0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan3 halaman

Perbedaan Kelompok dan Kolektiva Menurut Merton

Diunggah oleh

RIZKY
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan3 halaman

Perbedaan Kelompok dan Kolektiva Menurut Merton

Diunggah oleh

RIZKY
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

KELOMPOK 4

Anggota 1. 4.
2. 5.
3.
Tujuan • Menjelaskan pengertian dan ciri kelompok sosial.
Pembelajaran
• Mengidentifikasi jenis-jenis kelompok sosial di masyarakat.

• Menganalisis peran kelompok sosial dalam kehidupan sehari-hari.

• Menghasilkan karya proyek yang menunjukkan pemahaman tentang


kelompok sosial dengan cara yang kreatif, kolaboratif, dan
komunikatif.

I. Petunjuk Pengerjaan:

Kelompok 4 (Visual & Kreatif)


• Tugas: Membuat poster atau infografis di karton tentang pengertian, ciri, dan
jenis kelompok sosial (primer, sekunder, formal, informal, in-group, out-
group).
• Produk: Infografis berwarna minimal 1 halaman.
• Proses: Mencari informasi dari buku dan internet → merancang desain visual
(poster).

Petunjuk Kerja :

• Kerjakan soal secara kolaboratif (berkelompok)


• Tuliskan hasilnya di kertas karton !
• Diskusikan hasilnya didepan kelas !
• Kalian bisa menggunakan berbagai sumber untuk menjawab permasalahan
diatas
LAMPIRAN 4 : MATERI AJAR
A. Hakikat Kelompok Sosial
Kelompok sosial merupakan suatu gejala yang sangat penting dalam kehidupan kita karena
sebagian besar kegiatan kita berlangsung di dalamnya.
1. Pengertian Kelompok Sosial
Sejak dilahirkan manusia diperkirakan sudah mempunyai dua kebutuhan pokok bagi
kehidupannya, yaitu:
a. Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain di sekelilingnya; dan
b. Keinginan untuk menjadi satu dengan lingkungan alamnya.

Keterikatan dan ketergantungan antara manusia satu dengan yang lain mendorong
manusia untuk membentuk kelompok masyarakat yang disebut kelompok sosial atau social
group. Berikut pandangan para ahli tentang pengertian kelompok sosial.
a. Roland L. Warren berpendapat bahwa kelompok sosial merupakan kelompok yang
terdiri atas dua atau lebih manusia dan di antara mereka terdapat beberapa pola interaksi
yang dapat dipahami oleh anggota atau orang lain secara keseluruhan.
b. Mayor Polak berpendapat bahwa kelompok sosial adalah sejumlah orang yang saling
berhubungan dalam sebuah struktur.
c. Robert K Merton (dalam Sunarto, 2004) mendefinisikan kelompok sebagai sekelompok
orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang telah mapan.
d. R. M Maclver dan Charles H Cooley (dalam Soekanto, 2015) berpendapat bahwa
kelompok sosial merupakan himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama karena
ada hubungan timbal balik yang saling memengaruhi dan juga kesadaran untuk saling
menolong.
Dapat kita simpulkan bahwa kelompok Sosial adalah kumpulan individu yang memiliki
hubungan dan saling berinteraksi.

2. Syarat dan Ciri Kelompok Sosial


Robert K. Merton (dalam Sunarto, 2004) menyebutkan tiga kriteria suatu kelompok, yaitu:
a. Memiliki pola interaksi;
b. Pihak yang berinteraksi mendefinisikan dirinya sebagai anggota kelompok; dan
c. Pihak yang berinteraksi didefinisikan oleh orang lain sebagai anggota kelompok.

Menurut Merton, kelompok berbeda dengan kolektiva (collectivities) dan kategori sosial.
Kolektiva adalah sejumlah orang yang mempunyai solid berdasarkan nilai bersama serta
memiliki kewajiban moral untuk menjalankan peran yang diharapkan. Di dalam kolektiva
tidak ada unsur interaksi yang menjadi kriteria utama bagi kelompok.

3. Adapun ciri-ciri kelompok sosial adalah sebagai berikut.


a. Kelompok sosial adalah satu kesatuan yang nyata, dapat dikenal, dan dapat dibedakan
kelompok sosialnya.
b. Tiap anggota kelompok sosial merasa memiliki kepentingan yang sama dan
mempertahankan nilai-nilai hidup yang sama.
c. Tiap kelompok sosial memiliki struktur sosial karena terdiri dari individu yang saling
terkait satu sama lain berdasar status dan perannya.
d. Tiap anggota kelompok sosial memiliki peran-peran yang berbeda.
e. Tiap kelompok sosial memiliki norma-norma kelakuan yang mengatur peran anggota.

Menurut Soerjono Soekanto (2015), himpunan manusia baru dapat dikatakan sebagai
kelompok sosial apabila memiliki beberapa persyaratan berikut.
a. Adanya kesadaran sebagai bagian dari kelompok yang bersangkutan.
b. Ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dengan yang lain dalam kelompok
itu.
c. Ada suatu faktor pengikat yang dimiliki bersama oleh anggota-anggota kelompok sehingga
hubungan di antara mereka bertambah erat. Faktor tadi dapat berupa kepentingan yang sama,
tujuan yang sama, ideologi politik yang sama, dan lain-lain.
d. Memiliki struktur, kaidah, dan pola perilaku yang sama.
e. Memiliki sistem dan proses.

Kelompok sosial cenderung tidak bersifat statis, tetapi selalu berkembang dan mengalami
perubahan, baik dalam aktivitas maupun bentuknya.

Anda mungkin juga menyukai