0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan9 halaman

1.5 - Quick Hack

Diunggah oleh

Matday Official
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan9 halaman

1.5 - Quick Hack

Diunggah oleh

Matday Official
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

5 QUICK HACK

Module ini adalah tambahan dimana saya akan memberikan Anda shortcut
untuk mencari ide niche atau bisnis online Anda.

Seperti yang pernah saya katakan, bahwa di Amerika sendiri, sejak awal
tahun 2000an sudah menjadi era informasi. Sementara di Indonesia? Hari
ini saja, masih era produk, belum masuk ke era informasi.

Maka dari itu, ketika Anda bisa mulai duluan untuk masuk ke era informasi
di Indonesia, maka Anda akan masuk ke sebuah trend yang sangat luar
biasa besar sebenarnya.

Ok tanpa berlama2, saya langsung saja memberikan case studynya.

Apabila Anda bisa bermain gitar. Maka menurut video YouTube saya Path
to Money, Anda bisa membuka toko musik dan berjualan gitar. Anda bisa
juga membuka kursus gitar, atau bahkan memberikan private pelatihan
gitar.

Tetapi semuanya itu adalah bisnis model konvensional, dimana


pendapatan Anda akan sangat terbatas.

Maka buka lah [Link], salah satu marketplace info product terbesar
di Amerika. Lalu Anda cari dengan kata kunci guitar.
Dari sini Anda bisa lihat sendiri, yang paling atas Complete Guitar System -
Beginner to Advanced dijual dengan harga $199.99 dan yang memberikan
review saja, sudah sebanyak 19,051 orang. Yang beli biasanya jauh di atas
angka review kan, karena tidak semua pembeli akan memberikan
reviewnya.

Nah Anda kalkulasi sendiri saja, 19,051 x $199. Sudah lebih dari $3,8jt
USD. Dengan kurs hari ini Rp 16.500, maka hasil penjualan dia membuat
course ini saja sudah 62 Milyar!!!!

Gila banget kan!

Ok lah, kadang2 Udemy sering memberikan discount. Katakanlah paling


jelek dah, 90% discount. Maka 10% dari 62 Milyar masih sebesar 6,2
Milyar!!! Dan itu belum semua pembeli, masih total angka yang
memberikan review saja
Ini contoh berikutnya, katakan lah dengan discount yang luar biasa pun,
kalau Anda berjualan kelas online Photoshop, dengan harga $16.99 dan
yang memberikan review saja sudah 14,189, total pendapatan Anda
minimum adalah $241rb. Dengan kurs hari ini, maka total pendapatan
Anda sudah mendekati 4 Milyar rupiah! Dan ingat bahwa ini baru kalkulasi
dari total orang yang memberikan review, dan tidak semua pembeli akan
memberikan reviewnya, sehingga angka penjualan aslinya harusnya
berada jauh di atas ini.

Tetapi untuk bisa membuat dan menghasilkan seperti ini, memang Anda
harus bisa membuat online course sebaik mungkin, dan itu perlu waktu.
Well buat saya pribadi sih engga ada masalah dengan waktu kalau
memang hasilnya besar kan. Toh setiap hari mau hasil besar atau hasil
kecil, kita tetap menghabiskan waktu yang sama, yaitu 24 jam.

Jadi saya minta Anda untuk mulai bermimpi besar disini.


Nah kalau Anda belum siap untuk membuat info product Anda sendiri,
maka ini case study kedua, yang bisa Anda gunakan, dimana Anda tetap
berjualan sesuatu, tetapi Anda tidak perlu membuatnya dari nol.

Bukalah [Link], pusat product digital di Amerika, yang memberikan


Anda komisi apabila bisa menjualkan produk mereka up to 75-90%
commission.

Silahkan browsing2 di Clickbank, Anda lihat apabila harga mereka adalah


$40 maka komisi 75% adalah $30. Enak banget kan mencari produk
dengan komisi setinggi itu.

Ketika Anda browsing, perhatikan parameter Grav (gravity). Cari produk2


dengan Grav di atas 30 an. Grav adalah parameter yang menunjukkan
seberapa laku product tersebut. Grav 200 adalah sangat laku, dan grav di
atas 500 berarti kompetisi akan terlalu ketat nantinya.
Tetapi sebenarnya dengan list building, kompetisi tidak akan berpengaruh
banyak, karena nanti Anda akan mempromosikan produk2 ini ke list Anda
sendiri.

Nah sekarang Anda lihat, produk2 nya disini sudah jelas, Anda tinggal
memikirkan marketnya.

Anda juga bisa mengunjungi [Link]

Kalau ada magazinenya, artinya ada nichenya. Anda bisa pelajari Headline
atau hook dari masing2 majalah. Kenapa koq orang ngeliat covernya dan
headlinenya, dan mereka mau membayar untuk mendapatkan artikel di
dalamnya? Artinya kalau Anda bisa memahami polanya, untuk
market/niche tertentu, Anda juga bisa melakukan hal yang sama dengan
audience Anda kan.

Bahkan content dari Email Segmentation Anda (kita akan pelajari di bab 3),
bisa di desain sesuai content dari magazines ini.

Berikutnya adalah [Link]


Anda tahu kan, buku seri Dummies yang warnanya kuning hitam itu?

Ketika Anda masuk ke websitenya, maka Anda akan melihat ratusan buku
dengan berbagai niche yang pernah ada. Sederhananya, ketika ada
bukunya, artinya ada nichenya.

Buku dummies di desain untuk pemula, makanya judulnya dummies, tetapi


kalau Anda membeli dan membacanya, isinya ternyata cukup lengkap.

Dan edukasi di dalam buku dummies, bisa Anda jadikan konten email
Anda, maupun content YouTube atau Instagram Anda.

Bayangkan Anda membeli sebuah buku tentang perawatan jerawat setebal


250 halaman. Lalu Anda ambil tips2nya, Anda buat design Anda sendiri
dan upload di instagram setiap harinya.
Maka clear Anda sudah punya content setahun!! Dan apabila di salah satu
tips yang Anda bagikan tersebut harus menggunakan produk A, dimana
produk ini adalah produk Anda, maka Anda akan langsung berjualan
secara softselling!

Bahkan ada buku untuk menjadi sukses sebagai seorang introvert!

Ada nichenya lho! Cuma di Indonesia, hal2 seperti ini tidak diperhatikan.
Kebanyakan mati2an maksa cuma mau jualan yang ada produk fisiknya,
trus perang harga. Padahal banyak niche yang sebenarnya ada, tetapi
engga pernah digarap aja.

Lihat ini, bahkan di luar negeri, ada yang sudah memanfaatkan niche ini
menjadi sebuah bisnis: [Link]
Jadi sebenarnya bisa dua arah, market duluan, atau produk duluan. Di
awal memang saya menganjurkan untuk market duluan karena itulah
fundamentalnya. Ketika Anda sudah lancar, maka Anda boleh mulai dari
mana saja :)

So lanjutkan, tentukan apa niche market Anda, siapa Ideal Customer Anda
dan produk apa yang hendak Anda jual. Bahkan jangan berpikir hanya
berjualan sekali saja. Pikirkan produk apa yang akan Anda tawarkan di hari
pertama, hari ke tujuh, atau hari ke 30 mereka bergabung di list Anda.

Anda akan membangun sebuah mesin digital bisnis, jangan sampai Anda
kehabisan produk untuk ditawarkan ‘ke orang yang sama’. Mindset Anda
akan berubah dari menawarkan barang yang sama ke orang banyak
menjadi ke satu orang, barang apa saja yang harus saya tawarkan ke
mereka untuk membantu mereka lebih cepat mencapai ke kondisi akhir
mereka, atau Future Hope mereka.

Anda mungkin juga menyukai