Pengaruh ROA dan ROE Terhadap Return Saham LQ45
Pengaruh ROA dan ROE Terhadap Return Saham LQ45
Oleh:
Firda Apriliani *)
Estuti Fitri Hartini **)
Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) merupakan dua dari beberapa faktor yang
diduga relatif besar dalam mempengaruhi Return Saham. Untuk membuktikan pengaruh keduanya
maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Return on Asset (ROA)
dan Return on Equity (ROE) terhadap Return Saham Emiten LQ45.
Perumusan masalah ini, yaitu apakah terdapat pengaruh Return on Asset (ROA) terhadap
Return Saham Emiten LQ45; apakah terdapat pengaruh Return on Equity (ROE) terhadap Return
Saham Emiten LQ45; dan Apakah terdapat pengaruh Return on Asset (ROA) dan Return on Equity
(ROE) secara simultan terhadap Return Saham Emiten LQ45.
Penelitian dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengambil 45 sampel. Ke 45 sampel
ini merupakan perusahaan yang mengeluarkan laporan keuangan tahunan secara berturut-turut,
laporan keuangan berakhir pada 31 Desember, dan mencantumkan harga saham terakhir (Closing
Price) dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengambilan data dilakukan dengan
menggunakan data sekunder berupa laporan audit keuangan perusahaan yang dapat diambil melalui
website ([Link]). Penelitian dilakukan secara kuantitatif yaitu dengan mendeskripsikan data
penelitian dan melakukan analisis inferensi. Analisis regresi linier ganda dan koefisien determinasi
digunakan sebagai alat analisis sedangkan pengujian hipotesis dilakukan dengan Uji T dan Uji F.
Hasil penelitian ini menghasilkan persamaan regresi Y = 24,684 – 0,825 X1 + 0,697 X2.
Penelitian menghasilkan tiga temuan utama, yaitu: 1) Return on Asset (ROA) tidak mempunyai
pengaruh yang signifikan terhadap Return Saham; 2) Return on Equity (ROE) mempunyai pengaruh
yang signifikan terhadap Return Saham; 3) Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE)
secara simultan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan sebesar 12,9% terhadap Return Saham
sedangkan sisanya 87,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata kunci:
Return on Asset, Return on Equity, Return Saham
. .
PENDAHULUAN
Untuk memprediksi return saham
banyak faktor yang dapat digunakan
sebagai parameter, salah satunya adalah
informasi keuangan perusahaan. Bagi
pihak ekstern, seperti investor
Firda Apriliani adalah menggunakan laporan keuangan untuk
Alumni STIE IPWIJA membantu kegiatan investasi di pasar
Estuti Fitri Hartini adalah modal. Jika perusahaan mencapai prestasi
Dosen Tetap STIE IPWIJA yang baik, maka saham perusahaan
tersebut akan banyak diminati oleh para diantaranya ROA (Return on Assets) dan
investor. Prestasi baik yang dicapai ROE (Return on Equity), hal ini sesuai
perusahan dapat dilihat di dalam laporan dengan peneliti sebelumnya, diantaranya
keuangan yang dipublikasikan oleh Cerlienia Juwita dari Fakultas Ekonomi
perusahaan (emiten). Laporan keuangan dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang,
ini sangat berguna bagi investor untuk dalam penelitiannya mengatakan Variabel
membantu dalam pengambilan keputusan ROA (Return On Asset), ROE (Return On
investasi, seperti menjual, membeli, atau Equity), DER (Debt Equity Ratio), EPS
menanam [Link] LQ45 merupakan (Earning Per Share), dan PER (Price Earning
perwakilan lebih dari 70 persen total Ratio) secara bersama-sama mempunyai
kapitalisasi Bursa Efek Indonesia dan pengaruh yang signifikan terhadap return
mencakup 60 saham yang paling banyak saham. Hal ini sesuai pula dengan
diperdagangkan setiap harinya, dalam penelitian IG. K. A. Ulupui dari Fakultas
hitungan nilai, selama periode 12 bulan. Ekonomi Universitas Udayana, dalam
Tujuan indeks LQ45 adalah sebagai penelitiannya, variabel return on asset
pelengkap IHSG (Indeks Harga Saham berpengaruh positif dan signifikan
Gabungan) dan khususnya untuk terhadap return saham satu periode ke
menyediakan sarana yang obyektif dan depan. Hasil ini konsisten dengan teori
terpercaya bagi analisis keuangan, dan pendapat Mogdiliani dan Miller
manajer investasi, investor dan pemerhati (MM) yang menyatakan bahwa nilai
pasar modal lainnya dalam memonitor perusahaan ditentukan oleh earnings
pergerakan harga dari saham-saham yang power dari aset perusahaan. Hasil yang
aktif diperdagangkan. positif menunjukkan bahwa semakin
Variabel ROA dan ROE menurut tinggi earnings power semakin efisien
Brigham dan Houston (2001:90), ROA perputaran aset dan atau semakin tinggi
adalah Rasio laba bersih terhadap total profit margin yang diperoleh oleh
aktiva mengukur pengembalian atas total perusahaan. Hal ini berdampak pada
aktiva (ROA) setelah bunga dan pajak. peningkatan nilai perusahaan yang
Sedangkan ROE adalah Rasio dari tentunya dapat mempengaruhi return
pendapatan bersih (EAT) terhadap modal saham satu tahun ke depan. Nur Fita Sari
sendiri, mengukur tingkat pengembalian dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis
atas investasi pemegang saham Universitas Diponegoro Semarang, dalam
[Link] yang termasuk dalam penelitiannya mengatakan variabel DER
kelompok LQ45, yang memiliki nilai pasar berpengaruh positif signifikan terhadap
lebih tinggi dan lebih sering Return Saham, CR berpengaruh positif
diperdagangkan, hal ini menyebabkan tidak signifikan terhadap Return Saham,
return saham LQ45 lebih tinggi. Hal inilah dan ROE berpengaruh negatif signifikan
yang menyebabkan seorang investor terhadap Return Saham. ketiga variabel
berinvestasi secara rasional dengan tersebut memiliki arah yang berbeda
memilih saham-saham yang efisien, yang dengan hipotesis yang diajukan.
dapat memberikan return maksimal
dengan tingkat risiko tertentu atau return TUJUAN PENELITIAN
tertentu dengan risiko seminimal Tujuan penelitian ini adalah sebagai
mungkin (Budi Leksmana dan Gunawan, berikut:
2003). Namun return saham LQ45 juga
dipengaruhi oleh banyak faktor
Hasil output Anova adalah sebagai pengaruh yang signifikan Return Of Assets
berikut: (ROA) terhadap Return Saham Emiten
Tabel 6 LQ45. Hal ini mendukung penelitian
ANOVAb terdahulu yang dilakukan oleh Kusumo
Sum of (2011) dari penelitiannya menunjukkan
Model Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 5608.759 2 2804.379 3.100 .055a
bahwa koefisien regresi Return on Asset
Residual 37992.218 42 904.577
(ROA) terdapat tidak berpengaruh
Total 43600.977 44 signifikan terhadap return saham pada
a. Predictors: (Constant), ROE, ROA perusahaan non Bank LQ45.
b. Dependent Variable: RETURN SAHAM
Sumber: Data penelitian & diolah, 2016 Pengaruh ROE terhadap Return Saham
LQ45
Pengujian Hipotesis 1 Nilai koefisien regresi Return Of
Nilai koefisien regresi Return on Asset Equity (ROE) sebesar bX2 = 0,697 dengan
(ROA) sebesar b1 = -0,825. Karena sig t > nilai t hitung sebesar sig t = 0,028. Karena
(0,304 > 0,05) maka H1 o diterima dan H1 a nilai t hitung kurang dari nilai taraf uji
ditolak. Yang berarti tidak ada pengaruh (sig t = 0,028 < 0,05) maka H2 o ditolak H2 a
yang signifikan Return Of Assets (ROA) diterima. Yang berarti ada pengaruh yang
terhadap Return Saham Emiten LQ45. signifikan Return Of Equity (ROE)
terhadap Return Saham Emiten LQ45
Pengujian Hipotesis 2 Tahun 2010-2014. Hal ini mendukung
Nilai koefisien regresi Return Of peneliti terdahulu yang dilakukan oleh
Equity (ROE) sebesar b2 = 0,697. Karena Widodo (2007) dari penelitiannya
sig t < (0,028 < 0,05) maka H2 o ditolak menunjukkan bahwa koefisien regresi
H2 a diterima. Yang berarti ada pengaruh Return on Equity (ROE) mempunyai
yang signifikan Return Of Equity (ROE) pengaruh positif yang signifikan
terhadap Return Saham Emiten LQ45. terhadap return saham syariah dalam
kelompok Jakarta Islamic Index (JII) tahun
Pengujian Hipotesis 3 2003-2005.
Karena R ≠ 0 dan probabilitas Sig F >
yaitu 0,055 > 0,05, maka H3 o diterima Pengaruh ROA dan ROE terhadap
dan H3 a ditolak yang berarti tidak ada Return Saham LQ45
pengaruh yang signifikan Return on Assets Tidak ada pengaruh yang signifikan
(ROA) dan Return Of Equity (ROE) secara Return on Assets (ROA) dan Return Of
simultan atau bersamaan terhadap Return Equity (ROE) secara simultan atau
Saham Emiten LQ45. bersamaan terhadap Return Saham
Emiten LQ45. Hal ini karena R ≠ 0 dan
PEMBAHASAN probabilitas F hitung lebih kecil dari pada
Pengaruh ROA terhadap Return Saham F tabel dengan (Sig F > yaitu 0,055 >
LQ45 0,05). Hal ini mendukung penelitian yang
Nilai Koefisien regresi Return on dilakukan oleh Maya Dini dan Nurhayati
Assets (ROA) sebesar bX1 = -0,825 dengan (2015) yang melakukan penelitian tentang
nilai t hitung sebesar sig t = 0,304. Karena pengaruh kinerja keuangan terhadap
nilai t hitung kurang dari nilai taraf uji (sig return saham pada perusahaan
t = 0,304 > 0,05) maka H1 o diterima dan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
H1 a ditolak. Yang berarti tidak ada Indonesia (BEI). Hasil penelitiannya
diketahui bahwa ROA dan ROE tidak laporan keuangan selain yang
berpengaruh secara simultan terhadap digunakan dalam penelitian ini
return saham. Ini dilihat bahwa dari hasil t dengan tetap berlandaskan dari
hitung sebesar 0,46 dan t tabel sebesar 3,35 penelitian sebelumnya.
ini menujukkan bahwa t hitung < t tabel
yaitu 0,46 < 3,35. DAFTAR PUSTAKA
Ang, Robert, (1997). Buku Pintar Pasar
KESIMPULAN Modal Indonesia, Indonesia:
Berdasarkan analisis data dan Mediasoft
pembahasan serta dari hipotesis yang Brealey; Myers; Marcus, (2007). Dasar-
telah disusun dan telah diuji pada bagian Dasar Manajemen Keuangan
sebelumnya, maka penulis dapat Perusahaan, diterjemahkan Bob
menyimpulkan sebagai berikut: Sabran, Jilid 2, Edisi 5, Jakarta:
1. Tidak ada pengaruh yang Erlangga.
signifikanReturn Of Assets (ROA) Brigham, Eugene F.; Joel F. Houston,
terhadap Return Saham Emiten LQ45 (2001). Manajemen Keuangan
Tahun 2010-2014; Buku II. Edisi Kedelapan, Jakarta.
2. Ada pengaruh yang signifikanReturn Cerlienia Juwita, (2013). Pengaruh
Of Equity (ROE) terhadap Return Variabel ROA, ROE, DER, EPS dan
Saham Emiten LQ45 Tahun 2010-2014; PER terhadap Return Saham
3. Tidak ada pengaruh yang signifikan Perusahaan Non Bank LQ45
Return on Assets (ROA) dan Return Of Periode 2010-2012
Equity (ROE) secara simultan atau Fahmi Irham; Yovi L Hadi, (2009). Teori
bersamaan terhadap Return Saham Portofolio dan Analisis Investasi.
Emiten LQ45 Tahun 2010-2014. Cetakan Pertama. Bandung:
Alfabeta
SARAN Halsey; Robert, Subramanyam; dan
Setelah mengkaji hasil penelitian ini John J Wild, (2005). Analisa
maka implikasi yang dapat penulis ajukan Laporan Keuangan. Jakarta:
sebagai berikut: Salemba Empat.
1. Penelitian selanjutnya diharapkan Hardiningsih, Pancawati, Suryanto; L,
dapat dilakukan pada objek bidang Chariri, Anis, (2002). Pengaruh
perusahaan yang spesifik, sehingga Faktor Fundamental dan Risiko
dapat menggambarkan pengaruh Ekonomi terhadap Return Saham
variabel-variabel independen Pada Perusahaan di Bursa Efek
terhadap return saham pada bidang Jakarta (Studi Kasus Basic Industry
tertentu. & Chemical), Jurnal Strategi
2. Bagi penulis selanjutnya disarankan Bisnis, Vol. 8 Th. VI pp. 83-96.
untuk menggunakan sampel yang Hartono Jogiyanto, (2009). Teori
lebih banyak dengan karakteristik Portofolio dan analisis Investasi
yang lebih beragam dari berbagai Edisi Keenam, Yogyakarta: BPFE
sektor dan memperpanjang periode IG. K. A. Ulupui, (2005). Pengaruh Rasio
penelitian. Likuiditas, Leverage, Aktivitas,
3. Bagi penulis yang akan datang juga dan Profitabilitas, terhadap
Return Saham
sebaiknya menambah variabel
[Link]
independen yang masih berbasis pada
rticle/view/2542/1763