0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan20 halaman

Capaian Pembelajaran IPAS SMK 2023

CP IPAS

Diunggah oleh

prasektiriyantari91
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan20 halaman

Capaian Pembelajaran IPAS SMK 2023

CP IPAS

Diunggah oleh

prasektiriyantari91
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CAPAIAN PEMBELAJARAN

IPAS

SEKOLAH MENENGAH
KEJURUAN

Bidang Keahlian : Semua Bidang Keahlian


Program Keahlian : Semua Program
Keahlian
Mata Pelajaran : Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
(IPAS)
Waktu : 216 Jam Pelajaran

A. Rasional
Ilmu adalah terjemahan dari science (sains). Kata Sains diambil dari
bahasa latin yaitu “Scientia“, secara etimologi (bahasa) kata sains
memiliki arti “Pengetahuan”, dalam hal ini pengetahuan yang diperoleh
melalui pembelajaran dan pembuktian atau pengetahuan yang
melingkupi suatu kebenaran umum dari hukum-hukum alam yang
terjadi, didapatkan dan dibuktikan melalui metode ilmiah.

Ilmu (pengetahuan ilmiah/keilmuan) adalah pengetahuan yang


tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran,
dapat ditelaah dengan kritis oleh setiap orang yang ingin
mengetahuinya (Soerjono Soekanto, 1990).

Mata pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial berfungsi


untuk membekali peserta didik agar mampu menyelesaikan
permasalahan di kehidupan nyata pada abad 21 ini yang berkaitan
dengan fenomena alam dan sosial di sekitarnya secara ilmiah dengan
menerapkan konsep sains. Atau dengan kata lain, setelah mempelajari
mata pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, peserta didik
dapat memperoleh kecakapan untuk mengambil keputusan yang tepat
secara ilmiah agar dapat hidup lebih nyaman, lebih sehat, dan lebih
baik.

Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial meliputi integrasi antara


social sciences dan natural sciences menjadi kunci keberhasilan dalam
proses pembelajaran. Bagaimana segala aspek kehidupan bersosial
dalam kebhinekaan, keberagaman agama, dan saling bergotong royong
mencakup dalam social sciences. Interaksi antara manusia dengan
alam, serta melihat berbagai fenomena yang terjadi dengan alam,
mampu dijelaskan secara logis dan ilmiah dengan natural Science.
Sehingga kita mampu memanfaatkan kekayaan sumber daya alam
dengan arif dan bijaksana.

Permasalahan yang melibatkan aspek manusia dengan manusia


lainnya dan manusia dengan alam, terjadi akibat kurangnya
kesadarpahaman akan sains. kita sebagai makhluk sosial tidak hanya
membutuhkan manusia lain dalam masyarakat, tetapi juga sangat
bergantung dengan alam. oleh karena itu sains hadir untuk
memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan fenomena alam
dan sosial di sekitar secara ilmiah. Pada akhirnya peserta didik setelah
mempelajari mata pelajaran sains dapat memperoleh kecakapan untuk
mengambil keputusan yang tepat secara ilmiah agar dapat hidup lebih
nyaman, lebih sehat, dan lebih baik.

B. Tujuan
Mata pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial bertujuan
untuk membekali peserta dididk dengan dasar-dasar pengetahuan,
keterampilan, dan sikap (hardskill dan softskill):
1. Menerapkan pola pikir, perilaku, dan membangun karakter peserta
didik untuk peduli dan bertanggung jawab terhadap dirinya,
masyarakat, dan alam semesta, serta permasalahan yang dihadapi.
2. Mampu menelaah manfaat potensial dan risiko dari penggunaan
Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial.
3. Mampu membuat keputusan yang lebih berdasar dengan
menggunakan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial serta teknologi.
4. Mampu menemukan solusi dari masalah yang dihadapi melalui sains
baik masalah individu maupun masyarakat.
C. Karakteristik

Mata pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial memiliki objek
kajian berupa benda konkret yang terdapat di alam dan dikembangkan
berdasarkan pengalaman empirik, yaitu pengalaman nyata yang
dirasakan oleh setiap orang dan memiliki langkah-langkah sistematis
serta menggunakan cara berpikir yang logis.

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial dikemas dalam


bentuk projek (project-based learning) yang mengintegrasikan
beberapa elemen konten/materi. Tiap projek dilaksanakan untuk
mencapai elemen kompetensi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial yang
terdiri dari tiga elemen literasi saintifik dan dikontekskan dengan
karakteristik masing- masing Bidang Keahlian. Dalam satu tema, dapat
memuat beberapa projek sesuai dengan lingkup atau keluasan suatu
materi.

Berdasarkan elemen konten materi, mata pelajaran Ilmu Pengetahuan


Alam dan Sosial terdiri dari makhluk hidup dan lingkungannya; zat dan
perubahannya; energi dan perubahannya; bumi dan antariksa;
keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu; interaksi,
komunikasi, sosialisasi, institusi sosial dan dinamika sosial; serta
perilaku ekonomi dan kesejahteraan. Pembelajaran yang dilaksanakan
pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial berbasis
projek.

Goodman dan Stivers (2010) mendefinisikan Project Based Learning


(PjBL) merupakan pendekatan pengajaran yang dibangun di atas
kegiatan pembelajaran dan tugas nyata yang memberikan tantangan
bagi peserta didik yang terkait dengan kehidupan sehari-hari untuk
dipecahkan secara berkelompok.

Pada model PjBL peserta didik tidak hanya memahami konten, tetapi
juga menumbuhkan keterampilan pada peserta didik bagaimana
berperan di masyarakat. Keterampilan yang ditumbuhkan dalam PjBl
diantaranya keterampilan komunikasi dan presentasi, keterampilan
manajemen organisasi dan waktu, keterampilan penelitian dan
penyelidikan,
keterampilan penilaian diri dan refleksi, partisipasi kelompok dan
kepemimpinan, dan pemikiran kritis.

Penilaian kinerja pada PjBL dapat dilakukan secara individual dengan


memperhitungkan kualitas produk yang dihasilkan, kedalaman
pemahaman konten yang ditunjukkan, dan kontribusi yang diberikan
pada proses realisasi projek yang sedang berlangsung. PjBL juga
memungkinkan Peserta didik untuk merefleksikan ide dan pendapat
mereka sendiri, dan membuat keputusan yang mempengaruhi hasil
projek dan proses pembelajaran secara umum, dan mempresentasikan
hasil akhir produk.

Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial terdiri dari tiga elemen
kompetensi yang mengacu pada kompetensi literasi saintifik, yaitu
menjelaskan fenomena secara ilmiah, mendesain dan mengevaluasi
penyelidikan ilmiah, menerjemahkan data dan bukti-bukti secara
ilmiah. Ketiga elemen tersebut disampaikan dalam bentuk projek.
Dalam satu tahun peserta didik diharapkan mempelajari ketujuh aspek
dan melakukan projek terkait aspek tersebut. Dalam satu projek dapat
terdiri dari satu aspek atau gabungan dari beberapa aspek. Masing-
masing aspek mempunyai lingkup yang berbeda disesuaikan dengan
rumpun bidang keahliannya (Rumpun Teknologi; Rumpun Kesehatan
dan Pekerjaan Sosial, Agribisnis dan Agriteknologi, serta Kemaritiman;
dan Rumpun Bisnis dan Manajemen, Pariwisata, serta Seni dan Ekonomi
Kreatif). Rumpun bidang keahlian dibagi menjadi tiga. Berikut adalah
deskripsi aspek IPAS berdasarkan rumpun bidang keahlian.

1. Rumpun Teknologi
Aspek IPAS Deskrips
i
Makhluk hidup dan Aspek ini meliputi keterkaitan antara makhluk
lingkungannya hidup yang terdiri dari manusia, tumbuhan,
dan hewan yang saling bergantung satu
dengan yang
lain dan terhadap lingkungannya baik berupa
tanah, air, energi. Hubungan makhluk hidup
dan lingkungannya dapat digambarkan
sebagai individu - populasi - komunitas -
ekosistem -
biosfer.
Zat dan Aspek ini meliputi dasar-dasar besaran dan
Perubahanny pengukuran, sifat zat yang dibedakan secara
a kimia dan fisika, ciri-ciri dari perubahan zat
secara fisika dan kimia, serta penggolongan
zat menjadi unsur, senyawa, campuran dan
cara pemisahan campuran yang bermanfaat
secara
ekonomis.
Energi dan Aspek Energi dan Perubahannya mencakup
Perubahannya segala sesuatu yang berkaitan dengan
kemampuan sebuah benda untuk melakukan
usaha. Energi dan perubahannya meliputi
perubahan energi kimia, listrik, kalor dan
mekanik serta energi terbarukan.
Bumi dan Antariksa Aspek bumi dan antariksa berkaitan dengan
materi gravitasi universal dan hukum-hukum
gravitasi yang berlaku. Struktur Bumi yang
terdiri dari interior bumi, litosfer, lempeng
tektonik, dan gempa bumi. Struktur bumi
meliputi hidrosfer, atmosfer, dan medan
magnet bumi. Materi ini juga mencakup
iklim, cuaca,
musim, perubahan iklim serta mitigasi bencana.
Keruangan dan Aspek ini berkaitan dengan pemahaman
konektivitas antar terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam
ruang dan waktu dalam konteks lokal dan regional, nasional,
hingga global. Selain itu, aspek ini juga terkait
dengan pembelajaran tentang kondisi
geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap
aktivitas sosial, ekonomi, dan politik.
Mempelajari
konektivitas dan interaksi tersebut untuk
mengasah kemampuan peserta didik berpikir
kritis.
Interaksi, Aspek ini berkaitan dengan pembentukan
Komunikasi, identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di
Sosialisasi, Institusi tengah keberagaman dan kelompok yang
Sosial, dan Dinamika berbeda-beda, serta mempelajari dan
Sosial menjalankan peran sebagai warga Indonesia
dan bagian dari warga dunia. Peserta didik
mempelajari tentang interaksi dan institusi
sosial, peluang dan tantangannya,
mempelajari dinamika/problematika sosial,
faktor penyebab dan solusinya untuk
mewujudkan pembangunan berkelanjutan bagi
kemaslahatan
manusia dan bumi.
Perilaku Ekonomi Aspek ini berkaitan tentang peran diri,
dan Kesejahteraan masyarakat serta negara dalam memenuhi
kebutuhan bersama. Menganalisis faktor-faktor
penyebab kelangkaan, permintaan,
penawaran, harga pasar, serta inflasi.
Mengidentifikasi peran lembaga keuangan,
nilai, serta fungsi uang. Mendeskripsikan
pengelolaan, sumber-sumber pendapatan dan
pengeluaran keuangan keluarga, perusahaan
serta negara. Aspek ini menjadi salah satu
ruang bagi peserta didik agar cakap dalam hal
literasi finansial sehingga dapat memberikan
kontribusi ke masyarakat untuk memenuhi
kebutuhan hidup di tingkat lokal
namun dalam perspektif global.
2. Rumpun Kesehatan dan Pekerjaan Sosial, Agribisnis
dan Agriteknologi, serta Kemaritiman

Aspek Deskri
IPAS psi
Makhluk hidup Aspek ini meliputi keterkaitan antara
dan makhluk hidup yang terdiri dari manusia,
lingkungannya tumbuhan dan hewan yang saling
bergantung kepada lingkungannya baik
berupa tanah, air, energi. Hubungan
makhluk hidup dan lingkungannya dapat
digambarkan sebagai individu - populasi -
komunitas - ekosistem - biosfer.
Pertumbuhan dan perkembangan makhluk
hidup.

Zat dan Aspek ini meliputi jenis dan sifat zat yang
Perubahanny dibedakan secara kimia dan fisika, ciri-ciri
a dari perubahan zat secara fisika, kimia dan
biologi, serta unsur senyawa campuran.

Energi dan Aspek ini meliputi dasar-dasar besaran dan


Perubahanny pengukuran, energi dan perubahannya
a berkaitan dengan segala sesuatu yang
mampu membuat sebuah benda untuk
melakukan sebuah usaha dan bentuk. Energi
dan perubahannya mencakup perubahan
energi kimia, listrik, panas dan mekanik
serta energi terbarukan.

Bumi dan Aspek bumi dan antariksa berkaitan dengan


Antariksa
materi gravitasi universal. Struktur Bumi
yang terdiri dari interior bumi, litosfer,
lempeng tektonik, dan gempa bumi. Struktur
bumi meliputi hidrosfer, atmosfer, dan
medan magnet bumi. Materi ini juga
mencakup iklim, cuaca, musim, perubahan
iklim serta mitigasi bencana.

Keruangan dan Aspek ini berkaitan dengan pemahaman


konektivitas terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam
antar ruang dan dalam konteks lokal dan regional, nasional,
waktu
hingga global. Selain itu, aspek ini juga terkait
dengan pembelajaran tentang kondisi
geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap
aktivitas sosial, ekonomi, dan politik.
Mempelajari konektivitas dan interaksi,
mengasah kemampuan berpikir kritis,
memahami efek sebab dan akibat.

Interaksi, Aspek ini berkaitan dengan pembentukan


Komunikasi, identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di
Sosialisasi, Institusi tengah keberagaman dan kelompok yang
Sosial, dan Dinamika berbeda-beda, serta mempelajari dan
Sosial menjalankan peran sebagai warga Indonesia
dan bagian dari warga dunia. Mempelajari
tentang interaksi dan institusi sosial, peluang
dan tantangannya, mempelajari dinamika/
problematika sosial, faktor penyebab dan
solusinya untuk mewujudkan pembangunan
keberlanjutan bagi kemaslahatan manusia dan
bumi.

Perilaku Ekonomi Aspek ini berkaitan tentang peran diri,


dan masyarakat serta negara dalam memenuhi
Kesejahteraan kebutuhan bersama. Menganalisis faktor-faktor
penyebab kelangkaan, permintaan,
penawaran, harga pasar, bentuk-bentuk pasar,
serta inflasi. Mengidentifikasi peran lembaga
keuangan, nilai, serta fungsi uang
(konvensional dan digital). Mendeskripsikan
pengelolaan, sumber-sumber pendapatan dan
pengeluaran keuangan keluarga, perusahaan
serta negara. Mengidentifikasi hak dan
kewajiban dalam jasa keuangan. Aspek ini
menjadi salah satu ruang berlatih bagi peserta
didik untuk memberikan
kontribusi ke masyarakat, memenuhi
kebutuhan hidup di tingkat lokal namun dalam
perspektif global.

3. Rumpun Bisnis dan Manajemen, Pariwisata, serta Seni


dan Ekonomi Kreatif

Aspek IPAS Deskrips


i
Makhluk hidup dan Aspek ini meliputi keterkaitan antara makhluk
lingkungannya hidup yang terdiri dari manusia, tumbuhan dan
hewan yang saling bergantung kepada
lingkungannya baik berupa tanah, air, energi.
Hubungan makhluk hidup dan lingkungannya
dapat digambarkan sebagai individu - populasi
- komunitas - ekosistem - biosfer.
Mengidentifikasi masalah yang terdapat pada
ekosistem dan upaya yang dapat dilakukan
untuk mengatasi masalah tersebut di tingkat
lokal dalam
perspektif global.
Zat dan Aspek ini meliputi dasar-dasar besaran dan
Perubahanny pengukuran yang dapat digunakan dalam
a bidang industri dan perdagangan.

Berbagai jenis dan sifat zat yang dibedakan


secara kimia dan fisika, ciri-ciri dari perubahan
zat secara fisika dan kimia, serta unsur
senyawa campuran dalam kehidupan sehari-
hari dari
perspektif ekonomi, sosial.
Energi dan Aspek Energi dan Perubahannya berkaitan
Perubahanny dengan segala sesuatu yang mampu membuat
a sebuah benda untuk melakukan sebuah usaha
dan bentuk. Energi dan
perubahannya
mencakup perubahan energi kimia, listrik,
panas dan mekanik serta energi terbarukan.
Melakukan audit energi yang dipergunakan
dalam kehidupan sehari-hari, serta melakukan
refleksi diri dan melakukan aksi untuk
penggunaan energi secara berkelanjutan.
Bumi dan Antariksa Aspek bumi dan antariksa berkaitan dengan
materi struktur bumi yang terdiri dari interior
bumi, litosfer, lempeng tektonik, dan gempa
bumi. Struktur bumi meliputi hidrosfer,
atmosfer, dan medan magnet bumi. Materi ini
juga mencakup iklim, cuaca, musim,
perubahan iklim serta mitigasi bencana.
Mengidentifikasi dampaknya bagi manusia,
serta upaya yang dapat dilakukannya
(preventif dan mitigasi) di
tingkat lokal.
Keruangan dan Aspek ini berkaitan dengan pemahaman
konektivitas terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam
antar ruang dan dalam konteks lokal dan regional, nasional,
waktu hingga global. Selain itu, aspek ini juga terkait
dengan pembelajaran tentang kondisi
geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap
aktivitas sosial, ekonomi, dan politik.
Mempelajari konektivitas dan interaksi
tersebut mengasah kemampuan berpikir kritis
peserta didik memahami efek sebab dan
akibat, serta solusi yang dapat dilakukan untuk
mengatasi masalah
yang ada.
Interaksi, Aspek ini berkaitan dengan pembentukan
Komunikasi, identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di
Sosialisasi, Institusi tengah keberagaman dan kelompok yang
Sosial, dan Dinamika berbeda-beda, serta mempelajari dan
Sosial menjalankan peran sebagai warga Indonesia
dan
bagian dari warga dunia. Peserta didik
mempelajari tentang interaksi dan institusi
sosial, peluang dan tantangannya,
mempelajari dinamika/ problematika sosial,
faktor penyebab dan solusinya untuk
mewujudkan pembangunan keberlanjutan bagi
kemaslahatan
manusia dan bumi.
Perilaku Ekonomi Aspek ini berkaitan tentang peran diri,
dan masyarakat serta negara dalam memenuhi
Kesejahteraan kebutuhan bersama. Menganalisis faktor-faktor
penyebab kelangkaan, permintaan,
penawaran, harga pasar, serta inflasi.
Mengidentifikasi peran lembaga keuangan,
nilai, serta fungsi uang. Mendeskripsikan
pengelolaan, sumber-sumber pendapatan dan
pengeluaran keuangan keluarga, perusahaan
serta negara. Mengidentifikasi hak dan
kewajiban dalam jasa keuangan. Aspek ini
menjadi salah satu ruang untuk peserta didik
berlatih memberikan kontribusi ke masyarakat
untuk memenuhi kebutuhan hidup di tingkat
lokal namun dalam
perspektif global.

D. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, peserta didik diharapkan dapat memahami dan
membuat teks informasi, mendeskripsikan kejadian dan fenomena,
melaporkan percobaan, menyajikan dan mengevaluasi data,
memberikan penjelasan, dan menyajikan opini atau klaim sesuai
dengan lingkup bidang keahliannya. Mereka juga dapat memahami
serta membuat teks multimedia seperti bagan, grafik, diagram,
gambar, peta, animasi, dan media visual. Peserta didik menggunakan
struktur bahasa untuk menghubungkan informasi dan ide, memberikan
deskripsi dan penjelasan, merumuskan hipotesis, dan mengkonstruksi
argumen yang didasarkan pada bukti-bukti sehingga dapat
mengekspresikan posisinya.
Peserta didik memahami ketujuh aspek Ilmu Pengetahuan Alam dan
Sosial yang terdiri dari makhluk hidup dan lingkungannya; zat dan
perubahannya; energi dan perubahannya; bumi dan antariksa;
keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu; interaksi,
komunikasi, sosialisasi, institusi sosial dan dinamika sosial; serta
perilaku ekonomi dan kesejahteraan sesuai dengan karakteristik bidang
keahliannya.

Elemen Capaian Pembelajaran


Menjelaskan Peserta didik diharapkan dapat memahami
fenomena pengetahuan ilmiah dan menerapkannya; atau
secara ilmiah membuat prediksi sederhana disertai dengan
pembuktiannya.

Peserta didik menjelaskan fenomena-fenomena


yang terjadi di lingkungan sekitarnya dilihat dari
berbagai aspek seperti makhluk hidup dan
lingkungannya; zat dan perubahannya; energi dan
perubahannya; bumi dan antariksa; keruangan dan
konektivitas antar ruang dan waktu; interaksi,
komunikasi, sosialisasi, institusi sosial dan dinamika
sosial; serta perilaku ekonomi dan kesejahteraan.
Peserta didik juga mengaitkan fenomena-fenomena
tersebut dengan
keterampilan teknis pada bidang keahliannya.
Mendesain Peserta didik dapat menentukan dan mengikuti
dan prosedur yang tepat untuk melakukan penyelidikan
mengevaluasi ilmiah, menjelaskan cara penyelidikan yang tepat
penyelidikan bagi suatu pertanyaan ilmiah, serta diharapkan
ilmiah dapat mengidentifikasi kekurangan atau kesalahan
pada
desain percobaan ilmiah.
Menerjemahka Peserta didik dapat menerjemahkan data dan bukti
n data dan dari berbagai sumber untuk membangun sebuah
bukti- bukti argumen serta dapat mempertahankannya
secara dengan
ilmiah penjelasan ilmiah. Peserta didik diharapkan dapat
mengidentifikasi kesimpulan yang benar diambil
dari tabel hasil, grafik, atau sumber data lain.
Peserta didik merencanakan dan melaksanakan aksi
sebagai tindak lanjut, mengkomunikasikan proses
dan hasil pembelajarannya, melakukan refleksi diri
terhadap tahapan kegiatan yang dilakukan.

Anda mungkin juga menyukai