0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Analisis Sirkulasi dan Tata Bangunan Tapak

Diunggah oleh

syafaarifiahnevar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Analisis Sirkulasi dan Tata Bangunan Tapak

Diunggah oleh

syafaarifiahnevar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

A n a l i s a P e n c a p a i a n

Sirkulasi menuju tapak dapat dilakukan dari tiga arah utama:


[Link] utara dan timur, yang terhubung langsung dengan jaringan jalan yang
mengelilingi tapak, memungkinkan pencapaian kendaraan roda dua atau berjalan
kaki secara mudah.
[Link] dari arah barat, juga terhubung langsung ke permukiman dan jalur-jalur
kecil, menciptakan kemungkinan koneksi sosial yang kuat dengan warga sekitar.
[Link] dari selatan, yang meskipun berbatasan dengan lahan kosong, tetap bisa
dikembangkan sebagai jalur alternatif atau bahkan area transisi hijau untuk
memperkuat karakter alami tapak.
[Link] sirkulasi internal tapak juga tinggi karena bentuk tapak yang relatif
terbuka dan tidak terhalang oleh elemen padat, memudahkan perancangan jalur
sirkulasi dalam yang fleksibel dan terhubung langsung ke berbagai sisi luar.
Secara keseluruhan, pencapaian ke tapak sangat mendukung untuk
pengembangan fungsi publik atau semi-publik, seperti taman komunitas, ruang
terbuka hijau aktif, atau fasilitas sosial, dengan akses yang menyatu dengan
lingkungan sekitar dan potensi integrasi sirkulasi yang sangat baik.

J A R A K T E M P U H
KETERANGAN :
T A P A K K e t e r a n g a n :
Perjalanan menggunakan Mobil
L A H A N K O S N G
Perjalanan menggunakan Sepeda
J A L A N Motor
Perjalanan menggunakan Bis
P E R U M A H A N Transit

Tapak ke Ternate Landmark Jalan Kaki


Tapak ke Universitas Khairun Tapak ke Pelabuhan Bandara
L U A S L A H A N : 1 . 6 5 h a
A N A L I S A Preview Luasan KDB di dalam tapak

TATA
B A N G U N A N
13.200 m
²

KDB :80% KDH :10%


LDB :LUAS LAHAN x KDB LDH :LUAS LAHAN x KDH
:16.500m² x80% :16.500 m² x 10%
:13.200 m ² :1.650 m ²

KLB : 6,4 (6.400 m ²)


Angka persentase perbandingan KETINGGIAN BANGUNAN : 30
antara luas seluruh lantai
bangunan gedung dan luas tanah M
perpetakan/daerah perencanaan
yang dikuasai sesuai Rencana Tata
Ruang.
Analisa Topografi
J A L A N G A N G N A P O L E O N , N G A D E , T E R N AT E S E L AT A N , M A L U K U U TA R A

Peta Kontur
1 1 Kontur Tanah
1. Area satu condong
2 3
2 3 2 2.
berkontur tinggi.
Di area 2, setelah terjadi
penurunan tanah dari
area 1 menuju ke timur,
1 A 4 4 terjadi kenaikan tanah
lagi di area dua yang
3 berada di sebelah timur

4 tapak namun di area dua


tidak setinggi di area 1.

4 3 2 3. Area 3 merupakan titik


4 yang memiliki kontur
2 paling tinggi dari area-
3 1 1 4.
area lainnya.
Area 4 memiliki kontur

B tanah yang menurun.

Pengolahan ( cut and fill )

Potongan A-A Potongan B-B


Paparan Sinar Matahari pada pukul
06.25. sisi yang terkena paparan sinar Analisis Pencahayaan Alami RESPON
matahari paling banyak membutuhkan
respon atau Solusi agar mengurangi
dampak paparan tersebut terhadap
C Untuk menjaga kenyamanan
luar maupun dalam bangunan.
thermal dalam bangunan di tapak C
A
Paparan Sinar Matahari pada pukul B
ini diperlukan material dan D B

08.38. titik matahari bergeser pada


penentuan orientasi bukaan yang
lintang 60 derajat tetapi tetap dominan
memaparkan Cahaya pada sisi tepat sehingga peningkatan suhu
bangunan yang menghadap ke timur dalam ruangan dapat di
minimalisir. Hal ini dapat dilakukan
C
Paparan Sinar Matahari pada Sisi A merupakan penggambarn dengan beberapa solusi di bawah
EE D

pukul 11.05 berada pada lintang ini:


sebuah massa bangunan dalam
75 derajat dan memberikan
paling banyak pencahayaan pada tapak yang akan mendapat • Pemilihan material atap yang

sisi atas bangunan. menjaga suhu ruang


paparan sinar matahari pagi
• Menempatkan bukaan jendela
paling banyak karena
pada sisi dinding yang minim C

menghadap ke arah timur. terkena sinar matahari


B
A

Pergerakan matahari pada area


tapak pada mulai dari arah timur • Menggunakan secondary skin
sampai terbenam di barat. Berada
pada garis lurus mulain dari pukul pada sisi dingding yang paling
06.00 wit- 17.00 Wit banyak terkena sinar matahari

Anda mungkin juga menyukai