0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan5 halaman

Pengertian Distance Learning dan Manfaatnya

Diunggah oleh

Sdn2 Parakanlima11
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan5 halaman

Pengertian Distance Learning dan Manfaatnya

Diunggah oleh

Sdn2 Parakanlima11
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian distance learning

Pengertian distance learning

Pengertian distance learning atau distance education, yaitu suatu sistem pendidikan dimana
terdapat pemisahan antara pengajar dan siswa baik secara ruang dan/atau waktu.
Bab ini akan membahas mengenai konsep distance learning, rekayasa perangkat lunak, dan
konsep sistem informasi berbasis internet sebagai teknologi untuk mengimplementasikan sistem.

Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Web


Sejarah Sistem Pembelajaran jarak jauh
Sistem pembelajaran jarak jauh berbasis web adalah suatu pertemuan antara tiga perkembangan
teknologi dan tadisi, yaitu : distance learning, computer-conveyed education, dan teknologi
internet (internet technology).

“Distance learning” dikembangkan pertama kali di Amerika Serikat, Perancis, Jerman, dan
Inggris pada pertengahan tahun 1800. Pada tahun 1840, Sir Isac Pitman mengajar jarak jauh
menggunakan surat. Dan pada tahun 1980 an, International Correspondence Schools (ICS)
membenagun metode perkuliahan “home-study courses” yang pada saat itu dikarenakan faktor
kemananan pada era itu.

Banyak sekali sistem pembelajaran jarak jauh yang telah diterapkan, yang pada dasarnya dapat
dibagi dalam dua kategori : sistem berbasis video dan sistem berbasis data.

Sistem berbasis video mulai muncul tahun 1960-an dimana ketika itu merupakan era meluasnya
kepemilikan televisi. Dengan merekam materi belajar ke dalam kaset video dan diputer pada
stasiun-stasiun televisi, sistem ini memiliki jangkauan geografis yang cukup besar. Salah satu
kelemahan sistem ini adalah kurangnya interaksi dan komunikasi dua arah antara pengajar dan
peserta.

Untuk sistem berbasis data dapat kita klasifikasikan dalam dua kategori : groupware dan internet.
Pada groupware, biasanya menggunakan perangkat lunak yang termasuk dalam kategori
computer-supported coorperative (cscw), dimana melalui perangkat lunak ini, sudah tersedia
layanan seperti electronic messaging, data conferencing, dan messaging gateways. Pada
goupware ini aplikasi komputer untuk sistem pembelajaran jarak jauh digolongkan menjadi
empat kategori:
• Computer Assisted Instruction (CAI) – menggunaan komputer sebagai media pengajar
(teaching machine) untuk menampilkan pelajaran. Ada beberapa Model CAI, antara lain : untuk
latihan dan praktek, tutorial, simulasi dan game, dan pemecah masalahah (problem solving).
• Computer Managed Instruction (CMI) – menggunakan penyimpanan komputer , dan
mempunyai kemampuan untuk mengorganisasi perintah dan aktivitas murid dan hasil kemajuan
(progress).
• Computer Mediated Communication (CMC)-menggunakan aplikasi komputer sebagai fasilitas
komunikasi. Sebagai contoh electronic mail, computer confrencing, dan bulletin board.
• Computer-Based Multimedia – ini adalah generasi yang sedang dikembangkan karena
mempunyai kemampuan yang powerful, fleksibel, nyaman. Computer based multimedia
mengintegrasikan berbagai macam video, voice, dan teknologi komputer kedalam sebuah sistem
yang dapat dikirim dan diakses dengan mudah.

Internet berkembang sangat cepat sekali pada tahun 1990 an. Dengan munculnya berbagai
teknologi web, menjadikan web adalah media yang menarik dengan tampilan dan content yang
kompleks. Pada internet , sistem ini menggunakan layanan-layanan standar seperti World Wide
Web (WWW), File Transfer Protokol (FTP), dan lain sebagainya yang berbasis pada protokol
TCP/IP ( Transfer Control Protokol/Internet Protokol).

Dengan kemajuan teknologi yang sudah ada sekarang ini, teknologi yang pada awalnya masih
terpisah dapat dijadikan satu kesatuan, kita dapat menemukan solusi yang lebih komprehensif.
Kita dapat memasukan materi-materi video ke dalam jaringan internet dengan terlebih dulu
melakukan perubahan format video itu sendiri, Maka dari itu kita dapat memiliki sebuah sistem
yang berbasis video, groupware, dalam jaringan internet berbasis TCP/IP.

Latar Belakang Pentingnya Sistem yang Inovatif

Pendidikan adalah perangkat strategis yang dibutuhkan masyarakat untuk secara kontinu
bersaing dalam percaturan global dan untuk menciptakan standar kehidupan yang lebih baik. Hal
ini menjadi suatu tantangan bagi institusi, termasuk perusahaan, sekolah, universitas, dan
pemerintah yang mempunyai kaitan erat dengan dunia pendidikan dalam memasuki era
persaingan global ini.

Persaingan yang terjadi tidak dapat dielakkan. Sekarang ini persaingan menjadi kunci bagi
kelangsungan hidup suatu perusahaan. Tumbuhnya persaingan secara global dengan negara-
negara diseluruh dunia telah mengubah strategi bersaing dari banyak perusahaan. Bila
sebelumnya tingkat persaingan antar perusahaan masih bersifat lokal, maka dengan terbentuknya
kesepakatan perdagangan bebas, persaingan menjadi lebih meluas melewati batas-batas wilayah
dan budaya. Sumber daya manusia yang handal adalah tuntutan yang tidak dapat ditawar lagi
bagi perusahaan yang ingin bersaing.

Intitusi pendidikan terutama univeristas dihadapkan pada beberapa masalah. Pertama, bila
mereka mengikuti pola tradisional dalam menyelenggarakan pendidikan, mereka harus selalu
membangun infrastruktur baru dan memelihara yang sudah ada. Tantangan lainnya
meningkatnya biaya pendidikan seiring dengan meningkatnya tingkat inflasi.

Untuk memecahkan masalah-masalah di atas, dibutuhkan usaha yang keras untuk menciptakan
sistem belajar berbasis teknologi yang berkesinambungan dan terjangkau.

Peran-peran Utama dalam Distance Learning


Dibawah ini adalah deskripsi singkat mengenai peran-peran kunci utama dalam pembelajaran
jarak jauh :
• Siswa (student), peran utama dari siswa disini adalah belajar. Dalam proses pembelajaran jarak
jauh ini tetap diperlukan keadaan yang baik, motivasi, perencanaan, dan kemampuan untuk
menganalisa materi perkuliahan, tugas, dan tes yang diberikan seorang instruktur kepada siswa.
Kemampuan berinteraksi antara dosen dengan siswa sangat bergantung pada hubungan teknis
(technical linkage) yang menjembatani batasan antara kelas yang terpisah dengan partisipasi
siswa.

• Kampus (faculty), kesuksesan dari sistem pembelajarasn jarak jauh ini sangat ditentukan oleh
kampus. Pada sistem kelas tradisional, tanggung jawab seorang isntruktur adalah memberikan
materi kursus dan memberikan keperluan yang dibutuhkan siswa. Hal yang menarik adalah
penyesuaian kemampuan mengajar secara jarak jauh. Seorang instruktur harus mampu membuat
sistem pemahaman yang mudah, mengadaptasikan cara mengajar antara sistem kelas tradisional
dengan teknologi dari sistem pembelajaran jarak jauh.

• Fasilitator, sebagai jembatan antara siswa dengan pengajar. Agar efektif maka fasilitator harus
mampu menganalisa kebutuhan-kebutuhan antara siswa dengan pengajar.

• Staff pendukung (support staff), secara individual bagian ini tidak begitu menonjol, tetapi pada
sistem pembelajaran jarak jauh secara luas, fungsi dari support service sangat menentukan dari
kesuksesan distance learning, yang antara lain adalah dalam sistem pendaftaran mahasiswa
(regsitration), penggandaan dan penyebaran materi, pengaturan jadwal (schedulling), pemrosesan
laporan penilaian (grades), pengaturan hal teknis, dan lain sebagainya.

• Administrator, meskipun fungsi administrator sangat berpengaruh pada perencanaan awal


sistem distance learning, tapi administrator juga berperan sebagai consensus builder, pengambil
keputusan (decision maker), refree. Administrator bekerja secara personal dan memastikan
resource dan teknologi yang ada dapat bekerja secara baik dan efektif, dan selalu bertanggung
jawab dalam memaintenance sistem.

Keuntungan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh


Meskipun masih menjadi fenomena baru, sistem pembelajaran jarak jauh berbasis web ini
mempunyai keuntungan yang berbeda dengan sistem konvensional dan computer based training
(CBT). Keuntungan yang diperoleh dari sistem pembelajran jarak jauh berbasis web ini antara
lain :
1. Menghemat biaya
Teknologi yang menggunakan sistem distance learning ini akan lebih menghemat 40-60% biaya
pendidikan pada sistem kelas tradisional. Sistem ini akan mengurangi biaya-biaya utama yang
harus dikeluarkan baik siswa, dosen, dan kampus. Biaya yang dihemat antara lain pada :
- Biaya Perjalanan, hampir 40% biaya pendidikan adalah pada biaya perjanlalan ., yang antara
lain digunakan untuk membayar transportasi bis, taxi, parkir, makan, dan lain sebagainya.
- Biaya Fasilitas dan Penyelenggaraan, sistem distance learning berbasis web ini akan mengemat
biaya untuk penyediaan fasilitas kelas seperti meja, kursi, whiteboard, dan berbagai macam
kebutuhan kelas lainnuya. Dengan menggunakan virtual library, simulasi, dan sistem on-line
akan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan oleh kampus sebagai penyelenggara pendidikan.
- Biaya Administrasi, dengan sistem ini administrasi kampus akan lebih mudah dan ringan.
Pekerjaan bagi seorang administrasi seperti : pendaftaran mahasiswa, penyebaran dan
penyediaan materi kuliah, pengaturan penilain, pengumpulan saran-saran, dan lain sebagainya
tidak perlu dilakukan secara manual.
- Biaya Gaji, seorang pekerja atau dosen akan dibayar sesuai dengan lama waktu yang
dibutuhkan untuk proses mengajar. Meskipun waktu proses belajar mengajar sistem Distance
learning berbasis web dengan sistem kelas tradisional hampir sama, tetapi biaya yang digunakan
untuk biaya transportasi dan akomodasi akan terkurangi. Sebagai contoh seorang dosen yang
mengajar untuk tiga hari pertemuan, tetapi dia diasumsikan mebutuhkan waktu lima hari untuk
berangkat dan kepulangan. Dengan sistem ini biaya tiga hari kuliah akan dibayar tiga hari gaji.
MCI WorldCom University telah menggunakan sistem training secara on-line dan telah
menghemat biaya sebesar $2.68 million USD pada tahun 1998, yang digunakan untuk travel,
penyediaan fasilitas, gaji ($ 1500 per siswa), dan pengemabngan infrastruktur lainnya.

2. Memperbaiki Sistem Pengajaran


Meskipun sebuah sistem baru, implementasi distance learning ini dalam proses pengajaran
sangat banyak, antara lain :
a. Memperbanyak aktifitas siswa, dengan sistem ini akan menuntut siswa untuk lebuh aktif .
Siswa tidak hanya duduk dan medengarkan saja, tetapi dia akan lebih aktif dan harus bepikir.
Siswa akan lebih mengontrol sistem pembelajarannya sendiri. Dengan kondisi ini maka siswa
akan merasa lebih bertanggung jawab dan belajar secara efektif.
b. Memperluas dalam perolehan sumber data dan sumber pengetahuan (knowledge resource),
dengan terkoneksi internet secara global maka siswa dapat mengeksplorasi sendiri sumber-
sumber data untuk dipelajari dan dianalisis. Internet yang menyipan berjuta-juta informasi dapat
menjadi media perpustakaan bagi siswa.
c. Kerjasama, dengan menggunakan discussion board maka siswa dapat saling berkomunikasi
untuk berdiskusi, berdebat, dan saling bertuka pikiran dengan sesama siswa, dosen, bahkan orang
luar secara global menggunakan koneksi internet.
3. Lebih nyaman
Dari berbagai penelitian dipeoleh data bahwa sekitar 81% siswa merasa lebih nyaman
menggunakan sistem pembelajran jarak jauh ini. Mereka lebih memiliki keberanian untuk
bertanya kepada instruktur dan mendapatkan jawaban dari permasalahan mereka sesuai
kebutuhan mereka.
4. Kebebasan siswa dan Universalitas
Distance learning ini mampu menyesiakan dengan berbagai type siswa dan personalitas seperti :
kecepatan berpikir, masalah bahasa (verbal), akititas siswa, introvet/ekstrovet, dan lain
sebagainya. Semua siswa akan merasa diperlakukan sama. Dengan demikian siswa akan lebih
merasa bebas dan mampu berkonsentrasi kepada proses belajarnya daripada harus
mempermasalahkan masalah sosial yang muncul. Cukup menggunakan sandal dan piyama siswa
dapat mengikuti proses belajar.
Dengan metode ini siswa dapat menentukan langkah-langkah pembelajaran dan penjadwalannya
(schedule). Seorang siswea dapat belajar dengan waktu yang lama, dimana seharusnya dalam
sebuah perkuliahan membutuhkan waktu beberapa jam. Dan dia dapat mengulangi pelajaran
kapan pun bila mungkin mengalami sebuah kesulitan atau mungkin begitu tertarik terhadap mata
kuliah tersebut.
Hal ini akan memberikan sisi positif terhadap siswa yaitu menciptakan rasa bertanggung jawab
dan disiplin pribadi terhadap apa yang telah dilakukan.
5. Kemudahan Pengajar
Seorang instruktur akan lebih mudah mengajar karena dia dapat memeberikan materi kuliah dari
mana saja dengan sebuah koneksi internet. Dengan demikian akan megurangi biaya transportasi
seorang instruktur dan menghemat waktu.
Dan seorang instruktur dapat melakukan penilaian aktivitas siswa, nilai mid, ujian akhir secara
penilaian otomatis yang dibuat pada sistem pembelajaran jarak jauh ini.
6. Materi kuliah yang lebih dinamis
Seorang instruktur dapa menambah mata kuliah kapan pun dengan cepat. Dia dapat mengirimkan
materi dari rumah ketika dia tadi lupa memberikan kuliah ataupun ketika dia mempunyai sebuah
inspirasi baru tentang materi kuliah. Dengan demikian maka informasi materi kuliah dapat up to
date.
7. Skalabilitas yang lebih luas
Dengan menggunakan perkuliahan berbasis web ini, maka masalah skalabilitas terhadap jumlah
siswa (participant) tidak menjadi masalah lagi,. Jumlah 10 atau 100 siswa pun tetap sama bagi
seorang dosen dalam mengajar, sehingga energi yang dikeluarkan untuk mengjar akan menjadi
lebih kecil.
8. Membentuk sebuah komunitas
Dengan Web orang mampu membuat komunitas yang mana orang dapat bertukar pikiran dan
ilmu pengetahuan dengan mudah dan kapan saja. Sehingga orang dapat berinteraksi satu sama
lain., dengan demikian akan menjadikan sisi humanisme dai teknologi ini.

Anda mungkin juga menyukai