0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan54 halaman

Modul Ajar Jaringan Tumbuhan Kelas 11

Diunggah oleh

Agus Ahmad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan54 halaman

Modul Ajar Jaringan Tumbuhan Kelas 11

Diunggah oleh

Agus Ahmad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR BIOLOGI

INFORMASI UMUM
Nama Penulis : Syifa Shofia Azzahra
Instansi : MAN 3 Cirebon
Tahun 2025
1. Jenjang Sekolah : Madrasah Aliyah
2. Kelas 11
3. Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
4. Bab : Proses Pengaturan Pada Tumbuhan
TUJUAN PEMBELAJARAN
 Fase : F
 Elemen : Pemahaman Biologi
 Capaian Pembelajaran: Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan
mendeskripsikan struktur sel serta bioproses yang terjadi seperti transpor membran dan
pembelahan sel; menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan
fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut;
memahami fungsi enzim dan mengenal proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh;
serta memiliki kemampuan menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan
perkembangan, mengevaluasi gagasan baru mengenai evolusi, dan inovasi teknologi
biologi.
PERTEMUAN KE-1
TOPIK : JARINGAN ORGAN DAN SISTEM ORGAN TUMBUHAN
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Peserta didik mampu memasangkan kartu
didik diharapkan dapat: pertanyaan dan jawaban tentang jenis-
1. Menjelaskan jenis-jenis jaringan pada jenis jaringan tumbuhan dengan tepat.
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri
tumbuhan serta fungsinya.
dan fungsi jaringan tumbuhan melalui
2. Mengidentifikasi struktur jaringan aktivitas permainan make a match.
penyusun organ tumbuhan (akar, batang, 3. Peserta didik dapat bekerja sama secara
dan daun). aktif dan komunikatif dalam kelompok
3. Mendeskripsikan keterkaitan jaringan untuk menemukan pasangan kartu yang
dalam membentuk organ serta fungsi sesuai.
4. Peserta didik mampu menyimpulkan hasil
organ tumbuhan.
permainan menjadi pemahaman runtut
4. Menganalisis hubungan antarorgan tentang jaringan tumbuhan.
dalam sistem organ tumbuhan.
KOMPETENSI AWAL

1. Peserta didik memahami sel sebagai unit terkecil makhluk hidup.


2. Peserta didik mengetahui perbedaan sel prokariotik dan eukariotik.
3. Peserta didik mengenal struktur dasar sel tumbuhan.
4. Peserta didik memahami prinsip dasar transport zat melalui membran sel.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
 Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME: Menyadari bahwa jaringan dan
organ tumbuhan adalah ciptaan Tuhan yang memiliki fungsi saling melengkapi.
 Bernalar kritis: Menganalisis perbedaan jenis jaringan tumbuhan serta fungsinya dalam
organ tumbuhan.
 Kreatif: Menemukan strategi atau cara cerdas untuk mencocokkan kartu Make a Match
dengan cepat dan tepat.
 Kolaboratif: Bekerja sama dalam kelompok untuk mencocokkan kartu sesuai materi.
 Gotong royong: Saling membantu teman kelompok dalam menyelesaikan permainan
Make a Match.
 Komunikatif: Menyampaikan hasil kecocokan kartu dan penjelasan fungsi jaringan/organ
dengan jelas dan runtut.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Jaringan tumbuhan merupakan kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi serupa
sehingga bekerja sama secara teratur. Dari jaringan-jaringan tersebut terbentuk organ
utama tumbuhan seperti akar, batang, dan daun yang masing-masing memiliki peran
penting dalam kelangsungan hidup tumbuhan. Dengan memahami keterkaitan antara
jaringan dan organ, peserta didik dapat menjelaskan bagaimana tumbuhan memperoleh air
dan nutrisi, melakukan fotosintesis, serta beradaptasi dengan lingkungannya.
PERTANYAAN PEMANTIK

a. Mengapa tumbuhan membutuhkan berbagai jenis jaringan untuk dapat tumbuh dan
bertahan hidup?
b. Bagaimana hubungan antara jaringan penyusun akar, batang, dan daun dalam
mendukung fungsi organ tumbuhan?
c. Apa yang akan terjadi pada tumbuhan jika salah satu jaringan atau organ tidak
berfungsi dengan baik?

SARANA DAN PRASARANA


1. Buku peserta didik
2. Alat tulis
3. Laptop
4. Proyektor
5. PPT
6. Gadget (HP)
7. Kartu soal dan kartu jawaban
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik Kelas XI, jumlah 34 siswa
MODEL PEMBELAJARAN
Cooperative Learning-Tipe Make A Match dengan Deep Learning (Mindful, Meaningful,
Joyful)
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (10 Menit)
1. Guru memberi salam, siswa menjawab (Religius).
2. Berdoa bersama dipimpin ketua kelas (Religius).
3. Presensi kehadiran (Mandiri, Self-management).
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik.
“Kemarin kalian sudah mempelajari macam-macam jaringan penyusun tumbuhan,
coba. Sebutkan jaringan pada tumbuhan!” (Meaningful)
KEGIATAN INTI

1) Tahap 1: Penyajian Informasi materi singkat (15 menit)


 Guru menayangkan PPT (terlampir)

 Guru menayangkan gambar mikrofotografi potongan melintang akar, batang, dan daun.

 Pertanyaan pemantik:

1) Dari gambar tersebut, jaringan apa yang tampak dominan pada batang ?
2) Bagaimana posisi xilem dan floem pada batang atau akar ?
3) Jaringan apa yang mendukung proses fotosintesis pada daun ?

2) Tahap 2: Pembagian Kartu Pasangan (10 menit)


(Pembelajaran mendalam: Joyful, meaningful; KSE: Relationship skills, Self-management)

 Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok.

 Guru menjelaskan aturan permainan Make a Match:

 Setiap kelompok mendapat paket kartu (berisi kartu pertanyaan & jawaban).
3) Tahap 3: Mencari Pasangan (20 menit)
(Pembelajaran mendalam: Joyful, meaningful; KSE: Critical thinking, Collaboration)

 Peserta didik dalam kelompok:


1) Membaca kartu pertanyaan & jawaban.
2) Mencari pasangan yang tepat, lalu mendiskusikan alasan kecocokannya.
3) Guru berperan sebagai fasilitator dengan berkeliling, memberi bimbingan, dan
meluruskan jika ada miskonsepsi.

4) Tahap 4: Presentasi & Penguatan (20 menit)


(Pembelajaran mendalam: Joyful, meaningful; KSE: Communication skills)

 Setiap kelompok menampilkan hasilnya:

 3–5 menit per kelompok mempresentasikan 4 pasang kartu pertanyaan–jawaban


beserta penjelasannya.

 Kelompok lain dapat memberikan tanggapan atau pertanyaan singkat.

 Guru memberikan klarifikasi dan penguatan.


5) Tahap 5: Evaluasi dan Klarifikasi (10 menit) (Pembelajaran mendalam: Mindful,
joyful)

 Guru memberikan apresiasi pada kelompok yang aktif dan tepat.


 Guru meluruskan miskonsepsi yang muncul
 Refleksi singkat : Apa hal paling menarik yang kalian pelajari tentang jaringan
dan organ tumbuhan hari ini?”

KEGIATAN AKHIR (5 Menit)

 Refleksi dan Evaluasi Pembelajaran


Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini, bahwa jaringan
dan organ tumbuhan bekerja sama membentuk sistem yang menjaga kelangsungan
hidup tumbuhan. Guru juga mengingatkan pentingnya bersyukur kepada Allah SWT
atas karunia tumbuhan yang memberi manfaat besar bagi manusia dan lingkungan.
(Mindful)
 Menyimpulkan
Guru menekankan bahwa jaringan merupakan kumpulan sel sejenis yang bekerja
sama, membentuk organ seperti akar, batang, dan daun yang saling mendukung
fungsi kehidupan tumbuhan. (Mindful)
 Penutup dan Doa
Peserta didik berdoa dipimpin ketua kelas, guru menutup pembelajaran dengan
mengucap salam. (Religius).
REFLEKSI GURU
1. Apakah tujuan pembelajaran yang direncanakan sudah tercapai?
2. Bagaimana tingkat keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran?
3. Apakah semua peserta didik terlibat dan mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun?

5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-2

TOPIK : TRANSPOR PADA TUMBUHAN


Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Peserta didik mampu menyebutkan minimal
didik diharapkan dapat: 2 struktur dan fungsi jaringan pembuluh
1. Mendeskripsikan struktur dan fungsi vaskular (xilem dan floem) dengan benar.
utama jaringan pembuluh vaskular 2. Peserta didik dapat menguraikan peran
(xilem dan floem) pada tumbuhan. batang sebagai jalur transportasi zat dalam
tumbuhan secara runtut.
2. Menjelaskan peran jaringan
3. Peserta didik mampu menggambarkan
pembuluh vaskular pada batang
mekanisme transportasi air dari akar ke daun
dalam proses transportasi zat.
secara tepat.
3. Menganalisis mekanisme
4. Peserta didik dapat menjelaskan proses
transportasi air dari akar ke seluruh transportasi nutrisi hasil fotosintesis ke
bagian tumbuhan. seluruh bagian tumbuhan dengan jelas.
4. Menguraikan proses transportasi
nutrisi hasil fotosintesis ke seluruh
jaringan tumbuhan.
KOMPETENSI AWAL

1. Peserta didik telah memahami struktur dasar sel tumbuhan, termasuk membran sel
dan organelnya.
2. Peserta didik mengetahui perbedaan jaringan dasar, jaringan pelindung, dan
jaringan pembuluh pada tumbuhan.
3. Peserta didik telah mempelajari proses dasar transport melalui membran sel (difusi,
osmosis, dan transpor aktif).
DIMENSI PROFIL LULUSAN
 Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME: Menyadari ciptaan Tuhan pada
mekanisme transportasi tumbuhan.
 Bernalar kritis: Menganalisis hubungan struktur xilem-floem dengan fungsinya.
 Kreatif: Menganalisis gambar atau diagram mekanisme transportasi tumbuhan.
 Kolaboratif: Bekerja sama menyelesaikan LKPD atau tugas kelompok.
 Gotong royong: Saling membantu teman memahami materi.
 Komunikatif: Menyampaikan hasil diskusi dengan jelas dan runtut

PEMAHAMAN BERMAKNA
Jaringan pembuluh vaskular pada tumbuhan terdiri atas xilem yang berfungsi mengangkut air
dan mineral dari akar ke daun, serta floem yang mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh
bagian tumbuhan. Pada batang, jaringan ini tersusun rapi sehingga proses transportasi
berlangsung efisien dan mendukung pertumbuhan.
Walaupun tanpa sistem peredaran darah seperti hewan, mekanisme transportasi air dan
nutrisi pada tumbuhan bekerja sangat efektif melalui tekanan akar, kapilaritas, dan tarikan
transpirasi. Dengan memahami mekanisme tersebut, peserta didik dapat menyadari
bagaimana tumbuhan mampu mempertahankan kehidupannya melalui sistem transportasi
yang sederhana namun luar biasa penting.
PERTANYAAN PEMANTIK

1. Mengapa tumbuhan memerlukan jaringan pembuluh untuk kelangsungan hidupnya?


2. Bagaimana air dapat bergerak dari akar menuju daun tanpa bantuan jantung seperti
pada hewan?
3. Apa yang terjadi jika floem pada tumbuhan mengalami kerusakan?
SARANA DAN PRASARANA
1. Buku peserta didik
2. Alat tulis
3. Laptop
4. Proyektor
5. Gadget (HP)
6. LKPD
7. Vdeo/animasi Transportasi tumbuhan
8. PPT
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik Kelas XI, jumlah 34 siswa
MODEL PEMBELAJARAN

Cooperative Learning tipe STAD


KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (10 Menit)
1. Guru memberi salam, siswa menjawab (Religius).
2. Berdoa bersama dipimpin ketua kelas (Religius).
3. Presensi kehadiran (Mandiri, Self-management).
4. Ice breaking: “Siapakah Aku?” → Guru memberi clue tentang transpor tumbuhan,
siswa menebak (Joyful)
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
6. Guru memberikan pertanyaan pemantik tentang virus.
“Kalau mobil butuh jalan raya untuk mengantar penumpang ke berbagai tempat,
jalur apa yang digunakan tumbuhan untuk mengangkut air dan nutrisi ke seluruh
bagian tubuhnya?” (Meaningful)
KEGIATAN INTI

1. Tahap 1: Penyajian Materi (20 Menit)


 Guru menayangkan Transportasi tumbuhan melalui video; 
[Link]
 Siswa mengamati video dan mencatat hal-hal penting.

 Guru bertanya:
1. Kenapa air bisa naik dari akar di tanah sampai ke daun yang letaknya jauh di
atas?”
2. Bagaimana tumbuhan bisa mengalirkan makanan dari daun ke seluruh bagian
tubuhnya?” (Mindful)
2. Guru menjelaskan konsep menggunakan PPT (Terlampir)

3. Tahap 2: Belajar Kelompok (25 Menit)

 Siswa dibagi dalam kelompok heterogen (4–5 orang per kelompok).

 Tiap kelompok memperoleh Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Lampiran

 Siswa saling membantu dalam kelompok agar semua anggota memahami


materi.

 Guru berkeliling, memberi bimbingan, dan mengajukan pertanyaan pemandu.


4. Tahap 3: Kuis Individu (15 Menit)
 Guru Mendikte soal kemudian siswa menuliskan jawabannya dipapan tulis
tanpa bantuan kelompok.Soal di Lampiran) 

 Nilai individu akan diakumulasikan untuk skor kelompok

 Rubrik Penilaian di Lampiran


5. Tahap 4: Penghargaan Kelompok (10 Menit)

 Guru menghitung skor rata-rata kelompok berdasarkan hasil kuis.


 Kelompok dengan rata-rata tertinggi diberi apresiasi (pujian, stiker, atau poin
tambahan)
KEGIATAN AKHIR (10 Menit)
 Refleksi dan Evaluasi Pembelajaran
Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini, bahwa air dan nutrisi
dapat
bergerak dari akar menuju daun melalui jaringan pembuluh yang Allah SWT ciptakan
dengan sangat teratur. Dari mekanisme sederhana ini, tumbuhan mampu hidup, tumbuh,
dan memberi manfaat besar bagi manusia serta makhluk hidup lainnya. Proses transportasi
ini menunjukkan betapa setiap bagian tumbuhan saling bekerja sama untuk menjaga
kelangsungan hidup. Guru juga menekankan bahwa memahami cara tumbuhan
mengalirkan air dan nutrisi membantu kita menghargai pentingnya merawat lingkungan.
(Mindful, Meaningful)
 Menyimpulkan
Guru menekankan bahwa virus:
Guru menekankan bahwa jaringan pembuluh vaskular pada tumbuhan, yaitu xilem
dan floem, bekerja sama untuk mengalirkan air, mineral, dan hasil fotosintesis ke
seluruh bagian tumbuhan. Mekanisme transportasi air melalui osmosis, kapilaritas,
tekanan akar, dan tarikan transpirasi memungkinkan tumbuhan tetap hidup,
tumbuh, dan berfungsi sebagai sumber oksigen, makanan, dan keindahan bagi
manusia. Dengan memahami proses ini, peserta didik menyadari pentingnya
merawat tanaman di sekitar kita agar kehidupan sehari-hari tetap seimbang dan
berkelanjutan.
 Penutup dan Doa
Peserta didik berdoa dipimpin ketua kelas, guru menutup pembelajaran dengan
mengucap salam. (Religius).

Guru menutup pembelajaran dengan salam serta memberikan motivasi: “Kalian hebat! Hari
ini kita sudah memahami bagaimana jaringan pembuluh xilem dan floem bekerja sama
mengalirkan air dan nutrisi di seluruh tumbuhan. Pertemuan selanjutnya, kita akan
mempelajari materi reproduksi pada tumbuhan dan bagaimana tumbuhan berkembang
biak untuk mempertahankan jenisnya.”
REFLEKSI GURU
1. Apakah tujuan pembelajaran yang direncanakan sudah tercapai?
2. Bagaimana tingkat keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran?
3. Apakah semua peserta didik terlibat dan mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun?

5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-3
TOPIK : REPRODUKSI TUMBUHAN LUMUT DAN PAKU DAN TUMBUHAN PAKU
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Peserta didik mampu menjelaskan ciri-ciri
didik diharapkan dapat:. tumbuhan paku dan lumut dengan benar.
1. Menjelaskan ciri-ciri umum tumbuhan 2. Peserta didik dapat mengidentifikasi
paku dan lumut yang membedakannya klasifikasi dan macam tumbuhan paku dan
dari tumbuhan lain. lumut.
2. Mengidentifikasi perbedaan klasifikasi 3. Peserta didik menunjukkan sikap
dan macam tumbuhan paku dan lumut komunikatif dan kolaboratif.
berdasarkan ciri morfologi dan 4. Peserta didik mampu melengkapi dan
reproduksinya. menjelaskan siklus hidup tumbuhan paku
3. Mendeskripsikan cara reproduksi dan lumut secara tepat, baik fase sporofit
tumbuhan paku dan lumut secara seksual maupun gametofit.
maupun aseksual. 5. Peserta didik mampu menyimpulkan
4. Menyajikan hasil analisis klasifikasi, ciri, pentingnya lumut dan paku bagi kehidupan.
dan reproduksi tumbuhan paku dan lumut
dalam tabel atau diagram sederhana.
5. Merefleksikan peran tumbuhan paku dan
lumut dalam kehidupan sehari-hari,
lingkungan, dan ekosistem.
KOMPETENSI AWAL

1. Peserta didik telah mengenal ciri-ciri umum tumbuhan, termasuk perbedaan


morfologi antara lumut, paku, dan tumbuhan berpembuluh lainnya.
2. Peserta didik telah memahami konsep dasar klasifikasi makhluk hidup dan
pengelompokan tumbuhan berdasarkan sifat morfologi dan reproduksi.
3. Peserta didik telah mengetahui perbedaan dasar antara reproduksi seksual dan
aseksual pada tumbuhan.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
 Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME: Menyadari ciptaan Tuhan melalui
keanekaragaman tumbuhan lumut dan paku.
 Bernalar kritis: Menganalisis perbedaan ciri, klasifikasi, dan reproduksi lumut serta paku.
 Kreatif: Menganalisis gambar atau diagram siklus hidup lumut dan paku.
 Kolaboratif: Bekerja sama dalam kelompok menyelesaikan LKPD dan diskusi.
 Gotong royong: Saling membantu dalam memahami konsep.
 Komunikatif: Bekerja sama dalam kelompok menyelesaikan LKPD dan diskusi.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Reproduksi tumbuhan paku dan lumut membantu kita memahami cara tumbuhan mempertahankan
jenisnya melalui mekanisme seksual dan aseksual. Dengan mengetahui ciri-ciri khususnya, peserta
didik dapat mengenali perbedaan antara paku dan lumut serta kaitannya dengan habitat dan
pertumbuhan masing-masing. Pemahaman ini mempermudah kita mempelajari klasifikasi tumbuhan
tersebut, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keanekaragaman tumbuhan paku dan lumut
membawa manfaat penting bagi ekosistem dan kehidupan sehari-hari.
PERTANYAAN PEMANTIK

1. Pernahkah kalian melihat lumut menempel di tembok atau paku tumbuh di kebun?
(Bernalar Kritis)
2. Mengapa lumut hanya tumbuh di tempat lembap, sedangkan paku bisa tumbuh lebih
besar? (Bernalar Kritis)
3. Apakah cara reproduksi lumut dan paku sama atau berbeda? (Bernalar Kritis)

SARANA DAN PRASARANA


1. Buku peserta didik
2. Alat tulis
3. Laptop
4. Proyektor
5. Gadget (HP)
6. Video/ Animasi Reproduksi lumut dan paku
7. LKPD
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik Kelas XI, jumlah 34 siswa
MODEL PEMBELAJARAN

Cooperative Learning tipe STAD


KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (10 Menit)
1. Guru memberi salam, siswa menjawab (Religius).
2. Berdoa bersama dipimpin ketua kelas (Religius).
3. Presensi kehadiran (Mandiri, Self-management).
4. Ice breaking: “Siapakah Aku?” → Guru memberi clue ciri tiumbuhan lumut dan
paku , siswa menebak (Joyful)
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
6. Pertanyaan pemantik: “Mengapa lumut hanya tumbuh di tempat lembap, sedangkan paku
bisa tumbuh lebih besar?” (Meaningful)
7. Siswa menuliskan jawabannya di Mentimeter
KEGIATAN INTI
1. Tahap 1: Penyajian Materi oleh Guru (20 Menit)
 Guru menayangkan video tentang siklus hidup tumbuhan:
 Reproduksi Tumbuhan Lumut :
[Link]
 Reproduksi :Tumbuhan Paku :
[Link]
 Pertanyaan pemantik :
“Apa perbedaan paling jelas antara siklus hidup lumut dan paku?”
Guru memberikan contoh manfaat lumut & paku dalam kehidupan
2. Tahap 2: Belajar Kelompok (25 menit)
 Siswa dibagi dalam kelompok heterogen (4 kelompok).
 Tiap kelompok mendapat LKPD tentang ciri, klasifikasi, dan reproduksi lumut
& paku (Lampiran).
 Anggota kelompok saling membantu memahami materi dan menyelesaikan
tugas.
 Guru berkeliling untuk bimbingan, memberikan pertanyaan pemandu, dan
memastikan semua anggota siap menghadapi kuis individu.
3. Tahap 3: Kuis Individu (20 menit)
 Guru menanyangkan soal teka-teki silang menggunakan infocus
 Siswa menuliskan jawaban secara individu di papan tulis sesuai nomor soal
TTS tanpa bantuan kelompok. (Soal di Lampiran )
 Nilai individu akan diakumulasikan untuk skor kelompok. (Rubrik Penilaian di
Lampiran)
4. Tahap 4 : Penghargaan Kelompok (10 menit)
 Guru menghitung skor rata-rata kelompok berdasarkan hasil kuis.

 Kelompok dengan rata-rata tertinggi diberi apresiasi (pujian, stiker, atau poin
tambahan).

KEGIATAN AKHIR (5 Menit)


 Refleksi dan Evaluasi Pembelajaran
Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini. Walaupun tumbuhan
paku dan lumut sering dianggap sederhana, keduanya memiliki cara reproduksi yang unik
melalui pergiliran keturunan antara fase sporofit dan gametofit. Guru menegaskan bahwa
mekanisme ini menunjukkan betapa Allah SWT menciptakan tumbuhan dengan
keteraturan yang luar biasa sehingga mampu bertahan hidup dan menjaga keseimbangan
ekosistem.
Guru juga mengajak siswa untuk bersyukur atas keberadaan tumbuhan di sekitar kita yang
memberi manfaat besar bagi lingkungan dan kehidupan manusia. (Mindful & Meaningful)
 Menympulkan
Lumut dan paku sama-sama bereproduksi dengan spora, tetapi berbeda dalam struktur dan
fase hidup yang dominan. Lumut tidak memiliki jaringan pengangkut sejati, sedangkan paku
sudah memilikinya. Keduanya memiliki jenis yang beragam dan menjadi dasar penting
memahami evolusi tumbuhan darat.
 Penutup dan Doa
Peserta didik berdoa dipimpin ketua kelas, guru menutup pembelajaran dengan
mengucap salam. (Religius).
REFLEKSI GURU
1. Apakah tujuan pembelajaran yang direncanakan sudah tercapai?
2. Bagaimana tingkat keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran?
3. Apakah semua peserta didik terlibat dan mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun?

5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-4
TOPIK : REPRODUKSI TUMBUHAN BERBIJI
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Siswa dapat menyebutkan ciri-ciri utama
didik diharapkan dapat: tumbuhan berbiji.
1. Menjelaskan ciri-ciri utama tumbuhan 2. Siswa dapat menjelaskan perbedaan
reproduksi vegetatif dan generatif pada
berbiji sebagai pembeda dengan
tumbuhan berbiji dengan contoh.
kelompok tumbuhan lain. 3. Siswa mampu mengklasifikasikan
2. Menguraikan cara reproduksi vegetatif tumbuhan berbiji menjadi gymnospermae
dan generatif pada tumbuhan berbiji dan angiospermae serta membedakan
serta contoh penerapannya. monokotil dan dikotil.
3. Mengklasifikasikan tumbuhan berbiji 4. Siswa mampu menganalisis berbagai cara
penyebaran biji beserta contoh dan
menjadi gymnospermae (berbiji terbuka)
kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.
dan angiospermae (berbiji tertutup),
serta membedakan angiospermae
monokotil dan dikotil.
4. Menganalisis berbagai cara penyebaran
biji pada tumbuhan berbiji serta
kaitannya dengan kelestarian lingkungan
dan kehidupan manusia.

KOMPETENSI AWAL

1. Peserta didik telah mengenal ciri umum tumbuhan secara morfologi (akar, batang,
daun, bunga, buah).
2. Peserta didik memahami perbedaan dasar antara tumbuhan berbiji dan tidak berbiji.
3. Peserta didik mengetahui contoh-contoh tumbuhan berbiji dalam kehidupan sehari-
hari.
DIMENSI PROFIL LULUSAN

 Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME: Menyadari ciptaan Tuhan melalui
keanekaragaman tumbuhan berbiji.
 Bernalar kritis: Menganalisis reproduksi vegetatif dan generatif serta klasifikasi
tumbuhan berbiji.
 Kreatif: Menganalisis dan menyusun perbandingan antara Gymnospermae dan
Angiospermae secara sistematis.
 Kolaboratif: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengisi LKPD dan
mempresentasikan hasil analisis.
 Gotong royong: Saling membantu memahami konsep.+
 Komunikatif: Menyampaikan hasil diskusi kelompok secara runtut, jelas, dan
mudah dipahami teman sebaya.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Tumbuhan berbiji berkembang biak dengan cara generatif melalui penyerbukan dan pembuahan
yang menghasilkan biji, serta secara vegetatif melalui organ tertentu. Biji yang dihasilkan berfungsi
sebagai alat perkembangbiakan sekaligus penyebaran, sehingga memungkinkan tumbuhan bertahan
dan meluas ke berbagai habitat. Dengan memahami mekanisme reproduksi ini, peserta didik dapat
melihat bagaimana keberagaman tumbuhan berbiji (baik terbuka maupun tertutup, dikotil maupun
monokotil) memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyediakan pangan,
serta menjadi sumber daya penting bagi kehidupan manusia.
PERTANYAAN PEMANTIK

1. Mengapa biji menjadi bagian penting dalam kelangsungan hidup tumbuhan?


2. Apa perbedaan utama tumbuhan berbiji terbuka dan berbiji tertutup?
3. Bagaimana penyebaran biji membantu tumbuhan bertahan di berbagai tempat?
SARANA DAN PRASARANA
1. Buku peserta didik
2. Alat tulis
3. Laptop
4. Proyektor
5. Video animasi Reproduksi Gymnospermae & Angiospermae
6. LKPD
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik Kelas XI, jumlah 34 siswa
MODEL PEMBELAJARAN

Discovery Learning
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (10 Menit)
1. Guru memberi salam, siswa menjawab (Religius).
2. Berdoa bersama dipimpin ketua kelas (Religius).
3. Presensi kehadiran (Mandiri, Self-management).
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik:
 Mengapa biji menjadi bagian penting dalam kelangsungan hidup tumbuhan?
KEGIATAN INTI

1. Tahap 1: Stimulation (10 menit)


 Guru menayangkan konsep dasar reproduksi tumbuhan berbiji tertutup dan
terbuka melalui video ;
 Reproduksi Tumbuhan berbiji terbuka
 [Link]
 Reproduksi Tumbuhan berbiji tertutup :
 [Link]
 Peserta didik diminta mencatat hal-hal penting yang terlihat.
 Guru menjelaskan tumbuhan monokotil dan dikotil menggunakan gambar

2. Tahap 1: Stimulation (10 menit)


 Guru menayangkan konsep dasar reproduksi tumbuhan berbiji tertutup dan
terbuka melalui video ;
 Reproduksi Tumbuhan berbiji terbuka
 [Link]
 Reproduksi Tumbuhan berbiji tertutup :
 [Link]
 Peserta didik diminta mencatat hal-hal penting yang terlihat.
 Guru menjelaskan tumbuhan monokotil dan dikotil menggunakan gamba
3. Tahap 2: Problem Statement (10 menit)
 Metode: Tanya jawab interaktif

 Siswa diajak mengajukan pertanyaan dari hasil pengamatan video.


 Guru menuliskan pertanyaan di papan, misalnya:
1) Bagaimana perbedaan alat reproduksi Gymnospermae & Angiospermae?
2) Mengapa Angiospermae mengalami pembuahan ganda?
3) Apa contoh tumbuhan monokoptil dan dikotil

4. Tahap 3: Data Collection (20 menit)


• Metode: Diskusi kelompok berbasis LKPD
• Siswa dibagi menjadi 4–5 orang per kelompok.
• Mengerjakan LKPD (Terlampir)
• Guru berkeliling memberi bimbingan.
5. Tahap 4: Data Processing (15 menit)
• Perwakilan dari setiap kelompok mempres+entasikan hasil (3–5 menit).
• Metode: Diskusi kelompok & Presentasi singkat
• Setiap kelompok menyusun hasil perbandingan ke dalam tabel/rangkuman.
• Guru meminta beberapa kelompok mempresentasikan hasilnya (3–5
menit/kelompok).

6. Tahap 5: Verification ( 5 menit)

• Metode: Tanya jawab & klarifikasi konsep.


• Guru mengajak siswa membandingkan hasil diskusi kelompok dengan teori
dari buku teks atau sumber lain.
• Siswa memeriksa kembali data yang diperoleh
• Guru membantu siswa meluruskan kekeliruan data, lalu menegaskan konsep
yang benar.
7. Tahap 6 : Generalization (5 menit)
 Guru membimbing siswa menarik kesimpulan bersama:
 Tumbuhan berbiji berkembang biak dengan biji → ada yang berbiji terbuka
(Gymnospermae) dan berbiji tertutup (Angiospermae).
 Reproduksi dapat berlangsung secara generatif (melalui penyerbukan dan
pembuahan) maupun vegetatif.
 Biji berperan penting dalam kelangsungan hidup tumbuhan karena melindungi
calon individu baru dan memungkinkan penyebaran ke berbagai tempat.
(Mindful)

KEGIATAN AKHIR (5 Menit)


 Refleksi dan Evaluasi Pembelajaran
Guru mengajak siswa menyadari bahwa tumbuhan berbiji, meskipun terlihat
sederhana di sekitar kita, memiliki cara reproduksi yang kompleks dan berperan
penting bagi kelangsungan hidup manusia, hewan, dan lingkungan. (Mindful)
 Menyimpulkan
Siswa bersama guru merangkum bahwa tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae)
dan berbiji tertutup (Angiospermae) memiliki perbedaan alat reproduksi,
Angiospermae mengalami pembuahan ganda, serta terdapat perbedaan ciri pada
monokotil dan dikotil.

 Penutup dan Doa


Peserta didik berdoa dipimpin ketua kelas, guru menutup pembelajaran dengan
mengucap salam.
REFLEKSI GURU
1. Apakah tujuan pembelajaran yang direncanakan sudah tercapai?
2. Bagaimana tingkat keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran?
3. Apakah semua peserta didik terlibat dan mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun?

5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-5
TOPIK : PENGAMATAN ANGIOSPERMAE DI LINGKUNGAN SEKITAR
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Siswa dapat menemukan dan mencatat
didik diharapkan dapat: minimal 3 jenis tumbuhan berbeda.
1. Mengamati dan mengidentifikasi jenis
2. Siswa mampu mencatat akar, batang,
Angiospermae di lingkungan sekitar.
daun, bunga, buah, dan biji secara
2. Mengamati ciri-ciri morfologi dan organ
lengkap.
reproduksi tumbuhan.
3. Siswa dapat menentukan klasifikasi
3. Mengklasifikasikan tumbuhan menjadi
secara mandiri.
monokotil atau dikotil.
4. Siswa membuat poster rapi, menarik, dan
4. Mengklasifikasikan tumbuhan menjadi
informatif.
monokotil atau dikotil.
5. Siswa menuliskan refleksi tentang peran
5. Merefleksikan manfaat pemahaman
tumbuhan di ekosistem dan kehidupan
struktur dan reproduksi Angiospermae.
manusia.

KOMPETENSI AWAL

1. Peserta didik mengenal struktur tumbuhan (akar, batang, daun, bunga, buah).
2. Peserta didik memahami klasifikasi monokotil vs dikotil.
3. Peserta didik pernah melakukan pengamatan dasar pada tumbuhan.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
 Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME: Menghargai ciptaan Tuhan berupa
tumbuhan yang bermanfaat.
 Bernalar kritis: Menganalisis perbedaan morfologi dan reproduksi antar tumbuhan.
 Kreatif: Membuat poster hasil temuan yang menarik.
 Kolaboratif: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan data dan membuat
poster.
 Gotong royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan data dan membuat
poster.
 Komunikatif: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan data dan membuat
poster.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Pengamatan Angiospermae membantu siswa memahami keanekaragaman tumbuhan,
morfologi, dan reproduksinya. Siswa belajar mengamati, mencatat, dan membandingkan
temuan, serta menyajikannya secara kreatif melalui poster. Kegiatan ini menunjukkan
peran penting tumbuhan dalam ekosistem dan melatih keterampilan ilmiah, kreativitas,
kolaborasi, dan komunikasi. Selain itu, siswa dapat mengaitkan temuan dengan kehidupan
sehari-hari, misalnya penggunaan tumbuhan sebagai makanan, obat, atau tanaman hias.
Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap lingkungan
sekitar.
PERTANYAAN PEMANTIK

1. Bagaimana cara mengenali jenis tumbuhan Angiospermae di lingkungan sekitar?


2. Apa perbedaan morfologi dan organ reproduksi yang paling mencolok antar
tumbuhan?
3. Bagaimana temuanmu dapat membantu memahami keanekaragaman tumbuhan?
SARANA DAN PRASARANA
1. Buku peserta didik
2. Alat tulis
3. Lembar pengamatan
4. Kamera/ Handphone
5. Tumbuhan di lingkungan sekitar
6. Aplikasi Canva
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik Kelas XI, jumlah 34 siswa
MODEL PEMBELAJARAN

Metode observasi kelompok (pengamatan langsung).


KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (10 Menit)
1. Guru memberi salam, siswa menjawab (Religius).
2. Berdoa bersama dipimpin ketua kelas (Religius).
3. Presensi kehadiran (Mandiri, Self-management).
4. Ice breaking: Ice breaking: “Tumbuhan Aktif / Tumbuhan Dorman” → siswa menirukan
bunga mekar atau kuncup (Joyful).
5. Guru membagi siswa kedalam 5 kelompok
6. Guru menjelaskan langkah-langkah pengamatan:
 Setiap kelompok memilih wilayah berbeda di lingkungan sekolah/kelas.
 Pilih minimal 3 jenis tumbuhan untuk diamati.
 Catat morfologi: akar, batang, daun.
 Catat reproduksi: bunga, buah, biji
 Tentukan klasifikasi: monokotil atau dikotil.
 Catat temuan unik atau menarik.
7. Guru menegaskan tujuan pengamatan : mengamati, menganalisis, dan menyusun
poster penemuan.
KEGIATAN INTI
1. Tahap 1: Observasi di Lapangan / Lingkungan Sekitar (30 menit)
• Guru membagikan lembar pengamatan
• Setiap kelompok melakukan observasi di wilayah masing-masing.
• Catat temuan pada lembar kerja pengamatan.
2. Tahap 2: Diskusi Kelompok & Penyusunan Poster (30 menit)
 Saling berbagi temuan dalam kelompok.
 Kelompok membuat Poster Digital di Canva/HP
 Susun poster penemuan yang mencakup:
1. Pengertian, ciri dan jenis brdrta contohnya angiospermae secara umum\
2. 2 jenis tumbuhan yang diamati berserta gambar, klasifikasi, habitat, cara
reproduksi, dan cirinya
3. Klasifikasi dikotil dan monokotil
4. Catatan unik atau fakta menarik
3. Tahap 3: Presentasi Poster & Klarifikasi (15 menit)
 Poster dipresentasikan (3–4 menit/kelompok).
 Kelompok lain memberi tanggapan. (Meaningful)
 Guru memberi masukan, meluruskan miskonsepsi.
KEGIATAN AKHIR (5 Menit)
 Refleksi dan Evaluasi Pembelajaran
Refleksi siswa menuliskan: 2 hal dipahami + 1 hal yang masih membingungkan
Mindful)
 Menyimpulkan
Guru bersama siswa menyimpulkan materi inti.
 Penutup dan Doa
Peserta didik berdoa dipimpin ketua kelas, guru menutup pembelajaran dengan
mengucap salam.

REFLEKSI GURU
1. Apakah tujuan pembelajaran yang direncanakan sudah tercapai?
2. Bagaimana tingkat keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran?
3. Apakah semua peserta didik terlibat dan mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun?

5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-6
TOPIK : IRITABILITAS PADA TUMBUHAN
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Siswa mampu menjelaskan pengertian
didik diharapkan dapat: gerak endonom dan etionom.
1. Menjelaskan pengertian gerak endonom
2. Siswa dapat menyebutkan contoh gerak
dan gerak etionom pada tumbuhan.
2. Mengidentifikasi contoh gerak endonom, endonom, tropisme, nasti, dan taksis.
tropisme, nasti, dan taksis. 3. Siswa mampu membedakan gerak
3. Membandingkan perbedaan antara gerak
endonom dan etionom.
endonom dan etionom.
4. Menyajikan hasil diskusi tentang jenis- 4. Siswa aktif berdiskusi dan bekerja sama
jenis gerak tumbuhan dalam bentuk dalam kelompok.
sederhana (tabel/diagram). 5. Siswa menyajikan hasil diskusi dalam
5. Merefleksikan pentingnya iritabilitas
tumbuhan dalam membantu tumbuhan bentuk tabel/diagram dengan benar.
beradaptasi dengan lingkungannya.

KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik telah mengenal bahwa tumbuhan mampu merespons rangsangan dari
lingkungannya.
2. Peserta didik telah memahami jenis-jenis rangsangan luar yang memengaruhi
tumbuhan (cahaya, sentuhan, air, gravitasi).
3. Peserta didik telah mengetahui contoh gerak sederhana pada tumbuhan, seperti
menutupnya daun putri malu saat disentuh.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
 Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME: Menyadari bahwa kemampuan tumbuhan
merespons rangsangan adalah bukti kebesaran ciptaan Tuhan.
 Bernalar kritis: Menganalisis perbedaan jenis gerak tumbuhan (endonom, tropisme,
nasti, taksis).
 Kreatif: Menyajikan informasi tentang gerak tumbuhan dalam bentuk tabel, atau simulasi
sederhana.
 Kolaboratif: Bekerja sama dalam kelompok saat diskusi dan presentasi hasil pengamatan.
 Komunikatif: Menyampaikan hasil diskusi dengan jelas.
 Gotong Royong: Saling membantu dalam memahami dan melengkapi tabel/LKPD
tentang iritabilitas tumbuhan.

PEMAHAMAN BERMAKNA
Tumbuhan, meskipun tampak diam, memiliki kemampuan luar biasa untuk merespons
rangsangan melalui berbagai jenis gerak, baik yang berasal dari dalam dirinya (endonom)
maupun dari luar (tropisme, nasti, taksis).
Pemahaman tentang iritabilitas ini membantu kita melihat bahwa tumbuhan bukanlah
makhluk pasif, melainkan aktif menyesuaikan diri demi kelangsungan hidupnya. Dengan
menyadari mekanisme ini, peserta didik dapat lebih menghargai peran tumbuhan dalam
keseimbangan ekosistem, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa setiap makhluk hidup
telah diciptakan dengan strategi bertahan hidup yang unik dan bermanfaat bagi kehidupa di
bumi.
PERTANYAAN PEMANTIK

Mengapa daun putri malu bisa menutup ketika disentuh, sedangkan daun jagung tidak
menunjukkan reaksi serupa?
SARANA DAN PRASARANA
1. Buku peserta didik
2. Alat tulis
3. Lembar kerja siswa (LKS)
4. Papan tulis
5. LKPD/tabel diskusi
6. Kuis Kahoot
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik Kelas XI, jumlah 34 siswa
MODEL PEMBELAJARAN

Diskusi Kelompok dan tanya jawab

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (10 Menit)
1. Guru memberi salam, siswa menjawab (Religius).
2. Berdoa bersama dipimpin ketua kelas (Religius).
3. Presensi kehadiran (Mandiri, Self-management).
Ice Breaking: “Gerak Tumbuhan” – Siswa menirukan gerak tumbuhan saat terkena
cahaya, sentuhan, air, dan angin dengan gerakan sederhana.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
 Pertanyaan pemantik: “Mengapa daun putri malu bisa menutup ketika
disentuh?”(Meaningful).

KEGIATAN INTI
1. Tahap 1: Orientasi Masalah dan Penugasan (10 menit)
 Guru menjelaskan secara singkat konsep iritabilitas pada tumbuhan.
 Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok dan memberikan topik iritabilitas yang
berbeda untuk tiap kelompok
2. Tahap 2: Diskusi Kelompok (30 menit)
 Setiap kelompok membaca materi pada buku/modul tentang topik iritabilitas yang
ditugaskan.
 Anggota kelompok mendiskusikan dan melengkapi tabel diskusi dengan
pengertian, ciri-ciri, contoh gerak,

3. Tahap 3: Presentasi Kelompok (20 menit)


 Tiap kelompok mengirimkan wakil untuk mempresentasikan hasil diskusi (±5
menit per kelompok).
 Kelompok lain diberi kesempatan bertanya atau menanggapi.
Guru memfasilitasi jalannya diskusi kelas dan meluruskan jawaban bila ada
miskonsepsi.
3. Tahap 4: Klarifikasi & Evaluasi (15 menit)
 Guru menegaskan kembali hasil diskusi dari semua kelompok.
 Guru menunjukkan hubungan antar-jenis gerak:
 Endonom → berasal dari dalam tumbuhan
 Tropisme → pengaruh rangsangan luar (arah tertentu)
 Nasti → rangsangan luar (tidak tergantung arah)
 Taksis → gerak seluruh tubuh/sel menuju atau menjauhi rangsangan
 Evaluasi : siswa menjawab kuis [Link]
id=0facc5d9-c6df-4027-941c-5548ee9245c9_1759237385627 (Khoot).

KEGIATAN AKHIR (5 Menit)


o Refleksi dan Evaluasi Pembelajaran
Refleksi pribadi (Mindful): tulis “2 gerak iritabilitas tumbuhan yang membuat
kagum + 1 hal tentang gerak tumbuhan yang masih membingungkan.”
o Menyimpulkan
Guru bersama siswa menyimpulkan materi inti.
o Penutup dan Doa
Peserta didik berdoa dipimpin ketua kelas, guru menutup pembelajaran dengan
mengucap salam.
REFLEKSI GURU
1. Apakah tujuan pembelajaran yang direncanakan sudah tercapai?
2. Bagaimana tingkat keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran?
3. Apakah semua peserta didik terlibat dan mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun?

5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
ASSESMEN
Indikator Pembelajaran Bentuk Skala/Nilai Kriteria
Penilaian Keberhasilan
Menjelaskan jenis-jenis jaringan LKPD +
0–100 ≥ 74
pada tumbuhan serta fungsinya. permainan kartu
Make a Match
LKPD +
Mengidentifikasi struktur jaringan
permainan kartu
penyusun organ tumbuhan (akar, 0–100 ≥ 74
Make a Match
batang, daun).

Diskusi hasil
Mendeskripsikan keterkaitan permainan +
0–100 ≥ 74
jaringan dalam membentuk organ presentasi
serta fungsi organ tumbuhan.. kelompok

Menganalisis hubungan antar Presentasi hasil ≥ 74


organ dalam sistem organ diskusi kelompok 0–100
tumbuhan.
Mendeskripsikan struktur dan
LKPD + kuis
fungsi utama jaringan pembuluh 0–100 ≥ 74
individu (tertulis)
vaskular (xilem dan floem).

Menjelaskan peran jaringan LKPD + kuis


pembuluh pada batang dalam individu 0–100 ≥ 74
transportasi zat.
Menganalisis mekanisme LKPD + diskusi
transportasi air dari akar ke daun. kelompok 0–100 ≥ 74

LKPD + presentasi
Menguraikan proses transportasi hasil
nutrisi hasil fotosintesis ke seluruh 0–100 ≥ 74
jaringan tumbuhan.
LKPD +
Menjelaskan ciri-ciri tumbuhan video/animasi +
lumut dan paku. diskusi kelompok 0–100 ≥ 74

LKPD + diskusi
Mengidentifikasi klasifikasi dan kelompok
macam lumut & paku berdasarkan 0–100 ≥ 74
morfologi dan reproduksi.
LKPD + kuis
Mendeskripsikan reproduksi lumut individu (Teka-teki
dan paku (seksual & aseksual). silang) 0–100 ≥ 74

LKPD + diskusi
Menguraikan ciri-ciri tumbuhan kelompok
berbiji. 0–100 ≥ 74

LKPD + presentasi
Menjelaskan reproduksi vegetatif hasil diskusi
dan generatif tumbuhan berbiji. 0–100 ≥ 74

LKPD + presentasi
Mengklasifikasikan tumbuhan kelompok
berbiji (Gymnospermae, 0–100 ≥ 74
Angiospermae, monokotil, dikotil).
Diskusi kasus +
Menganalisis cara penyebaran biji presentasi singkat
dan kaitannya dengan kelestarian 0–100 ≥ 74
lingkungan.
Lembar pengamatan
Mengamati dan mengidentifikasi
Angiospermae di lingkungan 0–100 ≥ 74
sekitar.
Produk poster +
Menyajikan hasil pengamatan presentasi kelompok
Angiospermae dalam bentuk poster 0–100 ≥ 74
digital.
LKPD + diskusi
Menjelaskan pengertian gerak kelompok
endonom dan etionom. 0–100 ≥ 74

LKPD + diskusi
Mengidentifikasi contoh gerak kelompok
tropisme, nasti, dan taksis. 0–100 ≥ 74

LKPD + presentasi
Membandingkan perbedaan gerak kelompok + kuis
endonom dan etionom. Wordwall/Kahoot 0–100 ≥ 74

LKPD tabel hasil


Menyajikan jenis-jenis gerak diskusi
tumbuhan dalam bentuk tabel 0–100 ≥ 74
sederhana.
Menunjukkan sikap kolaboratif, Rubrik Sikap Unggul – Minimal
tanggung jawab, dan komunikasi Kompeten – Kompeten
dalam diskusi. Parsial – Butuh
Bimbingan

1. Asesmen Formatif (terlampir): Kuis (tertulis, Wordwall/Kahoot, TTS),


permainan Make a Match, LKPD, refleksi singkat.
2. Asesmen Sumatif (terlampir): proyek akhir (poster digital pengamatan Angiospermae,
presentasi klasifikasi/reproduksi tumbuhan).
KEGIATAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
1. Kegiatan Remedial
a. Worksheet ringkas (tabel sederhana, soal isian singkat).
b. Kuis interaktif (Kahoot/Wordwall).
c. Target tuntas: minimal benar 70%
2. Kegiatan Pengayaan
a. Produk kreatif (poster digital, video edukasi, podcast singkat).
b. Studi kasus (misalnya transportasi air pada pohon tinggi, reproduksi paku sebagai
gulma, atau pemanfaatan fototropisme pada rumah kaca).
c. Diferensiasi produk sesuai minat siswa.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. LKPD (terlampir)
2. Bahan ajar powerpoint (terlampir)
3. Instrumen Penilaian (terlampir)
RUBRIK DAN PEDOMAN ASSESMEN
o Rubrik asesmen formatif (terlampir)
o Rubrik asesmen sumatif (terlampir)
GLOSARIUM

o Jaringan
Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi sama, menyusun organ
tumbuhan.
o Epidermis
Jaringan pelindung paling luar pada tumbuhan, berfungsi mencegah penguapan
dan melindungi jaringan di bawahnya.
o Parenkim
Jaringan dasar tumbuhan yang berperan dalam fotosintesis, penyimpanan
cadangan makanan, dan regenerasi.
o Kolenkim
Jaringan penguat pada organ muda tumbuhan, dinding sel menebal tidak merata.
o Sklerenkim
Jaringan penyokong dengan dinding sel tebal berlignin, memberikan kekuatan dan
kekakuan.
o Xilem
Jaringan pengangkut air dan mineral dari akar ke daun.
o Floem
Jaringan pengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.
o Mesofil
Jaringan daun yang terdiri atas sel palisade dan spons, berfungsi utama dalam
fotosintesis.
o Transportasi
Proses perpindahan air, mineral, dan hasil fotosintesis di dalam tubuh tumbuhan.
o Osmosis
Perpindahan air melalui membran semipermeabel dari konsentrasi rendah ke
tinggi.
o Difusi
Perpindahan molekul dari konsentrasi tinggi ke rendah tanpa memerlukan energi.
o Transpirasi
Penguapan air melalui stomata daun, berperan penting dalam tarikan air.
o Tekanan Akar
Dorongan air ke atas akibat osmosis di akar, membantu transportasi pada batang
pendek.
o Kapilaritas
Naiknya air melalui pembuluh sempit karena gaya adhesi dan kohesi.
o Tarikan Transpirasi
Daya hisap akibat hilangnya air dari daun melalui stomata.
o Lumut (Bryophyta)
Tumbuhan sederhana tanpa jaringan pengangkut sejati, fase dominan gametofit.
o Paku (Pteridophyta)
Tumbuhan berpembuluh sederhana, fase dominan sporofit, berkembang biak
dengan spora.
o Sporofit
Fase dalam siklus hidup tumbuhan yang menghasilkan spora.
o Gametofit
Fase dalam siklus hidup tumbuhan yang menghasilkan gamet.
o Spora
Sel reproduktif aseksual pada lumut dan paku yang tumbuh menjadi individu
baru.
o Protonema
Tahap awal gametofit lumut berupa benang hijau bercabang.
o Pergiliran Keturunan
Siklus hidup tumbuhan yang melibatkan pergantian antara fase gametofit dan
sporofit.
o Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)
Tumbuhan yang berkembang biak dengan biji, meliputi Gymnospermae dan
Angiospermae.
o Gymnospermae
Tumbuhan berbiji terbuka, misalnya pinus dan pakis haji.
o Angiospermae
Tumbuhan berbiji tertutup dengan organ reproduksi berupa bunga, misalnya
mangga dan padi.
o Monokotil
Angiospermae dengan satu keping biji, akar serabut, tulang daun sejajar.
o Dikotil
Angiospermae dengan dua keping biji, akar tunggang, tulang daun
menyirip/menjari.
o Penyerbukan
Proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.
o Pembuahan Ganda
Pembuahan khas Angiospermae, menghasilkan zigot dan endosperma.
o Penyebaran Biji (Dispersi)
Proses berpindahnya biji dari induk ke tempat baru.
 Anemokori: penyebaran biji oleh angin.
 Hidrokori: penyebaran biji oleh air.
 Zoochori: penyebaran biji oleh hewan.
 Antropokori: penyebaran biji oleh manusia.
o Iritabilitas
Kemampuan tumbuhan merespons rangsangan dari lingkungan.
o Gerak Endonom
Gerak tumbuhan yang berasal dari dalam sel atau organ itu sendiri tanpa
rangsangan luar.
o Gerak Etionom
Gerak tumbuhan akibat adanya rangsangan dari luar.
o Tropisme
Gerak tumbuhan yang arah responsnya bergantung pada arah datangnya
rangsangan (contoh: fototropisme, geotropisme, hidrotropisme).
o Nasti
Gerak bagian tumbuhan akibat rangsangan luar tanpa bergantung pada arah
rangsangan (contoh: putri malu menutup).
o Taksis
Gerak seluruh organisme atau sel menuju atau menjauhi rangsangan (contoh:
sperma lumut bergerak menuju ovum).
DAFTAR PUSTAKA

Taiz, L., Zeiger, E., Møller, I. M., & Murphy, A. (2015). Plant Physiology and Development (6th
ed.). Sunderland, MA: Sinauer Associates.

Zimmermann, M. H., & Milburn, J. A. (Eds.). (2011). Transport in Plants I: Phloem Transport.
Springer / Encyclopedia of Plant Physiology.

Campbell, N. A., Reece, J. B., Urry, L. A., Cain, M. L., Wasserman, S. A., Minorsky, P.
V., & Jackson, R. B. (2010). Biology (9th ed.). San Francisco: Pearson Benjamin
Cummings.

Nugroho, Y. (2018). Biologi SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Pratiwi, A. (2020). Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.

Video: “Xylem and phloem by Peter Weatherall”(2021). YouTube. Retrieved from


[Link]
Video: “ Kingdom Plantae : Metagenesis Tumbuhan Lumut”(2022). YouTube. Retrieved
from ; [Link]
Video : “Reproduksi :Tumbuhan Paku (Pteridophyta)” ” (2022). YouTube. Retrieved from
[Link]

Video : “ Sistem Repropduksi Tumbuhan Berbiji Tertutup” (2021). YouTube. Retrieved from
[Link]
Video : “ Sistem Reproduksi Tumbuhan Berbiji Terbuka” (2021). YouTube. Retrieved from
[Link]
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
REPRODUKSI TUMBUHAN LUMUT (BRYOPHYTA) DAN TUMBUHAN PAKU
(PTERIDOPHYTA)
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : XI/I
Hari/Tanggal :
Nama Kelompok :
Nama Anggota Kelompok:

Berbagai macam tumbuhan lumut Berbagai m acam tumbuhan paku

1. Tuliskan ciri-ciri umum keduanya Bryophyta dan pteridophyta!


…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..

2. Berikut gambar struktur tubuh lumut, kemudian lengkapilah bagian-bagiannya sesuai nomer!

.
3. Divisi Bryophyta di bagi menjadi tiga Kelas, yaitu :

1. Kelas ........................................Contoh Species....................................................................

2. Kelas ........................................Contoh Species ....................................................................

3. Kelas ………................………Contoh Species .......................................................................

4. Lengkapilah skema daur hidup lumut di bawah ini!

5. Berikanlah minimal 3 contoh peranan lumut dalam kehidupan !


…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..

6. Berikut gambar struktur tubuh paku, kemudian lengkapilah bagian-bagiannya sesuai nomor!
7. Tuliskan pengklasifikasian tumbuhan Pteridophyta!
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………….
8. Lengkapi skema daur hidup tumbuhan paku homospora!

9. Berikanlah minimal 3 contoh peranan tumbuhan paku bagi kehidupan !


…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..

10. Tuliskan dalam tabel perbedaan tumbuhan lumut dan paku!

Fa Faktor Tumbuhan lumut Tumbuhan paku


Str Struktur tubuh .......... ............
Pe Pembuluh xilem dan floem Tidak ada ada
Fa Fase hidup dominan ............. .............
PENGAMATAN ANGIOSPERMAE DI LINGKUNGAN SEKOLAH

Kelas :
Nama Kelompok :
Wilayah Pengamatan :
Tanggal :
Anggota Kelompok :

A. DATA UMUM ANGIOSPERMAE


Jenis Angiospermae
No Nama Tumbuhan Pengertian / Ciri Umum Habitat / Tempat Tumbuh
(Monokotil/Dikotil)
B. MORFOLOGI TUMBUHAN

Catatan Unik / Fakta


No Nama Tumbuhan Akar Batang Daun
Menarik

C. KLASIFIKASI MONOKOTIL / DIKOTIL

No Nama Tumbuhan Klasifikasi Alasan / Ciri Penentuan


Yukk setelah melakukan kegiatan pengamatan dan membuat poster, silakan kumpulkan hasil karya kalian melalui Google Drive
dengan cara memindai (scan) barcode yang tersedia dibawah !!
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Iritabilitas pada Tumbuhan

A. Identitas LKPD

Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : XI / Ganjil

Kelas :

Kelompok :

Anggota :

Jenis Gerak yang Dikaji :

B. Petunjuk Pengerjaan

1. Bacalah materi mengenai iritabilitas pada tumbuhan.


2. Diskusikan bersama anggota kelompok sesuai jenis gerak yang ditugaskan.
3. Lengkapi tabel berikut dengan hasil diskusi.
4. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

C. Tabel Diskusi

Aspek yang Diamati Uraian (Hasil Diskusi)

Pengertian

Ciri-ciri
Jenis-jenis beserta penjelasan dan
contohnya

PPT JARINGAN DAN ORGANTUMBUHAN & TRANSPOR PADA TUMBUHAN :

[Link]
INSTRUMEN PENILAIAN
1. ASESMEN FORMATIF
A. Kisi-Kisi Evaluasi (Kuis Wordwall/Quizizz)

Level
Kompetensi Dasar / Bentuk Nomor
No Indikator Soal Kognitif
Tujuan Soal Soal
(C1–C6)
1 Menjelaskan jenis-jenis Mengidentifikasi jenis gerak
Pilihan C2 1
putri malu saat disentuh Ganda
gerak pada tumbuhan
2 Menjelaskan mekanisme Menentukan apakah Benar-
C2 2
gerak pada tumbuhan mekanisme menutupnya Salah
stomata termasuk gerak nasti
3 Mendeskripsikan Menentukan jenis tropisme
Pilihan C2 3
tropisme pada tumbuhan akar menuju sumber air Ganda
4 Menganalisis arah Mengevaluasi pernyataan Benar-
C4 4
pertumbuhan akar “akar tumbuh ke arah atas Salah
karena cahaya
5 Menjelaskan taksis pada Mengidentifikasi jenis gerak Pilihan C2 5
organisme spermatozoid lumut menuju
sel telur Ganda

6 Membedakan nasti dan Menentukan apakah gerak Benar- C3 6


seismonasti pada putri malu
tropisme Salah
termasuk tropisme

7 Mengaitkan rangsangan Pilihan C2 7


Mengidentifikasi jenis gerak
cahaya dengan respon Ganda
batang tumbuh ke arah
tumbuhan
cahaya
8 Menjelaskan respon Menentukan jenis gerak
Pilihan C2 8
tumbuhan terhadap sulur melilit kayu Ganda
sentuhan
2. ASESMEN SUMATIF
A, Kisi-Kisi Evaluasi
Level
Kompetensi Dasar / Bentuk Nomor
No Indikator Soal Kognitif
Tujuan Soal Soal
(C1–C6)
1 Menjelaskan jenis-jenis
Pilihan C2 1
Mengidentifikasi jenis
jaringan tumbuhan dan jaringan dan fungsinya Ganda
(epidermis, parenkim,
fungsinya xilem, floem)
2 Mengidentifikasi struktur Menentukan jaringan Benar-
C2 2
jaringan penyusun organ dominan pada akar, batang, Salah
tumbuhan (akar, batang, atau daun
daun)
3 Mendeskripsikan Menyusun keterkaitan antara
Pilihan C3 3
keterkaitan jaringan jaringan penyusun dan Ganda
dalam membentuk organ fungsi organ
tumbuhan
4 Menganalisis hubungan Menjelaskan hubungan akar, Benar-
C4 4
antarorgan dalam sistem batang, dan daun dalam Salah
organ tumbuhan transportasi zat
5 Mendeskripsikan struktur Mengidentifikasi perbedaan Pilihan C2 5
& fungsi jaringan struktur dan fungsi xilem dan
pembuluh (xilem & floem Ganda
floem)

6 Menjelaskan mekanisme Menyusun urutan Benar- C3 6,7


mekanisme transportasi
transportasi air dari akar Salah
(tekanan akar, kapilaritas,
ke daun transpirasi)

7 Menguraikan proses Pilihan C2 8


Menjelaskan fungsi floem
transportasi hasil
Ganda
fotosintesis ke seluruh dalam distribusi hasil
jaringan
fotosintesis
8 Menjelaskan ciri-ciri Menentukan ciri khas
Pilihan C2 9,10
lumut dan paku tumbuhan lumut atau paku Ganda

Mendeskripsikan Menentukan fase dominan


Pilihan C3 11,12
9 reproduksi lumut & paku dalam siklus hidup Ganda
lumut/paku
10 Mengklasifikasikan Menentukan contoh
Pilihan C2 13,14
tumbuhan berbiji tumbuhan berbiji terbuka & Ganda
(Gymnospermae vs tertutup
Angiospermae)
11 Membedakan Menentukan ciri khas
Pilihan C2 15,16
Angiospermae monokotil tumbuhan monokotil/dikotil Ganda
vs dikotil
12 Menganalisis penyebaran Menjelaskan contoh cara
Pilihan C4 17
biji & hubungannya penyebaran biji dan Ganda
dengan lingkungan manfaatnya
13 Menjelaskan gerak Menentukan contoh gerak
Pilihan C2 18
endonom & etionom endonom atau etionom Ganda

14 Mengidentifikasi gerak Menentukan contoh gerak


Pilihan C2 19,20
tropisme, nasti, taksis tropisme/nasti/taksis Ganda

15 Membandingkan Menentukan perbedaan


Esai C4 21
perbedaan gerak endonom konsep endonom dan
& etionom etionom
16 Menyimpulkan Menjelaskan fungsi gerak
Esai C5 22
pentingnya iritabilitas tumbuhan dalam adaptasi
bagi tumbuhan lingkungan
17 Merefleksikan peran Memberikan contoh manfaat
Esai C5 23
tumbuhan dalam pemahaman proses
kehidupan pengaturan tumbuhan dalam
kehidupan sehari-hari
Soal Sumatif – Proses Pengaturan Pada D. Floem hanya terdapat pada akar
Tumbuhan (Pertemuan 1–8)
6. Mengapa batang penting dalam transportasi
A. Pilihan Ganda (20 soal) pada tumbuhan?
A. Sebagai penyimpan cadangan makanan
1. Jaringan yang berfungsi melindungi B. Sebagai jalur utama distribusi air dan
bagian luar tumbuhan adalah … nutrisi
A. Parenkim C. Sebagai penghasil energi
B. Kolenkim D. Sebagai organ fotosintesis utama
C. Epidermis
D. Xilem 7. Urutan yang benar dalam mekanisme
transportasi air adalah …
2. Jaringan dominan pada batang yang A. Kapilaritas → Tekanan akar → Tarikan
berfungsi mengangkut hasil transpirasi
fotosintesis adalah … B. Tekanan akar → Kapilaritas → Tarikan
A. Xilem transpirasi
B. Floem C. Osmosis → Kapilaritas → Respirasi
C. Epidermis D. Transpirasi → Tekanan akar →
D. Sklerenkim Fotosintesis

3. Hubungan yang benar antara jaringan 8. Hasil fotosintesis didistribusikan ke seluruh


dengan fungsi organ tumbuhan adalah bagian tumbuhan melalui …
… A. Xilem
A. Parenkim – tempat penyimpanan B. Floem
cadangan makanan C. Epidermis
B. Xilem – mengangkut hasil D. Korteks
fotosintesis
C. Floem – mengangkut air dan
mineral 9. Ciri khas tumbuhan lumut adalah …
D. Epidermis – memperkuat batang A. Memiliki bunga
B. Tidak memiliki pembuluh sejati
4. Organ tumbuhan yang berfungsi C. Bereproduksi dengan biji
menyerap air dan mineral serta D. Memiliki kambium
mendistribusikannya melalui batang
ke daun adalah … 10. Ciri khas tumbuhan paku adalah …
A. Daun A. Memiliki jaringan pengangkut sejati
B. Akar B. Tidak memiliki daun
C. Bunga C. Bereproduksi dengan biji
D. Biji D. Hidup di tempat kering

5. Perbedaan utama antara xilem dan 11. Fase dominan pada siklus hidup lumut
floem adalah … adalah …
A. Xilem mengangkut hasil A. Sporofit
fotosintesis, floem mengangkut air B. Gametofit
B. Xilem mengangkut air, floem C. Zigot
mengangkut hasil fotosintesis D. Protonema
C. Xilem dan floem sama-sama
mengangkut air 12. Fase dominan pada siklus hidup paku
adalah …
A. Sporofit A. Tropisme
B. Gametofit B. Endonom
C. Protonema C. Nasti
D. Zigot D. Taksis

13. Contoh tumbuhan berbiji terbuka 19. Gerak akar menuju ke sumber air disebut
(Gymnospermae) adalah … …
A. Mangga A. Tigmotropisme
B. Pinus B. Hidrotropisme
C. Padi C. Geotropisme
D. Kacang tanah D. Fototropisme

14. Tumbuhan angiospermae (berbiji 20. Gerak putri malu menutup daunnya saat
tertutup) memiliki ciri … disentuh merupakan contoh …
A. Tidak menghasilkan bunga A. Membuang limbah langsung ke sungai
B. Menghasilkan bunga dan buah B. Fototropisme
C. Tidak memiliki floem C. Tigmonasti
D. Berkembang biak dengan spora D. Hidrotropisme
E. Taksis
15. Ciri khas tumbuhan monokotil adalah
… A. Uraian Singkat ( 3 Soal)
A. Akar serabut 1. Jelaskan apa perbedaan antara gerak
B. Batang berkambium endonom dan gerak etionom pada
C. Tulang daun menyirip tumbuhan! Sertakan masing-masing satu
D. Daun berkarang contoh.

16. Contoh tumbuhan dikotil adalah … 2. Mengapa gerak pada tumbuhan (seperti
A. Padi tropisme, nasti, taksis, dan endonom)
B. Jagung penting untuk bertahan hidup? Tuliskan
C. Mangga minimal dua alasan disertai contoh.
D. Rumput
3. Menurutmu, apa manfaat mempelajari cara
17. Penyebaran biji kelapa yang jatuh ke tumbuhan mengatur diri (jaringan,
laut dibantu oleh … transportasi, reproduksi, dan gerak) dalam
A. Hewan kehidupan sehari-hari? Berikan dua contoh
B. Air nyata.
C. Angin
D. Manusia
18. Gerak yang berasal dari rangsangan
dalam tumbuhan sendiri disebut …
3. RUBIK PENGISIAN LKPD

Skor 74–
Aspek yang Skor 92–100 Skor 83– Skor <74
Indikator 82
Dinilai (Sangat Baik) 91 (Baik) (Kurang)
(Cukup)
Ketepatan Isi Jawaban sesuai ≥90% benar & ±75–89% ±60–74% <60% benar
konsep biologi lengkap benar benar
Kelengkapan LKPD terisi Semua bagian Hampir Hanya Banyak
Tugas penuh sesuai terisi semua separuh kosong
instruksi terisi terisi
Keterhubungan Hubungan data Jelas, runtut, Cukup Kurang Tidak ada
Analisis – konsep – logis jelas, runtut hubungan
kasus masih
umum
Kerapian & Penulisan, Rapi, Cukup rapi Kurang Asal-asalan
Sistematis kerapian, kerja sistematis, rapi
kelompok kolaboratif

4. RUBIK OBSERVASI SIKAP


A. Rubik Kerja Kelompok

Kompeten
Dimensi Unggul (92– Kompeten Butuh Bimbingan
Parsial (74–
Penilaian 100) (83–91) (<74)
82)
Aktif, kreatif, Sesekali
Aktif, realistis,
Ide/Gagasan realistis, memberi ide, Pasif/tidak relevan
membantu
memberi solusi masih umum
Tugas selesai
Selesai
tepat waktu,
Kontribusi & Tugas selesai, sebagian, Tidak selesai, tidak
proaktif,
Kerjasama aktif membantu bantuan membantu
memberi
minim
motivasi
Menyelesaikan
Menyelesaikan
Mengelola konflik, Netral, hanya Menghindar/menambah
konflik positif,
Konflik menerima mengikuti konflik
asertif, respek
kritik
5. ASESMENT SUMATIF
Rubik Presentasi

Kompeten
Dimensi Unggul (92– Kompeten Butuh Bimbingan
Parsial (74–
Penilaian 100) (83–91) (<74)
82)
Aktif, kreatif, Sesekali
Aktif, realistis,
Ide/Gagasan realistis, memberi ide, Pasif/tidak relevan
membantu
memberi solusi masih umum
Tugas selesai
Selesai
tepat waktu,
Kontribusi & Tugas selesai, sebagian, Tidak selesai, tidak
proaktif,
Kerjasama aktif membantu bantuan membantu
memberi
minim
motivasi
Menyelesaikan
Menyelesaikan
Mengelola konflik, Netral, hanya Menghindar/menambah
konflik positif,
Konflik menerima mengikuti konflik
asertif, respek
kritik

Anda mungkin juga menyukai