0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan9 halaman

Hubungan ASI Eksklusif dan Pneumonia Balita

Diunggah oleh

Rika Nuraini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan9 halaman

Hubungan ASI Eksklusif dan Pneumonia Balita

Diunggah oleh

Rika Nuraini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCE AND RESEARCH

P-ISSN (2623-0674), E-ISSN (2655-643X)


[Link]

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSLUSIF, BERAT BADAN


LAHIR RENDAH, DAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN ANGKA
KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA
THE RELATIONSHIP BETWEEN HISTORY OF EXCLUSIVE
BREASTFEEDING, LOW BIRTH WEIGHT, AND PHYSICAL CONDITION
OF THE HOUSE WITH THE INCIDENCE OF PNEUMONIA IN
TODDLERS
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Al-Azhar, Indonesia
email: miraerliandani57@[Link]

Abstrak
Indonesia masuk dalam 10 besar negara dengan kematian tertinggi akibat pneumonia. Kebaruan
penelitian ini karena meneliti tentang hubungan riwayat pemberian ASI ekslusif, BBLR (Berat Badan
Lahir Rendah), dan kondisi fisik rumah dengan angka kejadian Pneumonia pada balita. Penelitian ini
dilakukan untuk menganalisis hubungan ASI eksklusif, BBLR, dan kondisi fisik rumah dengan angka
kejadian pneumonia pada balita. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross
sectional, penelitian ini sudah disetujui dan lolos uji etik. Teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kediri dengan sampel penelitian
sebanyak 62 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square dan regresi linier berganda.
Batas nilai signifikansi adalah P-value <0,05. Hasil penelitian ini Berdasarkan hasil uji statistik yang
dilakukan, terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif, BBLR,
dan kondisi fisik rumah dengan angka kejadian pneumonia pada balita. Koefisien korelasi yang positif (+)
berarti terdapat hubungan yang sangat kuat dan searah antara variabel bebas dan terikat, serta koefisien
korelasi bernilai negatif (-), yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara riwayat pemberian ASI
eksklusif, Berat Badan Lahir Rendah, dan kondisi fisik rumah dengan kejadian pneumonia pada balita.
Kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif,
riwayat BBLR, dan kondisi fisik rumah dengan pneumonia pada balita
Kata Kunci: Balita; BBLR; Kondisi fisik rumah; Pneumonia; Riwayat pemberian ASI eksklusif.

Abstract
Indonesia is included in the top 10 countries with the highest number of deaths due to pneumonia. The
novelty of this study is that it examines the relationship between a history of exclusive breastfeeding, LBW (low
birth weight), and the house's physical condition with the incidence of pneumonia in toddlers. The study
analyzed the relationship between exclusive breastfeeding, LBW, and the house's physical condition with the
incidence of pneumonia in toddlers. Observational analytic, quantitative research with a cross-sectional
research design has been approved and passed the ethical test. The sampling technique used purposive
sampling. The study will be conducted in the Kediri Health Center's working area with a sample of 62
respondents. The data obtained were analyzed by Chi-Square test and multiple linear regression. The
significance value limit is P-value <0.05. The results of this study Based on the statistical tests conducted, there
is a significant relationship between the history of exclusive breastfeeding, LBW, and the house's physical
condition with the incidence of pneumonia in toddlers. A positive correlation coefficient (+) means that there is
a solid and unidirectional relationship between the independent and dependent variables, and a negative
correlation coefficient (-), means that there is a strong relationship between the history of exclusive
breastfeeding, low birth weight, and physical condition house with the incidence of pneumonia in infants. The
conclusion is that there is a significant relationship between the history of exclusive breastfeeding, a history of
LBW, and the physical condition of the house with pneumonia in toddlers
Keywords: History of exclusive breastfeeding; LBW; Physical condition of the house; Pneumonia; Toddlers.

746
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)

Received: March 13th, 2023; 1st Revised April 14th, 2023;


Accepted for Publication : April 30th, 2023

© 2023 Mira Erliandani, Risky Irawan Putra Priono, Siti Ruqayyah,


Ananta Fittonia Benvenuto
Under the license CC BY-SA 4.0

1. PENDAHULUAN bayi saat lahir kurang dari 2.500 gram. Hasil


World Health Organization (WHO) riset Low Birth Weight Estimates yang
menyatakan bahwa, pneumonia menjadi dilaporkan oleh UNICEF pada tahun 2019
penyebab kematian 1,4 juta anak dibawah usia menyatakan, 1 dari 7 bayi baru lahir mengalami
lima tahun (1). Berdasarkan data dari United BBLR. Berdasarkan hasil pengamatan yang
Nations Children’s Fund (2), terdapat >1.400 dilakukan oleh (6), Asia menyumbang hampir
kasus pneumonia per 100.000 anak. setengah dari total BBLR yang terjadi di dunia
Menurut (2), Indonesia masuk dalam 10 yaitu sekitar 12,8 juta pada tahun 2015. Hasil
besar negara dengan kematian tertinggi akibat penelitian yang dilakukan oleh Riskesdas
pneumonia. Persentase kematian anak di tahun (2021) menunjukan kasus BBLR di Indonesia
2018 sekitar 16% disebabkan oleh pneumonia. sebanyak 10,2% (7). Sedangkan menurut data
Kejadian pneumonia pada balita di Indonesia yang dipaparkan oleh Dinkes NTB tahun 2021,
terbanyak di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan kasus BBLR ditahun 2021 sebanyak 2.361 bayi
Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan (4).
persentase masing-masing sebanyak 6,38%, Selain BBLR, faktor risiko yang dapat
kemudian di Kepulauan Bangka Belitung menyebabkan terjadinya pneumonia
sebanyak 6,05%, Kalimantan Selatan sebanyak diantaranya yaitu Air Susu Ibu (ASI) non-
5,53%, dan Riau 2,67%, (3). eksklusif. Di negara berkembang hanya 39%
Pada tahun 2021, kasus pneumonia pada orang tua yang memberikan ASI eksklusif pada
balita tertinggi di Kabupaten Lombok Timur bayi mereka. Menurut data dari Dinkes NTB
dan di urutan kedua yaitu Kabupaten Lombok tahun 2021 mengenai pemberian ASI eksklusif
Barat dengan jumlah kasus berturut turut yaitu pada bayi di tahun 2020 sampai 2021
3.010 kasus (38,8%) dan 1.063 kasus atau mengalami penurunan yang cukup signifikan,
(22,8%) (4). Berdasarkan data dari (5), di pada tahun 2020 persentasenya yaitu 68,3%,
wilayah kerja puskesmas Daerah Lombok Barat sedangkan pada tahun 2021 persentasenya yaitu
diketahui bahwa jumlah pasien dengan 29,52% (4).
pneumonia pada tahun 2021 paling banyak Pneumonia pada balita yang disebabkan
terjadi di wilayah kerja Puskesmas Kediri. oleh faktor kepadatan penduduk serta
Salah satu faktor penyebab pneumonia adalah kurangnya ventilasi rumah, menjadi penyebab
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). kematian paling banyak dengan persentase
Bayi dikatakan BBLR ketika berat badan 15,5% menurut Departemen Kesehatan

747
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)

Republik Indonesia di Indonesia (8). Kualitas observasional dengan desain cross sectional
udara yang baik dalam rumah merupakan faktor yang dilakukan selama bulan Oktober tahun
predisposisi terjadinya penyakit pneumonia, 2022 di wilayah kerja Puskesmas Kediri.
sehingga pemerintah mengatur nilai baku mutu Sampel penelitian melibatkan 62 orang balita
ruangan yang tercantum dalam Peraturan yang menderita pneumonia dan memiliki
Menteri Kesehatan Republik Indonesia riwayat diberikan ASI eksklusif, riwayat BBLR,
(PERMENKES RI) No.1077 Tahun 2011, yang dan kondisi fisik rumah. Penelitian ini sudah
didasarkan pada parameter kimia, fisik, dan lolos uji etik dengan No. 74/EC-04/FK-
biologi. Parameter fisik yang dimaksud yaitu 06/UNIZAR/IX/2022. Kriteria inklusi balita
suhu, pencahayaan, kelembaban, dan ventilasi yang akan disertakan pada penelitian ini adalah:
(9). (1) Seluruh Balita dengan pneumonia dan bukan
Dari penelitian (10) terdapat hubungan pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Kediri;
kondisi fisik rumah dengan pneumonia (2) Balita dengan usia 5 bulan hingga 2 tahun;
diperoleh nilai P-value <0,05. Namun berbeda (3) Rekam medis lengkap (Memuat identitas
dengan penelitian yang dilakukan oleh (11) pasien, pemeriksaan, dan diagnosis); dan (4)
yang menyatakan nilai P-value yang diperoleh Buku KIA. Sedangkan kriteria balita yang akan
yaitu 0,923. Penelitian Via tahun 2015, dieksklusikan dari penelitian ini adalah: (1)
diketahui bahwa terdapat hubungan pemberian Balita dengan penyakit lain seperti TBC, Covid-
ASI eksklusif dengan pneumonia pada 19, dan pertusis; (2) Balita dengan penyakit
balita.(13), mengatakan bahwa tidak ada bawaan atau kongenital; dan (3) Rekam medis
hubungan pemberian ASI eksklusif dengan tidak lengkap. Sampel dipilih dari populasi
pneumonia. Menurut penelitian dari (14), menggunakan teknik purposive sampling.
menyatakan terdapat hubungan BBLR dengan Variabel independen pada penelitian ini
kejadian pneumonia. Menurut penelitian dari adalah riwayat pemberian ASI eksklusif,
(15), bahwa tidak terdapat hubungan BBLR riwayat BBLR, dan kondisi fisik rumah.
dengan pneumonia. Sedangkan variabel dependen pada penelitian
Berdasarkan uraian yang sudah ini adalah pneumonia. Data riwayat pemberian
dipaparkan di atas, maka peneliti merasa ASI eksklusif dan riwayat BBLR diperoleh
tertarik untuk melakukan penelitian mengenai dengan cara pencatatan langsung dari buku
Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif, KIA, data kondisi fisik rumah diketahui melalui
BBLR, dan Kondisi Fisik Rumah Dengan pengamatan langsung dan pengisian kuesioner,
Angka Kejadian Pneumonia di Wilayah Kerja serta data pneumonia diperoleh dari rekam
Puskesmas Kediri Kabupaten Lombok Barat medis. Data yang diperoleh akan dianalisis
Tahun 2022. secara univariat, bivariat menggunakan metode
2. METODE Chi-square, dan secara multivariat
Penelitian ini merupakan analitik menggunakan metode regresi logistik.

748
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)

3. HASIL DAN PEMBAHASAN bisa langsung terjadi pada neonatus seperti


Berdasarkan hasil penelitian ini, hipotermi, hipoglikemi, gangguan cairan dan
pemberian ASI eksklusif dan non eksklusif pada elektrolit, hiperbilirubinemia, sindrom gawat
balita memiliki persentase yang sama (50,0%). nafas, pneumonia, paten duktus arteriosus,
Pemberian ASI non eksklusif pada balita dapat perdarahan intravertikuler, apneu, dan anemia
dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor (14).
ibu, lingkungan, kepercayaan, dan sosial Berdasarkan hasil uji Chi square
budaya. Menurut (16), terdapat beberapa faktor hubungan kondisi fisik rumah dengan angka
yang dapat menyebabkan balita tidak diberikan kejadian pneumonia pada balita, menunjukan
ASI eksklusif yaitu kesibukan ibu di luar hubungan yang bermakna (P-value <0,05)
rumah, produksi ASI ibu yang tidak adekuat, dengan prevalence ratio 0,11 yang artinya
dan kurangnya pengetahuan ibu tentang balita yang tinggal di hunian yang tidak
manfaat pemberian ASI eksklusif. memenuhi syarat rumah sehat memiliki risiko
Pada penelitian ini didapatkan nilai P- terinfeksi pneumonia 0,11 kali lebih besar
value <0,05 yang memiliki arti bahwa terdapat dibandingkan dengan balita yang tinggal di
hubungan pemberian ASI eksklusif dengan rumah dengan kondisi rumah yang memenuhi
angka kejadian pneumonia pada balita, sesuai syarat rumah sehat. Hasil ini sesuai dengan
dengan penelitian yang dilakukan oleh (17) penelitian yang dilakukan oleh (20) yang
dengan nilai P-value 0,001. Hasil penelitian ini menyatakan terdapat hubungan antara kondisi
sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh fisik rumah dengan kejadian pneumonia pada
Wiliams (2014) bahwa kandungan kolostrum balita, dengan nilai P-value = 0,011. Penelitian
yang dimiliki ASI dipercaya memberikan yang dilakukan oleh (21) bahwa hunian yang
proteksi terhadap saluran nafas terutama dari tidak memenuhi syarat rumah sehat yang dinilai
pneumonia (18). ASI eksklusif berperan penting dari berbagai aspek termasuk didalamnya
dalam menurunkan angka kesakitan perilaku dari penghuni akan meningkatkan
(morbiditas) bahkan kematian (mortalitas) pada risiko terjadinya pneumonia pada balita.
bayi (19). Penelitian ini menggunakan analisis
Pada penelitian ini, terdapat hubungan pemodelan multivariat, dan diperoleh hasil
riwayat BBLR dengan angka kejadian analisis dengan nilai B atau koefisien regresi
pneumonia pada balita dengan nilai P-value riwayat pemberian ASI eksklusif sebesar 0,291,
0,000 (P-value <0,05). Sejalan dengan kemudian nilai koefisien regresi riwayat BBLR
penelitian yang mengatakan bahwa balita dan kondisi fisik rumah secara berturut-turut
dengan BBLR lebih berisiko mengalami yaitu 0,320 dan 0,349. Hasil penelitian ini
pneumonia daripada balita yang memiliki berat sesuai dengan penelitian (22) yang berjudul
badan normal. Bayi dengan berat badan lahir Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan
rendah dapat mengakibatkan komplikasi yang Kejadian Pneumonia Pada Balita, ditunjukan

749
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)

dengan didapatkan nilai P-value <0,05. Pada untuk variabel kondisi fisik rumah. Setiap
analisis yang dilakukan diperoleh nilai Standard variabel memiliki nilai P-value <0,05, yang
Error (SE) untuk riwayat pemberian ASI menandakan bahwa terdapat hubungan riwayat
eksklusif yaitu sebesar 0,103, untuk riwayat pemberian ASI non eksklusif, BBLR, dan
BBLR yaitu 0,113, dan kondisi fisik rumah kondisi fisik rumah dengan angka kejadian
0,111. pneumonia pada balita. Penelitian yang
Pada penelitian ini diperoleh nilai dilakukan oleh (24) dalam penelitiannya yang
koefisien korelasi riwayat ASI eksklusif yaitu - berjudul Analisis Faktor Risiko yang
0,427, sedangkan untuk riwayat BBLR yaitu Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada
0,452, dan kondisi fisik rumah yaitu -0,452. Anak Balita, sejalan dengan penelitian ini.
Nilai koefisien korelasi dapat menunjukan Pernyataan yang sama juga dipaparkan oleh
kekuatan hubungan antar variabel. Penelitian ini Qori (2019) dalam penelitiannya, namun selain
sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh faktor ASI eksklusif, BBLR, dan kondisi fisik
(23), yang menyatakan bahwa keadaan fisik rumah terdapat faktor lain yang dapat
rumah dan ASI non eksklusif memiliki menyebabkan terjadinya pneumonia. Faktor-
hubungan korelasi yang kuat dengan kejadian faktor tersebut antara lain usia, status gizi,
pneumonia pada balita. pemberian vitamin A, imunisasi campak,
Pada penelitian ini dilakukan uji korelasi, imunisasi Difteri, Pertusis, dan Tetanus (DPT),
dari ketiga variabel diperoleh nilai P-value dari pengetahuan ibu, penghasilan orang tua,
masing-masing variabel yaitu 0,006 untuk kepadatan rumah, ventilasi udara rumah,
variabel ASI eksklusif dan BBLR, serta 0,003 riwayat merokok orang tua, dan pendidikan ibu.

Tabel 1. Karakteristik Subjek Penelitian


Karakteristik Jumlah Persentase (%)
Usia
5-11 Bulan 18 29,0
1-2 Tahun 44 71,0
Jenis Kelamin
Laki-Laki 32 51,6
Perempuan 30 48,4
Pneumonia
Ya 37 59,7
Tidak 25 40,3
Riwayat ASI Eksklusif
Ya 31 50,0
Tidak 31 50,0
Riwayat BBLR
Ya 43 69,4
Tidak 19 30,6
Kondisi Fisik Rumah
Rumah Sehat 19 30,6
Bukan Rumah Sehat 43 69,4

750
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)

Tabel 2. Analisis Bivariat


Pneumonia Total p PR
Ya Tidak
Ya N 12 19 31
ASI % 32,4 76,0 50,0
Eksklusif Tidak N 25 6 31 0,001 0,15
% 67,6 24,0 50,0
Ya N 32 11 43
BBLR % 86,5 44,0 69,4
Tidak N 5 14 19 0,000 8,20
% 13,5 56,0 30,6
Rumah Sehat N 5 14 19
Kondisi % 13,5 56,0 30,6
Fisik Bukan N 32 11 43 0,000 0,11
Rumah Rumah Sehat % 86,5 44,0 69,4

Tabel 3. Analisis Hubungan Riwayat ASI Eksklusif, BBLR, dan Kondisi Fisik Rumah dengan
Pneumonia Pada Balita
Variabel ρ-value
Riwayat pemberian ASI eksklusif 0,001
Riwayat BBLR 0,000
Kondisi fisik rumah 0,000

Tabel 4. Model Awal Regresi Linier Analisis Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif,
BBLR, dan Kondisi Fisik Rumah Dengan Angka Kejadian Pneumonia Pada Balita
Variabel B SE rs ρ-value
Riwayat ASI Eksklusif 0,291 0,103 -0,427 0,006
Riwayat BBLR 0,320 0,113 0,452 0,006
Kondisi Fisik Rumah 0,349 0,111 -0,452 0,003

Tabel 4. Tabel Uji Interaksi


No Variabel ρ-value
1. Riwayat pemberian ASI eksklusif * Pneumonia 0,006
2. Riwayat BBLR * Pneumonia 0,006
3. Kondisi Fisik Rumah * Pneumonia 0,003

4. KESIMPULAN penghargaan kepada seluruh pihak yang telah


Terdapat hubungan yang signifikan membantu penyelesaian penelitian ini.
antara riwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat DAFTAR PUSTAKA
BBLR, dan kondisi fisik rumah dengan 1. Hariadi A, Murnita IA. Karakteristik
pneumonia pada balita di wilayah kerja Penderita Pneumonia Anak di Beberapa
Puskesmas Kediri Kabupaten Lombok Barat Rumah Sakit di Indonesia Periode Tahun
tahun 2022. 2012 Sampai Dengan Tahun 2019. J Ilm
UCAPAN TERIMA KASIH Ecosyst [Internet]. 2022 Apr
Penulis mengucapkan terima kasih dan 30;22(1):208–18. Available from:

751
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)

[Link] 11. Agustyana K, Ginandjar P, Dian


ew/1514 Saraswati L, Hestiningsih R. Hubungan
2. UNICEF. A Child Dies of Pneumonia Kondisi Lingkungan Rumah dengan
Every 39 Seconds. The United National Kejadian Pneumonia pada Balita di
Children’s Fund. 2018. p. 1–12. Daerah Perkotaan (Studi di Wilayah
3. Tiola O, Agus A, Yuyun P. Media Kerja Puskesmas Bergas). J Kesehat
Kesmas ( Public Health Media ). Media Masy. 2019;7(1):176–85.
Kesmas (Public Heal Media). 12. Via CAG, Raharjo B, Werdani KE.
2021;1(2):12. Hubungan Pemberian ASI Ekslusif
4. Dinkes NTB. Jumlah Kasus Pneumonia dengan Kejadian Pneumonia pada Balita
Pada Balita Provinsi NTB 2021. 2021; di Wilayah Kerja Puskesmas Pedan
5. Dinkes NTB. Penemuan Kasus Klaten. J Kesehat Masy FIK UMS.
Pneumonia Balita Menurut Jenis 2015;3(1):1–9.
Kelamin di NTB tahun 2021 Semester 1. 13. Gumilang L, Martini N, Nirmala SA,
2021; Dhamayanti M. The Relationship of
6. UNICEF. The Forgotten KIller Of Exclusive Breastfeeding History to
Children. 2016; Morbidity In Infants Aged 1-14 Months.
7. Simanjuntak H, Nababan D, Ginting D, J Midwifery [Internet]. 2020 Dec
Lina F. Hubungan Pertambahan Berat 6;5(2):81. Available from:
Badan Ibu Dengan Berat Badan Bayi [Link]
Lahir Diwilayah Kerja Puskesmas article/view/319
Peusangan Kabupaten Bireuen. J 14. Aprilliani A, Lestari F. Bayi Berat Lahir
Healthc Technol Med. 2021;7(2):836– Rendah (BBLR) Berhubungan dengan
52. Kejadian Pneumonia Neonatal. J Ilm
8. Depkes RI. Pelayanan Kesehatan Anak Kebidanan Indones [Internet]. 2020 Apr
di Rumah Sakit. 2019; 10;10(01):1–4. Available from:
9. PERMENKES RI. Peraturan Mentri [Link]
Kesehatan Indonesia No /article/view/421
1077/Menkes/PER/2011. 2011; 15. Fadhil M, Tanuwidjaja S, Azhali BA.
10. Sudirman S, Muzayyana M, Nurul Hubungan BBLR terhadap Pneumonia
Hikma Saleh S, Akbar H. Hubungan pada Anak Usia 0-59 Bulan di Kota
Ventilasi Rumah dan Jenis Bahan Bakar Bandung pada Tahun 2017. Pros
Memasak dengan Kejadian ISPA pada Pendidik Dr. 2017;4(1):479–82.
Balita di Wilayah Kerja Puskesmas 16. Maysyaroh, Tanuwidjaya S, Suryani
Juntinyuat. Media Publ Promosi Kesehat YD. Hubungan Pemberian ASI
Indones. 2020;3(3):187–91. Eksklusif dengan Kejadian Pneumonia

752
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)

pada Balita Rawat Inap RSUD Al-Ihsan Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas
Bandung Periode Bulan Maret-April Wawonasa Kota Manado. Kesmas.
Tahun 2015. Pros Pendidik Dr [Internet]. 2019;8(4):96–103.
2019;1(2):943–7. Available from: 21. Trisiyah CD. Hubungan Kondisi
[Link] Lingkungan Rumah Dengan Kejadian
p/dokter/article/view/1507 Pneumonia Pada Balita Di Wilayah
17. Wardani NLPD, Rismawan M, Kerja Puskesmas Taman Kabupaten
Darmayanti PAR. Hubungan Pemberian Sidoarjo. Indones J Public Heal
Asi Eksklusif Dan Perilaku Merokok [Internet]. 2019 Feb 11;13(1):122.
Keluarga Dengan Kejadian Pneumonia Available from: [Link]
Balita. J Mutiara Kesehat Masy [Link]/IJPH/article/view/662
[Internet]. 2022 Jul 18;7(1):13–9. 9
Available from: [Link] 22. Junaidi, Kahar I, Rohana T, Priajaya S,
[Link]/[Link]/JMKM/article/vi Vierto. Faktor-faktor yang Behubungan
ew/2980 dengan Kejadian Pneumonia pada Anak
18. Linda L. Hubungan Pemberian ASI Usia 12-59 Bulan di Wilayah Kerja
Eksklusif Dan Bayi Berat Lahir Rendah Puskesmas Padang Rubek Kabupaten
(BBLR) Dengan Kejadian Pneumonia Nagan Raya Tahun 2021. J Healthc
Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Technol Med [Internet]. 2021;7(3):11.
Kamonji. J Bidan Cerdas [Internet]. Available from:
2018 Nov 26;1(1):27. Available from: https:[Link]
[Link] 1800-3033-1-SM (1).pdf
p/JBC/article/view/86 23. Linda L. Hubungan Pemberian ASI
19. Sari AM, Simbolon D, Wahyu T. Eksklusif dan Bayi Berat Lahir Rendah
Hubungan Cakupan Imunisasi Dasar (BBLR) dengan Kejadian Pneumonia
Dan ASI Eksklusif Dengan Status Gizi Pada Balita Umur 12-59 Bulan di
Balita Di Indonesia (Analisis Data Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji.
Riskesdas 2018). J Nutr Coll [Internet]. Husada Mahakam J Kesehat [Internet].
2021 Dec 9;10(4):335–42. Available 2018 Jan 9;4(5):277. Available from:
from: [Link]
[Link] [Link]/ojs/[Link]/Home/article/
nc/article/view/31699 view/101
20. Suharno I, Akili RH, Boky HB, 24. Susi. Analisis Faktor Risiko Yang
Kesehatan F, Universitas M, Alami P. Berhubungan Dengan Kejadian
Hubungan Kondisi Fisik Lingkungan Pneumonia Pada Anak Balita. In: Thesis.
Rumah Dengan Kejadian Ispa Pada 2017. p. 14–152.

753
Mira Erliandani1, Risky Irawan Putra Priono 2, Siti Ruqayyah3, Ananta Fittonia Benvenuto4/ JJHSR Vol.
5 No. 2 (2023)

25. Qori SS. Fisilogi SEL dan Fungsinya. 2019;11–2.


Univ Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

754

Anda mungkin juga menyukai