1.
Pemahaman Teori, Model, pemodelan, dan simulasi merupakan 3 hal yang berbeda namun memiliki keterhubungan,
jelaskan!
2. Bagaimana model bisnis perusahaan beradaptasi terhadap perubahan tren pasar dan teknologi menurut Anda, Jelaskan?
3. Dilihat dari bagan di atas fenomena Mudik tersebut ada beberapa sistem yang saling terkait pilihlah 2 sistem yang
menurut Anda sangat erat kaitannya dengan fenomena, lalu uraikan elemen sistemnya (entitas yang terkait dalam
sistem, proses yang terjadi, sumberdaya yang digunakan, batasan/control system dan lingkungan yang mempengaruhi).
Jelaskan!
4. Bagaimanakah Asumsi menurut Anda Penyelesaian /Pertimbangan Alternatif untuk memecahkan masalah tersebut!
5. Pilihlah satu platform transaksi jual-beli/transportasi/pengiriman kemudian bagaimanakan verifikasi dan validasi
model ketika Anda melakukan transaksi sebagai pengguna/user misalnya pembelian tiket, belanja online, order produk
dll? Buat dalam bentuk tabel!
JAWABAN
1. Teori : pengetahuan atau prinsip dasar yang digunakan untuk memahami suatu fenomena. Teori memberikan landasan
ilmiah dan kerangka berpikir. Untuk kasus fenomena mudik, teori yang relevan yaitu : teori sistem transportasi, teori
antrean, teori ekonomi konsumen, dan teori manajemen risiko.
Model : Model adalah gambaran sederhana dari sistem nyata. Untuk kasus fenomena mudik, model yang relevan yaitu
: model arus lalu lintas yang menunjukan diagram jalur padat dan lancar berdasarkan data mudik, model antrean tiket
KAI menggambarkan jumlah pesanan, antrean, dan waktu tunggu. Model konsumsi BBM hubungan antara jumlah
pemudik dan peningkatan konsumsi BBM, model lonjakan transaksi UMKM korelasi antara jumlah pemudik dan
peningkatan omzet.
Pemodelan : Proses membuat model berdasarkan data dan teori. Pemodelan yang relevan yaitu : Misalnya, dari data
volume kendaraan dan peta jalan, kita membangun model prediksi titik kemacetan selama mudik. Proses ini mencakup
pengumpulan data, analisis pola, dan perumusan hubungan antarvariabel.
Simulasi : Proses menjalankan model tersebut untuk melihat bagaimana sistem bekerja dalam berbagai kondisi.
Keempat hal ini saling berkaitan satu sama lain. Teori menjadi dasar atau landasan untuk memahami suatu masalah.
Berdasarkan teori tersebut, kita kemudian membuat model, yaitu gambaran sederhana dari sistem nyata agar lebih
mudah dianalisis. Proses membuat model ini disebut pemodelan, biasanya menggunakan data dan pengamatan di
lapangan. Setelah model jadi, kita bisa melakukan simulasi, yaitu menguji model tersebut dengan berbagai kondisi
untuk melihat bagaimana sistem akan bereaksi. Dengan kata lain, teori membimbing pemodelan, pemodelan
menghasilkan model, dan model bisa diuji lewat simulasi.
2. Model bisnis itu intinya cara perusahaan ngatur usahanya biar bisa jalan dan menghasilkan keuntungan. Di zaman
sekarang, tren pasar dan teknologi terus berubah, jadi perusahaan juga harus ikut menyesuaikan diri. Kalau nggak, bisa
ditinggal pelanggan.
Contohnya pas musim mudik kayak sekarang. Banyak orang beli tiket kereta atau pesawat lewat aplikasi, bukan datang
langsung ke loket. Nah, perusahaan transportasi harus ngikutin tren itu dengan menyediakan layanan booking online,
pembayaran digital, sampai notifikasi keberangkatan. Bahkan UMKM juga ikut adaptasi, mereka jualan lewat
marketplace atau media sosial, karena tahu banyak orang belanja online buat kebutuhan lebaran atau kirim oleh-oleh.
Intinya, perusahaan yang bisa cepat menyesuaikan diri sama tren dan teknologi akan lebih mudah bertahan dan bersaing
di pasar.
3. 2 sistem yang saling terkait dan erat kaitannya dengan fenomena mudik 2025. Yaitu :
Sistem transportasi dan sistem ekonomi konsumsi, karena :
Sistem transportasi dan sistem ekonomi & konsumsi saling berkaitan erat dalam fenomena mudik. Transportasi yang
lancar membantu distribusi barang seperti BBM, makanan, dan kebutuhan pokok sampai tepat waktu ke berbagai daerah.
Sebaliknya, meningkatnya aktivitas ekonomi saat mudik—seperti belanja, wisata, dan konsumsi oleh-oleh—juga
mendorong lonjakan arus kendaraan dan kebutuhan transportasi. Jika salah satu terganggu, misalnya macet parah, maka
distribusi barang terhambat dan bisa memicu kelangkaan atau kenaikan harga. Karena itu, keduanya saling memengaruhi
dan tidak bisa dipisahkan dalam sistem mudik.
Elemen Sistem Sistem Transportasi Sistem Ekonomi & Konsumsi
Entitas yang Pemudik, KAI, Damri, Jasa Marga, Konsumen, UMKM, SPBU, Pertamina,
Terkait Kemenhub, Polisi, aplikasi tiket online marketplace, kurir, pemda
Proses yang Pemesanan tiket, pergerakan kendaraan, Pembelian BBM/makanan, distribusi
Terjadi pengaturan lalu lintas, pengalihan jalur logistik, transaksi pasar, penjualan online
Armada transportasi, jalan tol, stasiun, Barang konsumsi (BBM, makanan), jasa
Sumber Daya
terminal, personel, sistem IT logistik, tenaga kerja, platform digital
Kapasitas jalan/tiket, waktu tempuh, regulasi Stok barang, waktu operasional, kapasitas
Batasan/Kontrol
arus mudik, pembatasan kendaraan berat distribusi, daya beli masyarakat (THR)
Cuaca, lonjakan pemudik, harga BBM, Tren belanja, distribusi terhambat macet,
Lingkungan
kebijakan pemerintah harga BBM/elpiji, momen lebaran
4. Asumsi saya, jika jumlah pemudik bisa diprediksi lebih awal dan pemerintah menambah armada serta membuka jalur
alternatif, maka kemacetan bisa dikurangi. Di sisi lain, jika pasokan barang kebutuhan pokok didistribusikan lebih awal
ke daerah tujuan mudik, maka lonjakan belanja saat Lebaran tidak akan menyebabkan kelangkaan atau kenaikan harga.
Dengan perencanaan ini, arus mudik dan konsumsi bisa berjalan lebih lancar.
5. Platform jual-beli :
Verifikasi (Apakah model bekerja dengan Validasi (Apakah model sesuai kenyataan?)
Aspek
benar?)
Rekomendasi Apakah produk yang ditampilkan sesuai Apakah produk yang direkomendasikan memang saya
Produk dengan riwayat pencarian dan minat saya? butuhkan atau relevan dengan kebutuhan saya?
Apakah alur belanja (klik → tambah Apakah pesanan yang saya bayar benar-benar sampai
Sistem Checkout keranjang → bayar) berjalan lancar dan sesuai deskripsi dan waktu yang dijanjikan?
tanpa error?
Perhitungan Apakah ongkos kirim dihitung sesuai alamat Apakah ongkir yang saya bayar sesuai dengan biaya
Ongkir dan berat produk? nyata pengiriman oleh kurir?
Apakah diskon otomatis diterapkan sesuai Apakah potongan harga benar-benar mengurangi total
Diskon & Promo pembayaran sesuai yang dijanjikan?
syarat & ketentuan yang berlaku?
Notifikasi Apakah saya menerima notifikasi setelah Apakah status pengiriman di aplikasi sesuai dengan
Transaksi pembayaran dan update pengiriman produk? kondisi nyata barang di lapangan?