0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Proposal Usaha Cilok dan Es Teh Segar

proposal
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Proposal Usaha Cilok dan Es Teh Segar

proposal
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL

USAHA WARUNK SEGAR KUSUMA

“CILOK Dan ES TEH MANIS”

KEPADA :

RUMAH HARAPAN MELANIE

DI TEMPAT

Di Susun Oleh :

Nama : Kusminingsih
Alamat : Jl. Pilangmukti RT.21 RW.04, Kel. Pilangbango, Kec.
Kartoharjo Kota Madiun 63119
Telp./ Wa : 085735674275
Email : kusminingsih1981@[Link]
BAB I
PENDAHULUAN

Usaha merupakan salah satu bentuk menghasilkan uang yang bisa


meningkatkan taraf hidup seseorang menjadi lebih baik. Suatu badan usaha yang
dijalankan bisa menghasilkan laba atau pendapatan secara maksimal jika kita
menyelenggarakan usaha yang bermanfaat dan menguntungkan untuk kesejahteraan hidup.
Agar bisa memenuhi kebutuhan sehari- hari, Rumah Harapan Melanie memberikan
bantuan usaha luas bagi masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok
masyarakat.

Dari latar belakang tersebut, saya bermaksud untuk membuka usaha yang
bergerak dalam bidang makanan dan minuman. Makanan dan minuman ini berbahan dasar
teh,air, tepung yang mudah di dapatkan di toko terdekat.
BAB II
ISI RENCANA USAHA

A. Nama Usaha

Usaha produksi makanan dan minuman yang terbuat dari bahan baku tepung
dan teh yang saya beri nama “Warunk Segar Kusuma”.

B. Rencana Lokasi Usaha

Lokasi usaha untuk penjualan terletak di Lapangan Pilangbango Kelurahan


Pilangbango Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun Provinsi Jawa Timur.

C. Target Pelanggan

Target pelanggan dari penjualan saya adalah semua lapisan masyarakat yang
ada di deket lokasi. Mengingat lokasi penjualan adalah lapangan yang sering di datangi
banyakorang untuk berolahraga dan kegiatan yang lain. Lokasi juga dekat dengan
perkampungan, kantor kelurahan, Puskesmas desa dan juga sekolah.

D. Jenis Usaha

Usaha yang akan saya kelola sebagai langkah awal adalah usaha olahan rumah
tangga yang memproduksi makanan berupa cilok, dan minuman berupa es teh, minuman
kemasan yang berbahan dasar tepung dan teh.

E. Faktor Penghambat dan Pendukung

Setiap usaha yang dijalankan tentunya ada yang sukses dan ada yang belum.
Maka dari itu, ada beberapa faktor penghambat yang perlu dipertimbangkan, berikut di
antaranya :

a. Ada banyak usaha yang sama;


b. Harga bahan baku yang tidak stabil;

Akan tetapi kami sudah merencanakan untuk memecahkan masalah faktor penghambat
yaitu dengan berhati- hati dalam mengelola anggaran dana yang dikeluarkan. Sementara
itu, untuk mengatasi faktor kedua yaitu dengan membeli bahan baku, langsung ke toko
grosie agar mendapat harga lebih murah.

Adapun beberapa faktor pendukungnya yaitu sebagai berikut:

a. Peraltan dan kondisi tempat;


b. Harga terjangkau dan produk higienis.

F. Analisis Swot
a. Strength (Kenggulan)
- Memiliki SDM dan etos kerja yang baik;
- Produk higienis dan harga ekonomis;
- Inovasi harga berbeda dengan sejumlah lainnya.
b. Weaknes (Kelemahan)
- Kurang modal untuk menjalankan bisnis
- Harga bahan baku tidak stabil
c. Opportunity ( Peluang/ kesempatan)
- Tempat strategis
- Budaya masyarakat konsumtif
d. Threat (Hambatan)
- Banyak kompetitor yang bergerak di bidang yang sama.
BAB III
ASPEK PRODUKSI
A. Fasilitas dan Peralatan Prodksi

Nama Barang/ Volume Harga (Rp.)


No Keterangan
Bahan (buah/pak/kg) Satuan Total
Alat Produksi
1 Kompor gas 1 350.000 350.000
2 Cup siler 1 850.000 850.000
3 Coper 1 85.000 85.000
4 Gelas plastik 5 10.000 50.000
5 Mika 5 8.000 40.000
6 Sendok plastik 5 10.000 50.000
7 Kantong kresek 5 8.000 40.000
8 Dandang 1 100.000 100.000
9 Panci ukuran sedang 2 65.000 130.000
10 Baskom 3 10.000 30.000
11 Nampan 2 12.000 24.000
12 Penggorengan 1 50.000 50.000
13 Teflon 1 85.000 85.000
14 Tusuk gigi 3 5.000 15.000
15 Termos nasi uk. 3kg 2 50.000 100.000
16 Steorofom 1 50.000 50.000
17 Sedotan 3 12.000 36.000
18 Tabung Gas 1 125.000 125.000 2.210.000
Bahan Produksi
1 Tepung Terigu 5 12.000 60.000
2 Tepung Kanji 5 12.000 60.000
3 Minyak Goreng 5 22.000 110.000
4 Penyedap 15 6.000 90.000
5 Garam 6 2.000 12.000
6 Bawang putih 1,5 55.000 82.500
7 Bawang merah 1 40.000 40.000
8 Cabe 1 70.000 70.000
9 Kecap 5 btl 16.000 80.000
10 Saos 5 5.000 15.000
11 Telur 1 26.000 26.000
12 Bawang pre 1 kg 12.000 12.000
13 Ayam 4 kg 26.000 104.000

14 Jamur 1/2 kg 30.000 30.000


15 Teh racikan 5 20.000 100.000
16 Gula pasir 8 17.000 136.000
17 Susu SKM 5 15.000 75.000 1.102.500
Biaya Operasional
1 Biaya Tenaga kerja 6hr 30.000 180.000
Total 3.492.500
B. Regulasi Pendapatan

Total
No Item Volume Jml Per- Per-
hari Minggu
1 Hasil produksi sehari cilok 150 bj 500 75.000
Penjualan per-minggu (6 450.000
hari)
2 Hasil produksi sehari es teh 50 bks 3000 150.000
Penjualan per-minggu (6 900.00
hari)
Total pendapatan kotor per-minggu 1.350.000
Biaya tenaga kerja per-minggu 180.000
Biaya cicilan modal awal (3.492.500) per-minggu 150.000
PENDAPATAN BERSIH 1.020.000
(Pend. Kotor – Biaya ten. kerja – Biaya. Ciciln modal)
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Proposal usaha ini saya buat dan ajukan guna untuk mendapatkan bantuan
modal usaga dari Yayasan Harapan Melanie. Prospek yang sangat bagus untuk
dapat membantu perekonomian keluarga, mengingat kebutuhan pokok rumah
tangga semakin besar sedangkan lapangan kerja semakin sulit.
Diharapkan usaha saya ini bisa berkembang dan semakin banyak jenis dan
macam makanan atau minuman yang saya jual atau produksi.
B. Kondisi
Saya sebaagai ibu rumah tangga dan juga honorer lama di salah satu SLB
yayasan dengan honor yang minim. Sekarang masih kuliah guna menyetarakan
pendidikan yang saya punya. Suami sudak tidak bekerja sejak 2023 karena tidak
diperpanjangnya masa kontrak. Pekerjaan sekarang seadanya, terkadang ikut buruh
di sawah dan nguli yang tanpa penghasilan yang pasti. Saya mempunyai satu anak
yang sekarang masuk pondok pesantren yang biayanya tidak sedikit. Selama
setahun inim untuk biaya rumah tangga dan anak sering gali lubang tutup lubang.
Dalam keadaan saya seperti ini, sering saya munculide-ide akan tetapi
terkendala oleh biaya. Saat ini saya sudah memiliki rumah walaupun sederhana dan
hasil pinjaman di bank yang belum lunas sampai 4 tahun kedepan. Harapan besar
saya terhadap anak saya agar menjadi manusia yang lebih beruntung,
berpendidikan dan berakhlak.
Harapan besar saya terhadap Yayasan Harapan Melanie, di terimanya proposal
ini dan saya mendapatkan bantuan modal usaha yang dapat saya pergunakan secara
sebaik mungkin.
C. Saran
Demikian Proposal ini saya buat sebagai bahan pertimbangan untuk
mendapatkan modal usaha. Saya menyadari, bahwa proposal saya ini, masih jauh
dari kata sempurna, maka dari itu saya mengharapakan saran dari Yayasan Harapan
Melanie agar proposal ini menjadi lebih baik.

Anda mungkin juga menyukai