MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : PRAKARYA (BUDI DAYA)
BAB 2 : BUDI DAYA IKAN KONSUMSI AIR TAWAR
A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : …………………………………………….
Nama Penyusun : …………………………………………….
Mata Pelajaran : Prakarya (Budi Daya)
Kelas / Fase / Semester : VII / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 36 JP (6 kali pertemuan)
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
● Pengetahuan Awal: Peserta didik telah mengenal beberapa jenis ikan air tawar yang
biasa dikonsumsi. Beberapa mungkin pernah melihat kolam ikan atau bahkan
memelihara ikan di akuarium.
● Minat: Peserta didik memiliki minat yang beragam, dari ketertarikan pada hewan air,
kegiatan praktik di luar ruangan, hingga potensi wirausaha dari budi daya ikan.
● Latar Belakang: Latar belakang peserta didik bervariasi. Beberapa tinggal di dekat
sumber air seperti sungai atau danau, sementara yang lain di perkotaan dengan lahan
terbatas.
● Kebutuhan Belajar:
○ Visual: Difasilitasi dengan gambar berbagai jenis ikan, video proses pembuatan
kolam terpal, dan pengamatan langsung terhadap ikan.
○ Auditori: Difasilitasi melalui diskusi kelompok, penjelasan guru, dan presentasi
tentang analisis usaha.
○ Kinestetik: Terlibat aktif dalam praktik pembuatan wadah budi daya, penebaran
benih, pemberian pakan, dan pemanenan.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:
○ Konseptual: Memahami karakteristik berbagai jenis ikan konsumsi air tawar, fungsi
wadah budi daya, sistem teknologi budi daya, dan pentingnya analisis usaha.
○ Prosedural: Menguasai langkah-langkah teknis merencanakan, membuat wadah
budi daya, memelihara ikan, hingga mengevaluasi hasil budi daya secara ekonomis.
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini sangat relevan karena
ikan merupakan sumber protein hewani penting. Peserta didik belajar cara menghasilkan
sumber pangan, memahami potensi ekonomi lokal (misalnya, Tulungagung sebagai pusat
minapolitan), dan membuka wawasan wirausaha.
● Tingkat Kesulitan: Sedang. Konsep dasar mudah dipahami, namun praktik
pemeliharaan ikan memerlukan ketelitian, konsistensi, dan kemampuan mengatasi
masalah seperti penyakit atau kualitas air.
● Struktur Materi: Materi disusun secara siklus, mulai dari pengenalan (observasi),
perencanaan dan modifikasi wadah (desain), praktik pemeliharaan (produksi), hingga
evaluasi teknis dan ekonomis (refleksi dan evaluasi).
● Integrasi Nilai dan Karakter:
○ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak
Mulia: Mensyukuri anugerah Tuhan berupa sumber daya air dan keanekaragaman
hayati dengan memelihara makhluk hidup secara bertanggung jawab.
○ Bernalar Kritis: Menganalisis kelebihan dan kekurangan berbagai jenis wadah budi
daya dan menghitung analisis usaha untuk menentukan kelayakan proyek.
○ Kreativitas: Merancang dan membuat modifikasi wadah budi daya (kolam terpal)
dengan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
○ Kolaborasi/Bergotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk membuat
kolam, merawat ikan, dan menyusun laporan evaluasi.
○ Kemandirian: Bertanggung jawab atas jadwal piket pemberian pakan dan
pengamatan kondisi ikan.
○ Kepedulian: Menjaga kualitas air dan kebersihan lingkungan kolam agar ikan dapat
hidup sehat.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia:
Menunjukkan rasa tanggung jawab terhadap makhluk hidup ciptaan Tuhan selama proses
pemeliharaan.
● Kewargaan: Mengenali potensi perikanan di daerah sekitar (kearifan lokal) dan
memahami perannya dalam perekonomian lokal.
● Penalaran Kritis: Mengevaluasi keberhasilan budi daya berdasarkan data (tingkat
kelangsungan hidup, pertumbuhan) dan menghitung keuntungan usaha secara logis.
● Kreativitas: Menghasilkan ide modifikasi wadah budi daya yang efisien dan sesuai
dengan kondisi lingkungan sekolah.
● Kolaborasi: Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok, pembagian tugas, dan
penyelesaian proyek budi daya secara bersama-sama.
● Kemandirian: Mengelola waktu dan tugas dalam proyek budi daya, serta mengambil
inisiatif untuk mencari solusi atas kendala yang dihadapi.
● Kesehatan: Memahami kandungan gizi ikan sebagai sumber protein penting bagi
kesehatan dan belajar menghasilkan ikan yang layak konsumsi.
● Komunikasi: Menyajikan data hasil pengamatan dan laporan analisis usaha secara jelas
dan efektif melalui presentasi.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Pada akhir Fase D, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.
Eksplorasi dan Observasi
Menjelaskan aspek-aspek penting budi daya berdasarkan hasil observasi; menjelaskan
produk budi daya serta modifikasi bahan, alat, dan teknik bila diperlukan sesuai potensi
lingkungan/kearifan lokal berdasarkan hasil eksplorasi.
Desain/Perencanaan
Menyusun rencana kegiatan budi daya serta modifikasi bahan, alat, dan teknik bila
diperlukan, sesuai potensi lingkungan/kearifan lokal.
Produksi
Menghasilkan produk budi daya yang aman berdasarkan potensi lingkungan/kearifan
lokal dengan modifikasi bahan, alat, dan teknik bila diperlukan, serta ditampilkan dalam
kemasan yang menarik.
Evaluasi dan Refleksi
Mengevaluasi dan merefleksi proses serta produk budi daya yang aman yang dihasilkan.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
● Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Mempelajari ekosistem perairan, biologi ikan
(pernapasan, reproduksi), dan parameter kualitas air (pH, oksigen terlarut).
● Matematika: Menghitung padat tebar benih, kebutuhan pakan, tingkat kelangsungan
hidup (SR), dan analisis untung-rugi.
● Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memahami kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi
dalam usaha perikanan serta potensi ekonomi daerah.
● Bahasa Indonesia: Menyusun laporan pengamatan, membuat teks prosedur pembuatan
kolam, dan mempresentasikan hasil evaluasi.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
● Pertemuan 1: Mengenal Jenis Dan Karakteristik Ikan Konsumsi Air Tawar (4 Jp)
● Pertemuan 2: Mengenal Teknik Budi Daya Ikan Konsumsi Air Tawar (4 Jp)
● Pertemuan 3: Modifikasi Kolam Budi Daya Ikan Konsumsi Air Tawar (6 Jp)
● Pertemuan 4: Perencanaan Budi Daya Ikan Konsumsi Air Tawar (4 Jp)
● Pertemuan 5: Praktik Budi Daya Ikan Konsumsi Air Tawar (12 Jp)
● Pertemuan 6: Mengevaluasi Hasil Budi Daya Ikan Konsumsi Air Tawar (6 Jp)
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Budi daya ikan lele dalam kolam terpal di lahan terbatas sebagai alternatif pemenuhan gizi
protein keluarga dan peluang wirausaha skala kecil di lingkungan perkotaan maupun
pedesaan.
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)
● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)
○ Mindful Learning: Peserta didik fokus mengamati perilaku ikan, perubahan warna
air, dan detail lain saat melakukan pemeliharaan harian.
○ Meaningful Learning: Peserta didik memahami bahwa merawat ikan bukan sekadar
memberi makan, tetapi juga menjaga ekosistem kecil agar menghasilkan sumber
pangan yang sehat dan bernilai ekonomis.
○ Joyful Learning: Pembelajaran menjadi menyenangkan melalui kegiatan praktik
membuat kolam, melihat pertumbuhan ikan dari hari ke hari, dan antusiasme saat
panen bersama.
● Metode Pembelajaran: Diskusi, demonstrasi, praktikum, studi kasus (analisis usaha).
● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Diferensiasi Konten: Menyediakan informasi tentang berbagai jenis ikan (lele, nila,
gurami). Kelompok dapat memilih jenis ikan yang akan dibudidayakan (dengan
pertimbangan ketersediaan benih).
○ Diferensiasi Proses: Memberikan pilihan pembuatan wadah (kolam terpal bulat atau
persegi) dan memberikan bimbingan teknis yang berbeda sesuai tingkat kesulitan.
○ Diferensiasi Produk: Laporan evaluasi dapat disajikan dalam bentuk makalah,
poster analisis usaha, atau video dokumenter "Dari Benih Hingga Panen".
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Bekerja sama dengan guru Matematika untuk membantu
menghitung analisis usaha.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Mengundang pembudidaya ikan lele lokal
untuk berbagi pengalaman atau mengunjungi sentra penjualan benih ikan.
● Mitra Digital: Memanfaatkan marketplace online untuk mencari harga terpal, benih, dan
pakan sebagai data untuk analisis usaha.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik: Ruang kelas untuk diskusi, halaman sekolah untuk praktik pembuatan
kolam terpal dan pemeliharaan ikan.
● Ruang Virtual: Grup WhatsApp untuk koordinasi jadwal piket dan pelaporan kondisi
ikan harian.
● Budaya Belajar: Membangun budaya kerja sama, tanggung jawab, dan pantang
menyerah dalam menghadapi tantangan (misalnya, jika ada ikan yang mati).
PEMANFAATAN DIGITAL
● Perpustakaan Digital/Sumber Daring: Website Kementerian Kelautan dan Perikanan
(KKP), channel YouTube tentang budidaya ikan lele.
● Forum Diskusi Daring: Grup kelas untuk diskusi dan tanya jawab.
● Penilaian Daring: Google Forms untuk kuis tentang jenis-jenis ikan dan sistem budi
daya.
● Media Presentasi Digital: Canva atau PowerPoint untuk mempresentasikan rencana dan
laporan evaluasi usaha.
● Media Publikasi Digital: Sosial media sekolah untuk mempromosikan hasil panen
kepada warga sekolah.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
PERTEMUAN 1 (4 JP : 4 x 40 MENIT)
Topik : MENGENAL JENIS DAN KARAKTERISTIK IKAN KONSUMSI AIR TAWAR
● KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
○ Orientasi: Salam, doa, presensi.
○ Apersepsi (Meaningful): Guru bertanya, "Siapa yang suka makan ikan? Ikan air
tawar apa saja yang pernah kalian makan?" untuk menghubungkan materi dengan
pengalaman siswa.
○ Motivasi (Joyful): Menampilkan gambar ikan gurami, lele, mas, dan nila, lalu
bertanya, "Menurut kalian, mana yang paling cepat besar?"
● KEGIATAN INTI (130 MENIT)
○ Mengamati (Mindful): Guru menyajikan materi tentang jenis-jenis ikan konsumsi
air tawar (gurami, mas, lele, nila, patin), karakteristik fisik, dan kandungan
nutrisinya melalui slide dan video.
○ Mengumpulkan Informasi (Diferensiasi Konten): Peserta didik (dalam kelompok)
mencari informasi tambahan tentang satu jenis ikan pilihan, fokus pada kebiasaan
makan dan kecepatan pertumbuhannya.
○ Mengasosiasi (Kolaboratif): Kelompok membuat kliping atau laporan singkat
tentang ikan pilihan mereka, mencakup gambar, karakteristik, dan kandungan gizi.
○ Mengomunikasikan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil temuannya.
● KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)
○ Refleksi (Meaningful): Peserta didik menyimpulkan mengapa penting mengetahui
karakteristik ikan sebelum membudidayakannya.
○ Rangkuman: Guru menekankan perbedaan utama antar jenis ikan yang populer
dibudidayakan.
○ Tindak Lanjut: Menugaskan siswa untuk bertanya kepada orang tua atau mencari di
internet, berapa harga per kg ikan lele dan nila di pasar.
○ Penutup: Salam dan doa.
PERTEMUAN 2 (4 JP : 4 x 40 MENIT)
Topik : MENGENAL TEKNIK BUDI DAYA IKAN KONSUMSI AIR TAWAR
● KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
○ Orientasi: Salam, doa, presensi.
○ Apersepsi (Meaningful): Guru mengulas tugas pertemuan sebelumnya tentang
harga ikan dan bertanya, "Untuk memelihara ikan sampai bisa dijual, kira-kira kita
butuh tempat seperti apa?"
● KEGIATAN INTI (130 MENIT)
○ Mengamati (Mindful): Guru menjelaskan tentang sistem teknologi budi daya
(tradisional, semi-intensif, intensif) dan macam-macam wadah budi daya (kolam
tanah, terpal, beton, bak, akuarium, karamba).
○ Diskusi (Kolaboratif): Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan kelebihan
dan kekurangan dari masing-masing wadah budi daya.
○ Mengasosiasi (Joyful): Setiap kelompok membuat mind map tentang sistem dan
wadah budi daya, lalu memberikan tanda (misal: bintang) pada wadah yang paling
mungkin diterapkan di sekolah.
○ Pembelajaran Berdiferensiasi:
Proses: Kelompok yang lebih cepat bisa mulai membuat sketsa desain kolam
■
terpal yang ingin mereka buat.
■ Konten: Guru menyediakan gambar-gambar detail dari setiap jenis wadah untuk
membantu pemahaman visual.
● KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)
○ Refleksi: Guru bertanya, "Menurut kalian, mengapa kolam terpal menjadi pilihan
yang populer saat ini?"
○ Rangkuman: Guru merangkum jenis-jenis wadah dan sistem budi daya.
○ Tindak Lanjut: Meminta siswa untuk mencari tahu harga terpal per meter di toko
terdekat atau online.
○ Penutup: Salam dan doa.
PERTEMUAN 3 (6 JP : 6 x 40 MENIT)
Topik : MODIFIKASI KOLAM BUDI DAYA IKAN KONSUMSI AIR TAWAR
● KEGIATAN PENDAHULUAN (20 MENIT)
○ Orientasi: Salam, doa, presensi.
○ Apersepsi (Meaningful): Guru mengulas tugas sebelumnya tentang harga terpal dan
bertanya, "Kira-kira, selain terpal, bahan apa lagi yang kita butuhkan untuk membuat
kolam?"
○ Motivasi (Joyful): Guru menunjukkan video time-lapse proses pembuatan kolam
terpal yang cepat dan sederhana.
● KEGIATAN INTI (200 MENIT)
○ Mengamati (Mindful): Guru menjelaskan kelebihan dan kekurangan kolam terpal
serta mendemonstrasikan alat dan bahan yang dibutuhkan (terpal, pipa, bambu/bata,
tali).
○ Merancang (Kreatif & Kolaboratif): Setiap kelompok membuat desain/sketsa
kolam terpal yang akan mereka bangun, lengkap dengan ukuran dan daftar bahan.
○ Praktik (Kinestetik & Joyful): Peserta didik secara berkelompok mulai membuat
kerangka kolam terpal di lokasi yang telah ditentukan sesuai dengan prosedur yang
dijelaskan. Guru berkeliling untuk memberikan bimbingan dan memastikan
keamanan kerja.
○ Pembelajaran Berdiferensiasi (Proses): Kelompok yang mengalami kesulitan
teknis akan mendapat bimbingan lebih intensif dari guru. Kelompok yang lebih
mahir dapat menambahkan modifikasi sederhana seperti saluran pembuangan yang
lebih praktis.
● KEGIATAN PENUTUP (20 MENIT)
○ Refleksi: Peserta didik menceritakan tantangan yang dihadapi saat membuat
kerangka kolam.
○ Rangkuman: Guru memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok dan
mengevaluasi hasil kerangka yang telah dibuat.
○ Tindak Lanjut: Memastikan semua kelompok menyelesaikan kerangka dan siap
untuk pemasangan terpal serta instalasi pipa di pertemuan berikutnya (jika belum
selesai).
○ Penutup: Salam dan doa.
PERTEMUAN 4 (4 JP : 4 x 40 MENIT)
Topik : PERENCANAAN BUDI DAYA IKAN KONSUMSI AIR TAWAR
● KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
○ Orientasi: Salam, doa, presensi.
○ Apersepsi (Meaningful): Guru berkata, "Kolam kita sudah hampir jadi. Sekarang,
mari kita rencanakan 'penghuninya'. Ikan apa yang akan kita pelihara dan apa saja
persiapannya?"
● KEGIATAN INTI (130 MENIT)
○ Menentukan Proyek: Berdasarkan diskusi sebelumnya, ditentukan jenis ikan yang
akan dibudidayakan (misal: ikan lele karena pertumbuhannya cepat dan
perawatannya relatif mudah).
○ Merancang Rencana (Mindful & Kolaboratif): Guru memandu kelompok
menyusun rencana budi daya yang meliputi: jadwal kegiatan (persiapan air, tebar
benih, pemberian pakan, panen), kebutuhan bahan (jumlah benih, jumlah pakan), dan
analisis biaya sederhana (harga benih + harga pakan).
○ Presentasi Rencana: Setiap kelompok mempresentasikan rencana budi daya dan
analisis biayanya untuk mendapat masukan.
○ Pembelajaran Berdiferensiasi (Produk): Rencana dapat disajikan dalam bentuk
tabel di kertas plano, slide presentasi sederhana, atau infografis.
● KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)
○ Refleksi: Peserta didik menyampaikan apa bagian tersulit dalam membuat analisis
biaya.
○ Rangkuman: Guru mengonfirmasi rencana final setiap kelompok.
○ Tindak Lanjut: Menugaskan kelompok untuk bersiap melakukan pengisian air dan
penebaran benih pada pertemuan selanjutnya.
○ Penutup: Salam dan doa.
PERTEMUAN 5 (12 JP : Dilaksanakan berkelanjutan selama ± 3-4 minggu)
Topik : PRAKTIK BUDI DAYA IKAN KONSUMSI AIR TAWAR
● KEGIATAN INTI (Praktik Berkelanjutan)
○ Tahap 1 - Persiapan Air & Penebaran Benih (4 JP):
■ Kinestetik: Kelompok mengisi kolam dengan air dan mendiamkannya selama
beberapa hari.
■ Mindful: Peserta didik melakukan proses aklimatisasi benih dengan hati-hati
sebelum menebarkannya ke kolam.
■ Guru membimbing proses ini dan menjelaskan pentingnya setiap langkah.
○ Tahap 2 - Pemeliharaan (± 6 JP, dibagi dalam pertemuan singkat/jadwal piket):
■ Mandiri & Bertanggung Jawab: Sesuai jadwal piket, kelompok memberi
pakan ikan dua kali sehari.
■ Peserta didik secara rutin mengamati kondisi ikan (keaktifan) dan kualitas air
(warna, bau).
■ Setiap kelompok mencatat jumlah pakan yang diberikan dan jumlah ikan yang
mati (jika ada) dalam jurnal harian.
○ Tahap 3 - Panen (2 JP):
■ Joyful: Setelah ikan mencapai ukuran konsumsi, peserta didik melakukan
pemanenan bersama. Air kolam dikurangi, dan ikan ditangkap menggunakan
serokan.
■ Hasil panen dihitung jumlahnya, ditimbang total bobotnya, dan
didokumentasikan.
● Pembelajaran Berdiferensiasi (Proses): Guru memberikan bimbingan kepada
kelompok yang menghadapi masalah (misal: air kolam cepat keruh atau ada ikan yang
sakit), membantu mereka mencari solusi.
PERTEMUAN 6 (6 JP : 6 x 40 MENIT)
Topik : MENGEVALUASI HASIL BUDI DAYA IKAN KONSUMSI AIR TAWAR
● KEGIATAN PENDAHULUAN (20 MENIT)
○ Orientasi: Salam, doa, presensi.
○ Apersepsi (Meaningful): Guru memberikan selamat atas keberhasilan panen dan
bertanya, "Setelah semua kerja keras kita, apakah proyek ini menguntungkan? Mari
kita hitung bersama!"
● KEGIATAN INTI (200 MENIT)
○ Menganalisis Data (Bernalar Kritis): Setiap kelompok menghitung data teknis dari
jurnal mereka: tingkat kelangsungan hidup (SR) dan total bobot panen.
○ Menghitung Analisis Usaha (Kolaboratif): Berdasarkan data biaya dari
perencanaan (KP 4) dan data hasil panen, setiap kelompok menghitung total
pendapatan, dan laba/rugi usaha mereka. Guru menyediakan contoh dan rumus
perhitungan.
○ Menyusun Laporan Evaluasi (Meaningful): Kelompok menyusun laporan akhir
yang berisi analisis teknis (SR, kendala) dan analisis ekonomi (laba/rugi).
○ Presentasi Hasil Evaluasi: Setiap kelompok mempresentasikan laporan evaluasi
usaha mereka, menjelaskan keberhasilan, tantangan, dan pelajaran yang didapat.
● KEGIATAN PENUTUP (20 MENIT)
○ Refleksi: Guru dan peserta didik merefleksikan seluruh rangkaian proyek, dari
perencanaan hingga evaluasi. Guru bertanya, "Jika kalian melakukan proyek ini lagi,
apa yang akan kalian lakukan secara berbeda agar hasilnya lebih baik?"
○ Rangkuman: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya evaluasi dalam setiap
usaha.
○ Tindak Lanjut: Hasil panen dapat dijual kepada guru atau warga sekolah untuk
mempraktikkan aspek pemasaran.
○ Penutup: Salam dan doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
ASESMEN DIAGNOSTIK
● Tanya Jawab: Di awal bab, guru bertanya: "Sebutkan 2 jenis ikan air tawar!",
"Menurutmu, ikan hidup di mana dan makan apa?"
ASESMEN FORMATIF
● Tanya Jawab: Seputar materi, seperti “Apa tujuan proses aklimatisasi sebelum menebar
benih ikan?”
● Diskusi Kelompok: Penilaian keaktifan, kerja sama, dan kemampuan menganalisis
kelebihan/kekurangan wadah budi daya.
● Observasi: Guru mengamati keterampilan peserta didik saat praktik membuat kolam
terpal.
● Latihan Soal/LKPD: Mengerjakan Lembar Kerja (LK) yang ada di buku panduan,
misalnya LK tentang prosedur pembuatan kolam terpal.
● Produk (Proses): Penilaian terhadap mind map (KP 2), desain dan hasil pembuatan
kolam terpal (KP 3), dan rencana budi daya (KP 4).
ASESMEN SUMATIF
● Produk (Proyek):
○ Laporan Akhir Proyek: Penilaian laporan akhir kelompok yang berisi perencanaan,
dokumentasi proses, data pertumbuhan ikan, dan analisis usaha (untung/rugi).
○ Presentasi Akhir: Penilaian kemampuan kelompok dalam mempresentasikan
laporan analisis usahanya.
● Praktik (Kinerja):
○ Keterampilan Proses: Penilaian unjuk kerja selama praktik pemeliharaan
(pemberian pakan, menjaga kualitas air).
○ Hasil Budi Daya: Penilaian hasil akhir berupa tingkat kelangsungan hidup (SR) dan
total bobot panen.
● Tes Tertulis: Tes akhir bab untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan
analisis.
Contoh Tes Tertulis :
Soal Pilihan Ganda
1. Sistem budi daya ikan dengan memelihara lebih dari satu jenis ikan dalam satu wadah
disebut...
a. Monokultur
b. Akuakultur
c. Polikultur
d. Minapadi
e. Akuaponik
2. Berikut ini yang merupakan kelebihan budi daya ikan menggunakan kolam terpal
dibandingkan kolam tanah adalah...
a. Usia pakainya lebih lama
b. Ikan hasil panen tidak berbau lumpur
c. Membutuhkan lahan yang sangat luas
d. Tidak mungkin bocor
e. Biayanya lebih mahal
3. Proses penyesuaian benih ikan terhadap lingkungan (suhu dan kualitas air) kolam yang
baru disebut...
a. Sortasi
b. Grading
c. Aklimatisasi
d. Vaksinasi
e. Pendederan
4. Dalam analisis usaha budi daya ikan, biaya pembelian benih dan pakan termasuk ke
dalam komponen...
a. Biaya Investasi / Modal Awal
b. Biaya Operasional / Biaya Variabel
c. Biaya Penyusutan
d. Biaya Tetap
e. Pendapatan
5. Jika dalam satu siklus budi daya ditebar 200 ekor benih lele dan saat panen jumlah ikan
yang hidup ada 180 ekor, maka tingkat kelangsungan hidup (SR) ikan tersebut adalah...
a. 80%
b. 85%
c. 90%
d. 95%
e. 100%
Soal Essay
1. Jelaskan 3 (tiga) faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam memilih jenis ikan
yang akan dibudidayakan!
2. Sebuah kelompok budi daya ikan lele mengeluarkan biaya operasional total sebesar Rp
350.000. Saat panen, mereka berhasil menjual ikan dan mendapatkan uang sebesar Rp
400.000. Hitunglah laba bersih yang diperoleh kelompok tersebut dan jelaskan apakah
usaha mereka untung atau rugi!
Mengetahui, ..........., ......................... 20..
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
.......................................... ..........................................
NIP. ................................ NIP. ................................