0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan6 halaman

Analisis Kebisingan dan Curah Hujan Ternate

Diunggah oleh

syafaarifiahnevar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan6 halaman

Analisis Kebisingan dan Curah Hujan Ternate

Diunggah oleh

syafaarifiahnevar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISIS KEBISINGAN

NO SUMBER KEBISINGAN BESARAN KEBISINGAN


1 SEBELAH UTARA TAPAK 72 dB
2 SEBELAH SELATAN TAPAK 34 dB
3 SEBELAH TIMUR TAPAK 44 dB
4 SEBELAH BARAT TAPAK 54 dB

(PENGAMATAN MENGGUNAKAN SOUND LEVEL METERS)


BERDASARKAN PENGAMATAN MENGGUNAKAN SOUND LEVEL METERS, SUMBER KEBISINGAN PALING
DOMINAN BERASAL DARI JALAN RAYA ATAU SEBELAH UTARA TAPAK.

Berdasarkan pengamatan secara manual,


sumber kebisingan paling dominan berasal
dari jalan raya atau sebelah utara tapak.

Strategi penanggulangan:
• Penanaman vegetasi rapat sebagai penahan suara.
• Penempatan bangunan dengan zona servis di sisi
bising.
• Pemasangan dinding kedap suara pada sisi utara.
• Peningkatan setback dari sisi utara.
ANALISIS CURAH HUJAN
Ringkasan Tren Musim Stamet Sultan Babullah Ternate Berdasarkan tabel ringkasan tren
Profil Pos Hujan BMKG Grafik tren jumlah curah hujan
Maluku dan Maluku musim hujan di Kota Ternate awal musim di Stamet Sultan
Utara Babullah Ternate pada di saming,
Stasiun Meteorologi Sultan dapat dianalisa sebagai berikut:
Babullah Ternate terletak di Kota
Ternate pada posisi 01° 50' 27.3'' 1. Awal musim pada masa yang
LS dan 127° 47' 26.5'' BT dengan
elevasi 19 m. Berdasarkan aspek akan datang menunjukkan tren
iklim, Kota ternate terletak di
Pulau Ternate termasuk dalam yang sama, yaitu awal musim
satu zona musim (ZOM) yang
ditelah ditetapkan oleh BMKG, kemarau dan awal musim
yaitu ZOM nomor 328. Musim
hujan pada ZOM 328 dimulai kemarau maju beberapa
pada bulan Oktober dasarian
ketiga dan musim kemarau Berdasarkan Tren Curah Hujan
dasarian.
dimulai pada Agustus dasarian Musim Hujan pada Gambar di atas,
pertama. Normal curah hujan
tahunan antara 1.641 sampai dapat dianalisa sebagai berikut: 2. Panjang musim pada masa yang
2.221 mm. 1. Stamet Sultan Babullah Ternate akan datang menunjukkan tren
Stasiun Geofisika Ternate menunjukkan tren negatif, yaitu
Seperti namanya Stasiun Geofisika yang berkebalikan, yaitu musim
Ternate terletak di Kota Ternate kecenderungan penurunan
pada posisi 00° 04' 12.0'' LS dan jumlah curah hujan saat musim kemarau berlangsung semakin
128° 24' 00'' BT dengan elevasi 43
m. Berdasarkan aspek iklim, Kota hujan pada masa yang akan lama sedangkan musim hujan
ternate yang terletak di Pulau
Ternate termasuk dalam satu zona
datang. berlangsung semakin singkat.
musim (ZOM) yang ditelah 2. Jumlah curah hujan tertinggi
ditetapkan oleh BMKG, yaitu ZOM
saat musim hujan terjadi pada 3. Jumlah curah hujan yang turun
nomor 328. Musim hujan pada
ZOM 328 dimulai pada bulan tahun 1998/1999 sebesar 2.915 pada musim kemarau dan
Oktober dasarian ketiga dan
musim kemarau dimulai pada mm dan terendah terjadi pada jumlah curah hujan yang turun
Agustus dasarian pertama. Normal tahun 2015/2016 sebesar 802
curah hujan tahunan antara 1.641 pada musim hujan semakin
sampai 2.221 mm. mm.
berkurang
ANALISIS ANGIN
Musim Bulan Arah angin Karakteristik ANALISIS SUMBER ANGIN PADA TAPAK

•Sisi terbuka tapak berada di


Muson barat Desember – maret Barat laut – barat Angin kuat, udara lembab,
curah hujan tinggi selatan–tenggara sesuai arah

Peralihan 1 April – mei Variabel Cuaca tidak stabil angin dominan dari laut Ngade
cenderung barat •Bangunan padat berada di sisi
daya
utara dan timur laut akan
Muson timur Juni – September Timur – Tenggara Udara kering, angin kecang, menghalangi angin dari utara
lebih cerah
dan timur.
Peralihan 2 Oktober - Variabel, Awal hujan, angin moderat
november cenderung timur

REKOMENDASI DESAIN
Elemen Rekomendasi
Orientasi Bangunan Bangunan menghadap atau terbuka ke arah timur–tenggara
Bukaan besar di sisi timur–tenggara (utama), dan bukaan sekunder di barat–barat laut untuk
Bukaan/Ventilasi
menciptakan ventilasi silang
Pelindung Cuaca Tambahkan overhang atau kanopi untuk menghindari hujan horizontal saat musim barat

Vegetasi Vegetasi peneduh di sisi barat, tanaman rendah di sisi timur agar tidak menghambat angin

Void atau Atrium Disarankan bila membangun massa besar agar udara bisa bersirkulasi di tengah bangunan

Secondary Skin Berfungsi menahan hujan dan panas, namun tetap memungkinkan udara masuk dari arah tenggara
ANALISIS UTILITAS
3. PLUMBING
1. SISTEM PENCAHAYAAN
• Orientasi Bangunan: Bangunan menghadap • Distribusi Air Bersih: Titik sambungan
ke arah utara–selatan, yang sangat ideal dengan jaringan PDAM atau sumur perlu
untuk pencahayaan alami. Sisi timur dan diidentifikasi. Pompa air dan tangki
barat menerima sinar matahari langsung pagi penampung (bawah/tandon atas) perlu
dan sore. disiapkan.
• Strategi Desain: Gunakan bukaan di sisi • Pembuangan Air Kotor: Saluran air limbah
utara dan selatan untuk cahaya alami tanpa MEMBERI BUKAAN
rumah tangga perlu diarahkan ke septic tank
panas berlebih. Penambahan secondary skin (untuk grey dan black water) dan kemudian
membantu mengurangi panas dari cahaya ke sumur resapan.
langsung.
• Rekomendasi: Tambahkan skylight atau light
shelf untuk mendistribusikan cahaya alami
lebih merata di dalam ruangan.

2. SISTEM PENGHAWAAN
• Arah Angin: Jika arah angin dominan dari
tenggara atau barat daya (sesuai lokasi tropis),
bukaan di sisi memanjang akan memaksimalkan
ventilasi silang.
• Strategi: Bukaan berhadapan dan secondary
skin bisa membantu menciptakan ventilasi pasif
serta mengurangi beban AC.
• Rekomendasi: Perhatikan posisi ventilasi
buangan panas dari peralatan listrik/plumbing.
ANALISIS MANUSIA ANALISIS AKTIVITAS

NO CIVITAS AKTIVITAS
1 PENGUNJUNG • Datang – Parkir kendaraan • Makan
• Masuk • Belanja oleh – oleh
• Mencari informasi • Selesai melakukan kegiatan dan mencari kendaraan
• Beristirahat Bermain
• Kebutuhan buang air
2 PIMPINAN / MANAGER • Datang-parkir kendaraan • Makan
• Kegiatan pengelolaan dan pengawasan staff • Terima tamu
• Kebutuhan buang air • Kegiatan rapat
• Istirahat • Pulang
3 WAKIL PIMPINAN • Datang-parkir kendaraan • Istirahat
• Kegiatan pengelolaan dan pengawasan staff • Makan
• Kebutuhan buang air Pulang
4 STAFF OPERASIONAL • Datang-parkir kendaraan • Makan
• Kegiatan operasional • Absen
• Kebutuhan buang air • Pulang
• Istirahat
5 STAFF SERVIS • Datang-parkir kendaraan • Makan
• Kegiatan pengelolaan servis • Absen
• Kebutuhan buang air Pulang
• Istirahat
6 STAFF ADMINISTRASI • Datang-parkir kendaraan • Makan
• Kegiatan pengelolaan administrasi • Absen
• Kebutuhan buang air • Pulang
• Istirahat
ANALISIS MANUSIA
ANALISIS AKTIVITAS

7 STAFF INFORMASI • Datang-parkir kendaraan • Makan


• Kegiatan pengelolaan terkait informasi • Absen
• Kebutuhan buang air • Pulang
• Istirahat
8 STAFF KEAMANAN • Datang-parkir kendaraan • Makan
• Kegiatan pengawasan dan penjagaan • Absen
keamanan
• Pulang
• Kebutuhan buang air
• Istirahat
9 STAFF PEMASARAN • Datang-parkir kendaraan • Makan
• Kegiatan pengelolaan pemasaran • Absen
• Kebutuhan buang air • Pulang
• Istirahat
10 STAFF RESTAURAN • Datang-parkir kendaraan • Makan
• Kegiatan pengelolaan restaurant • Absen
• Memasakn • Pulang
• Kebutuhan buang air
• Istirahat

Anda mungkin juga menyukai