0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan11 halaman

Analisis Interaksi Terapeutik Klien

Diunggah oleh

nasrann25374
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan11 halaman

Analisis Interaksi Terapeutik Klien

Diunggah oleh

nasrann25374
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISA PROSES INTERAKSI

Nama klien : Tn.A Setting lingkungan : Klien dan Perawat duduk berhadapan di taman sawit
Umur : 29 tahun Nama Mahasiswa : NASHRAN AZIZANG MUIN
Interaksi ke :I Jam : 11.00 WITA
Hari/tanggal : senin 16/06/2025 Ruangan : Sawit
Lingkungan : Dilakukan di ruang sawit RSKD Dadi
Sulawesi Selatan
Deskripsi Klien : penampilan klien rapi, dan sudah mandi
Tujuan Interaksi : Klien mampu:
- Membina hubungan saling percaya
- Mengenali halusinasi yang dialami: isi, frekuensi, waktu terjadi, situasi pencetus, perasaan, respon.
- Mengontrol halusinasi dengan cara menghardik
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Pada Rasional
Perawat Klien
P: Assalamu’alaikum, pak P: Duduk berhadapan, Perawat memulai percakapan Klien tampak bersedia Ucapan salam perawat
mengulurkan tangan, dengan sikap terbuka berinteraksi kepada klien
tersenyum, sikap menunjukkan
terbuka penghargaan perawat
kepada klien.
K: Melihat ke arah Penghargaan kepada
perawat dan orang lain merupakan
mengulurkan tangan modal awal seseorang
dapat membuka diri
dengan orang lain
K: Waalaikumsalam K: Klien memandang Perawat tetap menjaga posisi Klien berespon positif Perawat
perawat dan tubuh dengan terapeutik dengan menjawab salam mempertahankan sikap
menjawab salam dari yang disampaikan oleh terbuka, memandang
perawat perawat dan mendengarkan
P: Mempertahankan sikap dengan penuh perhatian
terbuka, memandang, ketika berinteraksi
dan mendengarkan dengan klien
dengan perhatian
P: Perkenalkan pak namaP : Suara jelas Perawat mencoba untuk
Klien mendengarkan Membuka diri bagi
saya nashran azizang memandang klien membuka diri dan mencoba pertanyaan perawat perawat untuk
mui , saya senang dengan bersahabat menggali identitas klien memudahkan dan
dipanggil nasra saya sikap terbuka dan membina hubungan
mahasiswa praktek tersenyum saling percaya dengan
dari stikes bina K : Memandang perawat klien
generasi polewali dan tersenyum
mandar. Disini saya
akan bersama-sama
bapak, nanti kita akan
sama-sama membahas
masalah yang bapak
rasakan, mudah-
mudahan saya dapat
membantu mengatasi
masalahnya untuk itu
saya harap kepada
bapak. Kalau boleh
tahu dengan bapak
siapa?
K: Pak A , panggil saja K: Suara klien terdengar Perawat menunjukkan sikap Klien terlihat mulai Memperkenalkan diri
Bapak A ya jelas dan lantang juga terbuka dengan klien menampakkan rasa percaya dan mengatakan nama
memandang perawat dengan perawat panggilan yang disukai
dengan serius dapat meningkatkan
P: Mendengarkan dengan rasa percaya kepada
penuh perhatian dan orang lain
sikap terbuka
P: Oh baik pak A. P: Suara jelas, tetap Perawat menunjukkan sikap Mau mendengar dengan Perawat mencoba
Bagaimana perasaan tersenyum, terbuka dengan klien serius dan memperhatikan menggali kondisi klien
bapak hari ini? Apakah mempertahankan dengan pertanyaan
ada keluhan? sikap terbuka, terbuka, memberi
memandang klien kesempatan klien
dengan bersahabat mengeksplorasikan apa
K: Memandang perawat, yang dirasakan klien
wajah tampak rileks
K: Keadaan saya baik K: Suara terdengar jelas, Perawat menunjukkan sikap Klien sudah mulai Klien sudah mulai
klien tenang, klien terbuka dengan klien menanamkan sikap terbuka membuka diri dengan
memandang perawat dengan perawat perawat. Ini merupakan
P: memandang klien awal yang baik untuk
dengan sikap mengetahui lebih dalam
bersahabat dan lagi tentang masalah
mempertahankan sikap yang dihadapinya
terbuka
P: Baiklah pak bagaimana P: Mempertahankan Perawat melakukan klasifikasi Klien mendengarkan Teknik validasi untuk
kalau kita bercakap- kontak mata, sambil terhadap masalah yang yang penjelasan dan terlihat ingin memastikan ucapan
cakap tentang bisikan mengangguk perlahan, dihadapi klien serta membuat mengungkapkan klien. Kontrak waktu,
yang bapak pernah dengan suara penuh kontrak pertemuan dan permasalahan yang dihadapi topik dan tempat
alami itu? Jika bapak perhatian, dengan suara menentukan topik merupakan cara untuk
bersedia mau dimana penuh perhatian pembicaraan menjalin hubungan
dimana kita K: memandang perawat yang terapeutik
berbincang-bincang? mendengarkan dan
Dan mau berapa lama menjawab pertanyaan,
pak? muka tampak mulai
rileks, tangan
diletakkan di atas meja
K: Boleh kita ngobrol di K: Wajah sudah tampak Perawat mempertahankan Klien sudah tampak percaya Klien sudah membuat
sini saja ya, mau rileks, memandang sikap terbuka dengan klien dengan kehadiran perawat suatu keputusan
berapa lama aja boleh lawan bicara, dan dan dapat membuat kontrak sederhana
sesekali tersenyum yang jelas
sendiri
P: Tersenyum dan
menganggukkan
kepala
P : Baiklah bagaimana P: Tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mengidentifikasi
kalau kita ngobrol 20 mempertahankan sikap menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat isi, waktum frekuensi,
menit,? Apakah ibu terbuka, suara jelas halusinasi pendengaran yang situasi, dan respon
mendengar suara K: Mendengarkan dan dialami oleh klien pasien jika terjadi
bisikan yang menyuruh menjawab pertanyaan halusinasi
bapak untuk perawat, memandang
mengamuk? perawat.
K: Iya dulu saya K: Menjawab dengan Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan tentang Klasifikasi dari klien
mendengar suara suara yang jelas menggali lebih jauh tentang hal yang ditanyakan oleh menandakan klien
bisikan tetapi yang P: mendengarkan
halusinasi pendengaran yang perawat sudah mencoba berpikir
saya dengarkan itu penjelasan dari kliendialami oleh klien rasional. Hal ini
bisikan menyuruh dengan serius dilakukan perawat
untuk memukul orang Perawar mendengarkan untuk meningkatkan
keterangan yang disampaikan kemampuan analisa
klien klien terhadap suatu
masalah
P: apakah terus menerus P: mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengar Perawat berusaha
terdengar atau terbuka, suara jelas menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat mengekplorasi dengan
sewaktu-waktu saja halusinasi pendengaran yang memberikan pertanyaan
(kadang-kadang)? K: Mendengarkan dan dialami oleh klien terbuka yang bertujuan
Kapan yang paling menjawab untuk menggali pikiran
sering bapak dengar pertanyaan dan perasaan klien
suara itu? Berapa kali perawat,
dalam sehari suara itu memandang
muncul? perawat
K: Suara tersebut muncul K: Menjawab dengan Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan tentang Klarifikasi dari klien
setiap saat, biasanya suara yang jelas menggali lebih jauh tentang hal yang ditanyakan oleh menandakan klien
muncul pada siang dan P: Mendengarkan halusinasi pendengaran yang perawat sudah mencoba berpikir
malam hari penjelasan dari klien dialami oleh klien rasional. Hal ini
dengan serius dilakukan perawat
Perawar mendengarkan untuk meningkatkan
keterangan yang disampaikan kemampuan analisa
klien klien terhadap suatu
masalah
P: Pada keadaan apa suara P: Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Perawat berusaha
itu terdengar pak? terbuka, suara jelas menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat mengekplorasi dengan
Apakah pada waktu halusinasi pendengaran yang memberikan pertanyaan
sendiri? Apa saja yang K: Mendengarkan dan dialami oleh klien terbuka yang bertujuan
ibu rasakan pada saat menjawab pertanyaan untuk menggali pikiran
mendengar suara perawat, memandang dan perasaan klien
tersebut? Apa yang perawat
pak lakukan jika
mendengar suara itu?
Apakah dengan cara
itu suaranya hilang
pak?
K: Iya suara itu muncul K: Klien menjawab Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan tentangKlarifikasi dari klien
saat saya sedang pertanyaan erawat menggali lebih jauh tentang hal yang ditanyakan oleh menandakan klien
sendirian. Kalau dengan serius. Terlihat halusinasi pendengaran yang perawat sudah mencoba berpikir
bisikan itu muncul sedih dialami oleh klien rasional. Hal ini
biasanya saya diamkan dilakukan perawat
saja. Kadang suara itu P: Perawat mendengarkan untuk meningkatkan
bisa hilang. keterangan yang kemampuan analisa
disampaikan klien klien terhadap suatu
masalah
P: Bagaimana kalau kita P: tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
belajar cara-cara untuk mempertahankan sikap menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
mengontrol dan terbuka, suara jelas halusinasi pendengaran yang halusinasi pendengaran
mencegah suara-suara dialami oleh klien yang dialami oleh klien
itu muncul? K: Mendengarkan dan
menjawab pertanyaan
perawat, memandang
perawat
K: Iya boleh. Gimana K: Tampak bersemangat Perawat mencoba untuk Klien menjawab pertanyaan Klarifikasi dari klien
caranya sus? menggali lebih jauh tentang perawat menandakan klien
P: Perawat mendengarkan halusinasi pendengaran yang sudah mencoba berpikir
keterangan yang dialami oleh klien rasional. Hal ini
disampaikan klien dilakukan perawat
untuk meningkatkan
kemampuan analisa
klien terhadap suatu
masalah
P: pak ada empat cara P: Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
untuk mencegah suara- terbuka, suara jelas mengajarkan cara pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
suara itu muncul. mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran
Pertama dengan cara K: Mendengarkan halusinasi pendengaran yang yang dialami oleh klien
menghardik, kedua penjelasan perawat, dialami oleh klien
dengan cara bercakap- memandang perawat
cakap dengan orang
lain. Ketiga dengan
cara melakukan
kegiatan yang sudah
terjadwal. Dan yang
keempat dengan cara
minum obat dengan
teratur. Bagaimana
kalau sekarang kita
belajar cara yang
menghardik
K: Iya boleh K: Tersenyum, sedang, Perawat mencoba untuk Klien menjawab ertanyaan Untuk
sambil menganggukan mengajarkan cara perawat mencegah/mengontrol
kepala mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran
halusinasi pendengaran yang yang dialami oleh klien
P: Perawat mendengarkan dialami alami oleh klien
keterangan yang
disampaikan klien
P: cara menghardik suara P: Mempertahankan sikap Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
suara tersebut yaitu terbuka, suara jelas mengajarkan cara pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
sebagai berikut: saat mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran
suara-suara/bisikan itu K: Mendengarkan halusinasi pendengaran yang yang dialami oleh klien
muncul langsung tutup penjelasan perawat, dialami oleh klien
telingan dan bila memandang perawat,
“pergi, pergi saya tidak menganggukan kepala
mau dengar, kamu
suara palsu”. Kata-kata
itu diulang sampai
suara itu tidak
terdengar lagi. Coba
sekarang bapak
peragakan.
K: Baik. Kalau suara itu K: Memeragakan cara Perawat mencoba untuk Klien memeragakan cara Untuk
muncul sus saya menghardik suara mengajarkan cara menghardik suara mencegah/mengontrol
langsung tutup telinga mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran
“pergi, saya tidak mau P: Memperhatikan cara halusinasi pendengaran yang yang dialami oleh klien
dengar, kamu suara menghardik suara dialami oleh klien
palsu”. yang diperagakan oleh
klien
P: Ya bagus pak sudah P: Tersenyum, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk
bisa melakukannya mempertahankan mengajarkan cara pertanyaan perawat mencegah/mengontrol
dengan baik sikap terbuka, suara mencegah/mengontrol halusinasi pendengaran
jelas halusinasi pendengaran yang yang dialami oleh klien
K: Mendengarkan dialami oleh klien
penjelasan perawat,
memandang perawat
P: Bagaimana perasaan P: Tersenyum, Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk
ibu setelah latihan cara mempertahankan sikap evaluasi/validasi perasaan pertanyaan perawat mengevaluasi/validasi
yang pertama untuk terbuka, suara jelas klien setelah melakukan cara perasaan klien setelah
mengontrol halusinasi K: Mendengarkan menghardik melakukan cara
dengan cara penjelasan perawat, menghardik
menghardik? memandang perawat
K: bapak senang bisa K: Mengungkapkan Perawat melakukan Klien menjawab pertanyaan Untuk
melakukannya perasaannya setelah evaluasi/validasi perasaan perawat mengevaluasi/validasi
melakukan cara klien setelah melakukan cara perasaan klien setelah
menghardik menghardik melakukan cara
menghardik
P: Mendengarkan,
mempertahankan sikap
terbuka
P: Coba bapak sebutkan P: Mempertahankan sikap Perawat melakukan evaluasi Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
lagi cara mencegah terbuka, suara jelas subjektif (kognitif) dan pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
dan mengontrol suara- evaluasi objektif (psikomotor) evaluasi objektif
suara/ bisikan itu? K: Mendengarkan klien tentang cara menghardik (psikomotor) klien
Setelah itu bapak pertanyaan perawat, suara tentang cara
peragakan kembali memandang perawat menghardik suara
caranya
K: Caranya dengan K: Menyebutkan dan Perawat melakukan evaluasi Klien menjawab pertanyaan Untuk mengevaluasi
menghardik. Caranya memperagakan cara subjektif (kognitif) dan perawat subjektif (kognitif) dan
yaitu saat suara-suara mencegah suara dengan evaluasi objektif (psikomotor) evaluasi objektif
itu muncul langsung cara menghardik klien tentang cara menghardik (psikomotor) klien
bilang “pergi, pergi suara tentang cara
saya tidak mau dengar, P: Memperhatikan klien, menghardik suara
saya tidak mau dengar, mempertahankan sikap
kamu suara palsu”. terbuka, suara jelas
P: Iya sudah benar yang P: senang, tersenyum, Perawat melakukan evaluasi Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
bapak sebutkan, tapi mempertahankan sikap subjektif (kognitif) dan pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
ada tiga cara lagi yaitu terbuka, suara jelas evaluasi objektif (psikomotor) evaluasi objektif
dengan cara bercakap- klien tentang cara menghardik (psikomotor) klien
cakap, melakukan K: Mendengarkan suara tentang cara
kegiatan terjadwal dan penjelasan perawat, menghardik suara
meminum obat. Lalu, tersenyum
tadi bapak sudah benar
cara melakukannya.
P: Kita masukkan cara P: Tersenyum, Perawat memasukkan cara Klien mendengarkan Memasukkan cara
menghardik suara ke mempertahankan sikap menghardik suara ke dalam pertanyaan perawat menghardik ke dalam
dalam jadwal kegiatan terbuka, suara jelas jadwal kegiatan harian klien jadwal kegiatan harian
harian ya bu. Jadi, bila dan perawat melakukan klien agar klien daat
suara-suara itu muncul K: Mendengarkan rencana tindak lanjut kepada melakukan cara
ibu bisa melakukan cara pertanyaan perawat, klien menghardik secara
menghardik sesuai memandang perawat teratur jika suara itu
jadwal muncul
P: Baiklah pak, K: Menyetujuk kontrak Perawat melakukan kontrak Klien menjawab pertanyaan Kontrak untuk kegiatan
bagaimana kalau kita yang akan datang, yang akan datang yaitu perawat selanjutnya
bertemu lagi untuk mengangguk dan bercakap-cakap dengan orang
latihan cara yang kedua tersenyum lain
yaitu bercakap-cakap
dengan orang lain? Mau P: Tersenyum,
jam berapa pak? mempertahankan sikap
Bagaimana kalau jam terbuka, suara jelas
11? Lalu dimana
tempatnya disini atau
ditaman pak?
K: Iya boleh. Jam 11, K: menyetujui kontrak Perawat melakukan kontrak Klien mendengarkan Kontrak untuk kegiatan
disini saja sus yang akan datang, yang akan datang yaitu pertanyaan perawat selanjutnya
mengangguk dan bercakap-cakap dengan orang
tersenyum lain

P: Tersenyum,
mempertahankan sikap
terbuka, suara jelas
P: Sampai jumpa pak. K: Mengucapkan salam Perawat berpamitan Klien mendengarkan Salam untuk menjalin
Assalamu’alaikum (mengulurkan tangan), pertanyaan perawat rasa saling percaya
tersenyum
P: Mendengarkan
(mengulurkan tangan
untuk berjabat tangan),
tersenyum
K: Waalaikum’salam K: Mengucapkan salam Perawat berpamitan Klien menjawab pertanyaan Salam untuk menjalin
(mengulurkan tangan), perawat rasa saling percaya
tersenyum
P: Mendengarkan
(mengulurkan tangan
untuk berjabat tangan),
tersenyum

Anda mungkin juga menyukai