Pembelajaran Operasi Matriks Matematika
Pembelajaran Operasi Matriks Matematika
B. IDENTIFIKASI
Kompetensi Awal 1. Murid sudah mampu melakukan operasi hitung dasar
matematika
2. Murid sudah memahami sistem persamaan linear
Tinjauan Pengetahuan 1. Faktual
Dalam pembelajaran mengenai matriks, murid memahami
bahwa ordo matriks menunjukkan jumlah baris dan kolom,
misalnya matriks 2x3 memiliki 2 baris dan 3 kolom.
2. Konseptual
Dalam pembelajaran mengenai operasi matriks, murid
memahami bahwa penjumlahan dan pengurangan matriks
hanya dapat dilakukan jika kedua matriks memiliki ordo
yang sama dan dua matriks dapat dikalikan jika jumlah
kolom matriks pertama sama dengan jumlah baris matriks
kedua, serta transpose matriks adalah matriks baru yang
diperoleh dengan menukar baris dan kolom matriks awal.
3. Prosedural
Dalam pembelajaran mengenai operasi matriks, murid
mampu melakukan penjumlahan atau pengurangan matriks
dengan menjumlahkan atau mengurangi elemen-elemen
yang bersesuaian dari kedua matriks, menggunakan aturan
perkalian baris-kolom pada perkalian matriks dengan
mengalikan elemen baris matriks pertama dengan elemen
kolom matriks kedua lalu jumlahkan hasilnya, serta
menukar baris dan kolom matriks awal untuk mendapatkan
transpose matriks.
4. Metakognitif
Dalam pembelajaran mengenai operasi matriks, murid
menyadari pentingnya memilih metode yang tepat untuk
menyelesaikan soal matriks dan menggunakan pengetahuan
tentang matriks dalam konteks yang lebih luas.
Dalam pembelajaran matriks, murid mengetahui bahwa
Kaitan Kehidupan
terdapat aplikasi matriks dalam kehidupan sehari-hari dalam
Sehari-hari
berbagai bidang, seperti ekonomi, sains, dan teknologi.
Pemahaman Bermakna 1. Murid dapat memahami konsep penjumlahan dan
pengurangan matriks
2. Murid dapat memahami konsep perkalian dua matriks
Pertanyaan Pemantik 1. Pernahkah kalian berbelanja di aplikasi belanja online?
2. Bagaimana menjumlahkan, mengurangi, dan mengalikan
kedua matriks?
Dimensi Profil Lulusan Penalaran Kritis:
Ketika dihadapkan pada soal perkalian matriks, murid harus
mampu menentukan apakah perkalian tersebut valid
berdasarkan aturan dimensi matriks, dan kemudian
menerapkan langkah-langkah perkalian yang benar.
Pemecahan Masalah:
Dalam masalah sistem persamaan linear, murid dapat
menggunakan operasi matriks untuk menyederhanakan dan
menyelesaikan persamaan tersebut.
Komunikasi:
Murid dapat menjelaskan bagaimana cara melakukan
penjumlahan dua matriks kepada temannya, atau menuliskan
langkah-langkah perkalian matriks dalam sebuah laporan.
C. DESAIN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran Murid dapat melakukan operasi aljabar pada matriks dan
menerapkannya dalam transformasi geometri
Lintas Disiplin Ilmu Ekonomi:
(Interdisipliner) Matriks dapat digunakan untuk menganalisis ketergantungan
berbagai sektor ekonomi. Misalnya, bagaimana perubahan
produksi pada satu sektor akan mempengaruhi sektor lain.
Matriks dapat membantu dalam meramalkan tren pasar,
mengelola portofolio investasi, dan membuat keputusan
keuangan yang lebih baik, serta dapat digunakan untuk
menentukan kombinasi optimal sumber daya (bahan baku,
tenaga kerja, dan lain-lain) untuk mencapai tujuan produksi
tertentu dengan biaya minimal.
Sains (Ilmu Pengetahuan Alam):
Matriks dapat digunakan untuk menyeimbangkan persamaan
reaksi kimia, membantu dalam perhitungan stoikiometri,
matriks digunakan dalam mekanika kuantum, optik, dan bidang
lain untuk merepresentasikan transformasi dan rotasi, serta
dapat membantu dalam analisis data genetik, pemodelan
populasi, dan studi tentang interaksi protein.
Teknologi:
Matriks digunakan untuk merepresentasikan transformasi objek
3D (translasi, rotasi, scaling) dalam permainan komputer dan
animasi. Dalam pemrosesan sinyal, matriks digunakan dalam
pengolahan citra digital, pengenalan pola, dan kompresi data.
Dalam sistem navigasi, matriks digunakan dalam perhitungan
posisi dan orientasi perangkat GPS.
Informatika:
Algoritma Google menggunakan matriks untuk menentukan
peringkat halaman web. Matriks juga digunakan dalam sistem
rekomendasi film atau produk di situs web seperti Netflix atau
Amazon atau aplikasi belanja online. Selain itu, pada analisis
jaringan sosial matriks dapat digunakan untuk menganalisis
hubungan antar individu dalam jaringan sosial.
Tujuan Pembelajaran 1. Murid mampu melakukan operasi dasar matriks
(penjumlahan, pengurangan, perkalian matriks, dan
perkalian dengan skalar)
2. Murid mampu menggunakan operasi matriks untuk
menyelesaikan masalah kontekstual sederhana
Praktik Pedagogis Diskusi kelompok:
Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap
kelompok diberikan lembar kerja untuk didiskusikan dan
diselesaikan bersama. Kemudian, setiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas.
Pemecahan masalah:
Guru memberikan soal cerita dalam lembar kerja yang
berkaitan dengan operasi matriks. Murid diminta untuk
mengidentifikasi informasi yang relevan, merumuskan
masalah dalam bentuk
matriks, melakukan operasi matriks, dan menarik kesimpulan.
Kemitraan Pembelajaran 1. Masyarakat sekitar dalam aktivitas ekonomi dan sosial
yang bisa diamati oleh murid
2. Orang tua atau wali murid dalam pendampingan
penggunaan media sosial sehingga algoritma tetap dalam
pengawasan
Lingkungan Ruang Fisik:
Pembelajaran Ruang kelas dengan sarana dan prasarana yang mendukung
pembelajaran
Ruang Virtual:
WhatsApp Group bagi murid untuk berdiskusi dan menanyakan
materi yang belum sepenuhnya dipahami di kelas
Budaya Belajar:
Kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa ingin tahu
Pemanfaatan Digital Perencanaan:
Pembuatan media pembelajaran berupa PowerPoint (PPT)
Pelaksanaan:
Video pembelajaran dari YouTube
(Akses pada [Link]
E. ASESMEN
Asesmen Formatif Sikap:
Observasi Keterlibatan Diskusi
Pengetahuan:
Penilaian Lembar Kerja Kelompok
Keterampilan:
Presentasi Solusi
F. LAMPIRAN
Daftar Lampiran 1. Materi Ajar
2. Media pembelajaran PowerPoint (PPT)
3. Lembar Kerja Murid
2 3
Orang 5 = 10.000 + 4.000 + 4.000 = 18.000
1) 2𝐻 = 2 × [45]
4. 25
1 2
4 6
2𝐻 = [8 10]
2 4
12 24 36
4 𝑀 =4 ×48 [ 60 72 ]
2) 1 1
3 6 9
4 𝑀 =12[ 15 18 ]
1
3 6 9 9 18 27
𝑀 = 3 ( 𝑀) = 3 × [ ]=[ ]
3 1
4 4 12 15 18 36 45 54
3) S berordo 2x3 maka matriks yang bisa dikalikan dengan S adalah matriks yang
memiliki jumlah baris 3
A berordo 1x3 tidak termasuk
B berordo 3x3 termasuk
C COO
NNTT
PPEERRKKAALLIIAANN
MMAATTRRIIKKSS
TTRRAANNSSPPOOS
SEE
MMAATTRRIIKKSS
Transpose matriks adalah operasi mengubah baris matriks
menjadi kolom, dan kolom menjadi baris. Jika matriks A
berordo mxn, maka transpose matriks A (A T) akan berordo
nxm.
LLEEMMBBA
AR R
KKEERRJJAA
MMUURRIIDD
OPERASI MATRIKS
KELOMPOK
: ANGGOTA
KELOMPOK :
Kegiatan I.
Isilah tabel di bawah ini dengan data pengeluaran setiap
anggota kelompok selama 2 hari
Pengeluaran Hari ke-1
Jenis
Pengeluaran