LARIK ( ARRAY )
By Dessy Adhrianti, S. Kom
ArrayMerupakan struktur data untuk menyimpan
sekumpulan data dalam satu tempat
Setiap data dalam Array itu memiliki index
Array digunakan untuk menyimpan data-data yang
diinputkan ke dalam memori computer.
Arraybisa digunakan untuk menyimpan sejumlah besar
data dengan type yang sama, dengan menggunakan array
bisa menghemat waktu untuk mengurangi ukuran
keseluruhan dari kode yang kita buat
Kesimpulannya, Array adalah system pengelompokkan
data dengan type serupa
Pengertian Array :
Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk
menyimpan sejumlah data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun
array disebut elemen array(isi), yang masing-masing elemen dapat
diakses tersendiri melalui indeks array.
• Antara satu Variabel dengan variabel lain di dalam array dibedakan
berdasarkan Subscript
• Sebuah subscript berupa bilangan di dalam Kurung siku […]
• Melalui subscript inilah masing-masing elemen array dapat diakses.
Sebagai contoh, misalkan terdapat array A yang memiliki 10 buah
elemen nilai yang bertipe integer, maka kita dapat
mereprentasikannya dengan gambar berikut.
Perbedaan Array dengan Variabel Biasa
Contoh Program Array
/* Array Awal */ /* Array Awal */
#include <iostream> #include <iostream>
using namespace std; using namespace std;
int main() int main()
{ {
int nilai[3] = {68, 89, 75}; int nilai[3];
cout <<nilai[0]; nilai[0]=75;
return 0; nilai[1]=35;
} nilai[2]=99;
cout<<nilai[2];
Deklarasi variabel array :
Bentuk umum dalam mendeklarasikan suatu
variabel array adalah sebagai berikut : int nilai[6];
Untuk mendeklarasikan suatu variabel array,
komponen yang dibutuhkan adalah :
▪ Tipe data elemen array
▪ Nama array
▪ Jumlah elemen array
Terdapat dua cara umum dalam mendeklarasikan variabel array :
1. Mendeklarasikan variabel array, tanpa
memasukkan nilai ke dalam variabel tersebut:
int nomor [6] ;
2. Mendeklarasikan variabel array, dengan
memasukkan nilanya sekaligus ke dalam
variabel tersebut:
int nomor [6] = { 10, 14, 28, 20, 23, 9 } ;
Macam – macam array
dapat dibedakan
menjadi :
1. Array berdimensi satu
Yaitu data-data akan disimpan #include<iostream>
dalam satu baris array, sehingga using namespace std;
int main()
hanya dibutuhkan satu
{
pernomoran indeks. float nilai1, nilai2, nilai3, nilai4, nilai5;
Misalkan kita ingin membuat float jumlah, rata2;
program untuk mencari nilai cout<<"Program Menghitung Nilai Rata-
rata-rata dari 5 buah data nilai rata"<<endl;
cout<<"Masukkan nilai ke 1 : "; cin>>nilai1;
yang diinputkan oleh user.
cout<<"Masukkan nilai ke 2 : "; cin>>nilai2;
Tanpa menggunakan array, cout<<"Masukkan nilai ke 3 : "; cin>>nilai3;
maka programnya adalah cout<<"Masukkan nilai ke 4 : "; cin>>nilai4;
sebagai berikut : cout<<"Masukkan nilai ke 5 : "; cin>>nilai5;
jumlah = nilai1 + nilai2 + nilai3 + nilai4 + nilai5;
rata2 = jumlah / 5;
cout<<"Nilai rata-rata adalah "<<rata2<<endl;
return 0;}
Pada program di ATAS kita memerlukan 5
buah variabel yang berbeda-beda untuk
menyimpan 5 buah nilai. Bisa dibayangkan
kesulitan yang dihadapi jika kita harus memproses
data yang lebih banyak.
Jadi Untuk lebih mudahnya kita dapat
menggunakan array, seperti pada program berikut
:
Tanpa Array Dengan Array
#include<iostream> #include<iostream>
using namespace std; using namespace std;
int main()
int main(){
{
float nilai1, nilai2, nilai3, nilai4, nilai5; float nilai[5];
float jumlah, rata2; float jumlah, rata2;
cout<<"Program Menghitung Nilai Rata-rata"<<endl; cout<<"Program Menghitung Nilai Rata-rata"<<endl;
cout<<"Masukkan nilai ke 1 : "; cin>>nilai1; for(int i=0; i<5; i++)
cout<<"Masukkan nilai ke 2 : "; cin>>nilai2;
{
cout<<"Masukkan nilai ke 3 : "; cin>>nilai3;
cout<<"Masukkan nilai ke 4 : "; cin>>nilai4; cout<<"Masukkan nilai ke "<<(i+1)<<" : "; cin>>nilai[i];
cout<<"Masukkan nilai ke 5 : "; cin>>nilai5; }
jumlah = nilai1 + nilai2 + nilai3 + nilai4 + nilai5; jumlah = 0;
rata2 = jumlah / 5; for(int i=0; i<5; i++)
cout<<"Nilai rata-rata adalah "<<rata2<<endl;
{ jumlah = jumlah + nilai[i];
return 0;}
}
rata2 = jumlah / 5;
cout<<"Nilai rata-rata adalah "<<rata2<<endl;
return 0;}
2. Array Berdimensi Dua
Array dua dimensi sering digambarkan sebagai sebuah
matriks
Array berdimensi dua memberikan kita kesempatan
untuk menyimpan data baik dalam bentuk baris maupun
dalam bentuk kolom. Oleh karena itu dibutuhkan dua
buah nilai indeks.
Bentuk umum dalam mendeklarasikan array berdimensi
dua adalah sebagai berikut :
tipe data namaVariabel [jumlah_baris] [jumlah_kolom]
Contoh Array Dimensi dua :
Bentuk tabel diatas dapat dituangkan dalam bentuk array berdimensi dua dengan
pendefinisian sebagai berikut :
Pada pendefinisian diatas :
3 menyatakan jumlah baris (mewakili jurusan)
4 menyatakan jumlah kolom (mewakili tahun kelulusan)
Contoh pengaksesan :
data_lulus[1][2] = 5;
Artinya, memberikan nilai 5 ke baris 1 kolom 2 (baris dan kolom dimulai dari 0).
cout<<data_lulus[1][2];
Artinya, menampilkan elemen data_lulus dengan subscript pertama (baris) berupa
1 dan subscript kedua (kolom) berupa 2.
Contoh Array Berdimensi dua
/* Contoh Array Berdimensi dua * cout << "\nNama Siswa : ";
/#include <iostream> if (pilih == 0) cout << "Nobita\n";
using namespace std;int main() if (pilih == 1) cout << "Suneo\n";
{
if (pilih == 2) cout << "Shizuka\n";
int Nilai[4][3];
if (pilih == 3) cout << "Giant\n";
int pilih, i;
// memasukkan data ke dalam array berdimensi dua
for (i = 0; i < 3 ; i++)
Nilai[0][0] = 5; // nilai Nobita minggu ke 1 {
Nilai[0][1] = 3; // nilai Nobita minggu ke 2 cout << "Minggu " << i+1 <<" : " << Nilai[pilih][i] <<
Nilai[0][2] = 2; // nilai Nobita minggu ke 3 "\n";
Nilai[1][0] = 72; // nilai Suneo minggu ke 1 }
Nilai[1][1] = 88; // nilai Suneo minggu ke 2 return 0;
Nilai[1][2] = 60; // nilai Suneo minggu ke 3 }
Nilai[2][0] = 90; // nilai Shizuka minggu ke 1
Nilai[2][1] = 100; // nilai Shizuka minggu ke 2
Nilai[2][2] = 85; // nilai Shizuka minggu ke 3 Output Data
Nilai[3][0] = 55; // nilai Giant minggu ke 1 (0 = Nobita, 1 = Suneo, 2 = Shizuka, 3 = Giant)
Nilai[3][1] = 76; // nilai Giant minggu ke 2
Nama Siswa (masukkan kode angka) : 2
Nilai[3][2] = 46; // nilai Giant minggu ke 3// menampilkan nilai Nama Siswa : Shizuka
while (1) Minggu 1 : 90
{ Minggu 2 : 100
cout << "(0 = Nobita, 1 = Suneo, 2 = Shizuka, 3 = Giant)\n"; Minggu 3 : 85
cout << "Nama Siswa (masukkan kode angka) : "; cin >> pilih;
if ((pilih == 0) || (pilih == 1) || (pilih == 2) || (pilih == 3))
break; //keluar dari loop-while
}