IMPLEMENTASI DATA MODEL
6.1 Uraian Materi
Pengelolaan data tidak terlepas dari perancangan data model yang berfungsi untuk
menggambarkan relasi antar data yang ada di organisasi. Selain itu, dengan semakin
meningkatnya pertumbuhan data yang ada di organisasi serta untuk mengambil manfaat
dari data yang ada, dapat dilakukan pembuatan business intelligence misalnya dalam
bentuk desain dashboard monitoring. Pada bab ini, aktivitas pengelolaan data tersebut
akan dijelaskan termasuk poin penting di setiap aktivitas yang perlu menjadi perhatian.
6.1.1 Model Data
Pemodelan data merupakan proses untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan
relasi dari data yang ada di organisasi sehingga selaras satu sama lain. Data model
menggambarkan relasi antar entitas data dan batasan- batasannya dalam suatu sistem
database. Model data akan memudahkan organisasi dalam memahami aset data yang ada
di organisasi. Dalam menyusun model data, beberapa skema yang berbeda dapat
digunakan untuk merepresentasikan data diantaranya Relational, Dimensional, Object-
Oriented, Fact-based, Time-based, dan No-SQL. Tiap-setiap skema dapat digambarkan
dalam tiga level yaitu conceptual, logical, dan physical.
[Link] Komponen Model Data
a. Entity pada suatu organisasi dapat ditentukan dengan menjawab pertanyaan
dasar, seperti who, what, when, where, why, how, atau kombinasi dari pertanyaan
tersebut. Contoh dari definisi dari tiap kategori beserta contohnya adalah sebagai
berikut.
Tabel 7 Kategori, Definisi, dan Contoh Entitas
Kategori Definisi Contoh
Who Orang atau organisasi yang Employee, Patient,
menjadi fokus. Customer, Student
What Produk atau layanan yang Product, Service, Book
menjadi fokus organisasi.
When Kalender atau rentang waktu Time, Date, Month,
yang menjadi fokus Quarter, Year
organisasi.
Where Lokasi yang menjadi fokus Email Adress, Website URL
organisasi, baik aktual
maupun lokasi virtual.
Why Kejadian atau transaksi yang Order, Return,
menjadi fokus organisasi. Complaint
How Dokumentasi dari kejadian Invoice, Contract,
yang menjadi fokus Account, Purchase
organisasi. Order
Measure Agregasi dari kategori Sales, Item Count,
lainnya (what, where) pada Payments, Balance
periode tertentu (when)
b. Relationship yaitu hubungan antar entity. Contoh relasi antar entity adalah sebagai
berikut.
Gambar 1 Contoh Relationship
Gambar tersebut menunjukkan relasi antara entity Student dan Course, serta
Instructor dan Course.
Interpretasi dari gambar tersebut adalah:
● Setiap Student akan menghadiri satu atau lebih Course
● Setiap Instructor akan mengajar satu atau lebih Course
Simbol yang terdapat pada garis disebut cardinality. Pada skema
relational, hubungan antara entity akan direpresentasikan melalui
foreign key.
c. Foreign Key seringkali digunakan pada pemodelan level physical dan terkadang
digunakan pada model logical. Foreign key sendiri menunjukkan bahwa antar
entity terdapat relasi atau ketergantungan.
Gambar 2 Contoh Pengguna Foreign Key
Pada contoh di atas, Registration memiliki dua foreign keys yang berasal dari
entity Student dan Course. Student Number pada entity Student berperan
sebagai primary key, begitu pula Course Code pada entity Course.
d. Attribute atau atribut pada model data digambarkan sebagai daftar data yang
terdapat pada entity. Pada contoh sebelumnya, dapat dilihat bahwa entity Student
memiliki beberapa atribut yaitu Student Number, Student First Name, Student
Last Name, Student Birth Date.
[Link] Skema Pemodelan Data
Skema pemodelan data yang akan dibahas adalah relational. Skema relational ditujukan
untuk rancangan sistem yang membutuhkan input data secara cepat dan hasil
penyimpanan data yang akurat. Dengan menggunakan skema relational, maka duplikasi
data dapat dikurangi.