: "Apakah kalian sudah makan makanan
sehat dan bergizi tadi pagi? Makanan apa yang paling kalian suka dan
mengapa makanan itu sehat?"
6. Bermasyarakat: "Di rumah atau di sekitar rumah, kegiatan
bermasyarakat apa yang pernah kalian lakukan? Misalnya, membantu
orang tua atau tetangga?"
7. Tidur Cepat: "Semalam, apakah kalian sudah tidur cepat? Mengapa
tidur cepat itu baik untuk kesehatan dan belajar kita?"

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran

ELEMEN: Menyimak

Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan,
informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar),
dan instruksi lisan yang berkaitan dengan hal-hal menarik di lingkungan sekitar.
Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi yang dibacakan
atau dari media audio.
Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1. Mengidentifikasi ide pokok dari teks narasi yang dibacakan guru atau
melalui media audio dengan tepat.

2. Meringkas informasi penting dari pesan lisan atau teks aural yang
didengar dengan kalimat sendiri.

3. Menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan isi teks narasi yang


disimak.

4. Menceritakan kembali isi teks narasi yang telah disimak dengan urutan
yang runtut.

5. Menyampaikan pendapat atau gagasan terkait topik yang dibahas dalam


teks narasi secara lisan.

E. Sarana dan Prasarana

1. Proyektor dan layar

2. Speaker audio

3. Laptop/Komputer

4. Buku cerita anak/teks narasi (fisik atau digital)

5. Alat tulis dan buku catatan peserta didik

F. Target Peserta Didik

• Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya, tidak ada kesulitan dalam


mencerna dan memahami materi ajar.

G. Model Pembelajaran

Model Pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL) atau Pembelajaran


Berbasis Masalah
Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok, presentasi, tanya jawab, penugasan.

Pendekatan deep learning akan diintegrasikan melalui:


• Koneksi Pengetahuan: Mengaitkan materi baru dengan pengalaman
dan pengetahuan sebelumnya.
• Pemecahan Masalah Nyata: Mendorong peserta didik memecahkan
masalah otentik yang relevan dengan kehidupan mereka.
• Kolaborasi dan Diskusi: Memfasilitasi diskusi mendalam untuk
membangun pemahaman bersama.
• Refleksi Kritis: Mendorong peserta didik untuk merefleksikan proses
belajar dan pemahaman mereka.

H. Pertanyaan Pemantik

• Mindful Learning: "Ketika kalian mendengarkan cerita, apa yang


membuat kalian benar-benar fokus dan merasa 'hadir' saat
mendengarkan? Bisakah kalian mengingat kapan terakhir kali kalian
merasa sangat mindful saat belajar?"
• Meaningful Learning: "Menurut kalian, mengapa penting bagi kita untuk
bisa memahami apa yang orang lain sampaikan, baik itu cerita atau
informasi? Bagaimana jika kita tidak memahami cerita yang kita dengar?"
• Joyful Learning: "Apa yang membuat sebuah cerita menjadi sangat
menarik dan menyenangkan untuk didengar? Cerita seperti apa yang
paling kalian suka dengar?"
I. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran ini dirancang untuk memfasilitasi pendekatan deep


learning, di mana peserta didik tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami
konsep secara mendalam, berpikir kritis, aktif, kreatif, kolaboratif, serta
merasakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.
Alokasi Waktu Total: 14 JP (7 pertemuan @ 2 JP)
Pendahuluan (± 15 menit per pertemuan)

1. Pembukaan dan Salam (5 menit): Guru memulai pelajaran dengan


salam, menanyakan kabar peserta didik, dan mengajak mereka untuk
berdoa bersama sebagai wujud Keimanan dan Ketakwaan.
2. Cek Kehadiran dan Ice Breaking (5 menit): Guru mengecek kehadiran.
Untuk membangun suasana yang joyful, guru dapat mengajak peserta
didik melakukan ice breaking ringan yang relevan, misalnya bernyanyi
lagu pendek atau tebak kata.
3. Apersepsi dan Pertanyaan Pemantik (5 menit): Guru mengaitkan
materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari. Kemudian, guru
menyampaikan pertanyaan pemantik (seperti yang telah disebutkan di
bagian H) untuk merangsang pemikiran mindful, meaningful, dan joyful
learning. Guru memberikan kesempatan kepada beberapa peserta didik
untuk berbagi jawaban mereka.
Inti (± 70 menit per pertemuan)

1. Pemberian Stimulus (Problem/Fenomena) (15 menit):


o Guru memutarkan sebuah audio/video pendek berisi narasi
yang menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta
didik, atau membacakan sebuah cerita secara ekspresif. Pilih
cerita yang mengandung masalah sederhana atau fenomena
yang bisa diidentifikasi oleh peserta didik. o Contoh: Cerita
tentang pentingnya kebersihan lingkungan, atau persahabatan,
atau tentang petualangan.

o Guru meminta peserta didik untuk menyimak dengan seksama


dan mencatat poin-point penting atau hal-hal yang mereka
anggap menarik dari cerita. (Melatih penalaran kritis dan
komunikasi awal)
2. Identifikasi Masalah/Informasi Penting (15 menit):
o Setelah menyimak, guru membagi peserta didik menjadi
kelompokkelompok kecil (3-4 orang). (Melatih kolaborasi)
o Setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan: "Apa ide pokok
atau gagasan utama dari cerita yang baru kita dengar? Masalah
apa yang diangkat dalam cerita ini? Informasi penting apa saja
yang kalian dapatkan?"

o Peserta didik didorong untuk berpikir kritis dan saling bertukar


informasi dalam kelompok.
3. Pengumpulan Data/Informasi (20 menit):
o Guru memberikan kesempatan kepada setiap kelompok untuk
mencari informasi tambahan atau mengulang bagian tertentu dari
audio/teks jika diperlukan. o Guru juga dapat memberikan
beberapa pertanyaan panduan untuk membantu peserta didik
menggali informasi lebih dalam, misalnya: "Siapa saja tokoh
dalam cerita ini? Di mana kejadiannya? Kapan itu terjadi? Apa
yang terjadi pada akhirnya?"

o Peserta didik didorong untuk mencatat jawaban mereka di lembar


kerja yang disediakan. (Melatih kemandirian dan penalaran
kritis)
4. Pengolahan Data dan Presentasi (20 menit):
o Setiap kelompok mengolah informasi yang sudah dikumpulkan
untuk meringkas ide pokok dan menceritakan kembali isi
cerita dengan gaya mereka sendiri. o Setiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas. Guru
mendorong kelompok lain untuk bertanya atau memberikan
tanggapan. (Melatih komunikasi dan kewargaan melalui saling
menghargai pendapat)
o Guru memberikan umpan balik konstruktif dan mengarahkan
diskusi agar tetap fokus pada pemahaman mendalam.

Penutup (± 15 menit per pertemuan)

1. Refleksi Pembelajaran (10 menit):


o Guru memimpin sesi refleksi singkat: "Apa yang kalian pelajari
hari ini? Apakah ada hal baru yang kalian pahami tentang cara
mendengarkan dengan baik? Bagaimana perasaan kalian setelah
berdiskusi dan berbagi cerita?"

o Peserta didik diajak untuk berbagi pengalaman mereka,


mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. (Melatih
pemahaman bermakna dan kesehatan mental melalui refleksi
diri)
2. Penguatan Konsep (5 menit): Guru memberikan penekanan pada ide
pokok dan pesan moral dari cerita yang telah disimak, serta mengaitkan
dengan pentingnya kemampuan menyimak dalam kehidupan sehari-hari.
Guru juga dapat memberikan tugas pengayaan sederhana untuk
dikerjakan di rumah, misalnya mencari cerita lain untuk diceritakan
kembali.
J. Asesmen Formatif dan Sumatif

Asesmen Formatif

• Observasi Selama Diskusi Kelompok: Guru mengamati keaktifan,


partisipasi, dan kemampuan kolaborasi peserta didik dalam kelompok.
• Penilaian Lisan: Pertanyaan lisan saat diskusi atau presentasi untuk
mengukur pemahaman peserta didik.
• Catatan Hasil Diskusi Kelompok: Menilai ringkasan ide pokok atau
daftar informasi penting yang dihasilkan kelompok.
• Refleksi Diri Peserta Didik: Melalui pertanyaan refleksi singkat di akhir
pelajaran.
Asesmen Sumatif

• Tugas Menceritakan Kembali: Peserta didik secara individu


menceritakan kembali isi sebuah teks narasi yang dibacakan/diputarkan
guru di depan kelas atau dalam bentuk tulisan singkat.
• Tes Pemahaman Teks Aural: Soal pilihan ganda atau esai singkat
tentang ide pokok, tokoh, latar, dan pesan moral dari teks narasi yang
disimak.
K. Pemahaman Bermakna

Memahami sebuah cerita atau informasi yang didengar bukan hanya tentang
mengingat fakta, tetapi juga tentang menangkap esensi, pesan tersembunyi,
dan bagaimana hal itu relevan dengan kehidupan kita. Kemampuan menyimak
yang baik akan membantu kita dalam berkomunikasi, belajar hal baru, dan
memahami dunia di sekitar kita dengan lebih dalam, seperti saat kita
mendengarkan nasihat orang tua, cerita dari teman, atau informasi dari berita.
L. Materi Bahan Ajar

Materi bahan ajar ini berfokus pada pentingnya menyimak aktif untuk
memahami ide pokok dan informasi penting dari sebuah narasi. Menyimak
bukanlah sekadar mendengar suara, melainkan melibatkan proses berpikir kritis
untuk mengolah apa yang didengar menjadi sebuah pemahaman yang utuh. Hal
ini berarti kita perlu fokus, memperhatikan setiap detail, dan menghubungkan
informasi-informasi yang disajikan.
Dalam pembelajaran ini, kita akan belajar bagaimana menemukan gagasan
utama dari sebuah cerita. Gagasan utama adalah inti dari apa yang ingin
disampaikan oleh penulis atau pembicara. Selain itu, kita juga akan
mengidentifikasi informasi penting lainnya seperti siapa tokohnya, di mana dan
kapan cerita itu terjadi, serta apa saja peristiwa yang membentuk alur cerita.
Pemahaman yang mendalam terhadap unsur-unsur ini akan membantu kita
untuk tidak hanya mengerti cerita, tetapi juga dapat menceritakannya kembali
dengan benar.
Melalui kegiatan menyimak teks narasi dari berbagai media, kita akan melatih
kemampuan otak kita untuk memproses informasi lisan secara efektif. Ini akan
membekali kita dengan keterampilan yang sangat berguna dalam kehidupan
seharihari, baik saat mendengarkan guru di sekolah, orang tua di rumah, atau
bahkan saat menonton televisi. Dengan menyimak secara aktif, kita dapat
menjadi pendengar yang lebih baik dan pembelajar yang lebih cerdas.

M. Refleksi

Refleksi Peserta Didik

1. "Apa hal baru yang paling menarik yang saya pelajari hari ini tentang
cara mendengarkan cerita?"

2. "Bagian mana dari pelajaran hari ini yang membuat saya merasa paling
tertantang, dan bagaimana saya mengatasinya?"

3. "Bagaimana saya bisa menggunakan kemampuan menyimak yang saya


pelajari hari ini dalam kehidupan sehari-hari?" Refleksi Pendidik

1. "Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik melalui kegiatan


yang telah direncanakan?"
2. "Apakah semua peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran,
terutama dalam diskusi kelompok?"

3. "Strategi atau modifikasi apa yang perlu saya lakukan di pertemuan


selanjutnya untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta
didik?"

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

LKPD: "Yuk, Menyimak Cerita!"

Nama Anggota Kelompok:

1.

2.

3.

4.

Kelas: _________
Tanggal:
Petunjuk:
1. Simaklah cerita yang dibacakan atau diputarkan oleh Bapak/Ibu guru
dengan saksama.

2. Diskusikan dengan teman kelompokmu untuk menemukan jawaban dari


pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

3. Tuliskan jawaban kalian dengan jelas dan ringkas.

Soal:
1. Apa judul cerita yang baru saja kalian dengar?

2. Siapa saja tokoh utama dalam cerita tersebut?


3. Di mana dan kapan cerita itu terjadi?

4. Apa ide pokok atau gagasan utama dari cerita ini? (Ceritakan dalam 1-
2 kalimat)

5. Sebutkan 3 informasi penting lain yang kalian dapatkan dari cerita!


__________________________________________________________
__________________________________________________________
6. Ceritakan kembali isi cerita ini secara singkat dengan bahasamu sendiri!
(Gunakan minimal 3 kalimat)

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi


Siswa

Tema: Memahami Ide Pokok dan Informasi Penting dari Teks Narasi
Skala Likert:
O. Pengayaan dan Remedial

Pengayaan

• Peserta didik yang telah mencapai ketuntasan dapat diberikan tugas


tambahan untuk mencari dan menyimak cerita pendek lain (dari buku,
internet, atau audio) kemudian menceritakan kembali isi cerita tersebut di
depan kelas atau menuliskannya dalam bentuk ringkasan.

• Peserta didik dapat diminta untuk membuat pertanyaan-pertanyaan


pemantik sendiri berdasarkan cerita yang baru mereka dengar.

Remedial

• Bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan, guru dapat


memberikan pendampingan individual atau kelompok kecil.
• Guru dapat memutarkan ulang atau membacakan kembali bagian-bagian
cerita yang sulit dipahami, kemudian membimbing peserta didik untuk
mengidentifikasi ide pokok dan informasi penting secara bertahap.

• Memberikan latihan menyimak sederhana dengan cerita yang lebih


pendek dan kosakata yang lebih mudah.

P. Glosarium

1. Ide Pokok: Gagasan utama atau inti dari suatu teks atau pembicaraan
yang menjadi dasar pengembangan seluruh isi.
2. Teks Aural: Teks yang disampaikan secara lisan atau melalui suara
(misalnya rekaman audio, siaran radio, atau pembacaan teks).

3. Narasi: Jenis teks atau cerita yang menceritakan serangkaian peristiwa


secara berurutan, baik fiksi maupun non-fiksi.
Q. Daftar Pustaka

1. Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen


Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan
Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi.
2. Sardjono, M. (2018). Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik
Terpadu di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Mengetahui Pujon, Juli 2025

Kepala SD Negeri 3 Ngabab Guru Kelas III (Tiga)

MAULIDA KASIH, [Link] SABIQ HADIAN SYAH, [Link]


NIP. 198312092014082002 NIP. 198607262014081001

Anda mungkin juga menyukai