Contoh Optimasi Program Linier dengan SOLVER
Dalam Pengembangan Sumberdaya Air (PSDA)
KASUS
Sebuah pabrik yang telah dilengkapi dengan instalasi pengolah
limbah akan menyusun rencana produksi dengan memperhatikan
batasan syarat kualitas air dari buangan limbah. Produk pabrik
tersebut dapat dijual dengan harga $ 10 per unit dengan biaya
produksi $ 3 per unit. Untuk satu unit barang yang diproduksi akan
menghasilkan 2 unit limbah. Kapasitas instalasi pengolah limbah
adalah 10 unit limbah dengan efisiensi penghilangan limbah 80%.
Biaya pengolahan limbah per unit limbah adalah $ 0,6. Pengusaha
pabrik juga dikenai pajak sebesar $ 2 per unit limbah yang sampai di
badan sungai (tempat pembuangan limbah). Di lokasi pembuangan
limbah (sungai) berlaku ketentuan bahwa limbah yang sampai di
badan sungai tidak boleh lebih dari 4 unit.
Dengan latar belakang persoalan tersebut bagian produksi pabrik
harus menentukan kapasitas unit produksi dan limbah yang harus
diolah di instalasi pengolah limbah (sebagian dibuang langsung ke
sungai), agar mendapat keuntungan maksimal serta tidak melanggar
ketentuan batas kualitas air buangan limbah. Rumuskanlah model
optimasi dengan metode Program Linier serta berikan solusi
optimalnya.
SOLUSI
1. Kapasitas produksi optimal 6 unit.
2. Limbah yang diproses di IPAL 10 unit.
3. Keuntungan bersih maksimum 28 $.
RUMUSAN MODEL OPTIMASI LINEAR PROGRAMMING
Skema persoalan
Kapasitas produksi
Pabrik
X1
2 X1
X2
IPAL
Eff. 80%
2 X1 – X2 0,2 X2
Sungai
Rumusan model optimasi
1. Decision variables
X1 = kapasitas produksi pabrik (unit produksi)
X2 = beban limbah yang diproses ke IPAL (unit limbah)
2. Objective function : Mencari net benefit yang maksimum
Max Z = Total Benefit – Total Cost
= 10 X1 – [ 3X1 + 0,6 X2 + 2 (0,2 X2 + 2X1 – X2)]
= 3 X1 + X2
3. Constraints
a. Kapasitas IPAL : X2 ≤ 10
b. Limbah maksimum ke sungai : 2X1 – X2 + 0,2 X2 ≤ 4
2X1 – 0,8 X2 ≤4
c. Non-negative constraints : 2X1 – X2 ≥0
X1 ≥0
X2 ≥0
RUMUSAN MODEL OPTIMASI LINEAR PROGRAMMING
Skema persoalan
Kapasitas produksi
Pabrik
X1
2 X1
2 X1 – X2 IPAL
Eff. 80%
X2
0,2 (2X1 – X2)
Sungai
Rumusan model optimasi
4. Decision variables
X1 = kapasitas produksi pabrik (unit produksi)
X2 = beban limbah yang langsung dibuang ke sungai (unit limbah)
5. Objective function : Mencari net benefit yang maksimum
Max Z = Total Benefit – Total Cost
= 10 X1 – [ 3X1 + 0,6 (2X1 – X2) + 2 (X2 + 0,2 (2X1 - X2))]
= 5 X1 - X2
6. Constraints
a. Kapasitas IPAL : 2X1 – X2 ≤ 10
b. Limbah maksimum ke sungai : X2 + 0,2 (2X1 –X2) ≤4
0,4X1 + 0,8X2 ≤4
c. Non-negative constraints : 2X1 – X2 ≥0
X1 ≥0
X2 ≥0