0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan4 halaman

Perbedaan Grafik Vektor dan Bitmap

vector dan bitmap

Diunggah oleh

Efendi Selviana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan4 halaman

Perbedaan Grafik Vektor dan Bitmap

vector dan bitmap

Diunggah oleh

Efendi Selviana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

Vector dan Bitmap


Menurut (Andrian, 2017), bitmap meruapakan sebuah bahan matriks yang
menjelaskan individualitas dari titik-titik individual dalam gambar yang biasanya disebut
dengan pixel, yang membentuk sebuah gambar. Bitmap digunakan untuk gambar-gambar
seperti foto realistik dan gambar yang memerlukan detail yang rumit. Kekurangan dari
gambar bitmap ini adalah ukuran file yang relatif besar dan kualitas gambar memburuk
jika gambar diperbesar. Selain itu, (Andrian, 2017) juga menjelaskan lawan dari bitmap
yaitu vektor, terbentuk dari garis, kotak, lingkaran, poligon yang secara matematis sudah
ditampilkan dalam sudut, koordinat, dan jarak. 1
Menurut (Swara, 2020), bitmap adalah bentuk rekonstruksi dari gambar asli.
Gambar bitmap dikenal dengan tampilan raster, karena merupakan gambar yang
tersimpan dalam rangkaian titik-titik atau piksel yang memenuhi bidang titik-titik di layar
komputer. Seluruh informasi gambar dinyatakan dalam piksel. Untuk menampilkan
gambar, komputer akan mengatur tiap titik di layar sesuai dengan detail warna bitmap. 2
Grafis dengan desain berbentuk bitmap dibentuk dengan menggunakan titik atau
dot atau piksel atau yang disebut juga dengan raster atau poin koordinat. Dengan jumlah
titik yang semakin banyak dari titik yang kita masukan maka terbentuklah suatu gambat
berbentuk grafis yang dinamakan bitmap dan ini berarti semakin tinggi level
kerapatannya, hal ini menyebabkan semakin halus juga suatu cita grafis, akan tetapi perlu
diketahui bahwa kapasitas dari file yang terbentuk dari banyaknya titik yang
dikumpulkan akan menyebabkan besar kapasitasnya dan tempat penyimpanan yang
dibutuhkan menjadi semakin besar pula.
Dengan melihat ketajaman warna dan dari detail gambar pada suatu presentasi
grafis bitmap, maka kita dapat mengambil garis besar bahwa suatu piksel dengan warna
dan atau resolusi yang dibentuk dalam grafis tersebut mendukung keindahan dari suatu
gambar bila semakin banyak perpaduannya. Berhubungan dengan hal tersebut kita dapat
melihat bahwa kemampuan dari tampilan pada layar dan dukungan dari kartu grafis
adalah hal yang sangat penting dalam mendukung kemampuan suatu komputer dalam
menampilkan berbagai keindahan warna dengan menggunakan bitmap. Apabila gambar
1
Andrian, H. M. (2017). Aplikasi Multimedia Interaktif Sebagai Sarana Informasi dan Promosi Pada CV Handy
Kartanegara. Hal 3-8
2
Swara, G. Y. (2020). Pemanfaatan Visualisasi 3D Pada Multimedia Interaktif Dalam Pengenalan Penyakit Demam
Berdarah. Jurnal TeknoIf, 8(1), Hal 1
dengan tampilan bitmap mempunyai resolusi yang relatif tinggi dicoba ditampilkan pada
layar yang mempunya resolusi rendah akan mengakibatkan tampilan dari gambar terlihat
relatif kasar, yang ditunjukkan dengan melihat langsung pada layar tampilan.3
Vektor merupakan susunan garis, kurva, bidang khusus yang menciptakan suatu
objek. Vektor tidak tersimpan dalam sebuah gambar, tetapi tersimpan dalam bentuk
serangkaian instruksi yang digunakan untuk membuat suatu gambar yang dinamakan
algoritma yang berbentuk kurva, garis. Grafis yang berbasis vektor memiliki resolusi
tidak terbatas sehingga gambar tidak akan rusak maupun gambar itu diperbesar ataupun
pecah ketika diaplikasikan kedalam bentuk media cetak.
Grafik vektor tidak terdiri dari piksel; sebaliknya mereka diproduksi melalui rumus
matematika. Misalnya, segitiga vektor sederhana terdiri dari tiga titik dalam bidang yang
memiliki hubungan tetap satu sama lain. Karena vektor berbasis matematika, vektor
dapat diskalakan dengan ukuran berapa pun dan mempertahankan tepiannya yang tepat.
Vektor tidak harus sederhana, mereka juga bisa sangat kompleks yang terdiri dari ratusan
atau ribuan titik dengan menghubungkan garis lurus atau kurva, poligon berarsir dan
bahkan gradien warna. Grafis vektor dicetak dengan indah dan sangat baik untuk
menggambarkan garis dan kurva bentuk yang tepat. Vektor datang dalam banyak format,
tetapi format umum yang kebanyakan orang kenal adalah file font. File-file ini memiliki
hubungan matematis dari titik dan garis yang diperlukan untuk perangkat untuk
menampilkan huruf dalam ukuran berapa pun.4

3
Stevano Antonius/ Studi Komparasi Bitmap Dan Vektor Terhadap Kualitas Digital Art: Case Study Deviantart
Nabhan Dan Pixeljeff1995, Jurnal UIB, Vol. 1 No. 1,(2020), 597-598
4
Ibid Hal, 599
Perbedaan Vector dan Bitmap

Vector Bitmap
Disusun oleh objek geometris yang Disusun oleh objek yang disebut pixel
dibuat berdasarkan perhitungan
matematis
Sifatnya resolution independent Sifatnya resolution dependent atau
dipengaruhi resolusi
Pengaruh perbesaran tidak pecah, blur Pengaruh perbesaran pecah, blur dan
atau rusak rusak jika melewati batas toleransi
tampilan
Ukuran penympanan relatif kecil Ukuran penympanan relatif besar
Digunakan untuk ilustrasi dengan bentuk Digunakan untuk gambar kompleks,
geometris sederhana, warna solid atau berupa ragam warna dan bentuk yang
gradasi tanpa terlalu banyak variasi beraneka, seperti foto dari hasil bidikan
warna. Cocok untuk logo dan jenis kamera.
desain yang mengandalkan
kesederhanaan bentuk.
Format penyimpanan bisa berupa AI, Format penyimpanan PSD, TIF, JPEG,
CDR, FH, EPS. GIF, BMP.
DAFTAR PUSTAKA

Andrian, H. M. (2017). Aplikasi Multimedia Interaktif Sebagai Sarana Informasi dan Promosi
Pada CV Handy Kartanegara.
Stevano Antonius/ Studi Komparasi Bitmap Dan Vektor Terhadap Kualitas Digital Art: Case
Study Deviantart Nabhan Dan Pixeljeff1995, Jurnal UIB, Vol. 1 No. 1,(2020),
Swara, G. Y. (2020). Pemanfaatan Visualisasi 3D Pada Multimedia Interaktif Dalam
Pengenalan Penyakit Demam Berdarah. Jurnal TeknoIf, 8(1),

Anda mungkin juga menyukai