Analisis Awal Rencana Produk
Nama Produk: EcoTales (Website)
Tagline: “Learn English and Environmental Awareness through Fun Stories”
1. Latar Belakang Permasalahan
Berdasarkan kebijakan Kurikulum Merdeka, siswa dan siswa dari setiap
jenjang pendidikan mulai diajarkan tentang kesadaran lingkungan. Namun, pada
tingkatan SMP dan SMA khususnya, seringkali teks bacaan yang diberikan
tentang topik ini seringkali berbentuk teks berita, fakta, atau jenis teks lainnya
yang kurang menarik dan membosankan bagi siswa. Seringkali, muncul istilah-
istilah yang sulit dipahami, sehingga guru memerlukan media kreatif yang mudah
dipakai untuk mendukung pembelajaran pendidikan karakter tersebut. Selain itu,
banyak peneliti terdahulu yang menunjukkan bahwa remaja seusia mereka lebih
mudah dan termotivasi untuk belajar lewat cerita, gambar, dan permainan bahasa.
Disisi lain, pembelajaran speaking untuk melatih kemampuan berbicara
dalam bahasa Inggris juga merupakan suatu tantangan tersendiri bagi para guru.
Padahal, keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris membutuhkan latihan
interaksi nyata. Siswa cenderung pasif, takut salah, dan jarang mendapat
kesempatan untuk praktik bercerita secara bebas. Padahal, keterampilan berbicara
dapat meningkat signifikan melalui latihan storytelling maupun roleplay (bermain
peran) karena melibatkan kosakata, struktur kalimat, ekspresi, dan kepercayaan
diri, serta merupakan strategi efektif untuk melatih speaking, listening, dan
improvisasi bahasa dalam konteks tertentu.
2. Orientasi Pengguna (Target)
Storytelling corner ini ditargetkan untuk siswa-siswi SMP dan SMA yang
menginginkan media ajar bilingual baru untuk membantu mengasah keterampilan
membaca, berbicara dan mendengarkan melalui kegiatan story telling dan role
playing. Inovasi ini juga bermanfaat bagi guru bahasa Inggris dan biologi dengan
memberikan kegiatan pembelajaran yang interaktif. Selain itu, komunitas literasi
maupun perpustakaan dapat menambah bahan bacaan mereka dari produk ini.
3. Perkiraan Bentuk Produk
Website interaktif berisi: Cerita naratif yang dikemas menggunakan
flipbook berisikan audio, gambar, teks dan kegiatan interaktif tentang lingkungan
alam yang berkaitan dengan biologi serta cerita fiksi lain berupa fabel atau
dongeng. Teks yang disediakan memiliki dua versi, yaitu bahasa Inggris dan juga
bahasa Indonesia yang dapat mempermudah pemahaman siswa awam.
➢ Ruang cerita digital tempat siswa bisa merekam dan mengunggah cerita
mereka.
➢ Template cerita (awal, tengah, akhir) untuk membantu siswa menyusun
alur cerita.
➢ Fitur komentar/feedback sehingga siswa dapat saling memberi masukan.
➢ Koleksi cerita inspiratif sebagai referensi bagi siswa
4. Range Biaya
Biaya diperkirakan Rp500.000 – Rp1.000.000 untuk pengembangan awal
(hosting, domain, desain website, konten cerita).
5. Kemungkinan Kendala
➢ Akses internet tidak merata di semua sekolah.
➢ Guru/siswa belum terbiasa dengan platform digital.
➢ Ilustrasi dan elemen media terbatas di versi gratis.
➢ Perlu waktu untuk integrasi konten bahasa & sains.
➢ Siswa yang kurang percaya diri mungkin enggan bercerita atau bermain
peran.
➢ Guru perlu meluangkan waktu tambahan untuk memberi arahan dan
evaluasi sebab jika tidak diarahkan dengan baik, storytelling dan roleplay
bisa berubah menjadi hafalan semata.