0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan75 halaman

RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VII

Kumpulan rpp

Diunggah oleh

ahmadmandar59
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan75 halaman

RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VII

Kumpulan rpp

Diunggah oleh

ahmadmandar59
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Liukang Kalmas


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas / Semester : VII (Tujuh) / Ganjil
Materi Pokok : Cinta Ilmu Pengetahuan
Alokasi Waktu : 3 pertemuan (9 x 40 menit)

A. KOMPETENSI INTI
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya
terkait penomena dan kejadian yang tampak mata).
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori).

B. KOMPETENSI DASAR dan INDIKATOR:

INDIKATOR PENCAPAIAN
NO. KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI
1 1.1Menghayati Al-Qur'an
sebagai implementasi dari
pemahaman rukun iman.
2 4.3.1 Membaca surah ar- 1. Menjelaskan hukum bacaan mad
Rahman/55:33 dan surah dalam surah ar-Rahman/55:33 dan
al-Mujadalah/58:11, surah al-Mujadalah/58:11 dengan
dengan tartil benar.
2. Mendemontrasikan bacaan surah
ar-Rahman/55:33 dan surah al-
Mujadalah/58:11dengan tartil.
4.3.2 Menunjukkan hafalan
surah ar-Rahman/55:33 1. Melafalkan hapalan ar-
dan surah al- Rahman/55:33 dan surah al-
Mujadalah/58:11 dengan Mujadalah/58:11 dengan lancar.
lancar.
3 3.3 Memahami isi kandungan 1. Menyebutkan arti surah ar-
surah ar-Rahman/55:33 Rahman/55:33 dan surah al-
dan surah al- Mujadalah/58:11 serta hadis tentang
Mujadalah/58:11 serta menuntut ilmu.
hadis yang terkait tentang 2. Menjelaskan makna isi kandungan
menuntut ilmu. surah ar-Rahman/55:33 dan surah
al-Mujadallah/58:11 serta hadis
tentang menuntut ilmu.
4 2.7 Menghargai perilaku
semangat menuntut ilmu 1. Menampilkan contoh perilaku
sebagai implementasi dari semangat menuntut ilmu sebagai
surah ar-Rahman/55:33 implementasi surahar-
dan surah al- Rahman/55:33 dan surah al-
Mujadalah/58:11 serta Mujadalah/58:11, serta hadis terkait.
hadis terkait.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN:
Pertemuan Pertama:
1. Diberikan kesempatan untuk mengkaji tentang hukum bacaan mad, peserta
didik dapat menjelaskan hukum bacaan mad dalam surah ar-Rahman/55:33
dan surah al-Mujadalah/58:11 dengan benar.
2. Diberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang hukum bacaan mad, peserta
didik dapat mengidentifikasi hukum bacaan mad dalam surah ar-
Rahman/55:33 dan surah al-Mujadalah/58:11 dengan benar
3. Diberikan kesempatan berlatih membaca, peserta didik dapat
mendemontrasikan bacaan surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-
Mujadalah/58:11dengan tartil.

Pertemuan Kedua:
1. Diberikan kesempatan berlatih menghafal surah ar-Rahman/55:33 dan surah
al-Mujadalah/58:11, peserta didik hafal surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-
Mujadalah/58:11 dengan lancar.
2. Diberikan kesempatan berlatih dengan temannya, peserta didik dapat
menyebutkan arti surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-Mujadalah/58:11 serta
hadis tentang menuntut ilmu dengan benar.

Pertemuan Ketiga:
1. Diberikan kesempatan berdiskusi dengan temannya dalam satu kelompok,
peserta didik dapat menjelaskan makna isi kandungan surah ar-
Rahman/55:33 dan surah al-Mujadallah/58:11 serta hadis tentang menuntut
ilmu dengan benar.
2. Diberikan kesempatan mencermati tayangan film, peserta didik dapat
menampilkan contoh perilaku semangat menuntut ilmu sebagai implementasi
surahar-Rahman/55:33 dan surah al-Mujadalah/58:11, serta hadis terkait
dengan baik

D. MATERI PEMBELAJARAN:
Pertemuan Pertama:
1. Hukum Bacaan Mad
a. Pengertian Hukum Bacaan Mad
b. Macam-Macam Hukum Bacaan Mad
2. Identifikasi Hukum Bacaan Mad dalam surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-
Mujadalah/58:11
3. Bacaan Al Quran surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-Mujadalah/58:11
Pertemuan Kedua:
1. Hafalan Al Quran surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-Mujadalah/58:11
2. Arti surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-Mujadalah/58:11
Pertemuan Ketiga:
1. Makna surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-Mujadalah/58:11
2. Makna Hadits tentang menuntut ilmu.
3. Contoh perilaku semangat menuntut ilmu sebagai implementasi surahar-
Rahman/55:33 dan surah al-Mujadalah/58:11, serta hadis terkait.

E. METODE PEMBELAJARAN:
1. Pendekatan Scientific
2. Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Direct Instruction
3. Metode diskusi, drill, dan demontrasi

F. SUMBER BELAJAR
1. Kitab al-Qur’anul Karim dan terjemahnya, Depag RI
2. Buku teks siswa PAI SMP Kelas VII
3. Buku lain yang memadai.

G. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media
a. Video Pembelajaran
b. CD Pembelajaran Tajwid Interaktif
2. Alat
a. Komputer
b. LCD Projector
c. Kartu berpasangan (matching card) lafadz dan artinya.
H. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN PERTAMA
1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama
dipimpin oleh seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/aya tpilihan
(nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan
sebelumnya);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan
memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan
dengan kegiatan pembelajaran.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan secara komunikatif
yang berkaitan dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang
akan dicapai.
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan inti ( 100 menit)
a. Mengamati
 Membaca bersama QS Al Mujadilah 11 dan Ali Imron 33
 mengamati LCD Tentang QS Al Mujadilah 11 da Ali Imron 33 dari
Imam Masjidil Harom tentang bacaan dan tulisan, sambil
mengevaluasi bacaanya
 Mencatat hasil pengamatan terhadap hal- hal penting dari kekurangan
bacaanya di bandingkan tayangan LCD
b. Menanya
 Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan kepada teman kelompok
dan guru tentang hal- hal yang belum jelas dari pengamatan terhadap tayangan
LCD
c. Explore
 Peserta didik membaca mengulang bacaan QS Al Mujadilah 11 dan Ar
Rohman 33 secara bersama kemudian membaca bersama di kelompok
kelompok
 Praktek membaca satu persatu yang diamati oleh anggota kelompok dan
memberi penilaian, secara bergilir
d. Asosiasi
 Anggota yang lain mengamati dan mendiskusikan untuk memberi penilaian
 Memilih diantara anggota kelompok yang paling bagus, fasih dan lancar
untuk dijadikan model
 Memilih diantara temannya untuk menjadi Presenter, sekretaris dan
pengamat
e. Komunikasi.
 Mempresentasikan Bacaan QS Al Mujadilah 11 dan Ar Rahman 33 di
depan kelas
 Kelompok lain mengamati dan memberi penilaian hasil presentasi
Praktek kelompok
 Sekretaris menginvenaris hasil penilaian masing –masing kelompok
 Selama pembelajaran berlangsung guru mengadakan penilaian proses
dengan rubrik observasi dan memberi penguat dari hasil presentasi
Guru memberi penghargaan pada kelompok yang hasil presentasinya
terbagus
3. Penutup
a. Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi
pembelajaran secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
c. Guru memberikan reward kepada kelompok “terbaik”, yakni:
- Kelompok yang benar dalam mengidentifikasi hukum bacaan mad.
- Kelompok yang paling baik dalam membaca al-quran.
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya
dan menyampaikan tugas mandiri terstruktur.
e. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.

PERTEMUAN KEDUA:
1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama
dipimpin oleh seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/ayat pilihan
(nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan
sebelumnya);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan
memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk pesrta
didik.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan secara komunikatif
yang berkaitan dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang
akan dicapai.
f. Guru mengkondisikan peserta didik untuk duduk secara berpasangan
(dalam jenis kelamin yang sama).
2. Kegiatan inti ( 100 menit)
a. Mengamati
 Menyimak tayangan bacaan surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-
Mujadalah/58:11.
 Secara bergantian peserta didik menghafal dan menyimak hafalan
surah ar-Rahman/55:33 dan surah al-Mujadalah/58:11.
b. Menanya
 Dibawah bimbingan guru, peserta didik mengartikan Q.S. Ar-Rahman
(55): 33 dan [Link]- Mujadalah (58): 11 dan hadist terkait tentang
menuntut ilmu secara per kata dan keseluruhan.
c. Eksplore dan asosiasi
Game “Maching Card”, dengan cara:
- Dengan bimbingan guru, peserta didik mengkondisikan kelas untuk
game.
- Guru membagikan secara acak kartu yang telah dipersiapkan yang
berisi potongan-potongan ayat Q.S. Ar-Rahman (55):33, atau [Link]-
Mujadalah (58):11, atau hadits tentang ilmu pengetahuan dan artidari
potongan ayat atau hadits tersebut.
- (Game Pertama) Dengan aba-aba guru, peserta didik diminta untuk
mencari pasangan potongan-potongan kertas yang berisi potongan-
potongan ayat Q.S. Ar-Rahman (55): 33 dan [Link]- Mujadalah (58):
11dan artinya yang tersebar di antara mereka
- (Game Kedua) Dengan aba-aba guru, peserta didik diminta
berkelompok sesuai ayat atau hadits masing-masing, dan membentuk
satu ayat secara berurutan.
- (Game Ketiga) Peserta didik diminta melafadzkan potongan ayat /
hadits secara berurutan sehingga terbaca satu ayat / hadits yang utuh.
- Dan seterusnya.
d. komunikasi
 Secara berpasangan peserta didik mendemontrasikan hafalan dan arti
ayat Q.S. Ar-Rahman (55):33, atau [Link]- Mujadalah (58):11, atau
hadits tentang ilmu pengetahuan.
3. Penutup
1. Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkanmateripembelajaran.
2. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
3. Guru memberikan reward kepada “pasangan terbaik” yang hafal ayat dan
mampu mengartikan ayatQ.S. Ar-Rahman (55):33, [Link]- Mujadalah
(58):11, atau hadits tentang ilmu pengetahuan.
4. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
5. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.
PERTEMUAN KETIGA:
1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama dipimpin
oleh seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/ayat pilihan
(nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan
sebelumnya);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan
memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk peserta
didik.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan secara komunikatif
yang berkaitan dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang
akan dicapai.
f. Guru mengkondisikan peserta didik untuk membentuk kelompok-kelompok
kecil (terdiri 4 – 6 siswa)

2. Kegiatan inti ( 100 menit)


a. Mengamati
 Peserta didik menelaah berbagai sumber belajar , sebagai dasar
memahami makna ayatQ.S. Ar-Rahman (55):33, [Link]- Mujadalah
(58):11, dan hadits tentang ilmu pengetahuan.
 Peserta didik memperhatikan tayangan film yang berkaitan dengan ilmu
pengetahuan.
b. Menanya
 Peserta didik dengan dibantu motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang tayangan film yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan
c. eksplore
 Secara berkelompok peserta didik berdiskusi dengan tema-tema yang
berkaitan dengan pemahaman makna ayat dan tayangan film, misalnya:
1) Akhlaq orang yang berilmu pengetahuan.
2) Manfaat dan hikmah mempunyai ilmu pengetahuan.
3) Syarat-syarat agar memperoleh ilmu yang bermanfaat.
4) Nilai-nilai positif yang terdapat pada ayat Q.S. Ar-Rahman (55):33,
[Link]- Mujadalah (58):11, dan hadits tentang ilmu pengetahuan .
5) Contoh perilaku seseorang yang gigih menuntut ilmu.
d. Asosiasi
 Memilih diantara temannya untuk menjadi Presenter, sekretaris dan
pengamat
e. Mengkomunikasikan
 Setiap kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil diskusinya
dan ditanggapi kelompok lain.
3. Penutup
1. Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkanmateripembelajaran.
2. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
3. Guru memberikan reward kepada “kelompok terbaik” hasil diskusi dan
presentasinya.
4. Guru menjelaskanmateri yang akandipelajaripada pertemuan berikutnya.
5. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.

I. PENILAIAN
1. Sikap spiritual
a. Teknik Penilaian : Penilaian diri
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian diri
c. Kisi-kisi :
No. Sikap/nilai Butir Instrumen
Meyakini bahwa semua ilmu
1. Terlampir
bersumber dari Allah swt.
Meyakini bahwa menuntut
2. ilmu adalah perintah Allah Terlampir
swt.
Meyakini bahwa umat Islam
3. wajib mempunyai ilmu Terlampir
pengetahuan.
Meyakini bahwa setiap ilmu
4. Terlampir
harus diamalkan
Meyakini bahwa Allah swt
5. memuliakan terhadap orang Terlampir
yang berilmu

Instrumen: Terlampir

2. Sikap sosial
a. Teknik Penilaian : Penilaian Antar Teman
b. Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian
c. Kisi-kisi:

No. Sikap/nilai Butir Instrumen


Suka mengajarkan ilmu
1. Terlampir
pengetahuan kepada temannya.
Segera memberikan bantuan
2. pemahaman ketika dimintai tolong Terlampir

temannya tentang pelajaran.


Tidak pelit ketika temannya
3. Terlampir
meminjam buku pelajaran.
Tidak menyombongkan diri karena
4. Terlampir
ilmu yang ia miliki.
Tidak membeda-bedakan
5. pergaulan dengan dasar Terlampir

kepandaian.

Instrumen: Terlampir

3. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian :Tes Lisan
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian tes lisan
c. Kisi-kisi :
No. Indikator Butir Instrumen
Dapat mengartikan Q.S. Ar- Artikan Q.S. Ar-Rahman (55) ayat
1.
Rahman (55) ayat 33 33 dengan benar!
Dapat mengartikan Q.S. Al- Artikan Q.S. Al- Mujadalah (58) ayat
2.
Mujadalah (58) ayat 11 11 dengan benar!
Dapat mengartikan salah satu Artikan salah satu hadits yang
3. hadits yang berkaitan dengan berkaitan dengan ilmu
ilmu pengetahuan pengetahuan!

Instrumen: Terlampir

4. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Performance
b. Bentuk Instrumen : Praktik
c. Kisi-kisi:

No. Keterampilan Butir Instrumen

Dapat membaca Q.S. Ar- Bacalah Q.S. Ar-Rahman (55) ayat


1.
Rahman (55) ayat 33 33 dengan tartil!
Dapat membaca Q.S. Al- Bacalah Q.S. Al- Mujadalah (58)
2.
Mujadalah (58) ayat 11 ayat 11 dengan tartil !
Instrumen: Terlampir

Mengetahui, Pangkep, Juli 2018


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PAI

H. NURHADI, S. Pd M. YUSRI, S. Pd.I


NIP. 19830710 200604 1 014 NIP. 19860708 200902 1 003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Liukang Kalmas


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas / Semester : VII (Tujuh) / Genap
Materi Pokok : Iman Kepada Allah swt. dan al-asma al-husna
Alokasi Waktu : (3 x 40 menit)

A. KOMPETENSI INTI
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya
terkait penomena dan kejadian yang tampak mata).
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori).

B. KOMPETENSI DASAR dan INDIKATOR:

INDIKATOR PENCAPAIAN
NO. KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI
1.2 Beriman kepada Allah Swt
1

3.1 Memahami makna Asmau 1. Menyebutkan pengertian Asmau al-


al-husna: al-’Alim, al-Khabir, husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan
as-Sami’, dan al-Bashir al-Bashir
2
2. Menjelaskan makna Asmau al-husna: al-
’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir

4.1 Menyajikan contoh 1. Mencontohkan perilaku yang


perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat
mencerminkan
Asmau al-husna: al-’Alim
keteladanan dari sifat al-
Asmau al-husna: al-’Alim, 2. Mencontohkan perilaku yang
al-Khabir, as-Sami’, dan al- mencerminkan keteladanan dari sifat
Bashir Asmau al-husna: al-Khabir
3 3. Mencontohkan perilaku yang
mencerminkan keteladanan dari sifat
Asmau al-husna: as-Sami’,
4. Mencontohkan perilaku yang
mencerminkan keteladanan dari sifat
Asmau al-husna: dan al-Bashir
C. TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Diberikan kesempatan untuk mengkaji tentang iman kepada Allah swt, peserta
didik dapat Menunjukkan dalil naqli dan aqli terkait dengan iman kepada Allah
dengan benar.
2. Diberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang iman kepada Allah swt,
peserta didik dapat Mengidentifikasi perilaku beriman kepada Allah dengan
benar
3. Diberikan kesempatan melaksanakan perintah Allah, peserta didik dapat
Melaksanakan perintah Allah atas dasar iman kepada Allah dengan baik
4. Diberikan kesempatan menelaah materi al-asmau al-husna, peserta didik
Menyebutkan pengertian Asmau al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-
Bashir dengan benar
5. Diberikan kesempatan menelaah materi al-asmau al-husna, peserta didik
dapat Menjelaskan makna Asmau al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-
Bashir dengan benar
6. Diberikan kesempatan mencontohkan perilaku al-asmau al-husna peserta
didik mencontohkan perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat
Asmau al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan benar

D. MATERI PEMBELAJARAN:
1. Iman kepada Allah
a. Pengertian iman kepada Allah
Apakah iman itu? Kata iman berasal dari bahasa Arab yang bermakna percaya.
Makna iman dalam pengertian ini adalah percaya dengan sepenuh hati, diucapkan
dengan lisan dan diamalkan dalam perbuatan sehari-hari.
b. Dalil naqli iman kepada Allah
Menjadi orang yang beriman bukan persoalan yang ringan atau mudah. Sebagai
manusia yang memiliki pertanggungjawaban kepada Allah Swt., iman menjadi sangat
penting. Allah Swt. sendiri yang memerintah-kan kita untuk beriman, sebagaimana
firman-Nya:

”Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-
Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kapada Rasulnya serta kitab yang
Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-
malai-kat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka
sesungguhnya orang itu telah tersesat sejauh-jauhnya.(Surah an-Nisa’/4:136)

Keimanan seseorang itu bisa tebal dan bisa tipis, bisa bertambah atau berkurang.
Salah satu cara untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt. adalah
dengan memahami nama-nama-Nya yang baik dan indah. Kita sering mendengar
nama-nama indah itu dengan sebutan al-asmau al-husna.
c. Hikmah beriman kepada Allah
Orang yang beriman tentu merasa dekat dengan Allah Swt. Oleh karena merasa dekat,
dia beru-saha taat, menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Sungguh
bahagia dan beruntung ma-nusia yang bisa seperti ini. Jadi, orang yang beriman akan
medapatkan berbagai keuntungan, antara lain sebagai berikut.

a. Selalu mendapat pertolongan dari Allah Swt. Hal ini sesuai dengan firman-Nya:

”Sesungguhnya kami menolong rasul-rasul kami dan orang-orang yang beriman


dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat).”(Surah
al-Mu’min/40: 51).

b. Hati menjadi tenang dan tidak gelisah. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt.:

”(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan
meng-ingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi
tenteram.”(Surah ar-Ra’d/13: 28).

c. Sepanjang masa hidupnya tidak akan pernah merasa rugi. Sebaliknya,


tanpa dibekali iman sepanjang usianya diliputi kerugian. Sebagaimana
firman Allah Swt. berikut ini.

”Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian


kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal ¡aleh dan nasihat-
menasihati dengan kebenaran dan nasihat-menasihati dengan kesabaran.”
(Surah al-‘A¡r/103:1-3).

a. Makna al-asmau al-husna

Al-Asmau al-husna adalah nama-nama Allah Swt. yang baik. Di antara al-
Asmau al-husna tersebut adalah:

- al-‘Alim (Maha Mengetahui),


- al- Khabir (Mahateliti),
- as-Sami’(Maha Mendengar), dan
- al-Bashir (Maha Melihat).
b. Contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna
d. Kisah Si Penggembala Kambing
Abdullah bin Dinar berjalan bersama Khalifah Umar bin Kha¯¯ab dari Madinah
menuju Mekah. Di tengah perjalanan, bertemulah mereka berdua dengan anak
gembala. Khalifah hendak mencoba menguji si gembala itu.
"Wahai anak gembala, juallah kepadaku seekor anak kambing dari ternakmu itu!"
ujar Amirul Mukminin.
"Aku hanya seorang budak," jawab si gembala. Khalifah pun membujuk:
"Kambing itu amat banyak. Apakah majikanmu tahu?"
"Tidak, majikanku tidak tahu berapa ekor jumlah kambingnya. Dia tidak tahu
berapa kambing yang mati dan berapa yang lahir. Dia tidak pernah memeriksa
dan menghitungnya."
Khalifah terus mencoba membujuk: "Kalau begitu hilang satu ekor kambing,
majikanmu tidak akan tahu. Atau Katakan saja nanti pada tuanmu, anak kambing
itu dimakan serigala. Ini uangnya, terimalah! Ambil saja buat kamu untuk
membeli baju atau roti."
Anak gembala tetap tidak terbujuk dan mengabaikan uang yang disodorkan oleh
Umar

Si pengembala diam sejenak. Ditatapnya wajah Amirul Mukminin. Dari bibirnya


terucaplah kata-kata yang menggetarkan hati Khalifah Umar, ‘’Jika Tuan menyuruh
saya berbohong, lalu di mana Allah? Bukankah Allah Maha Melihat? Apakah Tuan
tidak yakin bahwa Allah pasti mengetahui siapa yang berdusta?”

Umar bin Kha¯¯ab gemetar mendengar ucapan si gembala itu. Rasa takut menjalari
seluruh tu-buhnya, persendian tulangnya terasa lemah. Dia menangis. Mendengar
kalimat tauhid itu yang meng-ingatkannya kepada keagungan Allah Swt. dan
tanggung jawabnya di hadapan-Nya kelak.

Lalu dibawanya anak gembala yang berstatus budak itu kepada tuannya,
Khalifah menebusnya, dan berkatanya, ‘’Telah kumerdekakan kamu, Nak.”

(Sumber: 65 Cerita teladan sebelum tidur, Sakha Aqila Mustofa).

E. METODE PEMBELAJARAN:
1. Pendekatan Scientific
2. Model pembelajaran Role Playing
3. Metode diskusi, drill, dan demontrasi

F. SUMBER BELAJAR
1. Kitab al-Qur’anul Karim dan terjemahnya, Depag RI
2. Buku teks siswa PAI SMP Kelas VII
3. Buku lain yang memadai.

G. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media
a. Video Pembelajaran
b. CD Pembelajaran Iman kepada Allah dan asmaul husna Interaktif
2. Alat
a. Komputer
b. LCD Projector
c. Kartu berpasangan (matching card) lafadz al-asmau al-husna dan artinya.

H. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Peserta didik membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama
dipimpin oleh seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b. Peserta didik memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an
surah/aya tpilihan (nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang
ditentukan sebelumnya);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan
memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan
dengan kegiatan pembelajaran.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan secara
komunikatif yang berkaitan dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang
akan dicapai.
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.

2. Kegiatan inti ( 100 menit)


Mengamati

 Peserta didik Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang
terkait dengan iman kepada Allah Swt.
 Peserta didik Menyimak dan membaca penjelasan mengenai iman kepada
Allah Swt.
 Peserta didik Membaca dalil naqli tentang iman kepada Allah Swt. beserta
artinya.

Menanya
 Peserta didik Melalui motivasi dari guru, peserta didik mengajukan pertanyaan
tentang iman kepada Allah Swt.
 Peserta didik Mengajukan pertanyaan mengenai Iman kepada Allah Swt. atau
pertanyaan lain yang relevan dan kontekstual.

Eksperimen/explore
 Peserta didik Mencari dalil naqli yang menjelaskan iman kepada Allah Swt.
 Peserta didik Secara berkelompok mengumpulkan contoh-contoh nyata perilaku
yang al-Asmaul husna: Al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
 Peserta didik Mendiskusikan makna al-Asmaul husna: Al-’Alim, al-Khabir, as-
Sami’, dan al-Bashir.

Asosiasi
 Peserta didik Menganalisis iman kepada Allah Swt.
 Peserta didik Menganalisis nama-nama Allah didalam al-Asmaul husna: Al-
’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.

Komunikasi
 Peserta didik Mendemonstrasikan bacaan dalil naqli beserta artinya yang
menunjukkan tentang iman kepada Allah Swt.
 Peserta didik Menyajikan paparan tentang makna al-Asmaul husna: Al-’Alim, al-
Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
 Peserta didik Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan tentang al-
Asmaul husna: Al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
 Peserta didik Menyusun kesimpulan.

3. Penutup ( 10 menit )
a. Peserta didik Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan
materi pembelajaran secara demokratis.
b. Peserta didik Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran
yang telah dilaksanakan.
c. Guru memberikan reward kepada kelompok “terbaik”, yakni:
d. Post Tes : Tes ringan (kuis) tentang materi yang diberikan
- Kelompok yang benar dalam menjelaskan makna iman kepada Allah
dan makna al-asmau al-husna.
e. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya
dan menyampaikan tugas mandiri terstruktur.
f. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.

I. PENILAIAN
1. Sikap spiritual
a. Teknik Penilaian : Penilaian diri
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian diri
c. Kisi-kisi :

No. Sikap/nilai Butir Instrumen

Meyakini bahwa Allah Swt.


1. mengetahui semua yang Terlampir
ada di langit dan di bumi.

2. Meyakini bahwa ilmu yang Terlampir


saya dapatkan adalah hasil
jerih payah semata.

Berbaik sangka kepada


Allah Swt. dan orang lain
3. karena tidak mengetahui Terlampir
apa yang terjadi pada
orang tersebut.

Meyakini bahwa semua


4. perbuatan dan pekerjaan Terlampir
manusia diketa-hui Allah
Swt.

Meyakini bahwa saya


5. boleh berkata semaunya Terlampir
karena tidak ada yang
mendengarnya.

Meyakini bahwa kita


6. boleh berbuat sesuka hati Terlampir
selama tidak ada orang
yang melihat.

Meyakini bahwa penglihatan


7. Allah Swt. juga ada Terlampir
batasnya.

Meyakini bahwa
paranormal pasti dapat
8. mengetahui sesuatu baik Terlampir
yang tersembunyi maupun
tidak, karena ia memiliki
indera keenam.

Meyakini bahwa Allah


9. Swt. kadang-kadang Terlampir
melihat perilaku dan
perbuatan saya.

Meyakini bahwa saya


harus selalu memuji
10. Allah Swt. atas ilmu Terlampir
pengetahuan yang
dimiliki-Nya.

Instrumen: Terlampir
2. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian :Tes Tulis
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian tes tulis
c. Kisi-kisi :

No. Indikator Butir Instrumen


Menunjukkan dalil naqli dan aqli Tulislah Q.S An-Nisa yang menyatakan
1.
terkait dengan iman kepada Allah perintah beriman kepada Allah swt!
Menjelaskan makna al-asmau al- Jelaskan makna al-asmau al-husna al-
2.
husna al-Alim Alim!
Menjelaskan makna al-asmau al- Jelaskan makna al-asmau al-husna al-
3.
husna al-Khabir Khabir!
Menjelaskan makna al-asmau al- Jelaskan makna al-asmau al-husna al-
4.
husna al-Sami’, Sami’!
Menjelaskan makna al-asmau al- Jelaskan makna al-asmau al-husna al-
5.
husna al-Bashir Bashir!
Instrumen: Terlampir

3. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Performance
b. Bentuk Instrumen : Praktik
c. Kisi-kisi:

No. Keterampilan Butir Instrumen

Dapat mencontohkan perilaku yang mencerminkan


1. Terlampir
keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘alim
Dapat mencontohkan perilaku yang mencerminkan
2. Terlampir
keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘khabir
Dapat mencontohkan perilaku yang mencerminkan
3. Terlampir
keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘sami’
Dapat mencontohkan perilaku yang mencerminkan
4. Terlampir
keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-bashir
Instrumen: Terlampir

Mengetahui, Pangkep, 10 Januari 2019


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PAI

H. NURHADI, S. Pd M. YUSRI, S. Pd.I


NIP. 19830710 200604 1 014 NIP. 19860708 200902 1 003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Liukang Kalmas


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester : VII ( Tujuh ) / Ganjil
Materi Pokok : Hidup Tenang dengan Kejujuran, Amanah, dan Istiqamah
Alokasi waktu : 3 pertemuan ( 9 x 40 menit )

A. KOMPETENSI INTI
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya
terkait penomena dan kejadian yang tampak mata).
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori).

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1 2.1. Menghargai perilaku jujur sebagai
implementasi dari pemahaman
surah al- Baqarah ayat 42 dan
hadis terkait
2 3.6. Memahami makna amanah sesuai 1. Menjelaskan pengertian amanah
kandungan Q.S. Al-Anfal (8): 27 sebagai implementasi dari surah al-
dan hadis terkait Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
2. Menjelaskan makna amanah sebagai
implementasi dari surah al-Anfal/8:27
dan hadis yang terkait.

3 2.5 Menghargai perilaku amanah


sebagai implementasi dari surah
al-Anfal/8: 27 dan hadis terkait

4 4.6 Mencontohkan perilaku amanah 1. Menunjukkan contoh perilaku amanah


sesuai kandungan dari surah al- sebagai implementasi dari surah al-
Anf±l/8:27 dan hadis terkait Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.

5 Memahami makna istiqamah sesuai 1. Menyebutkan pengertian istiqamah


kandungan surah al- Ahq±f/46:13 dan sebagai implementasi dari pemahaman
hadis terkait surah al- Ahqaf/46:13 dan hadis yang
terkait.
2. Menjelaskan makna istiqamah sebagai
implementasi dari pemahaman surah al-
Ahqaf/46:13 dan hadis yang terkait.

6 Menghargai perilaku istiqamah


sebagai implementasi dari pemahaman
surah al- Ahq±f/46:13 dan hadis terkait
7 Mencontohkan perilaku istiqamah 1. Menunjukkan contoh perilaku
sesuai kandungan surah al- istiqamah sebagai implementasi dari
Ahqaf/46:13 dan hadis terkait pemahaman surah al- Ahqaf/46:13 dan
hadis yang terkait.
C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Pertama :
Melalui pengkajian tentang Jujur siswa dapat :
1. Menyebutkan pengertian jujur, sesuai dengan surah al-Baqarah/42 dan hadis yang terkait
dengan benar
2. Menjelaskan makna jujur sesuai dengan surah al-Baqarah/42 dan hadis yang terkait
dengan benar
3. Menunjukkan contoh jujur sebagai implementasi dari pemahaman surah al-Baqarah/2:42
dan hadis yang terkait dengan benar

Pertemuan Kedua :
Melalui pengkajian tentang Amanah siswa dapat :
1. Menjelaskan pengertian amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis
yang terkait dengan benar.
2. Menjelaskan makna amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang
terkait dengan benar
3. Menunjukkan contoh perilaku amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan
hadis yang terkait dengan benar

Pertemuan Ketiga :
1. Menyebutkan pengertian istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al-
Ahqaf/46:13 dan hadis yang terkait dengan benar.
2. Menjelaskan makna istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al- Ahqaf/46:13
dan hadis yang terkait dengan benar.
3. Menunjukkan contoh perilaku istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al-
Ahqaf/46:13 dan hadis yang terkait dengan benar.

D. MATERI PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama :
1. Pengertian jujur, sesuai dengan surah al-Baqarah/42 dan hadis yang terkait.
2. Makna jujur sesuai dengan surah al-Baqarah/42 dan hadis yang terkait.
3. Contoh jujur sebagai implementasi dari pemahaman surah al-Baqarah/2:42 dan hadis
yang terkait.

Pertemuan Kedua :
1. Pengertian amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
2. Makna amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
3. Contoh perilaku amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang
terkait.
Pertemuan Ketiga :
1. Pengertian istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al- Ahq±f/46:13 dan
hadis yang terkait.
2. Makna istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al- Ahq±f/46:13 dan hadis
yang terkait.
3. Contoh perilaku istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al- Ahq±f/46:13 dan
hadis yang terkait.

E. METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan Scientific
2. Metode diskusi, drill, dan demontrasi

F. SUMBER BELAJAR
1. Al-Qur’an dan Terjemahnya Departemen Agama RI tahun 2006
2. Buku teks siswa PAI SMP kelas VII
3. Buku-buku lain yang sesuai
G. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media
a. Video Pembelajaran
b. CD Pembealajaran tentang Amanah interaktif
2. Alat
a. Laptop
b. LCD Proyektor

H. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN


Pertemuan Pertama :
1. Kegiatan Awal ( 10 menit )
a. Guru mengawali pelajaran dengan mengucapkan salam, membaca basmallah, dan berdoa
bersama.
b. Guru mengajaksiswa melakukan tadarus bersama selama 5-10 menit.
c. Guru Memotivasi siswa dengan Mengajukan pertanyaan tentang manfaat perilaku amanah
atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
d. Guru menjelaskan kompetensi inti, Kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai.
e. Guru menjelaskan secara singkat kegiatan-kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan Inti ( 100 menit )
a. Siswa menyimak penjelasan mengenai pengertian, Makna dan contoh perilaku amanah
sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
b. Siswa membaca materi tentang pengertian, Makna dan contoh perilaku amanah sebagai
implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
c. Siswa mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan
Amanah.
d. Siswa mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang kesuksesan yang
diawali dari sikap Amanah
e. Siswa memaparkan hubungan antara amanah dalam kehidupan sehari-hari.
f. Siswa menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
g. Siswa mendemontrasikan/mensosiodramakan contoh perilaku amanah.
h. Siswa mencari,menemukan dan mengklasifikasikan amanah melalui pemahaman terhadap
arti ayat-ayat Al-Qur’an yag disajikan (Q.S. al-Anfal/8: 27 dan hadis terkait).
3. Kegiatan Akhir ( 20 menit )
a. Dibawah bimbingan guru, siswa menyimpulkan hasil pembelajaran secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
c. Guru member reward kepada kelompok “terbaik”, yakni Kelompok yang benar dalam
mengidentifikasi perilaku amanah
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menyampikan tugas mandiri terstruktur.
e. Besama-sama menutup pelajaran dengan berdo’a.

Pertemuan Kedua :
1. Kegiatan Awal ( 10 menit )
a. Guru mengawali pelajaran dengan mengucapkan salam, membaca basmallah, dan berdoa
bersama.
b. Guru mengajaksiswa melakukan tadarus bersama selama 5-10 menit.
c. Guru Memotivasi siswa dengan Mengajukan pertanyaan tentang manfaat perilaku amanah
atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
d. Guru menjelaskan kompetensi inti, Kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai.
e. Guru menjelaskan secara singkat kegiatan-kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan Inti ( 100 menit )
a. Siswa menyimak penjelasan mengenai pengertian, Makna dan contoh perilaku amanah
sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
b. Siswa membaca materi tentang pengertian, Makna dan contoh perilaku amanah sebagai
implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
c. Siswa mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan
Amanah.
d. Siswa mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang kesuksesan yang
diawali dari sikap Amanah
e. Siswa memaparkan hubungan antara amanah dalam kehidupan sehari-hari.
f. Siswa menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
g. Siswa mendemontrasikan/mensosiodramakan contoh perilaku amanah.
h. Siswa mencari,menemukan dan mengklasifikasikan amanah melalui pemahaman terhadap
arti ayat-ayat Al-Qur’an yag disajikan (Q.S. al-Anfal/8: 27 dan hadis terkait).
3. Kegiatan Akhir ( 20 menit )
a. Dibawah bimbingan guru, siswa menyimpulkan hasil pembelajaran secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
c. Guru member reward kepada kelompok “terbaik”, yakni Kelompok yang benar dalam
mengidentifikasi perilaku amanah
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menyampikan tugas mandiri terstruktur.
e. Besama-sama menutup pelajaran dengan berdo’a.

Pertemuan Ketiga :
1. Kegiatan Awal ( Apersepsi )
a. Guru mengawali pelajaran dengan mengucapkan salam, membaca basmallah, dan berdoa
bersama.
b. Guru mengajak siswa melakukan tadarus bersama selama 5-10 menit.
c. Guru Memotivasi siswa dengan Mengajukan pertanyaan tentang manfaat perilaku
istiqamah atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
d. Guru menjelaskan kompetensi inti, Kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai.
e. Guru menjelaskan secara singkat kegiatan-kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan Inti
a. Siswa menyimak penjelasan mengenai pengertian, Makna dan contoh perilaku istiqamah
sebagai implementasi dari surah Al- Ahqof/46:13 dan hadis terkait.
b. Siswa membaca materi tentang pengertian, Makna dan contoh perilaku istiqamah sebagai
implementasi dari surah Al- Ahqof/46:13 dan hadis yang terkait.
c. Siswa mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan
istiqamah.
d. Siswa mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang kesuksesan yang
diawali dari sikap istiqamah.
e. Siswa memaparkan hubungan antara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.
f. Siswa menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
g. Siswa mendemontrasikan/mensosiodramakan contoh perilaku istiqamah.
h. Siswa mencari,menemukan dan mengklasifikasikan istiqamah melalui pemahaman
terhadap arti ayat-ayat Al-Qur’an yag disajikan (Al- Ahqof/46:13 dan hadis terkait).
3. Kegiatan Akhir ( Penutup )
a. Dibawah bimbingan guru, siswa menyimpulkan hasil pembelajaran secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
c. Guru member reward kepada kelompok “terbaik”, yakni Kelompok yang benar dalam
mengidentifikasi perilaku istiqamah.
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menyampikan tugas mandiri terstruktur.
e. Besama-sama menutup pelajaran dengan berdo’a.
I. PENILAIAN
Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam:
1. Pengamatan
a. diskusi kelompok
b. Bermain peran

2. Pengetahuan
a. Tehnik penialaian : Tertulis
b. Bentuk instrumen : Lembar penilaian tes tertulis
c. Bentuk soal : Pilihan ganda dan tertulis
d. Kisi-kisi :
3. Penilaian karakter

4. Tugas Portopolio
Membuat paparan diagram hubungan jujur, amanah dan istiqamah dalam kehidupan sehari-
hari.
Skor penilaian sebagai berikut:
1) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya tepat pada waktu yang ditentukan dan
perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 100.
2) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang ditentukan dan
perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
3) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang ditentukan dan
perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada kekurangan, nilai 80.
5. Tugas
Menuliskan hasil pengamatan terhadap perilaku jujur, amanah, dan istiqamah di lingkungan
tempat tinggal, sebagaimana kolom berikut !

J. PENGAYAAN
Peserta didik yang sudah menguasai materi mengerjakan soal pengayaan yang telah disiapkan
oleh guru berupa pertanyaan-pertanyaan sifat-sifat Nabi Muhammad. (Guru mencatat dan
memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan).
K. REMEDIAL
Peserta didik yang belum menguasai materi akan dijelaskan kembali oleh guru materi tentang
“Pentingnya jujur, amanah dan istiqamah”. Guru akan melakukan penilaian kembali (lihat hal.29)
dengan soal yang sejenis. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan
contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit
setelah jam pelajaran selesai).
L. INTERAKSI GURU DENGAN ORANG TUA
Guru meminta peserta didik memperlihatkan kolom tugas pengamatan perilaku jujur, amanah dan
istiqamah di lingkungan tempat tinggal diatas kepada orang tuanya dengan memberikan komentar
dan paraf. Cara lainnya dapat juga dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua yang
berisi tentang perubahan perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau
berkomunikasi langsung baik langsung, maupun melalui telepon, tentang perkembangan perilaku
anaknya

Mengetahui, Pangkep, 21 Juli 2019


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PAI

H. NURHADI, [Link] M. YUSRI, S. Pd.I


NIP. 19830710 200604 1 014 NIP. 19860708 200902 1 003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Bakongan


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester : VII ( Tujuh ) / Genap
Materi Pokok : Hidup Tenang dengan Kejujuran, Amanah, dan Istiqamah
Alokasi waktu : 3 pertemuan ( 9 x 40 menit )

A. KOMPETENSI INTI
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya
terkait penomena dan kejadian yang tampak mata).
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori).

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1 2.1. Menghargai perilaku jujur sebagai
implementasi dari pemahaman
surah al- Baqarah ayat 42 dan
hadis terkait
2 3.6. Memahami makna amanah sesuai 1. Menjelaskan pengertian amanah
kandungan Q.S. Al-Anfal (8): 27 sebagai implementasi dari surah al-
dan hadis terkait Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
2. Menjelaskan makna amanah sebagai
implementasi dari surah al-Anfal/8:27
dan hadis yang terkait.

3 2.5 Menghargai perilaku amanah


sebagai implementasi dari surah
al-Anfal/8: 27 dan hadis terkait

4 4.6 Mencontohkan perilaku amanah 1. Menunjukkan contoh perilaku amanah


sesuai kandungan dari surah al- sebagai implementasi dari surah al-
Anf±l/8:27 dan hadis terkait Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.

5 Memahami makna istiqamah sesuai 1. Menyebutkan pengertian istiqamah


kandungan surah al- Ahq±f/46:13 dan sebagai implementasi dari pemahaman
hadis terkait surah al- Ahqaf/46:13 dan hadis yang
terkait.
2. Menjelaskan makna istiqamah sebagai
implementasi dari pemahaman surah al-
Ahqaf/46:13 dan hadis yang terkait.

6 Menghargai perilaku istiqamah


sebagai implementasi dari pemahaman
surah al- Ahq±f/46:13 dan hadis terkait
7 Mencontohkan perilaku istiqamah 1. Menunjukkan contoh perilaku
sesuai kandungan surah al- istiqamah sebagai implementasi dari
Ahqaf/46:13 dan hadis terkait pemahaman surah al- Ahqaf/46:13 dan
hadis yang terkait.
C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Pertama :
Melalui pengkajian tentang Jujur siswa dapat :
1. Menyebutkan pengertian jujur, sesuai dengan surah al-Baqarah/42 dan hadis yang terkait
dengan benar
2. Menjelaskan makna jujur sesuai dengan surah al-Baqarah/42 dan hadis yang terkait
dengan benar
3. Menunjukkan contoh jujur sebagai implementasi dari pemahaman surah al-Baqarah/2:42
dan hadis yang terkait dengan benar

Pertemuan Kedua :
Melalui pengkajian tentang Amanah siswa dapat :
1. Menjelaskan pengertian amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis
yang terkait dengan benar.
2. Menjelaskan makna amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang
terkait dengan benar
3. Menunjukkan contoh perilaku amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan
hadis yang terkait dengan benar

Pertemuan Ketiga :
1. Menyebutkan pengertian istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al-
Ahqaf/46:13 dan hadis yang terkait dengan benar.
2. Menjelaskan makna istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al- Ahqaf/46:13
dan hadis yang terkait dengan benar.
3. Menunjukkan contoh perilaku istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al-
Ahqaf/46:13 dan hadis yang terkait dengan benar.

D. MATERI PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama :
1. Pengertian jujur, sesuai dengan surah al-Baqarah/42 dan hadis yang terkait.
2. Makna jujur sesuai dengan surah al-Baqarah/42 dan hadis yang terkait.
3. Contoh jujur sebagai implementasi dari pemahaman surah al-Baqarah/2:42 dan hadis
yang terkait.

Pertemuan Kedua :
1. Pengertian amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
2. Makna amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
3. Contoh perilaku amanah sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang
terkait.
Pertemuan Ketiga :
1. Pengertian istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al- Ahq±f/46:13 dan
hadis yang terkait.
2. Makna istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al- Ahq±f/46:13 dan hadis
yang terkait.
3. Contoh perilaku istiqamah sebagai implementasi dari pemahaman surah al- Ahq±f/46:13 dan
hadis yang terkait.

E. METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan Scientific
2. Metode diskusi, drill, dan demontrasi

F. SUMBER BELAJAR
1. Al-Qur’an dan Terjemahnya Departemen Agama RI tahun 2006
2. Buku teks siswa PAI SMP kelas VII
3. Buku-buku lain yang sesuai
G. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media
a. Video Pembelajaran
b. CD Pembealajaran tentang Amanah interaktif
2. Alat
a. Laptop
b. LCD Proyektor

H. LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN


Pertemuan Pertama :
1. Kegiatan Awal ( 10 menit )
a. Guru mengawali pelajaran dengan mengucapkan salam, membaca basmallah, dan berdoa
bersama.
b. Guru mengajaksiswa melakukan tadarus bersama selama 5-10 menit.
c. Guru Memotivasi siswa dengan Mengajukan pertanyaan tentang manfaat perilaku amanah
atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
d. Guru menjelaskan kompetensi inti, Kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai.
e. Guru menjelaskan secara singkat kegiatan-kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan Inti ( 100 menit )
a. Siswa menyimak penjelasan mengenai pengertian, Makna dan contoh perilaku amanah
sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
b. Siswa membaca materi tentang pengertian, Makna dan contoh perilaku amanah sebagai
implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
c. Siswa mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan
Amanah.
d. Siswa mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang kesuksesan yang
diawali dari sikap Amanah
e. Siswa memaparkan hubungan antara amanah dalam kehidupan sehari-hari.
f. Siswa menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
g. Siswa mendemontrasikan/mensosiodramakan contoh perilaku amanah.
h. Siswa mencari,menemukan dan mengklasifikasikan amanah melalui pemahaman terhadap
arti ayat-ayat Al-Qur’an yag disajikan (Q.S. al-Anfal/8: 27 dan hadis terkait).
3. Kegiatan Akhir ( 20 menit )
a. Dibawah bimbingan guru, siswa menyimpulkan hasil pembelajaran secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
c. Guru member reward kepada kelompok “terbaik”, yakni Kelompok yang benar dalam
mengidentifikasi perilaku amanah
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menyampikan tugas mandiri terstruktur.
e. Besama-sama menutup pelajaran dengan berdo’a.

Pertemuan Kedua :
1. Kegiatan Awal ( 10 menit )
a. Guru mengawali pelajaran dengan mengucapkan salam, membaca basmallah, dan berdoa
bersama.
b. Guru mengajaksiswa melakukan tadarus bersama selama 5-10 menit.
c. Guru Memotivasi siswa dengan Mengajukan pertanyaan tentang manfaat perilaku amanah
atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
d. Guru menjelaskan kompetensi inti, Kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai.
e. Guru menjelaskan secara singkat kegiatan-kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan Inti ( 100 menit )
a. Siswa menyimak penjelasan mengenai pengertian, Makna dan contoh perilaku amanah
sebagai implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
b. Siswa membaca materi tentang pengertian, Makna dan contoh perilaku amanah sebagai
implementasi dari surah al-Anfal/8:27 dan hadis yang terkait.
c. Siswa mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan
Amanah.
d. Siswa mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang kesuksesan yang
diawali dari sikap Amanah
e. Siswa memaparkan hubungan antara amanah dalam kehidupan sehari-hari.
f. Siswa menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
g. Siswa mendemontrasikan/mensosiodramakan contoh perilaku amanah.
h. Siswa mencari,menemukan dan mengklasifikasikan amanah melalui pemahaman terhadap
arti ayat-ayat Al-Qur’an yag disajikan (Q.S. al-Anfal/8: 27 dan hadis terkait).
3. Kegiatan Akhir ( 20 menit )
a. Dibawah bimbingan guru, siswa menyimpulkan hasil pembelajaran secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
c. Guru member reward kepada kelompok “terbaik”, yakni Kelompok yang benar dalam
mengidentifikasi perilaku amanah
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menyampikan tugas mandiri terstruktur.
e. Besama-sama menutup pelajaran dengan berdo’a.

Pertemuan Ketiga :
1. Kegiatan Awal ( Apersepsi )
a. Guru mengawali pelajaran dengan mengucapkan salam, membaca basmallah, dan berdoa
bersama.
b. Guru mengajak siswa melakukan tadarus bersama selama 5-10 menit.
c. Guru Memotivasi siswa dengan Mengajukan pertanyaan tentang manfaat perilaku
istiqamah atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
d. Guru menjelaskan kompetensi inti, Kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai.
e. Guru menjelaskan secara singkat kegiatan-kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan Inti
a. Siswa menyimak penjelasan mengenai pengertian, Makna dan contoh perilaku istiqamah
sebagai implementasi dari surah Al- Ahqof/46:13 dan hadis terkait.
b. Siswa membaca materi tentang pengertian, Makna dan contoh perilaku istiqamah sebagai
implementasi dari surah Al- Ahqof/46:13 dan hadis yang terkait.
c. Siswa mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan
istiqamah.
d. Siswa mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang kesuksesan yang
diawali dari sikap istiqamah.
e. Siswa memaparkan hubungan antara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.
f. Siswa menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
g. Siswa mendemontrasikan/mensosiodramakan contoh perilaku istiqamah.
h. Siswa mencari,menemukan dan mengklasifikasikan istiqamah melalui pemahaman
terhadap arti ayat-ayat Al-Qur’an yag disajikan (Al- Ahqof/46:13 dan hadis terkait).
3. Kegiatan Akhir ( Penutup )
a. Dibawah bimbingan guru, siswa menyimpulkan hasil pembelajaran secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
c. Guru member reward kepada kelompok “terbaik”, yakni Kelompok yang benar dalam
mengidentifikasi perilaku istiqamah.
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menyampikan tugas mandiri terstruktur.
e. Besama-sama menutup pelajaran dengan berdo’a.
I. PENILAIAN
Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam:
1. Pengamatan
a. diskusi kelompok
b. Bermain peran

2. Pengetahuan
a. Tehnik penialaian : Tertulis
b. Bentuk instrumen : Lembar penilaian tes tertulis
c. Bentuk soal : Pilihan ganda dan tertulis
d. Kisi-kisi :
3. Penilaian karakter

4. Tugas Portopolio
Membuat paparan diagram hubungan jujur, amanah dan istiqamah dalam kehidupan sehari-
hari.
Skor penilaian sebagai berikut:
1) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya tepat pada waktu yang ditentukan dan
perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 100.
2) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang ditentukan dan
perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
3) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang ditentukan dan
perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada kekurangan, nilai 80.
5. Tugas
Menuliskan hasil pengamatan terhadap perilaku jujur, amanah, dan istiqamah di lingkungan
tempat tinggal, sebagaimana kolom berikut !

J. PENGAYAAN
Peserta didik yang sudah menguasai materi mengerjakan soal pengayaan yang telah disiapkan
oleh guru berupa pertanyaan-pertanyaan sifat-sifat Nabi Muhammad. (Guru mencatat dan
memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan).
K. REMEDIAL
Peserta didik yang belum menguasai materi akan dijelaskan kembali oleh guru materi tentang
“Pentingnya jujur, amanah dan istiqamah”. Guru akan melakukan penilaian kembali (lihat hal.29)
dengan soal yang sejenis. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan
contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit
setelah jam pelajaran selesai).
L. INTERAKSI GURU DENGAN ORANG TUA
Guru meminta peserta didik memperlihatkan kolom tugas pengamatan perilaku jujur, amanah dan
istiqamah di lingkungan tempat tinggal diatas kepada orang tuanya dengan memberikan komentar
dan paraf. Cara lainnya dapat juga dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua yang
berisi tentang perubahan perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau
berkomunikasi langsung baik langsung, maupun melalui telepon, tentang perkembangan perilaku
anaknya

Mengetahui, Pangkep, 24 Januari 2020


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PAI

H. NURHADI, S. Pd M. YUSRI, S. Pd.I


NIP. 19830710 200604 1 014 NIP. 19860708 200902 1 003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Liukang Kalmas


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas / Semester : VII (Tujuh) / Ganjil
Materi Pokok : Semua Bersih Hidup Jadi Nyaman

Alokasi Waktu : 3 pertemuan (9 x 40 menit)

A. KOMPETENSI INTI
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya terkait
penomena dan kejadian yang tampak mata).
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori).

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR:

INDIKATOR PENCAPAIAN
NO. KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI
1 1.4 Menerapkan ketentuan bersuci
dari hadas kecil dan hadas
besar berdasarkan
syariat Islam.

2 3.8 Memahami ketentuan bersuci 1. Menjelaskan ketentuan bersuci


dari hadas kecil dan hadas dari hadas kecil dan hadas besar.
besar 2. Menerangkan tata cara bersuci dari
hadas kecil dan hadas besar.
1. Menjelaskan tata cara bersuci dari hadas
kecil dan hadas besar berdasarkan syariat
Islam.
3 4.8 Mempraktikkan tata cara bersuci 1. Menunjukkan contoh bersuci dari
dari hadas kecil dan hadas hadas kecil dan hadas besar.
besar
2. Mempraktikkan bersuci dari hadas
kecil dan hadas besar dalam
kehidupan sehari-hari
2. Mendemontrasikan tata cara bersuci dari
hadas kecil dan hadas besar berdasarkan
syariat Islam

C. Tujuan Pembelajaran

Pertemuan Pertama:

1. Diberi kesempatan untuk mengkaji tatacara bersuci, peserta didik dapat menunjukkan tata cara bersuci dari
hadas kecil dan hadas besar berdasarkan syariat Islam.
2. Diberi kesempatan berdiskusi dan berlatih, peserta didik dapat melaksanakan tata cara bersuci dari
hadas kecil dan hadas besar berdasarkan syariat Islam.

Pertemuan Kedua:

1. Diberi kesempatan berdiskusi, peserta didik dapat menjelaskan ketentuan bersuci dari hadas kecil
dan hadas besar.

2. Diberi kesempatan berdiskusi, peserta didik dapat menerangkan tata cara bersuci dari hadas kecil
dan hadas besar.

Pertemuan ketiga:

1. Diberi kesempatan berdiskusi, peserta didik dapat menunjukkan contoh bersuci dari hadas kecil
dan hadas besar.

2. Diberi kesempatan berlatih, siswa dapat mempraktikkan bersuci dari hadas kecil dan hadas besar
dalam kehidupan sehari-hari.

D. MATERI PEMBELAJARAN:
Pertemuan Pertama:
1. Pengertian Thaaharah
2. Macam-macam hadas

Pertemuan Kedua:
1. Macam-macam najis
2. Tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas besar
Pertemuan Ketiga:
Hikmah Thaharah

E. METODE PEMBELAJARAN:
1. Pendekatan Scientific
2. Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Direct Instruction
3. Metode diskusi, drill, dan demontrasi

F. SUMBER BELAJAR
1. Kitab al-Qur’anul Karim dan terjemahnya, Depag RI
2. Buku teks siswa PAI SMP Kelas VII
3. Buku lain yang memadai.

G. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Komputer/Laptop
2. CD Pembelajaran Tata Cara Thaharah
3. LCD Projector
4. Tempat Wudhu
5. Benda-benda untuk thaharah.
H. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

PERTEMUAN PERTAMA

1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama dipimpin oleh
seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/aya tpilihan
(nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan sebelumnya);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan
memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan
kegiatan pembelajaran.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan secara komunikatif yang
berkaitan dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang akan
dicapai.
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.

2. Kegiatan inti ( 100 menit)


a. Guru meminta peserta didik untuk mengamati perilaku hidup bersih yang berhubungan
dengan “Kebersihan itu sebagian dari iman” (kolom mari renungkan) yang dilaksanakan
setiap hari.
b. Peserta didik mempresentasikan hasil pengamatannya di depan kelas.
c. Peserta didik mengamati gambar berikutnya (kolom mari mengamati).
d. Peserta didik mengemukakan isi gambar tersebut.
e. Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukakan peserta didik
tentang isi gambar tersebut.
f. Peserta didik menyimak penjelasan guru atau mencermati gambar atau tayangan
visual/film tentang ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas besar, secara klasikal
atau individual.
3. Penutup
a. Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran
secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
c. Guru memberikan reward kepada kelompok “terbaik”, yakni:
- Kelompok yang benar dalam mengidentifikasi hukum bacaan mad.
- Kelompok yang paling baik dalam membaca al-quran.
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menyampaikan tugas mandiri terstruktur.
e. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.
PERTEMUAN KEDUA:

1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama dipimpin oleh
seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/ayat pilihan
(nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan sebelumnya);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan
memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk pesrta didik.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan secara komunikatif yang
berkaitan dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang akan
dicapai.
f. Guru mengkondisikan peserta didik untuk duduk secara berpasangan (dalam
jenis kelamin yang sama).

2. Kegiatan inti ( 100 menit)

a. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan tugas untuk berdiskusi
sesuai dengan tema yang telah ditentukan.
b. Peserta didik secara bergantian menyampaikan hasil diskusi, sedangkan kelompok lainnya
memperhatikan/menyimak dan memberikan tanggapan.
c. Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukakan peserta didik
tentang materi tersebut.
d. Guru menyampaikan gambaran teknis tentang tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas
besar.

3. Penutup
1. Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkanmateripembelajaran.
2. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
3. Guru memberikan reward kepada “pasangan terbaik” yang hafal ayat dan
mampu mengartikan ayatQ.S. Ar-Rahman (55):33, [Link]- Mujadalah
(58):11, atau hadits tentang ilmu pengetahuan.
4. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
5. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.

PERTEMUAN KETIGA:

1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama dipimpin oleh
seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/ayat pilihan (nama
surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan sebelumnya);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan
memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk peserta didik.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan secara komunikatif yang
berkaitan dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang akan
dicapai.
f. Guru mengkondisikan peserta didik untuk membentuk kelompok-kelompok kecil
(terdiri 4 – 6 siswa)

2. Kegiatan inti ( 100 menit)


a. Peserta didik secara bergantian mempraktikkan tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas
besar (¯ay±mum/wu«μ’) sesuai dengan ketentuan dalam syari’at sedangkan peserta didik
yang lainnya memperhatikan.
b. Guru membimbing peserta didik untuk membaca kisah “akibat iri hati”.
c. Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang hikmah dari kisah “akibat iri hati”.
d. Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap kisah tersebut.
e. Guru dan peserta didik menyimpulkan intisari dari pelajaran tersebut sesuai yang terdapat
dalam buku siswa pada kolom rangkuman.
f. Pada kolom “Ayo Berlatih”, guru diharapkan mampu: 1) membimbing peserta didik untuk
menyebutkan contoh hadas kecil dan hadas besar cara membersihkannya serta contoh najis
dan cara mengerjakannya.
g. meminta peserta didik untuk mengerjakan bagian pilihan ganda dan uraian.
h. membimbing peserta didik untuk mengamati dirinya sendiri tentang perilaku-perilaku
yang mencerminkan orang yang meneladani sifat tersebut di lingkungannya (Kolom tugas).

g. Penutup
1. Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkanmateripembelajaran.
2. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
3. Guru memberikan reward kepada “kelompok terbaik” hasil diskusi dan
presentasinya.
4. Guru menjelaskanmateri yang akandipelajaripada pertemuan berikutnya.
5. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.

H. PENILAIAN
1. Sikap spiritual
a. Teknik Penilaian : Penilaian diri
b. Bentuk istrumen : Skala sikap
c. Kisi-kisi

No Sikap/Nilai Butir instrumen


1 Meyakini bahwa Allah maha suci Terlampir
2 Meyakini bahwa Allah mencintai kebersihan Terlampir
dan kesucian
3 Meyakini bahwa bersuci adalah syarat mutlak Terlampir
untuk beribadah kepada Allah
4 Meyakini bahwa kesucian dhahir berpengaruh Terlampir
pada kesucian batin
5 Meyakini bahwa menjaga kebersihan adalah Terlampir
wujud manifestasi keimanan kepada Allah swt

2. Sikap Sosial
a. Teknik Penilaian : Penilaian antar teman
b. Bentuk istrumen : Skala sikap
c. Kisi-kisi
No Sikap/Nilai Butir instrumen
1 Selalu menjaga kebersihan diri Terlampir
2 Selalu menjaga kebersihan ruang kelas Terlampir
3 Selalu menjaga kebersihan sekolah Terlampir
4 Selalu menjaga kebersihan peralatan sekolah Terlampir
5 Selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah Terlampir

3. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian :Tes Lisan
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian tes lisan
c. Kisi-kisi : Terlampir

4. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Performance
b. Bentuk Instrumen : Praktik
c. Kisi-kisi:

No. Keterampilan Butir Instrumen

Dapat mempraktikan bersuci


Praktikkan cara bersuci dari hadas
1. dari hadas kecil dalam
kecil
kehidupan sehari-hari
Dapat mempraktikkan bersuci
Praktikkan cara bersuci dari hadas
2. dari hadas besar dalam
besar
kehidupan sehari-hari
Instrumen: Terlampir

Lampiran 1: Instrumen Penilaian (Aspek Sikap Spiritual)

Nama Siswa : ....................................................


Kelas : VII/Ganjil
Teknik Penilaian : Penilaian diri
Penilai : Diri Sendiri

PILIHAN JAWABAN SKOR


NO PERNYATAAN Sangat Setuju Ragu- Tidak
Setuju Ragu Setuju
1 Allah tidak pernah melakukan
kesalahan baik dalam proses penciptaan
maupun pengembangan alam semesta
2 Allah tidak suka terhadap lingkungan
yang kumuh dan kotor
3 Shalat tanpa berwudhu tidak masalah
yang penting badannya bersih
4 Tidak ada hubungan antara kebiasaan
berwudhu dengan kebersihan hati
seseorang. Orang yang jarang
berwudhu pun bisa memiliki hati yang
bersih.
5 Kotor atau tidaknya lingkungan rumah
seseorang tidak berhubungan dengan
keimanan. Yang penting meyakini
rukun iman, rumahnya kumuh dan
kotor tidak masalah
JUMLAH SKOR
KETERANGAN NILAI NILAI AKHIR
Skor Sikap Positif Sikap Negatif
Sangat setuju = 4 Sangat setuju = 1 Skor yang diperoleh
Setuju =3 Setuju = 2 ----------------------- x 100
Ragu-Ragu = 2 Ragu-Ragu = 3 Skor Maksimal
Tidak Setuju = 1 Tidak Setuju = 4

Lampiran 2: Instrumen Penilaian (Aspek Sikap Sosial)

Nama Siswa : ....................................................


Kelas : VII/Ganjil
Teknik Penilaian : Penilaian diri
Penilai : Antar Teman

PILIHAN JAWABAN SKO


NO PERNYATAAN R
Selalu Sering Jarang Tidak
pernah
1 Berpenampilan bersih dan rapi di
sekolah
2 Menyimpan sampah di laci meja
3 Melaksanakan piket kebersihan kelas
4 Buku, tas, kursi, dan meja belajar
penuh dengan coret-coretan
5 Membersihkan lingkungan rumah
JUMLAH SKOR
KETERANGAN NILAI NILAI AKHIR
Skor Sikap Positif Sikap Negatif
Sangat setuju = 4 Sangat setuju = Skor yang diperoleh
Setuju =3 1 ----------------------- x 100
Ragu-Ragu = 2 Setuju = Skor Maksimal
Tidak Setuju = 1 2
Ragu-Ragu =
3
Tidak Setuju
=4

Lampiran 3

No. Indikator Butir Instrumen


1 Dapat mengartikan QS. Al Maidah ayat 6 Artikan QS. Al Maidah ayat 6
2 Siswa dapat mengamati dan memberi Amati dan komentari tayangan yang
komentar tayangan yang terkait dengan terkait dengan kebersihan berikut
kebersihan
3 Simak dan baca penjelasan mengenai Jelaskan ketentuan bersuci dari
ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas kecil dan hadas besar
hadas besar
Dengan dimotivasi oleh guru siswa dapat
mengajukan pertanyaan tentang ketentuan Buatlah beberapa pertanyaan
4 bersuci dari hadas kecil dan hadas besar. tentang ketentuan bersuci dari
hadas kecil dan hadas besar.

Siswa dapat mengajukan pertanyaan terkait Ajukan beberapa pertanyaan terkait


5 dengan tata cara bersuci dari hadas kecil dengan tata cara bersuci dari hadas
dan hadas besar kecil dan hadas besar
Secara berkelompok Siswa dapat mencari
Carilah data dari berita atau informasi
data dari berita atau informasi tentang
tentang ketentuan bersuci dari hadas
ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas
6 kecil dan hadas besar.
besar.

Siswa dapat mendiskusikan tata cara Diskusikan tata cara bersuci dari
7
bersuci dari hadas kecil dan hadas besar hadas kecil dan hadas besar
Siswa dapat mendiskusikan manfaat bersuci Diskusikan manfaat bersuci dari
dari hadas kecil dan hadas besar. hadas kecil dan hadas besar.
8

Lampiran :
[Link] Maidah ayat 6

Artinya :
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka
basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan
(basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah,
dan jika kamu sakit[403] atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air
(kakus) atau menyentuh[404] perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka
bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu
dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak
membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu
bersyukur.
Lampiran 4
Mengetahui, Pangkep, 4 Agustus 2021
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PAI

H. NURHADI, S. Pd M. YUSRI, [Link].I


NIP. 19830710 200604 014 NIP. 19860708 200902 1 003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Liukang Kalmas


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas / Semester : VII (Tujuh) / Genap
Materi Pokok : Menunaikan shalat wajib berjamaah sebagai implementasi dari
pemahaman rukun Islam
Alokasi Waktu : 2 pertemuan (6 x 40 menit)

A. KOMPETENSI INTI
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya terkait penomena dan
kejadian yang tampak mata).
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber
lain yang sama dalam sudut pandang/teori).

B. Kompetensi Dasar

1.5 Menunaikan shalat wajib berjamaah sebagai implementasi dari pemahaman


rukun Islam

3.9 Memahami ketentuan shalat berjamaah

4.9 Mempraktikkan shalat berjamaah

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


[Link] pengertian shalat berjamaah
[Link] pengertian shalat munfarid
[Link] keutamaan shalat berjama’ah
[Link] syarat-syarat mendirikan shalat berjama’ah
[Link] tatacara shalat berjama’ah
[Link] shalat berjama’ah

D. TujuanPembelajaran

Peserta didik mampu:


1. menunjukkan tata cara Shalat wajib berjamaah.
2. mendemontrasikan tata cara Shalat wajib berjamaah.
3. melaksanakan Shalat wajib berjamaah sebagai implementasi dari
pemahaman rukun islam.
4. menjelaskan pengertian Shala twajib berjamaah dan dasar hukumnya.
5. menjeaskan syarat sah Shalat berjamaah.
E. Materi Pembelajaran
Tahukah kamu apakah Shalat berjamaah itu? shalat berjamaah adalah Shalat
yang dikerjakan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama dan salah
seorang dari mereka menjadi imam, sedangkan yang lainnya menjadi makmum.
Nah, Shalat lima waktu yang kita lakukan sangat diutamakan untuk dikerjakan
secara berjamaah, bukan sendiri-sendiri (munfarid). Kalian perlu tahu bahwa
hukum Shalat wajib berjamaah adalah sunnah muakkad, yaitu sunnah yang
sangat dianjurkan. Bahkan, sebagian ulama mengatakan hukum Shalatberjamaah
adalah fardhu kifayah.
Keutamaan Shalatberjamaah bila dibandingkan Shalat munfarid adalah
dilipatkan 27 derajat. Hadis

“Diriwayatkan Ibnu Umar, Rasulullah saw. bersabda, “Shalat berjamaah lebih


utama dibandingkan Shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.”(H.R.
Bukhari dan Muslim)

Apakah kalian ingin mengetahui lebih jauh mengenai Shalat berjamaah? Bacalah
pembahasan berikut ini.

1. Syarat Sah Shalat Berjamaah


Shalat berjamaah sah apabila memenuhi syarat sebagai berikut.
a. Ada imam.
b. Makmum berniat untuk mengikuti imam.
c. Shalat dikerjakan dalam satu majelis.d. shalat makmum sesuai dengan shalatnya imam.
Kedudukan imam dalam Shalatberjamaah sangat penting. Dia akan menjadi
pemimpin seluruh jamaah Shalatsehingga untuk menjadi imam ada syarat tersendiri.
Syarat yang dimaksud adalah
a. Mengetahui syarat dan rukun shalat, serta perkara yang membatalkan shalat,
b. Fasih dalam membaca ayat-ayat al-Qur'an,
c. Paling luas wawasan agamanya dibandingkan yang lain,
d. Berakal sehat,
e. Balig,

f. Berdiri pada posisi paling depan,g. Seorang laki-laki (perempuan juga boleh jadi imam
kalau makmumnya perempuan semua), danh. Tidak sedang bermakmum kepada orang
[Link] syarat-syarat menjadi makmum adalah
a. Makmum berniat mengikuti imam,
b. Mengetahui gerakan Shalat imam,
c. Berada dalam satu tempat dengan imam,
d. Posisinya di belakang imam, dan
e. Shalat makmum sesuai dengan Shalat imam hendaklah, misalnya imam Shalat Asar
makmum juga Shalat Asar. seluruh rangkaian Shalat berjamaah bersama imam.
Jika kalian dalam kondisi ketinggalan berjamaah seperti ini, perlu kecermatan dalam tata
cara menghitung jumlah rakaat. Untuk itu, perhatikan beberapa ilustrasi peristiwa berikut.
Penjelasan ini sangat penting, siapa tahu kalian pernah mengalaminya.

1. Makmum Masbμq

Makmum Masbμq adalah makmum yang tidak sempat membaca surat al-Fatihah bersama
imam di rakaat pertama. Lawan katanya adalah makmum muwafiq, yakni makmum yang
dapat mengikuti

F. MetodePembelajaran
1. Diskusi
2. Modeling

G. SumberBelajar
1. Buku Teks Siswa PAI dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas 7
2. Buku Pegangan Guru PAI dan Budi Pekerti SMP untuk Kelas 7
3. Buku pengayaan.
4. Buku Tugas Siswa

H. Media Pembelajaran
1. Media
a. Video Pembelajaran
b. Tayangan Power Point
I. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama:
a. Guru mengucapkan salam dan berdoa bersama.
b. Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat duduk disesuaikan
dengan kegiatan pembelajaran.
c. Guru memotivasi peserta didik dengan kegiatan yang ringan, seperti cerita motivasi.
d. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
e. Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif materi sebelumnya dan mengaitkan
materi tentang ketentuan Shalat wajib berjamaah
f. Beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantu bisa berupa tulisan manual di papan
tulis, kertas karton (tulisan yang besar dan mudah dilihat/dibaca) atau bisa juga
menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
g. Metode yang digunakan adalah diskusi dalam bentuk the educational-diagnosis meeting
artinya peserta didik berbincang mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling
mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-
masing memperoleh pemahaman yang benar yang dikolaborasi dengan metode
demontrasi.

Pelaksanaan
a. Guru meminta peserta didik untuk mengkaji bacaan yang ada di kolom “Mari
Renungkan”.
b. Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang hasil pencermatannya tentang
gambar tersebut.
c. Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap hasil pencermatan
peserta didik.
d. Guru meminta kembali peserta didik untuk mengamati gambar yang ada yang ada di
kolom “Mari Mengamati”.
e. Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang gambar tersebut.
f. Guru memberikan penjelaskan tambahan kembali dan penguatan yang dikemukakan
peserta didik tentang isi gambar tersebut.
g. Peserta didik menyimak penjelasan guru atau mencermati gambar atau tayangan
visual/film tentang Shalatberjamaah, secara klasikal atau individual.
h. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberi tugas diskusi sesuai
dengan tema yang telah ditentukan.
i. Secara bergantian masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusi sedangkan
kelompok lainnya memperhatikan/menyimak dan memberikan tanggapan.

j. Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap hasil diskusi tentang
Shalatberjamaah.
k. Guru menyampaikan gambaran teknis dan memberikan contoh tentang tata cara
Shalatberjamaah sesuai dengan langkah/urutan yang telah disampaikan.
l. Guru meminta peserta didik untuk memeragakan Shalatberjamaah dengan ma'mum
masbuk.
m. Secara bergantian masing-masing kelompok mempraktikkan Shalatberjamaah.
n. Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap hasil praktik
Shalatberjamaah.
o. Guru membimbing peserta didik untuk membaca kisah “Lupa ShalatBerjamaah”.
p. Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang hikmah dari kisah “Lupa
ShalatBerjamaah”.
q. Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap kisah tersebut.
r. Guru dan peserta didik menyimpulkan intisari dari pelajaran tersebut sesuai yang
terdapat dalam buku teks siswa pada kolom rangkuman.
s. Pada kolom “Ayo Berlatih”, guru:
1) membimbing peserta didik untuk mengisi lembar centang dan membuat contoh
ketentuan Shalatberjamaah.
2) meminta peserta didik untuk mengerjakan bagian pilihan ganda dan uraian.
3) membimbing peserta didik untuk mengamati dirinya sendiri tentang perilaku-perilaku
yang mencerminkan orang yang meneladani sifat tersebut di lingkungannya (Kolom
tugas).

J. Penilaian Hasil Pembelajaran


Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam:
Pengamatan
a. Kolom penerapan (tanda centang)

Skor penilaiannya:
Ya : skor 5
Tidak : skor 0

b. Kolom ketentuan Shalat berjamaah


1) Jika peserta didik menuliskan lima ketentuan dengan menyertakan alasan yang benar,
nilai 50.
2) Jika peserta didik menuliskan empat ketentuan dengan menyertakan alasan yang
benar, nilai 40.
3) Jika peserta didik menuliskan tiga ketentuan dengan menyertakan alasan yang benar,
nilai 30.
4) Jika peserta didik menuliskan dua ketentuan dengan menyertakan alasan yang benar,
nilai 20.
5) Jika peserta didik menuliskan satu ketentuan dengan menyertakan alasan yang benar,
nilai 10.

Nilai = Kolom penerapan centang + kolom ketentuan dan alasannya

Pengamatan Diskusi
Tindak
Aspek Penilaian Jml Ketuntasan
No. Nama siswa Nilai Lanjut
Score
1 2 3 T TT R P

Keterangan:
T : Tuntas mencapai nilai .... ( disesuaikan dengan nilai KKM )
TT : Tidak Tuntas jika nilai yang diperoleh kurang dari nilai KKM
R : Remedial
P : Pengayaan

Aspek dan rubrik penilaian:


1. Kejelasan dan kedalaman informasi. a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan
pensjelasan dan kedalaman informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
2. b. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi
lengkap dan kurang sempurna, skor 20.
3. c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi
kurang lengkap, skor 10.

2. Keaktifan dalam diskusi.


a. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 10.

3. Kejelasan dan kerapian presentasi.


a. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 40.
b. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor
c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan kurang rapi,
skor 20.
d. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan tidak rapi, skor
10.

2. Kolom “Ayo Berlatih”:


a. Kolom menyebutkan ketentuan Shalat berjamaah

Skor nilai:
1) Apabila peserta didik bisa menyebutkan 5 ketentuan Shalat berjamaah lengkap dengan
tanggapannya, skor 10.
2) Apabila peserta didik bisa menyebutkan 4 ketentuan Shalat berjamaah lengkap dengan
tanggapannya, skor 8.
3) Apabila peserta didik bisa menyebutkan 3 ketentuan Shalat berjamaah lengkap dengan
tanggapannya, skor 6.
4) Apabila peserta didik bisa menyebutkan 2 ketentuan Shalat berjamaah lengkap dengan
tanggapannya, skor 4.
5) Apabila peserta didik bisa menyebutkan 1 ketentuan Shalat berjamaah lengkap dengan
tanggapannya, skor 2.

Nilai = Skor yang diperoleh x 100


Skor maksimal

b. Kolom pilihan ganda dan uraian


1) Pilihan ganda: jumlah jawaban benar x 1 (maksimal 10 x1 = 10).

No. Soal Rubrik penilaian Skor


1 6
a. Jika peserta didik dapat menuliskan maksud Shalat
berjamaah dengan benar, skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan maksud Shalat
berjamaah kurang benar, skor 5.

2 10
a. Jika peserta didik dapat menuliskan tentang keutamaan
Shalat berjamaah lengkap dan sempurna, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan tentang keutamaan
Shalat berjamaah lengkap, skor 4.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tentang keutamaan
Shalat berjamaah tidak lengkap, skor 2

3 6
a. Jika peserta didik dapat menuliskan perbedaan imam
dan makmum dengan benar, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan perbedaan imam
dan makmum kurang lengkap, skor 3.

4 6
a. Jika peserta didik dapat menuliskan alasan surah al-
F±tihah dibaca keras dengan benar, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan alasan surah al-
F±tihah dibaca keras kurang lengkap, skor 3.

5 6
a. Jika peserta didik dapat menuliskan maksud shalat
munfarid dengan benar, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan maksud shalat
munfarid kurang lengkap, skor 3.

6 6
a. Jika peserta didik dapat menuliskan syarat menjadi
iman lengkap, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskansyarat menjadi
iman kurang lengkap, skor 3.
7 10
a. Jika peserta didik dapat menuliskan seseorang yang
fasih bacaan al-Qur’annya tidak boleh makmum kepada
orang yang belum fasih dalam bacaan al-Qur’annya
lengkap dan sempurna, skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan seseorang yang
fasih bacaan al-Qur’annya tidak boleh makmum kepada
orang yang belum fasih dalam bacaan al-Qur’annya
kurang lengkap, skor 5.

8 10
a. Jika peserta didik dapat menuliskan caranya makmum
yang tertinggal bacaan al-F±tihah nya imam dengan
benar dan lengkap, skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan caranya makmum
yang tertinggal bacaan al-F±tihah nya imam kurang
lengkap, skor 5.

9 10
a. Jika peserta didik dapat menuliskan sikap apabila pada
saat shalat berjamaah imam salah dalam melakukan
gerakan shalat dengan benar, skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan sikap apabila pada
saat shalat berjamaah imam salah dalam melakukan
gerakan shalat kurang lengkap, skor 5.

10 10
a. Jika peserta didik dapat menuliskan ciri-ciri perilaku
senang shalat berjamaah lebih dari 3, skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan ciri-ciri perilaku
senang shalat berjamaah kurang dari 3, skor 5.

Jumlah skor 80

Nilai : Jumlah skor yang diperoleh (pilihan ganda dan Isian) x 100
90

c. Tugas
Skor penilaian sebagai berikut.
1) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugas tepat pada waktu dan perilaku diamati
serta alasannya benar, nilai 100.
2) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang ditentukan dan
perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
3) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang ditentukan dan
perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada kekurangan, nilai 80.
FORMAT PENILAIAN – TUGAS SHOLAT BERJAMAAH

Nama : ................... Kelas : ...................


No. Induk : ................... Bulan : ...................
Sholat Paraf Ket/
N Tgl/ Dhuhur Ashar Maghrib Isya’ Subuh Guru Alasa
o Har M B T M B T M B T M B T M B T / n
i S S S S S rtu
1
2
3
4
Keterangan:
M = Munfarid/sendiri
B = Berjamaah
TS= Tidak Salat

Mengetahui, Pangkep, 5 Januari 2021


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PAI

H. NURHADI, S. Pd M. YUSRI, S. Pd.I


NIP. 19830710 200604 1 014 NIP. 19860708 200902 1 003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Liukang Kalmas


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas / Semester : VII (Tujuh) / Ganjil
Materi Pokok : Selamat Datang Nabi Kekasih Ku
Alokasi Waktu : 2 pertemuan ( 6 x 40 menit)

A. KOMPETENSI INTI
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya terkait
penomena dan kejadian yang tampak mata).
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori).

B. KOMPETENSI DASAR dan INDIKATOR:


INDIKATOR PENCAPAIAN
NO. KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI

1 2.8 2.1 Meneladani [Link] pengertian cara


perjuangan Nabi meneladani perjuangan Nabi
Muhammad SAW Muhammad SAW periode Mekah
periode Mekah dan
dan Madinah
Madinah
[Link] cara
meneladani perjuangan Nabi
Muhammad SAW periode
Mekah dan Madinah

C. TUJUAN PEMBELAJARAN:
Pertemuan Pertama:
1. Diberikan kesempatan untuk mengkaji tentang sejarah perjuangan nabi
muhammad sejak kecil sampai remaja di Mekkkah.
2. Diberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang sejarah perjuangan nabi
muhammad sejak kecil sampai remaja di Mekkah.
3. Diberikan kesempatan berlatih mengamati, bertanya, mengumpulkan data dan
mengkomunikasikan materi yang telah dipelajari.
Pertemuan Kedua:
1. Diberikan kesempatan untuk mengkaji tentang sejarah perjuangan nabi
muhammad sejak remaja sampai diangkat menjadi rasu di Mekkah dan Medinah
2. Diberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang sejarah perjuangan nabi
muhammad sejak remaja sampai diangkat menjadi rasul di Mekkah dan
Medinah

D. MATERI PEMBELAJARAN:
Pertemuan Pertama:
1. Kehadiran sang kekasih
Nabi Muhammad saw. lahir pada hari Senin, 12 Rabi’ul Awwal bertepatan dengan
tanggal 20 April 571 Masehi.
Nabi Muhammad saw. lahir dalam keadaan yatim. Ayahnya, Abdullah bin Abdul
Muthalib wafat saat Nabi Muhammad saw. masih berusia 6 bulan di dalam
kandungan ibunya, Siti Aminah. Saat bayi, Nabi Muhammad saw. diasuh oleh
Halimah Sa‘diyah dari Bani Saad, Kabilah Hawazin. Di perkampungan bani Saad
inilah Nabi diasuh dan dibesarkan sampai usia 5 tahun.
Saat Nabi Muhammad saw. Memasuki usia 6 tahun, ibunya wafat. Ia
pun diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib. Kakeknya adalah seorang pemuka
Quraisy yang sangat disegani. Nabi Muhammad saw. mendapatkan kasih sayang
dan perhatian yang sangat besar dari sang kakek. Sayang, hanya dua tahun Nabi
diasuh kakeknya. Abdul Muthalib meninggal saat Nabi Muhammad saw. berusia
8 tahun. Selanjutnya, Nabi Muhammad saw. diasuh oleh pamannya, Abu Thalib
sampai menginjak remaja.

2. Identifikasi sejarah perjuangan nabi muhammmad sejak kecil sampai dengan


remaja di mekkkah dan medinah.
Pertemuan Kedua:
1. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Ketika kafilah dagang mereka sampai
di kota Basra di wilayah Syria Besar, seorang pendeta terkenal di masa itu,
Buhairah, menghampiri Abu Thalib dan mengatakan, “Aku mengenali anak muda
ini sebagai sosok yang kelak akan dinobatkan sebagai rahmat bagi semesta alam.
Hal ini telah tertulis jelas dalam kitab-kitab kami.” Buhairah selanjutnya
menyarankan kepada Abu Thalib, “Lindungi anak muda ini dari orang-orang
Yahudi, lebih baik bawa ia kembali ke Mekah.” Abu Thalib pun menuruti saran
pendeta tersebut.

2. Dengan turunnya wahyu yang kedua, yaitu surah al-Muda£ir/74: 1-7, Rasulullah
saw. mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi. Nabi mengajak orang-orang
yang terdekat dengannya. Tujuannya, agar mereka lebih dulu percaya kepada
seruannya dan mengikutinya. Tempat yang beliau pilih untuk berdakwah adalah
rumah Al-Arq±m bin Abil Arq±m Al Akhzμm³. Orang-orang yang pertama kali
memeluk Islam atau yang dikenal as-S±biqμn al-Awwalμn, Mereka adalah Siti
Khadijah, Abu Bakar, Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Harisah, dan Ummu Aiman.
E. METODE PEMBELAJARAN:
1. Pendekatan Scientific
2. Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Direct Instruction
3. Metode diskusi, drill, dan sosiodrama

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku teks Siswa PAI SMP Kelas VII
2. Buku lain yang memadai.

G. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media
a. Video Pembelajaran sejarah nabi Muhammmad saw
b. CD Pembelajaran

2. Alat
a. Komputer
b. LCD Projector

H. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

I. PERTEMUAN PERTAMA

1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama dipimpin
oleh seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/aya tpilihan
(nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan
sebelumnya);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan
memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan
kegiatan pembelajaran.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan secara komunikatif
yang berkaitan dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang
akan dicapai.
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan inti ( 100 menit)
a. Mengamati
 Tayangan film sejarah nabi Muhammad Saw
 Mengamati LCD Tentang Sejarah Peerjuangan Nabi Muhammmad
sejak kecil sampai dengan remaja dan diangkat jadi rasul di Mekah
Medinah.
 Mencatat hasil pengamatan terhadap hal- hal penting dari
tayangan LCD

b. Menanya
 Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan kepada
teman kelompok dan guru tentang hal- hal yang belum jelas dari
pengamatan terhadap tayangan LCD film sejarah perjuangan Nabi
Muhammad Saw .

c. Explore
 Peserta didik membaca buku teks siswa Pendidikan Agama islam dan
Budi Pekerti Kelas VII semester 1 Bab VI.
 Mendeskripsikan perjuangan rasul setelah remaja dan menjadi
rasul membaca satu persatu yang diamati oleh anggota kelompok dan
memberi penilaian, secara bergilir
 Meperagakan prilaku rasul yang harus dijadikan suritauladan dalam
kehidupan sehari-hari.

d. Asosiasi
 Anggota yang lain mengamati dan mendiskusikan untuk memberi
penilaian
 Memilih diantara anggota kelompok yang paling benar dalam persentasi
hasil diskusinya.
 Memilih diantara temannya untuk menjadi Presenter, sekretaris
dan pengamat
e. Komunikasi.
 Mempresentasikan hasil diskusi sejarah nabi muhammad sejak kecil
sampai remajadi kota mekkah.
 Kelompok lain mengamati dan memberi penilaian hasil presentasi
Praktek kelompok
 Sekretaris menginvenaris hasil penilaian masing –masing kelompok
 Selama pembelajaran berlangsung guru mengadakan penilaian
proses dengan rubrik observasi dan memberi penguat dari hasil
presentasi. Guru
Guru memberi penghargaan pada kelompok yang hasil presentasinya
terbagus
3. Penutup
a. Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran
secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
c. Guru memberikan reward kepada kelompok “terbaik”, yakni:
- Kelompok yang benar dalam mengidentifikasi hukum bacaan mad.
- Kelompok yang paling baik m,ergakan prilaku rasull.
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya
dan menyampaikan tugas mandiri terstruktur.
e. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.

PERTEMUAN KEDUA:
1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama dipimpin
oleh seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/ayat pilihan
(nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan
sebelumnya);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan
memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk pesrta
didik.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan secara komunikatif
yang berkaitan dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang
akan dicapai.
f. Guru mengkondisikan peserta didik untuk duduk secara berpasangan (dalam
jenis kelamin yang sama).

2. Kegiatan inti ( 100 menit)


a. Mengamati
 Mengamati tayangan rasul dalam mendawahkan Islam
 Secara bergantian peserta didik mendeskripsikan hasil-hasil
pengamatan
b. Menanya
 Dibawah bimbingan guru, peserta didik menjelaskan perjuangan rasul
setelah diangkat menjadi rasul dan menerima wahyu dari Allah Swt.
c. Eksplore dan asosiasi
Game “Maching Card”, dengan cara:
- Dengan bimbingan guru, peserta didik mengkondisikan kelas untuk
game.
- Guru membagikan secara acak kartu yang telah dipersiapkan yang
berisi Sejarah ketika nabi masih kanak-kanak
- (Game Pertama) Dengan aba-aba guru, peserta didik diminta untuk
mencari pasangan jawaban yang cocok dalam lembaran kerja siswa
untuk menjawab pertanyaan tetntang sejarah nabi ketika remaja.
- (Game Ketiga) Peserta didik diminta mempresentasikan sejarah
perjungan nabi muhammmmad ketika kecil sampai dengan remaja.
d. komunikasi
- Secara berpasangan peserta didik mendemontrasikan sejarah perjungan
nabi muhammmmad ketika kecil sampai dengan remaja ketika
dimekkah
- Siswa memdemontrasikan perjungan nabi setelah dewasa dimedinah.
3. Penutup
1. Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkanmateripembelajaran.
2. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
3. Guru memberikan reward kepada “pasangan terbaik” dalam
menpresentasikan dan mendemontrasikan perjuangan nabi dari sejak kecil
samapai beliau menjadi rasul.
4. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
5. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.
J. PENILAIAN
1. Sikap spiritual
a. Teknik Penilaian : Penilaian diri
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian diri
c. Kisi-kisi :

No. Sikap/nilai Butir Instrumen


Meyakini bahwa nabi
muhammmad adalah manusia
1.
pilihan Alllah untuk semua
umat
Meyakini bahwa nabi
muhammmad adalah
2. surituladan dalam
perjungannya menegakan
agama Islam
Meyakini bahwa umat Islam
3. wajib mentaati belau dalam
segala hal
Meyakini bahwa perbuatan
4. nabi perlu diamalkan dalam
kehidupan sehari-hari
Meyakini bahwa Allah swt
memuliakan orang-orang
5.
yang beriman yang bertaqwa
kepada Alllah swt

2. Sikap sosial
a. Teknik Penilaian : Penilaian Antar Teman
b. Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian
c. Kisi-kisi:

No. Sikap/nilai Butir Instrumen


Suka mengamalkan prilaku
1. rasululllah dalam
memperjuangkan agama Alllah.
Ber akhlakul karimah sebagai
2.
bentuk menteladani Rasululllah
Tidak pelit ketika temannya
3.
meminjam buku pelajaran.
Tidak menyombongkan diri
4. karena telah meneladani
rasululllah
Diamalkan dalam kehidupan
5.
sehari-hari

3. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian :Tes Tulis
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian tes tulisan
c. Kisi-kisi :
No. Indikator Butir Instrumen
Dapat menjelaskan pengertian
1`. Jelaskanlah dengan singkat
sejarah perjuangan nabi sejak
1. sejarah perjuangan rasul sejak kecil
kecil sampai remaja di kota
sampai dengan remaja
mekkah
Dapat meleladani prilaku 2. Buatlah deskripsi bentuk-bentuk
rasulullah dalam yang perlu diteladani dari rasulullah
2.
memperjuangkan agama dalam memperjuangkan agama islam
islam
Dapat menerapkan prilaku 3. Tuliskanlah prilaku rasul yang
3. rasul dalam kehidupan sehari- telah kalian terapkan dalam
hari kehidupan sehari-hari.

4. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Performance
b. Bentuk Instrumen : Praktik
c. Kisi-kisi:

No. Keterampilan Butir Instrumen


Dapat medeskripsikan prilaku 1. Deskripsikanlah perjuangan
rasul dalam memperjuangan dawah agama Islam sejak kecil
1.
agama Islam sejak masa kecil sampai remaja melalui bermain
dan remaja peran antar anggota kelompok.
Dapat Pergakanlah 2. Peragkanlah dalam kelompok,
suritauladan rasul sebagai
peran rasulullah sebagai anutan
2. anutan umat bagi seluruh
umat bagi seluruh umat manusia
umat manusia dalam
dalam kehidupan sehari-hari.
kehidupan sehari-hari
Instrumen: Terlampir

Mengetahui, Pangkep, 15 Juli 2022


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PAI

H. NURHADI, S. Pd M. YUSRI, S. Pd.I


NIP. 19830710 200604 1 014 NIP. 19860708 200902 1 003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Liukang Kalmas


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas / Semester : VII (Tujuh) / Genap
Materi Pokok : Shalat Jum’at
Alokasi Waktu : 3 pertemuan (9 x 40 menit)

A. KOMPETENSI INTI
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni budaya terkait
penomena dan kejadian yang tampak mata).
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori).

B. KOMPETENSI DASAR dan INDIKATOR:


INDIKATOR PENCAPAIAN
NO. KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI

1 1.6 Menunaikan shalat Jumat 1. menunjukkan tata cara salat Jumat.


sebagai implementasi dari 2. melaksanakan salat Jumat sebagai
pemahaman surah al- implementasi dari pemahaman surah al-
Jumu’ah /62: 9 Jumu’ah /62: 9.
3. menjelaskan pengertian salat Jumat.
4. menjelaskan hukum dasar salat Jumat
2 3.10 Memahami ketentuan salat 5. menjelaskan syarat mendirikan salat
Jumat Jumat.
6. menerangkan perbuatan sunnah yang
terkait dengan Salat Jumat
7. menerangkan beberapa halangan
melaksanakan Salat Jumat.
3 4.11 Mempraktikkan salat 8. menunjukkan contoh pelaksanaan Salat
Jumat Jumat
9. mempraktikkan Salat Jumat

C. TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik dapat:
1. menunjukkan tata cara salat Jumat.
2. melaksanakan salat Jumat sebagai implementasi dari pemahaman surah al-Jumu’ah
/62: 9.
3. menjelaskan pengertian salat Jumat.
4. menjelaskan hukum dasar salat Jumat
5. menjelaskan syarat mendirikan salat Jumat.
6. menerangkan perbuatan sunnah yang terkait dengan Salat Jumat
7. menerangkan beberapa halangan melaksanakan Salat Jumat.
8. menunjukkan contoh pelaksanaan Salat Jumat
9. mempraktikkan Salat Jumat

D. MATERI PEMBELAJARAN:
1. Tayangan/model/ilustrasi tata cara salat Jumat.
2. Kegiatan pelaksanaan salat Jumat sebagai implementasi dari pemahaman surah
al-Jumu’ah /62: 9.
3. pengertian salat Jumat.
4. hukum dasar salat Jumat
5. syarat mendirikan salat Jumat.
6. perbuatan sunnah yang terkait dengan Salat Jumat
7. beberapa halangan melaksanakan Salat Jumat.
8. contoh pelaksanaan Salat Jumat
9. praktik Salat Jumat

E. METODE PEMBELAJARAN:
1. Pendekatan Scientific
2. Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan Direct Instruction
3. Metode diskusi, drill, dan demontrasi

F. SUMBER BELAJAR
1. Kitab al-Qur’anul Karim dan terjemahnya, Depag RI
2. Buku teks siswa PAI SMP Kelas VII
3. Buku lain yang memadai.

G. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media
a. Video Pembelajaran
b. Gambar atau tulisan manual di papan tulis
2. Alat
a. Komputer
b. LCD Projector
c. Karton atau kertas besar, spidol, whiteboard, dll

H. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN


1. Pendahuluan ( 10 menit )
a. Pembelajaran dimulai dengan guru mengucapkan salam dan berdoa bersama.
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/aya tpilihan
(nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan
sebelumnya);
c. Memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat duduk disesuaikan
dengan kegiatan pembelajaran.
d. Memotivasi peserta didik dengan kegiatan yang ringan, seperti cerita
motivasi.
e. Menyampaikan tujuan pembelajaran.
f. Mengajukan pertanyaan secara komunikatif materi sebelumnya dan
mengaitkan materi empati, hormat kepada kedua orang tua dan guru
g. Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan inti ( 100 menit)
Mengamati

 Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan
shalat Jumat.
 Menyimak dan membaca penjelasan mengenai tata cara shalat Jumat.
 Membaca dalil naqli mengenai shalat Jumat.
Menanya

 Dengan dimotivasi oleh guru mengajukan pertanyaan tentang ketentuan shalat


Jumat.
 Mengajukan pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan shalat Jumat.

Eksperimen/explore

 Secara berkelompok mencari data dari berita atau informasi tentang ketentuan
shalat Jumat.
 Mendiskusikan tata cara shalat Jumat.
 Mendiskusikan manfaat shalat Jumat.
Asosiasi

 Membuat analisis tata cara shalat Jumat.


 Membuat analisis tentang halangan shalat Jumat.
 Merumuskan manfaat shalat Jumat.
Komunikasi

 Mendemonstrasikan tatacara shalat Jumat.


 Menyajikan paparan bagan tentang ketentuan shalat Jumat.
 Memaparkan rumusan hikmah dan manfaat shalat Jumat.
 Menanggapi pertanyaan dalam diskusi.
 Merumuskan kesimpulan.
3. Penutup
a. Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran
secara demokratis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
c. Guru memberikan reward kepada kelompok “terbaik”, yakni:
- Kelompok yang benar dalam memaparkan hasil diskusinya.
- Kelompok yang paling baik dalam menanggapi pertanyaan dari
kelompok lain.
d. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya
dan menyampaikan tugas mandiri terstruktur.
e. Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.

I. PENILAIAN
1. Sikap spiritual
a. Teknik Penilaian : Pengamatan
b. Bentuk Instrumen : Lembar pengamatan
c. Kisi-kisi : indikator penilaian aktivitas diskusi
No Nama Aspek Yang Skor NIlai Ketuntasan Tindak
Siswa dinilai Maks Lanjut

1 2 3 T TT R P

Keterangan:
T : Tuntas mencapai nilai .... ( disesuaikan dengan nilai KKM )
TT : Tidak Tuntas jika nilai yang diperoleh kurang dari nilai KKM
R : Remedial
P : Pengayaan
d. Aspek dan rubrik penilaian:
1. Kejelasan dan kedalaman informasi
a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman
informasi kurang lengkap, skor 10.

2. Keaktifan dalam diskusi


a. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 10.

3. Kejelasan dan kerapian presentasi


a. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan
rapi, skor 40.
b. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi,
skor 30.
c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan
kurang rapi, skor 20.

2. Sikap sosial
a. Teknik Penilaian : Penilaian Diri
b. Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian
c. Kisi-kisi:
NO Pernyataan Ya Tidak
1. Saya harus selalu mengerjakan ¡alat Jumat.
2. Saya yakin bahwa ¡alat Jumat akan menghapus dosa-dosa
kecil yang saya perbuat.
3. Saya akan mengajak teman-teman untuk mengerjakan ¡alat
Jumat.
4. Saya akan mendengarkan khatib saat berkhotbah.
5. Saya yakin dengan mengerjakan ¡alat Jumat akan tumbuh
persatuan dan kesatuan.
6. Saya selalu melaksanakan ¡alat ta¥iyatul masjid.
7. Saya yakin bahwa dengan melaksanakan ¡alat Jumat
persatuan dan kesatuan akan terbina.
8. Saya yakin kalau berbicara pada saat khotbah ¡alat Jumat
saya sia-sia
9. Saya yakin bisa memenuhi ketentuan-ketentuan ¡alat Jumat
10. Saya yakin ¡alat Jumat yang saya lakukan ada manfaatnya.
3. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian :Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen : Uraian
c. Kisi-kisi : Terlampir
d. Instrumen penilaian :

Jawablah soal berikut ini sesuai dengan pernyataan!


1. Apa yang kamu ketahui tentang salat Jumat?
2. Mengapa laki-laki diwajibkan salat Jumat?
3. Siapakah yang boleh jadi khatib?
4. Sebutkan syarat-syarat salat Jumat!
5. Jelaskan tata cara salat Jumat!
6. Sebutkan orang-orang yang membolehkan untuk tidak salat Jumat!
7. Sebutkan sunat-sunat salat Jumat!
8. Apa yang harus dilakukan apabila tidak melaksanakan salat Jumat karena
berhalangan?
9. Sebutkan larangan saat khatib sedang berkhotbah!
10. Jelaskan hikma salat Jumat!

4. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Performance
b. Bentuk Instrumen : Praktik
c. Kisi-kisi:
Indikator Penilaian
No. Keterampilan Butir Instrumen
 Kesesuaian gerakan
Shalat Jum’at
Praktikkan tatacara
Mempraktikkan  Kesesuaian bacaan shalat
1. shalat jum’at dengan
shalat jum’at Jum’at
baik dan benar!
 Ketertuban ketentuan
shalat Jum’at

Mengetahui, Pangkep, 12 Januari 2022


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PAI

H. NURHADI, S. Pd M. YUSRI, [Link].I


NIP. 19830710 200604 1 014 NIP. 19860708 200902 1 003

Anda mungkin juga menyukai