0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan16 halaman

Manajemen Pengetahuan dalam Organisasi

Diunggah oleh

2110631020078
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan16 halaman

Manajemen Pengetahuan dalam Organisasi

Diunggah oleh

2110631020078
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Knowledge

Management
FANNY WIDADIE
Pengantar
Alvin Toffler membagi sejarah peradaban manusia dalam
tiga gelombang yaitu era pertanian, era industry, dan era
informasi. Dalam era pertanian factor yang menonjol adalah
muscle (otot) karena pada saat itu produktivitas ditentukan
oleh otot.
Dalam era industry, faktor yang menonjol adalah Machine
(mesin), dan pada era informasi faktor yang menonjol adalah
mind (pikiran, pengetahuan).
Pengantar
Dalam mengikuti pertumbuhan suatu informasi,
tentu tidak hanya langsung menerapkannya tetapi
harus melalui adanya suatu proses pengolahan
serta pemanfaatan dari informasi yang ada. Agar
sebuah informasi menjadi sesuatu yang bernilai,
kemudian tumbuh menjadi sebuah pengetahuan
didalam organisasi atau perusahaan, maka
dibutuhkannya suatu sistem atau konsep yang
dikenal dengan Knowledge Management
Pengertian
Knowldege Management
Manajemen pengetahuan (Bahasa Inggris:
knowledge management) adalah suatu rangkaian
kegiatan yang digunakan oleh organisasi untuk
mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan
mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan
kembali, diketahui, dan dipelajari di dalam
organisasi. Kegiatan ini biasanya terkait dengan
objektif organisasi dan ditujukan untuk mencapai
suatu hasil tertentu seperti pengetahuan bersama,
peningkatan kinerja, keunggulan kompetitif, atau
tingkat inovasi yang lebih tinggi. (Wikipedia,
[Link] 2008)
Manajemen Pengetahuan
Carl Davidson dan Philip Voss (2003) mengatakan bahwa
mengelola knowledge sebenarnya merupakan
bagaimana organisasi mengelola staf mereka dari pada
berapa lama mereka menghabiskan waktu untuk
teknologi informasi. Sebenarnya menurut mereka
bahwa “ knowledge management” adalah bagaimana
orang-orang dari berbagai tempat yang berbeda mulai
saling berbicara.
Pendahuluan
Organisasi atau perusahaan adalah kumpulan sumberdaya, baik
yang terlihat (tangible resources) maupun yang tidak terlihat
(intangible resources)
Intangible resources adalah sumber daya maha penting bagi
organisasi.
“The basic economic resource is no longer capital, nor natural
resources, nor labor. It is and will be knowledge.” (Peter Drucker)
Knowledge dalam organisasi
tersimpan dengan struktur :
42 % dipikiran (otak) karyawan;
26 % dokumen kertas;
20 % dokumen elektronik;
12% knowledge base elektronik.
Riset Delphi Group
“asset knowledge sebagian
besar tersimpan dalam pikiran kita, yang
disebut tacit knowledge“

•Tacit knowledge adalah sesuatu yang kita ketahui dan alami,


namun sulit untuk diungkapkan secara jelas dan lengkap.
•Tacit knowledge sangat sulit dipindahkan kepada orang lain
karena knowledge tersebut tersimpan pada pikiran masing-
masing individu dalam organisasi.

Knowledge Management ada untuk menjawab persoalan ini,


yaitu proses mengubah tacit knowledge menjadi knowledge
yang mudah dikomunikasikan dan mudah didokumentasikan,
yang disebut explicit knowledge
Know-how & learning embedded
Documented information within the minds people.
that can facilitate action.

Explicit knowledge Implicit (Tacit) knowledge


◦ Informal and uncodified
◦ Formal or codified
◦ Documents: reports, policy manuals,
◦ Values, perspectives & culture
white papers, standard procedures ◦ Knowledge in heads
◦ Databases ◦ Memories of staff, suppliers and
◦ Books, magazines, journals (library) vendors

Knowledge informs decisions and actions.

Sources: Polanyi, M. (1967). The tacit dimension. Leonard, D. & Sensiper, S. (1998). The Role of Tacit Knowledge in Group Innovation. California Management
Review.
DATA INFORMATION KNOWLEDGE
Definition Raw facts, figures Data placed into Information in
and records a form that is context to make
contained in a accessible, timely it insightful and
system. and accurate. relevant for
human action.
Reason Processing Storing / Insight,
Accessing. innovation,
improvement.

Source: Luan, J & Serban, A. (2002, June). Knowledge management concepts, models and applications.
Konversi Pengetahuan
 Sesuai dengan penerapan knowledge management, modal
utama organisasi tidak lagi terfokus pada asset yang tangible
(tanah, bangunanm uang) melainkan telah berubah ke asset
intangible (brand, recognition, patent, customer loyality) yang
merupakan wujud kreatifitas dan inovasi yang bersumber pada
pengetahuan

 Proses inovasi banyak bergantung pada pengetahuan, terutama


karena knowledge mempresentasikan suatu bidang, jauh lebih
dalam dari pada data, informasi, dan logika konvensional. Oleh
karenanya, kekuatan knowledge terletak pada subjektivitasnya
yang mendasari value dan asumsi yang menjadi pondasi bagi
proses pembelajaran. Dari pengalaman ini, dapat dikatakan
bahwa KM (Knowledge Management) serta SDM merupakan
elemen penting dalam menjalankan setiap bisnis.
Semua organisasi tentu dapat menyimpan, mengakses dan
menyebarluaskan knowledge dalam banyak aktifitas, namun
pertanyaan penting adalah “what values is added to the products
and services they deliver by the effective use of that knowledge
capital”. Manusia dalam konteks manajemen pengetahuan adalah
sumber pengetahuan, inovasi, dan pembaruan. Manusia
merupakan intangible sources yang diyakini mampu
mengembangkan pengetahuan atau knowledge. Artinya semakin
baik knowledge atau pengetahuan yang diterima manusia, maka
pengetahuan itu akan dapat menciptakan pengetahuan baruyang
lebih baik lagi.
TERAKHIR DARI SAYA…

Anda mungkin juga menyukai