Introducing Myself
1. Nama
Nah, untuk memperkenalkan nama, terdapat banyak kalimat yang bisa digunakan. Berikut ini
adalah beberapa contoh self introduction untuk memperkenalkan nama:
Hi, my name is Najwa Shihab. (Halo, nama saya Najwa Shihab)
Hi, I am Najwa Shihab. (Halo, saya Najwa Shihab)
Contoh di atas adalah cara memperkenalkan diri dengan nama lengkap. Namun, kamu bisa
juga memperkenalkan nama secara terpisah seperti di bawah ini.
My first name is Najwa. (Nama depan saya Najwa)
My surname is Shihab. (Nama keluarga saya Shihab)
My family name is Shihab. (Nama keluarga saya Shihab)
Hi, my last name is Shihab. (Halo, nama belakang saya Shihab)
Hi, my nickname is Najwa. (Halo, nama panggilan saya Najwa)
Let me introduce myself. My name is Najwa Shihab! (Izinkan saya memperkenalkan diri.
Nama saya Najwa Shihab)
2. Umur, Tanggal Lahir, dan Ulang Tahun
Oke, setelah memperkenalkan nama, biasanya lawan bicaramu akan bertanya umur dan
tanggal lahir. Nah, berikut ini adalah contoh self introduction untuk menyatakan umur yang
bisa kalian gunakan:
I am 15 years old. (Saya berumur 15)
Kemudian, untuk memberitahu tanggal lahir dan hari ulang tahun, kalian bisa menggunakan
tiga cara, yaitu:
I was born on November 26th, 2001. (Saya lahir pada tanggal 26 November 2001)
I was born in November 2001. (Saya lahir pada bulan November 2001)
I was born in 2001. (Saya lahir pada tahun 2001)
My birthday is on November 26th. (Ulang tahun saya tanggal 26 November)
Sebagai catatan:
On: digunakan saat menyebutkan tanggal juga.
In: digunakan apabila tidak menyebutkan tanggal.
3. Tempat Tinggal
Materi introduction my self lainnya yang tak kalah penting yaitu menjelaskan tempat tinggal
dan asal kamu. Misalnya, saat ditanya “Where are you from?” atau “Where do you come
from?”.
Nah, kalian bisa menjawabnya dengan menggunakan kalimat seperti di bawah ini:
I am from Indonesia. (Saya berasal dari Indonesia)
I am from Bandung. (Saya berasal dari Bandung)
Namun, kalau ditanya “Where do you live?”,
kalian bisa menjawabnya dengan kalimat:
I live in Margahayu. (Saya tinggal di Margahayu)
I live on Margahayu Street. (Saya tinggal di Jalan Margahayu)
I live at Margahayu Street No.23. (Saya tinggal di Jalan Margahayu No.23)
Sebagai catatan:
In: digunakan untuk menjelaskan nama daerah.
On: digunakan untuk menjelaskan nama jalan.
At: digunakan untuk menjelaskan alamat lengkap berikut nomor rumah.
Well, kalian tahu, gak? Ternyata masih banyak, loh, yang keliru dalam penggunaan “where
are you from?” maupun “where do you come from?”. Emang apa, sih, perbedaanya?
Kalimat tanya “where are you from?” lebih menyiratkan bahwa kalian ingin tahu asal kota,
daerah, atau negara lawan bicara. Selain itu, kalimat tanya ini lebih umum digunakan.
Sementara itu, “where do you come from?” lebih menyiratkan bahwa kalian ingin tahu latar
belakang, kebangsaan, atau etnis lawan bicara. Kalimat tanya ini juga jarang digunakan
karena terkesan outdated.
4. Hobby dan Asal Sekolah
Pertanyaan mengenai hobby merupakan pertanyaan yang sering ditanyakan. Nah, berikut ini
adalah contoh introduction my self untuk menyatakan hobby:
My hobby is reading. (Hobi saya membaca)
Atau, jika hobi kalian lebih dari satu, bisa menggunakan “hobbies”
My hobbies are reading and listening to music. (Hobi saya membaca dan
mendengarkan musik)
Kemudian, untuk memberitahukan asal sekolah, kalian bisa gunakan kalimat:
I go to SMAN 1 Jakarta. (Saya sekolah di SMAN 1 Jakarta)
I am a student at SMAN 1 Jakarta. (Saya murid SMAN 1 Jakarta)
I study at SMAN 1 Jakarta. (Saya belajar di SMAN 1 Jakarta)
5. Cita-Cita
Pertanyaan mengenai cita-cita juga sering kali ditanyakan sehingga kita perlu mengetahui
cara menjawabnya. Berikut adalah contoh kalimat introduction my self untuk menyatakan
cita-cita:
I want to be a doctor when I grow up. (Saya ingin menjadi dokter ketika saya dewasa)
I want to build a school when I grow up. (Saya ingin bangun sekolah ketika saya
dewasa)
My dream is to become a doctor. (Saya ingin menjadi dokter)
Lantas, bagaimana kalau tidak punya cita-cita? Nah, kalian bisa menggunakan kalimat seperti
di bawah ini:
I don’t know yet, but I’m interested in the entertainment industry. (Saya belum tahu,
tapi saya tertarik dengan industri hiburan)