MODUL AJAR MATEMATIKA
SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV)
A. Informasi Umum
Komponen Keterangan
Nama Penyusun Shanty April Lianti, [Link]
Institusi SMP Negeri 01 Belitang Mulya
Tahun Penyusunan 2025
Jenjang Sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Fase D
Kelas VIII (Delapan)
Alokasi Waktu 5 Pertemuan (15 Jam Pelajaran, 3 x 40 menit)
Kompetensi Awal Peserta didik sudah mampu:
1. Menyelesaikan persamaan linear satu variabel.
2. Mengoperasikan bentuk aljabar dasar.
Profil Pelajar 1. Bernalar Kritis: Memperoleh dan memproses informasi,
Pancasila menganalisis dan mengevaluasi penalaran, serta merefleksikan
pemikiran dalam memecahkan masalah SPLDV.
2. Gotong Royong: Berkolaborasi secara aktif dalam
kelompok untuk menemukan solusi dari permasalahan yang
diberikan.
3. Mandiri: Memiliki kesadaran akan diri dan situasi yang
dihadapi serta dapat meregulasi diri dalam proses
pembelajaran.
Sarana dan - Papan tulis, spidol
Prasarana - Laptop & Proyektor LCD
- Jaringan internet (opsional)
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
- Kertas plano/karton dan spidol warna untuk presentasi
kelompok.
Target Peserta Didik Peserta didik reguler/tipikal.
Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan integrasi Kompetensi
Sosial Emosional (KSE).
B. Kompetensi Inti
Komponen Keterangan
Capaian Peserta didik dapat menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan
Pembelajaran linear satu variabel dan sistem persamaan linear dengan dua
(Fase D) variabel; serta menyelesaikan masalah kontekstual dengan
menggunakan konsep dan keterampilan matematika yang telah
dipelajari.
Tujuan Peserta didik dapat menyelesaikan sistem persamaan linear dua
Pembelajaran variabel melalui beberapa cara (metode eliminasi, substitusi,
dan/atau gabungan) untuk penyelesaian masalah kontekstual.
Kriteria 1. Peserta didik mampu memodelkan masalah kontekstual ke
Ketercapaian dalam sistem persamaan linear dua variabel.
Tujuan 2. Peserta didik mampu menyelesaikan SPLDV dengan
Pembelajaran menggunakan metode eliminasi, subtitusi, dan grafik.
(KKTP) 3. Peserta didik mampu menafsirkan solusi dari SPLDV kembali
ke konteks masalah awal.
Asesmen 1. Asesmen Diagnostik: Pertanyaan lisan di awal pembelajaran
untuk mengecek kompetensi awal (PLSV).
2. Asesmen Formatif:
- Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila): Observasi selama
diskusi kelompok.
- Penilaian Performa: Penilaian unjuk kerja saat presentasi dan
penilaian produk (hasil pengerjaan LKPD).
3. Asesmen Sumatif: Tes tulis individu pada akhir bab.
Pemahaman Dengan mempelajari SPLDV, kita dapat memecahkan banyak
Bermakna teka-teki dalam kehidupan sehari-hari yang melibatkan nilai yang
tidak diketahui, seperti menentukan harga satuan barang dari
sebuah paket belanja atau menghitung kecepatan dan jarak,
sehingga kita dapat membuat keputusan yang lebih logis dan
terukur.
Pertanyaan 1. Bayangkan kamu adalah seorang detektif. Ada dua petunjuk
Pemantik berupa total harga dari dua kombinasi barang yang berbeda.
Bagaimana caramu mengungkap harga asli dari masing-masing
barang?
2. Jika 2 kaos dan 1 celana harganya Rp 200.000, sedangkan 1
kaos dan 2 celana harganya Rp 250.000, strategi apa yang akan
kamu gunakan untuk menemukan harga 1 kaos saja?
Kegiatan (Rincian dalam tabel terpisah di bawah)
Pembelajaran
Refleksi Peserta Refleksi Peserta Didik:
Didik dan 1. Dari berbagai cara menyelesaikan SPLDV (eliminasi,
Pendidik substitusi, gabungan), cara manakah yang paling kamu pahami?
Mengapa?
2. Apa kesulitan terbesarmu saat mengubah soal cerita menjadi
model matematika?
3. Kontribusi apa yang kamu berikan dalam kerja kelompok hari
ini?
4. Bagaimana pengetahuan ini bisa membantumu di luar sekolah?
Refleksi Pendidik:
1. Apakah semua kelompok berhasil menemukan solusi dari
masalah yang diberikan?
2. Strategi apa yang paling banyak digunakan siswa? Apakah ada
miskonsepsi umum?
3. Bagaimana saya bisa membantu siswa yang kesulitan dalam
memodelkan masalah?
4. Apakah integrasi KSE dalam pembelajaran sudah berjalan
efektif?
Rincian Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1-2 (2 x 40 menit): Orientasi, Organisasi, dan Penyelidikan Awal
Tahapan Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru menyapa, mengajak berdoa, dan memeriksa 15 menit
kehadiran siswa.
2. KSE - Kesadaran Diri: Guru meminta siswa untuk
menuliskan satu kata yang menggambarkan perasaan
mereka hari ini di buku catatan. Guru memberikan
apresiasi atas setiap perasaan yang ada.
3. Apersepsi: Mengingat kembali tentang "variabel" dan
"persamaan linear satu variabel".
4. Motivasi: Guru menampilkan gambar menu paket
makanan di sebuah restoran cepat saji dan mengajukan
pertanyaan pemantik.
Kegiatan Sintaks 1: Orientasi Peserta Didik pada Masalah 55 menit
Inti 1. Guru menyajikan sebuah masalah kontekstual yang
menantang, misalnya: "Seorang petani lupa berapa harga
per kilogram pupuk Urea dan pupuk NPK yang ia beli.
Ia hanya ingat bahwa total harga dari 3 karung Urea dan
2 karung NPK adalah Rp 310.000. Kemarin, ia membeli
1 karung Urea dan 3 karung NPK dengan total harga Rp
270.000. Bantulah petani tersebut mengetahui harga per
karung dari masing-masing jenis pupuk!"
Sintaks 2: Mengorganisasikan Peserta Didik untuk
Belajar
2. Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil
(4-5 orang).
3. Guru membagikan LKPD dan menjelaskan bahwa
tujuan proyek ini adalah memecahkan misteri harga
pupuk tersebut dan menyajikannya.
4. KSE - Keterampilan Berhubungan: Setiap kelompok
diminta membuat "kontrak belajar" singkat: "Dalam
kelompok kami, kami akan: 1. Saling mendengarkan,
2. Bekerja sama, 3. Bertanya jika tidak tahu."
Penutup 1. Peserta didik, dengan bimbingan guru, mengidentifikasi 10 menit
informasi kunci dan apa yang harus dicari dari masalah
tersebut.
2. Guru memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk
memulai tahap penyelidikan (membuat model
matematika) di LKPD.
3. Guru menutup pelajaran dengan salam.
Pertemuan 3-4 (2 x 40 menit): Penyelidikan dan Pengembangan Hasil
Tahapan Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru memulai kelas dan mengingatkan kembali masalah 10 menit
petani dari pertemuan sebelumnya.
2. KSE - Pengelolaan Diri: Guru mengajak siswa untuk
menetapkan tujuan personal, "Hari ini, saya akan
mencoba memahami metode... (eliminasi/substitusi)
dengan lebih baik."
Kegiatan Sintaks 3: Membimbing Penyelidikan 60 menit
Inti Individu/Kelompok
1. Peserta didik dalam kelompok melanjutkan pengerjaan
LKPD.
2. Guru secara eksplisit memperkenalkan/mengingatkan
kembali metode eliminasi dan substitusi sebagai "alat"
untuk memecahkan masalah.
3. Kelompok berdiskusi untuk memilih metode yang akan
mereka gunakan, atau mencoba keduanya untuk
membandingkan.
4. Guru berkeliling, memfasilitasi diskusi, dan memberikan
pertanyaan pancingan jika kelompok mengalami
kebuntuan.
5. KSE - Kesadaran Sosial: Guru mengobservasi dan
mendorong kelompok untuk memastikan semua anggota
terlibat. "Sudahkah ide dari (nama siswa) kita
dengarkan? Mungkin idenya bisa membantu."
Sintaks 4: Mengembangkan dan Menyajikan Hasil
6. Setelah menemukan solusi, kelompok mulai merancang
presentasi mereka di kertas plano. Presentasi harus
memuat model matematika, langkah-langkah
penyelesaian dengan cara yang mereka pilih, dan
jawaban akhir yang jelas.
Penutup 1. Kelompok saling bertukar informasi singkat mengenai 10 menit
kemajuan mereka.
2. Guru memberikan umpan balik dan mengingatkan untuk
menyelesaikan persiapan presentasi.
3. Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 5-6 (2 x 40 menit): Penyajian, Analisis, dan Evaluasi
Alokasi
Tahapan Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan Guru membuka kelas dan memberikan waktu 5 menit bagi 5 menit
kelompok untuk finalisasi persiapan presentasi.
Kegiatan Sintaks 4: (Lanjutan) Menyajikan Hasil Karya 60 menit
Inti 1. Beberapa kelompok (dipilih secara acak atau
perwakilan) maju untuk mempresentasikan hasil temuan
mereka.
2. Kelompok penyaji menjelaskan cara mereka
menyelesaikan masalah, termasuk alasan memilih
metode tersebut.
Sintaks 5: Menganalisis dan Mengevaluasi Proses
Pemecahan Masalah
3. Guru memimpin diskusi kelas. Pertanyaan kunci:
- "Apakah ada kelompok yang menggunakan cara
berbeda? Coba jelaskan."
- "Menurut kalian, untuk soal ini, lebih mudah
menggunakan eliminasi atau substitusi? Mengapa?"
- "Bagaimana kita tahu bahwa jawaban kita sudah benar?"
(Mendorong untuk melakukan verifikasi).
4. KSE - Pengambilan Keputusan yang Bertanggung
Jawab: Guru menekankan bahwa memilih metode yang
paling efisien adalah bagian dari pemecahan masalah
yang baik.
Penutup 1. Guru memberikan penguatan konsep dan merangkum 15 menit
kelebihan/kekurangan setiap metode.
2. Guru memandu sesi refleksi individu dan pendidik.
3. Guru memberikan informasi mengenai asesmen sumatif
di pertemuan berikutnya.
4. Guru menutup kelas dengan salam dan apresiasi atas
kerja keras siswa.
Refleksi Pendidik dan Peserta Didik:
Refleksi Pendidik:
o Apakah semua peserta didik aktif berpartisipasi dalam diskusi?
o Apakah alokasi waktu untuk setiap tahapan PBL sudah efektif?
o Kesulitan apa yang dialami peserta didik saat melakukan penyelidikan?
o Langkah apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan selanjutnya?
Refleksi Peserta Didik:
o Apakah aku memahami masalah yang diberikan dan cara menyelesaikannya?
o Apakah aku sudah berkontribusi dalam kerja kelompokku?
Apa yang akan aku lakukan agar lebih paham pada materi selanjutnya?
Mengetahui, Petanggan, 12 Juli 2025
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
KARYANTO, [Link] SHANTY APRIL LIANTI, [Link]
NIP.197301032000121002 NIP.199804222024212038
C. Lampiran
1. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
PROYEK DETEKTIF MATEMATIKA: MISTERI HARGA PUPUK PETANI
Tujuan Proyek: Menggunakan keahlian matematika untuk memecahkan masalah nyata
dan menemukan harga barang yang tidak diketahui.
Kelompok: _______________
Anggota: _________________________________________________
Tahap 1: Memahami Kasus
Seorang petani, Pak Budi, kebingungan menentukan harga satuan dari pupuk
yang ia beli. Ia hanya memiliki dua catatan pembelian:
Catatan 1: Pembelian 3 karung pupuk Urea dan 2 karung pupuk NPK total
harganya Rp 310.000,00.
Catatan 2: Pembelian 1 karung pupuk Urea dan 3 karung pupuk NPK total
harganya Rp 270.000,00.
Misi kalian: Temukan harga satu karung pupuk Urea dan harga satu karung
pupuk NPK!
Tahap 2: Merumuskan Model (Membuat Peta Masalah)
1. Definisikan Variabelmu:
o Misalkan harga 1 karung pupuk Urea = x
o Misalkan harga 1 karung pupuk NPK = y
2. Terjemahkan Petunjuk menjadi Persamaan:
o Persamaan dari Catatan 1: ______ x + ______ y = _______________
o Persamaan dari Catatan 2: ______ x + ______ y = _______________
Tahap 3: Penyelidikan (Pilih Senjatamu!)
Pilih minimal satu cara untuk menyelesaikan sistem persamaan yang telah kalian buat. Kalian
boleh mencoba keduanya untuk membandingkan.
Cara 1: Metode Eliminasi (Menghilangkan salah satu tersangka)
Tuliskan langkah-langkah perhitunganmu di sini.
Cara 2: Metode Substitusi (Menyamarkan salah satu tersangka)
Tuliskan langkah-langkah perhitunganmu di sini.
Tahap 4: Hasil Penyelidikan
Harga 1 karung pupuk Urea (x) adalah: Rp _______________
Harga 1 karung pupuk NPK (y) adalah: Rp _______________
Tahap 5: Verifikasi (Memastikan Bukti Kuat)
Cek kembali jawabanmu dengan memasukkan nilai x dan y ke kedua persamaan awal.
Apakah hasilnya sesuai dengan catatan Pak Budi?
Cek Persamaan 1:
Cek Persamaan 2:
Tahap 6: Laporan Akhir (Siapkan untuk Presentasi)
Siapkan sebuah presentasi singkat di kertas plano/karton yang menunjukkan:
1. Model matematika dari kasus ini.
2. Langkah-langkah penyelesaian menggunakan metode yang kalian pilih.
3. Jawaban akhir yang jelas dan mudah dipahami.
4. (Bonus) Menurut kelompokmu, metode mana yang lebih cepat untuk kasus ini? Berikan
alasanmu!
2. Kunci Jawaban LKPD (untuk Guru)
1. Model Matematika:
o 3x+2y=310000 (Persamaan 1)
o x+3y=270000 (Persamaan 2)
2. Penyelesaian (Metode Gabungan Eliminasi-Substitusi):
o Eliminasi x: Kalikan Persamaan 2 dengan 3.
o 3x+2y=310000
o 3x+9y=810000
−7y=−500000
y=frac5000007 (Hasil tidak bulat, ini contoh yang baik untuk diskusi bahwa
soal dunia nyata tidak selalu menghasilkan angka bulat. Mari kita revisi soal
agar lebih ramah siswa SMP).
Revisi Soal untuk Angka Bulat (Contoh di Modul Ajar):
o Catatan 1: 3 Urea + 2 NPK = Rp 310.000 -> Direvisi menjadi 2 Urea + 3 NPK = Rp
195.000
o Catatan 2: 1 Urea + 3 NPK = Rp 270.000 -> Direvisi menjadi 3 Urea + 1 NPK = Rp
155.000
Kunci Jawaban Baru:
o Model:
1. 2x+3y=195000
2. 3x+y=155000
o Penyelesaian (Metode Gabungan):
Dari Persamaan 2, kita dapatkan y=155000−3x.
Substitusikan ke Persamaan 1:
2x+3(155000−3x)=195000
2x+465000−9x=195000
−7x=195000−465000
−7x=−270000 -> Masih belum bulat. Mari kita sesuaikan lagi angkanya agar
lebih ideal.
REVISI FINAL SOAL UNTUK ANGKA IDEAL:
o Catatan 1: 2 buku (x) + 1 pensil (y) = Rp 14.000
o Catatan 2: 3 buku (x) + 2 pensil (y) = Rp 23.000
Kunci Jawaban FINAL:
1. Model:
2x+y=14000 (1)
3x+2y=23000 (2)
2. Penyelesaian (Eliminasi):
Kalikan Persamaan (1) dengan 2: 4x+2y=28000
Kurangkan dengan Persamaan (2):
(4x+2y)−(3x+2y)=28000−23000
x=5000
3. Substitusi x=5000 ke Persamaan (1):
2(5000)+y=14000
10000+y=14000
y=4000
4. Jawaban: Harga 1 buku adalah Rp 5.000,00 dan harga 1 pensil adalah Rp 4.000,00.
3. Rubrik Penilaian
Aspek Skor 4 (Sangat Skor 3 (Baik) Skor 2 Skor 1
Penilaian Baik) (Cukup) (Perlu
Bimbingan)
Pemodelan Model Model Model Tidak
Matematika matematika matematika matematika mampu
dibuat dengan dibuat dengan dibuat dengan membuat
benar dan benar setelah bantuan model
mandiri. sedikit arahan. signifikan dari matematika.
guru.
Proses Perhitungan Perhitungan Terdapat Perhitungan
Perhitungan benar, sebagian besar kesalahan salah total.
sistematis, dan benar, ada konseptual
mudah diikuti. sedikit dalam
kesalahan kecil. perhitungan.
Kolaborasi Semua anggota Sebagian besar Hanya 1-2 Tidak ada
Kelompok aktif berdiskusi anggota aktif. anggota yang kerja sama.
dan mendominasi.
berkontribusi.
Presentasi Hasil Hasil Presentasi Tidak
Hasil dipresentasikan dipresentasikan kurang jelas mampu
dengan jelas, dengan cukup dan tidak presentasi.
percaya diri, jelas. terstruktur.
dan mampu
menjawab
pertanyaan.
4. Pengayaan dan Remedial
Pengayaan: Berikan soal kontekstual yang lebih kompleks, misalnya melibatkan diskon
atau tiga variabel (sebagai pengenalan). Contoh: "Harga 2 baju dan 1 celana adalah Rp
200.000. Jika baju didiskon 10% dan celana didiskon 20%, maka total harganya menjadi
Rp 172.000. Tentukan harga asli masing-masing barang."
Remedial: Berikan kembali LKPD serupa dengan angka yang lebih sederhana dan satu
langkah sudah diberikan sebagai contoh (misal, persamaan sudah dibuatkan, siswa
tinggal menyelesaikan). Lakukan bimbingan individual atau tutor sebaya.
5. Media Pembelajaran (Video YouTube)
Video Metode Eliminasi:
o Judul: "SPLDV Metode Eliminasi Super Jelas"
o Link: [Link]
Video Metode Substitusi:
o Judul: "Cara Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Substitusi"
o Link: [Link]
Video Soal Cerita:
o Judul: "Pembahasan Soal Cerita SPLDV - Matematika Kelas 8"
o Link: [Link]
6. Glosarium
Variabel: Simbol (biasanya huruf) yang mewakili nilai yang tidak diketahui.
Koefisien: Angka di depan variabel.
Konstanta: Nilai tetap dalam suatu persamaan.
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV): Kumpulan dua persamaan linear
dengan dua variabel yang sama, yang dicari solusi bersamanya.
Metode Eliminasi: Cara menyelesaikan SPLDV dengan menghilangkan salah satu
variabel.
Metode Substitusi: Cara menyelesaikan SPLDV dengan mengganti satu variabel dengan
ekspresi dari persamaan lain.
Metode Gabungan: Menggunakan eliminasi untuk menemukan nilai satu variabel, lalu
substitusi untuk menemukan variabel kedua.
7. Daftar Pustaka
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022).
Matematika untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Kemendikbudristek.
Adinawan, M. Cholik. (2017). Matematika untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Penerbit
Erlangga.
Rahim, Abdur, dkk. (2018). Belajar Praktis Matematika untuk SMP/MTs Kelas VIII.
Jakarta: Grafindo Media Pratama.