Metode CREATE
Metode CREATE
Apakah ada proses kerja atau proses Combine – Penggabungan Proses
Ya. Proses supervisi pembelajaran
pembelajaran yang bisa “digabungkan”,
dan refleksi guru dapat digabungkan
misalnya dari A dan B menjadi AB? dalam satu sesi pasca
pembelajaran. Hal in memungkinkan
penguatan praktik reflektif secara
langsung sekaligus umpan balik dari
kepala sekolah sebagai pembina.
Apakah ada proses kerja atau proses Reverse – Membalik Urutan
pembelajaran yang bisa “dibalik”, misalnya Ya. Biasanya, penguatan
dari A – B menjadi B - A? kompetensi guru dilakukan setelah
ditemukan masalah dalam
implementasi. Sekarang dibalik:
pelatihan dilakukan sebelum tahun
ajaran baru sebagai bagian dari
perencanaan program kerja
tahunan.
Apakah ada proses kerja atau proses Eliminate – Menghilangkan Tahapan
pembelajaran yang bisa “dihilangkan” Bisa. Proses pelaporan manual dari
(seluruhnya atau cuma sebagian), misalnya guru ke kepala sekolah yang
AB menjadi A sedangkan B dihilangkan atau bersifat administratif dapat
menjadi Ab (dengan B diperkecil menjadi dihilangkan dan diganti dengan
b)? sistem laporan digital terpusat,
sehingga lebih efisien.
Apakah ada proses kerja atau proses Alternative – Mengganti dengan
pembelajaran yang bisa “diganti” misalnya CaraLain
dari manual ke digital atau dari luring Ya. Kegiatan rapat koordinasi rutin
menjadi daring? tatap muka yang menyita waktu
diganti menjadi pertemuan daring
singkat mingguan dengan agenda
terfokus.
Metode CREATE
Apakah ada proses kerja atau proses Twist – Memutar Urutan
pembelajaran yang bisa “diputar” misalnya Proses penentuan kelas dan guru
dari A – B – C menjadi A – C – B agar lebih sebelumnya dilakukan setelah
efisien? pembagian jadwal. Sekarang
diputar: Penempatan guru terlebih
dahulu berdasarkan kompetensi,
baru pembagian jadwal mengikuti.
Apakah ada proses kerja atau proses Elaborate – Menguraikan Menjadi
pembelajaran yang bisa “diurai” menjadi Bagian Kecil
beberapa proses yang baru, misalnya dari Proses peningkatan kompetensi
P1 diurai menjadi P11 dan P12? guru diurai menjadi pelatihan
pedagogik dan pelatihan integrasi
teknologi. Dua program ini
dijalankan paralel namun terfokus
sesuai kebutuhan guru.