0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan10 halaman

Pembelajaran Nilai Pancasila Kelas 5

Rencana Pemb.mendalam PKN Kls 5

Diunggah oleh

rosianas06
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan10 halaman

Pembelajaran Nilai Pancasila Kelas 5

Rencana Pemb.mendalam PKN Kls 5

Diunggah oleh

rosianas06
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

IDENTITAS
Penyusun ELIDA MANIK, [Link]
Sekolah UPT SDN 026 Kota Garo
Tahun Pelajaran 2025/2026
Semester Ganjil
Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila
Kelas / Fase Capaian 5/C
Topik Makna dan Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Ideologi
Bangsa
Alokasi Waktu 2 × 35 Menit

A. Identifikasi
Murid  Pengetahuan Awal:
o Murid mampu menyebutkan lambang dan bunyi kelima sila
Pancasila.
o Murid dapat memberikan contoh sederhana perilaku yang
sesuai dengan Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah.
 Minat Belajar:
o Murid memiliki ketertarikan pada diskusi kasus atau masalah
yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
 Kebutuhan Individual:
o Beberapa murid memerlukan bantuan visual (gambar, video)
untuk memahami konsep abstrak seperti makna sila-sila
Pancasila.
o Murid lain lebih membutuhkan bimbingan individual untuk
menganalisis hubungan antar sila dan mempraktikkannya.
Materi Pelajaran  Faktual:
o Lambang dan bunyi kelima sila Pancasila.
o Contoh-contoh konkret penerapan nilai-nilai Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari.
o Kasus-kasus sederhana yang berkaitan dengan makna setiap
sila Pancasila.
 Konseptual:
o Makna Pancasila sebagai Dasar negara dan Ideologi bangsa.
o Makna setiap sila Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
(Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan
Keadilan).
o Konsep hubungan antar sila dalam Pancasila yang saling
melengkapi dan menyatu.
 Prosedural:
o Langkah-langkah untuk menganalisis suatu kasus dan
mengidentifikasi nilai Pancasila yang terkandung di
dalamnya.
o Prosedur berdiskusi kelompok untuk menganalisis hubungan
antara satu sila dengan sila lainnya.
 Metakognitif:
o Kesadaran diri tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai
Pancasila dalam perilaku sehari-hari.
o Kemampuan untuk menilai dan merefleksikan apakah
tindakan yang diambil sudah sesuai dengan makna dan nilai
Pancasila.
Dimensi Profil ☐ DPL1 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Lulusan ☐ DPL2 Kewargaan
☐ DPL3 Penalaran Kritis
☐ DPL5 Kolaborasi

B. Desain Pembelajaran
Capaian Pada akhir Fase C, murid memiliki kemampuan menguraikan makna
Pembelajaran nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan pandangan hidup
bangsa.
Lintas Disiplin Bahasa Indonesia: Murid dapat menganalisis teks berita atau cerita
Ilmu pendek yang mengandung konflik atau masalah, kemudian
mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila di dalamnya
Tujuan 1. Murid mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan
Pembelajaran sehari-hari melalui contoh-contoh tindakan nyata.
2. Murid mampu menganalisis makna sila-sila Pancasila sebagai
dasar negara dan ideologi bangsa dengan mengaitkannya pada
contoh kasus sederhana.
3. Murid mampu menganalisis hubungan antar sila dalam Pancasila
secara runtut dan sistematis.
Topik Makna dan Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Ideologi
Pembelajaran Bangsa
Praktik Pedagogis Pendekatan: Pembelajaran Mendalam
Model: Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)
Metode: Diskusi Kelompok, Curah Pendapat, dan Presentasi
Kemitraan Orang Tua: Berkolaborasi dengan orang tua untuk mendorong murid
Pembelajaran menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan sehari-hari di rumah,
(Ops) seperti saat menghargai pendapat anggota keluarga lain atau saling
membantu.
Lingkungan 1. Ruang Fisik: Mengatur ruang kelas secara fleksibel untuk
Pembelajaran memfasilitasi diskusi kelompok dan interaksi tatap muka.
2. Budaya Belajar: Membangun budaya kelas yang mendorong
interaksi aktif, di mana murid merasa aman untuk bertanya,
berkolaborasi, dan merefleksikan pemahaman mereka secara
mandiri maupun dalam kelompok.

Pemanfaatan 1. Slide Visual : Menggunakan slide yang kaya akan gambar


Digital (Ops) 2. Integrasi Video dan animasi : Menayangkan video pendek
tentang Pancasila. Setelah itu, murid diajak berdiskusi tentang
nilai-nilai Pancasila apa yang bisa diterapkan atau yang dilanggar
dalam video.

C. Pengalaman Belajar
Langkah-langkah Pembelajaran
AWAL (15 Menit) 1. Salam dan Pembukaan ( 7 Menit )
 Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan
mengecek kehadiran serta kesiapan belajar murid.
( Prinsip Berkesadaran ) ( DPL 1 )
 Menyanyikan lagu Indonesia Raya. Guru memberikan penguatan
tentang pentingnya menanamkan rasa semangat.
( Prinsip Bermakna, menggembirakan )
 Guru dan murid membuat kesepakatan kelas.( Berkesadaran )
2. Apersepsi Dan Motivasi ( 8 Menit )
 Mengingatkan Murid pada pembelajaran sebelumnya tentang
Pancasila sebagai pandangan hidup Bangsa Indonesia.
( Prinsip Bermakna )
 Guru mengajak murid melakukan "Permainan Tebak Gambar
Pancasila". Guru menampilkan gambar-gambar yang
menggambarkan berbagai nilai.
 Murid diminta menebak dan menyebutkan nilai Pancasila apa
yang terkandung dalam gambar tersebut. Kegiatan ini
membangun koneksi awal dengan topik.
 (Prinsip : Berkesadaran, Menggembirakan)
 Guru menampilkan sebuah video singkat dari YouTube yang
relevan yang menggambarkan penerapan nilai-nilai Pancasila
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
([Link]

 Mulai dengan pertanyaan pemantik , "Menurut kalian, mengapa


Pancasila itu penting bagi bangsa kita? Apa hubungan antara
Pancasila dengan kehidupan kita sehari-hari?" Pertanyaan ini
merangsang pemikiran kritis murid. (Prinsip : Bermakna)
 Guru memberikan umpan balik positif dan apresiasi kepada
murid yang berani menjawab ( Memuliakan )
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu murid
akan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-
hari, menganalisis maknanya, dan menganalisis hubungan antar
sila Pancasila sebagai dasar negara.
 Murid melakukan Ice Breaking ( Tepuk KAIH )
 Memberikan Gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran
yang akan di pelajari dalam kehidupan sehari-hari.
INTI (45 Menit) Memahami
 Orientasi pada Masalah:
o Murid melihat slide PPT yang ditampilkan guru tentang
pemaparan dari penerapan dan pengamalan sila Pancasila.
o Murid diberikan pertanyaan.
o Murid diberi apresiasi bagi yang berani menjawab pertanyaan
guru. ( Memuliakan )
o Guru menampilkan sebuah studi kasus atau skenario nyata
melalui media komik sederhana tentang suatu masalah di
lingkungan sekolah atau masyarakat. (Prinsip: Bermakna)
 Mengorganisasi Murid untuk Belajar:
o Guru membagi murid ke dalam kelompok-kelompok kecil dan
membagikan Lembar Kerja Murid (LKPD). LKPD berisi
serangkaian pertanyaan panduan terkait studi kasus .
(DPL: Penalaran Kritis, Kolaborasi)
Mengaplikasikan
 Membimbing Penyelidikan Kelompok:
o Murid dalam kelompok berdiskusi dan berkolaborasi untuk
memecahkan studi kasus. (DPL : Kolaborasi)
o Murid diminta menganalisis makna sila Pancasila yang relevan,
menganalisis hubungan antar sila untuk menemukan solusi, dan
merumuskan solusi yang adil. (DPL : Penalaran Kritis)
o Guru berkeliling, memfasilitasi diskusi, dan memberikan
bimbingan. (Prinsip : Bermakna, Menggembirakan)
 Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya:
o Setiap kelompok merumuskan solusi dan penerapan nilai-nilai
Pancasila dari kasus tersebut. Murid memilih satu atau dua
perwakilan untuk mempresentasikannya di depan kelas.
( Prinsip berkesadaran, bermakna )
o Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan .
( DPL : Komunikasi ,kewargaan )
Merefleksi
 Menganalisis dan Mengevaluasi:
o Setelah semua kelompok selesai presentasi, guru memimpin
sesi tanya jawab dan refleksi.
o Guru bertanya, "Mengapa penting bagi kita untuk selalu
menerapkan Pancasila dalam menyelesaikan masalah? Apa
tantangan terbesar saat kalian mencari solusi?"
o Guru memberikan umpan balik dan apresiasi. ( Memuliakan )
o Ice Breaking Tepuk semangat ( Menggembirakan )
o Diskusi ini mendorong murid untuk mengevaluasi kembali
pemikiran mereka dan proses pemecahan masalah.
(DPL : Penalaran Kritis, Kewargaan) (Prinsip Berkesadaran,
Bermakna)
PENUTUP  Murid diajak bermain memory Run games utk melatih daya ingat.
(10 Menit)  Guru melakukan penilaian dan tindak lanjut.
 Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan poin-poin kunci
tentang pentingnya menganalisis makna dan menerapkan nilai-
nilai Pancasila sebagai panduan hidup sehari-hari.
(Prinsip: Bermakna)
 Murid Bersama guru melakukan refleksi pembelajaran hari ini.
( Berkesadaran )
Bagaimana perasaanmu pada hari ini dan Apa yg paling penting
dari materi yg kita pelajari hari ini? Di tulis dalam kertas Pos it.
 Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi dan kerja
keras murid sepanjang sesi. (Prinsip : Menggembirakan)
 Murid menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran
pada pertemuan selanjutnya.
 Guru memberikan tugas singkat: menuliskan satu contoh
penerapan sila Pancasila dalam kegiatan di rumah. (
(Prinsip: Berkesadaran)
 Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

D. Asesmen Pembelajaran
Asesmen pada  Jenis Asesmen: Asesmen Diagnostik
Awal  Bentuk Asesmen: Kuis Lisan Terbimbing
Pembelajaran:  Teknik Asesmen: Tanya Jawab

Asesmen pada  Jenis Asesmen: Asesmen Formatif


Proses  Bentuk Asesmen: Observasi, Penilaian Kinerja (presentasi)
Pembelajaran:  Teknik Asesmen: Rubrik Penilaian, Lembar Observasi, dan
Umpan Balik
Asesmen pada  Jenis Asesmen: Asesmen Sumatif
Akhir  Bentuk Asesmen: Soal Pilihan ganda dan Uraian
Pembelajaran:  Teknik Asesmen: Rubrik Penilaian

BPJ, 13 Agustus 2025


Kepala Sekolah Guru Kls Va

KASWADI, [Link] ELIDA MANIK,[Link]


NIP.197007011992031004 NIP.198006302014062005
Lampiran
Asesmen Awal Pembelajaran ( Asesmen Diagnostik )
Asesmen awal ini dirancang untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman dasar murid
tentang Pancasila sebelum memulai pembelajaran.

Soal Asesmen Awal (Lisan)


1. "Sebutkan contoh kegiatan di rumah yang menunjukkan nilai Pancasila! Contohnya,
bagaimana kamu menghargai orang tua saat mereka berbicara?"
o Jawaban yang diharapkan: Murid dapat memberikan contoh sederhana
seperti: mendengarkan nasihat orang tua, membantu ibu di dapur, atau saling
berbagi makanan dengan saudara.
2. "Jika ada temanmu yang berbeda agama, apa yang harus kamu lakukan agar tidak
menyakiti perasaannya?"
o Jawaban yang diharapkan: Murid dapat menjawab dengan menunjukkan
sikap toleransi, seperti: menghormati saat ia beribadah, tidak mengganggunya,
atau tetap bermain bersama.
3. "Bayangkan ada dua temanmu yang bertengkar. Menurutmu, sila Pancasila yang
mana yang bisa membantu mereka berdamai?"
o Jawaban yang diharapkan: Murid dapat menyebutkan Sila Ketiga
(Persatuan Indonesia) atau Sila Keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh
Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan).
4. "Apa yang kamu ketahui tentang Pancasila sebagai dasar negara kita?"
o Jawaban yang diharapkan: Murid dapat menjelaskan secara sederhana
bahwa Pancasila adalah aturan atau pedoman yang digunakan oleh pemerintah
untuk mengatur negara kita.
5. "Menurutmu, apakah sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa) berhubungan dengan
sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia)? Mengapa?"
o Jawaban yang diharapkan: Murid dapat memberikan jawaban yang
menunjukkan pemahaman awal tentang hubungan antar sila, misalnya: "Ya,
karena keadilan itu harus didasari oleh keyakinan pada Tuhan" atau "Orang
yang adil adalah orang yang taat kepada Tuhannya."

Asesmen pada Proses dan Akhir Pembelajaran (Formatif Dan Sumatif )


Asesmen ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memantau pemahaman murid,
memberikan umpan balik, dan mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran.

Rubrik Penilaian Asesmen Proses dan Akhir


Aspek Sikap: Dimensi Profil Lulusan
 Tujuan yang Dinilai: Menilai sikap murid selama proses diskusi dan kolaborasi
berdasarkan Dimensi Profil Lulusan.
 Bentuk Asesmen: Observasi melalui Lembar Observasi Perilaku dan Diskusi
Kelompok.

Dimensi Skor 4 Skor 1


Skor 3 Skor 2
Profil Indikator (Sangat (Perlu
(Baik) (Cukup)
Lulusan Baik) Bimbingan)

Keimanan Menghargai Selalu Sering Kadang- Belum


dan pendapat menunjukkan menunjukka kadang menunjukka
Dimensi Skor 4 Skor 1
Skor 3 Skor 2
Profil Indikator (Sangat (Perlu
(Baik) (Cukup)
Lulusan Baik) Bimbingan)

Ketakwaa teman secara sikap n sikap menunjukka n sikap


n kepada sopan, tidak menghargai menghargai n sikap menghargai
Tuhan memaksakan dan toleransi dan toleransi menghargai dan toleransi.
YME kehendak, saat saat dan toleransi.
dan berinteraksi berinteraksi
menghormati dengan dengan
keyakinan teman. teman.
yang
berbeda.

Kewargaa Berperilaku Selalu berani Sering berani Kadang- Belum


n sopan dalam mengutarakan mengutaraka kadang berani
diskusi, pendapat, n pendapat, berani mengutaraka
menghargai bersikap bersikap mengutaraka n pendapat
pendapat, jujur, dan jujur, dan n pendapat dan
dan bersikap menerima menerima dan bersikap cenderung
jujur. kritik dengan kritik. jujur. pasif.
baik.

Penalaran Mampu Selalu Sering Kadang- Belum


Kritis mengajukan mengajukan mengajukan kadang mampu
pertanyaan, pertanyaan pertanyaan, mengajukan mengajukan
menganalisi yang menganalisi pertanyaan pertanyaan
s masalah, mendalam, s kasus, dan atau atau
dan menganalisis memberikan memberikan memberikan
memberikan kasus dengan alasan yang alasan, tetapi alasan yang
alasan logis. baik, dan cukup logis. kurang logis.
memberikan sistematis.
alasan yang
kuat.

Kolaboras Berkolaboras Selalu Sering Kadang- Belum


i i aktif dalam berperan berperan kadang menunjukka
kelompok, aktif, aktif dan berpartisipasi n partisipasi
saling memotivasi berkontribusi , tetapi perlu atau
membantu, teman, dan dalam tugas dorongan kontribusi
dan berbagi membantu kelompok. dari guru dalam
tugas. menyelesaika atau teman. kelompok.
n tugas
kelompok.

Nilai Akhir : Jumlah skor yang diperoleh x100


16
Aspek Pengetahuan dan Keterampilan
 Tujuan yang Dinilai: Mengukur pemahaman murid dalam menganalisis makna dan
hubungan sila, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila.
 Bentuk Asesmen: Penilaian LKPD dan Presentasi Kelompok.

Skor 4 Skor 1
Kriteria Skor 2
Indikator (Sangat Skor 3 (Baik) (Perlu
Penilaian (Cukup)
Baik) Bimbingan)

Analisis Menganalisi Mampu Mampu Mampu Belum


Makna s makna sila- menganalisis menganalisis mengidentifika mampu
Sila sila kasus dengan kasus dan si sila yang mengaitkan
Pancasila sangat baik mengaitkanny relevan, tetapi kasus dengan
dari studi dan a dengan penjelasan makna sila
kasus yang mengaitkanny makna sila maknanya Pancasila.
diberikan. a dengan yang relevan. kurang
makna sila mendalam.
yang paling
relevan secara
tepat.

Penerapa Memberikan Mampu Mampu Mampu Belum


n Nilai solusi atau memberikan memberikan memberikan mampu
contoh solusi yang solusi yang solusi, tetapi memberikan
penerapan sangat kreatif relevan dan kurang konkret solusi yang
nilai-nilai dan sesuai dengan atau kurang mencerminka
Pancasila menunjukkan penerapan sesuai dengan n nilai-nilai
yang konkret pemahaman nilai nilai Pancasila. Pancasila.
dan sesuai. mendalam Pancasila.
tentang
penerapan
nilai Pancasila
dalam
kehidupan
nyata.

Hubunga Menganalisi Mampu Mampu Mampu Belum


n Antar s hubungan menganalisis menganalisis mengidentifika mampu
Sila antar sila hubungan hubungan si adanya menjelaskan
Pancasila antar sila antar sila hubungan antar hubungan
secara runtut dengan sangat dengan cukup sila, tetapi antar sila
dan jelas, runtut, jelas dan penjelasannya Pancasila.
sistematis. dan didukung logis. kurang runtut.
argumen yang
kuat.

Nilai Akhir : Jumlah skor yang diperoleh x100


12

Anda mungkin juga menyukai