0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan5 halaman

Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Sampah

Diunggah oleh

junaidi773
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan5 halaman

Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Sampah

Diunggah oleh

junaidi773
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA

UPTD SDN BATOR 1


KECAMATAN KLAMPIS
DENGAN
TPS 3R “PERMATA BAHARI”
KLAMPIS BARAT
PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN
DINAS PENDIDIKAN
UPTD SDN BATOR 1
KECAMATAN KLAMPIS KABUPATEN BANGKALAN
NSS : 101052907003 NPSN : 20531718
Jl. Raya Klampis No.156 Klampis Bangkalan 69153 e-mail: bator_satu@[Link]

NOMOR: [Link]/ 005.C/ [Link]/2025

Pada hari ini Kamis tanggal 2 bulan Januari tahun dua ribu dua puluh lima di Klampis, para pihak
yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : H. SUBAIDI, [Link]., M. Pd


No. KTP : 3526070505670002
Jabatan : Kepala Sekolah UPTD SDN Bator 1
Alamat : Jl. Raya Klampis No.156 Desa Bator Kec. Klampis

dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama warga sekolah UPTD SDN Bator 1 yang selanjutnya
dalam perjanjian ini disebut sebagai:

----- PIHAK PERTAMA -----

Nama : KAFANI RAHMATULLAH AKBAR


No. KTP : 352607261203001
Jabatan : Direktur TPS 3R “Permata Bahari” Klampis
Alamat : Dsn. Karang Anyar Baru, Klampis Barat

dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama TPS 3R “Permata Bahari”, yang selanjutnya dalam
perjanjian ini disebut sebagai:

----- PIHAK KEDUA -----

Kedua belah pihak terlebih dahulu menerangkan bahwa:

1. Pihak Pertama adalah Kepala Sekolah UPTD SDN Bator 1.

2. Pihak Kedua adalah Ketua TPS 3R “Permata Bahari”, sebuah badan usaha yang bergerak dalam
bidang Jasa Pengangkutan sampah dan kebersihan yang melakukan kegiatan dalam bidang jasa
pelayanan yang salah satunya pengambilan dan pengangkutan sampah di wilayah Klampis.

3. Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan perjanjian kerjasama dalam hal pengangkutan
sampah rumah tangga/ domestik.

Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, maka kedua belah pihak sepakat untuk melaksanakan
kerjasama dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1
MAKSUD DAN TUJUAN

1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat untuk melaksanakan kerja sama dalam pengangkutan
sampah domestik guna menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat, dimana Pihak
Kedua akan menyediakan fasilitas untuk melakukan pengangkutan sampah di wilayah Pihak
Pertama.
2. Sampah yang dimaksud adalah sampah domestik yang terdapat di lingkungan UPTD SDN Bator
1 sebagai akibat dari pembuangan sampah yang berasal dari lingkungan/ warga sekolah Sekolah
UPTD SDN Bator 1.
PASAL 2
LINGKUP KERJASAMA

1. Pihak Kedua akan mengangkut sampah di lingkungan sekolah UPTD SDN Bator 1 yang
beralamat di Jl. Raya Klampis No.156 Desa Bator Kec. Klampis yang selanjutnya diangkut ke
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) oleh Pihak Kedua.
2. Pihak Kedua menyediakan fasilitas layanan pengambilan dan pengangkutan sampah dari Tempat
Sampah di sekolah UPTD SDN Bator 1 ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
3. Jadwal pengambilan sampah oleh Pihak Kedua dilaksanakan 7 kali dalam seminggu setiap hari
atau sebanyak 30 (tiga puluh) kali dalam satu bulan.
4. Tata cara pengambilan sampah dan pengangkutan sampah oleh Pihak Kedua dengan
memperhatikan Ketentuan dan Peraturan yang berlaku diwilayah Kabupaten Bangkalan, tentang
Pengelolaan Sampah.

PASAL 3
BIAYA DAN TATA CARA PEMBAYARAN

1. Kedua belah pihak sepakat bahwa pembayaran atas pekerjaan tersebut didalam perjanjian ini
dilaksanakan setiap bulan setelah pekerjaan selesai dilakukan oleh Pihak Kedua.
2. Pihak Pertama berkewajiban untuk membayar retribusi/ jasa pengangkutan sampah kepada Pihak
Kedua mengacu kepada Perda Kabupaten Bangkalan No. 1 tahun 2024 tentang Retribusi Jasa
Umum di Kabupaten Bangkalan atau berdasarkan jumlah yang disepakati kedua belah Pihak dan
pembayarannya dilaksanakan setiap tanggal 1 s/d 10 setiap bulannya.
3. Biaya Pelayanan Jasa Pengangkutan Persampahan yang telah disepakati dan ditetapkan kedua
belah Pihak sebesar Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah)/ bulan.
4. Pembayaran retribusi/ Jasa Pengangkutan Persampahan dilakukan oleh Pihak Pertama melalui
Bendahara TPS 3R “Permata Bahari”.
5. Apabila ada perubahan tarif/retribusi dari TPS 3R “Permata Bahari” atau dari Pihak Kedua,
maka Pihak Kedua berkewajiban untuk memberitahukan perubahan tarif tersebut kepada Pihak
Pertama paling lambat satu bulan sebelumnya untuk dipertimbangkan dan disepakati oleh
Pengurus UPTD SDN Bator 1.

PASAL 4
JANGKA WAKTU PERJANJIAN KERJASAMA

Perjanjian kerja sama ini berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak ditanda
tanganinya surat perjanjian kerjasama ini dan akan dievaluasi setiap tahunnya atas kesepakatan
kedua belah pihak.

PASAL 5
FORCE MAJEURE

1. Kedua belah pihak sepakat bahwa apabila di dalam pelaksanaan operasional sampah, seperti
tersebut pasal 2 (dua) di atas dalam hal Pihak Kedua mengalami gangguan/kerusakan yang
disebabkan oleh keadaan force majeure, maka Pihak Kedua harus memberitahukan secara tertulis
mengenai keadaan tersebut Kepada Pihak Pertama selambat-lambatnya 1 x 24 jam setelah
terjadinya force majeure tersebut.
2. Keadaan force majeure seperti yang dimaksud pada ayat (1) diatas antara lain adalah peperangan,
huru hara, unjuk rasa massa, pemberontakan, krisis nasional, kebakaran, sabotase, epidemi,
bencana alam seperti banjir, gempa bumi dan lain-lain diluar kemauan dan kemampuan Pihak
Pertama dan Pihak Kedua.
3. Apabila terjadi keadaan force majeure seperti tersebut diatas sehingga tidak memungkinkan
Pihak Pertama dan Pihak Kedua melanjutkan perjanjian kerjasama ini, maka kedua belah pihak
sepakat untuk menyelesaikan segala sesuatunya secara musyawarah.
PASAL 6
GANGGUAN PENGANGKUTAN

1. Apabila terjadi gangguan teknis pada proses pengangkutan sampah karena sesuatu dan lain hal
maka Pihak Kedua tetap akan melaksanakan pengangkutan sampah tersebut dalam waktu paling
lambat 2 hari sejak pemberitahuan perihal gangguan disampaikan Pihak Kedua kepada Pihak
Pertama.
2. Apabila jadwal Pengangkutan Sampah sesuai ketentuan Pasal 2 ayat (3) tidak
terpenuhi/terkendala maka Pihak Kedua wajib memberitahukan dan melakukan penggantian
pada hari pengangkutan lainnya pada minggu yang sama dengan jadwal tersebut.
3. Apabila pengangkutan sampah tidak dilakukan sesuai jadwal pada Pasal 2 ayat (3) tanpa
penggantian hari pengangkutan pada minggu yang sama dan tanpa pemberitahuan kepada Pihak
Pertama, maka Pihak Kedua dikenakan Pinalti sebesar Rp. 10.000 per/hari.
4. Dalam hal Pihak Kedua tidak dapat melaksanakan seluruh kewajibannya sesuai ketentuan Pasal
2, maka Pihak Pertama tidak berkewajiban membayarkan retribusi/ jasa pengangkutan sampah
pada bulan tersebut.

PASAL 7
PEMINDAHTANGANAN PERJANJIAN

1. Kedua belah pihak, selama perjanjian ini berlangsung dilarang untuk memindahtangankan
sebagian atau seluruhnya isi-isi dan atau kondisi perjanjian ini kepada Pihak Ketiga atau pihak-
pihak lainnya.

2. Dalam hal Pihak Kedua tidak dapat melaksanakan kewajibannya seperti yang telah ditentukan
pada perjanjian kerjasama ini, karena adanya gangguan alat atau akibat force majeure, maka
Pihak Kedua dapat menunjuk pelaksana Pihak Ketiga untuk melakukan pengambilan,
pengangkutan dan pembuangan sampah Pihak Pertama dengan terlebih dahulu, mendiskusikan
hal tersebut kepada Pihak Pertama.

PASAL 8
PENGHENTIAN PERJANJIAN

1. Jika pada saat perjanjian kerjasama ini berlangsung, Pihak Pertama atau Pihak Kedua tidak
mematuhi kewajibannya seperti pada pasal-pasal perjanjian ini, maka Pihak Pertama atau Pihak
Kedua dapat menghentikan kerjasama dengan memberikan surat pemberitahuan minimal 1 (satu)
bulan sebelumnya.
2. Apabila penghentian perjanjian kerjasama terjadi disebabkan oleh kondisi sesuai dengan apa
yang telah disebutkan pada ayat (1) diatas, maka para pihak diharuskan untuk terlebih dahulu
menyelesaikan dan mematuhi segala kewajiban-kewajiban yang belum terselesaikan dalam
tempo tidak lebih dari 1 (satu) bulan setelah penghentian perjanjian dilakukan.

PASAL 9
PENYELESAIAN PERSELISIHAN

1. Jika terjadi perselisihan sebagai akibat dari pelaksanaan perjanjian ini, maka kedua belah pihak
sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara musyawarah mufakat.
2. Apabila dengan musyawarah tidak tercapai kata sepakat maka para Pihak dapat menyelesaikan
dengan menempuh jalur hukum.
PASAL 10
PENUTUP

1. Hal-hal yang mungkin timbul sehubungan dengan pelaksanaan perjanjian ini akan diselesaikan
dan diatur bersama dikemudian hari dalam suatu bentuk addendum atas dasar persetujuan
bersama dan merupakan bagian yang mengikat serta tidak terpisahkan dari surat perjanjian
kerjasama ini.

2. Surat perjanjian kerjasama ini ditandatangani di Klampis dalam rangkap 2 (dua) dilengkapi
dengan materai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama, masing-masing untuk Pihak
Pertama dan Pihak Kedua.

Klampis, 2 Januari 2025

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA,


TPS 3R “Permata Bahari” UPTD SDN Bator 1

KAFANI RAHMATULLAH AKBAR H. SUBAIDI, [Link].,[Link].


Ketua Kepala Sekolah

Anda mungkin juga menyukai