Pengertian Ras
Secara umum pengertian dari ras adalah klasifikasi manusia yang berdasarkan dari ciri
biologis yang dimiliki dan bukan berdasarkan ciri yang terstruktur sosial.
Ras juga dapat diartikan sebagai golongan masyarakat dari suatu daerah yang terdapat
beberapa sifat keturunan yang berbeda dengan masyarakat yang ada di daerah lainnya.
Ras juga dapat diartikan sebagai suatu kategori dengan mengelompokkan sejumlah orang
yang berdasarkan karakteristik fisik tubuhnya seperti bentuk tengkorak kepala, struktur
rambut, warna kulit, bentuk mata atau hidung, dan bagian-bagian fisik lainnya yang memiliki
perspektif yang objektif.
Kata ras diambil dari bahasa Perancis-Italia yaitu “razza” dimana untuk menjelaskan serta
menguraikan sekelompok orang yang dapat dibedakan dari karakteristik fisiknya. Pada
mulanya penggunaan istilah ras sendiri muncul sekitar awal tahun 1600 an.
Seorang antropolog berkebangsaan Prancis yang bernama Francois Bernier pertama kali
berpendapat dan mengemukakan sebuah pemikiran tentang perbedaan manusia yang
berdasarkan karakteristik atau kategori fisik yang berupa bentuk wajah dan warna kulit.
Istilah ras dalam kehidupan biasanya digunakan dalam berbagai ragam bidang yang berbeda.
Contohnya di negara Amerika Serikat, penegak hukumnya menggunakan istilah ras untuk
menentukan latar belakang dari tersangka yang tersangkut permasalahan hukum dan
menggambarkan kembali objek tertentu yang belum diidentifikasi.
Selain itu, pada umumnya, klasifikasi yang berdasarkan mengikuti aturan pola stratifikasi
sosial, yang mana bagi para ilmuwan di bidang sosial dan ekonomi yang sedang mengkaji
fenomena terkait kesenjangan sosial dalam ras dijadikan faktor yang penting.
Faktor ekonomi dan sosial bisa mengakibatkan penderitaan yang sangat besar kepada
kelompok yang terlantar. Terjadi diskriminasi rasial yang sering bertepatan dengan pola pikir
yang agak rasis, dimana para individu atau ideologi dari satu kelompok yang melihat anggota
dari kelompok lain sebagai suatu ras tertentu yang tingkatnya lebih rendah secara moralitas.
Akibatnya kelompok-kelompok yang tidak memiliki kekuasaan sering tertindas atau
diasingkan, sementara para individu dan lembaga yang dominan selalu dituduh bersikap rasis.
Jenis-Jenis Ras
1. Ras Mongoloid (Berkulit Kuning)
Jenis ras ini biasanya sebagian besar menetap di Asia Utara, Asia Tenggara, Asia Timur,
Madagaskar yang berada di pantai timur Afrika, beberapa bagian di India Timur Laut, Eropa
Utara, Amerika Selatan, Amerika Utara, dan Oceania.
Ras Mongoloid biasa juga disebut dengan berkulit kuning, namun itu tidak selalu dianggap
benar. Seperti orang Indian di Amerika yang cenderung memiliki kulit berwarna merah dan
orang dari Asia Tenggara yang seringkali memiliki warna kulit coklat muda hingga coklat
gelap.
Ciri khas utama dari kelompok ras ini adalah rambut lurus yang berwarna hitam atau coklat,
memiliki bercak mongol pada saat lahir, terdapat lipatan pada mata yang biasa disebut
dengan mata sipit, serta mata yang memiliki bentuk seperti kacang almond.
Selain itu, kelompok ras ini seringkali memiliki postur tubuh yang lebih kecil dan pendek
dibandingkan dengan ras kaukasoid. Contohnya adalah penduduk asli yang berada di wilayah
eropa, sebagian wilayah Afrika serta Asia.
Mereka digolongkan kembali menjadi, American Mongoloid, Asiatic Mongoloid, dan
Malayan Mongoloid Dimana ras American Mongoloid meliputi penduduk asli Amerika,
Asiatic Mongoloid meliputi Asia Utara, Asia Timur dan Asia Tengah, serta Malayan
Mongoloid meliputi Indonesia, Filipina, Malaysia, dan penduduk asli Taiwan
Salah satu keturunan dari ras Mongoloid yang terkenal adalah bangsa mongol, dimana dalam
sejarahnya bangsa ini pernah menguasai dan menaklukan dunia pada era kepemimpinan Jhen
Khans.
.
2. Ras Negroid ( Berkulit Hitam)
Jenis ras ini biasanya berada di benua Afrika bagian selatan gurun sahara. Selain itu
keturunan dari kelompok ras ini banyak berada di kawasan Amerika Utara, Amerika Selatan,
Timur Tengah, dan Eropa.
Ciri khas dari kelompok ras negroid adalah memiliki rambut ikal berwarna hitam atau coklat
dan kulit yang berwarna hitam. Walaupun begitu kelompok dari ras Australoid dan ras
Khoisan yang memiliki ciri yang sama memiliki rambut ikal dan kulit berwarna hitam tidak
termasuk dalam kelompok ras ini.
Selain itu, kelompok ras ini memiliki karakteristik yang khas seperti bibir tebal, hidung yang
lebar, serta dahi yang menurun.
Postur tubuh kelompok ras ini cenderung lebih pendek, walaupun ada juga yang memiliki
postur tubuh yang tinggi. Tengkorak dari kelompok ras ini cenderung relatif lebih pendek
serta rahang bagian bawahnya lebih maju ke depan.
Contoh dari kelompok ras ini yaitu penduduk asli wilayah Afrika dan sebagian dari Asia.
Mereka juga digolongkan menjadi Negrito, Melanesian, dan African Negroid, Ras Negrito
biasanya terdapat di Afrika Tengah, Filipina, Semenanjung Malaya, lalu Melanesian yang
terdapat di wilayah Irian dan Melanesia, serta African Negroid yaitu meliputi penduduk
benua Afrika.
3. Ras Kaukasoid (Berkulit Putih)
Jenis ras ini biasanya sebagian besar menetap di wilayah Eropa, Afrika Utara, Pakistan, India
Utara dan Timur Tengah. Keturunan dari kelompok ini biasanya berada di Australia, Amerika
Utara, sebagian di wilayah Amerika Selatan, Selandia Baru, dan Afrika Selatan.
Kelompok ras Kaukasoid biasanya disebut dengan ras berkulit putih, namun tidak semuanya
benar. Beberapa pakar berpendapat bahwa orang Ethiopia dan Somalia termasuk ke dalam
kelompok ras Kaukasoid, walaupun memiliki ciri berkulit hitam dan berambut ikal yang
hampir mirip dengan kelompok ras Negroid.
Selain itu, tengkorak mereka pun cenderung mirip dengan tengkorak dari kelompok ras
Kaukasoid.
Ciri khas dari kelompok ras ini adalah memiliki bentuk hidung yang mancung, tulang pelipis
yang agak menonjol, serta warna kulit dan mata yang cukup variatif.
Dari tengkoraknya kelompok ras ini bisa dilihat dengan bentuk wajah yang cenderung sempit
atau sedang. Selain itu, bentuk dari kepalanya juga terlihat lebih panjang dengan tulang
hidung yang tinggi dan sempit.
Karakter khas lainnya dari kelompok ini adalah pada rambutnya biasanya memiliki warna
pirang hingga coklat, serta memiliki variasi tipe rambut bergelombang dan lurus. Warna mata
pada kelompok ras ini sangatlah bervariasi seperti hijau, coklat dan biru.
Contoh dari kelompok Kaukasoid adalah penduduk asli dari wilayah Eropa, Asia dan
Sebagian Afrika. Kelompok ras Kaukasoid dibagi menjadi Alpine, Indic, Nodic, dan
Mediterania.
Alpine terdapat di Eropa bagian Timur dan Eropa bagian Tengah, Indic terdapat di India,
Bangladesh, Sri Lanka, dan Pakistan, lalu Nordic yang terdapat di wilayah Eropa bagian
Utara dan sekitar Laut Baltik, serta Mediteranian yang terdapat di wilayah Afrika bagian
Utara, Armenia, Iran, Arab dan sekitar Laut Tengah.
4. Ras Australoid
Jenis ras ini biasanya berada di bagian selatan India, beberapa di wilayah Asia Tenggara, Sri
Lanka, Kepulauan Melanesia, Papua, dan Australia. Untuk yang berada di wilayah Asia
Tenggara meliputi orang asli di Malaysia dan Filipina.
Menurut teori Out of Africa, nenek moyang dari ras Australoid diperkirakan adalah orang
pertama yang melakukan migrasi dari Afrika sekitar 60.000 SM yang kemudian masuk ke
Asia menuju wilayah Asia Tenggara, hingga pada akhirnya berada di Australia sekitar 50.000
SM.
Ciri khas dari kelompok ini sebenarnya hampir sama dengan ras Negroid Afrika yaitu
memiliki rambut keriting dan kulit berwarna hitam.
Namun secara umum ciri-ciri dari kelompok ras ini memiliki warna mata yang gelap
umumnya coklat kehitaman, tulang alis yang menonjol, memiliki rahang yang besar dan
tebal, serta bentuk wajah yang lonjong atau oval.
Walaupun demikian, beberapa ahli menyebut ras Australoid sebagai ras campuran
dikarenakan fitur morfologinya berbeda di setiap wilayah. Di beberapa tempat ada juga yang
memiliki rambut lurus, bahkan bergelombang karena memiliki gen keturunan dari Mongoloid
dan Kaukasoid.
Persebaran ras ini di dunia cukup luas, diketahui menghuni bagian selatan India, Sri Lanka,
Kepulauan Melanesia, Australia, dan Papua. Penduduk asli Asia Tenggara seperti Negrito di
Filipina dan Tabon, suku Aborigin di Australia, bangssa Vedda dan Dravida adalah beberapa
contoh dari ras Australoid.
5. Ras Khoisan
Jenis ras ini biasanya berada di wilayah barat daya Afrika terutama di Botswana, Afrika
Selatan dan Namibia. Walaupun saat ini jumlah dari kelompok ras ini tinggal beberapa ratus
ribu saja, ras ini dianggap sangat menarik karena dianggap sebagai ras tertua atau cabang
pertama yang berpisah dari ras utama.
Ciri khas dari kelompok ras ini adalah mereka memiliki kulit berwarna hitam dan memiliki
rambut keriting hitam. Namun, ada beberapa kelompok ras ini yang berada di Australia
memiliki rambut berwarna pirang dan rambutnya tidak berbentuk keriting melainkan lurus.
Selain itu beberapa orang asli di Malaysia yang termasuk dalam kelompok ras ini warna
kulitnya tidak selalu hitam melainkan ada yang berwarna putih.
6. Ras Ainu
Jenis ras ini biasanya berada di wilayah Jepang. Ainu merupakan masyarakat yang memiliki
latar belakang ras dan latar belakang yang berbeda dengan etnis Jepang. Mereka biasanya
menghuni di wilayah Hokkaido, Sakhalin, Kepulauan Kurile, dan Tohoku utara.
Ciri khas dari kelompok ini adalah pada tampilan fisiknya yang umumnya lebih pendek
dibandingkan dengan orang Jepang. Walaupun begitu, tubuh mereka sangat proporsional,
kuat, dengan memiliki mata berwarna coklat gelap, hidung yang pendek dan wajah lebar,
rambut berombak dan lebat, serta tulang pipi tinggPara pria dari Ainu tidak akan mencukur
kumis mereka sampai dengan waktu tertentu, yang pada akhirnya membuat wajah mereka
lebat dengan kumis dan jenggot.
Sementara rambut pria maupun wanita sama-sama dipotong sebahu. Yang membedakan para
wanita biasanya membuat tato di lengan, dahi, dan mulut mereka. .
7. Ras Veddoid
Jenis ras ini merupakan golongan ras lokal yang termasuk ke dalam golongan ras Australoid.
Persebaran ras ini berada di wilayah India, Srilanka, Malaysia, serta Indonesia. Dalam
pengelompokan cabang ras Australoid juga hampir mendekati Melanesoid, Ainu serta ras
lokal yang lainnya.
Ras Veddoid ini berasal dari Srilangka dan dimana untuk populasi ras Veddoid terbesar ada
di wilayah India Selatan. Sementara untuk suku bangsa di Indonesia yang merupakan
keturunan dari ras Veddoid antara lain suku Sakai yang tinggal di wilayah Siak, Kubu yang
tinggal di daerah Jambi, Toala, Tomuna, dan Tokea.
Ciri-ciri fisik dari ras Veddoid yaitu memiliki kulit berwarna gelap, iris mata berwarna hitam,
memiliki mata yang besar tetapi agak dalam, memiliki rambut yang berwarna gelap, bentuk
rambut yang bergelombang, bagian bibir atas memiliki ukuran yang sedang, dan ukuran
kepala serta wajah yang lebih kecil dibandingkan dengan ras Australoid. Ras ini tidak
termasuk ke dalam golongan ras utama, melainkan ras lokal atau turunan dari suatu ras,
dimana ras Veddoid ini merupakan golongan ras khusus dari Australoid.