Modul Ajar Jaringan Tumbuhan Kelas 11
Modul Ajar Jaringan Tumbuhan Kelas 11
INFORMASI UMUM
Nama Penulis : Syifa Shofia Azzahra
Instansi : MAN 3 Cirebon
Tahun 2025
1. Jenjang Sekolah : Madrasah Aliyah
2. Kelas 11
3. Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
4. Bab : Proses Pengaturan Pada Tumbuhan
TUJUAN PEMBELAJARAN
Fase : F
Elemen : Pemahaman Biologi
Capaian Pembelajaran: Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan
mendeskripsikan struktur sel serta bioproses yang terjadi seperti transpor membran dan
pembelahan sel; menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan
fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut;
memahami fungsi enzim dan mengenal proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh;
serta memiliki kemampuan menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan
perkembangan, mengevaluasi gagasan baru mengenai evolusi, dan inovasi teknologi
biologi.
PERTEMUAN KE-1
TOPIK : JARINGAN ORGAN DAN SISTEM ORGAN TUMBUHAN
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Peserta didik mampu memasangkan kartu
didik diharapkan dapat: pertanyaan dan jawaban tentang jenis-
1. Menjelaskan jenis-jenis jaringan pada jenis jaringan tumbuhan dengan tepat.
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri
tumbuhan serta fungsinya.
dan fungsi jaringan tumbuhan melalui
2. Mengidentifikasi struktur jaringan aktivitas permainan make a match.
penyusun organ tumbuhan (akar, batang, 3. Peserta didik dapat bekerja sama secara
dan daun). aktif dan komunikatif dalam kelompok
3. Mendeskripsikan keterkaitan jaringan untuk menemukan pasangan kartu yang
dalam membentuk organ serta fungsi sesuai.
4. Peserta didik mampu menyimpulkan hasil
organ tumbuhan.
permainan menjadi pemahaman runtut
4. Menganalisis hubungan antarorgan tentang jaringan tumbuhan.
dalam sistem organ tumbuhan.
KOMPETENSI AWAL
a. Mengapa tumbuhan membutuhkan berbagai jenis jaringan untuk dapat tumbuh dan
bertahan hidup?
b. Bagaimana hubungan antara jaringan penyusun akar, batang, dan daun dalam
mendukung fungsi organ tumbuhan?
c. Apa yang akan terjadi pada tumbuhan jika salah satu jaringan atau organ tidak
berfungsi dengan baik?
Guru menayangkan gambar mikrofotografi potongan melintang akar, batang, dan daun.
Pertanyaan pemantik:
1) Dari gambar tersebut, jaringan apa yang tampak dominan pada batang ?
2) Bagaimana posisi xilem dan floem pada batang atau akar ?
3) Jaringan apa yang mendukung proses fotosintesis pada daun ?
Setiap kelompok mendapat paket kartu (berisi kartu pertanyaan & jawaban).
3) Tahap 3: Mencari Pasangan (20 menit)
(Pembelajaran mendalam: Joyful, meaningful; KSE: Critical thinking, Collaboration)
5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-2
1. Peserta didik telah memahami struktur dasar sel tumbuhan, termasuk membran sel
dan organelnya.
2. Peserta didik mengetahui perbedaan jaringan dasar, jaringan pelindung, dan
jaringan pembuluh pada tumbuhan.
3. Peserta didik telah mempelajari proses dasar transport melalui membran sel (difusi,
osmosis, dan transpor aktif).
DIMENSI PROFIL LULUSAN
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME: Menyadari ciptaan Tuhan pada
mekanisme transportasi tumbuhan.
Bernalar kritis: Menganalisis hubungan struktur xilem-floem dengan fungsinya.
Kreatif: Menganalisis gambar atau diagram mekanisme transportasi tumbuhan.
Kolaboratif: Bekerja sama menyelesaikan LKPD atau tugas kelompok.
Gotong royong: Saling membantu teman memahami materi.
Komunikatif: Menyampaikan hasil diskusi dengan jelas dan runtut
PEMAHAMAN BERMAKNA
Jaringan pembuluh vaskular pada tumbuhan terdiri atas xilem yang berfungsi mengangkut air
dan mineral dari akar ke daun, serta floem yang mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh
bagian tumbuhan. Pada batang, jaringan ini tersusun rapi sehingga proses transportasi
berlangsung efisien dan mendukung pertumbuhan.
Walaupun tanpa sistem peredaran darah seperti hewan, mekanisme transportasi air dan
nutrisi pada tumbuhan bekerja sangat efektif melalui tekanan akar, kapilaritas, dan tarikan
transpirasi. Dengan memahami mekanisme tersebut, peserta didik dapat menyadari
bagaimana tumbuhan mampu mempertahankan kehidupannya melalui sistem transportasi
yang sederhana namun luar biasa penting.
PERTANYAAN PEMANTIK
Guru bertanya:
1. Kenapa air bisa naik dari akar di tanah sampai ke daun yang letaknya jauh di
atas?”
2. Bagaimana tumbuhan bisa mengalirkan makanan dari daun ke seluruh bagian
tubuhnya?” (Mindful)
2. Guru menjelaskan konsep menggunakan PPT (Terlampir)
Guru menutup pembelajaran dengan salam serta memberikan motivasi: “Kalian hebat! Hari
ini kita sudah memahami bagaimana jaringan pembuluh xilem dan floem bekerja sama
mengalirkan air dan nutrisi di seluruh tumbuhan. Pertemuan selanjutnya, kita akan
mempelajari materi reproduksi pada tumbuhan dan bagaimana tumbuhan berkembang
biak untuk mempertahankan jenisnya.”
REFLEKSI GURU
1. Apakah tujuan pembelajaran yang direncanakan sudah tercapai?
2. Bagaimana tingkat keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran?
3. Apakah semua peserta didik terlibat dan mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun?
5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-3
TOPIK : REPRODUKSI TUMBUHAN LUMUT DAN PAKU DAN TUMBUHAN PAKU
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Peserta didik mampu menjelaskan ciri-ciri
didik diharapkan dapat:. tumbuhan paku dan lumut dengan benar.
1. Menjelaskan ciri-ciri umum tumbuhan 2. Peserta didik dapat mengidentifikasi
paku dan lumut yang membedakannya klasifikasi dan macam tumbuhan paku dan
dari tumbuhan lain. lumut.
2. Mengidentifikasi perbedaan klasifikasi 3. Peserta didik menunjukkan sikap
dan macam tumbuhan paku dan lumut komunikatif dan kolaboratif.
berdasarkan ciri morfologi dan 4. Peserta didik mampu melengkapi dan
reproduksinya. menjelaskan siklus hidup tumbuhan paku
3. Mendeskripsikan cara reproduksi dan lumut secara tepat, baik fase sporofit
tumbuhan paku dan lumut secara seksual maupun gametofit.
maupun aseksual. 5. Peserta didik mampu menyimpulkan
4. Menyajikan hasil analisis klasifikasi, ciri, pentingnya lumut dan paku bagi kehidupan.
dan reproduksi tumbuhan paku dan lumut
dalam tabel atau diagram sederhana.
5. Merefleksikan peran tumbuhan paku dan
lumut dalam kehidupan sehari-hari,
lingkungan, dan ekosistem.
KOMPETENSI AWAL
1. Pernahkah kalian melihat lumut menempel di tembok atau paku tumbuh di kebun?
(Bernalar Kritis)
2. Mengapa lumut hanya tumbuh di tempat lembap, sedangkan paku bisa tumbuh lebih
besar? (Bernalar Kritis)
3. Apakah cara reproduksi lumut dan paku sama atau berbeda? (Bernalar Kritis)
Kelompok dengan rata-rata tertinggi diberi apresiasi (pujian, stiker, atau poin
tambahan).
5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-4
TOPIK : REPRODUKSI TUMBUHAN BERBIJI
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Siswa dapat menyebutkan ciri-ciri utama
didik diharapkan dapat: tumbuhan berbiji.
1. Menjelaskan ciri-ciri utama tumbuhan 2. Siswa dapat menjelaskan perbedaan
reproduksi vegetatif dan generatif pada
berbiji sebagai pembeda dengan
tumbuhan berbiji dengan contoh.
kelompok tumbuhan lain. 3. Siswa mampu mengklasifikasikan
2. Menguraikan cara reproduksi vegetatif tumbuhan berbiji menjadi gymnospermae
dan generatif pada tumbuhan berbiji dan angiospermae serta membedakan
serta contoh penerapannya. monokotil dan dikotil.
3. Mengklasifikasikan tumbuhan berbiji 4. Siswa mampu menganalisis berbagai cara
penyebaran biji beserta contoh dan
menjadi gymnospermae (berbiji terbuka)
kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.
dan angiospermae (berbiji tertutup),
serta membedakan angiospermae
monokotil dan dikotil.
4. Menganalisis berbagai cara penyebaran
biji pada tumbuhan berbiji serta
kaitannya dengan kelestarian lingkungan
dan kehidupan manusia.
KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik telah mengenal ciri umum tumbuhan secara morfologi (akar, batang,
daun, bunga, buah).
2. Peserta didik memahami perbedaan dasar antara tumbuhan berbiji dan tidak berbiji.
3. Peserta didik mengetahui contoh-contoh tumbuhan berbiji dalam kehidupan sehari-
hari.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME: Menyadari ciptaan Tuhan melalui
keanekaragaman tumbuhan berbiji.
Bernalar kritis: Menganalisis reproduksi vegetatif dan generatif serta klasifikasi
tumbuhan berbiji.
Kreatif: Menganalisis dan menyusun perbandingan antara Gymnospermae dan
Angiospermae secara sistematis.
Kolaboratif: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengisi LKPD dan
mempresentasikan hasil analisis.
Gotong royong: Saling membantu memahami konsep.+
Komunikatif: Menyampaikan hasil diskusi kelompok secara runtut, jelas, dan
mudah dipahami teman sebaya.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Tumbuhan berbiji berkembang biak dengan cara generatif melalui penyerbukan dan pembuahan
yang menghasilkan biji, serta secara vegetatif melalui organ tertentu. Biji yang dihasilkan berfungsi
sebagai alat perkembangbiakan sekaligus penyebaran, sehingga memungkinkan tumbuhan bertahan
dan meluas ke berbagai habitat. Dengan memahami mekanisme reproduksi ini, peserta didik dapat
melihat bagaimana keberagaman tumbuhan berbiji (baik terbuka maupun tertutup, dikotil maupun
monokotil) memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyediakan pangan,
serta menjadi sumber daya penting bagi kehidupan manusia.
PERTANYAAN PEMANTIK
Discovery Learning
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (10 Menit)
1. Guru memberi salam, siswa menjawab (Religius).
2. Berdoa bersama dipimpin ketua kelas (Religius).
3. Presensi kehadiran (Mandiri, Self-management).
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik:
Mengapa biji menjadi bagian penting dalam kelangsungan hidup tumbuhan?
KEGIATAN INTI
5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-5
TOPIK : PENGAMATAN ANGIOSPERMAE DI LINGKUNGAN SEKITAR
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Siswa dapat menemukan dan mencatat
didik diharapkan dapat: minimal 3 jenis tumbuhan berbeda.
1. Mengamati dan mengidentifikasi jenis
2. Siswa mampu mencatat akar, batang,
Angiospermae di lingkungan sekitar.
daun, bunga, buah, dan biji secara
2. Mengamati ciri-ciri morfologi dan organ
lengkap.
reproduksi tumbuhan.
3. Siswa dapat menentukan klasifikasi
3. Mengklasifikasikan tumbuhan menjadi
secara mandiri.
monokotil atau dikotil.
4. Siswa membuat poster rapi, menarik, dan
4. Mengklasifikasikan tumbuhan menjadi
informatif.
monokotil atau dikotil.
5. Siswa menuliskan refleksi tentang peran
5. Merefleksikan manfaat pemahaman
tumbuhan di ekosistem dan kehidupan
struktur dan reproduksi Angiospermae.
manusia.
KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik mengenal struktur tumbuhan (akar, batang, daun, bunga, buah).
2. Peserta didik memahami klasifikasi monokotil vs dikotil.
3. Peserta didik pernah melakukan pengamatan dasar pada tumbuhan.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME: Menghargai ciptaan Tuhan berupa
tumbuhan yang bermanfaat.
Bernalar kritis: Menganalisis perbedaan morfologi dan reproduksi antar tumbuhan.
Kreatif: Membuat poster hasil temuan yang menarik.
Kolaboratif: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan data dan membuat
poster.
Gotong royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan data dan membuat
poster.
Komunikatif: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan data dan membuat
poster.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Pengamatan Angiospermae membantu siswa memahami keanekaragaman tumbuhan,
morfologi, dan reproduksinya. Siswa belajar mengamati, mencatat, dan membandingkan
temuan, serta menyajikannya secara kreatif melalui poster. Kegiatan ini menunjukkan
peran penting tumbuhan dalam ekosistem dan melatih keterampilan ilmiah, kreativitas,
kolaborasi, dan komunikasi. Selain itu, siswa dapat mengaitkan temuan dengan kehidupan
sehari-hari, misalnya penggunaan tumbuhan sebagai makanan, obat, atau tanaman hias.
Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap lingkungan
sekitar.
PERTANYAAN PEMANTIK
REFLEKSI GURU
1. Apakah tujuan pembelajaran yang direncanakan sudah tercapai?
2. Bagaimana tingkat keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran?
3. Apakah semua peserta didik terlibat dan mengikuti pembelajaran dengan baik?
4. Apakah pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan rencana yang telah disusun?
5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
PERTEMUAN KE-6
TOPIK : IRITABILITAS PADA TUMBUHAN
Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta 1. Siswa mampu menjelaskan pengertian
didik diharapkan dapat: gerak endonom dan etionom.
1. Menjelaskan pengertian gerak endonom
2. Siswa dapat menyebutkan contoh gerak
dan gerak etionom pada tumbuhan.
2. Mengidentifikasi contoh gerak endonom, endonom, tropisme, nasti, dan taksis.
tropisme, nasti, dan taksis. 3. Siswa mampu membedakan gerak
3. Membandingkan perbedaan antara gerak
endonom dan etionom.
endonom dan etionom.
4. Menyajikan hasil diskusi tentang jenis- 4. Siswa aktif berdiskusi dan bekerja sama
jenis gerak tumbuhan dalam bentuk dalam kelompok.
sederhana (tabel/diagram). 5. Siswa menyajikan hasil diskusi dalam
5. Merefleksikan pentingnya iritabilitas
tumbuhan dalam membantu tumbuhan bentuk tabel/diagram dengan benar.
beradaptasi dengan lingkungannya.
KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik telah mengenal bahwa tumbuhan mampu merespons rangsangan dari
lingkungannya.
2. Peserta didik telah memahami jenis-jenis rangsangan luar yang memengaruhi
tumbuhan (cahaya, sentuhan, air, gravitasi).
3. Peserta didik telah mengetahui contoh gerak sederhana pada tumbuhan, seperti
menutupnya daun putri malu saat disentuh.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME: Menyadari bahwa kemampuan tumbuhan
merespons rangsangan adalah bukti kebesaran ciptaan Tuhan.
Bernalar kritis: Menganalisis perbedaan jenis gerak tumbuhan (endonom, tropisme,
nasti, taksis).
Kreatif: Menyajikan informasi tentang gerak tumbuhan dalam bentuk tabel, atau simulasi
sederhana.
Kolaboratif: Bekerja sama dalam kelompok saat diskusi dan presentasi hasil pengamatan.
Komunikatif: Menyampaikan hasil diskusi dengan jelas.
Gotong Royong: Saling membantu dalam memahami dan melengkapi tabel/LKPD
tentang iritabilitas tumbuhan.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Tumbuhan, meskipun tampak diam, memiliki kemampuan luar biasa untuk merespons
rangsangan melalui berbagai jenis gerak, baik yang berasal dari dalam dirinya (endonom)
maupun dari luar (tropisme, nasti, taksis).
Pemahaman tentang iritabilitas ini membantu kita melihat bahwa tumbuhan bukanlah
makhluk pasif, melainkan aktif menyesuaikan diri demi kelangsungan hidupnya. Dengan
menyadari mekanisme ini, peserta didik dapat lebih menghargai peran tumbuhan dalam
keseimbangan ekosistem, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa setiap makhluk hidup
telah diciptakan dengan strategi bertahan hidup yang unik dan bermanfaat bagi kehidupa di
bumi.
PERTANYAAN PEMANTIK
Mengapa daun putri malu bisa menutup ketika disentuh, sedangkan daun jagung tidak
menunjukkan reaksi serupa?
SARANA DAN PRASARANA
1. Buku peserta didik
2. Alat tulis
3. Lembar kerja siswa (LKS)
4. Papan tulis
5. LKPD/tabel diskusi
6. Kuis Kahoot
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik Kelas XI, jumlah 34 siswa
MODEL PEMBELAJARAN
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (10 Menit)
1. Guru memberi salam, siswa menjawab (Religius).
2. Berdoa bersama dipimpin ketua kelas (Religius).
3. Presensi kehadiran (Mandiri, Self-management).
Ice Breaking: “Gerak Tumbuhan” – Siswa menirukan gerak tumbuhan saat terkena
cahaya, sentuhan, air, dan angin dengan gerakan sederhana.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
Pertanyaan pemantik: “Mengapa daun putri malu bisa menutup ketika
disentuh?”(Meaningful).
KEGIATAN INTI
1. Tahap 1: Orientasi Masalah dan Penugasan (10 menit)
Guru menjelaskan secara singkat konsep iritabilitas pada tumbuhan.
Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok dan memberikan topik iritabilitas yang
berbeda untuk tiap kelompok
2. Tahap 2: Diskusi Kelompok (30 menit)
Setiap kelompok membaca materi pada buku/modul tentang topik iritabilitas yang
ditugaskan.
Anggota kelompok mendiskusikan dan melengkapi tabel diskusi dengan
pengertian, ciri-ciri, contoh gerak,
5. Apa saja kendala yang muncul selama kegiatan, dan langkah apa yang perlu
dilakukan untuk perbaikan pembelajaran berikutnya?
REFLEKSI PESERTA DIDIK
1. Adakah kesulitan dalam memahami materi pembelajaran hari ini?
2. Adakah bagian dari materi pembelajaran yang ingin diperdalam lebih lanjut?
3. Apakah ada kesulitan untuk mengaitkan materi hari ini dengan kehidupan sehari-
hari?
4. Apa hal baru yang paling menarik atau bermanfaat yang kalian dapatkan hari ini?
ASSESMEN
Indikator Pembelajaran Bentuk Skala/Nilai Kriteria
Penilaian Keberhasilan
Menjelaskan jenis-jenis jaringan LKPD +
0–100 ≥ 74
pada tumbuhan serta fungsinya. permainan kartu
Make a Match
LKPD +
Mengidentifikasi struktur jaringan
permainan kartu
penyusun organ tumbuhan (akar, 0–100 ≥ 74
Make a Match
batang, daun).
Diskusi hasil
Mendeskripsikan keterkaitan permainan +
0–100 ≥ 74
jaringan dalam membentuk organ presentasi
serta fungsi organ tumbuhan.. kelompok
LKPD + presentasi
Menguraikan proses transportasi hasil
nutrisi hasil fotosintesis ke seluruh 0–100 ≥ 74
jaringan tumbuhan.
LKPD +
Menjelaskan ciri-ciri tumbuhan video/animasi +
lumut dan paku. diskusi kelompok 0–100 ≥ 74
LKPD + diskusi
Mengidentifikasi klasifikasi dan kelompok
macam lumut & paku berdasarkan 0–100 ≥ 74
morfologi dan reproduksi.
LKPD + kuis
Mendeskripsikan reproduksi lumut individu (Teka-teki
dan paku (seksual & aseksual). silang) 0–100 ≥ 74
LKPD + diskusi
Menguraikan ciri-ciri tumbuhan kelompok
berbiji. 0–100 ≥ 74
LKPD + presentasi
Menjelaskan reproduksi vegetatif hasil diskusi
dan generatif tumbuhan berbiji. 0–100 ≥ 74
LKPD + presentasi
Mengklasifikasikan tumbuhan kelompok
berbiji (Gymnospermae, 0–100 ≥ 74
Angiospermae, monokotil, dikotil).
Diskusi kasus +
Menganalisis cara penyebaran biji presentasi singkat
dan kaitannya dengan kelestarian 0–100 ≥ 74
lingkungan.
Lembar pengamatan
Mengamati dan mengidentifikasi
Angiospermae di lingkungan 0–100 ≥ 74
sekitar.
Produk poster +
Menyajikan hasil pengamatan presentasi kelompok
Angiospermae dalam bentuk poster 0–100 ≥ 74
digital.
LKPD + diskusi
Menjelaskan pengertian gerak kelompok
endonom dan etionom. 0–100 ≥ 74
LKPD + diskusi
Mengidentifikasi contoh gerak kelompok
tropisme, nasti, dan taksis. 0–100 ≥ 74
LKPD + presentasi
Membandingkan perbedaan gerak kelompok + kuis
endonom dan etionom. Wordwall/Kahoot 0–100 ≥ 74
o Jaringan
Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi sama, menyusun organ
tumbuhan.
o Epidermis
Jaringan pelindung paling luar pada tumbuhan, berfungsi mencegah penguapan
dan melindungi jaringan di bawahnya.
o Parenkim
Jaringan dasar tumbuhan yang berperan dalam fotosintesis, penyimpanan
cadangan makanan, dan regenerasi.
o Kolenkim
Jaringan penguat pada organ muda tumbuhan, dinding sel menebal tidak merata.
o Sklerenkim
Jaringan penyokong dengan dinding sel tebal berlignin, memberikan kekuatan dan
kekakuan.
o Xilem
Jaringan pengangkut air dan mineral dari akar ke daun.
o Floem
Jaringan pengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.
o Mesofil
Jaringan daun yang terdiri atas sel palisade dan spons, berfungsi utama dalam
fotosintesis.
o Transportasi
Proses perpindahan air, mineral, dan hasil fotosintesis di dalam tubuh tumbuhan.
o Osmosis
Perpindahan air melalui membran semipermeabel dari konsentrasi rendah ke
tinggi.
o Difusi
Perpindahan molekul dari konsentrasi tinggi ke rendah tanpa memerlukan energi.
o Transpirasi
Penguapan air melalui stomata daun, berperan penting dalam tarikan air.
o Tekanan Akar
Dorongan air ke atas akibat osmosis di akar, membantu transportasi pada batang
pendek.
o Kapilaritas
Naiknya air melalui pembuluh sempit karena gaya adhesi dan kohesi.
o Tarikan Transpirasi
Daya hisap akibat hilangnya air dari daun melalui stomata.
o Lumut (Bryophyta)
Tumbuhan sederhana tanpa jaringan pengangkut sejati, fase dominan gametofit.
o Paku (Pteridophyta)
Tumbuhan berpembuluh sederhana, fase dominan sporofit, berkembang biak
dengan spora.
o Sporofit
Fase dalam siklus hidup tumbuhan yang menghasilkan spora.
o Gametofit
Fase dalam siklus hidup tumbuhan yang menghasilkan gamet.
o Spora
Sel reproduktif aseksual pada lumut dan paku yang tumbuh menjadi individu
baru.
o Protonema
Tahap awal gametofit lumut berupa benang hijau bercabang.
o Pergiliran Keturunan
Siklus hidup tumbuhan yang melibatkan pergantian antara fase gametofit dan
sporofit.
o Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)
Tumbuhan yang berkembang biak dengan biji, meliputi Gymnospermae dan
Angiospermae.
o Gymnospermae
Tumbuhan berbiji terbuka, misalnya pinus dan pakis haji.
o Angiospermae
Tumbuhan berbiji tertutup dengan organ reproduksi berupa bunga, misalnya
mangga dan padi.
o Monokotil
Angiospermae dengan satu keping biji, akar serabut, tulang daun sejajar.
o Dikotil
Angiospermae dengan dua keping biji, akar tunggang, tulang daun
menyirip/menjari.
o Penyerbukan
Proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.
o Pembuahan Ganda
Pembuahan khas Angiospermae, menghasilkan zigot dan endosperma.
o Penyebaran Biji (Dispersi)
Proses berpindahnya biji dari induk ke tempat baru.
Anemokori: penyebaran biji oleh angin.
Hidrokori: penyebaran biji oleh air.
Zoochori: penyebaran biji oleh hewan.
Antropokori: penyebaran biji oleh manusia.
o Iritabilitas
Kemampuan tumbuhan merespons rangsangan dari lingkungan.
o Gerak Endonom
Gerak tumbuhan yang berasal dari dalam sel atau organ itu sendiri tanpa
rangsangan luar.
o Gerak Etionom
Gerak tumbuhan akibat adanya rangsangan dari luar.
o Tropisme
Gerak tumbuhan yang arah responsnya bergantung pada arah datangnya
rangsangan (contoh: fototropisme, geotropisme, hidrotropisme).
o Nasti
Gerak bagian tumbuhan akibat rangsangan luar tanpa bergantung pada arah
rangsangan (contoh: putri malu menutup).
o Taksis
Gerak seluruh organisme atau sel menuju atau menjauhi rangsangan (contoh:
sperma lumut bergerak menuju ovum).
DAFTAR PUSTAKA
Taiz, L., Zeiger, E., Møller, I. M., & Murphy, A. (2015). Plant Physiology and Development (6th
ed.). Sunderland, MA: Sinauer Associates.
Zimmermann, M. H., & Milburn, J. A. (Eds.). (2011). Transport in Plants I: Phloem Transport.
Springer / Encyclopedia of Plant Physiology.
Campbell, N. A., Reece, J. B., Urry, L. A., Cain, M. L., Wasserman, S. A., Minorsky, P.
V., & Jackson, R. B. (2010). Biology (9th ed.). San Francisco: Pearson Benjamin
Cummings.
Pratiwi, A. (2020). Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.
Video : “ Sistem Repropduksi Tumbuhan Berbiji Tertutup” (2021). YouTube. Retrieved from
[Link]
Video : “ Sistem Reproduksi Tumbuhan Berbiji Terbuka” (2021). YouTube. Retrieved from
[Link]
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
REPRODUKSI TUMBUHAN LUMUT (BRYOPHYTA) DAN TUMBUHAN PAKU
(PTERIDOPHYTA)
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : XI/I
Hari/Tanggal :
Nama Kelompok :
Nama Anggota Kelompok:
2. Berikut gambar struktur tubuh lumut, kemudian lengkapilah bagian-bagiannya sesuai nomer!
.
3. Divisi Bryophyta di bagi menjadi tiga Kelas, yaitu :
6. Berikut gambar struktur tubuh paku, kemudian lengkapilah bagian-bagiannya sesuai nomor!
7. Tuliskan pengklasifikasian tumbuhan Pteridophyta!
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………….
8. Lengkapi skema daur hidup tumbuhan paku homospora!
Kelas :
Nama Kelompok :
Wilayah Pengamatan :
Tanggal :
Anggota Kelompok :
A. Identitas LKPD
Kelas/Semester : XI / Ganjil
Kelas :
Kelompok :
Anggota :
B. Petunjuk Pengerjaan
C. Tabel Diskusi
Pengertian
Ciri-ciri
Jenis-jenis beserta penjelasan dan
contohnya
[Link]
INSTRUMEN PENILAIAN
1. ASESMEN FORMATIF
A. Kisi-Kisi Evaluasi (Kuis Wordwall/Quizizz)
Level
Kompetensi Dasar / Bentuk Nomor
No Indikator Soal Kognitif
Tujuan Soal Soal
(C1–C6)
1 Menjelaskan jenis-jenis Mengidentifikasi jenis gerak
Pilihan C2 1
putri malu saat disentuh Ganda
gerak pada tumbuhan
2 Menjelaskan mekanisme Menentukan apakah Benar-
C2 2
gerak pada tumbuhan mekanisme menutupnya Salah
stomata termasuk gerak nasti
3 Mendeskripsikan Menentukan jenis tropisme
Pilihan C2 3
tropisme pada tumbuhan akar menuju sumber air Ganda
4 Menganalisis arah Mengevaluasi pernyataan Benar-
C4 4
pertumbuhan akar “akar tumbuh ke arah atas Salah
karena cahaya
5 Menjelaskan taksis pada Mengidentifikasi jenis gerak Pilihan C2 5
organisme spermatozoid lumut menuju
sel telur Ganda
5. Perbedaan utama antara xilem dan 11. Fase dominan pada siklus hidup lumut
floem adalah … adalah …
A. Xilem mengangkut hasil A. Sporofit
fotosintesis, floem mengangkut air B. Gametofit
B. Xilem mengangkut air, floem C. Zigot
mengangkut hasil fotosintesis D. Protonema
C. Xilem dan floem sama-sama
mengangkut air 12. Fase dominan pada siklus hidup paku
adalah …
A. Sporofit A. Tropisme
B. Gametofit B. Endonom
C. Protonema C. Nasti
D. Zigot D. Taksis
13. Contoh tumbuhan berbiji terbuka 19. Gerak akar menuju ke sumber air disebut
(Gymnospermae) adalah … …
A. Mangga A. Tigmotropisme
B. Pinus B. Hidrotropisme
C. Padi C. Geotropisme
D. Kacang tanah D. Fototropisme
14. Tumbuhan angiospermae (berbiji 20. Gerak putri malu menutup daunnya saat
tertutup) memiliki ciri … disentuh merupakan contoh …
A. Tidak menghasilkan bunga A. Membuang limbah langsung ke sungai
B. Menghasilkan bunga dan buah B. Fototropisme
C. Tidak memiliki floem C. Tigmonasti
D. Berkembang biak dengan spora D. Hidrotropisme
E. Taksis
15. Ciri khas tumbuhan monokotil adalah
… A. Uraian Singkat ( 3 Soal)
A. Akar serabut 1. Jelaskan apa perbedaan antara gerak
B. Batang berkambium endonom dan gerak etionom pada
C. Tulang daun menyirip tumbuhan! Sertakan masing-masing satu
D. Daun berkarang contoh.
16. Contoh tumbuhan dikotil adalah … 2. Mengapa gerak pada tumbuhan (seperti
A. Padi tropisme, nasti, taksis, dan endonom)
B. Jagung penting untuk bertahan hidup? Tuliskan
C. Mangga minimal dua alasan disertai contoh.
D. Rumput
3. Menurutmu, apa manfaat mempelajari cara
17. Penyebaran biji kelapa yang jatuh ke tumbuhan mengatur diri (jaringan,
laut dibantu oleh … transportasi, reproduksi, dan gerak) dalam
A. Hewan kehidupan sehari-hari? Berikan dua contoh
B. Air nyata.
C. Angin
D. Manusia
18. Gerak yang berasal dari rangsangan
dalam tumbuhan sendiri disebut …
3. RUBIK PENGISIAN LKPD
Skor 74–
Aspek yang Skor 92–100 Skor 83– Skor <74
Indikator 82
Dinilai (Sangat Baik) 91 (Baik) (Kurang)
(Cukup)
Ketepatan Isi Jawaban sesuai ≥90% benar & ±75–89% ±60–74% <60% benar
konsep biologi lengkap benar benar
Kelengkapan LKPD terisi Semua bagian Hampir Hanya Banyak
Tugas penuh sesuai terisi semua separuh kosong
instruksi terisi terisi
Keterhubungan Hubungan data Jelas, runtut, Cukup Kurang Tidak ada
Analisis – konsep – logis jelas, runtut hubungan
kasus masih
umum
Kerapian & Penulisan, Rapi, Cukup rapi Kurang Asal-asalan
Sistematis kerapian, kerja sistematis, rapi
kelompok kolaboratif
Kompeten
Dimensi Unggul (92– Kompeten Butuh Bimbingan
Parsial (74–
Penilaian 100) (83–91) (<74)
82)
Aktif, kreatif, Sesekali
Aktif, realistis,
Ide/Gagasan realistis, memberi ide, Pasif/tidak relevan
membantu
memberi solusi masih umum
Tugas selesai
Selesai
tepat waktu,
Kontribusi & Tugas selesai, sebagian, Tidak selesai, tidak
proaktif,
Kerjasama aktif membantu bantuan membantu
memberi
minim
motivasi
Menyelesaikan
Menyelesaikan
Mengelola konflik, Netral, hanya Menghindar/menambah
konflik positif,
Konflik menerima mengikuti konflik
asertif, respek
kritik
5. ASESMENT SUMATIF
Rubik Presentasi
Kompeten
Dimensi Unggul (92– Kompeten Butuh Bimbingan
Parsial (74–
Penilaian 100) (83–91) (<74)
82)
Aktif, kreatif, Sesekali
Aktif, realistis,
Ide/Gagasan realistis, memberi ide, Pasif/tidak relevan
membantu
memberi solusi masih umum
Tugas selesai
Selesai
tepat waktu,
Kontribusi & Tugas selesai, sebagian, Tidak selesai, tidak
proaktif,
Kerjasama aktif membantu bantuan membantu
memberi
minim
motivasi
Menyelesaikan
Menyelesaikan
Mengelola konflik, Netral, hanya Menghindar/menambah
konflik positif,
Konflik menerima mengikuti konflik
asertif, respek
kritik