Nama Sekolah: SDN Muntilan
Nama Guru: Intan Cahyaningratri, [Link].
Mata Pelajaran: IPAS
Kelas: 4 (Fase B)
Jumlah 2 x 35 menit / 70 menit
Pertemuan/
Alokasi Waktu:
Peserta Didik:
Peserta didik memiliki kemampuan awal yang
bervariasi dalam memahami wujud benda. Mereka
menunjukkan rasa ingin tahu tinggi terhadap
bagaimana wujud benda dapat berubah, serta senang
Identifikasi mengeksplorasi fenomena wujud benda dalam
kehidupan sehari - hari. Mereka menyukai kegiatan
bereksperimen, dan menunjukkan keterlibatan tinggi
dalam kegiatan melakukan percobaan sederhana.
Materi Pelajaran:
Materi “Perubahan Wujud Benda” mencakup:
● Pengetahuan faktual: Perubahan wujud benda:
mencair, membeku, menguap, mengembun,
menyublim, dan mengkristal.
● Pengetahuan konseptual: konsep perubahan
wujud benda, hubungan antara suhu, tekanan,
dan perubahan wujud benda.
● Pengetahuan prosedural: cara wujud benda
berubah dan eksperimen perubahan wujud
benda.
Pengetahuan metakognitif: refleksi terhadap
pentingnya perubahan wujud benda. Materi ini relevan
dengan kehidupan sehari-hari, seperti memasak air,
membuat puding.
Dimensi Profil Lulusan:
● Kreativitas
● Kolaborasi
● Komunikasi
Capaian Pembelajaran:
Peserta didik dapat menyimpulkan proses perubahan
wujud zat dalam kehidupan sehari-hari.
Desain
Pembelajaran Lintas Disiplin Ilmu:
● Bahasa Indonesia
Tujuan Pembelajaran:
Murid dapat menjelaskan proses perubahan wujud zat
dan
penerapannya dalam kehidupan sehari - hari melalui
percobaan.
Topik Pembelajaran:
Perubahan Wujud Zat
Praktik Pedagogis: (model,metode, pendekatan )
● Pembelajaran berbasis proyek
● Eksperimen sederhana, diskusi, dan presentasi
● Visualisasi menggunakan media digital dan alat bantu
Kemitraan Pembelajaran:
1. Wali murid (menyediakan alat dan bahan untuk
melakukan eksperimen)
2.
Lingkungan Pembelajaran:
Ruang Fisik: Ruang kelas
Ruang Virtual: Google form, YouTube Edukasi
Budaya Belajar: kolaboratif, eksploratif, menyenangkan
Pemanfaatan Digital:
● Penggunaan video pembelajaran, kuis
digital, dan Google Form.
Pengalam Awal (Berkesadaran, Bermakna)
an
Belajar
1. Guru membuka pelajaran dengan salam,
doa, dan sapaan.
2. Murid bermain kuis ringan menggunakan
Kahoot/Quizizz untuk mengenali benda-benda
yang mengalami perubahan wujud (es, uap, lilin,
minyak goreng, logam cair)
3. Pertanyaan pemantik: “Mengapa es batu bisa
berubah menjadi air?”
4. Melalui tanya jawab dengan guru, murid dapat
memahami bagaimana suhu dapat mempengaruhi
wujud suatu benda.
5. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan
manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari.
Inti (Berkesadaran, bermakna, menggembirakan)
Memahami
Peserta didik memperoleh pemahaman tentang konsep
perubahan wujud benda melalui:
1. Observasi visual:
Peserta menyaksikan video perubahan wujud yang
terjadi pada air ketika dipanaskan atau didinginkan
(membeku, mencair, menguap).
2. Diskusi Terbimbing:
tanya jawab murid dengan guru. Murid dapat
memahami bagaimana suhu dapat mempengaruhi
wujud suatu benda.
Mengaplikasikan
Murid menerapkan pengetahuan melalui eksperimen
dan proyek:
1. Eksperimen Sederhana Mandiri:
Melakukan percobaan memanaskan kapur barus
untuk membuktikan proses menyublim dan
mengkristal.
Murid mengerjakan lembar kerja
Murid mempresentasikan hasil percobaan.
Guru memberikan umpan balik.
2. Proyek Mini (Berdiferensiasi Produk):
Murid secara berkelompok atau individu, memilih
salah satu proyek berikut:
o Membuat poster digital “perubahan wujud benda”
o Membuat video eksperimen dengan
narasi penjelasan.
o Murid memilih salah satu
eksperimen perubahan wujud
benda:
1. mencair
2. membeku
3. menguap
4. mengembun
Asesmen pada Awal Pembelajaran:
Kuis singkat atau tanya jawab mengenai wujud benda dan
perubahan wujud zat.
Asesmen Asesmen pada Proses Pembelajaran:
Diskusi, observasi, presentasi
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan)
Murid mengevaluasi pengalaman belajar dan
membangun kesadaran diri melalui Jurnal Refleksi
Singkat:
1. Apa yang aku pelajari?
2. Apa yang menarik?
3. Apa yang bisa aku coba di rumah?
4. Apa yang masih membingungkan bagiku?
Guru melakukan diskusi reflektif dan memberikan
umpan balik positif dan penguatan.
Berkesadaran: Mendorong siswa mengenal cara belajar
dan mengatur pemahamannya.
Menggembirakan: Menumbuhkan penghargaan diri dan
kepuasan belajar.
Kolaborasi Digital: Guru menyiapkan lembar refleksi
sederhana atau menggunakan Google Form.
Guru juga menyiapkan apresiasi simbolik (stiker bintang,
tepuk tangan kelompok terbaik, dll).
Penutup
1. Menyimpulkan pelajaran bersama.
2. Guru mengajak peserta menyusun topik
eksperimen selanjutnya, misalnya tentang
perubahan wujud zat.
3. Memberikan apresiasi atas kreativitas dan
keaktifan Murid
Asesmen pada Akhir Pembelajaran: Tes
tulis, jurnal reflektif