Hubungan ASI Eksklusif dan Pneumonia Balita
Hubungan ASI Eksklusif dan Pneumonia Balita
Abstrak
Indonesia masuk dalam 10 besar negara dengan kematian tertinggi akibat pneumonia. Kebaruan
penelitian ini karena meneliti tentang hubungan riwayat pemberian ASI ekslusif, BBLR (Berat Badan
Lahir Rendah), dan kondisi fisik rumah dengan angka kejadian Pneumonia pada balita. Penelitian ini
dilakukan untuk menganalisis hubungan ASI eksklusif, BBLR, dan kondisi fisik rumah dengan angka
kejadian pneumonia pada balita. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross
sectional, penelitian ini sudah disetujui dan lolos uji etik. Teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kediri dengan sampel penelitian
sebanyak 62 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square dan regresi linier berganda.
Batas nilai signifikansi adalah P-value <0,05. Hasil penelitian ini Berdasarkan hasil uji statistik yang
dilakukan, terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif, BBLR,
dan kondisi fisik rumah dengan angka kejadian pneumonia pada balita. Koefisien korelasi yang positif (+)
berarti terdapat hubungan yang sangat kuat dan searah antara variabel bebas dan terikat, serta koefisien
korelasi bernilai negatif (-), yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara riwayat pemberian ASI
eksklusif, Berat Badan Lahir Rendah, dan kondisi fisik rumah dengan kejadian pneumonia pada balita.
Kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif,
riwayat BBLR, dan kondisi fisik rumah dengan pneumonia pada balita
Kata Kunci: Balita; BBLR; Kondisi fisik rumah; Pneumonia; Riwayat pemberian ASI eksklusif.
Abstract
Indonesia is included in the top 10 countries with the highest number of deaths due to pneumonia. The
novelty of this study is that it examines the relationship between a history of exclusive breastfeeding, LBW (low
birth weight), and the house's physical condition with the incidence of pneumonia in toddlers. The study
analyzed the relationship between exclusive breastfeeding, LBW, and the house's physical condition with the
incidence of pneumonia in toddlers. Observational analytic, quantitative research with a cross-sectional
research design has been approved and passed the ethical test. The sampling technique used purposive
sampling. The study will be conducted in the Kediri Health Center's working area with a sample of 62
respondents. The data obtained were analyzed by Chi-Square test and multiple linear regression. The
significance value limit is P-value <0.05. The results of this study Based on the statistical tests conducted, there
is a significant relationship between the history of exclusive breastfeeding, LBW, and the house's physical
condition with the incidence of pneumonia in toddlers. A positive correlation coefficient (+) means that there is
a solid and unidirectional relationship between the independent and dependent variables, and a negative
correlation coefficient (-), means that there is a strong relationship between the history of exclusive
breastfeeding, low birth weight, and physical condition house with the incidence of pneumonia in infants. The
conclusion is that there is a significant relationship between the history of exclusive breastfeeding, a history of
LBW, and the physical condition of the house with pneumonia in toddlers
Keywords: History of exclusive breastfeeding; LBW; Physical condition of the house; Pneumonia; Toddlers.
746
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)
747
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)
Republik Indonesia di Indonesia (8). Kualitas observasional dengan desain cross sectional
udara yang baik dalam rumah merupakan faktor yang dilakukan selama bulan Oktober tahun
predisposisi terjadinya penyakit pneumonia, 2022 di wilayah kerja Puskesmas Kediri.
sehingga pemerintah mengatur nilai baku mutu Sampel penelitian melibatkan 62 orang balita
ruangan yang tercantum dalam Peraturan yang menderita pneumonia dan memiliki
Menteri Kesehatan Republik Indonesia riwayat diberikan ASI eksklusif, riwayat BBLR,
(PERMENKES RI) No.1077 Tahun 2011, yang dan kondisi fisik rumah. Penelitian ini sudah
didasarkan pada parameter kimia, fisik, dan lolos uji etik dengan No. 74/EC-04/FK-
biologi. Parameter fisik yang dimaksud yaitu 06/UNIZAR/IX/2022. Kriteria inklusi balita
suhu, pencahayaan, kelembaban, dan ventilasi yang akan disertakan pada penelitian ini adalah:
(9). (1) Seluruh Balita dengan pneumonia dan bukan
Dari penelitian (10) terdapat hubungan pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Kediri;
kondisi fisik rumah dengan pneumonia (2) Balita dengan usia 5 bulan hingga 2 tahun;
diperoleh nilai P-value <0,05. Namun berbeda (3) Rekam medis lengkap (Memuat identitas
dengan penelitian yang dilakukan oleh (11) pasien, pemeriksaan, dan diagnosis); dan (4)
yang menyatakan nilai P-value yang diperoleh Buku KIA. Sedangkan kriteria balita yang akan
yaitu 0,923. Penelitian Via tahun 2015, dieksklusikan dari penelitian ini adalah: (1)
diketahui bahwa terdapat hubungan pemberian Balita dengan penyakit lain seperti TBC, Covid-
ASI eksklusif dengan pneumonia pada 19, dan pertusis; (2) Balita dengan penyakit
balita.(13), mengatakan bahwa tidak ada bawaan atau kongenital; dan (3) Rekam medis
hubungan pemberian ASI eksklusif dengan tidak lengkap. Sampel dipilih dari populasi
pneumonia. Menurut penelitian dari (14), menggunakan teknik purposive sampling.
menyatakan terdapat hubungan BBLR dengan Variabel independen pada penelitian ini
kejadian pneumonia. Menurut penelitian dari adalah riwayat pemberian ASI eksklusif,
(15), bahwa tidak terdapat hubungan BBLR riwayat BBLR, dan kondisi fisik rumah.
dengan pneumonia. Sedangkan variabel dependen pada penelitian
Berdasarkan uraian yang sudah ini adalah pneumonia. Data riwayat pemberian
dipaparkan di atas, maka peneliti merasa ASI eksklusif dan riwayat BBLR diperoleh
tertarik untuk melakukan penelitian mengenai dengan cara pencatatan langsung dari buku
Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif, KIA, data kondisi fisik rumah diketahui melalui
BBLR, dan Kondisi Fisik Rumah Dengan pengamatan langsung dan pengisian kuesioner,
Angka Kejadian Pneumonia di Wilayah Kerja serta data pneumonia diperoleh dari rekam
Puskesmas Kediri Kabupaten Lombok Barat medis. Data yang diperoleh akan dianalisis
Tahun 2022. secara univariat, bivariat menggunakan metode
2. METODE Chi-square, dan secara multivariat
Penelitian ini merupakan analitik menggunakan metode regresi logistik.
748
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)
749
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)
dengan didapatkan nilai P-value <0,05. Pada untuk variabel kondisi fisik rumah. Setiap
analisis yang dilakukan diperoleh nilai Standard variabel memiliki nilai P-value <0,05, yang
Error (SE) untuk riwayat pemberian ASI menandakan bahwa terdapat hubungan riwayat
eksklusif yaitu sebesar 0,103, untuk riwayat pemberian ASI non eksklusif, BBLR, dan
BBLR yaitu 0,113, dan kondisi fisik rumah kondisi fisik rumah dengan angka kejadian
0,111. pneumonia pada balita. Penelitian yang
Pada penelitian ini diperoleh nilai dilakukan oleh (24) dalam penelitiannya yang
koefisien korelasi riwayat ASI eksklusif yaitu - berjudul Analisis Faktor Risiko yang
0,427, sedangkan untuk riwayat BBLR yaitu Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada
0,452, dan kondisi fisik rumah yaitu -0,452. Anak Balita, sejalan dengan penelitian ini.
Nilai koefisien korelasi dapat menunjukan Pernyataan yang sama juga dipaparkan oleh
kekuatan hubungan antar variabel. Penelitian ini Qori (2019) dalam penelitiannya, namun selain
sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh faktor ASI eksklusif, BBLR, dan kondisi fisik
(23), yang menyatakan bahwa keadaan fisik rumah terdapat faktor lain yang dapat
rumah dan ASI non eksklusif memiliki menyebabkan terjadinya pneumonia. Faktor-
hubungan korelasi yang kuat dengan kejadian faktor tersebut antara lain usia, status gizi,
pneumonia pada balita. pemberian vitamin A, imunisasi campak,
Pada penelitian ini dilakukan uji korelasi, imunisasi Difteri, Pertusis, dan Tetanus (DPT),
dari ketiga variabel diperoleh nilai P-value dari pengetahuan ibu, penghasilan orang tua,
masing-masing variabel yaitu 0,006 untuk kepadatan rumah, ventilasi udara rumah,
variabel ASI eksklusif dan BBLR, serta 0,003 riwayat merokok orang tua, dan pendidikan ibu.
750
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)
Tabel 3. Analisis Hubungan Riwayat ASI Eksklusif, BBLR, dan Kondisi Fisik Rumah dengan
Pneumonia Pada Balita
Variabel ρ-value
Riwayat pemberian ASI eksklusif 0,001
Riwayat BBLR 0,000
Kondisi fisik rumah 0,000
Tabel 4. Model Awal Regresi Linier Analisis Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif,
BBLR, dan Kondisi Fisik Rumah Dengan Angka Kejadian Pneumonia Pada Balita
Variabel B SE rs ρ-value
Riwayat ASI Eksklusif 0,291 0,103 -0,427 0,006
Riwayat BBLR 0,320 0,113 0,452 0,006
Kondisi Fisik Rumah 0,349 0,111 -0,452 0,003
751
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)
752
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)
pada Balita Rawat Inap RSUD Al-Ihsan Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas
Bandung Periode Bulan Maret-April Wawonasa Kota Manado. Kesmas.
Tahun 2015. Pros Pendidik Dr [Internet]. 2019;8(4):96–103.
2019;1(2):943–7. Available from: 21. Trisiyah CD. Hubungan Kondisi
[Link] Lingkungan Rumah Dengan Kejadian
p/dokter/article/view/1507 Pneumonia Pada Balita Di Wilayah
17. Wardani NLPD, Rismawan M, Kerja Puskesmas Taman Kabupaten
Darmayanti PAR. Hubungan Pemberian Sidoarjo. Indones J Public Heal
Asi Eksklusif Dan Perilaku Merokok [Internet]. 2019 Feb 11;13(1):122.
Keluarga Dengan Kejadian Pneumonia Available from: [Link]
Balita. J Mutiara Kesehat Masy [Link]/IJPH/article/view/662
[Internet]. 2022 Jul 18;7(1):13–9. 9
Available from: [Link] 22. Junaidi, Kahar I, Rohana T, Priajaya S,
[Link]/[Link]/JMKM/article/vi Vierto. Faktor-faktor yang Behubungan
ew/2980 dengan Kejadian Pneumonia pada Anak
18. Linda L. Hubungan Pemberian ASI Usia 12-59 Bulan di Wilayah Kerja
Eksklusif Dan Bayi Berat Lahir Rendah Puskesmas Padang Rubek Kabupaten
(BBLR) Dengan Kejadian Pneumonia Nagan Raya Tahun 2021. J Healthc
Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Technol Med [Internet]. 2021;7(3):11.
Kamonji. J Bidan Cerdas [Internet]. Available from:
2018 Nov 26;1(1):27. Available from: https:[Link]
[Link] 1800-3033-1-SM (1).pdf
p/JBC/article/view/86 23. Linda L. Hubungan Pemberian ASI
19. Sari AM, Simbolon D, Wahyu T. Eksklusif dan Bayi Berat Lahir Rendah
Hubungan Cakupan Imunisasi Dasar (BBLR) dengan Kejadian Pneumonia
Dan ASI Eksklusif Dengan Status Gizi Pada Balita Umur 12-59 Bulan di
Balita Di Indonesia (Analisis Data Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji.
Riskesdas 2018). J Nutr Coll [Internet]. Husada Mahakam J Kesehat [Internet].
2021 Dec 9;10(4):335–42. Available 2018 Jan 9;4(5):277. Available from:
from: [Link]
[Link] [Link]/ojs/[Link]/Home/article/
nc/article/view/31699 view/101
20. Suharno I, Akili RH, Boky HB, 24. Susi. Analisis Faktor Risiko Yang
Kesehatan F, Universitas M, Alami P. Berhubungan Dengan Kejadian
Hubungan Kondisi Fisik Lingkungan Pneumonia Pada Anak Balita. In: Thesis.
Rumah Dengan Kejadian Ispa Pada 2017. p. 14–152.
753
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)
754