STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERAPI
RENDAM KAKI AIR HANGAT
POLTEKKES KEMENKES
PALU PRODI POSO DIII
KEPERAWATAN TAHUN
AJARAN 2024/2025
STANDAR OPERASIONAL
PROSEDUR (SOP)
RENDAM KAKI AIR
HANGAT
PENGERTIAN Air hangat adalah salah satu media terapi yang bisa
mencegah dan memulihkan seseorangd ari penyakit
hipertensi. Hal tersebut dikarenakan hidrostatik dan
hidrodinamik dan suhu hangatnya yang membuat peredaran
dalam tubuh menjadi lancar. Selain dapat memperlancar
peredaran darah air hangat juga memberikan efek
ketenangan bagi tubuh sehingga keseimbangan dalam tubuh
(homeostais) dapat tercapai dengan baik.
TUJUAN a. Produksi perasaan rileks
b. Merangsang ujung saraf untuk membuat perasaan segar
kembali
c. Memberi rasa hangat, nyaman, dan ketenangan pada klien
d. Meningkatkan metabolisme jaringan
e. Memperlancar peredaran darah
TAHAP 1. Mengucapkan salam terapeutik
PERSIAPA 2. Meperkenalkan diri
N 3. Menjelaskan hy nbklien tentang prosedur dan
tujuan tindakan yang akan di laksanakan
4. Selama komunikasi menggunakan bahasa yang jelas dan
mudah di mengerti/di pahami
5. Menjaga privasi klien
6. Membuat kontrak waktu
1. Air hangat (suhu 40oC) sebanyak 2 liter
PERSIAPA 2. Baskom
N ALAT 3. Termometer
DAN 4. Handuk
BAHAN 5. Termos
1. Cuci tangan
2. Mengukur tekanan darah sebelum melakukan tindakan
TAHAP 3. Atur posisi klien duduk di kursi dengan rileks
dan bersandar
KERJA
4. Tuangkan air hangat ke dalam baskom sebanyak 2
liter, jika air terlalu panas tambahkan air dingin
hingga suhu 40oC
5. Rendam kaki dalam baskom selama 15 sampai 20 menit.
6. Setelah itu keluarkan kedua kaki, lalu cuci dan
bilas dengan air dingin.
7. Keringkan kaki dengan handuk
8. Setelah 10 menit ukur kembali tekanan darah sesudah di
9. lLaakuukaantidnodkaukmanentasi
TERMINASI 1. Berpamitan dengan pasien
2. Membereskan dan mengembalikan alat ke tempat semula
3. Mencuci tangan
4. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan perawat