0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan17 halaman

Modul Ajar Matematika: Perbandingan Nilai

Perbandingan senilai dan berbalik nilai

Diunggah oleh

KESYA NATASA SAGITA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan17 halaman

Modul Ajar Matematika: Perbandingan Nilai

Perbandingan senilai dan berbalik nilai

Diunggah oleh

KESYA NATASA SAGITA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR PEMBELAJARAN MENDALAM

Mapel : Matematika
Sekolah : SMP 2 Gebog
Materi Pokok : Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai
Kelas : Fase D /IX
Alokasi Waktu : 1 – 4 Pertemuan

IDENTIFIKASI

1. Peserta Didik (Opsional)

Murid memiliki pengalaman sehari-hari terkait pembelian barang (harga dan jumlah),
pembagian tugas, serta interaksi sosial yang melibatkan konsep perbandingan.
Sebagian murid sudah mengenal perbandingan secara sederhana, namun masih
bingung membedakan antara senilai dan berbalik nilai.

2. Materi Pembelajaran (Opsional)

 Jenis Pengetahuan : Pengetahuan esensial secara konseptual, pengetahuan


aplikatif setelah mengaplikasi dan prosedural tentang perbandingan senilai dan
berbalik nilai.
 Relevansi : Digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti belanja,
kecepatan perjalanan, konsumsi bahan bakar, dan pekerjaan bersama.
 Struktur Materi : Definisi → Contoh nyata → Rumus matematis → Aplikasi
kontekstual.
 Tingkat Kesulitan : Sedang; membutuhkan pemahaman konsep dasar dan
keterampilan berhitung.
 Integrasi Nilai Karakter : Teliti, jujur, disiplin, kerja sama, tanggung jawab.

3. Dimensi Profil Lulusan

 Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME


 Kewargaan
 Penalaran Kritis
 Kreativitas
 Kolaborasi
 Kemandirian
 Kesehatan
 Komunikasi
Dimensi Profil Lulusan yang akan Nampak pada Kegiatan Pembelajaran

1. Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME

 Saat guru mengaitkan konsep perbandingan dengan nilai syukur atas


keteraturan ciptaan Tuhan (misalnya keteraturan waktu, jarak, rezeki yang adil
dibagi).
 Saat murid diarahkan untuk jujur dalam mengambil data nyata, tidak
mengada-ada.

2. Kewargaan

 Pada proyek kerja kelompok, murid belajar menghargai pendapat teman.


 Saat mengambil contoh dari kehidupan masyarakat (pasar, kerja bakti,
konsumsi listrik di rumah).

3. Penalaran Kritis

 Pada tahap stimulus ketika murid diberi pertanyaan pemantik: “Kalau harga
naik, jumlah barang yang bisa dibeli bagaimana?”
 Pada tahap menganalisis data proyek dan membedakan kasus perbandingan
senilai dan berbalik nilai.

4. Kreativitas

 Saat murid membuat poster/infografis perbandingan dalam kehidupan nyata


dengan desain yang menarik dan inovatif.

5. Kolaborasi

 Terlihat dalam kerja kelompok mengumpulkan data, berdiskusi, dan


menyusun laporan.
 Presentasi kelompok di depan kelas.

6. Kemandirian

 Saat murid mengerjakan refleksi individu mengenai manfaat belajar


perbandingan bagi dirinya.
 Saat murid menilai pemahamannya sendiri (asesmen diri).

7. Kesehatan

 Saat murid menggunakan contoh nyata terkait konsumsi makanan sehat


(misalnya kebutuhan gizi berbanding dengan jumlah orang).
 Saat belajar kerja bakti sebagai simulasi berbagi tugas yang adil.

8. Komunikasi

 Terlihat pada diskusi kelompok, presentasi hasil proyek, serta saat murid
menjawab pertanyaan guru atau teman.
DESAIN PEMBELAJARAN

1. Capaian Pembelajaran (Opsional)


Murid mampu memahami, membedakan, dan mengaplikasikan konsep perbandingan
senilai dan berbalik nilai dalam kehidupan sehari-hari.
2. Lintas Disiplin Ilmu (Opsional)

 IPA (kecepatan, jarak, waktu)


 IPS (ekonomi: harga barang, distribusi)
 Pendidikan Agama (nilai kejujuran dan tanggung jawab)

3. Tujuan Pembelajaran

 Murid dapat menjelaskan konsep perbandingan senilai dan berbalik nilai.


 Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan
perbandingan.
 Murid dapat mengerjakan proyek kelompok yang mengaitkan perbandingan
dengan kehidupan nyata.

4. Praktik Pedagogis

 Model : Problem based learning mix Project-Based Learning (PjBL) dengan


pendekatan kontekstual.
 Strategi : Stimulus – Eksplorasi – Kolaborasi – Praktik/Menguji konsep –
Aksi Nyata – Refleksi.
 Metode : Diskusi, studi kasus, observasi, presentasi, proyek mini.
 Pendekatan : Kontekstual dan berbasis pengalaman autentik.
 Teknik : Tanya jawab, penugasan kelompok, refleksi tertulis, penilaian
sejawat.

5. Kemitraan Pembelajaran (Opsional)

 Orang tua (mendampingi observasi belanja di rumah/toko)


 Dunia usaha kecil (pedagang pasar/sekolah)
 Guru IPA/IPS untuk integrasi lintas mata pelajaran

6. Lingkungan Pembelajaran

 Budaya belajar aktif, terbuka, menghargai pendapat.


 Ruang kelas kolaboratif, forum diskusi, serta pemanfaatan ruang virtual
(Google Classroom, WhatsApp Group).

7. Pemanfaatan Digital (Opsional)

 Video pembelajaran perbandingan senilai & berbalik nilai.


 Aplikasi Quizziz/Kahoot/mentimeter untuk evaluasi interaktif.
 Google Form untuk asesmen diri.
PENGALAMAN BELAJAR

A. Kegiatan Awal

Apersepsi Kontekstual : Guru bertanya pengalaman murid, misalnya pernah kamu


melakukan kegiatan membeli jajanan, berangkat ke sekolah dengan jarak dan
kecepatan berbeda, atau kerja bakti bersama.

📌 Contoh Apersepsi Kontekstual lainya yang kemungkinan dijawab murid:

Perbandingan Pertanyaan Perbandingan Pertanyaan


No Konteks
Senilai Guru Berbalik Nilai Guru
“Kalau orang
Jika 2 orang makan
“Kalau harga yang makan
Kalau 1 bungkus 1 panci sayur bisa
bertambah, lebih banyak,
mi instan habis dalam 2 hari,
Belanja & bagaimana apakah
1 harganya Rp3.500, kalau dimakan 4
Konsumsi dengan jumlah waktunya
berapa harga 4 orang, kira-kira
uang yang semakin lama
bungkus? habis dalam berapa
dibutuhkan?” atau semakin
hari?
cepat habis?”
Jika motor berjalan
dengan kecepatan
“Kalau
Kalau naik angkot “Kalau jumlah 40 km/jam butuh 2
kecepatan
dengan tarif perjalanan jam ke Kudus–
kendaraan lebih
Transportasi & Rp5.000 sekali ditambah, Semarang, kalau
2 tinggi,
Perjalanan jalan, berapa biaya bagaimana naik mobil dengan
bagaimana
untuk 5 kali dengan biaya kecepatan 80
dengan waktu
perjalanan? totalnya?” km/jam, berapa
tempuhnya?”
lama waktu
tempuhnya?
Kalau 10 siswa
Dalam lomba lari “Kalau jumlah “Kalau jumlah
kerja bakti
estafet, jika 1 pelari pekerja
membersihkan
orang lari 100 m bertambah bertambah,
halaman butuh
Olahraga & dalam 15 detik, sesuai aturan apakah
3 waktu 60 menit,
Aktivitas Fisik berapa waktu yang estafet, apa waktunya
kalau 20 siswa
dibutuhkan jika 4 yang terjadi semakin cepat
yang ikut, berapa
orang berlari dengan total atau semakin
menit waktu yang
bergantian? waktu lomba?” lama?”
dibutuhkan?
4 Penggunaan Jika 1 lampu “Kalau lampu Jika kuota internet “Kalau HP yang
Listrik/Internet menyala selama 2 yang digunakan 10 GB habis dalam digunakan
jam menghabiskan semakin 20 hari untuk 1 HP, bertambah,
1 kWh listrik, banyak, kira-kira berapa bagaimana
berapa kWh untuk bagaimana lama habis kalau dengan lama
5 lampu? dengan listrik dipakai 2 HP waktu kuota
Perbandingan Pertanyaan Perbandingan Pertanyaan
No Konteks
Senilai Guru Berbalik Nilai Guru
dengan intensitas
yang terpakai?” bisa dipakai?”
yang sama?
Jika 3 orang murid “Kalau jumlah
“Kalau jumlah
Kalau harga tiket mengerjakan 90 murid yang
teman yang ikut
masuk kolam soal latihan dalam mengerjakan
Kegiatan semakin
renang Rp10.000 60 menit, kira-kira bertambah,
5 Sosial/Sehari- banyak,
per orang, berapa butuh waktu berapa bagaimana
hari bagaimana
total untuk 8 orang lama jika dengan lama
dengan total
teman? dikerjakan oleh 6 waktu yang
biayanya?”
orang murid? dibutuhkan?”

 Motivasi Menggembirakan : Guru menayangkan video singkat tentang perlombaan


lari & pembelian barang di warung. Atau alternatif Motivasi Menggembirakan lain:

Selain video, guru bisa melakukan:

1. Permainan Cepat: Guru menyiapkan kuis interaktif singkat, misalnya:

 “Kalau 1 es teh harganya Rp5.000, berapa harga 3 es teh?”


 Murid yang menjawab cepat mendapat reward kecil (stiker/tepuk tangan).

2. Cerita Kehidupan Sehari-hari: Guru bercerita tentang pengalaman belanja di


pasar, misalnya membeli 2 kg jeruk lalu dibandingkan dengan 4 kg.
3. Simulasi Singkat: Guru membawa beberapa barang nyata (misalnya pensil, roti,
atau botol minum) lalu mengajak murid menghitung bersama harga atau
jumlahnya.

Tujuannya: mencairkan suasana kelas, membuat murid senang, dan siap masuk ke topik.

 Orientasi Bermakna : Guru menyampaikan manfaat mempelajari perbandingan


dalam kehidupan nyata.

Kegiatan guru dan murid:

1. Pengantar Konteks
Guru menyampaikan bahwa perbandingan sangat sering ditemui dalam kehidupan
sehari-hari, misalnya saat:

 Membeli barang di warung (jumlah barang vs harga).


 Menghitung waktu tempuh perjalanan (jarak vs kecepatan).
 Membagi nasi kotak saat kegiatan sosial (jumlah orang vs kotak).
2. Dialog Interaktif
Guru mengajukan pertanyaan ke murid, seperti:

 “Siapa yang pernah ikut belanja di pasar dengan orang tua?”


 “Kalau naik motor lebih cepat, apakah bensin habis lebih banyak?”
 “Kalau 2 orang bisa mengangkat kursi dalam 10 menit, kira-kira kalau 4 orang
berapa menit?”

3. Mengaitkan dengan Tujuan Belajar


Guru menjelaskan bahwa mempelajari perbandingan membantu murid:

 Supaya lebih cermat saat berbelanja.


 Supaya efisien dalam mengatur waktu dan tenaga.
 Supaya bijak dalam mengambil keputusan sehari-hari.

4. Refleksi Awal Murid

Murid diminta menuliskan atau menyebutkan contoh situasi nyata di rumah/sekolah


yang berhubungan dengan perbandingan. Misalnya: harga jajanan, waktu olahraga,
atau pembagian tugas piket.

B. Kegiatan Inti

1. Memahami

 Menstimulus (Pertanyaan Pemantik):

 “Kalau harga 1 kg mangga Rp20.000, berapa harga 5 kg?”


 “Kalau 4 orang bisa menyelesaikan kerja bakti dalam 3 jam, bagaimana jika 8
orang yang mengerjakan?”
 “Mengapa bensin lebih cepat habis jika kecepatan motor lebih tinggi?”

contoh 6 pertanyaan pemantik ini agar murid paham mana persamaan dan perbandingan
dari pertanyaan kontekstual:

Tabel Perbandingan Senilai

No Pertanyaan Kontekstual Model Persamaan Penyelesaian


Kalau harga 1 kg mangga y=20.000×5=100.000y = 20.000 \
y=20.000xy =
1 Rp20.000, berapa harga 5 times 5 =
20.000xy=20.000x
kg? 100.000y=20.000×5=100.000
2 Kalau satu kelas y=2000xy = y=2000×32=64.000y = 2000 \times
mengumpulkan iuran 2000xy=2000x, x=32x 32 = 64.000y=2000×32=64.000
Rp2.000 per murid dan = 32x=32
jumlah muridnya 32 orang,
berapa total uang yang
No Pertanyaan Kontekstual Model Persamaan Penyelesaian
terkumpul?
Kalau 1 liter cat bisa untuk
mengecat 4 m² tembok, 1:4=x:201 : 4 = x :
3 berapa liter cat yang 201:4=x:20 → x=5x = 5x=5 liter
dibutuhkan untuk mengecat 4x=204x = 204x=20
20 m²?
Jika sebuah mobil v=stv = \tfrac{s}
menempuh jarak 120 km {t}v=ts atau v=1202=60v = \tfrac{120}{2} =
4
dalam 2 jam, berapa 120=2v120 = 60v=2120=60 km/jam
kecepatan rata-ratanya? 2v120=2v

Tabel Perbandingan Berbalik Nilai

Model
No Pertanyaan Kontekstual Penyelesaian
Persamaan
Kalau 4 orang bisa menyelesaikan
4×3=8×x4 \times
kerja bakti dalam 3 jam, 12=8x12 = 8x12=8x → x=1,5x =
1 3 = 8 \times
bagaimana jika 8 orang yang 1,5x=1,5 jam
x4×3=8×x
mengerjakan?

(bensin ∝
y=kxy = kxy=kx Misal k=0,5k = 0,5k=0,5:
Mengapa bensin lebih cepat habis
2 kecepatan 40 → y=20y=20y=20,
jika kecepatan motor lebih tinggi?
kecepatan) kecepatan 80 → y=40y=40y=40.

 Merumuskan Masalah : Murid menuliskan masalah nyata yang berkaitan dengan


perbandingan.

 Bagaimana kah jika pertanyaan pemantik diatas di hubungkan dengan


perbandingan?

Jawaban

1. Senilai (berbanding lurus)

 Jika salah satu bertambah, yang lain juga bertambah.


 Model persamaan: ab=cd\frac{a}{b} = \frac{c}{d}ba=dc atau y=kxy =
kxy=kx.

2. Beralik nilai (berbanding terbalik)

 Jika salah satu bertambah, yang lain berkurang.


 Model persamaan: a×b=c×da \times b = c \times da×b=c×d atau
xy=kxy = kxy=k.

Tabel Hubungan Konteks Kehidupan Sehari-hari dengan Persamaan Bilangan


Konteks Contoh Pertanyaan Model Persamaan
Kalau 1 pensil harganya Rp2.500,
Belanja / Jajanan y=2.500xy = 2.500xy=2.500x
berapa harga 12 pensil?
Jika uang Rp50.000 bisa membeli 5
50.000=5x50.000 = 5x50.000=5x
roti, berapa harga 1 roti?
Jarak Kudus–Jepara 40 km
Transportasi & 20×2=40×x20 \times 2 = 40 \times
ditempuh 20 km/jam = 2 jam. Kalau
Waktu Tempuh x20×2=40×x
40 km/jam, berapa jam?
Jika tarif bus Rp25.000 per orang
y=25.000×20y = 25.000 \times
dan penumpang 20 orang, berapa
20y=25.000×20
total pendapatan?
Olahraga & Atlet lari 5 km = 30 menit. Kalau 10 305×10=y\frac{30}{5} \times 10
Aktivitas Fisik km? = y530×10=y
6 siswa susun kursi 15 menit. Kalau 6×15=3×x6 \times 15 = 3 \times
3 siswa? x6×15=3×x
Penggunaan 1 lampu 5 jam = 1 kWh. Kalau 4
y=1×4y = 1 \times 4y=1×4
Listrik / Internet lampu 5 jam?
1 HP habis 5 GB = 10 hari. Kalau 2 1×10=2×x1 \times 10 = 2 \times
HP? x1×10=2×x
Kegiatan Sosial / 50 porsi nasi kotak = 50 orang. 5050=x120\frac{50}{50} = \
Sehari-hari Kalau 120 orang? frac{x}{120}5050=120x
1 pompa kuras sumur = 6 jam. 1×6=2×x1 \times 6 = 2 \times
Kalau 2 pompa? x1×6=2×x
Pertanian / Hasil 1 petani panen 80 kg padi dalam 4
y=80×5y = 80 \times 5y=80×5
Panen jam. Kalau 5 petani?

Guru memberikan panduan agar lebih jelas mana yang senilai dan berbalik nilai:

Jenis
Konteks Contoh Pertanyaan Model Persamaan
Perbandingan
Belanja / 1 pensil Rp2.500 → 12
Senilai y=2.500xy = 2.500xy=2.500x
Jajanan pensil berapa?
Rp50.000 untuk 5 roti → 50.000=5x50.000 =
Senilai
harga 1 roti? 5x50.000=5x
Kudus–Jepara 40 km
Transportasi & 20×2=40×x20 \times 2 = 40 \
ditempuh 20 km/jam = 2 Berbalik nilai
Waktu Tempuh times x20×2=40×x
jam. Kalau 40 km/jam?
Tarif bus Rp25.000/orang
y=25.000×20y = 25.000 \times
× 20 penumpang → total Senilai
20y=25.000×20
pendapatan?
Olahraga & Atlet lari 5 km = 30 305=y10\frac{30}{5} = \
Senilai
Aktivitas Fisik menit. Kalau 10 km? frac{y}{10}530=10y
6 siswa susun kursi 15 6×15=3×x6 \times 15 = 3 \
Berbalik nilai
menit. Kalau 3 siswa? times x6×15=3×x
Penggunaan 1 lampu 5 jam = 1 kWh. Senilai y=1×4y = 1 \times 4y=1×4
Jenis
Konteks Contoh Pertanyaan Model Persamaan
Perbandingan
Listrik / Internet Kalau 4 lampu 5 jam?
1 HP habis 5 GB = 10 1×10=2×x1 \times 10 = 2 \
Berbalik nilai
hari. Kalau 2 HP? times x1×10=2×x
Kegiatan Sosial / 50 porsi nasi kotak = 50 5050=x120\frac{50}{50} = \
Senilai
Sehari-hari orang. Kalau 120 orang? frac{x}{120}5050=120x
1 pompa kuras sumur = 6 1×6=2×x1 \times 6 = 2 \times
Berbalik nilai
jam. Kalau 2 pompa? x1×6=2×x
Pertanian / Hasil 1 petani panen 80 kg → 5
Senilai y=80×5y = 80 \times 5y=80×5
Panen petani?

 Berkolaborasi : Diskusi kelompok kecil mencari contoh perbandingan senilai dan


berbalik nilai di lingkungan mereka.

Dengan cara Guru membuat semacam spin well, atau buat gulungan kertas kecil
sebanyak jumlah murid dan masing-masing kertas dituliskan ke 6 tema diatas.
Sehingga masing2 dapat memilih 1 murid 1 gulungan kertas. Selanjutnta yang
mendapatkan sama dapat membentuk 1 kelompok.

Kunci jawaban guru:

Tabel Perbandingan Senilai & Berbalik Nilai dengan Jawaban

Contoh Jenis
Konteks Model Persamaan Jawaban
Pertanyaan Perbandingan
Belanja / 1 pensil Rp2.500 → y=2.500×12y = 2.500 \
Senilai Rp30.000
Jajanan 12 pensil berapa? times 12y=2.500×12
Rp50.000 untuk 5 50.000=5x50.000 =
Senilai Rp10.000
roti → harga 1 roti? 5x50.000=5x
Kudus–Jepara 40
Transportasi
km ditempuh 20 20×2=40×x20 \times 2 = 40
& Waktu Berbalik nilai 1 jam
km/jam = 2 jam. \times x20×2=40×x
Tempuh
Kalau 40 km/jam?
Tarif bus
Rp25.000/orang × y=25.000×20y = 25.000 \
Senilai Rp500.000
20 penumpang → times 20y=25.000×20
total pendapatan?
Atlet lari 5 km = 30
Olahraga & 305=y10\frac{30}{5} = \
menit. Kalau 10 Senilai 60 menit
Aktivitas Fisik frac{y}{10}530=10y
km?
6 siswa susun kursi
6×15=3×x6 \times 15 = 3 \
15 menit. Kalau 3 Berbalik nilai 30 menit
times x6×15=3×x
siswa?
Penggunaan 1 lampu 5 jam = 1 Senilai y=1×4y = 1 \times 4y=1×4 4 kWh
Listrik / kWh. Kalau 4
Contoh Jenis
Konteks Model Persamaan Jawaban
Pertanyaan Perbandingan
Internet lampu 5 jam?
1 HP habis 5 GB =
1×10=2×x1 \times 10 = 2 \
10 hari. Kalau 2 Berbalik nilai 5 hari
times x1×10=2×x
HP?
Kegiatan 50 porsi nasi kotak
5050=x120\frac{50}{50} =
Sosial / = 50 orang. Kalau Senilai 120 porsi
\frac{x}{120}5050=120x
Sehari-hari 120 orang?
1 pompa kuras
1×6=2×x1 \times 6 = 2 \
sumur = 6 jam. Berbalik nilai 3 jam
times x1×6=2×x
Kalau 2 pompa?
Pertanian / 1 petani panen 80 y=80×5y = 80 \times
Senilai 400 kg
Hasil Panen kg → 5 petani? 5y=80×5

2. Mengaplikasi (dengan proyek kelompok)

 Proyek Mini :
“Membuat Poster/Infografis Perbandingan dalam Kehidupan Sehari-hari”
o Tiap kelompok memilih 1 tema dari ke enam diatas,
o Murid mengumpulkan data nyata yang berkaitan dengan tema yang terpilih
o Murid menghitung perbandingan senilai atau berbalik nilai berdasarkan data
tersebut.
o Murid menyajikan hasil dalam bentuk poster, tabel, grafik, atau simulasi
sederhana.

Uraian Kegiatan Aplikasi dengan Mitra Pembelajaran

1. Mengeksplorasi Data (Survei kecil di rumah/pasar/sekolah)


o Murid dibagi kelompok.
o Tiap kelompok melakukan survei sederhana:
 Di rumah → mencatat pemakaian listrik (berapa lampu, lama
pemakaian).
 Di pasar/sekolah → bertanya harga barang (misalnya buah, jajanan,
atau alat tulis).
o Mitra pembelajaran: orang tua, pedagang, atau guru piket yang dimintai
data/jawaban.
2. Menganalisis Data (Menghitung hasil perbandingan senilai/berbalik nilai)
o Murid mengubah data survei menjadi bentuk perbandingan.
 Contoh: harga 1 kg mangga Rp20.000 → berapa 3 kg?
 Contoh: 1 pompa air menguras 6 jam → kalau 2 pompa?
o Mitra pembelajaran: guru mapel membimbing cara menghitung dengan
benar, teman kelompok mendiskusikan hasil.
3. Menguji Konsep (Menyajikan data dalam tabel/grafik)
o Murid membuat tabel perbandingan senilai/berbalik nilai dari data survei.
oMenyajikan dalam grafik sederhana (misalnya jumlah barang vs harga, jumlah
pekerja vs waktu).
o Mitra pembelajaran: guru TIK/IPA bisa membantu cara membuat grafik
(manual atau digital).
4. Menarik Kesimpulan (Membandingkan hasil antar kelompok)
o Setiap kelompok menuliskan kesimpulan: data mereka termasuk senilai atau
berbalik nilai.
o Membandingkan dengan kelompok lain: apakah hasil sama atau berbeda?
o Mitra pembelajaran: guru kelas sebagai fasilitator diskusi, teman kelompok
lain sebagai pembanding.
5. Mengkomunikasikan (Presentasi proyek di depan kelas)
o Kelompok mempresentasikan hasil survei, perhitungan, tabel, grafik, dan
kesimpulan.
o Menggunakan poster, slide, atau infografis sederhana.
o Mitra pembelajaran: guru dan teman kelas memberi umpan balik, orang tua
bisa diundang untuk menyaksikan (opsional).

3. Merefleksi

 Mengevaluasi : Murid menuliskan hal yang dipelajari dan manfaatnya.


 Mengembangkan Pemahaman Baru : Guru memberi pertanyaan reflektif:
o “Bagaimana konsep perbandingan ini bisa membantu kalian dalam kehidupan
sehari-hari?”
o “Apa yang berbeda antara perbandingan senilai dan berbalik nilai dalam kasus
nyata yang kalian temukan?”

Detail kegiatan Merefleksi

1. Mengevaluasi

Kegiatan murid:

 Menuliskan di buku catatan:


o Hal baru yang mereka pahami tentang perbandingan senilai & berbalik nilai.
o Manfaat yang mereka rasakan dari survei/proyek (misalnya: lebih hemat saat
belanja, paham cara mengukur waktu kerja bakti, tahu hubungan jumlah
lampu dengan listrik).
 Mendiskusikan secara singkat dalam kelompok: “Apa kesulitan yang kita alami?” dan
“Bagaimana kita mengatasinya?”
 Beberapa murid secara sukarela menyampaikan hasil evaluasinya di depan kelas.

2. Mengembangkan Pemahaman Baru

Kegiatan murid:

 Menjawab pertanyaan reflektif guru secara tertulis atau lisan:


o “Bagaimana konsep perbandingan ini bisa membantu kalian dalam
kehidupan sehari-hari?”
➝ Murid menjawab dengan contoh: belanja di kantin, menghitung ongkos
transportasi, membagi waktu belajar.
o “Apa yang berbeda antara perbandingan senilai dan berbalik nilai dalam
kasus nyata yang kalian temukan?”
➝ Murid membandingkan: harga barang (senilai) vs kerja bakti/kecepatan
(berbalik nilai).
 Membuat peta konsep sederhana di buku (misalnya: Senilai → harga & jarak,
Berbalik Nilai → waktu & tenaga).
 Menghubungkan hasil proyek dengan pengalaman nyata di rumah atau sekolah
(misalnya: “Ternyata listrik di rumah lebih boros kalau lampu dinyalakan lama-
lama”).

3. Kesadaran Diri & Tindak Lanjut

Kegiatan murid:

 Menuliskan rencana pribadi singkat:


o “Setelah belajar ini, saya akan … (contoh: lebih cermat saat belanja, membagi
waktu lebih baik, tidak boros listrik).”
 Menentukan strategi belajar selanjutnya: misalnya belajar membuat grafik lebih
rapi, atau berlatih soal perbandingan dengan kasus lain.

C. Kegiatan Akhir

 Guru memberikan umpan balik positif.


 Murid menyimpulkan hasil pembelajaran.
 Guru memberi gambaran bahwa materi perbandingan akan bermanfaat juga saat
belajar persamaan linear, grafik, dan peluang.

ASESMEN PEMBELAJARAN

1. Asesmen sebagai Pembelajaran (As Learning)

 Penilaian diri: murid menilai pemahamannya sendiri.


 Penilaian sejawat: antar kelompok memberi masukan pada presentasi.

2. Asesmen untuk Pembelajaran (For Learning)

 Observasi guru saat diskusi & presentasi.


 Umpan balik langsung.

3. Asesmen Hasil Pembelajaran (Of Learning)

 Tes tertulis/lisan (membedakan senilai & berbalik nilai).


 Penilaian proyek (poster/infografis).
 Portofolio (catatan kerja kelompok dan refleksi).

Rubrik Asesmen Pembelajaran Perbandingan Senilai & Berbalik Nilai

1. Asesmen sebagai Pembelajaran (As Learning)

Perlu
Aspek Indikator Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2)
Bimbingan (1)
Menilai Hanya Tidak mengisi
Penilaian Jujur, lengkap, dan Jujur, cukup
pemahaman sebagian, atau asal-
diri menyebutkan alasan jelas
sendiri kurang jelas asalan
Umpan balik Memberi
Memberi Memberi
Penilaian konstruktif, sopan, umpan balik Tidak memberi
masukan pada komentar
sejawat disertai saran baik tapi masukan
kelompok lain umum saja
perbaikan belum detail

2. Asesmen untuk Pembelajaran (For Learning)

Sangat Baik Perlu Bimbingan


Aspek Indikator Baik (3) Cukup (2)
(4) (1)
Aktif Aktif
Partisipasi
Observasi bertanya, berbicara tapi Sesekali ikut Pasif, tidak
dalam
diskusi menjelaskan, belum diskusi terlibat
kelompok
dan mencatat seimbang
Cara Jelas, percaya Jelas tapi
Kurang jelas, Tidak mampu
Presentasi menyampaikan diri, bahasa kurang
terbata-bata menjelaskan
hasil runtut percaya diri
Respon Menerima,
Sikap dalam Menerima Menerima tapi
terhadap mencatat, Menolak/abaikan
menerima dan berusaha tidak
umpan memperbaiki masukan
masukan memperbaiki menindaklanjuti
balik guru dengan cepat

3. Asesmen Hasil Pembelajaran (Of Learning)

Sangat Baik Perlu


Aspek Indikator Baik (3) Cukup (2)
(4) Bimbingan (1)
Jawaban
Memahami Hanya
benar, Sebagian Tidak mampu
Tes tertulis/lisan konsep senilai sebagian
lengkap, dan besar benar menjawab
& berbalik nilai kecil benar
logis
Penilaian proyek Kreativitas & Kreatif, Menarik Kurang rapi Tidak
(poster/infografis) akurasi isi menarik, isi tapi isi & isi kurang selesai/tidak
tepat kurang tepat sesuai
Sangat Baik Perlu
Aspek Indikator Baik (3) Cukup (2)
(4) Bimbingan (1)
lengkap
Catatan
Catatan
Kelengkapan Catatan rapi, cukup
seadanya, Tidak ada
Portofolio catatan & refleksi lengkap,
refleksi catatan/refleksi
refleksi mendalam refleksi
minim
singkat

📑 LK Proyek Matematika – Perbandingan Senilai & Berbalik Nilai

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Fase : IX /SMP / Fase D
Topik : Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai
Model Pembelajaran : Pembelajaran Mendalam berbasis Proyek

Alokasi Waktu : 2 × 40 menit

A. Identitas Diri
Nama : ....................................................
Kelas : ....................................................
Kelompok : ....................................................
B. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan diskusi, perhitungan, dan proyek mini, peserta didik dapat:

1. Menjelaskan perbedaan antara perbandingan senilai dan berbalik nilai.


2. Menyelesaikan soal kontekstual yang berkaitan dengan perbandingan.
3. Mengaitkan konsep perbandingan dengan kehidupan sehari-hari melalui proyek
kelompok.

C. Petunjuk Pengerjaan
1. Bacalah setiap instruksi dengan cermat.
2. Kerjakan soal secara berkelompok sesuai tema yang diperoleh.
3. Gunakan cara hitung yang jelas dan rapi.
4. Diskusikan hasil dengan kelompokmu dan catat kesimpulannya.
5. Tuliskan jawaban di kolom yang tersedia.

D. Kegiatan Belajar
1. Memahami Konsep

Cermati pertanyaan berikut. Tentukan apakah termasuk perbandingan senilai atau berbalik
nilai! Tuliskan persamaan dan jawabannya.

Jenis Model
No Pertanyaan Kontekstual Penyelesaian
Perbandingan Persamaan
Harga 1 kg mangga Rp20.000, berapa
1 ……… ……… ………
harga 5 kg?
Satu kelas 32 murid iuran Rp2.000 per
2 ……… ……… ………
murid. Berapa total uang terkumpul?
4 orang kerja bakti 3 jam. Jika 8 orang
3 ……… ……… ………
kerja bakti, berapa jam yang diperlukan?
Motor ke Kudus–Semarang 40 km/jam
4 butuh 2 jam. Kalau 80 km/jam, berapa ……… ……… ………
jam?

2. Aplikasi Konsep (Proyek Mini)

Instruksi:
1. Kelompokmu akan mendapatkan tema kontekstual (Belanja, Transportasi, Olahraga,
Listrik, Kegiatan Sosial, atau Pertanian).
2. Lakukan observasi sederhana di rumah/sekolah/pasar (contoh: harga barang, jumlah
lampu, waktu kerja bakti).
3. Catat data yang diperoleh, lalu ubah menjadi bentuk perbandingan senilai atau
berbalik nilai.
4. Sajikan hasil dalam bentuk poster/infografis sederhana (boleh manual atau digital).

Format Pengerjaan:

 Tema : .................................................
 Data yang diamati : .................................................
 Bentuk perbandingan : Senilai / Berbalik Nilai
 Model persamaan : .................................................
 Hasil perhitungan : .................................................
 Kesimpulan : .................................................

3. Diskusi & Presentasi

1. Bandingkan hasil kelompokmu dengan kelompok lain.


2. Tuliskan perbedaan/samaan hasil perbandingan yang kalian temukan.

Catatan Diskusi:
.....................................................................................
.....................................................................................

E. Refleksi Individu
Jawablah pertanyaan berikut dengan jujur:

1. Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini?


.....................................................................................
2. Bagaimana konsep perbandingan ini dapat membantumu dalam kehidupan sehari-
hari?
.....................................................................................
3. Menurutmu, apa perbedaan utama antara perbandingan senilai dan berbalik nilai?
.....................................................................................

F. Penilaian (Rubrik Ringkas)


 Pemahaman Konsep (benar membedakan senilai & berbalik nilai).
 Keterampilan Menghitung (tepat & rapi).
 Kolaborasi (aktif bekerja sama dalam kelompok).
 Kreativitas (poster/infografis menarik & jelas).
 Refleksi (jawaban jujur & relevan dengan pengalaman nyata).

Anda mungkin juga menyukai