Berikut adalah rincian materi semester ganjil Sejarah Tingkat Lanjut
Kelas 12 Kurikulum Merdeka:
1. Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan:
Pembentukan Negara dan Pemerintahan Republik Indonesia:
Mencakup proses pembentukan lembaga-lembaga negara, seperti PPKI
dan kabinet pertama, serta peran tokoh-tokoh penting dalam masa
awal kemerdekaan.
Pergolakan di Awal Revolusi:
Membahas berbagai pergolakan dan pemberontakan yang terjadi di
awal kemerdekaan, baik yang bersifat ideologis maupun kepentingan
lainnya, seperti pemberontakan PKI Madiun dan DI/TII.
Perjuangan Diplomasi dan Gerilya:
Menganalisis strategi perjuangan bangsa Indonesia dalam
mempertahankan kemerdekaan, baik melalui jalur diplomasi di forum
internasional maupun melalui perjuangan fisik di dalam negeri.
Perubahan dari RIS Menuju NKRI:
Mempelajari proses perubahan bentuk negara dari Republik Indonesia
Serikat (RIS) menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Peran Rakyat dalam Revolusi Nasional:
Menganalisis berbagai bentuk peran serta rakyat dalam perjuangan
mempertahankan kemerdekaan, termasuk partisipasi dalam organisasi
pemuda, laskar perjuangan, dan gerakan rakyat lainnya.
2. Demokrasi Liberal hingga Demokrasi Terpimpin:
Indonesia di Tengah Konstelasi Perang Dingin:
Membahas bagaimana Perang Dingin mempengaruhi perkembangan
politik dan sosial di Indonesia pada masa demokrasi liberal dan
terpimpin.
Ketersebaran Kekuatan dan Identitas Nasional Baru:
Mempelajari bagaimana berbagai kekuatan politik dan sosial saling
bersaing dalam membentuk identitas nasional pada masa tersebut.
Ketidakseimbangan Relasi Pusat dan Daerah serta Ancaman
Disintegrasi:
Menganalisis masalah-masalah yang muncul akibat
ketidakseimbangan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah,
serta ancaman disintegrasi bangsa.
Perkembangan Sosial, Ekonomi, dan Budaya Masyarakat:
Mempelajari perubahan sosial, ekonomi, dan budaya yang terjadi pada
masa demokrasi liberal dan terpimpin.
3. Masa Orde Baru:
Masa Transisi Menuju Orde Baru: Membahas proses peralihan kekuasaan
dari Orde Lama ke Orde Baru.
Penguatan Negara dan Kelemahan Kebijakan Orde Baru: Menganalisis
upaya penguatan negara pada masa Orde Baru, serta kelemahan kebijakan
yang berdampak pada pembangunan masyarakat.
Respons dan Resistensi terhadap Kebijakan Ekonomi dan
Politik: Mempelajari bagaimana masyarakat merespons dan melawan
kebijakan ekonomi dan politik yang diterapkan pada masa Orde Baru.
Masa Akhir Pemerintahan Orde Baru: Membahas proses kemunduran dan
kejatuhan rezim Orde Baru.
4. Sejarah Dunia:
Perspektif Global:
Memahami peristiwa sejarah dunia, termasuk Perang Dingin, Perang
Dunia, dan gerakan dekolonisasi, serta kaitannya dengan sejarah
Indonesia.
Dimensi Waktu, Ruang, dan Manusia:
Menganalisis peristiwa sejarah dengan mempertimbangkan dimensi
waktu (kronologis), ruang (lokal, nasional, global), dan manusia
sebagai pelaku sejarah.
Keterampilan Berpikir Sejarah:
Melatih keterampilan berpikir diakronis, sinkronis, kausalitas,
imajinatif, kritis, kreatif, empati, reflektif, dan kontekstual dalam
memahami peristiwa sejarah.
Tujuan Pembelajaran:
Menumbuhkan kesadaran sejarah dan pemahaman tentang dimensi waktu,
ruang, dan manusia dalam sejarah.
Memahami perspektif global dan menyiapkan diri sebagai warga global.
Mengembangkan keterampilan berpikir sejarah untuk menganalisis peristiwa
masa kini dan masa depan.
Melatih keterampilan inkuiri melalui penelitian sejarah.
Memiliki kemampuan literasi sejarah dalam mengkritisi dan memahami
informasi sejarah.