Menjauhi Pergaulan Bebas dalam Pendidikan
Menjauhi Pergaulan Bebas dalam Pendidikan
INFORMASI UMUM
I. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : RIDWAN,[Link]
Satuan Pendidikan : SMAN 1 LANGGUDU
Fase / Kelas : E - X (Sepuluh)
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Prediksi Alokasi Waktu : 2 JP (45 x2)
Tahun Penyusunan : 2025
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
• Melalui metode reading aloud dan the power of two, peserta didik mampu membiasakan diri
membaca dengan tartil Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2, serta hadis terkait;
• Melalui metode muraja’ah dan metode tasmi’, peserta didik mampu menghafalkan dengan
fasih dan lancar Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an- Nur /24: 2, serta hadis terkait;
• Melalui metode make a match, card sort dan information search, peserta didik mampu
menganalisis Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2, serta hadis tentang larangan
pergaulan bebas dan perbuatan zina;
• Melalui model pembelajaran berbasis proyek (project based learning), peserta didik mampu
menyajikan paparan mengenai bahaya larangan pergaulan bebas dan perbuatan zina.
• Melalui model discovery learning, peserta didik mampu meyakini bahwa pergaulan bebas
dan zina merupakan larangan agama
• Melalui model discovery learning, peserta didik mampu membiasakan sikap menghindari
pergaulan bebas dan perbuatan zina dengan berhati-hati dan menjaga kehormatan diri
b. Penilaian Pengetahuan
Peserta didik diminta mengerjakan 10 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian.
c. Penilaian Keterampilan
Penilaian keterampilan pada bab ini adalah:
1) Peserta didik dapat membaca dan menghafalkan Q.S. al-Q.S. al- Isra’/17: 32, dan Q.S.
an-Nur/24: 2 dengan lancar dan sesuai kaidah tajwid.
Contoh rubrik penilaian membaca:
Nama lengkap :
Kelas :
Skor
No Nama Surat
4 3 2 1
1 Q.S. al-Q.S. al-Isra’/17: 32
2 Q.S. an-Nur/24: 2
Keterangan: Nilai maksimal adalah 4 X 3 = 12
• Skor 4 : Lancar dan sesuai kaidah tajwid Penghitungan nilai
• Skor 3 : Kurang lancar tapi sesuai kaidah Skor yang diperoleh
tajwid X 100
Skor maksimal
• Skor 2 : Lancar tapi tidak seuai kaidah tajwid
• Skor 1 : Tidak lancar dan tidak sesuai kaidah
tajwid
Catatan guru:
……………………………………………………………………………
2) Peserta didik dapat menghafalkan Q.S. al-Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2
dengan fasih dan lancar..
Contoh rubrik penilaian menghafal
Nama lengkap :
Kelas :
Skor
No Nama Surat
4 3 2 1
1 Q.S. al-Q.S. al-Isra’/17: 32
2 Q.S. an-Nur/24: 2
Keterangan: Nilai maksimal adalah 4 X 3 = 12
• Skor 4 : Hafal dan fasih Penghitungan nilai
• Skor 3 : Hafal tapi kurang fasih Skor yang diperoleh
X 100
• Skor 2 : Kurang hafal dan kurang fasih Skor maksimal
• Skor 1 : Hafal sebagian kecil
Catatan guru:
……………………………………………………………………………
c) Peserta didik dapat membuat dan menyajikan paparan digital Q.S. al-Q.S. al-Isra’/17: 32,
dan Q.S. an-Nur/24: 2.
Contoh rubrik penilaian proyek:
Nama kelompok :
Anggota :
Kelas :
Nama proyek :
Skor dan kriteria skor
Aspek
3 2 1
Persiapan Jika memuat Jika memuat Jika memuat
program, tujuan, program, tujuan, program, tujuan,
topik dan alasan, topik dan alasan, topik dan alasan,
dengan lengkap kurang lengkap tidak lengkap
Pengumpulan data Jika daftar Jika daftar Jika daftar
pertanyaan untuk pertanyaan untuk pertanyaan untuk
perencanaan perencanaan perencanaan
program dapat program dapat program tidak
dilaksanakan semua dilaksanakan dilaksanakan
dan data tercatat semua, tetapi data semua, tetapi data
dengan rapi dan tidak tercatat tidak tercatat
lengkap dengan rapi dan dengan rapi dan
lengkap lengkap
Pengolahan data Jika pembahasan Jika pembahasan Jika sekadar
data sesuai tujuan data kurang melaporkan
proyek menggambarkan perencanaan
tujuan proyek program tanpa
membahas data
Pelaporan tertulis Jika sistematika Jika sistematika Jika penulisan
penulisan benar dan penulisan benar kurang sistematis
menggunakan namun bahasa dan bahasa kurang
bahasa komunikatif kurang komunikatif komunikatif
Isi dan kandungan Q.S. al-Isra’/17: 32 adalah tentang larangan untuk mendekati dan melakukan
perbuatan zina karena merupakan perbuatan yang keji dan jalan yang buruk.
1. Q.S. an-Nur/34: 2 mengandung perintah untuk menghukum pelaku zina, baik pezina
perempuan maupun pezina laki-laki.
2. Perbuatan zina adalah hubungan badan yang dilakukan oleh seorang lakilaki dan
perempuan yang tidak terikat oleh tali pernikahan.
3. Zina ghairu muhsan adalah perbuatan zina yang dilakukan oleh laki-laki atau perempuan
yang belum pernah menikah.
4. Zina muhsan adalah perbuatan zina yang dilakukan oleh seorang laki-laki atau perempuan
yang masih atau pernah terikat pernikahan dengan orang lain, atau perbuatan zina yang
dilakukan oleh seorang janda dan seorang duda.
5. Perumpamaan orang yang mendekati perbuatan zina itu serupa dengan orang yang berdiri
di pinggir jurang. Ia akan mudah terjerumus ke dalam jurang perzinaan jika tidak segera
menjauhinya.
6. Ancaman hukuman untuk pelaku perbuatan zina ghairu muhsan adalah 100 kali
dera/hukum cambuk dan diasingkan atau diusir dari wilayah tempat tinggalnya.
7. Ancaman hukuman untuk pelaku perbuatan zina muhsan adalah dihukum rajam (dilempari
batu) hingga meninggal dunia.
8. Hukuman qisas untuk pelaku zina tersebut, berlaku bagi wilayah atau negara yang
memberlakukan syari’at Islam sebagai hukum positif yang
dianutnya.
Lampiran 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1. Penilaian Sikap
A. Buatlah tabel mingguan/bulanan berupa ceck list tentang aktivitas ibadah harian kalian pada
buku khusus untuk pemantauan individu! Mulailah dari ibadah wajib seperti halnya salat 5
waktu dilanjutkan dengan ibadah sunah harian misalnya tadarus Al-Qur`an, zikir, salawat,
membantu ora
ngtua, membantu teman, aktif pada kegiatan sosial, aktif terlibat dalam organisasi kepemudaan
serta amaliah lainnya. Lakukan dengan rutin, ikhlas dan penuh tanggungjawab kepada Allah
Swt.!
B. Berilah tanda centang ( √ ) pada kolom berikut dan berikan alasannya!
No Pernyataan SS S R TS STS Alasan
1 Dengan memahami
larangan pergaulan bebas
dan zina, maka saya sadar
untuk selalu berusaha
menjauhinya
2 Saya akan istikamah untuk
menutup dan menjaga
aurat agar terhindar dari
perbuatan zina
3 Saya akan selektif dalam
memilih konten, tayangan,
artikel dan aplikasi di
media sosial, agar tidak
terjebak pada hal-hal yang
mendatangkan maksiat
4 Saya berkomitmen untuk
menjaga kehormatan dan
harga diri saya dengan
tidak melakukan perbuatan
zina, sampai kelak saya
menikah dengan pasangan
halal saya
5 Saya akan beribadah, salat
5 waktu dengan tertib dan
memohon kepada Allah
Swt. agar senantiasa
terlindung dari godaan
melakukan perbuatan zina
SS (sangat setuju); S (setuju); R (ragu-ragu); TS (tidak setuju); STS (sangat tidak setuju)
2. Penilaian Pengetahuan
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada jawaban yang paling tepat!
1) Perhatikan Q.S. an-Nur/24: 2 berikut ini!
A.
B.
C.
D.
E.
2) Perhatikan Q.S. al-Isra’/17:32 berikut ini!
Pada lafal yang bergaris bawah, secara berurutan, hukum bacaannya adalah ….
A. Alif lam qamariyah, mad thabi’i, mad ‘iwad
B. Alif lam syamsiyah, mad thabi’i, mad ‘iwad
C. Alif lam qamariyah, mad asli, mad ‘aridl lii sukun
D. Alif lam syamsiyah, mad jaiz munfasil, mad ‘iwad
E. Alif lam qamariyah, mad thabi’i, mad ‘aridl lii sukun
3) Perhatikan tabel potongan ayat dan arti dari Q.S. al-Isra’/17: 32 berikut ini!
No. Kalimat Huruf Arti
1 a dan jalan yang buruk
Secara berurutan, pasangan lafal dan arti yang tepat dari tabel tersebut adalah ….
A. 1 – a, 2 – b, 3 – c, 4 – d
B. 1 – b, 2 – c, 3 – d, 4 – a
C. 1 – c, 2 – d, 3 – a, 4 – b
D. 1 – d, 2 – b, 3 – c, 4 – a
E. 1 – e, 2 – a, 3 – b, 4 – c
4) Perhatikan penggalan Q.S. an-Nur/24: 2 berikut ini!
Berdasarkan ketentuan ayat tersebut, ancaman hukuman untuk pezina laki-laki dan
pezina perempuan jika terbukti bersalah adalah….
A. diasingkan dari negaranya
B. dicambuk hingga mati
C. dirajam hingga mati
D. dicambuk 100 kali
E. dirajam 100 kali
5) Kumbang adalah seorang perjaka yang akan menikahi seorang gadis desa yang sudah
hamil sebelum menikah. Zani adalah seorang suami yang sering mengkhianati istrinya
dengan seorang PSK. Zaniyati adalah seorang janda yang merupakan selingkuhan
seorang pria beristri. Mawar adalah seorang istri yang berselingkuh dengan suami orang
lain. Bunga adalah seorang janda yang akan segera melangsungkan pernikahan dengan
seorang duda.
Dari paparan tersebut, yang merupakan perbuatan zina muhsan dilakukan oleh….
A. Zani
B. Bunga
C. Mawar
D. Zaniyati
E. Kumbang
6) Perhatikan pernyataan berikut ini!
(a) memilih tayangan atau konten di media sosial dengan selektif
(b) menahan diri untuk tidak mendatangi tempat-tempat maksiat
(c) melakukan aktivitas-aktivitas yang dapat merangsang syahwat
(d) mengenakan pakaian yang ketat dan memperlihatkan lekuk tubuh
(e) melihat tayangan yang mengandung pornografi dan porno aksi
Dari pernyataan tersebut, yang berupakan upaya untuk menghindari pergaulan bebas
dan zina ditunjukkan oleh….
A. (a) dan (b)
B. (a) dan (e)
C. (b) dan (c)
D. (c) dan (d)
E. (d) dan (e)
7) Perhatikan kutipan Q.S. an-Nur/24: 2 berikut ini!
Maksud dari kutipan ayat tersebut terhadap pelaksanaan hukuman bagi para pelaku zina
jika mereka terbukti bersalah adalah….
A. pelaksanakan hukuman tersebut harus dilakukan oleh aparat yang berwenang
dengan penuh ketegasan.
B. pelaksanaan hukuman hendaklah disaksikan oleh sebagian orang yang beriman atau
penduduk wilayah tersebut
C. pelaksanaan hukuman hendaklah dilakukan setelah terdapat kesaksian dari 4 orang
dengan kesaksian yang sama
D. pelaksanaan hukuman hendaklah dilakukan setelah keluar pengakuan dari pelaku
E. pelaksanaan hukuman untuk pezina yang sudah bersuami, hendaklah dilakukan
setelah sumpah (li’an) sang suami
8) Menghindari pergaulan bebas dan perbuatan zina adalah usaha terus menerus yang
harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini yang bukan merupakan ikhtiar
untuk menghindari pergaulan bebas dan perbuatan zina adalah ….
A. menutup dan menjaga aurat
B. selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt.
C. menjaga pergaulan yang sehat dan beretika
D. selektif dalam memilih situs-situs di internet
E. mengikuti ajakan teman karena khawatir dibully dan dikucilkan
9) Dampak buruk dari perbuatan zina, selain dapat menghilangkan kewibawaan dari
pelakunya, juga berpotensi memicu timbulnya tindak kriminal lanjutan. Berikut ini yang
bukan merupakan kejahatan lanjutan dari perbuatan zina adalah ….
A. tindakan aborsi dan praktek aborsi ilegal
B. tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak
C. tindakan membunuh dan membuang bayi yang dilahirkan
D. tindakan penelantaran terhadap anak hasil hubungan gelap
E. menutup aib dengan menyembunyikan kehamilan hasil zina
10) Perbuatan zina yang dilakukan di masa remaja dan masa muda tentu akan berdampak
bagi kehidupan di masa depan. Berikut ini yang bukan merupakan dampak buruk
perbuatan zina adalah ….
A. dilaknat oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya
B. dijauhi atau dikucilkan oleh masyarakat di sekitarnya
C. garis keturunan/nasab menjadi tidak jelas
D. anak hasil perbuatan zina tidak dapat dinasabkan kepada garis keturunan ayah
biologisnya
E. anak hasil perbuatan zina, akan tetap mendapat warisan dari ayahnya
2) Q.S. an-Nur/24: 2
MATERI
Lampiran 3
GLOSARIUM
ahli kitab : orang-orang yg berpegang pada ajaran kitab suci selain Alquran
akhlak mahmudah : akhlak yang terpuji.
akhlak mazmumah : akhlak tercela.
aklamasi : pernyataan setuju secara lisan dari seluruh peserta rapat terhadap suatu usul tanpa melalui
pemungutan suara
amalun bil arkan : Ikrar Billisan ialah mengakui kebenaran seiringan dengan Hati tentang ucapan kebenaran
iman yang tidak perlu diragukan lagi dalam ucapan
animisme : kepercayaan kepada roh yang mendiami semua benda (pohon, batu, sungai, gunung, dsb)
asuransi : pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, di mana pihak satu berkewajiban
membayar iuran/kontribusi/premi. Pihak yang lainnya memiliki kewajiban memberikan jaminan sepenuhnya
kepada pembayar iuran/kontribusi/ premi apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang
miliknya sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuat
autodidak : orang yang mendapat keahlian dengan belajar sendiri
bank : badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya
kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf
hidup rakyat banyak
content creator : merupakan sebutan bagi seseorang yang melahirkan berbagai materi konten baik berupa
tulisan, gambar, video, suara, maupun gabungan dari dua atau lebih materi.
dalil : suatu hal yang menunjuk pada apa yang dicari; berupa alasan, keterangan dan pendapat yang merujuk
pada pengertian, hukum dan hal-hal yang berkaitan dengan apa yang dicari
dera : pukulan (dengan rotan, cemeti dan sebagainya) sebagai hukuman.
digital : berhubungan dengan angka-angka untuk sistem perhitungan tertentu; berhubungan dengan
penomoran
dinamisme : kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yg dapat mempengaruhi
keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup
egoisme : tingkah laku yang didasarkan atas dorongan untuk keuntungan diri sendiri daripada untuk
kesejahteraan orang lain
etnis : konsep yang diciptakan berdasarkan ciri khas sosial yang dimiliki sekelompok masyarakat yang
membedakannya dari kelompok yang lain
fitrah : asal kejadian, keadaan yang suci dan kembali ke asal.
Fondasi : dasar bangunan yang kuat
gaduh : rusuh dan gempar karena perkelahian (percekcokan dsb); ribut; huru-hara
ghadhab : marah. Orang yang memiliki sifat ini disebut pemarah.
gharar : suatu akad yang mengandung unsur penipuan karena tidak adanya kepastian, baik mengenai ada
atau tidaknya objek akad, besar kecilnya jumlah, mahupun kemampuan menyerahkan objek yang disebutkan
di dalam akad tersebut
had : menentukan batasnya supaya tidak melebihi jumlah, ukuran, dan sebagainya; membatasi.
hati sanubari : perasaan batin
hawa nafsu desakan hati dan keinginan keras (untuk menurutkan hati, melepaskan marah, dsb
hedonisme : pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam
hidup
hidayah : petunjuk atau bimbingan dari Allah Swt
Hijrah : perpindahan Nabi Muhammad Saw. bersama sebagian pengikutnya dari Makkah ke Madinah untuk
menyelamatkan diri dan sebagainya dari tekanan kaum kafir Quraisy
hudud : memisahkan sesuatu agar tidak tercampur dengan yang lain, merupakan bentuk tunggal dari kata ini,
yakni had.
ihsan : seseorang yang menyembah Allah Swt. seolaholah ia melihat-Nya, dan jika ia tidak mampu
membayangkan melihat-Nya, maka orang tersebut membayangkan bahwa sesungguhnya Allah Swt. melihat
perbuatannya
ikhtiar : alat, syarat untuk mencapai maksud; daya upaya
iman : percaya atau membenarkan
import : pemasukan barang dan sebagainya dari luar negeri
instan : langsung (tanpa dimasak lama) dapat diminum atau dimakan
iqrarun bil lisan : mengakui kebenaran seiringan dengan hati tentang ucapan kebenaran iman yang tidak
perlu diragukan lagi dalam ucapan
islam : salah satu agama dari kelompok agama yang diterima oleh seorang nabi (agama samawi) yang
mengajarkan monoteisme tanpa kompromi, iman terhadap wahyu, iman terhadap akhir zaman, dan tanggung
jawab
islamisasi : pengislaman
karakteristik : mempunyai sifat khas sesuai dengan perwatakan tertentu
khalifah : penguasa; pengelola
kodrat : kekuasaan Allah Swt.
kolektif : secara bersama; secara gabungan
kompetisi : persaingan
kontemporer : pada waktu yang sama; semasa; sewaktu; pada masa kini; dewasa ini
koperasi : sebuah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan
bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas
kekeluargaan
literasi : kemampuan menulis dan membaca
maslahat sesuatu yang mendatangkan kebaikan (keselamatan dan sebagainya)
materialisme : andangan hidup yang men-cari dasar segala sesuatu yang termasuk kehidupan manusia di dl
alam kebendaan semata-mata dng mengesampingkan segala sesuatu yg mengatasi alam indra
pmetode : cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang
dikehendaki
misi : perutusan yg dikirimkan oleh suatu negara ke negara lain untuk melakukan tugas khusus dl bidang
diplomatik, politik, perdagangan, kesenian
monopoli : situasi yang pengadaan barang dagangannya tertentu (di pasar lokal atau nasional)
sekurangkurangnya sepertiganya dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok, sehingga harganya dapat
dikendalikan
mudharat : Bahaya, kerugian
mukimin : seseorang yang bermukim (bertempat tinggal disuatu tempat)
nasabah : orang yang mempercayakan pengurusan uangnya kepada bank untuk digunakan dalam
operasional bisnis perbankan yang dengan hal tersebut mengharap imbalan berupa uang atas simpanan
tersebut
niaga : kegiatan jual beli untuk memperoleh untung
optimis : orang yang selalu berpengharapan (berpandangan) baik dalam menghadapi segala hal) otoritas hak
melakukan tindakan atau hak membuat peraturan untuk memerintah orang lain
platform : tempat untuk menjalankan perangkat lunak, merupakan dasar atau tempat dimana sistem operasi
bekerja
polis : sebuah bukti kontrak perjanjian yang tertulis antara kedua pihak dalam asuransi yaitu pihak
penanggung (perusahaan asuransi) dengan pihak tertanggung (nasabah asuransi), yang berisi segala hak dan
kewajiban antara masing-masing pihak tersebut
premi : sejumlah uang yang harus dibayarkan setiap bulannya sebagai kewajiban dari tertanggung atas
keikutsertaannya di asuransi. Besarnya premi atas keikutsertaan di asuransi yang harus dibayarkan telah
ditetapkan oleh perusahaan asuransi dengan memperhatikan keadaan-keadaan dari tertanggung
revolusi : perubahan yang cukup mendasar dalam suatu bidang
riba : penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu
dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam
rida : kelapangan jiwa dalam menerima takdir Allah Swt
santri : orang yang mendalami agama Islam, umumnya di pondok pesantren
selawat : doa kepada Allah untuk Nabi Muhammad saw. beserta keluarga dan sahabatnya.
Sentralisasi : penyatuan segala sesuatu ke suatu tempat yang dianggap sebagai pusat; penyentralan;
pemusatan
silaturahmi : tali persahabatan (persaudaraan)
syariah : hukum dan aturan Islam yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat manusia, baik muslim
maupun non-muslim
syirik : menyekutukan Allah Swt
syu’abul iman : cabang-cabang iman
takaful : usaha saling melindungi dan tolong-menolong diantara sejumlah orang/pihak melalui investasi
dalam bentuk aset dan /atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu
melalui akad (perikatan) yang sesuai syariah
talkshow : gelar wicara yaitu uatu jenis acara televisi atau radio yang berupa perbincangan atau diskusi
seorang atau sekelompok orang «tamu» tentang suatu topik tertentu (atau beragam topik) dengan dipandu
oleh pemandu gelar wicara.
tasdiqun bil qalbi : potensi dalam setiap jiwa manusia dalam pengakuan kebenaran didalam hati
tasyakuran selamatan untuk bertasyakur
taubat sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yang salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki
tingkah laku dan perbuatan
tawakal pasrah diri kepada kehendak Allah; percaya dengan sepenuh hati kepada Allah (dalam penderitaan,
dsb)
toleran bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat,
pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dsb) yang berbeda atau bertentangan dng pendirian sendiri
tradisi : adat kebiasaan turun-temurun (dari nenek moyang) yang masih dijalankan oleh masyarakat
ujub : sifat mengagumi serta senantiasa membanggakan dirinya sendiri
universal : umum (berlaku untuk semua orang atau untuk seluruh dunia); bersifat (melingkupi) seluruh
dunia;
wabah : penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yang
luas (seperti wabah cacar, disentri, kolera, corona)
zina ghairu muhsan : zina yang dilakukan oleh orang yang sama-sama belum menikah
zina muhsan : zina yang dilakukan oleh orang yang sudah menikah dengan dengan orang yang bukan
pasangannya, baik orang tersebut sudah menikah atau belum.
Lampiran 4
DAFTAR PUSTAKA
- Ahmad Taufik dan Nurwastuti Setyowati, Buku Guru dan Buku Siswa, Pendidikan Agama
Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X, Jakarta: Kemdikbud RI, 2021
- Al-Quran dan Terjemahannya,oleh Kementerian AgamaRI