Program Literasi Sekolah SMPN 2 Serang
Program Literasi Sekolah SMPN 2 Serang
Ditetapkan di : Serang
Tanggal : Juli 2022
Mengetahui:
Wakasek Kesiswaan Koordinator Gerakan Literasi Sekolah
Menyetujui,
Kepala Sekolah SMPN 2 Kota Serang
A. PENDAHULUAN
Literasi tidak sekedar membaca dan menulis, namun mencakup keterampilan
berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital, dan
auditori. Literasi merupakan keterampilan penting dalam hidup. Sebagian besar proses
pendidikan bergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi. Budaya literasi yang
tertanam dalam diri peserta didik memengaruhi tingkat keberhasilannya, baik di sekolah
maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah sebuah
upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah
sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan
publik.
Hal yang paling mendasar dalam praktik literasi adalah kegiatan membaca.
Keterampilan membaca merupakan fondasi untuk mempelajari berbagai hal lainnya.
Kemampuan ini penting bagi pertumbuhan intelektual peserta didik. Melalui membaca
peserta didik dapat menyerap pengetahuan dan mengeksplorasi dunia yang bermanfaat bagi
[Link] memberikan pengaruh budaya yang amat kuat terhadap
perkembangan literasi peserta didik. Sayangnya, sampai saat ini prestasi literasi membaca
peserta didik di Indonesia masih rendah, berada di bawah rata-rata skor internasional. Dari
laporkan hasil studi yang dilakukan Central Connecticut State University di New Britain,
diperoleh informasi bahwa kemampuan literasi Indonesia berada pada peringkat 60 dari 61
negara yang disurvei (Jakarta Post, 2016).
Rendahnya literasi membaca tersebut akan berpengaruh pada daya saing bangsa
dalam persaingan global. Hal ini memberikan penguatan bahwa pembiasaan wajib baca
sangat penting diterapkan dalam pendidikan di Indonesia, karena wajib baca mempunyai
tujuan yang sangat luas dan mendasar yakni :
a) membentuk budi pekerti luhur;
b) mengembangkan rasa cinta membaca;
c) merangsang tumbuhnya kegiatan membaca di luar sekolah;
d) menambah pengetahuan dan pengalaman;
e) meningkatkan intelektual;
f ) meningkatkan kreativitas;
g) meningkatkan kemampuan literasi tinggi.
Oleh karena itu dibutuhkanlah suatu program literasi di sekolah. Dengan adanya
gerakan literasi sekolah diharapkan mampu menumbuh kembangkan budi pekerti peserta
didik melalui pembudayaan berbagai macam literasi yang diwujudkan dalam gerakan
literasi sekolah, agar menjadi pembelajar sepanjang hayat.
B. LANDASAN HUKUM KEGIATAN LITERASI SEKOLAH
Pengelolaan dan penyelenggaraan sekolah rujukan didasarkan pada:
1. Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5587);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 4496) sebagaimana telah beberapa kali
diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang
Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
5. Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan (Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105);
6. Peraturan Presiden nomor 14 tahun 2015 tentang Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 15);
7. Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 195); dan
8. Berbagai Peraturan Menteri Pandidikan dan Kebudayaan yang berkaitan dengan SNP,
Penumbuhan Budi Pekerti, dan Penjaminan Mutu Pendidikan
Berikut penjelasan lebih rinci terkait program lliterasi yang hendak dilaksanakan :
[Link] Pembiasaan
a) Membaca lima belas menit setiap hari pada jam ke-0.
Kegiatan ini merupakan upaya membiasakan membaca pada peserta didik.
1) Guru memandu peserta didik untuk membaca selama lima belas menit.
2) Guru dan peserta didik membaca selama lima belas menit.
3) Guru memotivasi peserta didik untuk gemar membaca.
b) Mengelola sudut baca.
Sudut baca ini merupakan upaya mendekatkan peserta didik pada buku. Berikut ini
salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengelola sudut baca.
1) Wali kelas memandu peserta didik untuk membuat sudut baca.
2) Setiap peserta didik menyumbang satu buku untuk sudut baca.
3) Ada peserta didik yang bertugas mengelola administrasi peminjaman buku.
4) Peserta didik wajib meminjam buku untuk dibaca.
c) Satu Peserta Didik Satu Buku (1 tahun sekali)
Program ini bertujuan untuk menambah jumlah koleksi buku di perpustakaan
sekolah.
1) Peserta didik diminta membawa satu buku.
2) Peserta didik membaca buku yang dimiliki.
3) Setelah dibaca, buku itu disumbangkan pada perpustakaan sekolah.
4) Peserta didik dapat meminjam buku yang lain di sekolah.
5) Sekolah memiliki koleksi buku lebih banyak.
d) Wajib Kunjung Perpustakaan Sekolah
Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan perpustakaan untuk menumbuhkan kegemaran
membaca
1) Pengelola perpustakaan memberikan jadwal kunjung ke perpustakaan kepada
setiap guru mata pelajaran.
2) Sesuai dengan jadwal, setiap guru mata pelajaran membawa peserta didik satu
kelas untuk berkunjung ke perpustakaan.
e) Membacakan cerita.
Program ini bertujuan memotivasi peserta didik membaca lebih banyak lagi
1) Guru memilih buku/cerita yang bermanfaat dan menarik untuk dibacakan di depan
peserta didik.
2) Guru membacakan cerita dengan ekspresi dan penghayatan yang tepat.
3) Tanya jawab dengan peserta didik tentang cerita yang telah dibacakan.
4) Pada tahap berikutnya, peserta didik secara bergiliran diminta membaca cerita
menarik lain di hadapan teman sekelas.
5) Diadadakan lomba membaca cerita bagi peserta didik setiap tahun.
2. Tahap Pengembangan
a. Mengelola sudut baca
Mengelola sudut baca dapat dilakukan lagi di tahap pengembangan dengan
menambahkan beberapa langkah. Berikut ini salah satu alternatif yang dapat dilakukan
untuk mengelola sudut baca dalam tahap pengembangan.
1) Wali kelas memandu peserta didik untuk membuat sudut baca.
2) Setiap peserta didik menyumbang satu buku untuk sudut baca.
3) Ketua Kelas / Wakil Ketua Kelas bertugas mengelola administrasi peminjaman buku.
4) Peserta didik wajib meminjam buku untuk dibaca.
5) Peserta didik membuat resume hasil bacaan.
6) Peserta didik mengumpulkan hasil serume di meja guru.
7) Wali kelas memeriksa resume sebulan sekali.
8) Peserta didik membuat perayaan hasil membaca, misalnya menceritakan hasil bacaan
di kelas.
b. Duta Literasi
Duta literasi merupakan peserta didik terpilih yang bertugas untuk mengembangkan
program literasi di sekolah. Beberapa kegiatan duta literasi dapat dilakukan, antara lain:
1) Wali kelas mengadakan seleksi duta literasi.
2) Wali kelas memilih satu duta literasi .
3) Duta literasi dilatih dan dibekali keterampilan membaca dan menulis.
4) Duta literasi wajib menjadi teladan membaca dan menulis.
5) Duta literasi bertugas memotivasi peserta didik lainnya agar gemar membaca.
6) Duta literasi bertugas mengelola sudut baca.
7) Duta literasi bertugas mengelola majalah dinding (mading) kelas. Kartu Mandiri
Kartu mandiri berguna untuk memonitor target buku bacaan peserta didik.
8) Kartu mandiri berisi catatan buku yang sudah dibaca peserta didik.
9) Peserta didik bersama guru menentukan target minimal buku, misalnya minimal 25
buku
c. Penghargaan Membaca
Penghargaan ini bertujuan meningkatkan motivasi membaca peserta didik. Kegiatan
penghargaan membaca yang dapat dilakukan antara lain:
1) memilih pembaca buku terbanyak dalam tiga bulan,
2) memberikan penghargaan dan hadiah buku pada waktu upacara sekolah.
d. Menyusun Portofolio Membaca
Program ini bertujuan untuk mendokumentasikan perkembangan membaca peserta didik.
Portofolio hasil membaca dapat berupa dokumen bukti fisik
1) hasil membaca misalnya ringkasan buku-buku yang telah dibaca atau jurnal membaca,
laporan tugas membaca peserta didik, dan hasil membaca kreatif peserta didik. Berikut
langkah-langkahnya.
2) Guru meminta semua produk hasil membaca peserta didik untuk dikumpulkan.
3) Peserta didik menyiapkan bahan-bahan untuk membuat portofolio (lembar kerja, folder,
dan map dokumen).
4) Peserta didik menyusun portofolio berdasarkan bentuk dan isi produk.
5) Tentukan isi portofolio (semua karya peserta didik atau hasil laporan membaca)
6) Bentuk portofolio meliputi identitas peserta didik, daftar isi protofolio atau garis besar
portofolio dan kumpulan karya-karya.
7) Setiap hari peserta didik mengerjakan portofolio (misalnya lima belas menit setiap sore).
8) Portofolio yang telah disusun, kemudian disimpan atau digantung berjajar di kelas
secara berurutan.
9) Guru memantau dan menilai portofolio yang telah disusun peserta didik.
e. Membaca Berhadiah Buku
Pemberian buku sebagai hadiah dilakukan untuk lebih mendorong peserta didik gemar
membaca. Program ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut
1) Guru bekerja sama dengan pengelola perpustakaan sekolah untuk menyediakan catatan
kunjungan peserta didik ke perpustakaan.
2) Guru menyosialisasikan kepada seluruh peserta didik tentang program Pembaca Terbaik
yang akan dilaksanakan setiap bulan.
3) Peserta didik akan berkompetisi membaca di perpustakaan sebanyak-banyaknya setiap
saat. Kunjungan peserta didik ke perpustakaan sekolah dapat dilakukan ketika jam
istirahat atau waktu senggang.
4) Setiap bulan, guru akan memilih pembaca terbaik di sekolah kemudian diberi hadiah
buku dan tercatat di papan Pembaca Terbaik Bulan Ini.
5) Pembaca terbaik dipilih berdasarkan frekuensi kunjungan peserta didik ke perpustakaan,
jumlah buku yang dipinjam, dan jenis buku-buku yang dibaca serta dipinjam peserta
didik.
6) Jika sudah berjalan satu tahun, guru atau sekolah akan memilih pembaca terbaik selama
satu tahun.
7) Pemilihan Pembaca Terbaik dapat dilakukan pada setiap jenjang.
3. Tahap Pembelajaran
a. Membaca Buku Cerita (satu jam, seminggu sekali)
Kegiatan ini membiasakan peserta didik untuk membaca sastra. Kegiatan membaca buku
cerita dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:
1) membaca buku cerita,
2) membuat ringkasan isi cerita,
3) membuat bahan presentasi,
4) menceritakan kembali pada teman atau kelompok.
b. Mading Kelas (terbit seminggu sekali)
Kegiatan ini membiasakan peserta didik untuk menulis, mempublikasi, dan membaca
karya secara berkala. Berikut ini beberapa kegiatan dalam majalah dinding (mading)
kelas.
1) membuat mading kelas,
2) menulis berita,
3) mempublikasikan berita di mading.
Penilaian mading mengacu pada 4 kriteria yaitu: kesesuaian isi mading dengan tema,
keindahan atau estetika penyajian, variasi karya, kedalaman tulisan atau karya yang
disajikan, dan partisipasi anggota kelas dalam menyumbangkan karya. Penilaian mading
akan dilakukan secara akumulasi, yakni dengan cara menjumlahkan nilai yang didapat
dari keempat mading dalam 1 kelas. Bagi kelas yang memenangkan lomba mading ini,
akan diberikan poin prestasi kelas sesuai dengan buku prestasi dan disiplin. Berikut
format penilaian madding kelas.
Keterangan Poin
1 : tidak sesuai 2 : cukup sesuai 3 : sesuai 4 : sangat sesuai
Partisipasi
Kesesuaian Estetika Karya yang Total
No Kelas anggota
tema penyajian disajikan skor
kelas
1 VII A
2 VII B
3 VII C
dst
D. Kesimpulan
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah sebuah upaya yang dilakukan secara
menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran
yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Hal yang paling mendasar
dalam praktik literasi adalah kegiatan membaca. Keterampilan membaca merupakan fondasi
untuk mempelajari berbagai hal lainnya. Kemampuan ini penting bagi pertumbuhan
intelektual peserta didik. Melalui membaca peserta didik dapat menyerap pengetahuan dan
mengeksplorasi dunia yang bermanfaat bagi [Link] memberikan pengaruh
budaya yang amat kuat terhadap perkembangan literasi peserta didik. Keberhasilan Program
ini sangat tergantung dari komitmen seluruh warga SMPN 2 kota Serang dan pihak terkait
secara kolaboratif.
Oleh karena itu diharapkan semua pihak terkait dapat ikut secara proaktif berperan
dalam kegiatan ini sesuai dengan tupoksi masing-masing.
DOKUMEN LAPORAN
KEGIATAN LITERASI
SEKOLAH
MONITORING KEGIATAN LITERASI SEKOLAH
Rekap monitoring kegiatan membaca 15 menit dapat diakses pada link berikut :
Kelas VII :
[Link]
bk/edit?resourcekey=undefined#gid=1252235466
Kelas VIII :
[Link]
XIOY58BshRs/edit?resourcekey#gid=1202228637
Kelas IX :
[Link]
rJkQ0OE/edit?resourcekey#gid=108052642
PEMILIHAN DUTA LITERASI SEKOLAH
a. Tahap Seleksi
Penulis [Link]
Rahman
1 FLADEA CHANDANAWA VII A matematika As`ari,mohammad 42 bagus, bisa menambah wawasan matematika
Tohir,Ibnu Taufiq,Erik
Valentino,Zainul Imron
bawang
2 AISYA RIZKA HAYPANIA WAHYU VII A merah dan riyo saputra 5-18 bawang merah adalah anak yang manja
bawang putih
Novel ini menceritakan kehidupan persahabatan,
Senandung percintaan, dan kondisi keluarga seorang remaja
3 AZAHRA MULYA PUTRI VII A Delisa novarina 132
strawberry putri yang bernama bita, novel nya lumayan
menarik
Kisah teladan
4 MUHAMAD AHDA FAHREJI VII A 25 nabi dan MB rahimsyah a.s 1-36 Menyenangkan
rasul
Ratu lebah
5 CHARMELITA JENNIE MYLLA VII B yang Yudhistira ikranegara 24 Buku seru dan juga ada manfaat yg bisa diambil
sombong
kalau ad pr harus nya d kerjakan agar tidak
6 NURAINI KIREYSHA HAMDANI VII B pr kejutan citra Mustikawati 54-67
menyontek ke tmn ²
Kancil belajar [Link].A
7 AFNAN KAYIS MAHENDRA VII B 24 Bukunya sangat menyenangkan
di negri semut R
Cara mencari
kawan dan
8 DHANI AHMAD GHIFARY VII B Dale Carnegie 30 Mencari kawan dan mempengaruhi orang lain
mempengaruh
i orang lain
9 MUHAMAD RAYHAN DWI PUTRA VII B Cinta dua kodi Rendi saputra 18 Ceritanya menarik
Pahlawan cilik
10 ANDHIKA KHAERULLAH VII B pemberantasa Terus di ganggu 72 Albin r
n cacing sapi
cerita nya asik untuk di baca lagi dan lagi,kadang
GHOST 142
Evangelina Tessia juga mistery kadang juga serem,dan kadang juga
11 SARAH HASBI ASSIFA VII B DORMITORY HALAMA
Pricilla ada lucu nya jadi buku ini tuh seru banget untuk di
IN LONDON N
baca lagi.
Peninggalan
12 MUHAMAD RIZQI BAADILLAH VII B sejarah di Wahjudi Djaja 21-34 Untuk menambah ilmu
indonesia
Penipu yang
13 ANISA PUTRI GUNAWAN VII B Tim ama 2-24 HOGG PENIPU YANG CERDIK
cerdik
Annisa sedang asyik mendalami hobi barunya di
bidang fotografi. Hampir setiap hari ia mencari
objek untuk difoto. Sebagai bahan latihan. Annisa
Potret 6 - 19
14 ZALFA WIDAD AZIZAH VII B Citra Mustikawati diam-diam memotret aktivitas para putri di asrama.
Seenaknya halaman
Semuanya berjalan lancar, sampai suatu hari
Annisa memotret objek yang membuatnya terkena
masalah
Princes hello
16 NABILA CAHAYA KAMILA VII C Princeyla aughea 62 Membuat saya menjadi lebih berkarya
kitty
The mouse
17 RAAFI ALDIANSYAH VII C dear and his Didik Djunaedi 41 Harimau yang ingin memakan tikus
magic flute
25 nabi dan Kita belajar mengetahui jumlah 25 nabi & rasul
18 AL FABIANO LIBANI PUTRA VII C Anita sari dkk 106
rasul beserta keistimewaan & mukjizat nya
Rajin Shalat Orang yang shalat lebih baik dari pada orang yang
19 NURMALAHAYATI VII C Pipiet senja Nonoy 36
Yuk tidak shalat
Jangan pernah membedakan asal usul seseorang.
20 KEISYA PUTRI ANGELINA VII C Tan gu Winkanda Satria Putra 126 Yang menjadikan seseorang Mulya bukan asal
usulnya, melainkan Budi baik nya
Kisah nabi
21 NATASYA PUTRI SASMITA VII C Hilmi Ali sya'ban 98 Bertakwa terhadap tuhan
ismail
Kenali
Kenali lingkungan hidup
22 RAFI CHAIRUL UMAM VII C lingkungan 1-10 Sangat bagus karna dapat mengenal lingkungan
mu
hidup mu
23 RAFI CHAIRUL UMAM VII C Sangkuriang [Link] 24 Seru dan menegangkan
jawaban seru, bekicot harus mengurung dirinya saat siang
24 HANIFAH MAKAILA RASYIDDAH VII C tim ama 10 - 18
momo & tidur, tidak boleh menilai orang dari penampilan
Menceritakan tentang seorang anak laki laki yang
Malin
25 TUBAGUS MEQAL DZAKI NAILU RIDHA VII C Yudhistira ikranegara 3 durhaka kepada ibu kandungnya lalu ibunya
kundang
mengutuk anak laki laki itu menjadi batu
Cerita novel ini menceritakan kisah william di
26 MUHAMMAD RASYA ABADI VII C William Risa Saraswati 1-76
keluarga van kemmen
semulia seru karena ceritanya membahas gimna agar tidak
27 KENZIE SUSILO PUTRA VII C amru khalid 280
akhlak nabi terjerumus ke jalan yg sesat
Sangkuriang menendang perahu,dan terjadilah
28 MUHAMMAD AIBAR TAQI VII C Sangkuriang [Link] 24
tangkuban perahu
UFAIRAH HUNNY RAMADHANI PUTRI Ruby Landry, gadis berusia 13 tahun yg tinggal
29 VII C ruby v.c. andrews 154
RIYADI dengan [Link]
Obit dan Alin. Dua sahabat yang kompak. Hingga
pada suatu hari pak wira dan bunda lika
menginginkan alin menjadi anak angkat mereka.
Obit sedih bukan main. Impian mereka untuk
Obit rumah
selalu bersama pupus sudah. Tapi. Obit masih
30 KEYAAN ALTAMIS MUTTAQI VII C pohon di Ina inong 99
punya impian. Sebuah rumah pohon. Tak
hutan kecil
disangka. Obit mendapatkan kabar mengejutkan.
Sungguh. Tak bisa ia percaya. Berhasilkah obit
memeiliki sebuah rumah pohon? Rumah pohon
yang membuatnya merasa dekat dengan Alin.
Halaman
Cerita nya menceritakan senyum klo senyum
tujuh
WHEN ISE sendiri tanpa alesan,orang orang bisa menyangka
31 DEA EMILIA PUTRI VII D Prolog sampai
YOUR SMILE orang yang sering kulihat senyum senyum sendiri
delapan
di jalan
(7-8)
Akibat
32 YASMIN KAMILA VII D [Link] 7-11 Seru,membuat kita termotivasi
minuman
keras
Halaman Bercerita tentang seorang anak yang durhaka
Cerita 14 - 19 kepada ibunya, dan mendapatkan balasan dari
33 GARINI LITUHAYU WININGTYAS VII D Teladan Ibu Ahmad Hasan "Batu Tuhan Yang MahaKuasa sehingga anak durhaka
dan Anak Menangis tersebut dikutuk menjadi batu, dan disebut "batu
" menangis"
Cerita ke 1:seekor tikus membalas budi seekor
singa karena telah membebaskan nya. Moral:
bekerja sama dengan orang lain membuat kita jadi
kuat.
Pengen jadi
38 MUHAMMAD AZMI ABYASA VII E Squ 10-15 Bahaya ghibah
baik
Bunga di batu
39 AZRIEL ROFIANA PUTRA VII F Motinggo busye 324 Bagus
karang
Banyak yang bisa saya ambil ilmu dari kisah
40 MUHAMAD IBNU KAMIL VII F Kisah 25 nabi Abdul lah husein 128
tersebut
Menceritakan tentang seorang pemuda bernama
toba yang memperistri seekor ikan yang menjelma
Legenda
41 MUHAMMAD DAFI AKBAR VII F [Link] 24 menjadi seorang gadis cantik dan akhrinya
danau toba
mereka di karuniakan anak laki laki yang diberi
nama samosil.
Kita tidak boleh durhaka kepada kedua orang tua
Malin kita,agar kita mendapatkan balasan yang sangat
42 RAVA ZIKRI HAMDILLAH VII F Yudhistira Ikranegara 96
Kundang baik,kalo kita durhaka kepada kedua orang
tua,kita akan mendapatkan dosa besar.
GEOVANO menceritakan tentang pemimpin the
43 DINA MAULIDA VII F GEOVANO Zahra vita 250 marvel Dan bertemu dengan safira aditama Yang
berhasil membuatnya jatuh cinta
44 RINGGA PUTRA PRATAMA VII F legendary stephanie garber 2-14 bagus
Perjalanan
salmon
45 MUHAMMAD RAFLI AKBAR VII F pink,the Heru s 61 Bagus
journey of
pink salmon
Batu 1 sampai
46 DZAKIRAH ALYA SUPRIADI VII G [Link] Janganlah durhaka kepada orang tua
menangis 24
Anak bagaikan kapas putih, diberi warna apapun
dengan mudahnya ia akan menyerap. Begitu pula
Hobiku 74
47 ABEL BUNGA KIRANA VII G Chanifah, [Link]. dengan karakternya, pesan-pesan kebaikan
Prestasiku halaman
sangat dibutuhkan anak untuk membentuk
karakter dan kepribadian.
Ali menjadi malas mendengarkan dan fokus pada
dunianya sendiri
Sinopsis Buku :