0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan165 halaman

Pengaruh TikTok pada Interaksi Sosial Mahasiswa

Diunggah oleh

pkwfznjk96
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan165 halaman

Pengaruh TikTok pada Interaksi Sosial Mahasiswa

Diunggah oleh

pkwfznjk96
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK

TERHADAP INTENSITAS INTERAKSI SOSIAL DI


KALANGAN MAHASISWA TADRIS IPS UIN JAKARTA

SKRIPSI
Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk Memenuhi
Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan ([Link])

Disusun Oleh:
Sinta Solihah
NIM. 11200150000003

PROGRAM STUDI
TADRIS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
1445 H / 2024
LEMBAR PENGESAHAN PANITIA UJIAN SKRIPSI

i
LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI

ii
LEMBAR PENGESAHAN BIMBINGAN SKRIPSI

iii
LEMBAR PERNYATAAN UJI REFERENSI

iv
SURAT PERNYATAAAN KARYA SENDIRI

v
ABSTRAK

Sinta Solihah, NIM. 11200150000003, Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial,


Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Syarif
Hidayatullah Jakarta. Skripsi Berjudul Pengaruh Penggunaan Aplikasi
TikTok Terhadap Intensitas Interaksi Sosial di Kalangan Mahasiswa Tadris
IPS UIN Jakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media sosial


TikTok terhadap intensitas interaksi sosial di kalangan mahasiswa Tadris IPS UIN
Syarif Hidayatullah Jakarta. Responden dalam penelitian ini adalah 123
mahasiswa angkatan 2020. Melalui analisis data menggunakan regresi linier,
ditemukan bahwa penggunaan TikTok secara signifikan mempengaruhi intensitas
interaksi sosial mahasiswa. Nilai konstanta diperoleh sebesar 31,392 dengan
koefisien regresi 0,925. Hasil uji T menunjukkan t hitung sebesar 12,276, lebih
besar dari t tabel sebesar 1,97976, serta nilai signifikansi sebesar 0,0 yang lebih
kecil dari 0,05. Ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif diterima, sementara
hipotesis nol ditolak, mengindikasikan adanya pengaruh signifikan antara
penggunaan TikTok (X) dan intensitas interaksi sosial (Y). Nilai R Square sebesar
0,555 menunjukkan bahwa 55,5% variasi dalam intensitas interaksi sosial
dijelaskan oleh penggunaan TikTok, sedangkan 44,5% sisanya dipengaruhi oleh
faktor lain yang tidak diteliti. Kesimpulannya, semakin tinggi penggunaan
TikTok, semakin meningkat intensitas interaksi sosial mahasiswa.

Kata Kunci: Media Sosial TikTok, Interaksi Sosial, Mahasiswa

v
i
ABSTRACT

Sinta Solihah, NIM. 11200150000003, Social Science Education, Faculty of


Education and Teacher Training, Syarif Hidayatullah State Islamic University
Jakarta. Thesis entitled The Influence of TikTok Application Usage on the
Intensity of Social Interaction among Social Science Education Students of
UIN Jakarta.

This research aims to examine the influence of TikTok social media usage on the
intensity of social interaction among Tadris IPS students at UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta. The respondents of this study were 123 students from the
2020 cohort. Through data analysis using linear regression, it was found that
TikTok usage significantly influences students' social interaction. The constant
value obtained was 31.392 with a regression coefficient of 0.925. The T-test
results showed a t-value of 12.276, greater than the t-table value of 1.97976, with
a significance value of 0.0, which is less than 0.05. This indicates that the
alternative hypothesis is accepted, while the null hypothesis is rejected, signifying
a significant influence between TikTok usage (X) and the intensity of social
interaction (Y). The R Square value of 0.555 shows that 55.5% of the variation in
the intensity of social interaction is explained by TikTok usage, while the
remaining 44.5% is influenced by other factors not examined in this study. In
conclusion, the higher the usage of TikTok, the greater the increase in students'
social interaction intensity.

Keywords: TikTok, Social Media, Social Interaction, Students

vi
i
KATA PENGANTAR

Dengan penuh syukur, penulis ingin mengungkapkan rasa terima kasih


kepada Allah SWT yang Maha Kuasa dan Maha Penyayang atas karunia-Nya
yang melimpah, yang telah memungkinkan penulis menyelesaikan Skripsi ini
dengan sukses. Skripsi ini berjudul Pengaruh Penggunaan Aplikasi TikTok
Terhadap Intensitas Interaksi Sosial di Kalangan Mahasiswa Tadris IPS
UIN Jakarta dan disusun untuk memenuhi syarat meraih gelar Sarjana
Pendidikan dalam bidang Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial dengan konsentrasi
Sosiologi di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Penulis sangat
menyadari bahwa Skripsi ini masih memiliki kekurangan, oleh karena itu, penulis
dengan tulus menerima kritik dan saran yang membangun dari semua pihak guna
meningkatkan kualitas Skripsi ini.

Skripsi ini berhasil terselesaikan berkat bantuan berbagai individu yang


selalu memberikan dukungan kepada saya selama proses penyelesaian Skripsi.
Oleh karena itu, dengan rendah hati dan penuh rasa hormat, penulis ingin
menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang
telah memberikan dukungan, baik secara langsung maupun tidak langsung,
selama penulisan Skripsi ini selesai. Oleh karena itu, dengan rasa hormat penulis
ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D. Rektor Universitas Islam Negeri
Syarif Hidayatullah Jakarta.
2. Prof. Siti Nurul Azkiyah, [Link]., Ph.D. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
3. Dr. Muhamad Arif, [Link]., [Link]. Ketua Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan
Sosial Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
4. Andri Noor Ardiansyah, [Link]. Sekretaris Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan
Sosial Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
5. Syairul Bahar, [Link]. Dosen Pembimbing Akademik yang senantiasa
memberikan arahan mengenai perkembangan kegiatan akademik di kampus.

vii
i
6. Ibu Zaharah, [Link]., Ph.D. selaku Dosen Pembimbing I yang telah bersedia
menjadi pembimbing dan bersabar untuk membimbing, mengarahkan,
memotivasi peneliti dalam menyelesaikan skripsi ini.
7. Dr. Jakiatin Nisa [Link]. selaku Dosen Pembimbing II yang telah bersedia
menjadi pembimbing dan senantiasa bersabar untuk membimbing,
mengarahkan, memberikan semangat, memotivasi peneliti dalam
menyelesaikan skripsi ini, dengan hati yang tulus penulis akan selalu
mendoakan kebaikan beliau yang telah memberikan banyak pengalaman
akademik yang bermanfaat selama perkuliahan.
8. Seluruh Dosen Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial dan seluruh staf
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang
telah memberikan pengetahuan yang berharga selama masa perkuliahan dan
memberikan dukungan yang memungkinkan saya untuk menyelesaikan studi
dengan baik.
9. Terima kasih kepada responden dalam penelitian ini yang sudah meluangkan
waktunya dan bersedia untuk di wawancarai serta membagikan pengalaman
dan ilmunya.
10. Terimakasih kepada kedua orang tua saya yaitu Ibu Eneng Aat Rahmawati
dan bapak Amad yang telah memebrikan dukungan, kasih saying serta
perhatian yang telah diberikan selama ini kepada peneliti.
11. Nenek tercinta Mamah Enok yang selalu memberikan dukungan, doa serta
kasih sayang yang tiada henti di berikan kepada penulis sehingga penulis
dapat menyelesaikan penelitian ini.
12. Kelima saudara saya, Teteh Siti Khoirunnisa (Nova), Aa Riandi Wijaya,
Rifandi, Abdul Fatah dan Ma‟rifatul Hasanah (Hana) yang senantiasa ada
dalam membantu dan mendukung selama penulisan skripsi dan yang selalu
ada untuk menghibur selama masa rendahnya peneliti saat penulisan skripsi.
13. Keponakan pertama Muhammad Dzaki Atahoilah yang senantiasa
memberikan hiburan serta harapan kepada peneliti dikala peneliti merasa
kesulitan saat penelitian skripsi

ix
14. Dania Aulia Syaharani, Adisti Apriliadita Sulardi, Alifa Zahri, Ananda
Setiagils, dan Lutfiya Maros. Sahabat peneliti dari awal perkuliahan hingga
saat ini yang selalu ada dalam memberikan bantuan, dukungan doa, semangat,
dan menemani peneliti selama perkuliahan hingga penyusunan skripsi.
15. Lilis Robiah, Rapi‟ah, Aisah Nur Barokah, Siti Nurasiah, Aulia Rahma, Sofi
Sarah dan Sofa Sarah. Sahabat yang selalu mendukung, menemani, dan
memotivasi selama peneliti menyusun skripsi.
16. Komik online yang selalu ada memberikan hiburan dan semangat selama
penyusunan skripsi peneliti.
17. Keluarga Tadris IPS 2020, khususnya konsentrasi Sosiologi yang telah
memberikan warna dan cerita semasa perkuliahan.
18. Semua pihak yang namanya tidak dapat peneliti sebutkan satu persatu, terima
kasih atas bantuan, dukungan, serta doa kepada peneliti.

Pandeglang, 02 September 2024

Sinta Solihah

x
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI .................................................................. i

LEMBAR PENGESAHAN BIMBINGAN SKRIPSI ........................................ ii

LEMBAR PERNYATAAN UJI REFERENSI .................................................. iii

SURAT PERNYATAAAN KARYA SENDIRI ................................................. iv

ABSTRAK ............................................................................................................. v

ABSTRACT .......................................................................................................... vi

KATA PENGANTAR ......................................................................................... vii

DAFTAR ISI .......................................................................................................... x

DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... xii

DAFTAR TABEL............................................................................................... xiii

BAB I ...................................................................................................................... 1

PENDAHULUAN .................................................................................................. 1

A. Latar Belakang Masalah.......................................................................................... 1


B. Identifikasi Masalah .............................................................................................. 12
C. Batasan Masalah ................................................................................................... 13
D. Rumusan Masalah ................................................................................................. 13
E. Tujuan Penelitian .................................................................................................. 13
F. Manfaat Penelitian ................................................................................................ 13
BAB II .................................................................................................................. 16

KAJIAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS........................................ 16

A. Kajian Teori .......................................................................................................... 16


B. Penelitian Relevan................................................................................................. 41
C. Kerangka Berfikir ................................................................................................. 43
D. Hipotesis Penelitian............................................................................................... 46

BAB III ................................................................................................................. 47


x
i
METODOLOGI PENELITIAN ........................................................................ 47

A. Tempat dan Waktu Penelitian ............................................................................... 47


B. Metode Penelitian ................................................................................................. 48
C. Populasi dan Sampel ............................................................................................. 50
D. Sumber Data.......................................................................................................... 51
E. Variabel Penelitian dan Definisi Variabel............................................................. 52
F. Teknik Pengumpulan Data .................................................................................... 54
G. Instrumen Penelitian ............................................................................................. 55
H. Teknik Analisis Data ............................................................................................. 60
BAB IV ................................................................................................................. 70

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................................. 70

A. Deskripsi Tempat Penelitian ................................................................................. 70


B. Data Penelitian ...................................................................................................... 71
C. Analisis Data ......................................................................................................... 84
D. Pembahasan Hasil Penelitian ................................................................................ 90
E. Keterbatasan Penelitian ......................................................................................... 96
BAB V................................................................................................................... 98

KESIMPULAN, IMPLIKASI, SARAN ............................................................ 98

A. Kesimpulan ........................................................................................................... 98
B. Implikasi ............................................................................................................... 98
C. Saran ................................................................................................................... 100
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 102

LAMPIRAN ....................................................................................................... 107

x
ii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1 Logo Tiktok ................................................................................... 29


Gambar 2. 2 Tampilan Home............................................................................. 34
Gambar 2. 3 Fitur Pencarian ............................................................................. 35
Gambar 2. 4 Fitur Tanda Merekam .................................................................. 35
Gambar 2. 5 Fitur Notifikasi .............................................................................. 36
Gambar 2. 6 Profile Pengguna ........................................................................... 36
Gambar 2. 7 fitur Shop ....................................................................................... 37
Gambar 2. 8 Kerangka Berfikir......................................................................... 46
Gambar 3. 1 Tempat Penelitian ............................................................................. 47

xii
i
DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Penelitian Relevan ............................................................................. 41


Tabel 3. 1 Waktu Penelitian ............................................................................... 48
Tabel 3. 2 Kategori Penilitian ............................................................................... 55
Tabel 3. 3 Instrumen Variabel Penelitian ......................................................... 56
Tabel 3. 4 Hasil Uji Validitas Variabel Media Sosial TIkTok ......................... 62
Tabel 3. 5 Hasil Uji Validitas Variabel Interaksi Sosial Mahasiswa .............. 63
Tabel 3. 6 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Media Sosial TikTok ..................... 65
Tabel 3. 7 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Interaksi Sosial Mahasiswa ......... 65
Tabel 4. 1 Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ............................................... 71
Tabel 4. 2 Responden Berdasarkan Konsentrasi ................................................... 72
Tabel 4. 3 Responden Berdasarkan Pengguna TikTok ......................................... 73
Tabel 4. 4 Hasil Angket Indikator Dampak Positif TikTok .................................. 73
Tabel 4. 5 Hasil Angket Indikator Dampak Negatif TikTok ................................ 74
Tabel 4. 6 Hasil Angket Indikator Kreatifitas ...................................................... 75
Tabel 4. 7 Hasil Angket Adanya Konten dalam TikTok ...................................... 76
Tabel 4. 8 Hasil Angket Indikator Imitasi ............................................................. 77
Tabel 4. 9 Hasil Angket Indikator Sugesti ............................................................ 78
Tabel 4. 10 Hasil Angket Indikator Identifkasi..................................................... 79
Tabel 4. 11 Hasil Angket Indikator Simpati ......................................................... 80
Tabel 4. 12 Hasil Angket Indikator Dukungan ..................................................... 81
Tabel 4. 13 Hasil Angket Indikator Rasa Positif .................................................. 82
Tabel 4. 14 Hasil Angket indikator Keterbukaan.................................................. 83
Tabel 4. 15 Hasil Angket Indikator Kebersamaan ................................................ 83
Tabel 4. 16 Hasil Uji Analisis Deskriptif .............................................................. 85
Tabel 4. 21 Hasil Uji Normalitas .......................................................................... 86
Tabel 4. 22 Hasil Uji Linearitas ............................................................................ 87
Tabel 4. 23 Hasil Uji Homogenitas ....................................................................... 88
Tabel 4. 24 Hasil Uji T .......................................................................................... 88
Tabel 4. 25 Hasil Uji Koefisien Determinasi ........................................................ 90

xiv
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang


sangat sempurna dibandingkan dengan makhluk Tuhan yang lainnya. Manusia
diberikan akal pikiran dan kemampuan untuk berinteraksi secara personal
maupun sosial, oleh sebab itu manusia dapat dikatakan sebagai makhluk
sosial. Dalam hubungan sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup
bersama, orang saling membutuhkan dan perlu berinteraksi dengan orang lain.
Memang benar, manusia tidak bisa memenuhi kebutuhan esensialnya
sendirian. Manusia akan bergabung dengan manusia lainnya membentuk
kelompok untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan hidup, dalam hal ini akan
selalu bersentuhan dengan makhluk sosial lainnya karena tidak dapat hidup
sendiri.1 Manusia memiliki keunikan sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang
dilengkapi dengan akal, pikiran, dan kemampuan berinteraksi, yang
membedakannya dari makhluk lain. Karakteristik ini membuat manusia tidak
hanya mampu hidup sendiri, tetapi juga secara alami terdorong untuk hidup
dalam komunitas dan berkolaborasi dengan orang lain.

Populasi dunia yang terus berkembang telah melahirkan berbagai


generasi, mulai dari Generasi Baby Boomers (1946-1960) hingga Generasi Z
atau Gen Z (1995-2010), yang memiliki peran penting saat ini. Generasi Z
adalah generasi pertama yang sejak usia dini sudah akrab dengan teknologi.
Teknologi-teknologi ini meliputi komputer, perangkat elektronik seperti
telepon seluler, jaringan internet, hingga aplikasi media sosial. Generasi Z
tumbuh dalam lingkungan digital dan sosial, menjadikan teknologi sebagai

1
Fadhillah Iffah dan Yuni Fitri Hasni, Manusia Sebagai Makhluk Sosial, Lathaif: Literasi
Tafsir, Hadis dan Filologi, Vol. 1 (1), 2022, (Januari-Juni), h.38.

1
2

bagian utama dari identitas mereka.2 Generasi Z, yang tumbuh di tengah


pesatnya perkembangan teknologi, menunjukkan perbedaan signifikan dari
generasi sebelumnya dalam cara mereka berkomunikasi, bersosialisasi, dan
membentuk identitas, karena sejak dini telah terpapar pada perangkat
elektronik, internet, dan media sosial.

Perkembangan di era milenial saat ini membawa perubahan dan


kemajuan di bidang teknologi, informasi dan komunikasi. Kemajuan ini
ditandai dengan aplikasi penghubung seperti media sosial yang memberikan
kemudahan pada setiap orang untuk terhubung agar dapat berinteraksi dan
bersosialisasi dengan setiap orang dari jarak jauh. Media sosial menjadi tanda
dari kemajuan teknologi karena memudahkan untuk mendapatkan informasi
serta komunikasi dengan orang lain dari berbagai belahan dunia.

Media sosial adalah aplikasi penghubung banyak orang dalam satu lini
masa tertentu Media sosial memiliki sifat yang interaktif dan umpan balik
yang membuat antar pengguna dapat saling berhubungan, berbagi informasi
dan berkolaborasi. Beberapa aplikasi di media sosial menyediakan informasi
bagi setiap orang dari setiap belahan dunia berupa informasi, berita, foto, atau
video peristiwa aktifitas seseorang. Sehingga media sosial menjadi alternatif
untuk membangun dan menjalin koneksi setiap saat. Media sosial adalah
platform interaktif yang menghubungkan banyak orang dalam satu linimasa,
memungkinkan mereka berhubungan, berbagi informasi, dan berkolaborasi
sehinggga menjadikannya alternatif efektif untuk membangun dan menjalin
koneksi setiap saat.

Kehadiran media sosial sebagai sarana komunikasi, dapat


memberikan kemudahan bagi setiap individu untuk mengekspresikan diri,
memberikan dan menerima informasi atau menimbulkan masalah baru
terkait fenomena terjadi di sekitar mereka. Fungsi media sosial lainnya

2
Fadhlizha Izzati Rinanda Firamadhina dan Hetty Krisnan, Perilaku Generasi Z Terhadap
Penggunaan Media Sosial Tiktok: Tiktok Sebagai Media Edukasi Dan Aktivisme, Social Work
Jurnal, Vol. 10, h.199.
3

juga sebagai sarana untuk membangun hubungan atau relasi, Berdasarkan


fungsi dan juga masifnya perkembangan media sosial menjadikan media sosial
sebagai kebutuhan sehari-hari.3 Media sosial memudahkan individu untuk
mengekspresikan diri, berbagi informasi, dan membangun hubungan, namun
juga bisa memunculkan masalah terkait fenomena sosial.

Pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan yang


signifikan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara
Jasa Internet Indonesia (APJII), survei dan wawancara terhadap 7.568
responden berusia 13 hingga 55 tahun ke atas menunjukkan bahwa tingkat
penetrasi internet di Indonesia pada tahun 2021 hingga kuartal pertama 2022
telah mencapai 77,02%. Pada awal tahun 2022, jumlah pengguna internet di
Indonesia dilaporkan mencapai 210 juta jiwa. Dari data tersebut, mayoritas
pengguna internet mengakses layanan melalui perangkat ponsel, dengan
tujuan utama untuk membuka media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa
ponsel dan media sosial menjadi alat utama interaksi digital bagi masyarakat
Indonesia.4 Dari data tersebut sebagian besar pengguna internet mengakses
melalui ponsel untuk membuka media sosial.

Ada berbagai macam media sosial, mulai dari jejaring sosial


(Facebook, Linked-In, Whatsapp, Line, Instagram) jejaring sosial pribadi
(Yammer, Social Cast, Jive) situs berbagi konten (YouTube, Flicker) ke blog
wiki (Wikipedia) (Blogger, Word Press) dan blog mikro (Twitter). 5

Situs web pengguna media sosial yang paling populer seperti


WhatsApp, Facebook, Twitter dan Instagram menggambarkan bahwa interaksi

3
Sulastri Sulastri dan Ike Sylvia Hambatan Interaksi Sosial Mahasiswa Terindikasi Fear
of Missing Out (FoMO) (Studi Kasus: Mahasiswa FIS UNP), Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian
Sosiologi dan [Link] 5 no. 3, (2022). h. 325.
4
Nabila Diva Pratidina dan Jane Mitha, Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap
Interaksi Sosial Masyarakat: Studi Literature, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 23, Vol.
1, h. 810.
5
Danang Sanggabuwana dan Susi Andrini, Dampak Media Sosial Terhadap Usaha Kecil
Dan Menengah (Ukm) Sentra Industri Keramik Plered, Kabupaten Purwakarta, Vol. 2, 2017,
h.173.
4

telah dilakukan secara daring baik individu, komunitas, ataupun untuk


berkomunikasi dan terlibat dengan orang lain.6 Platform – platform media
sosial terbagi menjadi beberapa jenis sehingga pengguna dapat
menggunakannya sesuai dengan kebutuhan.

Media Sosial yang sedang tren di kalangan anak- anak maupun remaja
adalah Aplikasi TikTok, TikTok merupakan aplikasi media sosial yang
sekarang sudah menyebar luas di berbagai belahan dunia khususnya di
kalangan remaja. TikTok, atau Douyin di China, adalah layanan jejaring sosial
berbagi yang menggunakan video berdurasi pendek sebagai media untuk
menangkap dan menyajikan kreativitas, pengetahuan, dan momen lainnya
yang dimiliki oleh ByteDance, sebuah perusahaan teknologi internet yang
berbasis di Beijing dan diciptakan pada tahun 2012 oleh Zhang Yiming. Awal
mula TikTok berawal dari tahun 2016 dengan nama Douyin dan baru berlayar
di China hingga tahun 2017 diluncurkan dengan nama TikTok untuk seluruh
dunia.7 TikTok, aplikasi media sosial yang saat ini sangat populer di kalangan
anak-anak dan remaja, telah menyebar secara global. Dikenal sebagai Douyin
di China, TikTok adalah platform berbagi video pendek yang memungkinkan
pengguna menampilkan kreativitas, pengetahuan, dan momen penting.

Aplikasi TikTok adalah Platform video pendek didukung dengan


musik merupakan salah satu aplikasi yang dapat membius anak-anak hingga
dewasa. Mereka membuat video dengan berbagai genre, mulai dari menirukan
gerakan, suara, dan video-video inovafatif serta kreatif lainnya. 8

Pada tahun 2020, TikTok menghasilkan unduhan terbanyak untuk


aplikasi apa pun dalam satu kuartal dengan mengumpulkan lebih dari 315 juta

6
Muhamad Ayub dan Sofia Farzanah Sulaeman, Dampak Media Sosial Terhadap
Interaksi Sosial pada Remaja: Kajian Sistematik, Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, Vol.
7, h. 23.
7
Fadhlizha Izzati Rinanda Firamadhina dan Hetty Krisnani, Perilaku Generasi Z
Terhadap Penggunaan Media Sosial Tiktok: TikTok Sebagai Media Edukasi dan Aktivisme,
Journal Social Work , Vol. 10, h.200.
8
Laura Yuni Suryani dan Imam Yuliadi, Peran Media Sosial Tiktok Terhadap Perubahan
Pola Interaksi Sosial Remaja di SMK Kesehata Al-Ma‟arif Sumbawa Tahun 2022, Jurnal Ilmu
Sosial, Vol. 1, 2022, h. 19.
5

pemasangan di App Store dan Google Play.9 TikTok mengalahkan aplikasi


popular lain semacam YouTube, WhatsApp, Facebook Messenger, dan
Instagram Meskipun aplikasinya sudah populer, lonjakan terbaru TikTok
datang di tengah pandemi global COVID-19, yang telah membuat konsumen
semakin tertarik ke perangkat seluler mereka karena mereka mencari cara baru
untuk berbelanja, bekerja, dan terhubung dengan orang lain.

Berdasarkan laporan firma riset Statista yang dilaporkan dalam


laporan bertajuk “Negara dengan jumlah penonton TikTok tertinggi per April
2023”. Hasil laporan tersebut menerangkan bahwa jumlah pengguna TikTok
di Indonesia sebanyak 113 juta per April 2023. Dengan 113 juta pengguna,
Indonesia dinobatkan sebagai negara dengan pengguna TikTok terbanyak di
dunia selama periode tersebut. Jumlah pengguna TikTok di Indonesia tidak
melebihi 117 juta di Amerika Serikat (AS).10 Jumlah tersebut menjadikan
Amerika Serikat sebagai negara pertama di dunia yang memiliki jumlah
penonton TikTok terbanyak per April 2023.

Susilowati dalam penelitiannya menjelaskan bahwa aplikasi TikTok


adalah aplikasi yang memberikan special effects unik dan menarik yang dapat
digunakan oleh penggunanya dengan mudah sehingga dapat membuat video
pendek dengan hasil yang keren serta dapat dipamerkan kepada teman-teman
atau pengguna lainnya. Aplikasi sosial video pendek ini memiliki dukungan
musik yang banyak sehingga penggunanya dapat melakukan performanya
dengan tarian, gaya bebas, dan masih banyak lagi sehingga mendorong
kreativitas penggunanya menjadi content creator.11 Aplikasi TikTok memiliki
fitur yang unik dan mudah digunakan oleh penggunanya, seperti berbagai

9
Craig Chapple, “TikTok Crosses 2 Billion Downloads After Best Quarter For Any App
Ever,” artikel diakses pada tanggal 20 Januari 2024. ( [Link]
downloads-2-billion).
10
Galuh Putri Riyanto dan Wahyunanda Kusuma Pertiwi, “Pengguna TikTok di Indonesia
Tembus 113 Juta, Terbesar Kedua di Dunia”, ([Link]
11000067/pengguna-tiktok-di-indonesia-tembus-113-juta-terbesar-kedua-di-dunia).
11
Sandi Marga Pratama dan Muchlis, Pengaruh Aplikasi Tik Tok Terhadap Ekspresi
Komunikasi Mahasiswa Univeritas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya Tahun 2020,
International Journal Of Education Resources, Vol. 1, 2020, h. 106-107.
6

pilihan musik yang ditawarkan, yang memungkinkan mereka


mengekspresikan diri melalui tarian, gaya bebas, dan banyak lagi, sehingga
mendorong kreativitas dalam menciptakan konten.

Konten tiktok dapat dikategorikan menjadi konten hiburan yang dapat


berupa video lucu, kesenian atau tips-tips. Kategori selanjutnya yaitu edukasi
seperti pengetahuan ataupun keterampilan. Kategori ketiga atau terakhir
adalah konten pemasaran dimana nantinya akan menampilkan daya tarik yang
mempersuasif seseorang untuk membeli, menggunakan atau mencoba barang
atau jasa yang dipasarkan.12 Tiktok memiliki berbagai macam konten seperti
konten hiburan, konten edukasi dan konten pemasaran. Sehingga menambah
daya tarik pengguna media sosial TikTok

Aplikasi TikTok memiliki sisi positif dan negatif. Dampak positifnya


meliputi kemudahan dalam menjalin pertemanan, digunakan sebagai sarana
promosi, media komunikasi dengan teman, serta menjadi alternatif untuk
memperoleh informasi terkini dan pendidikan teknologi. TikTok telah menjadi
salah satu platform media sosial yang memungkinkan penggunanya terhubung
dengan orang-orang di berbagai belahan dunia.

Aplikasi TikTok mempunyai dampak positif dan dampak negatif.


Dampak positif yang ditimbulkan antara lain dapat dengan mudah menjaring
pertemanan, dapat digunakan sebagai media promosi, sebagai media
komunikasi dengan teman, dapat digunakan sebagai alternatif untuk mencari
informasi baik itu berita terkini, serta pendidikan teknologi.13

Dampak positif lainnya seperti memotivasi seorang individu karena


adanya gagasan positif yang tercantum dan dikemas dalam sebuah video
singkat sehingga pengguna yang cepat bosan akan lebih tertarik untuk

12
Nadila Trisukma Devi dan Yohana Wuri Satwika, Studi Fenomenologi: Dampak
Aplikasi Tiktok Terhadap Remaja Akhir Shopee Affiliates, Jurnal Penelitian Psikologi, Vol. 9,
2022, h.209.
13
Meilla Dwi Nurmala, Stevany Afrizal, dan Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo,
Dampak Penggunaan Aplikasi TikTok Terhadap Perubahan Perilaku Sosial Mahasiswa, Jurnal
Hermeneutika, Vol. 8, 2022, h. 3.
7

menyaksikan karena tampilan video di TikTok menarik dan ringkas. Pengguna


media sosial TikTok dapat menimbulkan rasa percaya diri tampil di depan
umum dan saat ini setiap pengguna tiktok mulai berani menunjukkan
kemampuan dirinya seperti berbusana sesuai trend, merias, berdakwah dan
mengaji agama, kemampuan berbahasa dan lain sebagainya. Konten trend saat
ini seakan memberikan efek penasaran dan semangat untuk menampilkan hal
yang terbaik untuk dilihat oleh masyarakat.14 TikTok memiliki dampak positif,
seperti memotivasi individu melalui video singkat yang menarik,
meningkatkan rasa percaya diri, dan mendorong pengguna untuk
menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan publik.

Selain dampak positif ada pula dampak negatif yang ditimbulkan


terutama dengan terlalu sering mengakses dan menggunakan sosial media
dapat mengakibatkan kurangnya sosialisasi dengan lingkungan sekitar,
kurangnya konsentrasi dalam pembelajaran, adanya perilaku negatif dan
menyebarkan berita hoax.15 Penggunaan media sosial TikTok secara
berlebihan dapat memiliki dampak negatif yang dapat merugikan
penggunanya.

Aplikasi TikTok menjadi salah satu isu yang eksis terjadi saat ini yang
menyebabkan interaksi secara tatap muka cenderung menurun. Hal ini sejalan
dengan penelitian yang dilakukan oleh Suryani. Penelitian tersebut
menunjukkan bahwa aplikasi TikTok berperan dalam perubahan pola interaksi
remaja dan cenderung menurun pada interaksi karena kebanyakan remaja
terlena akan konten yang direkomendasi sehingga berinteraksi secara langsung
semakin jarang terjadi dikarenakan pengguna TikTok lebih senang
menyendiri.16 Media sosial memudahkan untuk berinteraksi secara tidak

14
Laura Yuni Suryani dan Imam Yuliadi, Peran Media Sosial Tiktok Terhadap Perubahan
Pola Interaksi Sosial Remaja di SMK Kesehata Al-Ma‟arif Sumbawa Tahun 2022, Jurnal Ilmu
Sosial, Vol. 1, 2022. h. 20.
15
Meilla Dwi Nurmala, Stevany Afrizal dan Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo,
Dampak Penggunaan Aplikasi TikTok Terhadap Perubahan Perilaku Sosial Mahasiswa, Jurnal
Hermeneutika, Vol. 8, 2022, h. 3.
16
Laura Yuni Suryani dan Imam Yuliadi, Peran Aplikasi TikTok Terhadap Perubahan
Pola Interaksi Sosial Remaja di SMK Kesehata Al-Ma‟arif Sumbawa Tahun 2022, Vol. 1, h.18.
8

langsung dengan seluruh orang di berbagai belahan dunia sehingga


mengakibatkan tidak menarik untuk bersosialisasi secara langsung dengan
orang lain di sekitarnya.

Banyak pengguna Aplikasi TikTok yang tidak peduli dengan


lingkungan sekitarnya, mereka sering mengabaikan hal yang terjadi di
sekelilingnya, dapat dilihat dari pengguna Aplikasi TikTok yang masih
sibuk menonton TikTok walaupun sedang berkumpul dengan temannya
atau keluarga. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rabiatun
yang dilakukan di Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Pekanbaru, bahwa ada
hubungannya penggunaan aplikasi TikTok dengan intensitas tinggi dapat
menyebabkan sikap apatis pada remaja.17 Penggunaan media sosial TikTok
yang sering dapat mengakibatkan remaja mengalami sikap apatis dan tidak
suka untuk berinterakasi secara langsung dengan sekitarnya.

Pengguna Media Sosial lebih mementingkan hal-hal yang ada di


media sosial, serta merasa cemas jika tidak update. Kondisi ini dapat
disebut dengan Fear of Missing Out (FoMO). FoMO adalah kecemasan atau
ketakutan seseorang akan kehilangan momen penting, pengalaman, atau
hubungan sosial yang sedang terjadi atau sedang populer di kalangan teman-
teman atau masyarakat umum.18 Ketakutan akan tertinggal trend yang sedang
berlangsung sehingga menyebabkan kondisi FoMO, kondisi ini banyak
dialami oleh para pengguna media sosial. Salah satau contoh kasus kerugian
pengguna media sosial TikTok mengalami kondisi FoMO yang berlebihan
adalah meninggalnya seorang remaja berusia 15 tahun dari Oklahoma
Amerika Serikat (AS) karena mengkonsumsi obat anti-alergi Benadryl dalam
jumlah berlebihan.19 Remaja bernama Chloe Philips ini meninggal dunia

17
Rabiatun, Jumaini, dan Nopriadi, Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial
Aplikasi TikTok terhadap Sikap Apatis pada Remaja, Vol. 8, h. 5.
18
Sulastri Sulastri dan Ike Sylvia. Hambatan Interaksi Sosial Mahasiswa Terindikasi Fear
of Missing Out (FoMO) (Studi Kasus: Mahasiswa FIS UNP), Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian
Sosiologi dan Pendidikan, Volume 5 no. 3, (2022). h.325.
19
Lynda Hasibuan, “Gegara tik tok Challenge, Remaja Ini Tewas Overdosis,” artikel
diakses pada tanggal 21 Januari 2024. ([Link]
184948/gegaratiktok-challenge-remaja-ini-tewas-overdosi).
9

setelah overdosis karena meminum terlalu banyak. Hal tersebut dilakukannya


kerena ia ingin tetap eksis mengikuti tren yang sedang viral saat itu yakni
tantangan (challenge) meminum obat anti-alergi Benadryl dalam jumlah
banyak. Tantangan tersebut dikenal dengan nama “Benadryl Challenge”.

Penggunaan aplikasi TikTok secara berlebihan dapat menyebabkan


kecanduan, Kecanduan merupakan suatu keterlibatan secara terus-menerus
dengan sebuah aktivitas meskipun hal-hal tersebut mengakibatkan
konsekuensi negatif. Kecanduan media sosial tiktok dapat mudah terjadi
karena aplikasi TikTok memudahkan penggunanya untuk berpartisipasi dalam
membagi berita, informasi, dan konten kepada orang lain dengan
menghabiskan waktu yang sangat banyak dan tidak mampu mengontrol
penggunaannya saat online dan seseorang yang kecanduan merasa terhukum
apabila tidak memenuhi hasratnya.20 Contoh kasus pada seorang wanita
berusia 24 tahun dievakuasi oleh Dinas Sosial Kota Bogor karena mengalami
depresi akibat kecanduan live TikTok.21 Wanita bernama Mawar (nama
samaran) mengalami gangguan kejiwaan karena kecanduan live TikTok, hal
tersebut dilakukan karena telah melakukan live TikTok berulang kali hingga
mengeluarkan kuota dalam jumlah banyak, namun tak kunjung banyak orang
yang menonton live-nya.

Intensitas yang tinggi dalam penggunaan aplikasi TikTok juga


berdampak negatif terhadap kurangnya kontrol diri remaja untuk menjaga
privasinya, sehingga menimbulkan kekerasan verbal, cyberbullying,
pencurian data pribadi, sexting hingga kekerasan seksual. Contoh kasus
kerugian penggunaan Aplikasi TikTok mengalami cyberbullying adalah

20
Fahmi Idris, Abdullah Sinring dan Abdullah Pandang, Penanganan Perilaku Kecanduan
Penggunaan Aplikasi Tiktok (Studi Kasus Pada Satu Mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Makassar), Pinisi journal Of Education, h.3.
21
Nur Rohmi Aida Dan Inten Esti Pratiwi, “Gadis 24 Tahun Depresi karena Kecanduan
Live TikTok, Ini Kisahnya,” artikel diakses pada tanggal 01 Februari 2024.
([Link]
kecanduanlive-tiktok-ini-kisahnya?page=all).
10

meninggalnya seorang wanita berusia 44 tahun karena bunuh diri.22 Wanita


yang berprofesi sebagai gulu les sekaligus seorang influencer TikTok
melakukan bunuh diri akibat menerima banjir komentar kebencian yang
dilakukan pelaku cyberbullying sebelum dia meninggal.

Hasil observasi pra-penelitian yang dilakukan peneliti terhadap


mahasiswa Tadris IPS UIN Jakarta.23 Observasi menunjukkan bahwa sebagian
besar mahasiswa mengalami penurunan intensitas interaksi sosial langsung
dengan lingkungan sekitar. Mahasiswa cenderung lebih memilih berselancar di
media sosial TikTok dibandingkan dengan berbicara atau berinteraksi dengan
keluarga dan teman yang berada di dekat mereka. Sebagian mahasiswa juga
mengarah pada ketergantungan terhadap TikTok dikarenakan intensitas
penggunaan media sosial tersebut semakin meningkat, di mana mahasiswa
hanya melepaskan diri dari TikTok saat mandi atau tidur. Bahkan, saat makan,
beberapa mahasiswa masih membuka aplikasi tersebut, hal tersebut
menunjukkan betapa besar pengaruh TikTok dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, oversharing menjadi masalah lain di kalangan mahasiswa.
Beberapa mahasiswa sering kali membagikan konten berlebihan di TikTok,
yang kadang menyebabkan kesalahpahaman di antara teman-teman mereka.
Konten yang diunggah terkadang diartikan berbeda oleh teman-teman mereka,
yang berpotensi menimbulkan konflik sosial dan meretakkan hubungan
pertemanan.24

Fenomena ini selaras dengan teori Interaksi Sosial yang dikemukakan


oleh Gillin dan Gillin, di mana interaksi sosial dipandang sebagai proses
25
utama dalam kehidupan sosial. Menurut teori ini, hubungan sosial yang
dinamis terbentuk melalui interaksi antara individu dengan individu, individu

22
Bimo Aria Fundrika, “Banjir Cyberbullying, Influencer TikTok Ini Diduga Meninggal
Bunuh Diri”, diakses pada tanggal 01 Februari 2024. ([Link]
140500/banjir-cyberbullying-influencer-tiktok-ini-diduga-meninggal-bunuh-diri?page=all).
23
Hasil observasi
24
Observasi pribaadi oleh peneliti pada tanggal 11 Oktober 2024
25
Yesmil Anwar dan Adang, „Sosiologi Untuk Universitas‟ (PT. Refika Aditama, 2013), p.
194.
11

dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok. Proses interaksi ini


membentuk dasar dari struktur masyarakat itu sendiri. Dalam konteks ini,
penggunaan TikTok oleh mahasiswa memengaruhi kualitas dan bentuk
interaksi sosial mereka, baik secara langsung maupun tidak langsung,
sehingga mempengaruhi hubungan sosial mereka secara keseluruhan.

Penelitian mengenai pengaruh media sosial TikTok terhadap interaksi


sosial telah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya. Salah satu penelitian
yang relevan adalah penelitian oleh Adi Triyanto26. Pada hasil penelitian ini
menunjukan pada variabel penggunaan media sosial terdapat hasil signifikan,
yang berarti semakin sering individu menggunakan media sosial, semakin
tinggi intensitas interaksi sosial mereka. Temuan ini memperkuat dugaan
adanya hubungan positif antara frekuensi penggunaan media sosial dan tingkat
interaksi sosial.
Penelitian serupa dilakukan oleh Sofiatun Nisa, Nelyahardi Gutji, dan
Fellicia Ayu Sekonda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin
sering mahasiswa menggunakan TikTok, semakin terlihat peningkatan dalam
intensitas interaksi sosial mereka. Hasil ini semakin memperkuat adanya
pengaruh signifikan dari penggunaan TikTok terhadap hubungan sosial
mahasiswa.
Hasil penelitian ini juga hampir sejalan dengan penelitian yang
dilakukan oleh Alfi Kirom Romadhon dan Abdullah Ma'ruf.27 Pada hasil
penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara penggunaan
TikTok terhadap pola komunikasi mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan
2022. Meskipun hasil penelitian ini terkait dengan interaksi sosial, fokusnya
lebih spesifik pada pola komunikasi antar mahasiswa dalam konteks hubungan
dengan teman sebaya.

26
Adi Triyanto, Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial
Tatap Muka Pada Siswa Kelas VIII (The Influence Of The Use Of Social Media On
Interface Social Interaction), Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, Vol. 5, 2019, h.
633.
27
Sofiatun Nisa, Nelyahardi Gutji dan Fellicia Ayu Sekonda, Pengaruh Penggunaan
Media Sosial Tiktok terhadap Tingkat Interaksi Sosial Siswa Kelas VII di SMP Negeri 17 Kota
Jambi, Journal on Education, Vol. 5, 2023, h. 29-52
12

Meskipun semua penelitian ini sama-sama membahas dampak TikTok


terhadap interaksi sosial mahasiswa, terdapat beberapa perbedaan signifikan.
Penelitian yang dilakukan oleh Romadhon dan Ma'ruf.28 Pada penelitian yang
dilakukan oleh Romadhon dan Ma‟ruf lebih memusatkan perhatian pada
perubahan pola komunikasi, sedangkan penelitian ini mengukur secara lebih
umum intensitas interaksi sosial mahasiswa melalui penggunaan TikTok. Oleh
karena itu, meskipun ketiganya meneliti platform yang sama dengan populasi
yang serupa, pendekatan dan variabel yang diteliti berbeda, memberikan
wawasan yang lebih luas tentang bagaimana TikTok memengaruhi hubungan
sosial dalam konteks pendidikan tinggi.

Berdasarkan hasil paparan di atas penulis menarik untuk melakukan


penelitian mengenai intensitas interaksi sosial mahasiswa yang menggunakan
media sosial TikTok di kalangan mahasiswa. untuk itu peneliti tertarik
mengambil judul Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap
Intensitas Interaksi Sosial di Kalangan Mahasiswa Tadris IPS UIN
Jakarta.

B. Identifikasi Masalah

1. Menurunnya interaksi sosial secara langsung akibat penggunaan media


sosial TikTok yang berlebihan.

2. Pengguna media sosial TikTok mengalami kondisi Fear of Missing Out.

3. Dampak penggunaan media sosial yang berlebihan menyebabkan


kecanduan media sosial TikTok.

4. Kurangnya kontrol dalam diri menjaga privasi yang disebabkan oleh


penggunaan media sosial TikTok.

28
Alfi Kirom Romadhon dan Abdullah Ma‟ruf, Pengaruh Penggunaan Media Sosial
Tiktok Terhadap Pola Komunikasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan
Ampel Angkatan 2022 Dalam Berinteraksi Dengan Teman Sebaya
13

C. Batasan Masalah

Penelitian ini dibatasi agar tidak terlalu meluas cakupan kajiannya,


maka penulis membatasi permasalahan ini hanya pada “Pengaruh Penggunaan
Media Sosial TikTok Terhadap Intensitas Interaksi Sosial di Kalangan
Mahasiswa Tadris IPS FITK UIN Jakarta”.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah dan pembatasan masalah yang


diuraikan di atas, maka rumusan masalah yang akan diteliti sebagai berikut:
Apakah terdapat pengaruh penggunaan Media Sosial TikTok terhadap
intensitas interaksi sosial mahasiswa Tadris IPS UIN Jakarta?

E. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah


pengaruh penggunaan Media Sosial TikTok terhadap intensitas interaksi sosial
diakalangan mahasiswa Tadris IPS UIN Jakarta.

F. Manfaat Penelitian

1. Secara Teoritis

Hasil penelitian ini menjadi sumber tambahan ilmu


pengetahuan terhadap kajian-kajian dan teori-teori yang berkaitan
dengan penggunaan media sosial TikTok terhadap interaksi sosial untuk
mengetahui peningkatkan. Serta menjadi suatu referensi maupun
alternatif data untuk penulisan karya ilmiah lanjutan mengenai
pengaruh penggunaan Media sosial TikTok di kalangan mahasiswa.
Sebagai referensi untuk penelitian yang berkaitan tentang pengaruh
penggunaan media sosial TikTok terhadap intensitas interaksi sosial

2. Secara Praktis

a. Pengguna Media Sosial TikTok


14

Penelitian ini dapat membantu pengguna lebih memahami


dampak TikTok terhadap interaksi sosial mereka, apakah media sosial
ini mendukung atau menghambat interaksi secara langsung. Pengguna
juga bisa lebih sadar tentang pola penggunaan media sosial mereka
sehingga bisa mengelola waktu dengan lebih bijak dan memanfaatkan
media sosial TikTok dengan lebih baik.

b. Bagi Mahasiswa

Penelitian ini dapat memberikan pengetahuan kepada


mahasiswa untuk membuat keputusan lebih bijaksana dalam
penggunaan media sosial, yang pada gilirannya dapat meningkatkan
kualitas interaksi sosial mereka.

c. Bagi Influencer

Bagi influencer, hasil penelitian ini memberikan wawasan


tentang bagaimana mereka bisa memanfaatkan platform TikTok untuk
membangun interaksi yang lebih bermakna dengan pengikutnya.
Mereka dapat memahami pola interaksi yang efektif dan bagaimana
konten mereka dapat mempengaruhi intensitas sosial pengguna lain.

d. Bagi Program Studi Tadris IPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Temuan penelitian ini dapat membantu Program Studi Tadris IPS


dalam merancang atau memperbarui kurikulum, terutama pada materi
yang berkaitan dengan sosiologi komunikasi, interaksi sosial, serta
teknologi dan dampaknya terhadap perubahan sosial di era digital.

e. Pemerintah

Pemerintah bisa menggunakan hasil penelitian ini untuk


merumuskan kebijakan atau regulasi yang berkaitan dengan
penggunaan media sosial. Ini juga bisa menjadi referensi dalam
15

merancang kampanye literasi digital, guna mempromosikan


penggunaan media sosial yang sehat di kalangan mahasiswa.

f. Bagi peneliti lain

Peneliti ini dapat dijadikan suatu referensi bagi peneliti lain


yang akan meneliti masalah-masalah peneliti yang relevan terkait
penggunaan media sosial terhadap intensitas interaksi sosial.
BAB II

KAJIAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS

A. Kajian Teori

1. Interaksi Sosial

a. Pengertian Interaksi Sosial

Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan-hubungan


sosial yang dinamis, yang maksudnya adalah hubungan antara individu
yang satu dengan individu lainnya, antara kelompok satu dengan
kelompok lainnya, maupun antara kelopok dengan individu.1 Interaksi
sosial adalah dasar dari hubungan antarmanusia, di mana individu atau
kelompok saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain. Ini
merupakan elemen penting dalam membentuk dinamika sosial dan
menjaga kohesi dalam masyarakat

Menurut Soerdjono Soekanto, interaksi sosial merupakan


bagian dari bentuk proses sosial. Proses sosial diartikan sebagai
pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama,
misalnya pengaruh, memengaruhi, antara sosial dengan politik, politik
dengan ekonomi, ekonomi dan hukum, dan seterusnya.2 Definisi ini
menekankan bahwa interaksi sosial bukanlah sesuatu yang statis, tetapi
selalu berubah dan berkembang sesuai dengan dinamika hubungan
yang terjadi di antara para pelakunya, baik itu individu maupun
kelompok.

1
Yesmil Anwar dan Adang, Sosiologi Untuk Universitas (PT. Refika Aditama, 2013), h.
194.
2
Soerdjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar (PT RajaGrafindo Persada, 2014). h. 54.

16
17

Interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis dapat


termasuk hubungan antara individu atau kelompok, serta antara
individu dengan kelompok. Simbol juga terlibat dalam interaksi, orang
yang menggunakannya memberikan nilai atau arti.

2. Teori Interaksi Sosial Gillin dan Gillin

Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori dari Gilin
dan Gilin yang menjelaskan tentang interaksi sosial adalah hubungan
sosial yang sifatnya dinamis dan menyangkut hubungan antara orang
perorangan, antara kelompok kelompok manusia serta antara orang
perorangan dengan kelompok manusia.

Menurut Gillin and Gillin ada dua macam proses sosial yang
timbul sebagai akibat adanya interaksi sosial, yaitu proses asosiatif dan
proses disosiatif. 3

a. Bentuk interaksi asosiatif adalah kerjasama, akomodasi, dan


asimilasi.

1) Kerjasama

Kerjasama adalah bentuk interaksi sosial di mana individu


atau kelompok saling bantu-membantu untuk mencapai tujuan
bersama. Kerjasama muncul karena adanya orientasi individu
terhadap kelompoknya dan kelompok lain.

2) Akomodasi

Akomodasi adalah keadaan di mana terjadi keseimbangan


dalam interaksi antara individu dan kelompok, terkait dengan
norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat.

3) Asimilasi

3
Nur Rachma Permatasary R dan Indriyanto,Interaksi Sosial Penari Bujangganong Pada
Sale Creative Community Di Desa Sale Kabupaten Rembang, h. 4.
18

Asimilasi adalah proses di mana pihak-pihak yang


berinteraksi mengidentifikasikan diri dengan kepentingan dan
tujuan kelompok. Ini melibatkan pencampuran dua atau lebih
budaya yang berbeda, menghasilkan budaya baru yang berbeda
dari asalnya.
b. Bentuk interaksi disosiatif adalah persaingan, pertentangan, dan
kontravensi.

1) Persaingan

Persaingan adalah proses sosial di mana individu atau


kelompok berusaha meraih keuntungan dalam bidang kehidupan
tertentu, menjadi pusat perhatian umum tanpa menggunakan
ancaman atau kekerasan, melainkan dengan menarik perhatian
publik atau memperkuat prasangka yang ada.

2) Pertentangan

Pertentangan adalah interaksi sosial yang melibatkan


perjuangan langsung dan sadar antara individu atau kelompok
untuk mencapai tujuan yang sama.

3) Kontravensi

Kontravensi adalah bentuk interaksi yang berada di antara


persaingan dan pertentangan. Ini ditandai oleh ketidakpastian,
perasaan tidak suka yang tersembunyi, dan kebencian terhadap
kepribadian seseorang, namun tidak berkembang menjadi
pertentangan atau konflik terbuka.

b. Ciri-ciri Interaksi Sosial

Adapun ciri-ciri interaksi sosial menurut Munawir terdapat ciri-


ciri interaksi sosial dalam masyarakat yaitu:

1) Adanya dua orang pelaku atau lebih;


19

2) Adanya hubungan timbal balik antar-pelaku;


3) Diawali dengan adanya kontak sosial, baik secara langsung;
4) Mempunyai maksud dan tujuan yang jelas.4

c. Syarat-syarat Interaksi Sosial

Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis,


menyangkut hubungan antara individu, antara kelompok maupun
antara individu dengan kelompok. Paling tidak ada dua syarat
terjadinya interaksi sosial: 5

1) Terjadinya kontak sosial, yang bisa terjadi dalam tiga bentuk:


antara individu dengan individu lain, antara individu dengan
kelompok, dan antara kelompok dengan kelompok. Kontak
tersebut dapat berlangsung secara langsung atau tidak langsung.

2) Terjadinya komunikasi, yaitu ketika seseorang memahami makna


dari perilaku orang lain dan perasaan yang ingin disampaikan.
Orang tersebut kemudian merespons perasaan yang ingin
diungkapkan oleh pihak lain. Indikator Interaksi Sosial.

Aspek atau indikator interaksi sosial menurut Sugiyo meliputi


lima ciri yaitu :6

1) Empati
Empati berarti merasakan dan memahami perasaan orang lain.

2) Dukungan
Dalam komunikasi antarpribadi, penting untuk memberikan
dukungan agar lawan bicara mau berpartisipasi.

4
Nella Malentika , dkk, Hubungan Antara Interaksi Sosial Dengan Suasana Hati Pada
Mahasiswa, Jurnal Ilmiah Psyche, Vol. 11, 2017, h. 99.
5
Nashrillah Mg ,Peranan Interaksi Dalam Komunikasi Menurut Islam, Jurnal Warta
Edisi : 52 April 2017, ISSN : 1829 – 7463.
6
Mindi Maria Domitila dkk, Analisis Penggunaan Gawai Terhadap Interaksi Sosial
Anak Sekolah DasarNegeri Kota Singkawan, Jurnal Ilmiah Potensia, 2021, Vol. 6 (2), h. 133-134
20

Menurut Smet, seperti yang diungkapkan dalam karya Inge,


mengungkapkan bahwa dukungan emosional merupakan ungkapan
empati, kepedulian dan perhatian terhadap individu sehingga
individu merasa nyaman, dicintai dan diperhatikan saat
menghadapi berbagai tekanan dalam hidup.7 Dukungan emosional
memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman dan
meningkatkan kesejahteraan mental individu yang menghadapinya.
3) Rasa Kesamaan
Rasa kesamaan adalah perasaan setara tanpa ada yang merasa lebih
baik, yang penting untuk keberhasilan komunikasi antarpribadi.

4) Rasa Positif
Sikap positif dari komunikator mendorong sikap positif dari
komunikan, menciptakan suasana komunikasi yang menyenangkan
dan efektif.

5) Keterbukaan
Keterbukaan dalam komunikasi antarpribadi berarti kedua belah
pihak bersedia membuka diri dan memahami satu sama lain untuk
komunikasi yang lebih efektif.

d. Faktor-faktor Interaksi Sosial

Adapun faktor-faktor yang mendasari interaksi sosial; faktor


Imitasi, Sugesti, Identifikasi dan Simpati.8

1) Faktor Imitasi

Imitasi memainkan peran penting dalam interaksi sosial,


dengan sisi positifnya mendorong seseorang untuk mengikuti
norma dan nilai yang berlaku. Namun, imitasi juga bisa

7
Inge Hastinda Pratiwi Pengaruh Dukungan Emosional, Dukung an Penghargaan,
Dukungan Instrumental Dan Dukungan Informatif Terhadap Stres Pada Remaja Di Yayasan Panti
Asuhan Putra Harapan Asrori Malan, Jurnal Ilmiah, 2012, H.6
8
Soekanto. h. 56.
21

menimbulkan dampak negatif jika yang ditiru adalah perilaku


menyimpang.

2) Faktor Sugesti

Sugesti terjadi ketika seseorang menerima pandangan atau


sikap dari orang lain. Meskipun mirip dengan imitasi, sugesti lebih
berkaitan dengan emosi yang menghambat pemikiran rasional
penerimanya.

3) Faktor Identifikasi

Identifikasi adalah keinginan seseorang untuk menjadi


seperti orang lain. Identifikasi lebih mendalam daripada imitasi,
karena dapat membentuk kepribadian seseorang. Proses ini bisa
terjadi tanpa disadari dan memiliki pengaruh yang lebih kuat
dibandingkan imitasi atau sugesti.

4) Faktor Simpati

Simpati adalah proses di mana seseorang merasa tertarik


pada orang lain, dengan perasaan sebagai faktor utama. Dorongan
simpati adalah keinginan untuk memahami dan bekerja sama
dengan orang lain.

Faktor-faktor yang telah disebutkan di atas merupakan elemen


dasar dalam proses interaksi sosial, meskipun dalam kenyataannya
proses tersebut sangat kompleks sehingga sulit memisahkan faktor-
faktor tersebut dengan tegas. Imitasi dan sugesti biasanya terjadi lebih
cepat, namun pengaruhnya tidak sedalam identifikasi dan simpati,
yang cenderung berlangsung lebih lambat tetapi memiliki dampak
yang lebih mendalam.

3. Media Sosial

a. Pengertian Media Sosial


22

Media sosial terdiri dari dua konsep utama, yaitu "media" yang
merujuk pada alat komunikasi dan "sosial" yang mengacu pada
kontribusi individu kepada masyarakat. Dengan kata lain, istilah
tersebut menyatakan bahwa media dan perangkat lunak secara intrinsik
terhubung dengan realitas sosial, sebagai hasil dari proses sosial yang
melibatkan partisipasi individu dalam memberikan kontribusi kepada
masyarakat.9 Media sosial merupakan suatu alat yang di gunakan
untuk menjadi alat penghubung satu dengan lainnya yang berjarak
jauh.

Media sosial adalah platform atau sarana berbasis internet yang


memungkinkan pengguna untuk berinteraksi, berbagi konten, dan
terlibat dalam aktivitas sosial secara online. Tujuan utama dari media
sosial adalah memfasilitasi komunikasi dan konektivitas antar
individu, kelompok, atau organisasi. Media sosial memungkinkan
pengguna untuk berbagi berbagai jenis informasi, seperti teks, gambar,
audio, dan video, dengan audiens mereka.

Berikut adalah definisi media sosial menurut beberapa ahli:

1) Menurut Mayfield media sosial adalah media dimana penggunanya


dengan mudah berpartisipasi di dalamnya, berbagi dan
menciptakan pesan, termasuk blog, jejaring sosial,
wiki/ensiklopedia online, forum-forum maya dan termasuk virtual
worlds.10 Media sosial memberikan kemudahan partisipasi dan
interaksi.
2) Taprial dan Kanwar mendefinisikan media sosial ialah media yang
digunakan seseorang untuk menjadi sosial, atau mendapatkan
daring sosial dengan berbagi isi, berita, foto dan lain-lain dengan

9
Mulawarman, Perilaku Pengguna Media Sosial Beserta Implikasinya Ditinjau Dari
Perspektif Psikologi Sosial Terapan , Jurnal Psikologi, Vol. 25, No. 1, (2017), h. 23.
10
Fahlepi Roma Doni, Perilaku Penggunaan Media Sosial Pada Kalangan Remaja,
Indonesian Journal On Software Engineering, Volume 3 No 2 (2017), h. 4
23

orang lain.11 Jadi, media sosial berfokus pada aspek sosial dan
berbagi informasi secara daring.

3) Menurut Nasrullah dalam Setiadi bahwa mmedia sosial adalah


medium di internet yang memungkinkan pengguna
merepresentasikan dirinya maupun berinteraksi, bekerja sama,
berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain membentuk ikatan
sosial secara virtual.12

Media sosial dapat dipahami sebagai platform digital berbasis


internet yang dirancang untuk memungkinkan pengguna berpartisipasi
secara aktif dalam berbagi dan menciptakan konten, serta berinteraksi
sosial dalam komunitas online. Ini adalah evolusi dari media
tradisional menuju lingkungan yang lebih interaktif dan kolaboratif, di
mana konten yang dihasilkan pengguna menjadi pusat utama dari
pengalaman tersebut.
b. Karakteristik Media Sosial

Media sosial memiliki karakteristik khusus yang tidak dimiliki


oleh media lain. Menurut Rulli Nasrullah & Siti Nubaya dalam Ada
batasan-batasan dan ciri khusus tertentu yang hanya dimiliki oleh
media sosial dibandingkan dengan media lainnya. Berikut karakteristik
dari media sosial: 13

1) Jaringan (network), kata jaringan (network) bisa dipahami dalam


terminologi bidang teknologi seperti ilmu komputer yang berarti
infrastruktur yang menghubungkan komputer maupun perangkat
keras (hardware) lainnya.

11
Varinder Taprial dan Priya Kanwar, Understanding Social Media, (London: Ventus
Publishing ApS, 2012), h. 8.
12
Ahmad Setiadi, Pemanfaatan Media Sosial Untuk Efektifitas Komunikasi, Amik Bsi
Karawang Jl. Banten No. 1 Karangpawitan, Karawang, h. 1
13
Hasgimianti dkk, Tingkat Adiksi Penggunaan Media Sosial Remaja: Studi Deskriptif,
p-ISSN:2615-3661|e-ISSN: 2615-8358 Vol. 5, No. 2, Oktober 2022, h.109.
24

2) Informasi (information) menjadi entitas yang penting di media


sosial. Sebab tidak seperti media- media lainnya di internet,
pengguna media sosial mengkreasikan representasi identitasnya,
memproduksi konten, dan melakukan interaksi berdasarkan
informasi. Bahkan, informasi menjadi komoditas dalam
masyarakat informasi (information society). Informasi diproduksi,
dipertukarkan dan dikonsumsi oleh setiap individu.

3) Arsip (archive) menjadi sebuah karakter yang menjelaskan bahwa


informasi telah tersimpan dan bisa diakses kapan saja dan melalui
perangkat apapun. Setiap informasi yang diunggah di media sosial
tidak akan hilang begitu saja saat pergantian hari, bulan, sampai
tahun.

4) Interaksi (interactivity), karakter dasar dari media sosial adalah


terbentuknya jaringan antar pengguna. Gane & Beer menyatakan
bahwa “interaksi merupakan proses yang terjadi diantara pengguna
dan perangkat teknologi.” Kehadiran teknologi dan perangkatnya
telah menjadi bagian yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan
sehari- hari, bahkan telah menjadi semacam apa yang disebut
digital technologies have become integral parts of our everyday
lives.

5) Simulasi sosial (simulation of society), ketika berinteraksi dengan


pengguna lain melalui antar muka (interface) di media sosial,
pengguna harus melalui dua kondisi. Pertama, pengguna harus
melakukan koneksi untuk berada di ruang siber, yakni melakukan
log in atau masuk ke media sosial dengan sebelumnya menuliskan
nama pengguna (username) serta kata kunci (password). Kedua,
ketika berada di media sosial, pengguna kadang-kadang melibatkan
keterbukaan dalam identitas diri sekaligus mengarahkan bagaimana
25

individu tersebut mengidentifikasikan atau mengkonstruk dirinya


di dunia virtual.

6) Konten oleh pengguna (user generated content), Konten oleh


pengguna atau lebih populer disebut dengan User Generated
Content (UGC). Term ini menunjukkan bahwa di media sosial
konten sepenuhnya milik dan berdasarkan kontribusi pengguna
atau pemilik akun.

c. Bentuk-bentuk Media Sosial

Menurut Nasullah ada enam kategori besar untuk melihat


pembagian media sosial, yakni: 14

a) Media Jejaring Sosial (Social networking)

Media jejaring sosial merupakan medium yang paling


popular. Media ini merupakan sarana yang bias digunakan
pengguna unutk melakukan hubungan sosial, termasuk
konsekuensi atau efek dari hubungan sosial tersebut di dunia
virtual. Karakter utama dari situs jejaring sosial adalah setiap
pengguna membentuk jaringan pertemanan, baik terhadap
pengguna yang sudah diketahuinya dan kemungkinan saling
bertemu di dunia nyata (offline) maupu membentuk jaringan
pertemanan baru. Contoh jejaring sosial yang banyak digunakan
adalah facebook. .

b) Jurnal online (blog)

Blog merupakan media sosial yang memungkinkan


penggunanya untuk mengunggah aktifitas keseharian, saling
mengomentari dan berbagi, baik tautan web lain, informasi dan

14
Ahmad Setiadi, Pemanfaatan Media Sosial Untuk Efektifitas Komunikasi, Amik Bsi
Karawang Jl. Banten No. 1 Karangpawitan, Karawang, h. 2-3.
26

sebagainya. Pada awalnya blog merupakan suatu bentuk situs


pribadi yang berisi kumpulan tautan ke situs lain yang dianggap
menarik dan diperbarui setiap harinya. Pada perkembangan
selanjutnya, blog banyak jurnal (tulisan keseharian pribadi)
pemilik media dan terdapat kolom komentar yang bisa diisi oleh
pengguna. Secara mekanis, jenis media sosial ini bias dibagi
menjadi dua, yaitu kategori personal homepage, yaitu pemilik
menggunakan nama domain sendiri seperti .com [Link] dan
yang kedua dengan menggunakan failitas penyedia halaman
weblog gratis, seperti wordpress atau blogspot.

c) Jurnal online sederhana atau microblog (micro-blogging)

Tidak berbeda dengan jurnal online (blog), microblogging


merupakan jenis media sosial yang memfasilitasi pengguna untuk
menulis dan memublikasikan aktifitas serta atau pendapatnya.
Contoh microblogging yang paling banyak digunakan adalah
Twitter.

d) Media berbagi (media sharing)

Situs berbagi media merupakan jenis media sosial yang


memfasilitasi penggunanya untuk berbagi media, mulai dari
dokumen (file), video, audio, gambar, dan sebagainya. Contoh
media ini adalah: Youtube, Flickr, Photo-bucket, atau snapfish.

Tiktok termasuk platform media sosial berbagi video yang


sangat populer di Indonesia, Tiktok memungkinkan pengguna
untuk membuat video pendek dengan lagu atau suara yang sedang
tren, serta menambahkan filter dan efek khusus.15 TikTok dapat
diklasifikasikan sebagai jenis media sosial yang termasuk dalam
kategori media berbagi, platform ini memungkinkan pengguna

15
UICI, Ini 7 Media Sosial Paling Banyak Digunakan di Indonesia, [Link]
7-media-sosial-paling-banyak-digunakan-di-indonesia/ diakses pada tanggal 10 juni 2024.
27

untuk membuat dan berbagi konten video pendek dengan


pengikut mereka dan juga untuk berinteraksi dengan konten yang
dibagikan oleh pengguna lain melalui like, komentar, dan fitur
lainnya. Meskipun TikTok memiliki elemen jejaring sosial, fokus
utamanya adalah pada pembagian konten video.

e) Penanda sosial (social bookmarking)

Penanda sosial merupakan media sosial yang bekerja


untuk mengorganisasi, menyimpan, mengelola, dan mencari
informasi atau berita tertentu secara online. Beberapa situs sosial
bookmarking yang popular adalah [Link],
[Link], [Link], [Link], dan untuk di Indonesia
ada LintasMe.

f) Media konten bersama atau wiki.

Media sosial ini merupakan situs yang kontennya hasil


kolaborasi dari para penggunanya. Mirip dengan kamus atau
ensiklopedi, wiki menghadirkan kepada pengguna pengertian,
sejarah, hingga rujukan buku atau tautan tentang satu kata. Dalam
prakteknya, penjelasan-penjelasan tersebut dikerjakan oleh
pengunjung, artinya ada kolaborasi atau kerja sama dari semua
pengunjung untuk mengisi konten dalam situs ini.

d. Fungsi Media Sosial

Media sosial dalam perannya saat ini, telah membangun sebuah


kekuatan besar dalam membentuk pola perilaku dan berbagi bidang
dalam kehidupan manusia. Hal ini yang membuat fungsi media sosial
sangat besar.
28

Adapun fungsi media sosial diantaranya sebagai berikut:16

a) Didesain untuk memperluas interaksi sosial manusia dengan


menggunakan internet dan teknologi web. Media sosial berhasil
mentransformasikan praktik komunikasi searah media siaran dari
satu institusi media ke banyak audience (one to many) ke dalam
praktik komunikasi dialogis antara banyak audiens (many to many).

b) Mendukung demokratisasi pengetahuan dan juga informasi.


Mentransformasi manusia dari pengguna isi pesan menjadi
pembuat pesan itu sendiri.

Media sosial tidak hanya memperluas jangkauan interaksi


sosial melalui teknologi internet, tetapi juga merevolusi cara
komunikasi terjadi dengan memungkinkan dialog antara banyak
individu. Lebih jauh, media sosial memberdayakan pengguna untuk
menjadi produsen informasi, mendukung terciptanya lingkungan di
mana pengetahuan dan informasi dapat diakses dan disebarluaskan
oleh siapa saja, sehingga memperkuat proses demokratisasi informasi.

4. Tiktok

a. Pengertian Tiktok

TikTok adalah salah satu platform media sosial yang


perkembangannya paling cepat didunia. TikTok memungkinkan
penggunanya untuk membuat video pendek berdurasi 15 detik disertai
musik, filter, dan beberapa fitur kreatif lainnya. Aplikasi TikTok juga
digemari oleh berbagai kalangan di Indonesia, termasuk figur publik.
Namun, tidak banyak orang mengetahui asal mula kehadiran TikTok
yang menjadi candu ini. Dapat diketahui dari perkembangan TikTok,
dari awal sampai kemunculannya sampai puncak populernya saat

16
Yursin Ahmad Tosepu, Media Baru Dalam Komunikasi Politik (Komunikasi Politik di
Dunia Virtual), (Surabaya: CV. Jakad Publishing, 2018),h. 44.
29

ini17. TikTok menjadi platform yang sangat digemari oleh para


penggunanya yang mengakibatkan perkembangannya menjadi cepat
dibandingkan dengan platform media sosial yang lain.

Gambar 2. 1 Logo Tiktok

Aplikasi tiktok yang kita kenal seperti sekarang awalnya tidak


muncul sebagai tiktok. Pada September 2016, perusahaanasal Chin
Byte Dance meluncurkan aplikasi video pendek bernama Douyin.
Dalam waktu 1 tahun, Douyin memiliki 100 juta pengguna dan 1
miliar tayangan video setiap hari. Akibat meroketnya popularitas,
Douyin melakukan ekspansi keluar China dengan nama baru yang
lebih eyecathing, yakni TikTok. Misi Tiktok adalah untuk merekam
dan menyajikan kreatvitas serta momen berharga dari seluruh
penjuru dunia melalui ponsel. TikTok memungkinkan setiap orang
untuk menjadi creator dan mendorong pengguna untuk membagikan
ekspresi kreatif melalui video berdurasi 15 sampai 10 detik. 4 tahun
setelah diluncurkan, TikTok mengalami ledakan popularitas. Pada
akhir 2019, tercatat terdapat 500 juta pengguna aktif diseluruh dunia.
TikTok melesat menjadi aplikasi popular di Indonesia maupun dunia

17
Melly Septia Pardianti dan Velantin Valiant, Pengelolaan Konten Tiktok Sebagai
Mediainformasi, Vol. XXVII No.2 Agustus 2022, h.188.
30

pada 2020.18 Popularitas TikTok yang melesat pada tahun 2020,


termasuk di Indonesia, menandakan bahwa aplikasi ini berhasil
memenuhi kebutuhan hiburan dan sosial yang unik, terutama di masa
pandemi ketika banyak orang mencari cara baru untuk terhubung dan
menghibur diri. TikTok tidak hanya menjadi platform hiburan, tetapi
juga alat untuk edukasi, pemasaran, dan komunikasi sosial yang
penting di era digital.

Tiktok merupakan salah satu media sosial yang menyajikan


video video yang menarik karena terdapat berbagai kreatifitas dan
keunikan dari penggunanya. Tik Tok juga dikenal dengan aplikasi
yang memberikan special effects unik dan menarik yang dapat
digunakan oleh penggunanya dengan mudah sehingga dapat membuat
video pendek dengan hasil yang keren serta dapat dipamerkan kepada
teman-teman atau pengguna lainnya.19 Aplikasi sosial video pendek ini
memiliki dukungan musik yang banyak sehingga penggunanya dapat
melakukan performanya dengan bebas dan mendorong kreativitas
penggunanya menjadi content creatore.

Aplikasi Tik Tok ini dapat memberikan berbagai informasi


yang belum diketahui sebelumnya dan juga dapat menghibur pengguna
lainnya, dengan memperlihatkan video-video yang lucu dan unik serta
video tersebut dapat diunggah di aplikasi lainnya yang membuat
aplikasi TikTok ini dikenal berbagai kalangan. Aplikasi tersebut
memiliki banyak konten-konten video yang sangat mudah untuk
membuatnya. Dengan melihat, menghafal, menirukan dapat membuat
video bebas, dapat memberikan contoh-contoh video pendek yang
menarik serta menjadi contoh pengguna lainnya untuk menyalurkan
ide-ide kreatifnya agar memiliki viewers yang tinggi. Tak hanya itu,
banyak pengguan TikTok juga yang memanfaatkan media sosial ini
18
Ibid., h. 189
19
Sitti Nurhalimah, dkk, Media Sosial dan Masyarakat Pesisir: Refleksi Pemikiran
Mahasiswa Bidikmisi, (Yogyakarta: Deepublish Publisher, 2019), h. 39.
31

sebagai tempat curhatnya, baik masalah perasaan, isi hari atau pun hal
pribadi lainnya. Akan tetapi, pengungkapan diri yang berlebihan di
media sosial dapat menimbulkan kerugian bagi penggunanya.

b. Alasan Penggunaan Tiktok


Aplikasi Tik Tok bisa menjadi budaya populer di Indonesia,
karena beberapa alasan, yakni:20

1. Video Pendek dan Relevan: Video pendek yang dibuat oleh kreator
di TikTok menarik perhatian karena menggambarkan kehidupan
sehari-hari dengan sentuhan hiburan, ilmu pengetahuan, dan
fashion, membuatnya dekat dengan realitas masyarakat.

2. Kesederhanaan Produksi: TikTok mempermudah kreator untuk


menghasilkan video pendek (15-60 detik) dengan menyediakan
fitur pencarian lagu yang terklasifikasi berdasarkan genre dan tren,
sehingga proses produksi konten menjadi lebih sederhana dan
efisien.

3. Antarmuka Ramah Pengguna: TikTok dirancang dengan


antarmuka yang intuitif dan user-friendly, memungkinkan
pengguna untuk menambahkan efek khusus dan membuat video
musik pendek favorit mereka dengan mudah.

4. Produksi Canggih: Teknologi canggih TikTok memungkinkan


konten yang disajikan di halaman utama sesuai dengan preferensi
pengguna, sehingga aplikasi ini cepat menjadi populer.

5. Kebebasan Pengguna: TikTok memberikan kebebasan ekspresi


kepada pengguna dengan berbagai fitur seperti menyukai,

20
Togi Prima Hasiholan, dkk, “Pemanfaatan Media Sosial Tik Tok Sebagai Media
Kampanye Gerakan Cuci Tangan Di Indonesia Untuk Pencegahan Corona Covid-19”, Jurnal Ilmu
Komunikasi 5, no.2 (2020): 75.
32

berkomentar, dan berbagi video ke platform lain, menjadikan


pengalaman interaksi lebih sederhana dan nyaman.

6. Konten Berbasis Tren: Mayoritas pengguna TikTok, terutama


generasi milenial, aktif mengikuti tren terkini seperti kebugaran,
kecantikan, dan mode yang sedang populer.

7. Pengaruh Selebriti: Meningkatnya penggunaan TikTok oleh


selebriti Indonesia mendorong lebih banyak orang untuk mengikuti
platform ini, terutama karena banyak dari mereka membagikan
konten TikTok di media sosial lainnya.

8. Pemasaran Menarik: TikTok memasarkan aplikasinya dengan cara


yang menarik, menekankan pada kemudahan ekspresi dan konten
yang menghibur, yang berkontribusi pada penyebaran video yang
cepat dan interaksi yang mudah.

TikTok berhasil menarik perhatian dan menjadi populer berkat


kombinasi video pendek yang relevan, antarmuka yang ramah
pengguna, teknologi canggih, serta pengaruh dari selebriti dan tren
yang sedang berkembang. Pemasaran yang efektif dan kemudahan
penggunaan juga memperkuat posisi TikTok sebagai platform yang
diminati oleh banyak orang.

c. Indikator-indikator Tiktok

Menurut Riska dalam Wahyu bahwa indikator TikTok terdapat


2 yaitu: 21

1) Adanya konten dalam aplikasi Tik Tok

21
Wahyu Murjiati, “Pengaruh Iklan Dan Aplikasi Tik Tok Terhadap Minat Beli
Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah Iain Palopo”. Skripsi. (2021): h. 29
33

Konten adalah berbagai jenis video pendek yang dibuat


oleh pengguna. Ini bisa mencakup beragam konten, mulai dari
tarian, lip-sync, komedi, tutorial, hingga tren dan tantangan yang
sedang populer. Konten di TikTok sering kali dihasilkan dengan
kreativitas tinggi dan seringkali menampilkan berbagai efek khusus
dan music, pengguna dapat menelusuri konten berdasarkan
kategori, hashtag, atau melalui feed berdasarkan preferensi mereka.

2) Adanya kreatifitas pembuatan video dalam aplikasi TikTok

Kreativitas dalam pembuatan video di aplikasi TikTok


memungkinkan pengguna untuk mengekspresikan diri mereka
dengan cara yang unik dan inovatif. Fitur-fitur seperti efek visual,
musik, dan filter wajah memberikan pengguna alat untuk
menciptakan konten yang menarik dan menghibur. Selain itu,
adanya tantangan dan tren yang terus berkembang juga mendorong
pengguna untuk berkreasi dengan cara yang baru dan menarik.

Menurut Nisa Khairani dalam Riska bahwa indikator TikTok


terdapat 2 yaitu: 22

1) Adanya dampak positif dan Dampak negatif dalam menggunakan


aplikasi TikTok.

Menggunakan aplikasi TikTok memiliki dampak positif


dan negatif. Dampak positifnya termasuk peningkatan kreativitas
pengguna melalui pembuatan konten, peluang untuk menjadi
terkenal dan mendapatkan penghasilan, serta platform untuk
berbagi informasi dan edukasi. Di sisi lain, dampak negatifnya
meliputi potensi kecanduan yang mengurangi produktivitas,
penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks, risiko privasi

22
Riska Marini, “Pengaruh Media Sosial Tik Tok Terhadap Prestasi Belajar Peserta
Didik Di SMP 1 Gunung Sugih kab. Lampung Tengah”. Skripsi. (2019): h. 35
34

dan keamanan data, serta pengaruh negatif pada kesehatan mental


akibat tekanan sosial dan cyberbullying.

2) Adanya kreatifitas mereka dalam penggunaan aplikasi Tik Tok

Pengguna TikTok menunjukkan kreativitas mereka melalui


pembuatan video pendek yang inovatif, memanfaatkan berbagai
efek, musik, dan tantangan viral untuk mengekspresikan diri dan
menghibur penonton.

d. Fitur-fitur Tiktok

Adapun beberapa fitur yang disajikan dalam media sosial Tik


Tok adalah sebagai berikut:

1) Fitur Halaman Awal (Home)

Gambar 2. 2 Tampilan Home

Pada halaman ini pengguna diarahkan dan dapat langsung


melihat video yang diunggah oleh pengguna lainnya secar acak.
Ada beberapa symbol pada halaman awal diantaranya adalah akun
profile, simbol love (untuk meilhat jumlah like), simbol komentar,
simbol share, dam simbol pemutar lagu.
35

2) Fitur Pencarian

Gambar 2. 3 Fitur Pencarian


Pada fitur ini pengguna dapat mencari akun pengguna lain
berdasarkan ID atau nama profilenya dari akun TikTok.

3) Fitur Merekam Video (Simbol Plus+)

Gambar 2. 4 Fitur Tanda Merekam

Fitur ini digunkan saat kita ingin membuat atau merekam


sebauah video yang akan kita buat. Ada beberapa fitur yang dapat
digunakan dalam pembuatan video ini, diantaranya adalah simbol
tambahkan sound, simbol putar, simbol kecepatan, simbol
memepercantik gambar/video, simbol pewaktu, simbol efek, dan
simbol unggah.

4) Fitur Kotak Masuk (Pemberitahuan)


36

Gambar 2. 5 Fitur Notifikasi

Fitur notifikasi ini berguna untuk memberitahukan kita


tentang segala aktivitas yang terjadi dalam media sosial Tik Tok,
diantaranya pemeberitahuan tentang pengikut, suka, mention, live,
pesan dan komentar.

5) Fitur Akun Profile

Gambar 2. 6 Profile Pengguna

Fitur Akun profile ini memberikan infromasi kepada


pengguna lain tentang identitas kita di media sosial Tik Tok. Ada
beberapa isi dari fitur akun profile, yakni nama akun dan nomer
ID, simbol like, jumlah pengikut dan mengikuti, dan feed yang
berupa tempat video yang telah kita unggah.

6) Shop (Product Showcase)


37

Gambar 2. 7 fitur Shop


Shop (Product Showcase) adalah fitur yang memberi
informasi untuk pelanggan berbelanja langsung dari akun seller
atau kreator. Fitur ini ditampilkan dengan ikon kantong belanja di
halaman profil akun TikTok.

5. Teori Perubahan Sosial

a. Pengertian Perubahan Sosial

Perubahan sosial adalah perubahan dalam hubungan interaksi


antar individu, organisasi atau komunitas yang bertalian dengan
struktur sosial atau pola nilai dan norma. Dengan demikian perubahan
yang dimaksud adalah perubahan “sosial-budaya”, karena memang
23
manusia adalah makhluk sosial yang tidak terlepas dari kebudayaan.
perubahan sosial adalah kondisi dimana sosial dan budaya yang
berubah dikarenakan manusia makhluk yang dinamis.

Berikut pandangan para ahli tentang perubahan sosial antara


lain:24

a) Kingsley Davis, perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi


dalam struktur dan fungsi masyarakat. Contoh Perkembangan

23
Lorentius Goa, Perubahan Sosial Dalam Kehidupan Bermasyarakat , E-Journal STP-
IPI Malang - STP-IPI, h.54
24
Ibid., h.56-57
38

teknologi informasi, seperti internet dan media sosial, yang


mengubah cara berkomunikasi, berbisnis, dan berinteraksi sosial.

b) Mac Iver, perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan


dalam interaksi sosial (social relation) atau perubahan terhadap
keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial. Contoh TikTok
mengubah pola interaksi sosial dengan memungkinkan orang
berkomunikasi melalui video pendek, menciptakan tren dan
tantangan yang melibatkan interaksi global.

c) Selo Soemarjan, perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-


lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang
mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai-nilai, sikap dan
perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Contoh
TikTok mempengaruhi nilai dan sikap dengan menyebarkan
budaya populer dan tren baru, serta mengubah perilaku kelompok,
terutama di kalangan remaja dan generasi muda.

d) William Ogburn, menjelaskan pengertian perubahan sosial dengan


membuat batasan ruang lingkup perubahan tersebut. Ogburn
menjelaskan bahwa perubahan sosial itu mencakup unsur-unsur
kebudayaan baik yang bersifat materiil maupun immateriil dengan
penekanan yang besar dari unsur-unsur kebudayaan yang materiil
terhadap unsur-unsur kebudayaan yang immateriil. Contoh TikTok
sebagai platform materiil telah membawa perubahan signifikan
dalam aspek immateriil seperti cara berpikir, hiburan, dan ekspresi
diri, serta menciptakan fenomena budaya baru.

e) Tonnies berpendapat bahwa masyarakat berubah dari tingkat


peradapan sederhana ke tingkat yang lebih kompleks, dalam teori
perubahan sosial evolusi dapat dilihat terjadinya transformasi dari
39

masyarakat.25 Mulai dari masyarakat yang awalnya hanya berkirim


pesan melalui surat yang membutuhkan waktu dan melihat hiburan
hanya di acara acara tertentu seiring berkembangnya teknologi
yang terus mengalami perubahan yang signifikan yakni megirim
pesan dengan cepat hanya membutuhkan beberapa detik dan
mendapatkan hiburan, edukasi dan informasi sekaligus melalui
media sosial Tiktok.

Berdasarkan pengertian perubahan sosial dari berbagai ahli


tersebut, dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial mencakup
berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat yang melibatkan
perubahan dalam struktur, fungsi, interaksi sosial, dan keseimbangan
hubungan sosial. Perubahan ini dapat terjadi pada lembaga-lembaga
sosial, sistem nilai, sikap, dan perilaku, serta dapat dipengaruhi oleh
perkembangan teknologi dan unsur-unsur kebudayaan, baik materiil
maupun immateriil. Meskipun tiap ahli menekankan aspek yang
berbeda, secara keseluruhan, perubahan sosial adalah proses dinamis
yang mempengaruhi berbagai dimensi kehidupan masyarakat.

b. Perubahan sosial mengandung perubahan dalam tiga dimensi26

1) Struktural adalah dimensi struktural menampakkan diri pada


perubahan-perubahan dalam status dan peranan. Perubahan status
dapat diidentifikasi dari ada tidaknya perubahan pada peran,
kekuasaan, otoritas, fungsi, arah komunikasi dan sebagainya.

2) Kultural adalah dimensi kultural bisa diperhatikan ada tidaknya


perubahan dalam budaya material (teknologi) dan non material
(ide, nilai, norma).

25
Lorentius Goa, Perubahan Sosial Dalam Kehidupan Bermasyarakat , E-Journal STP-
IPI Malang - STP-IPI, h.63
26
Ibid., h.54-55
40

3) Interaksional adalah perubahan dalam dimensi interaksional lebih


menunjuk pada konsekuensi logis dari adanya perubahan dari
kedua dimensi sebelumnya.

Ketiga dimensi ini saling berkaitan dalam proses perubahan


sosial. Perubahan dalam status dan peranan (struktural) serta
perubahan dalam budaya material dan non-material (kultural) akan
menghasilkan perubahan dalam cara individu dan kelompok
berinteraksi (interaksional). TikTok menjadi contoh konkret
bagaimana perubahan dalam teknologi dan budaya mempengaruhi
status sosial dan interaksi di masyarakat.

TikTok sebagai media sosial telah menjadi contoh nyata


bagaimana teknologi informasi mempengaruhi perubahan sosial.
Dengan mengubah cara orang berkomunikasi dan berinteraksi, TikTok
menciptakan komunitas global, mempercepat penyebaran budaya
populer, dan memengaruhi nilai-nilai serta norma sosial dalam
masyarakat.

6. Intensitas

Intensitas adalah kemampuan atau kekuatan, gigih tidaknya,


kehebatan. Intensitas adalah keadaan atau tingkatan.27 Collins dalam
Zakiyyah dan Hasan mengungkapkan bahwa Intensitas adalah keadaan
tingkatan atau ukuran intensnya. Sedangkan intens sendiri berarti hebat
atau sangat kuat (kekuatan, efek), tinggi, bergelora, penuh semangat,
berapi-api, berkobar-kobar (tentang perasaan), sangat emosional
(tentang orang) dan tingkatan disini menggambarkan tentang seberapa
seringnya seseorang melakukan sesuatu hal tertentu.28

27
Bobi Handoko, Andra Fristasya, Nurhayati, dan Ulfa Maulidi Arkan, Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi Intensitas Belanja Online Mahasiswa Stikes Awal Bros Pekanbaru Selama
Pandemi Covid-19, Journal of STIKes Awal Bros Pekanbaru, h. 21.
28
Zakiyyah dan Ibnu Hasan, Kondisi Intensitas Pengajian Dan Peningkatan Religiusitas
Pada Lansia Aisyiyah Daerah Banyumas, Jurnal UMP, 2017, h.8
41

Intensitas merupakan tingkatan keseringan seseorang dalam


melakukan suatu kegiatan tertentu yang didasarkan rasa senang
terhadap kegiatan yang dilakukan.29 Konsep ini tidak hanya berbicara
tentang frekuensi, tetapi juga menyingkap motivasi mendasar yang
mendorong seseorang untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.

Dari pengertian mengenai intensitas di atas, dapat ditarik


kesimpulan bahwa intensitas adalah suatu keadaan atau tingkatan
seseorang atau seberapa seringnya seseorang, yang mana dapat
dijadikan sebagai ukuran melakukan sesuatu tindakan tertentu.

B. Penelitian Relevan

Dalam penelitian ini, peneliti memerlukan adanya beberapa penelitian


yang relevan dengan penelitian ini. Hal ini bertujuan agar penelitian yang
dilakukan tidak melenceng dari jalur pembahasan, hal ini juga bertujuan agar
membantu mengarahkan peneliti dalam penelitian ini. Penelitian ini juga
membantu peneliti dalam penambahan referensi dalam bahan-bahan materi.
Peneliti mengumpulkan hasil penelitian ini dengan cara mencari beberapa
jurnal serta skripsi yang mungkin sesuai dengan penelitian ini melalu internet.
Berikut hasil-hasil penelitian yang relevan mengenai pengaruh Penggunaan
Media Sosial TikTok terhadap intensitas interaksi sosial mahasiswa.

Tabel 2. 1 Penelitian Relevan

No Nama Judul Hasil Perbedaan Persamaan


1. Adi Pengaruh Hasil penelitian  Fokus pada Sama-sama
Triyanto Intensitas menunjukan Pengaruh membahas
Penggunaan bahwa terdapat intensitas interaksi
Media Sosial pengaruh penggunaan sosial
Terhadap positif antara media sosial
Interaksi Sosial tingkat secara umum
Tatap Muka penggunaan terhadap interaksi
Pada Siswa media sosial sosial tatap muka.
Kelas Viii terhadap  Subjek Penelitian
tingkat ini adalah Siswa

29
Hefrina Rinjani dan Ari Firmanto, Kebutuhan Afiliasi dengan Intensitas Mengakses
Facebook pada Remaja, Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, Vol. 1, h. 77.
42

The Influence interaksi sosial. kelas VIII.


Of The Use Of Hal ini berarti  Objek Penelitian
Social Media bahwa semakin ini adalah
On Interface tinggi tingkat Interaksi sosial
Social intensitas tatap muka.
Interaction penggunaan
media sosial
maka semakin
tinggi tingkat
interaksi sosial
pada diri
individu.
Kontribusi
yang diberikan
intensitas
penggunaan
media sosial
terhadap
interaksi sosial
sebesar 3,4 %
sedangkan
96,6%
dipengaruhi
faktorlain

2. Alfi Kirom Pengaruh Berdasarkan  Fokus pada Sama-sama


Romadhon Penggunaan hasil pengaruh TikTok membahas
dan Media Sosial penelitian terhadap pola tentang
Abdullah Tiktok Terhadap terdapat komunikasi media sosial
Ma‟ruf Pola pengaruh dalam interaksi TikTok
Komunikasi antara Media dengan teman
Mahasiswa Ilmu Sosial Tiktok sebaya.
Komunikasi terhadap Pola  Subjek penelitian
Universitas Komunikasi ini yakni
Islam Negeri terhadap Mahasiswa Ilmu
Sunan Ampel Mahasiswa Komunikasi UIN
Angkatan 2022 Ilmu Sunan Ampel.
Dalam Komunikasi  Objek penelitian
Berinteraksi Angkatan ini adalah Pola
Dengan Teman 2022 komunikasi
Sebaya) dalam interaksi
dengan teman
sebaya.

3. Ambar Pengaruh Berdasarkan  Fokus pada Sama-sama


Kuswati Media Sosial hasil dari Pengaruh TikTok membahas
Tik Tok penelitian ini terhadap akhlakul tentang
Terhadap terdapat karimah remaja media sosial
Akhlakul pengaruh  Subjek penelitian TikTok
Karimah media social ini adalah pada
Remaja Di tiktok remaja di Desa
Desa Bunton terhadap Buton
Kecamatan akhlakul  Objek penelitian
Adipala karimah pada akhlakul
Kabupaten remaja di Desa karimah
43

Cilacap Tahun Bunton


2021 Kecamatan
Adipala
Kabupaten
Cilacap
.

4. Salsabilla Game Online Hasil  Fokus pada Sama-sama


Senja Dan Pengaruh penelitian ini pengaruh game membahas
Safitri Interaksi menunjukan online terhadap interaksi
Sosial Di bahwa Interaksi Sosial Di sosial
Kalangan terdapat Kalangan
Mahasiswa pengaruh Mahasiswa
Univeristas negatif dan  Subjek penelitian
Muhammadiy positif game ini adalah
ah Surakarta online dalam Mahasiswa
interaksi sosial Univeristas
Universitas yang mereka Muhammadiyah
Muhammadiy lakukan. Surakarta
ah Surakarta
 Tidak mengukur
tentang intensitas
interaksi sosial

5 Sofiatun Pengaruh Hasil dari  Fokus Penelitian Sama-sama


Nisa Penggunaan penelitian ini tentang membahas
Media Sosial menunjukkan pengaruh tentang
Tiktok bahwa Penggunaan Media pengaruh
Terhadap rendahnya Sosial Tiktok penggunaan
Tingkat pengaruh Terhadap Tingkat media social
Interaksi penggunaan Interaksi Sosial tiktok
Sosial Siswa media sosial Siswa Kelas Vii Di terhadap
Kelas Vii Di TikTok Smp Negeri 17 interaksi
Smp Negeri terhadap Kota Jambi social.
17 Kota Jambi tingkat  Objek interaksi
interkasi sosial tatap muka
siswa kelas  Subjek penelitian
VII di SMP ini adalah Siswa
Negeri 17 kelas VIII.
Kota Jambi  Hanya membahas
interaksi secara
langsung

C. Kerangka Berfikir

Menurut sugiyono kerangka berpikir merupakan model konseptual


tentang bagaimana teori berhubungan dengan beragam aspek yang sudah
diidentifikasi. Kerangka berpikir penelitian ialah dasar pemikiran dari
penelitian yang disintesiskan dari fakta-fakta, observasi dan telaah
44

kepustakaan. Kerangka berpikir memuat teori atau dalil serta konsep-konsep


yang menjadi dasar dalam penelitian. Kerangka berpikir ini menjelaskan
hubungan dan keterkaitan antar variable.30

Kerangka berpikir dalam penelitian ini dibangun dengan mengacu


pada konsep interaksi sosial yang dijelaskan oleh Gillin dan Gillin, serta
pengaruh media sosial TikTok terhadap intensitas interaksi sosial.

Interaksi Sosial menurut Gillin dan Gillin merupakan proses dinamis


yang melibatkan hubungan antara individu dengan individu, individu dengan
kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Interaksi ini terbagi menjadi dua
jenis, yaitu interaksi asosiatif (kerjasama, akomodasi, dan asimilasi) dan
disosiatif (pertentangan, persaingan, dan kontravensi). Berdasarkan hal ini,
indikator intensitas interaksi sosial menurut Sugiyono meliputi empati, rasa
kesamaan, rasa positif, keterbukaan, dan dukungan. Selain itu, interaksi juga
didorong oleh beberapa faktor seperti simpati, sugesti, identifikasi, dan
imitasi.

Dalam penelitian ini, indikator intensitas interaksi sosial


dikembangkan dengan menggabungkan elemen-elemen dari indikator dan
faktor-faktor interaksi tersebut, untuk melihat bagaimana interaksi sosial
mahasiswa terbentuk dan berkembang dalam penggunaan media sosial,
khususnya TikTok.

Media Sosial secara umum memiliki berbagai jenis platform, termasuk


jejaring sosial, microblogging, jurnal online, media berbagi, penanda sosial,
dan wiki. TikTok, sebagai salah satu platform media berbagi, tidak hanya
berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga memungkinkan pengguna
untuk berbagi video, konten, dan bentuk kreasi lainnya dengan pengguna lain.

Berdasarkan penelitian Riska terdapat dua indikator utama yang terkait


dengan penggunaan TikTok, yaitu dampak positif dan negatif serta kreatifitas.

30
Addini Zahra Syahputri, Fay Della Fallenia, Ramadani Syafitri., Kerangka Berfikir
Penelitian Kuantitatif, Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran., 2023, Vol.2, 161
45

Penelitian Wahyu juga menemukan bahwa indikator TikTok meliputi dampak


positif dan negative dan pembuatan konten. Oleh karena itu, dalam penelitian
ini, indikator media sosial TikTok akan difokuskan pada dampak
penggunaannya terhadap intensitas interaksi sosial mahasiswa serta kreativitas
dalam konten yang dihasilkan.

Dengan demikian, kerangka berpikir penelitian ini akan


menghubungkan bagaimana penggunaan TikTok, melalui dampak positif-
negatif dan kreativitas konten, dapat memengaruhi intensitas interaksi sosial
mahasiswa, dengan mempertimbangkan indikator intensitas interaksi yang
disusun berdasarkan konsep interaksi sosial dari Gillin dan Sugiyono.
46

Gambar 2. 8 Kerangka Berfikir

D. Hipotesis Penelitian

Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah


penelitian. Dalam penelitian kuantitatif terhadap dua jenis hipotesis yang
digunakan dalam penelitian yaitu:

1. H(a) : Adanya pengaruh TikTok terhadap intensitas interaksi sosial.

2. H(o) : Tidak adanya pengaruh TikTok terhadap intensitas interaksi sosial.


47

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian

1. Tempat Penelitian

Gambar 3. 1 Tempat Penelitian

Penelitian ini dilakukan di kampus PPG UIN Syarif Hidayatullah


Jakarta yang berada di Jl. Raya Bojongsari No.55, Bojongsari Baru, Kec.
Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16516. Pemilihan tempat disesuaikan
dengan pemilihan populasi dan sampel penelitian yakni mahasiswa
Pendidikan IPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

2. Waktu Penelitian

Waktu penelitian dilaksanakan sejak dinyatakan lulus seminar


proposal. Penelitian akan dimulai setelah disetujui dalam seminar
proposal dan penelitian ini akan berlangsung selama 6 bulan. Pada tabel
3.1 digambarkan detail waktu penelitian.
48

Tahap Mar Apr Mei Juni Juli Agustus


Penelitian

1.
Penyusunan
Proposal

2. Seminar
Proposal

3. Revisi
proposal

4.
Penyusunan
instrumen

5.
Pengumpulan
data

6. Analisis
Data

7. Penyusunan
Bab IV

8. Penyusunan
Bab V

Tabel 3. 1 Waktu Penelitian

B. Metode Penelitian

Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini


menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif memungkinkan
peneliti untuk mengukur variabel-variabel tertentu dengan cara yang dapat
31
dihitung dan diukur secara kuantitatif. Dalam konteks penggunaan media

31
Adhi Kusumastuti, Ahmad Mustamil Khoiron, Taofan Ali Achmadi, Metode Penelitian
Kuantitatif, (Sleman: CV Budi Utama, 2020), h. 2
49

sosial dan interaksi sosial, dapat menghasilkan angka-angka yang dapat


dianalisis untuk melihat sejauh mana dampaknya.

Adapun desain penelitian yang digunakan adalah survey research.


Penelitian survei merupakan penelitian yang mengambil sampel dari satu
populasi serta menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang
32
pokok. Metode survei yang menggunakan pendekatan kuantitatif dapat
memberikan hasil yang dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih besar.
Dengan memperoleh data dari sampel yang mewakili populasi mahasiswa,
penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang tren dan
pola interaksi sosial.

Berdasarkan jenis penelitian tersebut, maka penelitian ini Penulis


berupaya mendeskripsikan Pengaruh Penggunaan Media Sosial TikTok
terhadap Intensitas Interaksi di Kalangan Mahasiswa, berdasarkan indikator
masing-masing variabel. Selanjutnya mengumpulkan data menggunakan
instrumen angket, sebagai metode pokok, kemudian dianalisis menggunakan
analisis statistik. Data- data yang diperoleh merupakan data numerik dari hasil
angket yang ditujukan kepada responden, dan selanjutnya dianalisis dengan
menggunakan analisis statistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kuantitatif, penelitian ini akan mencoba mendeskripsikan, menggambarkan
dan menganalisis mengenai pengaruh Pengaruh Penggunaan Media Sosial
TikTok terhadap Intensitas Interaksi di Kalangan Mahasiswa Tadris IPS UIN
Jakarta.

Analisis yang digunakan oleh peneliti untuk mengetahui pengaruh


masing-masing variabel menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana.
Teknik analisis ini dipilih peneliti karena selain untuk mengetahui pengaruh
media sosial TikTok (X) terhadap intensitas interaksi di kalangan Mahasiswa
(Y), juga untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial

32
Sandu Siyoto &Ali Sodik, Dasar Metodelogi Penelitian, (Sleman: Literasi Media
Publishing, 2015), cet. 1, h. 21.
50

TikTok terhadap intensitas interaksi di kalangan mahasiswa. Variabel bebas


dalam penelitian ini adalah Media sosial TikTok (X), sedangkan yang menjadi
variabel terikatnya yaitu intensitas interaksi Sosial (Y) di kalangan mahasiswa
angkatan 2020 Tadris IPS FITK UIN Jakarta.

C. Populasi dan Sampel

1. Populasi

Populasi ialah jumlah keseluruhan dari subyek yang akan di teliti


pada penelitian.33 Pada penelitian ini populasi yang dimaksud ialah seluruh
mahasiswa S1 program studi Tadris IPS Universitas Islam Negeri Syarif
Hidayatullah Jakarta. Agar persebaran populasi tidak terlalu luas, maka
peneliti membatasi bahwasannya seluruh mahasiswa program studi Tadris
IPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dari angkatan 2020-2023 yang
berjumlah 509 mahasiswa.
No Angkatan Jumlah
1 2020 123
2 2021 139
3 2022 111
4 2023 136
Jumlah 509
Tabel 3. 2 Jumlah seluruh mahasiswa angkatan 2020-2023

2. Sampel

Sample ialah sebagaian anggota populasi yang diambil dengan


menggunakan teknik tertentu yang disebut dengan teknik sampling.34
Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini ialah Non probability
Sampling dengan menggunakan jenis purposive sampling, purposive

33
1. Nur Khoiri, Metodologi Penelitian Pendidikan Ragam, Model, & Pendekatan (SEAP
Southeast Asian Publishing, 2019), p. xxx.
34
Husain Usman dan Purnomo Setiady Akbar, Metodologi Penelitian Sosial, (Jakarta:
PT Bumi Aksara, 2006), h. 43.
51

Sampling dilakukan untuk menyaring populasi. Sampel yang di gunakan


pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa angkatan 2020 jurusan
Tadris IPS yang berjumlah 123 mahasiswa.

Adapun kriteria sampel yang dibutuhkan dalam penelitian sebagai


berikut:

1. Mahasiswa/i aktif Pendidikan IPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

2. Angkatan tahun 2020.

3. Mempunyai akun media sosial TikTok.

D. Sumber Data

Adapun data-data yang akan digunakan sebagai berikut:

1. Data primer yaitu sumber data yang diperoleh langsung dari objek yang
akan diteliti (responden). Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari
data pengguna media sosial TikTok dan data intensitas interaksi sosial
mahasiswa. Informasi ini dikumpulkan melalui tanggapan responden
yang diberikan melalui angket atau kuesioner yang telah didistribusikan.

2. Data sekunder yaitu sumber data yang tidak langsung memberikan data
kepada pengumpulan data. Data sekunder ini merupakan data yang
sifatnya mendukung keperluan data primer seperti buku-buku, literatur
dan bacaan yang berkaitan dengan menunjang penelitian ini. Dalam
penelitian ini diperoleh data dari berbagai sumber yang dianggap relevan
dengan penelitian ini, seperti jurnal, internet, buku, skripsi tentang
penggunaan media sosial tiktok, database UIN Jakarta dan database
jurusan Tadris IPS.
52

E. Variabel Penelitian dan Definisi Variabel

Dalam penelitian ini terdapat dua variabel penelitian yaitu variabel


bebas atau variabel independent (X) dan variabel terikat atau variabel
dependen (Y), kedua variabel tersebut adalah sebagai berikut:

1. Variabel bebas (X) adalah variabel yang mempengaruhi variabel lain


atau yang menjadi sebab timbulnya variabel terikat. Dalam penelitian ini
yang menjadi variabel bebas (X) yaitu media sosial TikTok.
2. Variabel terikat (Y) adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi
akibat, karena adanya variabel bebas. Dalam penelitian ini yang menjadi
variabel terikat (Y) yaitu Intensitas Interaksi Sosial

Keterangan:

X : Media Sosial TikTok

Y: Intensitas Interaksi Sosial

X Y
Gambar 3. 2 Variabel Media sosial TikTok (X) dan Variabel Intensitas Interaksi
Sosial (Y)

1. Media Sosial Tiktok

a. Definisi Media Konseptual

TikTok adalah sebuah platform media sosial berbasis video


yang memungkinkan pengguna untuk membuat, mengedit, dan
berbagi video pendek dengan durasi antara 15 detik hingga 3 menit.
TikTok menekankan ekspresi kreatif melalui fitur-fitur unik seperti
musik, filter, efek visual, dan alat pengeditan lainnya. Platform ini
dirancang untuk menghubungkan pengguna di seluruh dunia melalui
video singkat yang informatif, menghibur dan inspiratif.
53

b. Definisi Operasional

TikTok adalah platform media sosial yang memungkinkan


pengguna untuk membuat, mengedit, dan berbagi video pendek
dengan berbagai efek, musik, dan fitur kreatif lainnya. TikTok
beroperasi dengan menyediakan antarmuka yang mudah digunakan
untuk pembuatan konten, serta algoritma yang canggih untuk
menampilkan video yang sesuai dengan preferensi dan perilaku
pengguna.

2. Intensitas Interaksi Sosial

a. Definisi Konseptual

Intensitas interaksi sosial adalah proses di mana individu atau


kelompok saling mempengaruhi dalam tindakan, perilaku, dan
pemikiran melalui komunikasi langsung atau tidak langsung.
Interaksi sosial melibatkan pertukaran informasi, perasaan, atau
makna antara dua atau lebih individu dan dapat terjadi dalam
berbagai bentuk, seperti percakapan tatap muka, pesan tertulis,
isyarat nonverbal, dan melalui media digital. Konsep ini mencakup
berbagai elemen seperti komunikasi, persepsi, norma sosial, dan
dinamika kelompok yang membentuk hubungan interpersonal dan
struktur sosial.

b. Definisi Operasional

Intesitas interaksi Sosial adalah tindakan atau rangkaian


tindakan yang terjadi antara dua atau lebih individu yang melibatkan
komunikasi dan respons yang dapat diamati secara langsung atau
melalui media. Interaksi ini dapat diukur melalui frekuensi, durasi,
dan jenis komunikasi.
54

F. Teknik Pengumpulan Data

Data Adapun teknik yang dipergunakan dalam pengumpulan data berupa:

1. Kusioner

Kuesioner/angket merupakan metode pengumpulan data yang


telah dilakukan dengan cara memberikan beberapa macam pertanyaan
yang berhubungan dengan masalah penelitian. Menurut Sugiyono
kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan
cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada
responden untuk dijawabnya.35 Adapun prosedur penyusunan kuesioner
adalah sebagai berikut:

a. Merumuskan tujuan yang akan dicapai dengan kuesioner.


b. Mengidentifikasikan variabel yang akan dijadikan sasaran kuesioner.
c. Menjabarkan setiap variabel menjadi sub-variabel yang lebih spesifik
dan tunggal.
d. Menentukan jenis data yang akan dikumpulkan, sekaligus untuk
menentukan teknik analisisnya.36

Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembaran angket


37
yang berisi sejumlah pertanyaan yang relevan. Adapun jenis angket
yang digunakan adalah skala bertingkat. Untuk mengukur kuesioner
digunakan skala likert. Skala likert adalah skala yang digunakan untuk
megukur sikap, pendapat, persepsi seseorang atau sekelompok orang
tentang suatu fenomena tertentu di masyarakat. Penelitian ini
menggunakan empat alternatif jawaban dengan ketentuannya adalah
seperti terlihat pada Tabel 3.2.

35
Anggy Giri Prawiyogi dkk, Penggunaan Media Big Book untuk Menumbuhkan Minat
Baca Siswa di Sekolah Dasar, Jurnal Basicedu Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021, h. 449
36
Sandu Siyoto &Ali Sodik, Dasar Metodelogi Penelitian, (Sleman: Literasi Media
Publishing, 2015), cet. 1, h. 65
37
Ummul Aiman and others, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Yayasan Penerbit
Muhammad Zaini (Yayasan Penerbit Muhammad Zaini, 2022). p. 58
55

Tabel 3. 3 Kategori Penelitian

Kategori Skor
Sangat Sering (SS) 4
Sering (S) 3
Jarang (J) 2
Tidak Pernah (TP) 1

Ukuran skala likert memeiliki interval dan interpretasi % agar


mengetahui penilaian dengan menggunakan metode mencari interval
skor % (I) dengan rumus:

I = 100/Jumlah skor (Likert)

Maka = 100/4 = 25

Hasil (I) = 25

Maka jarak interval dari terendah 0% hingga tertinggi 100%


seperti terlihat pada Tabel 3.2.

2. Dokumentasi

Metode dokumentasi merupakan mencari data mengenai hal-hal


atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah,
38
prasasti, notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya. Dokumentasi
digunakan peneliti sebagai pelengkap data dari kuesioner.

G. Instrumen Penelitian

1. Rancangan atau Kisi-kisi Instrumen

38
Sandu Siyoto &Ali Sodik, Dasar Metodelogi Penelitian, (Sleman: Literasi Media
Publishing, 2015), cet. 1, h. 66
56

Instrumen penelitian merupakan suatu alat ukur yang digunakan


untuk mengumpulkan informasi atau data-data dari objek penelitian
untuk menjawab permasalahan dari penelitian. Dalam instrumen
penelitian ini, penulis menggunakan instrumen penelitian untuk
memperoleh sejumlah data mengenai penggunaan media sosial TikTok
terhadap Intensitas Interaksi Sosial di kalangan mahasiswa program
studi Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syaif
Hidayatullah Jakarta, dengan menggunakan lembar angket sebagai
instrumen penelitian pada penelitian ini.
Dalam penelitian ini, instrumen penelitian dibagi menjadi dua
yang didasarkan pada variabel yang diteliti berupa variabel X dan
variabel Y, dengan kisi-kisi instrumen sebagai berikut:

Tabel 3. 4 Instrumen Variabel Penelitian


Sub-Sub No
Variable Indikato
Sub Indikator Indikato Pernyataan soal
Penelitian r
r

Berhasil membangun
Konektisitas
koneksi dengan orang-orang 1
sosial
baru melalui tiktok

Mendapatkan informasi
Dampak Edukasi baru dan bermanfaat dari 2
Positif tiktok

Menggunakan tiktok untuk


Penigkatan
mengasah keterampilan 3
Media keterampilan
tertentu
Sosial
TikTok Menikmati konten yang
Konten hiburan 4
menghibur di tiktok

Merasa menggunakan
tiktok secara berlebihan
Kecanduan 5&6
Merasa ketergantungan
Dampak secara emosional pada tiktok
Negatif
Pengaruh
Merasa negatif karena
negatif terhadap
membandingkan diri dengan 7
kesehatan
orang lain di tiktok
mental
57

Merasa terganggu dalam


Gangguan fokus fokus belajar atau bekerja 8
karena tiktok
Menunda menyelesaikan
Penundaan
tugas-tugas penting karena 9
tugas
tiktok

Mendapat berita hoax atau


Hoax informasi yang tidak akurat 10
di tiktok

Pengaruh Seberapa sering pandangan


negative atau opini Anda terpengaruh
11
terhadap oleh informasi yang tidak
pandangan benar di tiktok
Terpapar pada konten yang
Konten sensitif tidak sesuai atau berbahaya 12
di tiktok

Menghasilkan ide-ide baru


Ide yang orisinal untuk konten 13
tiktok Anda

Menggunakan elemen-
elemen inovatif dalam
inovasi 14
pembuatan konten tiktok
Anda
Kreatfita Menampilkan gaya yang
s Keunikan Gaya unik dan personal dalam 15
konten tiktok Anda

Menggunakan efek dan


Penggunaan
filter kreatif dalam konten 16
efek
tiktok Anda

Mencoba berbagai jenis


Fleksibilitas
konten dan format video di 17
konten
tiktok

Frekuensi Menemukan konten baru


18
konten baru yang diunggah di tiktok
Melihat penggunaan fitur-
Penggunaan fitur kreatif seperti efek,
Adanya 19
fitur filter, dan musik dalam
konten konten
dalam
aplikasi Melihat konten dengan
Interaksi dengan
TikTok banyak like, komentar, dan 20
penonton
share

Menemukan konten yang


Topik yang
terkait dengan topik-topik 21
sedang tren
yang sedang tren
58

Menemukan konten
edukatif yang memberikan
Konten edukasi 22
pengetahuan atau
keterampilan baru
Kesamaan Menemukan konten yang
konten dengan sesuai dengan yang anda 23
emosional rasakan atau alami "
Meniru interaksi Meniru cara teman Anda
24
di media sosial berinteraksi di media sosial

Mengadopsi kebiasaan
Mengadopsi
hidup yang sama dengan 25
Imitasi Kebiasaan hidup
teman-teman Anda
Mengikuti gaya berpakaian
Gaya
Anda dengan teman-teman 26
berpakaian
di kampus

Meminta pendapat atau


Pengaruh teman saran dari teman sebelum 27
membuat keputusan penting
Seberapa sering konten di
media sosial mempengaruhi
Media Sosial 28
pandangan atau tindakan
Anda

Menggunakan informasi
Teknologi
Sugesti dari internet untuk membuat 29
Informasi
keputusan

Intensitas Seberapa besar pengaruh


interaksi komunitas atau lingkungan
Lingkungan
sosial tempat tinggal terhadap 30
Sekitar
perilaku dan pandangan
Anda

Merasa bahwa budaya dan


tradisi mempengaruhi cara
Budaya 31
Anda berinteraksi dengan
orang lain

Merasa terinspirasi untuk


Teman mengadopsi gaya hidup 32
teman dekat Anda

Seberapa sering pandangan


Figur otoritas atau opini Anda dipengaruhi 33
Identifik oleh dosen Anda
asi
Mengikuti trend yang
Publik Figur
disebarkan melalui media 34
dan media sosial
sosial atau media massa
Berkomunikasi dengan
Keluarga 35
anggota keluarga Anda
59

Menawarkan bantuan
Tindakan
kepada teman yang sedang 36
membantu
mengalami kesulitan
Memberikan perhatian
Mendengarkan
penuh ketika teman Anda 37
aktif
Simpati bercerita

Ikut merespon dalam


Menyimak
percakapan dengan teman- 38
percakapan
teman Anda

Pemahaman Menyadari perubahan


39
emosi suasana hati teman Anda
Apakah Anda sering
Dukunga Dukungan merasakan emosi yang sama
Empati
n Emosional dengan teman Anda ketika
mereka sedang bercerita

Memahami perasaan Sedih 40,


orang lain 41,
42,
Memberikan bantuan
Kepedulia 43,
kepada orang lain saat
n 44 &
mereka membutuhkannya
45
Peduli terhadap orang lain
Menunjukkan perhatian
Perhatian terhadap kesehatan mental
teman Anda

Menunjukkan perhatian
terhadap kesehatan Fisik
teman Anda

Membantu teman Anda


dengan tindakan konkret
Dukungan
seperti membantu mereka 46
Praktis
dalam tugas atau kegiatan
sehari-hari
Mencoba untuk hadir
secara fisik dan emosional
Kehadiran 47
ketika teman Anda
membutuhkan Anda
Merasa optimis dalam
memandang masa depan
Optimisme 48
Anda dan teman-teman
Anda
Rasa
Positif Kebahagiaan Merasa bahagia 49

Memberikan penghargaan
Penghargaan atau pujian kepada teman- 50
teman Anda
60

Merasa nyaman untuk


Keterbuk Keterbukaan
berbicara jujur dan terbuka 51
aan dalam berbicara
kepada teman-teman Anda
Berbagi pikiran dan
Keinginan untuk
perasaan Anda dengan 52
berbagi
teman-teman Anda

Bekerja sama dengan


teman dalam proyek atau
Kejasama tugas kelompok " 53

Kebersa Seberapa sering Anda dan


maan teman efektif dalam
Pembagian
membagi tugas dan 54
tugas
tanggung jawab dalam
proyek kelompok
Aktifitas Melakukan aktifitas sosial
55
bersaama bersama teman

H. Teknik Analisis Data

Analisis data merupakan data yang telah diolah sehingga


menghasilkan sesuatu yang mudah dipahami oleh pembaca penelitian.
Analisis data dibedakan menjadi dua yakni analisis data kuantitatif dan
analisis data kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis data
kuantitatif. Analisis data kuantitatif dalam penelitian, bermula dari data
penelitian yang bersifat angka-angka.
1. Analisis Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk


menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data
yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat
kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Penyajiannya dapat
menggunakan table, grafik, diagram lingkaran, pictogram perhitungan
modus, median, mean (pengukuran tendensi sentral), perhitungan desil,
61

persentil, perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan


standar deviasi, perhitungan persantase.
2. Uji Instrumen Penelitian
a. Uji Validitas

Uji validitas adalah cara yang digunakan seorang peneliti


untuk mengetahui sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat
ukur dalam melakukan fungsi ukurannya. Menurut Yusuf,
menyatakan bahwa validitas suatu instrumen digunakan untuk
mengukur seberapa jauh instrumen itu mengukur objek yang hendak
diukur.39 Menurut Sugiyono, “instrumen yang valid adalah alat ukur
yang digunakan untuk mendapatkan data (mengukur) itu bersifat
valid.” Dalam uji validitas setiap item pertanyaan membandingkan
antara r hitung dengan nilai r tabel. 1) Jika r hitung > dari r tabel
dengab a=0,05 maka butir soal dinyatakan valid. 2) Sebaliknya jika r
hitung < dari r tabel maka butir soal dinyatakan tidak valid (drop),
sehingga instrumen tidak dapat digunakan dalam penelitian. Untuk
mengukur uji validitas dapat menggunakan 2 cara yakni dengan
Pearson Product Moment dan Rank Spearman. Adapun dalam
penelitian ini menggunakan pearson product moment. Berikut ini
rumus menghitung validitas menggunakan pearson product moment.

Keterangan:

n = jumlah responden
x = skor variabel (jawaban responden)
y = skor total dari variabel untuk reponden ke-n
ΣX = jumlah skor dalam distribusi

39
Muri Yusuf, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Penelitian Gabungan
(Kencana, 2017). p. 233.
62

X ΣY = jumlah skor dalam distribusi Y


ΣX 2 = jumlah kuadrat dalam skor distribusi X
ΣY 2 = jumlah kuadrat dalam skor distribusi Y

kriteria pengujian uji validitas sebagai berikut :


b. jika r hitung > Tabel, maka instrumen penelitian dikatakan valid.
c. jika r hitung < Tabel, maka instrumen penelitian dikatakan
invalid.
Setiap item pernyataan dalam penelitian ini akan dilakukan uji
validitas menggunakan perhitungan kriteria pengujian HO diterima
apabila r hitung > r tabel alat ukur yang digunakan valid atau sahih,
dan HO ditolak apabila r hitung ≤ r tabel alat ukur yang digunakan
tidak valid atau tidak sahih. Pada penelitian ini menggunakan r tabel
sebesar 10% (0,1) atau 0,361 Berikut hasil uji validitas variabel Media
Sosial Tiktok dan Interkasi Sosial Mahasiswa:

Tabel 3. 5 Hasil Uji Validitas Variabel Media Sosial TIkTok


Nomor R
Variabel Indikator R Hasil Keterangan
Soal Tabung
1. 0,578 0,361 Valid

2. 0,632 0,361 Valid


Dampak Positif
3. 0,784 0,361 Valid

4. 0,698 0,361 Valid

5. 0,535 0,361 Valid


6. 0,463 0,361 Valid

Tiktok 7. 0,535 0,361 Valid

8. 0,509 0,361 Valid


Dampak Negatif
9. 0,552 0,361 Valid

10. 0,684 0,361 Valid

11. 0,638 0,361 Valid

12. 0,437 0,361 Valid


Kreatifitas 13. 0,740 0,361 Valid
63

14. 0,548 0,361 Valid

15. 0,598 0,361 Valid


16. 0,704 0,361 Valid

17. 0,667 0,361 Valid


18. 0,740 0,361 Valid

19. 0,664 0,361 Valid

Adanya Konten dalam 20. 0,714 0,361 Valid


aplikasi TikTok 21. 0,716 0,361 Valid
22. 0,753 0,361 Valid

23. 0,666 0,361 Valid

(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Jika dilihat dari tabel di atas, terlihat bahwa terdapat 23 item


pernyataan yang memiliki nilai r hitung > r tabel (0,361), sehingga
korelasi seluruh pernyataan pada variabel Media Sosial TikTok
dinyatakan valid atau sahih. Namun, terdapat satu pernyataan yang
tidak valid karena memiliki nilai r hitung < r tabel (0,092<0,3061),
yang berarti pernyataan tersebut tidak memenuhi syarat validitas dan
tidak dapat digunakan dalam pengukuran lebih lanjut.

Tabel 3. 6 Hasil Uji Validitas Variabel Intensitas Interaksi Sosial Mahasiswa


Nomor R
Variabel Indikator R Hasil Keterangan
Soal Tabung
24. 0,622 0,361 Valid

25. 0,683 0,361 Valid


Imitasi
26. 0,557 0,361 Valid

27. 0,667 0,361 Valid


Intesitas
interaksi 28. 0,368 0,361 Valid
sosial
29. 0,715 0,361 Valid
mahasiswa
Sugesti 30. 0,761 0,361 Valid

31. 0,664 0,361 Valid

32. 0,610 0,361 Valid

Identifikasi 33. 0,455 0,361 Valid


64

34. 0,711 0,361 Valid

35. 0,554 0,361 Valid


36. 0,766 0,361 Valid

37. 0,767 0,361 Valid


38. 0,705 0,361 Valid
Simpati
39. 0,741 0,361 Valid

40. 0,765 0,361 Valid

41. 0,839 0,361 Valid


42. 0,812 0,361 Valid

43. 0,882 0,361 Valid

Dukungan 44. 0,787 0,361 Valid

45. 0,787 0,361 Valid

46. 0,814 0,361 Valid

47. 0,892 0,361 Valid

48. 0,767 0,361 Valid


Rasa Positif 49. 0,892 0,361 Valid

50. 0,817 0,361 Valid


51. 0,462 0,361 Valid
Keterbukaan
52. 0,668 0,361 Valid

53. 0,779 0,361 Valid


Kebersamaan 54. 0,757 0,361 Valid

55. 0,788 0,361 Valid

(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Jika dilihat dari tabel di atas terlihat bahwa terdapat 32 item


pernyataan memiliki r hitung > r tabel 0,361 yang dimana korelasi
semua pernyataan-pernyataan pada variabel Intensitas Sosial
Mahasiswa valid atau sahih.

d. Uji Reliabilitas

Menurut Sugiyono, reliabilitas berkaitan dengan derajat


konsistensi dan stabilitas data atau temuan, jika nilai Cronbach‟s
alpha> 0,6 maka suatu variabel tersebut reliable. Uji reliabilitas
65

bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hasil pengukuran tetap


konsisten, apabila dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap
gejala yang sama dengan menggunakan alat pengukur yang sama
pula. Adapun rumus Cronbach’s alpha adalah sebagai berikut:

Keterangan:

α = tingkat reliabilitas yang dicari S1/2= varians dari skor


belahan pertama
S2/2 = varians dari skor belahan kedua

S2/x= varians dari skor keseluruhan

Tabel 3. 7 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Media Sosial TikTok


Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha Based on
Cronbach's Standardized
Alpha Items N of Items
.932 .932 23

(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Data tabel 4.19 Media Sosial Tiktok dapat diketahui N of Items


sebanyak 23 buah memperoleh nilai Cronbach‟s Alpha sebesar 0,932>
dari 0,6. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Media Sosial
Tiktok dinyatakan konsisten atau reliabel.

Tabel 3. 8 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Intensitas Interaksi Sosial


Mahasiswa
Reliability Statistics
66

Cronbach's
Alpha Based on
Cronbach's Standardized
Alpha Items N of Items
.969 .969 32

(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)


Data tabel 4.19 Intensitas Interaksi Sosial Mahasiswa dapat
diketahui N of Items sebanyak 32 buah memperoleh nilai Cronbach‟s
Alpha sebesar 0,969 > dari 0,6. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
variabel Media Sosial Tiktok dinyatakan konsisten atau reliabel.

3. Uji Asumsi Klasik


a. Uji Normalitas

Uji normalitas dimaksudkan untuk menguji apakah data yang


digunakan dalam penelitian memiliki distribusi normal baik secara
multivariat maupun univariat.40 Uji normalitas dapat dilakukan
dengan uji One Sample Kolmogorov- Smirnov, distribusi data
dikatakan normal jika signifikan > 0,05.

b. Uji Linearitas
Menurut Sudjana dalam Puput menyatakan bahwa uji
linearitas adalah pengujian untuk memeriksa apakah terdapat
hubungan yang linear antara variabel independen dengan variabel
dependen, yang dimaksudkan untuk menguji linear atau tidaknya data
yang dianalisis.41 Langkah-langkah yang dapat dilakukan pada uji
linieritas adalah:
1)
Keterangan :
= Koefisien Regresi
Rkreg = rerata kuadrat garis regresi
Rkres = rerata kuadrat residu
40
Ma‟ruf Abdullah, Metode Penelitian Kuantitatif (Aswaja Pressindo, 2015). p . 322.
41
Puput, „Uji Linearitas Dengan SPSS: Scatter Plot Dan Lack-of-Fit Test‟,
[Link], 2023 <[Link] [accessed 24 July 2024].
67

2)
c. Kesimpulan:
a) Jika < maka Ho ditolak berarti persamaannya tidak linier.
b) Jika > maka Ho diterima persamaannya linier Pada penelitian ini,
peneliti menghitung uji linieritas.
d. Uji Homogenitas

Uji homogenitas bertujuan untuk mengetahui dan menyiapkan


data yang akan digunakan dalam analisis satistik adalah data yang
sudah homogen. Uji homogenitas data dapat dilakukan dengan
menggunakan tes Bartleth.
4. Uji Hipotesis
a. Uji T (Parsial)

Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji


T. Uji T digunakan untuk menguji kebenaran dan kepalsuan
hipotesis nihil yang menyatakan bahwa diantara dua buah mean
sampel yang diambil secara random dari populasi yang sama, tidak
terdapat perbedaan yang signifikan. Uji ini dapat dilakukan dengan
membandingkan t hitung dengan t tabel. Menurut Ghozali pada
artikel Binus University Jika nilai signifikansi uji t > 0,05 maka H₀
diterima dan Ha ditolak. Artinya tidak ada pengaruh antara variabel
independen terhadap variaben dependen; dan jika nilai signifikansi
uji t < 0,05 maka H₀ ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat
42
pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen.
Hipotesis yang digunakan dalam pengujian ini adalah:
H0 : t hitung ≤ t tabel maka tidak terdapat pengaruh antara
variabel dependent terhadap variabelindependent.
Ha : t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh antara variabel
dependent terhadap variabel independent.

b. Analisis Regresi Sederhana


42
Binus University School of Accounting, „Memahami Uji t Dalam Regresi Linear‟, 2021
<[Link]
68

Regresi linear sederhana adalah alat statistic yang


dipergunakan untuk mengetahui pengaruh satu atau beberapa variable
43
terhadap satu variabel lainnya. Analisis regresi digunakan untuk
menguji bagaimana variabel penggunaan media sosial Tiktok (X)
dapat mempengaruhi intensitas interaksi sosial mahasiswa (Y). dalam
penelitian ini analisis regresi yang digunakan adalah analisis regresi
sederhana, karena hanya ada dua variable dimana variable bebas
yaitu pengunaan media sosial Tiktok dan variable terikat yaitu
interkasi sosial mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mencari pengaruh secara linier antara variabel penggunaan media
sosial TikTok dengan variabel intensitas interaksi sosial
perhitungannya menggunakan persamaan :

Y = a + bX

c. Uji Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi sering diartikan sebagai seberapa


besarnya kemampuan semua variabel independen dalam menjelaskan
varian dari variabel dependennya. Rumus koefisien determinasi
adalah sebagai berikut.

KD=(r)2 x100%
Keterangan :
KD = Koefisien Determinasi
R = Koefisien Korelasi Produk Moment

Dimana a dan b adalah konstanta atau parameter, yang


nilainya harus diestimasi.

43
Tim Dosen, Korelasi Dan Regresi Linier Sederhana Modul Perkuliahan 6, Universitas
Esa Unggul (2018). p. 3.
69
BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Tempat Penelitian

1. Gambaran Umum Tempat Penelitian

Kampus PPG Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah


Jakara. di Jl. Raya Bojongsari No.55, Bojongsari Baru, Kecamatan
Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, 16516.1

Gambar 4. 1 Peta Gedung PPG UIN Jakarta

Kota Depok adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa


Barat, Indonesia. Kota Depok merupakan bagian dari kawasan
metropolitan Jabodetabekpunjur dan bedara di bagian selatan Daerah
Khusus Ibukota Jakarta. Wilayah Kota Depok berbatasan dengan tiga
Kabupaten dan satu Provinsi. Batas-batas wilayah Kota Depok secara jelas
adalah sebagai berikut : 2

a. Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Ciputat Kabupaten


Tangerang Selatan dan Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

1
[Link], „Layanan Akademik Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Jakarta‟, Fitk.
UIN Jkt . Diakses pada 08 Agustus 2024, Pukul 1139.
2
Portal Depok, „Struktur Daerah Kota Depok‟, Diskominpo Kota Depok . Diakses pada
08 Agustus 2024, Pukul 1152.

70
71

b. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Pondokgede Kota Bekasi


dan Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor.
c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Cibinong dan
Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor.
d. Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Parung dan Kecamatan
Gunungsindur Kabupaten Bogor.

B. Data Penelitian

1. Deskripsi Responden

Penelitian ini dilakukan di PPG UIN Jakarta. Responden dalam


penelitian ini merupakan Mahasiswa Pendidikan IPS Tahun 2020. Sampel
keseluruhan berjumlah 123 orang. Kuesioner penelitian ini dibagi menjadi
beberapa kategori yaitu sebagai berikut:

a. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Keseluruhan yang dibagikan kepada responden berdasarkan


jenis kelamin terbagi menjadi dua yaitu laki-laki dan Perempuan.
Perbandingan jumlah responden laki-laki dan Perempuan ditabulasikan
sebagai berikut :

Tabel 4. 1 Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin Jumlah Presentase


Laki-laki 93 24,4%
Perempuan 30 75,6%
Jumlah 123 100%
72

(sumber : Di olah peneliti)

Gambar 4. 2 Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

b. Responden Berdasarkan Konsentrasi

Keseluruhan yang dibagikan kepada responden berdasarkan


konsentrasi terbagi menjadi tiga yaitu Konsentrasi Sosiologi,
konsentrasi Ekonomi dan Konsentrasi Geografi. Perbandingan jumlah
responden berdasarkan angkatan ditabulasikan sebagai berikut :

Tabel 4. 2 Responden Berdasarkan Konsentrasi

Konsentrasi Jumlah Presentase


Ekonomi 20 16,4%
Geografi 28 22,1%
Sosiologi 75 61,5%
Jumlah 123 100%
(Sumber : Di olah peneliti)

Gambar 4. 3 Responden Berdasarkan Konsentrasi

c. Responden Berdasarkan Penggunaan Media Sosial Tiktok

Keseluruhan yang dibagikan kepada responden berdasarkan


pengguana Media Sosial Tiktok terbagi menjadi dua yaitu Ya dan
73

Tidak. Perbandingan jumlah responden berdasarkan pengguna Media


Sosial Tiktok, ditabulasikan sebagai berikut :

Tabel 4. 3 Responden Berdasarkan Pengguna TikTok

Pengguna Jumlah Presentase


Ya 100 100%
Tidak - -
Jumlah 100 100%
(Sumber : Di olah Peneliti)

2. Deskripsi Hasil Kusioner

Berdasarkan Hasil Penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh


data jawaban terhadap kuesioner yang diberikan oleh responden adalah
sebagai berikut:

a. Variabel Media Sosial TikTok

Tabel 4. 4 Hasil Angket Indikator Dampak Positif TikTok

No Pernyataan Skala
1 2 3 4
1 Berhasil membangun koneksi dengan 26 54 26 17
orang-orang baru melalui TikTok
21,1% 43,9% 21,1% 13,8%
2 Mendapatkan informasi baru dan 3 15 49 56
bermanfaat dari TikTok 2,4% 12,2% 39,8% 45,5%
3 Menggunakan TikTok untuk 6 26 56 35
mengasah keterampilan tertentu 4,9% 21,1% 45,5% 28,5%
4 Menikmati konten yang menghibur di 4 12 42 65
TikTok 3,3% 9,8% 34,1% 52,8%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.4 menunjukan bahwa pada pertanyaan pertama


dengan presentase sebesar 43,9% atau sebanyak 54 responden
menjawab jarang, hal tersebut menunjukan bahwa responden jarang
berhasil membangun koneksi dengan orang-orang baru melalui
TikTok. Pertanyaan kedua dengan presentase sebesar 45,5% atau
sebanyak 56 responden menjawab sangat sering, hal tersebut
menunjukan bahwa respondensangat sering mendapatkan informasi
74

baru dan bermanfaat dari TikTok. Pertanyaan ketiga dengan


presentase sebesar 45,5% atau sebanyak 56 responden menjawab
sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden pengguna TikTok
sering menggunakan TikTok untuk mengasah keterampilan tertentu.
Dan pertanyaan keempat dengan presentase sebesar 52,8% atau
sebanyak 65 responden menjawab sangat sering, hal tersebut
menunjukkan bahwa responden menikmati konten yang menghibur di
TikTok.

Tabel 4. 5 Hasil Angket Indikator Dampak Negatif TikTok

Skala
No Pernyataan
1 2 3 4
Merasa menggunakan TikTok 9 17 55 42
5
secara berlebihan 7,3% 13,8% 44,7% 34,1%
Merasa ketergantungan secara 18 30 42 33
6
emosional pada TikTok 14,6% 24,4% 34,1% 26,8%
Merasa negative karena 21 40 35 27
7 membandingkan diri dengan orang
lain di TikTok 17,1% 32,5% 28,5% 22%
16 24 53 30
Merasa terganggu dalam fokus
8
belajar atau bekerja karena TikTok 13% 19,5% 43,1% 24,4%

Menunda menyelesaikan tugas- 15 27 49 32


9
tugas penting karena TikTok 12,2% 22% 39,8% 26%
Mendapat berita hoax atau 6 41 52 24
10 informasi yang tidak akurat di
TikTok 4,9% 33,3% 42,3% 19,5%

Pandangan atau opini Anda 19 43 35 26


11 terpengaruh oleh informasi yang
tidak benar di TikTok 15,4% 35% 28,5% 21,1%
Terpapar pada konten yang tidak 25 44 34 20
12
sesuai atau berbahaya di TikTok 20,3% 35,8% 27,6% 16,3%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.5 menunjukan bahwa pada pernyataan kelima


dengan presentase sebesar 44,7% atau sebanyak 55 responden banyak
menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden sering
merasa menggunakan TikTok secara berlebihan. Pernyataan keenam
75

dengan presentase sebesar 34,1%atau sebanyak 42 responden


menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden sering
merasa ketergantungan secara emosional pada TikTok. Pernyataan
ketujuh dengan presentase sebesar 32,5% atau sebanyak 40 responden
menjawab jarang, hal tersebut menunjukan bahwa responden jarang
merasa negative karena membandingkan diri dengan orang lain di
TikTok. Pernyataan kedelapan dengan presentase sebesar 43,1% atau
sebanyak 53 responden menjawab sering, hal tersebut menunjukan
bahwa responden sering merasa terganggu dalam fokus belajar atau
bekerja karena TikTok. Pernyataan kesembilan dengan presentase
39,8% atau sebanyak 49 responden menjawab sering, hal tersebut
menunjukan bahwa responden menunda menyelesaikan tugas-tugas
penting karena TikTok. Pernyataan kesepuluh dengan presentase
42,3%, sebanyak 52 responden menjawab sering, mendapat berita
hoax atau informasi yang tidak akurat di TikTok. Pernyataan
kesebelas dengan presentase 35% atau sebanyak 43 responden
menjawab jarang, hal tersebut menunjukan bahwa pandangan atau
opini responden sering terpengaruh oleh informasi yang tidak benar
di TikTok. Pada pernyataan kedua belas dengan presentase sebesar
35,8% atau sebanyak 44 responden menjawab jarang, hal tersebut
menunjukan bahwa responden jarang terpapar pada konten yang
tidak sesuai atau berbahaya di TikTok.

Tabel 4. 6 Hasil Angket Indikator Kreatifitas

No
Pernyataan 1 2 Skala 3 4

Menghasilkan ide-ide baru yang 19 40 48 16


13
orisinal untuk konten TikTok 15,4% 32,5% 39% 13%
menggunakan elemen-elemen 13 52 38 20
14 inovatif dalam pembuatan konten
TikTok Anda 10,6% 42,3% 30,9% 16,3%

Menampilkan gaya yang unik dan 24 47 31 21


15
personal dalam konten TikTok Anda 19,5% 38,2% 25,2% 17,1%
16 Menggunakan efek dan filter kreatif 17 48 34 24
76

dalam konten TikTok Anda 13,8% 39% 27,6% 19.5%


Mencoba berbagai jenis konten video 16 47 37 23
17
di tiktok 13% 38,2% 30,1% 18,7%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.6 menunjukan bahwa, pada pernyataan ketiga


belas dengan presentase sebesar 39% atau sebanyak 48 responden
banyak menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden
sering menghasilkan ide-ide baru yang orisinal untuk konten TikTok.
Pernyataan keempat belas dengan presentase sebesar 42,3% atau
sebanyak 52 responden menjawab jarang, hal tersebut menunjukan
bahwa responden jarang menggunakan elemen-elemen inovatif dalam
pembuatan konten TikTok. Pernyataan kelima belas dengan
presentase sebesar 38,2% atau sebanyak 47 responden menjawab
jarang, hal tersebut menunjukan bahwa responden jarang
menampilkan gaya yang unik dan personal dalam konten TikTok.
Pernyataan keenam belas sebanyak dengan presentase sebesar 39%
atau sebanyak 48 responden menjawab sering hal tersebut
menunjukan bahwa responden sering menggunakan efek dan filter
kreatif dalam konten TikTok. Pernyataan ketujuh belas dengan
presentase 38,2% atau sebanyak 47 responden menjawab jarang, hal
tersebut menunjukan bahwa responden jarang mencoba berbagai jenis
konten video di TikTok.

Tabel 4. 7 Hasil Angket Adanya Konten dalam TikTok

1 2 Skala 3 4
No Pernyataan
Menemukan konten baru yang 7 24 55 37
18 diunggah di tiktok 5,7% 19,5% 44,7% 30,1%
Melihat penggunaan fitur-fitur kreatif 7 25 48 43
19 seperti efek, filter, dan musik dalam
konten 5,7% 20,3% 39% 35%
Melihat konten dengan banyak like, 5 12 46 60
20
komentar, dan share 4,1% 9,8% 37,4% 48,8%
Menemukan konten yang terkait 3 14 47 59
21 dengan topik-topik yang sedang tren
2,4% 11,4% 38,2% 48%
77

Menemukan konten edukatif yang 3 12 53 55


22 memberikan pengetahuan atau
keterampilan baru 2,4% 9,8 % 43,1% 44,7%
Menemukan konten yang sesuai 8 19 50 46
23 dengan yang anda rasakan atau alami
6,5% 15,4% 40,7% 37,4%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.7 menunjukan bahwa pada pernyataan kedelapan


belas sebanyak 55 responden banyak menjawab sering, hal tersebut
menunjukan bahwa responden sering menemukan konten baru yang
diunggah di tiktok. Pada pernyataan kesembilan belas dengan
presentase sebesar 44,7% atau sebanyak 48 responden menjawab
sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden sering Melihat
penggunaan fitur-fitur kreatif seperti efek, filter, dan musik dalam
konten. Pernyataan kedua puluh dengan presentase sebesar 39% atau
sebanyak 60 responden menjawab sangat sering, hal tersebut
menunjukan bahwa responden sangat sering melihat konten dengan
banyak like, komentar, dan share. Pernyataan kedua puluh satu
dengan presentase sebesar 48,8% atau sebanyak 59 responden
menjawab sangat sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden
sangat sering menemukan konten yang terkait dengan topik-topik
yang sedang tren. Pernyataan kedua puluh dua dengan presentase
44,7%, atau sebanyak 55 responden menjawab jarang. , hal tersebut
menunjukan bahwa responden jarang menemukan konten edukatif
yang memberikan pengetahuan atau keterampilan baru. Pernyataan
kesembilan belas dengan presentase 40,7% atau sebanyak 50
responden menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa
responden sering menemukan konten yang sesuai dengan yang anda
rasakan atau alami.

Tabel 4. 8 Hasil Angket Indikator Imitasi

No Pernyataan 1 2 Skala 3 4

24 Meniru cara teman Anda berinteraksi di 40 46 26 11


78

media sosial 32,5% 37,4% 21,1% 8,9%


Mengadopsi kebiasaan hidup yang sama 34 59 21 9
25 dengan teman-teman Anda 27,6% 48% 17,1% 7,3%
Mengikuti gaya berpakaian Anda dengan 31 59 24 9
26
teman-teman di kampus 25,2% 48% 19,5% 7,3%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.8 menunjukan bahwa pada pernyataan kedua


puluh empat dengan presentase sebesar 37,4% atau sebanyak 46
responden banyak menjawab jarang, hal tersebut menunjukan bahwa
responden jarang meniru cara teman berinteraksi di media sosial.
Pernyataan kedua puluh lima dengan presentase sebesar 48% atau
sebanyak 59 responden banyak menjawab jarang, hal tersebut
menunjukan bahwa responden jarang mengadopsi kebiasaan hidup
yang sama dengan teman-teman. Pernyataan kedua puluh enam
dengan presentase sebesar 48% atau sebanyak 59 responden
menjawab jarang, hal tersebut menunjukan bahwa responden jarang
Mengikuti gaya berpakaian Anda dengan teman-teman di kampus

Tabel 4. 9 Hasil Angket Indikator Sugesti

Pernyataan 1 2 Skala 3 4
No

Meminta pendapat atau saran dari teman 8 36 60 19


27
sebelum membuat keputusan penting 6,5% 29,3% 48,8% 15,4%
Konten di media sosial mempengaruhi 12 40 51 20
28
pandangan atau tindakan Anda 9,8% 32,5% 41,5% 16,3%
Menggunakan informasi dari internet 11 32 58 22
29
untuk membuat keputusan 8,9% 26% 47,2% 17,9%
Komunitas atau lingkungan tempat tinggal 6 36 59 22
30 mempengaruhi perilaku dan pandangan
Anda 4,9% 29,3% 48% 17,9%
Merasa bahwa budaya dan tradisi 5 35 55 28
31 mempengaruhi cara Anda berinteraksi
dengan orang lain 41,1% 28,5% 44,7% 22,8%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.9 menunjukan bahwa pada pernyataan kedua


puluh tujuh dengan presentase sebesar 48,8% atau sebanyak 60
responden banyak menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa
79

responden sering meminta pendapat atau saran dari teman sebelum


membuat keputusan penting. Pernyataan kedua puluh delapan dengan
presentase sebesar 41,5% atau sebanyak 51 responden menjawab
sering, hal tersebut menunjukan bahwa konten di media sosial sering
mempengaruhi pandangan atau tindakan responden. Pernyataan kedua
puluh Sembilan dengan presentase sebesar 47,2% atau sebanyak 58
responden menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa
responden sering menggunakan informasi dari internet untuk
membuat keputusan. Pernyataan ketiga puluh dengan presentase
sebesar 48% atau sebanyak 59 responden menjawab sering, hal
tersebut menunjukan bahwa responden sering terpengaruh oleh
komunitas atau lingkungan tempat tinggali terhadap perilaku dan
pandangan. Pernyataan ketiga puluh satu dengan presentase sebesar
44,7% atau sebanyak 55 responden menjawab sering, hal tersebut
menunjukan bahwa responden sering merasa bahwa budaya dan
tradisi mempengaruhi cara Anda berinteraksi dengan orang lain.

Tabel 4. 10 Hasil Angket Indikator Identifkasi

Pernyataan 1 2 Skala 3 4
No
Merasa terinspirasi untuk 25 52 26 20
32 mengadopsi gaya hidup teman dekat
Anda 20,3% 42,3% 21,1% 16,3%
Pandangan atau opini Anda 15 49 41 18
33 dipengaruhi oleh dosen Anda 12,2% 39,8% 33,3% 14,6%
Mengikuti trend yang disebarkan 10 51 37 25
34 melalui media sosial atau media
massa 8,1% 41,5% 30,1% 20,3%
Mengikuti kebiasaan yang dilakukan 4 33 55 31
35 oleh ibu atau ayah Anda 3,3% 26,8% 44,7% 25,2%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.10 menunjukan pada pernyataan ketiga puluh dua


dengan presentase sebesar 42,3% atau sebanyak 52 responden
banyak menjawab jarang, hal tersebut menunjukan bahwa responden
jarang merasa terinspirasi untuk mengadopsi gaya hidup teman
80

dekat. Pada pernyataan ketiga puluh tiga dengan presentase sebesar


39,8% atau sebanyak 49 responden menjawab jarang, hal tersebut
menunjukan bahwa responden jarang pandangan atau opini
dipengaruhi oleh dosen. Pada pernyataan ketiga puluh empat dengan
presentase sebesar 41,5% atau sebanyak 51 responden menjawab
jarang, hal tersebut menunjukan bahwa responden jarang mengikuti
trend yang disebarkan melalui media sosial atau media massa. Pada
pernyataan ketiga puluh lima dengan presentase sebesar 44,7% atau
sebanyak 55 responden menjawab sering hal tersebut menunjukan
bahwa responden sering mengikuti kebiasaan yang dilakukan oleh
ibu atau ayah.

Tabel 4. 11 Hasil Angket Indikator Simpati

Pernyataan Skala
No
1 2 3 4
Anda menawarkan bantuan kepada 2 21 52 48
36 teman yang sedang mengalami kesulitan
1,6% 17,1% 42,3% 39%
Anda memberikan perhatian penuh 1 19 55 48
37 ketika teman Anda bercerita
0,8% 15,4% 44,7% 39%
Anda ikut merespon dalam percakapan 2 23 48 50
38 dengan teman-teman Anda
1,6% 18,7% 39% 40,7%
Anda menyadari perubahan suasana hati 4 24 52 43
39 teman Anda 3,3% 19,5% 42,3% 35%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.11 menunjukan bahwa pada pernyataan ketiga


puluh enam dengan presentase sebesar 42,3% sebanyak 52 responden
banyak menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden
sering menawarkan bantuan kepada teman yang sedang mengalami
kesulitan. Pernyataan ketiga puluh tujuh dengan presentase sebesar
44,7% atau sebanyak 55 responden menjawab sering, hal tersebut
menunjukan bahwa responden sering memberikan perhatian penuh
ketika teman Anda bercerita. Pernyataan ketiga puluh delapan dengan
81

presentase sebesar 40,7% atau sebanyak 50 responden menjawab


sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden sering ikut
merespon dalam percakapan dengan teman-teman. Pernyataan ketiga
puluh sembilan dengan presentase sebesar 42,3% atau sebanyak 52
responden menjawab sangat sering, hal tersebut menunjukan bahwa
responden sangat sering menyadari perubahan suasana hati teman.

Tabel 4. 12 Hasil Angket Indikator Dukungan

No Pernyataan Skala
1 2 3 4
40 Anda merasakan emosi yang sama dengan 7 30 57 29
teman Anda ketika mereka sedang
bercerita 5,7% 24,4% 46,3% 23,6%
41 Memahami perasaan Sedih orang lain 3 21 61 38
2,4% 17,1% 49,6% 30,9%
42 Memberikan bantuan kepada orang lain 4 15 59 45
saat mereka membutuhkannya
3,3% 12,2% 48% 36,6%
43 Peduli terhadap orang lain 3 16 58 46
2,4% 13% 47,2% 37,4%
44 Menunjukkan perhatian terhadap 3 26 58 36
kesehatan mental teman Anda 2,4% 21,1% 47,2% 29,3%
45 Menunjukkan perhatian terhadap 3 25 63 32
kesehatan fisik teman Anda 2,4% 20,3% 51,2% 26%
46 Membantu teman Anda dengan tindakan 3 31 58 31
konkret seperti membantu mereka dalam
tugas atau kegiatan sehari-hari 2,4% 25,2% 47,2% 25,2%
47 Mencoba untuk hadir secara fisik ketika 1 28 60 34
teman Anda membutuhkan Anda
0,8% 22,8% 48,8% 27,6%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.12 menunjukan bahwapada pernyataan keempat


puluh dengan presentase sebesar 46,3%, atau sebanyak 57 responden
banyak menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden
sering merasakan emosi yang sama dengan teman ketika mereka
sedang bercerita. Pada pernyataan keempat puluh satu dengan
presentase sebesar 49,6% atau sebanyak 61 responden menjawab
sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden sering Memahami
perasaan Sedih orang lain. Pernyataan keempat puluh dua dengan
82

presentase sebesar 48% atau sebanyak 59 responden menjawab sering,


hal tersebut menunjukan bahwa responden sering memberikan
bantuan kepada orang lain saat mereka membutuhkannya. Pernyataan
keempat puluh tiga dengan presentase sebesar 47,2% atau sebanyak
58 responden menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa
responden sering peduli terhadap orang lain. Pernyataan keempat
puluh empat dengan presentase sebesar 47,2%, atau sebanyak 58
responden menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa
responden sering menunjukkan perhatian terhadap kesehatan mental
teman. Pernyataan keempat puluh lima dengan presentase sebesar
51,2% atau sebanyak 63 responden menjawab sering, hal tersebut
menunjukan bahwa responden sering menunjukkan perhatian terhadap
kesehatan fisik teman. Pernyataan keempat puluh enam dengan
presentase sebesar 47,2% atau sebanyak 58 responden menjawab
sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden sering membantu
teman dengan tindakan konkret seperti membantu mereka dalam tugas
atau kegiatan sehari-hari. Pernyataan keempat puluh tujuh dengan
presentase sebesar 48,8% atau sebanyak 60 responden menjawab
sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden sering mencoba
untuk hadir secara fisik ketika teman membutuhkan responden.

Tabel 4. 13 Hasil Angket Indikator Rasa Positif

Skala
No Pernyataan
1 2 3 4
48 Merasa optimis dalam memandang 5 17 61 40
masa depan Anda dan teman-teman
Anda 4,1% 13,8% 49,6% 32,5%
49 Anda merasa bahagia 1 20 60 42
0,8% 16,3% 48,8% 34,1%
50 Memberikan penghargaan atau 3 21 64 35
pujian kepada teman-teman Anda 2,4% 17,1% 52% 28,5%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.13 menunjukan bahwa pada pernyataan keempat


puluh delapan dengan presentase sebesar 49,6% atau sebanyak 61
83

responden banyak menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa


responden dan teman-teman sering merasa optimis dalam
memandang masa depan. Pernyataan keempat puluh sembilan dengan
presentase sebesar 48,8% atau sebanyak 60 responden menjawab
sering, hal tersebut menunjukan bahwa responden sering merasa
bahagia. Pernyataan kelima puluh dengan presentase sebesar 52%
atau sebanyak 64 responden menjawab sering, hal tersebut
menunjukan bahwa responden sering Memberikan penghargaan atau
pujian kepada teman-teman.

Tabel 4. 14 Hasil Angket indikator Keterbukaan

No Pernyataan Skala
1 2 3 4
51 Merasa nyaman untuk 2 43 47 31
berbicara terbuka kepada
teman-teman Anda 1,6% 35% 38,2% 25,2%
52 Berbagi pikiran dan perasaan 3 31 57 32
Anda dengan teman-teman 2,4% 25,2% 46,3% 26%
Anda
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.14 menunjukan bahwa pada pernyataan kelima


puluh satu dengan presentase sebesar 38,2% atau sebanyak 47
responden banyak menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa
responden sering merasa nyaman untuk berbicara terbuka kepada
teman-teman. Pada pernyataan kelima puluh dua dengan presentase
sebesar 46,3% atau sebanyak 57 responden menjawab sering, hal
tersebut menunjukan bahwa responden sering berbagi pikiran dan
perasaan dengan teman-teman.

Tabel 4. 15 Hasil Angket Indikator Kebersamaan

No Pernyataan 1 2 Skala 3 4

53 Bekerja sama dengan teman dalam 5 22 62 34


tugas kelompok 4,1% 17,9% 50,4% 27,6%
54 Anda dan teman efektif dalam 5 25 57 36
membagi tugas dan tanggung jawab
4,1% 20,3% 46,3% 29,3%
84

dalam proyek kelompok


55 Anda melakukan aktifitas sosial 4 37 39 43
bersama teman 3,3% 30,1% 31,7% 35%
(Sumber : Diambil 2024)

Dari tabel 4.14 menunjukan bahwa pada pernyataan kelima


puluh tiga dengan presentase sebesar 50,4% atau sebanyak 62
responden banyak menjawab sering, hal tersebut menunjukan bahwa
responden sering bekerja sama dengan teman dalam tugas kelompok.
Pernyataan kelima puluh empat dengan presentase sebesar 46,3%atau
sebanyak 57 responden menjawab sering, hal tersebut menunjukan
bahwa responden dan teman efektif sering melakukan dalam
membagi tugas dan tanggung jawab dalam proyek kelompok.
Pernyataan kelima puluh lima dengan presentase sebesar 35% atau
sebanyak 43 responden menjawab sangat sering, hal tersebut
menunjukan bahwa responden sangat sering melakukan aktifitas
sosial bersama teman.

C. Analisis Data

1. Analisis Statistik Deskriptif

Analisis statistik digunakan untuk menggambarkan suatu data


secara statistik. Statistik deskriptif dalam penelitian ini merujuk pada nilai
terendah (minimum), nilai tertinggi (maksimum), nilai rata rata (mean)
dan nilai deviasi dari seluruh variabel dalam penelitian ini yaitu Media
Sosial Tiktok (X), dan Interaksi Mahasiswa (Y). pada penelitian ini N atau
jumlah data pada setiap variabel yang berasal dari sampel Mahasiswa
Pendidikan IPS Angkatan 2020 sebanyak 123 sampel. Berikut perolehan
hasil analisis statistic deskriptif :
85

Tabel 4. 16 Hasil Uji Analisis Deskriptif

Statistics

Media Sosial Intensitas Interaksi


TikTok Sosial mahasiswa

N Valid 123 123

Missing 0 0

Mean 62.69 89.33

Median 66.00 92.00

Mode 69 87

Std. Deviation 12.108 16.015

Variance 146.609 256.467

Minimum 23 45

Maximum 87 122

(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Berdasarkan hasil data uji statistik pada tabel 4.16 dapat diketahui
bahwa N atau jumlah data pada setiap variabel yang berasal dari sampel
Mahasiswa Pendidikan IPS Angkatan 2020 sebanyak 123 sampel. Masing-
masing variabel dijabarkan sebagai berikut :

a. Variabel Media Sosial TikTok

Pada tabel 4.16 variabel media sosial TikTok memilki skor


minimum sebesar 23 dan skor maksimum 87. Selanjutnya nilai rata-
rata (mean) sebesar 62,69, nilai tengah (median) sebesar 66 , variance
sebesar 146,609 dan Std. Deviation sebesar 12,108. Hal tersebut
menandakan bahwa hasil sebar data media sosial TikTok (X) baik.

b. Variabel Intensitas Interaksi Sosial Mahasiswa

Pada tabel 4.16 variabel Intensitas Interaksi Sosial Mahasiswa


memilki skor minimum sebesar 45 dan skor maksimum 122.
Selanjutnya nilai rata-rata (mean) sebesar 89.33, nilai tengah (median)
86

sebesar 92 , variance sebesar 256,467dan Std. Deviation sebesar


16.015. Hal tersebut menandakan bahwa hasil sebar data Intensitas
Interaksi Sosial Mahasiswa (Y) baik.

2. Uji Asumsi Klasik

a. Uji Normalitas

Uji Normalitas bertujuan untuk mengetahui data berasal dari


populasi yang berdistribusi normal atau tidak. Pada penelitian ini
peneliti mennggunakan uji normalitas metode Kolmogorov-Smirnov
yaitu dengan cara melihat nilai signifikansi. Jika nilai sig > 0,05 maka
data berdistribusi normal. Sebaliknya, jika nilai sig < 0,05 maka data
tidak berdistribsi normal. Hasil uji normalitas dengan metode
Kolmoorov-Smirnov dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4. 17 Hasil Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test


Unstandardized
Residual
N 123
a,b
Normal Parameters Mean .0000000
Std. Deviation 10.62846243
Most Extreme Differences Absolute .052
Positive .052
Negative -.044
Test Statistic .052
c,d
Asymp. Sig. (2-tailed) .200
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.
(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Pada uji normalitas pada tabel 4.21 menunjukkan bahwa data-


data yang digunakan pada penelitian ini memiliki Signifikasi yang
87

lebih besar yaitu dengan nilai 0,200 > dari 0,05 maka dapat
disimpulkan bahwa data tersebut berdistribusi normal.

Gambar 4. 4 Hasil Uji Nomalitas dengan Grafik P-Plot

(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Berdasarkan gambar 4.3, pada uji normal probability plot


terlihat titik-titik mengikuti garis diagonal. Oleh karena itu, dapat
disimpulkan bahwa data berdistribusi normal.

b. Uji Linearitas

Tabel 4. 18 Hasil Uji Linearitas

ANOVA Table
Sum of Mean
Squares Df Square F Sig.
Intensitas Between (Combined) 22583.5 45 501.857 4.620 .000
Interaksi Groups 67
Sosial Linearity 17165.6 1 17165.6 158.0 .000
Mahasiswa * 34 34 35
Media Sosial Deviation from 5417.93 44 123.135 1.134 .311
TikTok Linearity 3
Within Groups 8363.70 77 108.619
1
Total 30947.2 122
68
(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Berdasarkan table diatas menunjukkan bahwa data-data yang


digunakan pada penelitian ini memiliki nilai sig. Deviation from
Linearity yang lebih besar yaitu dengan nilai 0,311 > dari 0,05 maka
88

dapat disimpulkan bahwa data tersebut sudah memenuhi nilai Uji


Linearitas sudah terpenuhi.
c. Uji Homogenitas

Tabel 4. 19 Hasil Uji Homogenitas

Test of Homogeneity of Variances

Levene Statistic df1 df2 Sig.

Media Sosial Based on Mean 1.163 35 72 .290


TikTok
Based on .469 35 72 .992
Median

Based on .469 35 37.302 .987


Median and
with adjusted df

Based on 1.042 35 72 .431


trimmed mean

(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa data-data yang


digunakan pada penelitian ini memiliki nilai sig nilai signifikansi (P)
lebih besar 0,290(>) dari 0,05, maka varians dari dua kelompok data
yang diukur homogen.

3. Uji Hipotesis

a. Uji T (Parsial)

Tabel 4. 20 Hasil Uji T

(Sumber:Pengolahan Data SPSS 25)


89

Untuk menjelaskan hasil dari uji T pada tabel 4.24, terlebih


dahulu hasil uji T menentukan ditentukan dari signifikansi 0,05/2 =
0,025, dan df = 123-2 = 121, maka penelitian ini diketahui nilai df =
121 dengan nilai sebesar 1,97976.

Berdasarkan tabel 4.24 hasil uji T diketahui nilai signifikansi


0,0<0,05 yang berarti bahwa media sosial TikTok memiliki pengaruh
positif. Kemudian, untuk nilai diperoleh hasil sebesar 12,276>1,97976.
Maka, dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya
secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara Media Sosial
TikTok (X) terhadap Intensitas Interaksi Sosial Mahasiswa (Y).

b. Analisis Regresi Sederhana

(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Berdasarkan tabel 4.20 hasil uji regresi linear sederhana


menunjukkan nilai konstanta sebesar 31,392 dan nilai koefisien regresi
sebesar 0,925. Maka, persamaan regresi linear sederhana sebagai
berikut:

Y = a + b. X
Y = 31,392 + 0,925. X

Adapun persamaan regresi linier sederhana dari variabel


independen terhadap variabel dependen dapat disimpulkan sebagai
berikut:
90

1) Nilai konstanta (a) berjumlah 31,392 artinya jika variabel Media


Sosial TikTok bernilai 0 maka variabel Intensitas Interaksi Sosial
mahasiswa sebesar 31,392 atau jika Penggunaan Media Sosial
TikTok rendah maka tidak akan munculnya Intensitas Interaksi
Sosial mahasiswa.
2) Nilai koefisien regresi (b) variabel Pengguna media sosial TIkTok
berjumlah 0,925 artinya setiap kenaikan Pengguna media sosial
TIkTok maka intensitas interaksi sosial akan meningkat sebesar
0,925.
c. Analisis Uji Koefisien Determinasi

Tabel 4. 21 Hasil Uji Koefisien Determinasi

Model Summary
Adjusted R Std. Error of the
Model R R Square Square Estimate
a
1 .745 .555 .551 10.672
a. Predictors: (Constant), Media Sosial TikTok
(Sumber : Pengolahan Data SPSS 25)

Berdasarkan tabel 4.25 hasil uji koefisien determinasi (R2)


memperoleh nilai R Square sebesar 0,555 artinya pengaruh antara
variabel Media Sosial TikTok (X) terhadap variabel intensitas interaksi
sosial mahasiswa (Y) adalah sebesar 55,5% sedangkan sisanya 44,5%
dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti.

D. Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian menggunakan IBM SPSS


Statistic 25, diketahui bahwa variabel Media social TikTok (X) berpengaruh
signifikan terhadap variabel Intensitas Interaksi Sosial (Y). Hal tersebut
ditunjukkan dengan hasil perhitungan uji T (parsial) yang menunjukkan nilai t
hitung sebesar 12,276 dan t tabel sebesar 1,97976. (12,276>1,97976) dan nilai
signifikansi sebesar < 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan
91

Ho ditolak. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang


signifikan antara variabel Media Sosial TikTok (X) terhadap Intensitas
Interaksi Sosial Mahasiswa (Y).

Diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 0,925 yang menunjukkan


bahwa Media Sosial TikTok berpengaruh pada Intensitas Interaksi Sosial
Mahasiswa. Dilihat juga pada hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai R
Square yaitu sebesar 0,555. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Media
Sosial TikTok (X) dapat menjelaskan variabel Intensitaas Interaksi Sosial
Mahasiswa (Y) sebesar 55,5% sedangkan sisanya 45,5% dijelaskan oleh faktor
lain yang tidak diteliti.

Zahra Nabila Putri dari Sam Decker (Mass Relevance)


mengungkapkan bahwa media sosial adalah konten dan interaksi digital
yang di buat antara satu orang dengan yang lainnya. Dalam konteks ini,
"konten" merujuk kepada segala macam informasi yang diposting atau
dibagikan di platform media sosial, seperti teks, gambar, video, dan lain
sebagainya.3 Salah satu media sosial yang sedang tren adalah media sosial
TikTok. Media Sosial TikTok adalah platform berbagi video pendek yang
memungkinkan pengguna untuk membuat, mengedit, dan membagikan video
dengan durasi mulai dari 15 detik hingga 10 menit. TikTok sangat populer di
kalangan generasi muda dan menawarkan beragam fitur seperti filter, efek
suara, musik latar, dan berbagai alat pengeditan kreatif. Pengguna sering
menggunakan TikTok untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui
tantangan tarian, lip-sync, komedi, tutorial, dan banyak konten lainnya.

Berdasarkan variabel Media Sosial TikTok dengan Indikator dampak


positif TikTok, mayoritas responden jarang berhasil membangun koneksi
dengan orang-orang baru melalui TikTok (43,9% Responden). Namun,
sebagian besar responden sangat sering mendapatkan informasi baru dan

3
Zahra Nabila Putri, “Inovasi desain konten tiktok terhadap penyebaran informasi
komunikasidikalangan mahasiswa” Jurnal VcoDe : Visual Communication Design Journal, Vol 3,
No. 1 Des 2023, h.65
92

bermanfaat dari platform ini (45,5% Responden). Selain itu, banyak responden
sering menggunakan TikTok untuk mengasah keterampilan tertentu (45,5%
Responden) dan sangat sering menikmati konten yang menghibur (52,8%
Responden). Hal ini menunjukkan bahwa TikTok lebih efektif sebagai sumber
informasi dan hiburan daripada sebagai sarana membangun koneksi sosial
baru..

Salanjutnya dalam indikator pengaruh negatif TikTok Berdasarkan


data yang diperoleh, sebagian besar responden sering menggunakan TikTok
secara berlebihan (44,7% Responden) dan mengalami ketergantungan
emosional pada platform tersebut (45,5% Responden). Selain itu, TikTok
sering mengganggu fokus belajar atau bekerja (43,1% Responden) serta
menyebabkan penundaan dalam menyelesaikan tugas-tugas penting (39,8%
Responden). Banyak responden juga sering terpapar berita hoax atau
informasi tidak akurat (42,3% Responden). Namun, mayoritas responden
jarang merasa negatif karena membandingkan diri dengan orang lain (32,5%
Responden), jarang terpengaruh oleh informasi yang salah (35% Responden),
dan jarang terpapar konten yang berbahaya di TikTok (35,8% Responden).
Secara keseluruhan, data ini mencerminkan bahwa walaupun TikTok memiliki
beberapa dampak negatif terkait penggunaan berlebihan, gangguan fokus,
serta penyebaran informasi yang tidak akurat, sebagian besar responden tidak
merasa terlalu terpengaruh secara negatif oleh konten atau perbandingan diri
dengan orang lain.

Dalam indikator Kreatifitas bahwa sebagian besar responden sering


menghasilkan ide-ide baru untuk konten TikTok (39% Responden) dan
menggunakan efek serta filter kreatif dalam konten mereka (39% Responden).
Namun, responden jarang menggunakan elemen-elemen inovatif (42,3%
Responden), jarang menampilkan gaya yang unik dan personal (38,2%
Responden), serta jarang mencoba berbagai jenis konten video di TikTok
(38,2% Responden). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun responden
93

cenderung kreatif, mereka masih kurang berinovasi dan mengeksplorasi


variasi dalam konten TikTok mereka.

Kesimpulannya adalah bahwa mayoritas responden sering menemukan


konten baru yang diunggah di TikTok (44,7% Responden) dan sering melihat
penggunaan fitur kreatif seperti efek, filter, dan musik (39% Responden).
Sebagian besar responden sangat sering melihat konten dengan banyak
interaksi (48,8% Responden) dan konten terkait topik yang sedang tren (48%
Responden). Namun, responden jarang menemukan konten edukatif yang
memberikan pengetahuan atau keterampilan baru (44,7% Responden). Selain
itu, banyak responden sering menemukan konten yang sesuai dengan
pengalaman atau perasaan mereka (40,7% Responden). Secara keseluruhan,
data ini menunjukkan bahwa responden sering terpapar pada beragam jenis
konten di TikTok, meskipun ada variasi dalam jenis konten yang mereka
temui.

Media Sosial TikTok berhasil menarik perhatian secara global karena


kemampuannya dalam menghadirkan tren viral dan komunitas berbasis minat,
sehingga memengaruhi cara orang berinteraksi, mengonsumsi informasi, dan
menghibur diri di era digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan
TikTok oleh mahasiswa Tadris IPS dipengaruhi oleh tren yang sedang
berlangsung di platform tersebut, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap
pola intensitas interaksi sosial di kalangan mahasiswa.

Teori perubahan sosial adalah konsep yang menggambarkan perubahan


yang terjadi dalam sistem sosial-budaya, karena manusia, sebagai makhluk
sosial, selalu terkait erat dengan budaya yang melingkupinya.4 Teori
perubahan sosial mengacu pada transformasi dalam struktur, fungsi, dan
interaksi dalam masyarakat. Ini bisa mencakup perubahan dalam pola
hubungan antar individu, organisasi, atau komunitas yang mempengaruhi
nilai-nilai, norma, dan budaya. Interaksi sosial dapat diartikan sebagai
4
Lorentius Goa, Perubahan Sosial Dalam Kehidupan Bermasyarakat , E-Journal STP-IPI
Malang - STP-IPI, h.54
94

hubungan-hubungan sosial yang dinamis, yang maksudnya adalah hubungan


antara individu yang satu dengan individu lainnya, antara kelompok satu
dengan kelompok lainnya, maupun antara kelopok dengan individu.5 Teori
Interaksi Sosial Gillin dan Gillin, teori ini melihat interaksi sosial sebagai
proses utama dalam kehidupan sosial, di mana hubungan antarindividu
membentuk dasar dari masyarakat. Penggunaan media sosial seperti TikTok
dapat meningkatkan intensitas interaksi sosial di kalangan mahasiswa dengan
memungkinkan mereka terlibat dalam komunikasi yang lebih intens dan
beragam, baik secara lokal maupun global.

Perubahan sosial melalui media sosial seperti TikTok menunjukkan


bahwa teknologi tidak hanya mengubah cara kita berkomunikasi, tetapi juga
mempengaruhi nilai-nilai, norma, dan struktur sosial dalam skala yang luas.

Hasil ini sejalan yang dilakukan oleh Adi Triyanto,6 Penelitian ini
menunjukkan Y : 108,836 + 0,191X yang berarti bahwa Nilai konstanta (a)
108,836 dan nilai koefisien regresi (b) untuk variabel penggunaan media sosial
sebesar 0,191 adalah signifikan. Temuan ini mengindikasikan adanya
pengaruh positif antara frekuensi penggunaan media sosial dan intensitas
interaksi sosial. Dengan kata lain, semakin sering individu menggunakan
media sosial, semakin meningkat pula intensitas interaksi sosial mereka.

Didukung pula dengan penelitian yang diteliti oleh Sofiatun Nisa,


Nelyahardi Gutji dan Fellicia Ayu Sekonda,7 penelitian ini menunjukkan nilai
Y = ( 37.730 + 0.215 X) yang berarti bahwa nilai konstanta sebesar 37.730
yang artinya jika ke nilainya 0 maka tingkat penggunaan media sosial tiktok
nilainya sebesar 37.730, tingkat interaksi sosial siswa akan mengalami

5
Yesmil Anwar dan Adang, „Sosiologi Untuk Universitas‟ (PT. Refika Aditama, 2013), p.
194.
6
Adi Triyanto, Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial
Tatap Muka Pada Siswa Kelas VIII (The Influence Of The Use Of Social Media On Interface
Social Interaction), Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, Vol. 5, 2019, h. 633.
7
Sofiatun Nisa, Nelyahardi Gutji dan Fellicia Ayu Sekonda, Pengaruh Penggunaan Media
Sosial Tiktok terhadap Tingkat Interaksi Sosial Siswa Kelas VII di SMP Negeri 17 Kota Jambi,
Journal on Education, Vol. 5, 2023, h. 2952.
95

kenaikan satu satuan maka tingkat penggunaan media sosial tiktok akan
meningkat sebesar 0.215 pada konstanta 37.730. Hal tersebut menunjukkan
bahwa Media Sosial TikTok memiliki pengaruh terhadap interaksi sosial
mahasiswa. Semakin sering penggunaan TikTok oleh siswa, maka akan
semakin terlihat peningkatan terhadap intensitas nteraksi sosial mereka.

Hasil ini hampir sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Alfi
Kirom Romadhon dan Abdullah Ma‟ruf,8 melakukan penelitian hasil dari
penelitian tersebut menunjukkan diperoleh hasl Uji T bahwa variabel X
10,929 lebih besar dari 2,001 dan nilai signifikansi dari variabel X adalah
0.000 lebih kecil dari 0,05. Angka tersebut menunjukka bahwa terdapat
pengaruh antara Media Sosial Tiktok terhadap Pola Komunikasi terhadap
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022. Dikatakan hampir sejalan
karena kedua penelitian ini sama-sama membahas pengaruh media sosial
TikTok terhadap intensitas interaksi sosial mahasiswa. Namun, terdapat
beberapa perbedaan dalam fokus dan metode penelitian. Penelitian relevan ini
berfokus pada perubahan pola komunikasi dalam konteks interaksi dengan
teman sebaya, sedangkan penelitian ini lebih menyoroti intensitas interaksi
sosial secara umum di kalangan mahasiswa. Selain itu, penelitian relevan ini
menggunakan pendekatan yang lebih spesifik dalam menganalisis pola
komunikasi, sedangkan penelitian ini cenderung mengukur seberapa sering
mahasiswa berinteraksi sosial melalui TikTok. Dengan demikian, meskipun
kedua penelitian ini membahas platform yang sama dan target populasi yang
serupa, ada perbedaan signifikan dalam variabel yang diteliti.

Penelitian yang tidak sejalan ditunjukkan oleh hasil yang didapatkan


oleh yang dilakukan Umu Nisa Ristiana (2018),9 hasil penelitian tersebut
menunjukan hasil hasil koefisien relasi (rxy) = 0,057 dengan p = 0,574 (p >

8
Alfi Kirom Romadhon dan Abdullah Ma‟ruf, Pengaruh Penggunaan Media Sosial
Tiktok Terhadap Pola Komunikasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan
Ampel Angkatan 2022 Dalam Berinteraksi Dengan Teman Sebaya.
9
Umu Nisa Ristiana, Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan
Komunikasi Interpersonal siswa SMAN N 1 Depok Sleman, Jurnal Transformatif, Vo. 2, 2018, h.
180-181.
96

0,005), yang berarti tidak ada hubungan positif signifikan antara intensitas
penggunaan media sosial dengan komunikasi interpersonal siswa SMAN 1
Depok Sleman. Berbeda dengan penelitian relevan, pada penelitian ini
menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Penelitian ini
mengungkapkan bahwa penggunaan TikTok meningkatkan intensitas interaksi
sosial di kalangan mahasiswa, memperkuat hubungan interpersonal mereka.
Dalam hal ini, penelitian oleh Umu Nisa Ristiana tidak sejalan dengan hasil
penelitian ini, karena menunjukkan bahwa penggunaan media sosial tidak
selalu berpengaruh signifikan terhadap komunikasi interpersonal, sedangkan
penelitian ini menunjukkan sebaliknya. Perbedaan ini mungkin disebabkan
oleh perbedaan konteks populasi, platform media sosial yang digunakan, dan
variabel yang diukur. Sementara penelitian Umu Nisa Ristiana berfokus pada
siswa SMA dan media sosial secara umum, penelitian ini meneliti mahasiswa
dan secara khusus penggunaan TikTok, yang mungkin memiliki karakteristik
interaksi yang berbeda. Oleh karena itu, meskipun kedua penelitian ini sama-
sama membahas media sosial dan komunikasi interpersonal, hasil yang
diperoleh tidak sejalan.

E. Keterbatasan Penelitian

Selama melakukan penelitian, peneliti menyadari adanya keterbatasan-


keterbatasan yang dihadapi. Beberapa keterbatasan tersebut diantaranya :

1. Pengumpulan sampel memakan waktu cukup lama karena peneliti


mengalami kesulitan dalam mengumpulkan responden, yang sulit
meluangkan waktu untuk mengisi angket.

2. Peneliti menghadapi kesulitan dalam menghitung dan menganalisis data,


yang memakan waktu cukup lama dalam proses pengolahan. Peneliti
merasa kurang teliti sehingga harus beberapa kali memeriksa kembali agar
hasil data akurat.

3. Keterbatasan waktu, biaya, dan tenaga dalam menyelesaikan penelitian,


oleh karena itu variabel yang ditelitipun terbatas.
97
BAB V

KESIMPULAN, IMPLIKASI, SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan pada penelitian ini,


diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media sosial
TikTok terhadap intensitas interaksi sosial dikalangan mahasiswa Tadris IPS
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil nilai
konstanta sebesar 31,392 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,925. Diperoleh
hasil uji T dengan nilai thitung sebesar 12,276 dan ttabel sebesar 1,97976.
(12,276>1,97976) sedangkan nilai sig. (0,0< 0,05). Maka, dapat disimpulkan
bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya secara parsial terdapat pengaruh
yang signifikan antara Pengguna Media Sosial TikTok X) terhadap Intensitas
Interaksi Sosial Mahasiswa (Y) dengan nilai R Square sebesar 0,555, variabel
independen pengguna media sosial TikTok (X) dapat menjelaskan variabel
dependen interaksi sosial mahasiswa (Y) sebesar 55,5% sedangkan sisanya
44,5% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti. Hal ini menunjukkan
semakin tinggi penggunaan media sosial TikTok, maka akan meningkatkan
intensitas interaksi sosial mahasiswa.

B. Implikasi

Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh


signifikan antara penggunaan media sosial TikTok terhadap intensitas
interaksi sosial di kalangan mahasiswa, terdapat beberapa implikasi yang
dapat dipertimbangkan, TikTok terbukti memiliki potensi besar dalam
meningkatkan intensitas interaksi sosial antar mahasiswa.

Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap


pengembangan Teori Interaksi Sosial dari Gillin dan Gillin, yang menekankan

98
99

bahwa interaksi sosial merupakan dasar dari kehidupan sosial dan terbentuk
melalui kontak serta komunikasi antara individu. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa media sosial, khususnya TikTok, berfungsi sebagai salah
satu bentuk komunikasi modern yang memediasi interaksi sosial. TikTok
memungkinkan mahasiswa Tadris IPS untuk berinteraksi, berbagi informasi,
dan membangun relasi sosial meskipun secara virtual. Ini memperluas
pemahaman tentang bagaimana media sosial dapat memodifikasi pola
interaksi sosial di era digital.

Selain itu, berdasarkan Teori Perubahan Sosial, penelitian ini


menegaskan bahwa media sosial adalah salah satu agen perubahan sosial yang
berperan dalam merubah pola komunikasi dan interaksi sosial di masyarakat,
khususnya di kalangan mahasiswa. Penggunaan TikTok dapat mempercepat
terjadinya perubahan dalam bentuk interaksi sosial yang lebih fleksibel,
dinamis, dan terhubung secara global. Temuan ini mendukung teori bahwa
teknologi dan media baru adalah pendorong utama perubahan sosial di era
modern

Kampus dapat mengembangkan kebijakan terkait penggunaan media


sosial, khususnya TikTok, di lingkungan akademis. Kebijakan ini sebaiknya
menekankan pemanfaatan media sosial sebagai alat untuk meningkatkan
interaksi sosial yang bermakna dan positif, serta mencegah penggunaan
berlebihan yang dapat menyebabkan distraksi akademik atau isolasi sosial.
Kebijakan ini juga dapat mencakup pedoman untuk mempromosikan
penggunaan yang sehat dan produktif. Penelitian ini juga membuka peluang
bagi penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh jangka panjang
TikTok terhadap kualitas hubungan sosial, serta bagaimana intensitas interaksi
yang meningkat melalui platform ini memengaruhi keterlibatan mahasiswa
dalam kegiatan kampus. Selain itu, penelitian dapat memperluas cakupan
dengan membandingkan pengaruh TikTok dengan platform media sosial lain.
100

C. Saran

Berdasarkan hasil, pembahasan, dan kesimpulan, maka dapat


dikemukakan beberapa saran sebagai berikut:

1. Bagi Pengguna Media Sosial TikTok

Pengguna TikTok, khususnya mahasiswa, disarankan untuk lebih


bijak dalam mengatur waktu penggunaan media sosial. Batasi waktu yang
dihabiskan di TikTok agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari seperti
belajar, berinteraksi dengan keluarga, dan bersosialisasi dengan teman
secara langsung. Menggunakan fitur pengingat waktu yang tersedia di
TikTok atau mengatur batasan penggunaan harian dapat membantu
menjaga keseimbangan antara dunia maya dan dunia nyata.

2. Bagi Mahasiswa

Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar mahasiswa Tadris IPS


lebih bijak dalam mengatur waktu penggunaan media sosial, khususnya
TikTok, agar tidak mengurangi intensitas interaksi sosial yang terjadi
secara langsung. Pengaturan waktu yang tepat dapat membantu mahasiswa
tetap menjaga keseimbangan antara kehidupan sosial di dunia nyata dan
aktivitas di media sosial.

3. Bagi Program Studi Tadris IPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Bagi Program Studi Tadris IPS untuk meningkatkan literasi digital


mahasiswa, agar mereka dapat menggunakan TikTok dan media sosial
lainnya secara lebih bertanggung jawab. literasi digital yang baik akan
membantu mahasiswa memanfaatkan media sosial untuk pengembangan
diri tanpa mengorbankan kualitas interaksi sosial mereka.

4. Bagi Influencer

Influencer TikTok yang memiliki pengaruh besar di kalangan


mahasiswa sebaiknya lebih fokus pada pembuatan konten yang bersifat
101

edukatif dan positif. Influencer menyebarkan dan membuat konten yang


dapat meningkatkan wawasan, kepercayaan diri, dan solidaritas sosial,
influencer dapat membantu memperbaiki pola interaksi sosial mahasiswa
dan membentuk lingkungan daring yang lebih sehat dan suportif.

5. Bagi Pemerintah

Pemerintah dapat bekerja sama dengan universitas untuk


menginisiasi program-program yang mendorong interaksi sosial langsung
di dunia nyata. Program seperti kampanye sosial, diskusi kelompok, dan
kegiatan kebersamaan bisa meningkatkan kualitas interaksi sosial
mahasiswa di luar dunia maya, membantu mereka menjaga keseimbangan
antara kehidupan daring dan luring.

6. Bagi Peneliti selanjutnya

a. Peneliti selanjutnya dapat memperluas cakupan penelitian dengan


melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi atau fakultas lain di
luar Tadris IPS, untuk mendapatkan gambaran yang lebih
komprehensif mengenai dampak penggunaan TikTok terhadap
interaksi sosial.

b. Dalam penggunaan metode penelitian, disarankan agar peneliti


selanjutnya mempertimbangkan untuk menggunakan pendekatan
longitudinal, yang memungkinkan pengamatan dampak penggunaan
TikTok terhadap interaksi sosial dalam jangka waktu yang lebih
panjang.

c. Peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel tambahan dalam


kajian mereka, seperti variabel yang mengukur kualitas hubungan
interpersonal, tingkat stres, dan rasa kesepian.
DAFTAR PUSTAKA

A. Sumber Buku

Anwar, Yesmil., dan Adang., Sosiologi Untuk Universitas. Bandung: PT.


Refika Aditama, 2013.

Kusumastuti, Adi., et al., Metode Penelitian Kuantitatif. Sleman: CV Budi


Utama, Cet. 1, 2020.

Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo


Persada, 2014.

Yursin, A. T., et al., Media Baru Dalam Komunikasi Politik (Komunikasi


Politik di Dunia Virtual). Surabaya: CV. Jakad Publishing, 2018.

B. Jurnal

Devi, N. T., & Satwika, Y. W. Studi Fenomenologi: Dampak Aplikasi


TikTok Terhadap Remaja Akhir Shopee Affiliates. Jurnal Penelitian
Psikologi, 9, 2022.

Doni, F. R. Perilaku Penggunaan Media Sosial Pada Kalangan Remaja.


Indonesian Journal On Software Engineering. 3, 2017.

Firamadhina, F. I. R., & Krisnani, H. Perilaku Generasi Z Terhadap


Penggunaan Media Sosial TikTok: TikTok Sebagai Media Edukasi
dan Aktivisme. Journal Social Work, 1, 2022.

Hasgimianti, dkk. Tingkat Adiksi Penggunaan Media Sosial Remaja: Studi


Deskriptif. Jurnal Ilmiah Psyche, 5, 2022.

Idris, F., Sinring, A., & Pandang, A. Penanganan Perilaku Kecanduan


Penggunaan Aplikasi TikTok (Studi Kasus Pada Satu Mahasiswa di
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar). Pinisi
Journal Of Education, 3, 2022.

Nurmala, M. D., Afrizal, S., & Wibowo, T. U. S. H. Dampak Penggunaan


Aplikasi TikTok Terhadap Perubahan Perilaku Sosial Mahasiswa.
Jurnal Hermeneutika, 8, 2022

Pratama, S. M., & Muchlis. Pengaruh Aplikasi TikTok Terhadap Ekspresi


Komunikasi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan

102
103

Ampel Surabaya Tahun 2020. International Journal Of Education


Resources, 1, 2020.

Rachma, N. P. R., & Indriyanto. Interaksi Sosial Penari Bujangganong Pada


Sale Creative Community Di Desa Sale Kabupaten Rembang. 2020

Ahmad Setiadi,. Pemanfaatan Media Sosial Untuk Efektifitas Komunikasi..


16, 2016

Sulastri S., & Sylvia, I. Hambatan Interaksi Sosial Mahasiswa Terindikasi


Fear of Missing Out (FoMO) (Studi Kasus: Mahasiswa FIS UNP).
Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan. 5, 2022.

Suryani, L. Y., & Yuliadi, I. Peran Media Sosial TikTok Terhadap Perubahan
Pola Interaksi Sosial Remaja di SMK Kesehatan Al-Ma‟arif
Sumbawa Tahun 2022. Jurnal Ilmu Sosial, 1, 2022.

Taprial, V., & Kanwar, P. Understanding Social Media., 2012.

Tosepu, Y. A. Perilaku Pengguna Media Sosial Beserta Implikasinya Ditinjau


Dari Perspektif Psikologi Sosial Terapan. Jurnal Psikologi, 1, 2017.

Trisukma, N., & Satwika, Y. W. Studi Fenomenologi: Dampak Aplikasi


TikTok Terhadap Remaja Akhir Shopee Affiliates. Jurnal Penelitian
Psikologi, 9, 2022.

Zakiyyah, & Hasan, Kondisi Intensitas Pengajian Dan Peningkatan


Religiusitas Pada Lansia Aisyiyah Daerah Banyumas. Jurnal UMP,
2017.

C. Skripsi

Marini, R. “Pengaruh Media Sosial TikTok Terhadap Prestasi Belajar Peserta


Didik Di SMP 1 Gunung Sugih Kab. Lampung Tengah”, Makalah
pada Strata 1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: 2019. Tidak
dipublikasikan.

Wahyu, M. Pengaruh Iklan Dan Aplikasi TikTok Terhadap Minat Beli


Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah IAIN Palopo. Skripsi, 2021.

D. Artikel/Website
104

Binus University School of Accounting. "Memahami Uji t Dalam Regresi


Linear".[Link]
dalam-regresi-linear/. Diakses pada 1 juli 2024

Chapple, C. "TikTok Crosses 2 Billion Downloads After Best Quarter For


Any App Ever". [Link]
billion. Diakses pada 20 Januari 2024.

Fundrika, B. A. “Banjir Cyberbullying, Influencer TikTok Ini Diduga


Meninggal Bunuh Diri".
[Link]
cyberbullying-influencer-tiktok-ini-diduga-meninggal-bunuh-
diri?page=all. Diakses pada 1 Februari 2024.

Hasibuan, L. "Gegara TikTok Challenge, Remaja Ini Tewas Overdosis".


[Link]
tiktok-challenge-remaja-ini-tewas-overdosi. Diakses pada 21 Januari 2024.

Portal Depok. "Struktur Daerah Kota Depok". Diakses pukul 11:52 dari
Diskominpo Kota Depok. 08 Agustus 2024.

Puput. "Uji Linearitas Dengan SPSS: Scatter Plot Dan Lack-of-Fit Test".
[Link] 24 Juli 2024.

Riyanto, G. P., & Pertiwi, W. K. "Pengguna TikTok di Indonesia Tembus 113


Juta, Terbesar Kedua di Dunia".
[Link]
tiktok-di-indonesia-tembus-113-juta-terbesar-kedua-di-dunia.
Diakses pada 10 Juli 2024.

UICI. "Ini 7 Media Sosial Paling Banyak Digunakan di Indonesia". dari


[Link]
indonesia/. Diakses pada 10 Juni 2024.

Universitas Esa Unggul. "Korelasi Dan Regresi Linier Sederhana Modul


Perkuliahan 6". Diakses dari Universitas Esa Unggul Repository. 10
Juni 2024, Pukul 09.00 WIB.

UIN Jakarta. "Layanan Akademik Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan


UIN Jakarta". Diakses pukul 11:39 dari [Link]
Diakses pada 8 Agustus 2024, Pukul 20.00 WIB..
105
106
107

LAMPIRAN
108

Lampiran 1

Kuesioner Penelitian (Google Form)


109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119

Lampiran 2

Hasil Kusioner Penelitian

No
Butir Instrumen Variabel Media Sosial TikTok
Res Total
x1 x2 x3 x4 x5 x6 x7 x8 x9 x10 x11 x12 x13 x14 x15 x16 x17 x18 x19 x20 x21 x22 x23 Y
1 2 4 3 4 4 3 2 4 2 3 3 3 2 3 2 1 2 2 3 4 4 4 3 67
2 2 4 3 3 4 2 2 4 3 3 2 2 2 2 1 1 1 3 4 3 3 4 4 62
3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 3 2 4 3 3 4 4 4 3 3 72
4 4 4 4 4 3 3 2 3 4 3 2 2 3 3 3 2 2 2 3 4 3 4 4 71
5 2 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 2 2 4 3 4 4 4 4 72
6 2 4 3 3 3 2 4 2 4 4 2 1 2 3 2 4 2 4 4 4 4 4 4 71
7 2 4 3 4 3 3 2 3 3 2 2 2 2 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 62
8 1 2 2 4 4 2 1 1 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 4 3 55
9 1 4 3 3 3 2 4 2 3 2 2 1 3 2 2 3 3 4 4 4 4 4 4 67
10 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 69
11 3 4 4 4 3 4 2 2 4 4 4 3 2 2 1 1 1 4 2 4 4 4 4 70
12 1 4 3 4 4 2 1 1 1 3 2 3 3 1 1 1 1 4 4 4 4 4 4 60
13 4 4 4 4 2 1 1 4 4 1 1 1 4 4 4 1 4 4 4 1 4 4 4 69
14 2 4 3 3 3 1 1 1 1 2 1 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 56
15 2 3 2 4 1 1 2 1 2 3 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 48
16 2 3 3 4 3 1 2 2 2 3 1 1 3 2 2 2 2 2 3 4 4 4 4 59
17 2 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 3 3 2 3 4 4 4 4 4 4 81
18 2 4 4 3 4 2 2 4 4 4 3 2 2 2 2 3 2 2 3 4 4 4 2 68
19 1 3 3 4 4 4 1 3 4 2 1 1 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 70
20 2 3 2 4 4 3 2 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 4 4 64
21 1 3 4 4 3 4 3 3 3 3 2 2 2 2 2 4 3 3 3 4 4 4 2 68
22 2 3 3 3 2 1 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 4 59
23 2 4 4 4 4 3 2 3 4 2 1 1 3 3 2 4 3 4 4 4 4 4 4 73
24 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 69
25 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 69
120

26 3 4 2 3 1 1 1 3 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 4 52
27 2 2 3 3 2 2 2 3 3 2 3 2 1 2 2 2 2 3 3 2 3 3 2 54
28 1 2 1 2 3 2 1 2 3 2 3 2 1 2 1 2 2 3 2 2 3 3 3 48
29 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 4 4 4 3 3 68
30 2 3 3 2 3 3 2 3 2 4 4 4 2 3 2 3 2 3 2 2 2 4 3 63
31 3 4 2 3 4 4 3 4 3 2 3 3 2 2 1 2 2 2 2 2 3 3 3 62
32 3 4 4 4 4 4 3 4 4 2 4 2 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 84
33 1 3 2 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 4 2 3 3 3 3 59
34 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 4 4 4 3 70
35 1 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 2 59
36 2 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 3 3 68
37 2 3 2 4 3 3 1 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 2 52
38 3 4 3 2 1 1 2 1 1 1 2 2 2 3 1 2 3 1 2 3 3 2 2 47
39 2 2 2 3 4 1 1 4 3 1 1 3 3 1 4 4 3 2 2 3 2 4 3 58
40 2 3 2 4 4 2 3 3 2 1 2 1 2 2 2 2 2 4 4 4 4 3 3 61
41 2 4 4 2 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 2 4 4 4 74
42 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 23
43 2 4 3 4 3 4 2 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 4 4 4 3 4 66
44 2 2 2 2 2 2 1 1 1 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 35
45 2 2 4 3 4 3 4 2 3 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 2 1 58
46 2 4 3 4 3 4 2 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 4 4 3 4 3 1 64
47 2 4 3 4 3 4 2 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 4 4 4 4 3 66
48 2 4 3 4 2 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 4 4 4 3 4 3 1 63
49 1 3 3 3 3 2 4 4 3 3 3 3 4 2 3 2 2 3 4 2 4 4 2 67
50 2 4 3 4 4 2 2 2 2 3 2 2 3 2 3 3 4 4 4 4 4 3 4 70
51 2 4 4 4 4 3 4 3 4 3 2 2 2 2 2 3 2 2 2 4 4 4 4 70
52 2 4 4 4 3 4 4 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 68
53 2 4 3 4 3 4 2 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 4 4 4 3 4 3 67
54 2 4 3 4 2 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 4 4 4 3 4 3 1 63
55 2 3 3 4 3 2 2 3 2 3 3 2 3 2 2 1 1 3 3 3 3 3 3 59
56 2 4 3 4 3 4 2 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 4 4 4 3 4 3 67
57 1 2 1 2 4 4 3 3 4 2 2 4 1 2 1 1 1 1 1 4 4 4 1 53
58 2 3 2 4 4 3 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 2 3 3 57
59 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 3 2 3 2 2 3 56
121

60 3 3 2 4 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 66
61 2 4 3 2 3 2 2 3 1 2 2 2 3 2 2 2 3 2 3 3 2 2 2 54
62 4 3 4 3 3 4 3 4 3 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 4 3 79
63 4 3 4 4 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 4 3 83
64 4 4 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 83
65 3 3 2 3 2 4 4 3 4 2 4 2 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 73
66 1 3 2 4 2 1 2 1 2 2 2 1 1 2 1 3 2 2 4 4 4 3 3 52
67 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 3 2 2 2 49
68 2 3 4 3 4 3 4 4 4 3 2 4 4 4 3 3 3 4 4 3 3 3 4 78
69 3 3 4 3 3 4 1 3 4 4 2 4 2 2 3 4 4 3 4 4 3 3 4 74
70 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 82
71 4 4 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 4 82
72 3 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 81
73 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 69
74 2 3 2 4 3 2 3 2 2 2 2 2 1 1 1 2 2 3 3 3 3 4 4 56
75 2 2 2 3 1 2 1 2 1 2 1 1 2 2 2 2 2 3 3 4 3 3 3 49
76 1 2 3 3 2 1 2 1 2 2 2 2 1 1 1 2 1 4 4 4 4 2 3 50
77 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 1 1 1 1 3 4 4 3 3 3 63
78 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 69
79 1 4 1 4 4 3 4 3 4 3 3 3 1 1 1 2 2 3 4 4 4 4 4 67
80 1 3 3 4 3 2 2 3 3 2 2 3 2 1 1 1 1 3 2 4 4 3 4 57
81 2 4 3 4 3 4 2 2 2 3 2 2 3 2 1 2 3 3 4 4 4 4 4 67
82 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 4 4 3 48
83 3 4 4 4 4 4 2 1 2 3 2 1 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 4 72
84 2 4 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 63
85 1 4 4 4 4 4 4 4 4 3 1 1 4 4 3 2 2 4 2 4 4 4 4 75
86 1 2 3 2 1 1 4 4 2 4 4 4 2 2 1 1 1 3 1 1 4 4 2 54
87 1 1 1 1 2 1 2 2 1 2 2 2 1 1 2 3 4 1 1 1 1 1 1 35
88 2 2 2 2 2 3 3 2 2 1 1 1 1 1 1 1 2 1 2 1 1 1 1 36
89 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 47
90 2 3 2 3 1 1 2 3 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 2 3 3 2 2 54
91 2 3 3 3 3 2 1 2 1 2 1 1 2 2 2 2 1 2 3 4 3 3 4 52
92 2 3 2 3 2 1 1 1 1 2 1 1 3 2 1 2 2 2 3 3 3 3 2 46
93 1 4 4 4 4 4 3 3 2 4 3 2 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 76
122

94 2 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 2 1 3 2 3 2 3 2 63
95 2 4 2 1 4 2 1 1 1 3 2 3 2 2 1 1 1 3 2 3 2 2 2 47
96 2 4 3 4 3 3 2 1 1 2 2 1 3 3 2 2 1 3 3 4 3 3 2 57
97 1 4 2 4 4 2 4 2 4 3 1 1 4 1 1 4 3 4 3 4 4 4 4 68
98 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 67
99 2 2 2 3 2 1 1 1 1 3 1 1 2 2 1 2 2 2 1 3 3 3 3 44
100 3 2 3 4 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 3 4 2 3 2 4 2 4 2 68
101 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 2 4 4 4 4 4 3 4 88
102 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 92
103 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 85
104 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 89
105 4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 86
106 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 92
107 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 81
108 3 3 3 4 4 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 4 3 3 3 4 80
109 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 3 3 3 4 3 3 81
110 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 4 3 3 4 4 4 3 81
111 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 81
112 4 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 82
113 3 3 4 4 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 3 3 4 81
114 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 3 82
115 4 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 82
116 3 4 2 4 4 4 4 4 3 2 4 4 4 3 3 1 2 4 4 4 4 4 4 79
117 2 3 3 4 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 4 4 3 58
118 1 4 4 4 4 3 3 3 3 3 1 1 1 2 1 2 3 3 3 2 3 4 4 62
119 1 4 4 3 1 1 1 1 1 4 4 4 1 1 1 1 1 1 1 3 2 2 4 47
120 4 4 4 4 4 4 1 1 1 2 1 1 2 3 2 3 3 3 3 4 4 4 4 66
121 2 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 52
122 2 3 3 4 3 3 2 3 4 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 65
123 1 3 3 4 3 2 2 2 2 3 2 3 1 2 3 3 3 2 2 3 3 4 3 59
123

Butir Instrumen Variabel Interaksi Sosial


No y
Res 1 y2 y3 y4 y5 y6 y7 y8 y9 y10 y11 y12 y13 y14 y15 y16 y17 y18 y19 y20
1 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3
2 2 2 2 3 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3
3 2 2 2 4 4 4 3 3 2 1 3 3 4 4 4 4 3 3 4 4
4 3 2 3 3 4 3 3 2 3 2 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3
5 1 1 2 2 3 1 1 2 1 1 1 2 3 2 1 1 1 1 2 1
6 2 3 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 2 2
7 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 3
8 3 2 1 2 3 2 1 2 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 3 2
9 1 2 3 4 3 2 1 1 2 3 4 3 2 1 2 3 3 2 2 3
10 2 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3
11 1 1 1 1 1 2 1 2 1 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2
12 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4
13 2 3 3 3 2 3 3 3 2 2 2 1 3 3 3 3 3 3 3 3
14 3 2 2 3 2 3 3 4 2 4 4 3 3 4 2 2 4 3 4 4
15 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4
16 3 2 3 4 2 3 3 3 4 3 3 2 4 4 4 3 3 3 3 4
17 1 1 1 2 2 2 2 1 2 1 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2
18 1 2 3 4 3 2 4 4 1 2 2 4 4 4 4 4 4 4 4 3
19 2 1 2 2 2 1 1 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 3 3
20 3 3 2 2 2 2 3 4 2 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4
21 1 1 1 2 3 2 2 2 1 2 1 2 2 3 4 3 4 3 2 3
22 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
124

23 1 1 1 3 1 2 3 4 2 1 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4
24 2 2 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 4 4 4 4 3 3 3 3
25 2 2 2 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3
26 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 3 3 3 4
27 4 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3
28 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4
29 1 1 1 1 1 1 2 2 2 1 1 1 1 1 2 2 1 1 2 1
30 1 1 1 2 1 2 1 2 1 2 3 4 3 2 3 3 2 3 2 3
31 2 1 1 3 2 2 2 2 2 1 3 4 3 3 3 2 2 2 3 3
32 3 4 4 3 2 1 3 3 3 4 4 4 3 3 3 2 4 4 3 3
33 2 2 1 2 2 3 4 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 3
34 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3
35 2 3 3 2 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 2 4
36 1 1 1 4 2 2 3 3 2 2 1 3 4 4 2 4 3 4 4 3
37 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4
38 4 3 2 3 2 3 3 2 2 2 2 3 4 4 4 4 4 3 4 4
39 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3
40 2 1 2 4 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3
41 2 2 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3
42 1 1 1 3 2 4 1 4 1 2 2 3 2 4 4 2 2 2 2 2
43 1 1 2 3 2 3 3 3 1 2 3 3 3 4 4 4 3 4 3 3
44 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3
45 3 2 2 4 4 4 4 4 2 2 2 4 2 4 3 3 4 4 2 4
46 1 1 1 1 1 3 3 2 3 1 2 3 2 2 2 2 3 3 3 3
47 1 2 1 3 3 4 2 4 1 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4
125

48 1 1 1 2 1 1 2 3 1 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3
49 2 1 2 2 1 2 2 2 1 1 1 2 3 3 2 3 2 3 3 2
50 2 2 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4
51 3 3 3 4 4 3 3 4 2 3 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4
52 1 2 2 3 3 3 3 3 1 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3
53 3 2 1 3 3 3 3 2 4 4 3 3 4 4 4 1 3 4 3 3
54 2 1 2 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3
55 2 2 1 3 2 2 3 3 1 2 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3
56 2 2 1 3 2 3 3 3 1 2 2 3 4 4 3 4 3 3 3 4
57 3 2 2 3 3 3 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4
58 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3
59 2 1 1 2 2 2 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3
60 2 1 1 2 2 2 1 3 1 1 2 1 3 3 2 3 3 3 3 3
61 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 2
62 2 2 1 2 2 3 3 2 2 2 2 3 2 3 2 2 2 3 2 2
63 1 2 2 3 3 3 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 3 3
64 2 2 2 3 3 2 3 4 3 2 3 3 2 2 2 3 3 4 3 4
65 4 4 2 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 1 3 3 3 4 4 2
66 3 3 2 4 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4
67 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3
68 1 2 3 4 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2
69 1 2 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 3 2 2 2
70 3 3 2 4 3 3 3 3 2 3 2 3 3 4 4 4 4 3 3 3
71 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 4 3 3 4 4 4 4
72 2 3 3 3 3 4 4 1 1 3 1 2 4 4 3 2 2 2 2 3
126

73 1 2 1 1 1 4 4 4 2 3 2 3 4 4 4 2 3 3 1 1
74 1 1 1 3 2 2 3 2 1 2 2 2 4 4 4 3 3 3 4 3
75 1 2 3 2 2 3 3 3 3 2 3 2 4 4 3 3 2 3 3 4
76 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
77 3 1 2 2 3 3 3 3 4 2 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2
78 1 1 1 1 1 2 2 2 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2
79 2 2 2 2 4 3 3 4 1 4 4 3 4 3 4 1 1 2 3 3
80 2 2 3 3 3 3 3 4 2 2 2 4 3 4 3 2 4 4 3 3
81 2 2 3 3 3 3 4 2 2 2 4 3 4 3 4 2 2 4 4 3
82 2 2 3 3 3 3 4 2 2 2 4 3 4 3 2 4 4 3 3 3
83 1 2 4 4 4 4 3 4 4 3 2 3 3 3 4 2 4 4 3 3
84 2 2 2 3 3 2 2 3 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3
85 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4
86 2 2 2 3 3 2 3 3 1 2 2 3 4 4 4 3 2 3 4 4
87 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 4 3 2 4 2 2 2 3 3
88 2 2 3 3 3 3 4 2 2 2 4 3 4 2 4 4 3 3 4 4
89 2 2 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3
90 1 2 2 3 3 3 3 3 4 2 2 2 4 3 4 3 2 4 4 4
91 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
92 2 2 2 3 2 3 3 4 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3
93 3 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 3 2
94 1 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3
95 1 2 2 2 2 3 2 2 3 4 2 2 4 4 4 4 3 4 4 4
96 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 4 4 3 3 3 3 4 3
97 3 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 3
127

98 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 3
99 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4
100 2 2 2 3 2 3 3 3 2 3 2 2 3 4 3 3 2 3 3 3
101 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2
102 3 4 4 3 3 1 3 4 4 2 4 4 2 2 4 4 2 3 4 4
103 1 2 1 3 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 3 4 4 3
104 1 1 1 2 3 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 4 2 3 3 4
105 1 1 1 2 2 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 4 4
106 2 2 2 3 4 3 4 4 4 1 4 4 1 4 4 3 3 4 4 3
107 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3
108 2 2 2 3 3 3 3 4 2 2 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3
109 1 1 1 2 1 1 2 2 2 2 1 1 2 3 3 2 2 3 3 3
110 4 2 1 4 2 2 2 4 2 2 2 3 3 4 3 4 4 4 4 4
111 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 4
112 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4
113 2 2 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3
114 1 2 2 3 2 2 3 2 2 3 2 4 3 4 4 4 4 4 3 3
115 2 2 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3 4 3 3 3 3 3 4 3
116 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 2 4 4 4
117 1 1 2 2 3 3 3 4 1 3 3 4 3 3 4 3 1 2 4 4
118 2 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3
119 3 2 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4
120 3 1 2 2 3 3 3 3 1 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4
121 1 2 2 1 1 1 2 2 2 3 1 2 1 2 1 1 1 1 1 1
122 1 1 2 2 2 2 1 1 2 1 2 2 2 2 1 1 1 1 1 2
128

123 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

No Res y21 y22 y23 y24 y25 y26 y27 y28 y29 y30 y31 y32 Total Y
1 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 95
2 4 4 2 4 4 3 3 4 4 3 4 4 87
3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 105
4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 88
5 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 1 2 49
6 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 79
7 3 2 3 3 3 4 2 2 2 3 3 3 83
8 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 1 80
9 3 2 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 82
10 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 85
11 4 4 4 3 4 3 4 4 4 2 2 3 55
12 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 2 2 112
13 4 4 2 2 4 2 4 2 4 4 4 2 89
14 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 97
15 2 3 2 3 4 4 3 2 2 3 4 4 118
16 4 4 3 4 3 4 4 4 3 3 3 4 108
17 4 3 3 4 3 3 3 2 2 3 3 3 69
18 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 3 3 98
19 3 3 4 4 3 3 3 4 3 3 3 1 70
20 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 4 110
21 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 74
22 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 64
23 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 101
24 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 1 2 100
129

25 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 90
26 3 3 2 3 4 3 3 2 2 3 3 2 95
27 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 97
28 2 2 2 3 2 2 1 2 2 3 2 2 105
29 3 3 1 2 2 2 2 2 2 3 2 2 50
30 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 72
31 2 2 3 2 3 3 2 3 3 2 2 2 81
32 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 105
33 4 4 4 3 3 2 2 3 3 3 2 4 76
34 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 104
35 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 94
36 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 96
37 4 3 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 97
38 4 4 4 4 4 4 3 2 4 1 3 4 102
39 3 2 2 2 4 4 4 3 4 4 2 4 90
40 3 3 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 108
41 2 3 4 3 1 4 4 4 4 4 4 4 85
42 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 69
43 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 87
44 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 2 96
45 3 3 4 2 2 2 2 4 3 3 1 2 104
46 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 2 76
47 3 3 3 3 2 3 2 3 2 3 4 2 102
48 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 81
49 3 4 3 3 4 3 4 3 4 4 4 4 76
50 2 2 2 3 2 3 2 2 2 3 3 2 106
51 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 106
52 4 4 3 4 4 3 3 2 3 4 4 4 82
130

53 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 2 97
54 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 3 2 95
55 3 3 3 2 3 3 3 2 2 2 2 2 86
56 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 92
57 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 116
58 2 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 89
59 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 2 2 81
60 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 75
61 4 4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 73
62 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 4 69
63 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 77
64 3 4 3 4 3 4 3 4 3 4 3 3 86
65 3 4 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 84
66 3 3 3 2 2 4 3 1 3 3 3 4 113
67 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 84
68 3 3 2 4 4 2 4 4 3 3 3 4 87
69 4 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 71
70 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 4 4 99
71 3 3 4 4 3 3 4 4 4 3 3 4 83
72 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 93
73 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 88
74 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 92
75 3 3 3 4 3 2 3 3 1 3 3 3 96
76 4 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 2 62
77 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 76
78 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 54
79 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 86
80 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 93
131

81 2 3 2 4 4 4 3 2 3 3 3 4 92
82 4 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 94
83 3 3 3 3 4 4 3 2 3 3 3 3 107
84 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 77
85 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 122
86 3 4 4 4 4 2 4 2 2 4 4 2 98
87 1 1 1 1 1 2 2 2 2 1 1 1 87
88 1 1 2 2 1 1 1 2 1 1 1 1 91
89 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 81
90 3 2 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 93
91 3 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 60
92 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 3 3 85
93 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 75
94 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 88
95 3 3 2 2 2 4 3 3 3 3 3 3 102
96 3 2 3 2 2 2 3 2 3 3 2 3 107
97 2 3 3 2 3 4 3 1 1 3 2 4 110
98 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 113
99 4 3 2 3 3 3 4 3 3 4 4 4 96
100 4 2 4 4 3 4 3 4 2 4 2 4 87
101 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 65
102 4 3 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 103
103 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 4 3 107
104 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 3 103
105 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 101
106 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 106
107 3 4 4 3 4 3 3 3 4 4 3 4 95
108 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 93
132

109 3 3 4 3 4 3 4 4 3 3 4 4 72
110 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 3 96
111 2 4 4 3 3 4 4 4 3 3 4 3 94
112 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 106
113 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 100
114 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 97
115 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 94
116 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 107
117 2 2 4 3 3 3 3 2 3 3 4 3 91
118 2 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 4 87
119 1 1 1 2 1 2 1 2 3 1 2 2 122
120 4 4 4 4 4 3 3 2 2 2 3 4 102
121 3 3 3 3 4 3 3 2 2 3 3 2 45
122 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 3 2 45
123 2 2 2 3 3 4 2 3 3 2 3 2 64
133

Lampiran 3

Hasil Uji Validitas

1. Hasil Uji Validitas


Correlations
x.1 x.2 x.3 x.4 x.5 x.6 x.7 x.8 x.9 x.10 x.11 x.12 x.13 x.14 x.15 x.16 x.17 x.18 x.19 x.20 x.21 x.22 x.23 x.24 Total_x
x.1 Pears on 1 0.297 .466** 0.318 0.269 0.163 0.148 0.262 0.125 0.195 .461* 0.285 0.195 .450* 0.253 0.205 0.266 .380* .577** 0.273 .538** .585** .503** 0.273 .563**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.111 0.010 0.086 0.151 0.390 0.437 0.162 0.511 0.302 0.010 0.127 0.302 0.013 0.177 0.276 0.155 0.038 0.001 0.144 0.002 0.001 0.005 0.144 0.001
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.2 Pears on 0.297 1 .388* 0.322 0.289 .383* -0.112 0.169 0.282 -0.023 0.134 .481** -0.023 .655** .499** 0.256 0.262 0.294 .478** 0.263 .414* 0.317 0.306 0.263 .516**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.111 0.034 0.083 0.122 0.037 0.554 0.373 0.131 0.902 0.479 0.007 0.902 0.000 0.005 0.172 0.161 0.115 0.008 0.160 0.023 0.088 0.100 0.160 0.004
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.3 Pears on .466** .388* 1 .656** 0.129 0.351 0.073 0.320 0.151 .477** .646** .369* .477** .678** .422* .595** .637** .557** .560** .586** .701** .598** .682** .586** .813**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.010 0.034 0.000 0.498 0.057 0.700 0.085 0.426 0.008 0.000 0.045 0.008 0.000 0.020 0.001 0.000 0.001 0.001 0.001 0.000 0.000 0.000 0.001 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.4 Pears on 0.318 0.322 .656** 1 .457* .449* 0.198 0.313 0.142 .437* .594** 0.264 .437* .387* 0.200 .500** .443* .479** .490** .369* .525** .506** .543** .369* .698**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.086 0.083 0.000 0.011 0.013 0.294 0.092 0.454 0.016 0.001 0.159 0.016 0.035 0.290 0.005 0.014 0.007 0.006 0.045 0.003 0.004 0.002 0.045 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.5 Pears on 0.269 0.289 0.129 .457* 1 .509** 0.075 .391* 0.288 0.343 .413* .523** 0.343 0.325 0.186 0.042 0.109 0.039 0.237 0.013 0.188 0.178 0.227 0.013 .441*
Correlatio
n
Sig. (2- 0.151 0.122 0.498 0.011 0.004 0.694 0.033 0.123 0.064 0.023 0.003 0.064 0.080 0.326 0.827 0.565 0.840 0.208 0.945 0.319 0.347 0.228 0.945 0.015
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.6 Pears on 0.163 .383* 0.351 .449* .509** 1 0.123 0.206 -0.141 0.026 0.204 0.201 0.026 .527** .474** .363* 0.002 -0.016 0.214 0.165 0.234 0.212 0.190 0.165 .403*
Correlatio
n
Sig. (2- 0.390 0.037 0.057 0.013 0.004 0.517 0.275 0.456 0.893 0.280 0.286 0.893 0.003 0.008 0.049 0.990 0.934 0.257 0.383 0.214 0.261 0.314 0.383 0.027
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.7 Pears on 0.148 -0.112 0.073 0.198 0.075 0.123 1 .453* 0.009 -0.068 0.130 0.273 -0.068 -0.115 -0.265 -0.036 -0.148 0.049 0.080 0.059 -0.091 -0.068 -0.163 0.059 0.091
Correlatio
n
Sig. (2- 0.437 0.554 0.700 0.294 0.694 0.517 0.012 0.962 0.723 0.494 0.145 0.723 0.545 0.157 0.852 0.434 0.796 0.674 0.756 0.631 0.723 0.389 0.756 0.634
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.8 Pears on 0.262 0.169 0.320 0.313 .391* 0.206 .453* 1 .375* .454* .466** .614** .454* .385* 0.030 0.318 0.200 0.173 0.182 0.267 0.207 0.205 0.180 0.267 .521**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.162 0.373 0.085 0.092 0.033 0.275 0.012 0.041 0.012 0.009 0.000 0.012 0.036 0.876 0.087 0.290 0.361 0.336 0.153 0.273 0.278 0.342 0.153 0.003
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.9 Pears on 0.125 0.282 0.151 0.142 0.288 -0.141 0.009 .375* 1 .592** .460* .551** .592** 0.247 0.147 0.161 .421* .410* 0.234 0.235 0.148 0.128 0.253 0.235 .475**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.511 0.131 0.426 0.454 0.123 0.456 0.962 0.041 0.001 0.011 0.002 0.001 0.189 0.439 0.394 0.020 0.024 0.214 0.210 0.436 0.499 0.177 0.210 0.008
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.10 Pears on 0.195 -0.023 .477** .437* 0.343 0.026 -0.068 .454* .592** 1 .771** .393* 1.000** 0.323 0.118 0.315 .475** 0.302 0.191 0.330 .409* .487** .631** 0.330 .639**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.302 0.902 0.008 0.016 0.064 0.893 0.723 0.012 0.001 0.000 0.032 0.000 0.082 0.533 0.090 0.008 0.104 0.312 0.075 0.025 0.006 0.000 0.075 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.11 Pears on .461* 0.134 .646** .594** .413* 0.204 0.130 .466** .460* .771** 1 .457* .771** .448* 0.131 0.218 .372* .388* 0.359 0.296 .608** .559** .601** 0.296 .719**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.010 0.479 0.000 0.001 0.023 0.280 0.494 0.009 0.011 0.000 0.011 0.000 0.013 0.489 0.247 0.043 0.034 0.051 0.113 0.000 0.001 0.000 0.113 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.12 Pears on 0.285 .481** .369* 0.264 .523** 0.201 0.273 .614** .551** .393* .457* 1 .393* .498** 0.131 0.115 0.304 0.152 0.265 0.184 0.248 0.137 0.223 0.184 .549**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.127 0.007 0.045 0.159 0.003 0.286 0.145 0.000 0.002 0.032 0.011 0.032 0.005 0.490 0.545 0.102 0.423 0.156 0.331 0.187 0.469 0.237 0.331 0.002
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.13 Pears on 0.195 -0.023 .477** .437* 0.343 0.026 -0.068 .454* .592** 1.000** .771** .393* 1 0.323 0.118 0.315 .475** 0.302 0.191 0.330 .409* .487** .631** 0.330 .639**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.302 0.902 0.008 0.016 0.064 0.893 0.723 0.012 0.001 0.000 0.000 0.032 0.082 0.533 0.090 0.008 0.104 0.312 0.075 0.025 0.006 0.000 0.075 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.14 Pears on .450* .655** .678** .387* 0.325 .527** -0.115 .385* 0.247 0.323 .448* .498** 0.323 1 .669** .502** .452* .362* .570** .568** .601** .463** .498** .568** .767**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.013 0.000 0.000 0.035 0.080 0.003 0.545 0.036 0.189 0.082 0.013 0.005 0.082 0.000 0.005 0.012 0.049 0.001 0.001 0.000 0.010 0.005 0.001 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.15 Pears on 0.253 .499** .422* 0.200 0.186 .474** -0.265 0.030 0.147 0.118 0.131 0.131 0.118 .669** 1 0.349 .422* 0.264 .467** .445* .543** 0.360 0.270 .445* .522**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.177 0.005 0.020 0.290 0.326 0.008 0.157 0.876 0.439 0.533 0.489 0.490 0.533 0.000 0.059 0.020 0.159 0.009 0.014 0.002 0.051 0.149 0.014 0.003
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.16 Pears on 0.205 0.256 .595** .500** 0.042 .363* -0.036 0.318 0.161 0.315 0.218 0.115 0.315 .502** 0.349 1 .714** .622** .417* .561** 0.285 .362* .464** .561** .623**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.276 0.172 0.001 0.005 0.827 0.049 0.852 0.087 0.394 0.090 0.247 0.545 0.090 0.005 0.059 0.000 0.000 0.022 0.001 0.128 0.049 0.010 0.001 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.17 Pears on 0.266 0.262 .637** .443* 0.109 0.002 -0.148 0.200 .421* .475** .372* 0.304 .475** .452* .422* .714** 1 .794** .566** .671** .528** .486** .627** .671** .731**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.155 0.161 0.000 0.014 0.565 0.990 0.434 0.290 0.020 0.008 0.043 0.102 0.008 0.012 0.020 0.000 0.000 0.001 0.000 0.003 0.007 0.000 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.18 Pears on .380* 0.294 .557** .479** 0.039 -0.016 0.049 0.173 .410* 0.302 .388* 0.152 0.302 .362* 0.264 .622** .794** 1 .627** .726** .488** .487** .558** .726** .688**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.038 0.115 0.001 0.007 0.840 0.934 0.796 0.361 0.024 0.104 0.034 0.423 0.104 0.049 0.159 0.000 0.000 0.000 0.000 0.006 0.006 0.001 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.19 Pears on .577** .478** .560** .490** 0.237 0.214 0.080 0.182 0.234 0.191 0.359 0.265 0.191 .570** .467** .417* .566** .627** 1 .650** .620** .580** .585** .650** .727**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.001 0.008 0.001 0.006 0.208 0.257 0.674 0.336 0.214 0.312 0.051 0.156 0.312 0.001 0.009 0.022 0.001 0.000 0.000 0.000 0.001 0.001 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.20 Pears on 0.273 0.263 .586** .369* 0.013 0.165 0.059 0.267 0.235 0.330 0.296 0.184 0.330 .568** .445* .561** .671** .726** .650** 1 .640** .554** .559** 1.000** .728**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.144 0.160 0.001 0.045 0.945 0.383 0.756 0.153 0.210 0.075 0.113 0.331 0.075 0.001 0.014 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.002 0.001 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.21 Pears on .538** .414* .701** .525** 0.188 0.234 -0.091 0.207 0.148 .409* .608** 0.248 .409* .601** .543** 0.285 .528** .488** .620** .640** 1 .837** .687** .640** .770**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.002 0.023 0.000 0.003 0.319 0.214 0.631 0.273 0.436 0.025 0.000 0.187 0.025 0.000 0.002 0.128 0.003 0.006 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.22 Pears on .585** 0.317 .598** .506** 0.178 0.212 -0.068 0.205 0.128 .487** .559** 0.137 .487** .463** 0.360 .362* .486** .487** .580** .554** .837** 1 .895** .554** .736**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.001 0.088 0.000 0.004 0.347 0.261 0.723 0.278 0.499 0.006 0.001 0.469 0.006 0.010 0.051 0.049 0.007 0.006 0.001 0.002 0.000 0.000 0.002 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.23 Pears on .503** 0.306 .682** .543** 0.227 0.190 -0.163 0.180 0.253 .631** .601** 0.223 .631** .498** 0.270 .464** .627** .558** .585** .559** .687** .895** 1 .559** .778**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.005 0.100 0.000 0.002 0.228 0.314 0.389 0.342 0.177 0.000 0.000 0.237 0.000 0.005 0.149 0.010 0.000 0.001 0.001 0.001 0.000 0.000 0.001 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
x.24 Pears on 0.273 0.263 .586** .369* 0.013 0.165 0.059 0.267 0.235 0.330 0.296 0.184 0.330 .568** .445* .561** .671** .726** .650** 1.000** .640** .554** .559** 1 .728**
Correlatio
n
Sig. (2- 0.144 0.160 0.001 0.045 0.945 0.383 0.756 0.153 0.210 0.075 0.113 0.331 0.075 0.001 0.014 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.002 0.001 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Total_x Pears on .563** .516** .813** .698** .441* .403* 0.091 .521** .475** .639** .719** .549** .639** .767** .522** .623** .731** .688** .727** .728** .770** .736** .778** .728** 1
Correlatio
n
Sig. (2- 0.001 0.004 0.000 0.000 0.015 0.027 0.634 0.003 0.008 0.000 0.000 0.002 0.000 0.000 0.003 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
134

Correlations
y.1 y.2 y.3 y.4 y.5 y.6 y.7 y.8 y.9 y.10 y.11 y.12 y.13 y.14 y.15 y.16 y.17 y.18 y.19 y20 y.21 y.22 y.23 y.24 y.25 y.26 y.27 y.28 y.29 y.30 y.31 y.32 y.33 Total_y
y.1 Pearson 1 .371* 0.172 0.166 0.311 0.212 .382* .402* .538 ** .362* 0.216 .369* .587** .773** .718 ** .553 ** .470 ** .389* .535 ** .674 ** .556 ** .405* .525 ** .426* 0.317 .420* 0.307 .519 ** 0.207 0.044 0.307 .374* .710 ** .621 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.044 0.364 0.381 0.094 0.261 0.037 0.028 0.002 0.050 0.251 0.045 0.001 0.000 0.000 0.002 0.009 0.034 0.002 0.000 0.001 0.027 0.003 0.019 0.088 0.021 0.099 0.003 0.273 0.818 0.099 0.042 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.2 Pearson .371* 1 .759 ** .517 ** 0.277 0.287 .589 ** .415* .374* .777 ** .601** .565** 0.270 .403* .440* 0.267 0.309 0.291 .486 ** .480 ** .545 ** .457* 0.308 .573 ** .461* .562 ** .538 ** .366* .692 ** .496 ** .538 ** 0.129 0.358 .657 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.044 0.000 0.003 0.138 0.124 0.001 0.023 0.042 0.000 0.000 0.001 0.149 0.027 0.015 0.154 0.096 0.119 0.006 0.007 0.002 0.011 0.098 0.001 0.010 0.001 0.002 0.047 0.000 0.005 0.002 0.497 0.052 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.3 Pearson 0.172 .759 ** 1 .731 ** .445* 0.324 .616 ** .528 ** .443* .594 ** .529** .539** 0.323 .411* 0.360 0.356 .550 ** .432* .590 ** .439* .528 ** .516 ** .439* .595 ** .541 ** .479 ** .506 ** .362* .494 ** .413* .506 ** 0.170 .362* .679 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.364 0.000 0.000 0.014 0.080 0.000 0.003 0.014 0.001 0.003 0.002 0.082 0.024 0.051 0.053 0.002 0.017 0.001 0.015 0.003 0.004 0.015 0.001 0.002 0.007 0.004 0.049 0.006 0.023 0.004 0.370 0.050 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.4 Pearson 0.166 .517 ** .731 ** 1 .705 ** .385* .497 ** .471 ** 0.306 .524 ** .431* .498** 0.244 .389* 0.234 0.302 .400* 0.232 .415* 0.281 .431* .433* 0.310 .377* .456* 0.338 .459* 0.222 .411* 0.301 .459* 0.075 0.334 .561 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.381 0.003 0.000 0.000 0.036 0.005 0.009 0.100 0.003 0.018 0.005 0.195 0.034 0.213 0.105 0.028 0.217 0.023 0.133 0.018 0.017 0.096 0.040 0.011 0.068 0.011 0.239 0.024 0.105 0.011 0.696 0.071 0.001
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.5 Pearson 0.311 0.277 .445* .705 ** 1 .440* .545 ** .517 ** .430* .367* 0.323 .627** .457 * .552** .455* .490 ** .555 ** .483 ** .555 ** .461* .620 ** .616 ** .596 ** .530 ** .526 ** .554 ** .573 ** .369* 0.206 0.146 .573 ** 0.233 .479 ** .685 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.094 0.138 0.014 0.000 0.015 0.002 0.003 0.018 0.046 0.082 0.000 0.011 0.002 0.012 0.006 0.001 0.007 0.001 0.010 0.000 0.000 0.001 0.003 0.003 0.001 0.001 0.045 0.276 0.442 0.001 0.215 0.007 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.6 Pearson 0.212 0.287 0.324 .385* .440* 1 .482 ** 0.184 -0.042 0.216 0.217 0.312 0.259 0.266 0.161 0.172 0.141 0.174 0.261 0.262 0.277 0.263 0.225 0.318 0.330 0.193 0.302 0.166 0.174 0.169 0.302 0.198 0.249 .374*
Correlatio
n
Sig. (2- 0.261 0.124 0.080 0.036 0.015 0.007 0.332 0.827 0.251 0.249 0.093 0.167 0.155 0.396 0.364 0.458 0.358 0.163 0.162 0.139 0.161 0.232 0.087 0.075 0.306 0.104 0.380 0.358 0.372 0.104 0.294 0.185 0.042
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.7 Pearson .382* .589 ** .616 ** .497 ** .545 ** .482 ** 1 .620 ** .375* .543 ** .393* .512** 0.259 .441* .469 ** .422* .534 ** .438* .521 ** .477 ** .654 ** .537 ** .510 ** .511 ** .599 ** .504 ** .511 ** .468 ** .510 ** 0.348 .511 ** 0.198 .430* .697 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.037 0.001 0.000 0.005 0.002 0.007 0.000 0.041 0.002 0.031 0.004 0.167 0.015 0.009 0.020 0.002 0.016 0.003 0.008 0.000 0.002 0.004 0.004 0.000 0.005 0.004 0.009 0.004 0.059 0.004 0.294 0.018 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.8 Pearson .402* .415* .528 ** .471 ** .517 ** 0.184 .620 ** 1 .701 ** 0.360 0.150 .438* .481** .583** .687 ** .637 ** .645 ** .564 ** .690 ** .656 ** .620 ** .422* .528 ** .392* .466 ** .477 ** .434* .634 ** 0.324 0.104 .434* .428* .578 ** .709 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.028 0.023 0.003 0.009 0.003 0.332 0.000 0.000 0.051 0.428 0.016 0.007 0.001 0.000 0.000 0.000 0.001 0.000 0.000 0.000 0.020 0.003 0.032 0.010 0.008 0.016 0.000 0.081 0.586 0.016 0.018 0.001 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.9 Pearson .538 ** .374* .443* 0.306 .430* -0.042 .375* .701 ** 1 0.188 0.276 .381* .550** .654** .734 ** .571 ** .587 ** .611 ** .761 ** .741 ** .649 ** .472 ** .534 ** .462* .380* .581 ** 0.321 .492 ** 0.030 0.108 0.321 0.340 .589 ** .666 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.002 0.042 0.014 0.100 0.018 0.827 0.041 0.000 0.321 0.139 0.038 0.002 0.000 0.000 0.001 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.008 0.002 0.010 0.038 0.001 0.084 0.006 0.873 0.570 0.084 0.066 0.001 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.10 Pearson .362* .777 ** .594 ** .524 ** .367* 0.216 .543 ** 0.360 0.188 1 .517** .590** 0.226 .428* .366* .390* .394* 0.235 .424* .432* .512 ** .431* 0.357 .611 ** .435* .536 ** .553 ** .415* .898 ** .386* .553 ** 0.053 .373* .638 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.050 0.000 0.001 0.003 0.046 0.251 0.002 0.051 0.321 0.003 0.001 0.229 0.018 0.047 0.033 0.031 0.212 0.019 0.017 0.004 0.018 0.053 0.000 0.016 0.002 0.002 0.023 0.000 0.035 0.002 0.781 0.043 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.11 Pearson 0.216 .601 ** .529 ** .431* 0.323 0.217 .393* 0.150 0.276 .517 ** 1 .557** 0.213 0.172 0.251 0.107 0.160 .446* .408* 0.340 .539 ** .579 ** 0.310 .472 ** .483 ** .549 ** .521 ** 0.272 .406* .882 ** .521 ** 0.047 0.111 .550 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.251 0.000 0.003 0.018 0.082 0.249 0.031 0.428 0.139 0.003 0.001 0.258 0.363 0.181 0.573 0.397 0.013 0.025 0.066 0.002 0.001 0.095 0.008 0.007 0.002 0.003 0.146 0.026 0.000 0.003 0.807 0.561 0.002
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.12 Pearson .369* .565 ** .539 ** .498 ** .627 ** 0.312 .512 ** .438* .381* .590 ** .557** 1 .581** .488** .414* .364* .458* .555 ** .567 ** .643 ** .728 ** .735 ** .557 ** .595 ** .668 ** .697 ** .979 ** .486 ** .473 ** .424* .979 ** .411* .433* .797 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.045 0.001 0.002 0.005 0.000 0.093 0.004 0.016 0.038 0.001 0.001 0.001 0.006 0.023 0.048 0.011 0.001 0.001 0.000 0.000 0.000 0.001 0.001 0.000 0.000 0.000 0.006 0.008 0.020 0.000 0.024 0.017 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.13 Pearson .587 ** 0.270 0.323 0.244 .457* 0.259 0.259 .481 ** .550 ** 0.226 0.213 .581** 1 .675** .613 ** .589 ** .688 ** .630 ** .638 ** .755 ** .661 ** .570 ** .634 ** .567 ** .410* .511 ** .532 ** .514 ** 0.078 0.052 .532 ** .809 ** .615 ** .716 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.001 0.149 0.082 0.195 0.011 0.167 0.167 0.007 0.002 0.229 0.258 0.001 0.000 0.000 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.001 0.000 0.001 0.024 0.004 0.002 0.004 0.683 0.786 0.002 0.000 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.14 Pearson .773 ** .403* .411* .389* .552 ** 0.266 .441* .583 ** .654 ** .428* 0.172 .488** .675** 1 .879 ** .711 ** .649 ** .539 ** .695 ** .766 ** .671 ** .562 ** .680 ** .692 ** .596 ** .583 ** .453* .718 ** 0.323 0.050 .453* .530 ** .971 ** .807 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.000 0.027 0.024 0.034 0.002 0.155 0.015 0.001 0.000 0.018 0.363 0.006 0.000 0.000 0.000 0.000 0.002 0.000 0.000 0.000 0.001 0.000 0.000 0.001 0.001 0.012 0.000 0.081 0.792 0.012 0.003 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.15 Pearson .718 ** .440* 0.360 0.234 .455* 0.161 .469 ** .687 ** .734 ** .366* 0.251 .414* .613** .879** 1 .762 ** .619 ** .667 ** .762 ** .774 ** .720 ** .541 ** .647 ** .618 ** .521 ** .658 ** .381* .727 ** 0.270 0.142 .381* .480 ** .852 ** .788 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.000 0.015 0.051 0.213 0.012 0.396 0.009 0.000 0.000 0.047 0.181 0.023 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.002 0.000 0.000 0.003 0.000 0.038 0.000 0.149 0.455 0.038 0.007 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.16 Pearson .553 ** 0.267 0.356 0.302 .490 ** 0.172 .422* .637 ** .571 ** .390* 0.107 .364* .589** .711** .762 ** 1 .851 ** .638 ** .757 ** .652 ** .736 ** .632 ** .739 ** .662 ** 0.331 .534 ** 0.290 .696 ** 0.210 -0.095 0.290 0.340 .632 ** .720 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.002 0.154 0.053 0.105 0.006 0.364 0.020 0.000 0.001 0.033 0.573 0.048 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.074 0.002 0.120 0.000 0.266 0.617 0.120 0.066 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.17 Pearson .470 ** 0.309 .550 ** .400* .555 ** 0.141 .534 ** .645 ** .587 ** .394* 0.160 .458* .688** .649** .619 ** .851 ** 1 .666 ** .732 ** .637 ** .719 ** .654 ** .800 ** .682 ** .419* .518 ** .391* .593 ** 0.220 -0.034 .391* .451* .572 ** .754 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.009 0.096 0.002 0.028 0.001 0.458 0.002 0.000 0.001 0.031 0.397 0.011 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.021 0.003 0.033 0.001 0.243 0.859 0.033 0.012 0.001 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.18 Pearson .389* 0.291 .432* 0.232 .483 ** 0.174 .438* .564 ** .611 ** 0.235 .446* .555** .630** .539** .667 ** .638 ** .666 ** 1 .870 ** .681 ** .726 ** .654 ** .767 ** .591 ** .552 ** .693 ** .535 ** .724 ** 0.149 0.355 .535 ** .517 ** .508 ** .769 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.034 0.119 0.017 0.217 0.007 0.358 0.016 0.001 0.000 0.212 0.013 0.001 0.000 0.002 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.001 0.002 0.000 0.002 0.000 0.432 0.054 0.002 0.003 0.004 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.19 Pearson .535 ** .486 ** .590 ** .415* .555 ** 0.261 .521 ** .690 ** .761 ** .424* .408* .567** .638** .695** .762 ** .757 ** .732 ** .870 ** 1 .802 ** .788 ** .622 ** .775 ** .721 ** .508 ** .750 ** .507 ** .740 ** 0.258 0.224 .507 ** .408* .623 ** .856 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.002 0.006 0.001 0.023 0.001 0.163 0.003 0.000 0.000 0.019 0.025 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.004 0.000 0.004 0.000 0.169 0.234 0.004 0.025 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y20 Pearson .674 ** .480 ** .439* 0.281 .461* 0.262 .477 ** .656 ** .741 ** .432* 0.340 .643** .755** .766** .774 ** .652 ** .637 ** .681 ** .802 ** 1 .788 ** .631 ** .699 ** .703 ** .460* .665 ** .575 ** .650 ** 0.241 0.130 .575 ** .494 ** .683 ** .830 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.000 0.007 0.015 0.133 0.010 0.162 0.008 0.000 0.000 0.017 0.066 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.011 0.000 0.001 0.000 0.199 0.493 0.001 0.006 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.21 Pearson .556 ** .545 ** .528 ** .431* .620 ** 0.277 .654 ** .620 ** .649 ** .512 ** .539** .728** .661** .671** .720 ** .736 ** .719 ** .726 ** .788 ** .788 ** 1 .890 ** .769 ** .774 ** .623 ** .837 ** .675 ** .652 ** 0.349 0.359 .675 ** .433* .599 ** .908 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.001 0.002 0.003 0.018 0.000 0.139 0.000 0.000 0.000 0.004 0.002 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.058 0.052 0.000 0.017 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.22 Pearson .405* .457* .516 ** .433* .616 ** 0.263 .537 ** .422* .472 ** .431* .579** .735** .570** .562** .541 ** .632 ** .654 ** .654 ** .622 ** .631 ** .890 ** 1 .812 ** .774 ** .654 ** .719 ** .688 ** .625 ** 0.277 .411* .688 ** 0.356 .492 ** .823 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.027 0.011 0.004 0.017 0.000 0.161 0.002 0.020 0.008 0.018 0.001 0.000 0.001 0.001 0.002 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.139 0.024 0.000 0.054 0.006 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.23 Pearson .525 ** 0.308 .439* 0.310 .596 ** 0.225 .510 ** .528 ** .534 ** 0.357 0.310 .557** .634** .680** .647 ** .739 ** .800 ** .767 ** .775 ** .699 ** .769 ** .812 ** 1 .764 ** .545 ** .661 ** .499 ** .774 ** 0.195 0.131 .499 ** .411* .610 ** .805 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.003 0.098 0.015 0.096 0.001 0.232 0.004 0.003 0.002 0.053 0.095 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.002 0.000 0.005 0.000 0.303 0.489 0.005 0.024 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.24 Pearson .426* .573 ** .595 ** .377* .530 ** 0.318 .511 ** .392* .462* .611 ** .472** .595** .567** .692** .618 ** .662 ** .682 ** .591 ** .721 ** .703 ** .774 ** .774 ** .764 ** 1 .604 ** .702 ** .541 ** .649 ** .460* 0.300 .541 ** 0.349 .625 ** .824 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.019 0.001 0.001 0.040 0.003 0.087 0.004 0.032 0.010 0.000 0.008 0.001 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.002 0.000 0.011 0.108 0.002 0.059 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.25 Pearson 0.317 .461* .541 ** .456* .526 ** 0.330 .599 ** .466 ** .380* .435* .483** .668** .410 * .596** .521 ** 0.331 .419* .552 ** .508 ** .460* .623 ** .654 ** .545 ** .604 ** 1 .594 ** .741 ** .669 ** .545 ** .595 ** .741 ** .551 ** .668 ** .765 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.088 0.010 0.002 0.011 0.003 0.075 0.000 0.010 0.038 0.016 0.007 0.000 0.024 0.001 0.003 0.074 0.021 0.002 0.004 0.011 0.000 0.000 0.002 0.000 0.001 0.000 0.000 0.002 0.001 0.000 0.002 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.26 Pearson .420* .562 ** .479 ** 0.338 .554 ** 0.193 .504 ** .477 ** .581 ** .536 ** .549** .697** .511** .583** .658 ** .534 ** .518 ** .693 ** .750 ** .665 ** .837 ** .719 ** .661 ** .702 ** .594 ** 1 .638 ** .571 ** .363* 0.358 .638 ** 0.265 .502 ** .801 **
Sig. (2- 0.021 0.001 0.007 0.068 0.001 0.306 0.005 0.008 0.001 0.002 0.002 0.000 0.004 0.001 0.000 0.002 0.003 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.001 0.000 0.001 0.048 0.052 0.000 0.157 0.005 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.27 Pearson 0.307 .538 ** .506 ** .459* .573 ** 0.302 .511 ** .434* 0.321 .553 ** .521** .979** .532** .453* .381* 0.290 .391* .535 ** .507 ** .575 ** .675 ** .688 ** .499 ** .541 ** .741 ** .638 ** 1 .511 ** .528 ** .486 ** 1.000* * .488 ** .447* .764 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.099 0.002 0.004 0.011 0.001 0.104 0.004 0.016 0.084 0.002 0.003 0.000 0.002 0.012 0.038 0.120 0.033 0.002 0.004 0.001 0.000 0.000 0.005 0.002 0.000 0.000 0.004 0.003 0.006 0.000 0.006 0.013 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.28 Pearson .519 ** .366* .362* 0.222 .369* 0.166 .468 ** .634 ** .492 ** .415* 0.272 .486** .514** .718** .727 ** .696 ** .593 ** .724 ** .740 ** .650 ** .652 ** .625 ** .774 ** .649 ** .669 ** .571 ** .511 ** 1 .437* 0.287 .511 ** .538 ** .748 ** .779 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.003 0.047 0.049 0.239 0.045 0.380 0.009 0.000 0.006 0.023 0.146 0.006 0.004 0.000 0.000 0.000 0.001 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.001 0.004 0.016 0.124 0.004 0.002 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.29 Pearson 0.207 .692 ** .494 ** .411* 0.206 0.174 .510 ** 0.324 0.030 .898 ** .406* .473** 0.078 0.323 0.270 0.210 0.220 0.149 0.258 0.241 0.349 0.277 0.195 .460* .545 ** .363* .528 ** .437* 1 .494 ** .528 ** 0.183 .376* .517 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.273 0.000 0.006 0.024 0.276 0.358 0.004 0.081 0.873 0.000 0.026 0.008 0.683 0.081 0.149 0.266 0.243 0.432 0.169 0.199 0.058 0.139 0.303 0.011 0.002 0.048 0.003 0.016 0.006 0.003 0.333 0.041 0.003
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.30 Pearson 0.044 .496 ** .413* 0.301 0.146 0.169 0.348 0.104 0.108 .386* .882** .424* 0.052 0.050 0.142 -0.095 -0.034 0.355 0.224 0.130 0.359 .411* 0.131 0.300 .595 ** 0.358 .486 ** 0.287 .494 ** 1 .486 ** 0.184 0.104 .410*
Correlatio
n
Sig. (2- 0.818 0.005 0.023 0.105 0.442 0.372 0.059 0.586 0.570 0.035 0.000 0.020 0.786 0.792 0.455 0.617 0.859 0.054 0.234 0.493 0.052 0.024 0.489 0.108 0.001 0.052 0.006 0.124 0.006 0.006 0.329 0.584 0.024
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.31 Pearson 0.307 .538 ** .506 ** .459* .573 ** 0.302 .511 ** .434* 0.321 .553 ** .521** .979** .532** .453* .381* 0.290 .391* .535 ** .507 ** .575 ** .675 ** .688 ** .499 ** .541 ** .741 ** .638 ** 1.000* * .511 ** .528 ** .486 ** 1 .488 ** .447* .764 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.099 0.002 0.004 0.011 0.001 0.104 0.004 0.016 0.084 0.002 0.003 0.000 0.002 0.012 0.038 0.120 0.033 0.002 0.004 0.001 0.000 0.000 0.005 0.002 0.000 0.000 0.000 0.004 0.003 0.006 0.006 0.013 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.32 Pearson .374* 0.129 0.170 0.075 0.233 0.198 0.198 .428* 0.340 0.053 0.047 .411* .809** .530** .480 ** 0.340 .451* .517 ** .408* .494 ** .433* 0.356 .411* 0.349 .551 ** 0.265 .488 ** .538 ** 0.183 0.184 .488 ** 1 .617 ** .541 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.042 0.497 0.370 0.696 0.215 0.294 0.294 0.018 0.066 0.781 0.807 0.024 0.000 0.003 0.007 0.066 0.012 0.003 0.025 0.006 0.017 0.054 0.024 0.059 0.002 0.157 0.006 0.002 0.333 0.329 0.006 0.000 0.002
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
y.33 Pearson .710 ** 0.358 .362* 0.334 .479 ** 0.249 .430* .578 ** .589 ** .373* 0.111 .433* .615** .971** .852 ** .632 ** .572 ** .508 ** .623 ** .683 ** .599 ** .492 ** .610 ** .625 ** .668 ** .502 ** .447* .748 ** .376* 0.104 .447* .617 ** 1 .760 **
Correlatio
n
Sig. (2- 0.000 0.052 0.050 0.071 0.007 0.185 0.018 0.001 0.001 0.043 0.561 0.017 0.000 0.000 0.000 0.000 0.001 0.004 0.000 0.000 0.000 0.006 0.000 0.000 0.000 0.005 0.013 0.000 0.041 0.584 0.013 0.000 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Total_y Pearson .621 ** .657 ** .679 ** .561 ** .685 ** .374* .697 ** .709 ** .666 ** .638 ** .550** .797** .716** .807** .788 ** .720 ** .754 ** .769 ** .856 ** .830 ** .908 ** .823 ** .805 ** .824 ** .765 ** .801 ** .764 ** .779 ** .517 ** .410* .764 ** .541 ** .760 ** 1
Correlatio
n
Sig. (2- 0.000 0.000 0.000 0.001 0.000 0.042 0.000 0.000 0.000 0.000 0.002 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.003 0.024 0.000 0.002 0.000
tailed)
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
135

Atau dapat dilihat menjadi table sebagai berikut:


Nomor R
Variabel Indikator R Hasil Keterangan
Soal Tabung
56. 0,578 0,3061 Valid
57. 0,632 0,3061 Valid
Dampak Positif
58. 0,784 0,3061 Valid
59. 0,698 0,3061 Valid
60. 0,535 0,3061 Valid
61. 0,463 0,3061 Valid
62. 0,092 0,3061 Tidak Valid
63. 0,535 0,361 Valid
Dampak Negatif 64. 0,509 0,361 Valid
65. 0,552 0,361 Valid
66. 0,684 0,361 Valid
67. 0,638 0,361 Valid
Tiktok 68. 0,437 0,361 Valid
69. 0,740 0,361 Valid
70. 0,548 0,361 Valid
Kreatifitas 71. 0,598 0,361 Valid
72. 0,704 0,361 Valid
73. 0,667 0,361 Valid
74. 0,740 0,361 Valid
75. 0,664 0,361 Valid
76. 0,714 0,361 Valid
Adanya Konten dalam
aplikasi TikTok 77. 0,716 0,361 Valid
78. 0,753 0,361 Valid
79. 0,666 0,361 Valid
InteraksSosial Imitasi 1. 0,622 0,361 Valid
mahasiswa
2. 0,683 0,361 Valid
3. 0,557 0,361 Valid
4. 0,667 0,361 Valid
Sugesti 5. 0,368 0,361 Valid
6. 0,715 0,361 Valid
7. 0,761 0,361 Valid
8. 0,664 0,361 Valid
9. 0,610 0,361 Valid
Identifikasi 10. 0,455 0,361 Valid
11. 0,711 0,361 Valid
12. 0,554 0,361 Valid
13. 0,766 0,361 Valid
Simpati 14. 0,767 0,361 Valid
15. 0,705 0,361 Valid
16. 0,741 0,361 Valid
17. 0,765 0,361 Valid
Dukungan 18. 0,839 0,361 Valid
19. 0,812 0,361 Valid
20. 0,882 0,361 Valid
21. 0,787 0,361 Valid
22. 0,787 0,361 Valid
23. 0,814 0,361 Valid
136

24. 0,892 0,361 Valid


Rasa Positif 25. 0,767 0,361 Valid
26. 0,892 0,361 Valid
27. 0,817 0,361 Valid
Keterbukaan 28. 0,462 0,361 Valid
29. 0,668 0,361 Valid
Kebersamaan 30. 0,779 0,361 Valid
31. 0,757 0,361 Valid
32. 0,788 0,361 Valid

2. Hasil Reliabilitas

a. Variabel Media Sosial

Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha Based on
Cronbach's Standardized
Alpha Items N of Items
.932 .932 23

b. Variabel Interaksi Sosial

Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha Based on
Cronbach's Standardized
Alpha Items N of Items
.969 .969 32
137

Lampiran 4

Hasil Analisis Data

1. Statistik Deskriptif

Statistics

Media Sosial Interaksi Sosial


TikTok mahasiswa

N Valid 123 123

Missing 0 0

Mean 62.69 89.33

Median 66.00 92.00

Mode 69 87

Std. Deviation 12.108 16.015

Variance 146.609 256.467

Minimum 23 45

Maximum 87 122

2. Uji Asumsi Klasik

a. Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test


Unstandardized
Residual
N 123
a,b
Normal Parameters Mean .0000000
Std. Deviation 10.62846243
Most Extreme Differences Absolute .052
Positive .052
Negative -.044
Test Statistic .052
c,d
Asymp. Sig. (2-tailed) .200
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
138

c. Lilliefors Significance Correction.


d. This is a lower bound of the true significance.

3. Uji Linearitas

ANOVA Table
Sum of Mean
Squares Df Square F Sig.
Interaksi Between (Combined) 22583.5 45 501.857 4.620 .000
Sosial Groups 67
Mahasiswa * Linearity 17165.6 1 17165.6 158.0 .000
Media Sosial 34 34 35
TikTok Deviation from 5417.93 44 123.135 1.134 .311
Linearity 3
Within Groups 8363.70 77 108.619
1
Total 30947.2 122
68

4. Uji Homogenitas

Test of Homogeneity of Variances

Levene Statistic df1 df2 Sig.

Media Sosial TikTok Based on Mean 1.163 35 72 .290

Based on Median .469 35 72 .992


139

Based on Median .469 35 37.302 .987


and with adjusted
df

Based on 1.042 35 72 .431


trimmed mean

5. Uji Hipotesis

a. Uji T

b. Uji Regresi Sederhana

c. Uji Koefisien Determinasi


140

Lampiran 5

Surat Bimbingan Skripsi


141

Lampiran 6

Surat Permohonan Izin Penelitian


142

Lampiran 7

Uji Referensi
143
144
145
146
147
148
149
150

BIODATA PENULIS
Sinta Solihah, yang akrab
dipanggil Sinta tetapi semenjak
masuk perkuliahan di panggil
Sinsol, Peneliti lahir dan besar
di Kp. Ciupas, Desa Pagelaran,
Kecamatan Pagelaran,
Pandeglang-Banten. Ia
menempuh pendidikan dasar di
MI Masyariqul Anwar Ciupas,
lalu melanjutkan ke MTsN 2
Pandeglang, di mana ia aktif
dalam ekstrakurikuler Paskibra
dan PMR, menjabat sebagai
ketua selama dua tahun.
Pendidikan menengahnya
dilanjutkan di MA Malnu Pusat
Menes, di mana ia kembali aktif
dalam Paskibra. Peneliti kemudian diterima di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
melalui jalur SPAN PTKIN tahun 2020, di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan,
Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dengan konsentrasi Sosiologi yang
dipilihnya pada tahun 2021. Selama masa kuliah, peneliti menunjukkan
ketertarikan pada hal baru dengan menjadi Sekretaris Bidang Hubungan Antar
Lembaga di SEMA FITK periode 2022-2023, dan Ketua Departemen Hubungan
Antar Lembaga di DEMA FITK periode 2024-2025. Peneliti juga pernah menjadi
moderator dalam debat pemilihan ketua dan wakil ketua se-Fakultas Tarbiyah
pada tahun 2024. Skripsi yang ditulis oleh peneliti dipersembahkan sebagai bukti
perjuangan selama empat tahun perkuliahan dan perjalanan panjang pulang pergi
dalam sehari dari Pandeglang-Depok, Pandeglang-Ciputat yang memakan waktu
12-14 jam tanpa istirahat. Skripsi ini juga didedikasikan untuk kedua orang tua,
nenek, saudara, kerabat, serta sahabat yang selalu memberikan doa, dukungan,
serta kasih sayang yang tiada henti. Semoga karya ini memberikan manfaat bagi
semua, Aamiin.

Anda mungkin juga menyukai