0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan54 halaman

Aplikasi Web Pengelolaan Sewa Mobil Eng Rent Car

Diunggah oleh

akbari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan54 halaman

Aplikasi Web Pengelolaan Sewa Mobil Eng Rent Car

Diunggah oleh

akbari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Aplikasi Berbasis Web untuk Pengelolaan

Peminjaman dan Penerimaan Pembayaran


(Studi Kasus: Eng Rent Car, Bandung)

Web-Based Application for Loan


Management and Payment Receipts (Case
Study: Eng Rent Car, Bandung)

TUGAS AKHIR

Fadilah Akbari Sofian


6703220008

PROGRAM STUDI D3 SISTEM INFORMASI


AKUNTANSI
FAKULTAS ILMU TERAPAN
UNIVERSITAS TELKOM
BANDUNG, 2024
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kebutuhan alat transportasi roda empat saat ini menjadi kebutuhan penting dalam
memenuhi mobilitas masyarakat. Perusahaan penyewaan mobil telah berkembang
pesat dengan berbagai merk kendaraan dan fasilitas yang dimiliki. Persaingan antar
perusahaan sangat ketat sehingga dibutuhkan strategi pemasaran yang handal
seperti pemanfaatan teknologi internet[1].

Di era globalisasi ini kemajuan teknologi dan ilmu pengatahuan merupakan bagian
yang sangat penting dan sangat berpengaruh dalam perkembangan suatu organisasi,
pesatnya teknologi informasi telah merubah tata kerja di segala bidang menjadi lebih
efisien, praktis dan handal dari waktu ke waktu[2]. Salah satunya dengan
pemanfaatan website untuk melakukan pengolahan data menjadi informasi dan
sebagai media promosi yang lebih luas. Data yang ada dapat diolah secara cepat,
tepat dan akurat sehingga tentunya akan menjadi lebih efektif dan efisien [3].

Eng Rent Car adalah perusahaan jasa transportasi mobil yang berlokasi di Baleendah.
Perusahaan ini memiliki tiga kendaraan dan menjalin kemitraan dengan beberapa
pemilik kendaraan lain. Kemitraan ini memungkinkan Eng Rent Car untuk
menawarkan lebih banyak pilihan kendaraan kepada pelanggan.

Tarif sewa di Eng Rent Car bervariasi antara Rp300.000 hingga Rp600.000 per hari.
Keterlambatan pengembalian kendaraan akan dikenakan biaya tambahan setara
dengan dua hari tarif sewa.

1
Sistem transaksi di Eng Rent Car saat ini masih mengandalkan Microsoft Excel dengan
rumus dan kode yang dimasukkan secara manual. Hal ini menyebabkan proses
pencatatan dan pengumpulan data transaksi membutuhkan waktu yang relatif lama.

Adanya sistem informasi dengan judul “Aplikasi Berbasis Web untuk Pengelolaan
Peminjaman dan Penerimaan Pembayaran, Studi Kasus Eng Rent Car Bandung” ini
diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan peminjaman dan penerimaan
pembayaran sehingga mempermudah admin untuk mengelola peminjaman dan
pembayaran kendaraan. Pada website ini admin diharuskan memasukkan data
customer dan kendaraan. setelah itu, admin dapat menambahkan kendaraan ke
keranjang sesuai dengan kriteria jenis mobil.

Setelah memesan barang di halaman peminjaman, admin dapat membuka halaman


pembayaran untuk menginput pembayaran mobil berhasil, jumlah biaya seluruh
pesanan, dan membayar seluruh tagihan. Selain itu, sebelumnya laporan keuangan
seperti penerimaan dan pengeluaran kas, jurnal umum, buku besar, dan laporan laba
rugi belum dibuat secara sistematis maka setelah pembayaran berhasil secara
otomatis data terinput menjadi laporan penerimaan dan pengeluaran kas, jurnal
umum, buku besar, dan laporan laba rugi sehingga pencatatan laporan keuangan
perusahaan menjadi lebih efisien.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, maka rumusan


masalah adalah, bagaimana membuat aplikasi berbasis web yang mampu :

a. Mengelola proses peminjaman dan penerimaan pembayaran kendaraan di


Eng Rent Car?

b. Mengelola pencatatan transaksi peminjaman mobil?

c. Menampilkan Jurnal umum, buku besar, dan laporan laba rugi?

2
1.3 Tujuan

Tujuan dari proyek akhir yang dibuat sebagai berikut.

a. Menghasilkan aplikasi berbasis web yang mampu memfasilitasi


pengelolaan peminjaman dan penerimaan pembayaran di Eng Rent Car.

b. Menghasilkan aplikasi berbasis web yang dapat mencatat transaksi


peminjaman.

c. Menghasilkan aplikasi berbasis web yang mampu menampilkan jurnal


umum, buku besar, dan laporan laba rugi.

1.4 Batasan Masalah

Batasan masalah proyek akhir ini berisi:

a. Aplikasi hanya dapat diakses oleh admin Eng Rent Car.

b. Aplikasi hanya menggunakan metode pencatatan Cash.

c. Pembayaran hanya menggunakan pambayaran tunai (cash).

d. Kolom dalam buku besar berisi tanggal, keterangan, ref, debit, dan kredit.

1.5 Metode Pengerjaan

Metode pengerjaan perangkat lunak yang digunakan pada proyek akhir ini adalah
metode SDLC. Metode yang digunakan untuk pengembangan perangkat lunak yaitu
menggunakan waterfall. Pembangunan perangkat lunak harus mencakup fase
komunikasi, perencanaan, pemodelan, implementasi, dan pengujian. Berikut adalah
tahapan-tahapan dalam metode Waterfall.

3
Gambar 1-1 Model Waterfall

1. Communication
Langkah ini merupakan analisis terhadap kebutuhan software, dan tahap
untuk mengadakan pengumpulan data dengan melakukan pertemuan
dengan customer, maupun mengumpulkan data - data tambahan baik yang
ada di jurnal, artikel, maupun dari internet [3].Planning

Proses planning merupakan lanjutan dari proses communication (analysis


requirement). Tahapan ini akan menghasilkan dokumen user requirement
atau bisa dikatakan sebagai data yang berhubungan dengan keinginan user
dalam pembuatan software, termasuk rencana yang akan dilakukan [3].
2. Modeling
Proses modeling ini akan menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah
perancangan software yang dapat diperkirakan sebelum dibuat coding.
Proses ini berfokus pada rancangan struktur data, arsitektur software,
representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural. Tahapan ini akan
menghasilkan dokumen yang disebut software requirement [3].
3. Construction
Construction merupakan proses membuat kode. Proses atau pengkodean
merupakan penerjemahan desain dalam bahasa yang bisa dikenali oleh
komputer. Programmer akan menerjemahkan transaksi yang diminta oleh
user. Tahapan inilah yang merupakan tahapan secara nyata dalam
mengerjakan suatu software, artinya program tersebut akan
diimplementasikan dalam tahapan ini. Setelah pengkodean selesai akan
dilakukan testing terhadap sistem yang telah dibuat tadi. Tujuan testing
4
adalah menemukan kesalahan-kesalahan terhadap sistem tersebut untuk
kemudian bisa diperbaiki [3].
4. Deployment
Tahapan ini bisa dikatakan final dalam pembuatan sebuah software atau
sistem. Setelah melakukan analisis, desain dan pengkodean maka sistem
yang sudah jadi akan digunakan oleh user. Kemudian software yang telah
dibuat harus dilakukan pemeliharaan secara berkala [3].

5
1.6 Jadwal Pengerjaan

Berikut rencana Jadwal proyek akhir.

Tabel 1-1

6
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Penelitian Terdahulu

Berikut merupakan penelitian terdahulu yang digunakan dalam proyek akhir ini:

Tabel 2-1
Penelitian Terdahulu

Nomor Penelitian Terdahulu

1 Judul Penelitian Sistem Penyewaan Mobil Berbasis Web (Studi


Kasus Sastro Rent Car) [4].

Tahun 2021

Tujuan 1. Merancang bangun sistem informasi


penyewaan mobil berbasis web yang dapat
memudahkan penyedia jasa rental dalam
mengolah data.
2. Menghasilkan sistem informasi penyewaan
mobil yang dapat memudahkan calon
konsumen saat akan menyewa mobil.
Metode Metode pengembangan sistem yang akan
pengembangan dipergunakan adalah Waterfall.
sistem informasi
yang digunakan

Menu yang Menyewakan beberapa jenis mobil dan


dihasilkan menyediakan jasa sopir. Pembuatan website ini
menampilkan informasi tentang spesifikasi mobil
yang akan disewakan terdiri dari harga sewa
mobil, spesifikasi mobil dan merk mobil.

7
Perbedaan / Judul mempunyai kesamaan dalam fungsionalitas
persamaan dengan dalam menangani kegiatan rental mobil.
proyek akhir yang
dibuat

2 Judul Penelitian Aplikasi Marketplace Penyewaan Mobil Berbasis


Website menggunakan Metode Rapid
Application Development [5].

Tahun 2024

Tujuan Untuk menerapkan metode RAD pada sistem


informasi penyewaan mobil berbasis website.

Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini


pengembangan adalah Metode Rapid Application Development
sistem informasi (RAD)
yang digunakan

Menu yang Menciptakan sistem penyewaan mobil, dimana


dihasilkan pengguna dapat melakukan penyewaan mobil
melalui sistem penyewaan ini, melihat informasi
mobil yang tersedia, melihat harga sewa mobil,
dan melakukan pembayaran dari informasi nomor
rekening penyewa mobil tersebut, kemudian
mengupload bukti pembayaran agar pembayaran
dapat dikonfirmasi oleh admin.

Perbedaan / Judul mempunyai kesamaan dalam fungsionalitas


persamaan dengan dalam menangani kegiatan rental mobil tetapi
proyek akhir yang dengan metode penelitian yang berbeda.
dibuat

8
2.2 Akuntansi

Akuntansi, yang dikenal sebagai bahasa bisnis bagi kalangan pengusaha, merupakan
proses pencatatan, pengklasifikasian, pelaporan, dan interpretasi informasi
keuangan suatu perusahaan. Informasi ini digunakan sebagai dasar oleh pihak- pihak
yang berkepentingan (stakeholders). Pihak yang berkepentingan terdiri dari dua
kelompok: pihak internal, seperti manajer dan karyawan perusahaan, serta pihak
eksternal, seperti investor, pemerintah, kreditor, pelanggan, dan Masyarakat
mewakili pihak ekstern [6].

2.2.1 Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa adalah entitas bisnis yang menyediakan layanan atau jasa
kepada pelanggan sebagai produk utamanya, dengan tujuan untuk memenuhi
kebutuhan atau keinginan pelanggan. Layanan ini bisa bersifat fisik maupun non-
fisik, dan umumnya tidak menghasilkan barang berwujud [7].

2.2.2 Pendapatan

Pendapatan merupakan hasil yang diperoleh perusahaan dari kegiatan


operasional utamanya, yang dapat berupa penjualan produk barang atau jasa,
serta aktivitas lain yang mendukung kinerja keuangan Perusahaan[8].

2.2.3 Siklus Akuntansi

Siklus akuntansi adalah rangkaian prosedur yang dilakukan oleh suatu entitas
untuk mencatat, mengklasifikasi, meringkas, dan melaporkan transaksi
keuangan dalam satu periode akuntansi. Siklus ini dimulai dari pencatatan
transaksi hingga penyusunan laporan keuangan untuk digunakan dalam
pengambilan keputusan[9].

2.2.4 Chart of Account

Chart of Account (COA) adalah daftar terstruktur dari semua akun yang
digunakan oleh perusahaan untuk mencatat transaksi keuangan. COA

9
mengklasifikasikan akun-akun tersebut ke dalam kategori tertentu, seperti aset,
kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban, yang membantu perusahaan
mengorganisasikan dan melaporkan data keuangan secara sistematis[10].

Tabel 2-2
Chart of Account (COA)
Kode Akun Nama Akun Kategori Akun

1010 Kas Aktiva

1020 Aset lancar Aktiva

1030 Peralatan Aktiva

1040 Gedung Aktiva

1050 Piutang usaha Aktiva

1060 Piutang Sewa Aktiva

2010 Modal Modal

4010 Pendapatan Sewa Pendapatan

4020 Pendapatan lain-lain Pendapatan

5010 Beban Gaji Beban

5020 Beban Air Beban

5030 Beban Listrik Beban

5040 Beban Telepon Beban

5070 Beban Perawatan Kendaraan Beban

10
2.2.5 Jurnal Umum

Jurnal umum adalah buku catatan utama dalam akuntansi yang digunakan untuk
mencatat setiap transaksi keuangan secara kronologis. Setiap transaksi dicatat
dalam jurnal umum dengan menyebutkan akun yang didebit dan dikredit,
sehingga memungkinkan perusahaan untuk melacak dan menganalisis seluruh
kegiatankeuangan secara rinci[11].

Tabel 2-3
Buku besar

Jurnal umum pada awal periode sewa

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit

03/10/24 Piutang Sewa 1060 Rp750.000

03/10/24 Pendapatan Sewa 4010 Rp750.000

Jurnal umum pada saat penerimaan pembayaran

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit

03/10/24 Kas 1010 Rp750.000

03/10/24 Piutang Sewa 1050 Rp750.000

2.2.6 Buku Besar

Buku besar adalah kumpulan akun-akun yang digunakan perusahaan untuk


merangkum dan mengelompokkan transaksi yang telah dicatat dalam jurnal.
Setiap akun dalam buku besar mencatat perubahan yang terjadi terhadap aset,
kewajiban, ekuitas, pendapatan, atau beban selama periode akuntansi[12].

11
Tabel 2-4
Buku besar

Buku Besar Piutang Sewa Kode akun: 1210

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

03/10/24 Pendapatan Sewa Rp750.000 Rp750.000


Eng Rent Car

03/10/24 Kas Rp750.000 -

Buku Besar Pendapatan Sewa Kode akun: 4101

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

03/10/24 Piutang Sewa Rp750.000 Rp750.000

Buku Besar Kas Kode akun: 1010

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

03/10/24 Piutang Sewa Rp750.000 Rp750.000

2.2.7 Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah dokumen yang merangkum semua transaksi terkait
penyewaan, termasuk informasi mengenai unit yang disewakan, pendapatan
dari sewa, biaya terkait penyewaan, serta status pembayaran penyewa. Laporan
ini berfungsi sebagai alat untuk memantau kinerja keuangan dari aktivitas
penyewaan dan memastikan keakuratan pendapatan yang diperoleh dari
sewa[13].

12
Tabel 2-5
Laporan Penjualan

Keterangan Jumlah
Pendapatan Sewa
Pendapatan Sewa (4101) Rp750.000

Total Pendapatan Rp750.000

Beban
Beban Lainnya (Jika ada) -
Total Beban -
Laba Bersih Rp750.000

2.3 Teori Analisis dan Perancangan

Berikut merupakan teori perancangan sistem yang digunakan pada proyek akhir ini.

2.3.1 Bussines Process Modeling Notation (BPMN)

Business Process Modeling Notation (BPMN) adalah standar khusus yang


digunakan sebagai acuan dalam pemodelan proses bisnis, yang menghasilkan
notasi grafis untuk memvisualisasikan proses tersebut. BPMN dirancang untuk
memvisualisasikan diagram proses berdasarkan teknik flowchart, yang
terstruktur untuk membuat model grafis dari operasi bisnis, mencakup aktivitas
dan alur kontrol (flow control) yang menentukan urutan pekerjaan[14].

Penggunaan BPMN bertujuan memberikan notasi yang mudah dipahami dan


dapat diakses oleh semua pihak yang terlibat dalam bisnis. Dengan demikian,
BPMN diharapkan mampu mendukung pengambilan keputusan dari para
pemangku kepentingan di berbagai tingkatan manajemen, sehingga mereka
dapat membaca dan memahami diagram proses dengan cepat dan efektif[14].

13
Komponen yang digunakan dalam penggambaran Business Process Modeling
Notation sebagai berikut:

Tabel 2-6
Notasi Business Process Modeling Notation
No Simbol Nama Keterangan

Objek yang mengalir


Flow Objects
melalui suatu proses.

Peristiwa dan
bersifat tetap
1 Event
(something that
happened).

Pekerjaan yang
dilakukan secara
intensif (something
2 Activity
to do).

Cabang dari aliran


proses bisnis yang
menentukan jalur
mana yang harus
3 Gateway
diambil jika ada
percabangan.

Koneksi yang
menghubungkan
Connecting Objects
objekyang mengalir
melalui proses.

14
Koneksi yang
Sequence menyatukan objek
1
Flow yang dijalankan
melalui suatu proses.

Koneksi yang
Message menyatukan objek
2
Flow yang dijalankan di
antara proses.

Tautan yang
menyatukan
3 Association
objekyang termasuk
dalam Artifacts.

Metode untuk
mengurutkan dan

Swimlanes memecah peran


atau tanggung jawab
suatu proses.

Pool adalah wadah


untuk satu proses.
Lane adalah pemisah
Pool and proses bisnis yang
1
lane menggambarkan sub-
organisasi, peran,
atau orang yang
bertanggung jawab.

Penjelasan tambahan
Artifacts
dalam suatu proses.

15
Deskripsi objek yang
sedang berjalan.

1 Annotation

Klasifikasi parsial

2 Group dari objek yang


sedang berjalan.

File dokumen yang


diimplementasikan
Data dan dihasilkan dari
3
Object aktivitas tertentu.

Sistem dan aplikasi


4 yang diterapkan dan
Data Store
dihasilkan dari
aktivitas tertentu.

2.3.2 Unified Modeling Language (UML)

a. Use Case Diagram

Use Case merupakan interaksi atau dialog antara sistem dan aktor, yang
mencakup pertukaran pesan serta tindakan yang dilakukan oleh sistem. Use
Case Diagram menggambarkan berbagai hal yang dapat dilakukan oleh aktor
dalam aplikasi. Setiap aktor dalam diagram tersebut memiliki cara
pengaksesan yang berbeda-beda. Diagram ini memberikan gambaran
ringkas mengenai alur sistem sekaligus menunjukkan kebutuhan
fungsionalitas yang diharapkan dari suatu sistem[15].
16
Komponen yang digunakan dalam penggambaran Use Case Diagram dapat
dilihat dalam table berikut:

Tabel 2-7
Notasi Use Case Diagram
No Simbol Nama Keterangan

Menggambarkan
seorang yang
berinteraksi dengan
sistem, dimana hanya
bisa menginput
1 Aktor
informasi dan
menerima informasi
dari sistem dan tidak
memegang kendali
pada use case.

Gambaran fungsional
sistem yang akan di

2 Use Case buat, agar pengguna


lebih mengerti
penggunaan sistem.

Menghubungkan link
3 Association antar element.

Sebuah element yang


menjadi spesialisasi
dari elemen yang
4 Generalization
lain.

5 Include Kelakuan yang harus

17
terpenuhi adgar
sebuah event dapat
terjadi, dimana pada
kondisi ini sebuah use
case adalah bagian
dari use case lainnya.

Kelakuan yang hanya


berjalan di bawah
6
Extend kondidi tertentu
menggerakkan alarm.

b. Class diagram

Class diagram dalam notasi UML digambarkan dengan kotak

Gambar 2-1
Notasi UML Class Diagram
Class memiliki atribut dan operasi. Atribut merupakan properti yang dimiliki
oleh sebuah class dan menggambarkan batasan nilai yang mungkin dimiliki
oleh objek dari class tersebut. Sementara itu, operasi pada class merujuk
pada tindakan atau fungsi yang dapat dilakukan oleh class. Salah satu bentuk
operasi adalah fungsi (function), yang digunakan untuk memperoleh nilai
tertentu setelah operasi tersebut dijalankan[15].

Komponen yang digunakan dalam penggambaran Class diagram dapat


dilihat dalam table berikut:

18
Tabel 2-8
Notasi Class Diagram
No Simbol Nama Keterangan

Hubungan statis antar


kelas. Asosiasi
menggambarkan kelas yang
memiliki atribut berupa

1 Association kelas lain, atau kelas yang


harus mengetahui
eksistensi kelas lain.
Asosiasi biasanya disertai
dengan multiplicity.

Asosiasi dengan makna


kelas yang satu digunakan
Directed oleh kelas yang lain. Asosiasi
2
Association berarah juga biasanya
disertai dengan multiplicity.

Relasi antar kelas dengan


makna generalisasi-

3 Generaliztion spesialisasi (umum-khusus)


atau untuk menyatakan
hubungan inheritance.

Relasi antar kelas dengan

4 Dependency makna kebergantungan


antar kelas.

Hubungan yang
menyatakan bahwa suatu
5 Agregasi
kelas menjadi atribut bagi
kelas lain.

19
Bentuk khusus dari agregasi
dimana kelas yang menjadi
bagian diciptakan setelah

6 Komposisi kelas menjadi whole dibuat.


Misal kelas whole dihapus,
maka kelas yang menjadi
part ikut musnah.

7 Hubungan antar kelas


dimana sebuah kelas
memiliki keharusan untuk
Realization
mengikuti aturan yang
ditetapkan oleh kelas
lainnya.

c. Sequence Diagram

Sequence diagram menambahkan dimensi waktu pada interaksi antar objek.


Dalam sequence diagram, setiap objek direpresentasikan dengan garis
vertikal berupa garis putus-putus yang mengarah ke bawah. Pesan antar
objek digambarkan dengan panah yang menunjukkan arah dari objek
pengirim pesan ke objek penerima pesan[15].

Komponen yang digunakan dalam penggambaran Sequence Diagram dapat


dilihat dalam table berikut:

Tabel 2-9
Notasi Squence Diagram
No Simbol Nama Keterangan

Entiti merupakan
elemen yang
1 Entity Class
bertanggung jawab
menyimpan datau atau

20
informasi.

Boundary biasanya
berupa tepi dari sistem,

Boundary seperti user interface


2
Class atau suatu alat yang
berinteraksi dengan
sistem lain.

Control elemen
mengatur aliran dari
sistem informasi untuk

3 Control Class sebuah sekenario.


Objek ini umumnya
mengatur perilaku dan
perilaku bisnis.

Komponen yang
berbentuk persegi
panjang yang
menggambarkan waktu
yang diperlukan sebuah

4 Activation objek untuk


menyelesaikan tugas.
Lebih lama waktu yang
diperlukan, maka
activation boxes akan
lebih panjang.

Komponen yang
berbentuk garis putus-
5 Life Line putus. Lifeline biasanya
memuat kotak yang
berisi nama sebuah
21
objek. Berfungsi
menggambarkan
aktifitass dari objek.

d. Activity Diagram

Activity Diagram adalah teknik yang digunakan untuk mendeskripsikan logika


prosedural atau alur kerja dalam proses bisnis dengan berbagai kasus.
Diagram ini berguna untuk menunjukkan siapa yang melakukan apa melalui
teknik pembagian tugas (partition)[15].

Komponen yang digunakan dalam penggambaran activity Diagram dapat


dilihat dalam table berikut:

Tabel 2-10
Notasi Activity Diagram
No Simbol Nama Keterangan

Start Point merupakan


lingkaran hitam kecil, yang
Start menandakan tindakan
1 Point/Initial
awal atau titik awal
State
aktivitas untuk setiap
diagram aktivitas.

Final Final State menunjukkan


2 State/End bagian akhir dari aktivitas.
Point

Activity menunjukan
aktivitas yang dilakukan
atau yang edang terjadi
3 Activity
dalam Activity Diagram.

22
Action Flow digunakan
untuk taransisi dari suatu
tindakan ke tindakan yang

4 Action Flow lain atau menunjukkan


aktivitas selanjutnya
setelah aktivitas
sebelumnya.

Decision adalah suatu titik


atau point pada activity
diagram yang

5 mengindikasikan suatu
Decision kondisi dimana ada
kemungkinan perbedaan
transisi.

Join (penggabungan) untuk


menggabungkan kembali
6 Join
activity atau action yang
pararel.

Fork (percabangan) untuk


memecah behavior
7 Fork
menjadi activity atau
action yang pararel.

23
2.4 Aplikasi Berbasis WEB

Berikut merupakan teori aplikasi dan pengujian sistem yang digunakan pada proyek
akhir ini.

2.4.1 Laravel

Laravel adalah sebuah framework yang dikembangkan untuk mendesain website


atau aplikasi web. Framework identik dengan sangkar atau jaring yang
memproses sumber daya atau paket yang terintegrasi di dalamnya dan
menyediakan fitur seperti lem. Fitur seperti lem ini menyatukan semua paket.
Framework Laravel ditulis dalam bahasa pemrograman PHP[16].

2.4.2 Bootstrap

Bootstrap adalah kerangka kerja CSS sumber terbuka dan gratis yang ditujukan
untuk pengembangan web front-end yang responsif dan mengutamakan seluler.
Framework ini berisi templat desain berbasis HTML, CSS, dan JavaScript untuk
tipografi, formulir, tombol, navigasi, dan komponen antarmuka lainnya[17].

2.4.3 XAMPP

XAMPP adalah paket perangkat lunak sumber terbuka yang menyediakan


lingkungan server lokal untuk pengembangan aplikasi web. Nama XAMPP berasal
dari X (yang berarti lintas platform), A (Apache), M (MySQL), P (PHP), dan P (Perl).
Paket ini memungkinkan para pengembang untuk dengan mudah menginstal dan
menjalankan server web lokal guna mengembangkan aplikasi yang berbasis PHP
dan MySQL [18].

24
2.4.4 Black Box Testing

Pengujian black box testing merupakan jenis pengujian yang berfokus pada
perilaku perangkat lunak. Dalam pengujian ini, struktur internal dan logika
perangkat lunak yang diuji tidak diketahui oleh penguji. Penguji hanya mengacu
pada spesifikasi kebutuhan tanpa perlu melakukan analisis kode. Pengujian ini
dilakukan dari sudut pandang pengguna akhir untuk memastikan perangkat
lunak berfungsi sesuai kebutuhan[19].

Metode black box testing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam


penerapannya. Salah satu kelebihannya adalah membantu menemukan aspek-
aspek yang tidak terpenuhi berdasarkan spesifikasi kebutuhan yang telah
ditentukan dalam pengembangan perangkat lunak. Namun, kekurangannya
adalah pengujian tidak dapat dilakukan secara menyeluruh karena penguji
memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai perangkat lunak yang diuji[19].

2.4.5 Hypertext Preprocessor (PHP)

PHP adalah salah satu bahasa pemrograman web yang bekerja di sisi server.
Sebagian besar situs web dinamis yang dapat diakses melalui internet dibangun
menggunakan bahasa ini. Hingga saat ini, PHP menjadi salah satu bahasa
pemrograman yang menawarkan kemudahan dalam pengembangan aplikasi
berbasis internet, terutama dengan dukungan luar biasa terhadap berbagai
database server[20].

25
BAB 3
ANALISIS DAN PERANCANGAN

3.1 Gambaran Sistem Saat Ini

Berikut penjelasan Gambaran sistem yang berjalan saat ini pada Eng Rent Car
Bandung.

3.1.1 Rich Picture

Berikut adalah proses berjalan pada Eng Rent Car Bandung dalam mewadahi
Usaha penyewaan mobil yang digambarkan dalam bentuk Rich Picture.

Gambar 3-1
Rich Picture Eng Rent Car

Berdasarkan gambar 3-1 rich picture Eng Rent Car, menggambarkan sistem kerja
Eng Rent Car, yang terdiri dari beberapa elemen utama. Pelanggan (customer)
datang untuk menyewa mobil dan berinteraksi dengan admin Eng

26
Rent Car, yang bertugas mencatat transaksi dan memastikan ketersediaan unit
mobil. Penyewaan dilakukan berdasarkan durasi per hari.

Unit mobil yang disediakan oleh Eng Rent Car tidak sepenuhnya dimiliki oleh
perusahaan; sebagian berasal dari mitra. Admin bertanggung jawab memantau
inventaris unit dan mengelola transaksi, mulai dari pencatatan penyewaan
hingga pembayaran, yang dilakukan setelah pelanggan mengembalikan mobil.
Proses pencatatan transaksi masih menggunakan metode sederhana.

Gambar ini juga menunjukkan hubungan antara sistem, pelanggan, dan admin,
serta bagaimana setiap elemen saling mendukung untuk memastikan kelancaran
operasional penyewaan mobil.

3.1.2 Business Process Model Notation (BPMN)

Berikut adalah proses berjalan pada Eng Rent Car Bandung menggunakan
Business Process Model Notation (BPMN). BPMN ini menunjukkan proses bisnis
berjalan sebelum ada nya aplikasi yang dibuat.

Gambar 3-2
Busines Proces Model and Natation (BPMN)

27
Penjelasan:

a. Customer datang ke outlet Eng Rent Car secara langsung melakukan


verifikasi ketersediaan unit mobil yang akan disewa,
b. Admin Eng Rent Car melakukan verifikasi ketersediaan unit mobil yang akan
disewa,
c. Customer memilih mobil yang akan disewa, durasi sewa dan tambahan
service sopir (optional),
d. Admin memberikan mobil kepada customer,
e. Customer membayar secara langsung kepada admin Eng Rent Car sesuai
dengan durasi penyewaan dan service yang diberikan pihak rental (sopir),
f. Admin Eng Rent Car menerima pembayaran (mencatat pembayaran dengan
laporan transaksi sederhana).

3.1.3 Area Fungsionalitas

Berikut merupakan area fungsionalitas untuk menggambarkan proses bisnis saat


ini sebelum pembuatan aplikasi, mencakup 2 bagian yaitu customer dan admin
penyewaan Eng Rent Car.

Tabel 3-1
Area Fungsionalitas

Area Fungsional Bisnis Fungsionalitas

Melakukan penyewaan dengan datang


Bagian Customer dan memilih unit mobil secara langsung,
pada outlet Eng Rent Car.

Menerima pembayaran oleh Customer


secara langsung, melakukan pencatatan
Admin penyewaan Eng Rent Car transaksi sederhana, serta memberikan
pesanan unit kepada customer secara
langsung.

28
3.2 Analisis Kebutuhan Sistem

Pada analisis kebutuhan sistem, didefinisikan ke dalam aliran data transaksi


keuanggan, Usecase Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, Sequence Diagram,
Entity Relationship Diagram (ERD) dan struktur tabel.

3.2.1 Aliran data transaksi keuangan

Setiap transaksi terkait beban biaya penewaan dicatat dalam jurnal penjualan,
khususnya sebagai transaksi penyewaan secara tunai, karena aplikasi penyewaan
ini tidak menangani transaksi kredit. Jurnal dicatat setelah pelanggan melakukan
pembayaran, dengan akun kas (D) dan penyewaan (K). Nilai pencatatan
akuntansi pada buku besar diambil dari jurnal penyewaan tersebut.

Gambar 3-3
Aliran Data Transaksi Keuangan

29
3.2.2 Use Case Diagram

Berikut adalah Use Case Diagram modul pengelolaan aplikasi penyewaan Eng
Rent Car berdasarkan aplikasi yang dibuat.

Gambar 3-4
Use Case Diagram

Berdasarkan gambar diatas, terdapat 2 aktor dalam Use Case Diagram yaitu
customer dan admin Eng Rent Car. Definisi aktor dijelaskan dalam table berikut.

Tabel 3-2
Definisi Aktor
No Aktor Deskripsi
User yang memiliki hak akses untuk
1 Bagian Customer menampilkan mobil yang tersedia dan
menampilkan beban biaya pemesanan.
User yang memiliki hak akses untuk
mengelola data COA, data kendaraan, data
2 Bagian Admin pelanggan, transaksi pemesanan, transaksi
pembayaran, dan menampilkan jurnal umum
, buku besar, dan laporan laba rugi.

30
Berikut merupakan daftar dan penjelasan untuk setiap Use case Diagram modul
pengelolaan penyewaan unit mobil pada Eng Rent Car terdapat 14 Use Case yang
ada dalam aplikasi dengan memiliki dua aktor dalam hak akses login yaitu
customer dan admin.

Tabel 3-3
Definisi Use Case

No Use Case Deskripsi


1 Login Aplikasi Merupakan proses untuk melakukan login
pengguna Website Eng Rent Car Bandung.

2 Melihat Unit Mobil Merupakan hak akses customer untuk melihat


yang Tersedia unit mobil yang tersedia.

3 Menampilkan Beban Merupakan hak akses customer untuk


Biaya Penyewaan menampilkan beban biaya penyewaan setelah
memilih unit mobil, lama waktu penyewaan,
serta tambahan service supir oleh Eng Rent Car.

4 Mengelola Data COA Merupakan hak akses admin yang digunakan


untuk menambah dan mengubah data Chart of
Account.

5 Mengelola Data Merupakan hak akses admin yang digunakan


Kendaraan untuk menambah dan mengubah data
kendaraan.

6 Mengelola Data Merupakan hak akses admin yang digunakan


Pelanggan untuk menambah dan mengubah data
pelanggan.

7 Mengelola Transaksi Merupakan hak akses admin yang digunakan


Pemesanan untuk menambah dan mengubah data
pemesanan.

31
8 Mengelola Transaksi Merupakan hak akses admin yang digunakan
Pembayaran untuk menambah dan mengubah data
pembayaran.

9 Menampilkan Jurnal Merupakan hak admin untuk menampilkan


Umum catatan akuntansi berupa jurnal umum.
10 Menampilkan Buku Merupakan hak admin untuk menampilkan
Besar catatan akuntansi berupa buku besar.
11 Menampilkan Laporan Merupakan hak admin untuk menampilkan
Laba Rugi catatan akuntansi berupa laporan laba rugi.

3.2.3 Activity Diagram

Berikut ini adalah activity diagram yang menggambarkan aktivitas yang dibuat.

Gambar 3-5
Activity Diagram Eng Rent Car

32
Berdasarkan gambar diatas, menggambarkan alur proses penyewaan mobil yang
melibatkan dua aktor utama, yaitu Customer dan Admin. Aktivitas dimulai dari
pihak Customer pertama kali memilih produk UMKM yang ingin disewa. Setelah
produk dipilih, sistem akan menampilkan informasi mengenai beban biaya
penyewaan yang harus dibayar (Jenis atau unit mobil yang ingin digunakan,
waktu penyewaan, tambahan service sopir). Setelah melihat biaya yang
ditampilkan, customer dapat memutuskan untuk menggunakan unit mobil
tersebut. Ketika unit telah digunakan, customer diharuskan melakukan
pembayaran atas biaya sewa unit tersebut untuk menyelesaikan proses
transaksi.

Di sisi lain, Admin memulai proses dengan melakukan login ke aplikasi. Setelah
masuk, admin bertugas mengelola data utama (master data) yang mencakup
data unit mobil dan data karyawan. Admin dapat melihat data unit mobil yang
tersedia serta informasi mengenai karyawan yang terlibat dalam operasional.
Selain itu, admin memiliki kewenangan untuk menambah atau menghapus data
unit mobil serta data karyawan sesuai kebutuhan.

Setelah data-data tersebut dikelola, admin juga memiliki akses untuk


menampilkan berbagai laporan keuangan. Laporan-laporan yang bisa dilihat oleh
admin antara lain jurnal umum penyewaan, buku besar penyewaan, dan laporan
laba rugi. Fitur ini memberikan informasi terkait transaksi penyewaan, sehingga
admin dapat melakukan evaluasi dan monitoring terhadap kinerja keuangan
usaha Eng Rent Car.

Alur ini menggambarkan bagaimana kedua peran (customer dan admin)


berinteraksi dalam sistem penyewaan dengan masing-masing tugas yang saling
melengkapi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa proses penyewaan
berjalan dengan lancar, data operasional dapat dikelola dengan baik, dan laporan
keuangan tersedia untuk analisis dan pengambilan keputusan.

3.2.4 Class Diagram

33
Berikut ini adalah Class Diagram yang menggambarkan pemodelan data aplikasi
yang dibuat dalam pengelolaan penyewaan Eng Ren Car Bandung.

Gambar 3-6
Class Diagram

3.2.5 Sequence Diagram

Berikut merupakan Sequence Diagram yang digunakan untuk membangun


aplikasi.

a. Sequence Diagram login

34
Berikut merupakan sequence diagram login, dimana yang memiliki hak akses
dalam login adalah dua aktor yaitu customer, dan admin. Jika username dan
password benar maka aktor berhasil login dan dapat mengakses sistem aplikasi.

Gambar 3-7
Sequence Diagram Login

b. Sequence Diagram Memilih Unit Mobil

Berikut merupakan sequence diagram memilih unit mobil, dimana yang memiliki
hak akses dalam memilih unit mobil adalah kedua user admin dan customer.

35
Gambar 3-8
Sequence Diagram Memilih Unit Mobil

c. Sequence Diagram Menampilkan Beban Biaya Penyewaan

Berikut merupakan sequence diagram menampilkan beban biaya penyewaan,


dimana yang memiliki hak akses dalam menampilkan bebabn biaya penyewaan
adalah kedua user admin dan customer.

Gambar 3-9
Sequence Diagram Menampilkan Beban Biaya Penyewaan

d. Sequence Diagram Menampilkan Data Unit Mobil

36
Berikut merupakan sequence diagram menampilkan data unit mobil, dimana
yang memiliki hak akses dalam menampilkan data unit mobil adalah user admin.

Gambar 3-10
Sequence Diagram Menampilkan Data Unit Mobil

e. Sequence Diagram Menambah Data Unit Mobil

Berikut merupakan sequence diagram menambah data unit mobil, dimana yang
memiliki hak akses dalam menambah data unit mobil adalah user admin.

Gambar 3-11
Sequence Diagram Menambah Data Unit Mobil

37
f. Sequence Diagram Mengubah Data Unit Mobil

Berikut merupakan sequence diagram mengubah data unit mobil, dimana yang
memiliki hak akses dalam mengubah data unit mobil adalah user admin.

Gambar 3-12
Sequence Diagram Mengubah Data Unit Mobil

g. Sequence Diagram Menampilkan Data Pelanggan

Berikut merupakan sequence diagram menampilkan data pelanggan, dimana


yang memiliki hak akses dalam menampilkan data pelanggan adalah user admin.

38
Gambar 3-13
Sequence Diagram Menampilkan Data Pelanggan

h. Sequence Diagram Menambah Data Pelanggan

Berikut merupakan sequence diagram menambah data pelanggan, dimana yang


memiliki hak akses dalam menambah data pelanggan adalah user admin.

Gambar 3-14
Sequence Diagram Menambah Data Pelanggan

i. Sequence Diagram Mengubah Data Pelanggan

39
Berikut merupakan sequence diagram mengubah data pelanggan, dimana yang
memiliki hak akses dalam mengubah data pelanggan adalah user admin.

Gambar 3-15
Sequence Diagram Mengubah Data Pelanggan

j. Sequence Diagram Menampilkan Jurnal Umum Penyewaan

Berikut merupakan sequence diagram menampilkan jurnal umum penyewaan,


dimana yang memiliki hak akses dalam menampilkan jurnal umum penyewaan
adalah admin.

Gambar 3-16
Sequence Diagram Menampilkan Jurnal Umum Penyewaan

40
k. Sequence Diagram Menampilkan Buku Besar Penyewaan

Berikut merupakan sequence diagram menampilkan buku besar penyewaaan,


dimana yang memiliki hak akses dalam menampilkan buku besar penyewaan
adalah admin.

Gambar 3-17
Sequence Diagram Menampilkan Buku Besar Penyewaan

l. Sequence Diagram Menampilkan Laporan Laba Rugi

Berikut merupakan sequence diagram menampilkan laporan laba rugi, dimana


yang memiliki hak akses dalam menampilkan laporan laba rugi adalah admin.

41
Gambar 3-18
Sequence Diagram Menampilkan Laporan Laba Rugi

3.2.6 Entity Relationship Diagram (ERD)


Berikut ini adalah entity relationship diagram (ERD) yang terdapat
beberapa entitas.

42
Gambar 3-19
Entity Relationship Diagram

3.2.7 Struktur Tabel

Dibawah ini merupakan struktul table dari database yang dibuat dalam
pengelolaan penyewaan unit mobil.

Tabel 3-4
Struktur Tabel
No Nama Tabel Atibut Jenis Key Tipe Data
1 Users user_id Primary Key INT
username VARCHAR
password VARCHAR
role ENUM('Admin',
'Customer')
created_at timestamp

43
updated_at timestamp
2 Cars car_id Primary Key INT
car_name VARCHAR
car_type VARCHAR
daily_rent_cost
status
created_at timestamp
updated_at timestamp
deleted_at timestamp
3 Orders order_id Primary Key INT
user_id Foreign Key INT
(Users)
car_id Foreign Key INT
(Cars)
order_date DATE
total_cost DECIMAL
payment_status ENUM('Paid',
'Pending')
created_at timestamp
updated_at timestamp
4 Pelanggan pelanggan_id Primary Key INT
nama VARCHAR
jabatan VARCHAR
created_at timestamp
updated_at timestamp
5 Transactions transaction_id Primary Key INT
order_id Foreign Key INT
(Orders)
payment_date DATE
amount DECIMAL
payment_method ENUM('Cash',

44
'Card',
'Transfer')
created_at timestamp
updated_at timestamp
6 Inventory inventory_id Primary Key INT
car_id Foreign Key INT
(Cars)
quantity INT
last_updated DATE
created_at timestamp
updated_at timestamp
7 Laporan laporan_id Primary Key INT
jenis_laporan ENUM('Jurnal ENUM
Umum',
'Buku Besar',
'Laba Rugi')
created_date DATE
content TEXT

3.3 Perancangan Basis Data

Membahas perancangan data terurut mulai dari ER Diagram, Relasi Antartabel dan
struktur tabel. Sistem informasi yang menghasilkan dokumen harus merancang
dokumen keluaran yang dihasilkan sistem tersebut. Perancangan dokumen keluaran
menjadi subbab tersendiri diletakkan setelah subbab Perancangan Basis Data.

3.3.1 Desain Antar Muka Pengguna

45
Di bawah ini merupakan penjelasan dari desain antarmuka pengguna yang telah
dibuat, sebagai berikut.

- Pada bagian header, terdapat tampilan mengenai nama perusahaan

- Pada bagian sidebar, terdapat tampilan menu-menu yang terdiri dari, menu
dashboard, master data, transaksi, laporan dan buku besar.
3.3.2 Diagram Relasi Antar Table

Berikut ini merupakan diagram relasi antar table yang digunakan dalam
perancangan aplikasi modul pengelolaan penyewaan unit mobil pada Eng Rent
Car Bandung.

Gambar 3-28
Arsitektur Sistem

3.4 Perancangan Dokumen

Berikut ini merupakan arsitektur sistem dan implementasi sistem.

3.4.1 Arsitektur System

Berikut merupakan arsitektur sistem yang dibuat pada aplikasi Eng Rent Car pada
Eng Rent Car Bandung.

46
Gambar 3-29
Arsitektur Sistem

Gambar tersebut merupakan pendekatan terhadap desain dan perancaangan


website yang digambarkan dengan arsitektur sistem yang digunakan.

a. Data Mobil dan Pelanggan


Data mobil dan pelanggan adalah akses data valid yang digunakan untuk
menampilkan informasi mobil yang tersedia untuk disewa serta data
pelanggan yang melakukan transaksi pemesanan.
b. Database
Database merupakan sistem yang menyimpan dan mengelola seluruh data
dari aplikasi, termasuk data mobil, pelanggan, pemesanan, transaksi, dan
karyawan, agar dapat ditampilkan pada webpage.
c. Webpage atau Antarmuka Aplikasi
Data yang diperoleh dari database dan data mobil ditampilkan ke webpage
dalam bentuk aplikasi berbasis web untuk mendukung proses pemesanan
dan pengelolaan rental mobil

3.4.2 Implementasi Sistem

Berikut adalah kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan
dalam implementasi sistem baik dari spesifikasi server (pengembang aplikasi)
maupun user.

Tabel 3-5
Implementasi Sistem

Nama Kebutuhan Spesifikasi Server Spesifikasi User

47
Kebutuhan

Sistem Operasi Windows Windows 10 Pro


Educcaation versi
22H2

Web Browser Versi 130.0.2849.80 Chrome


Perangkat (Build Resmi) (64-bit)

Lunak Framework Laravel -

Paket Server XAMPP 3.3.0 -

Web server Apache 3.3.0 -

Database MySQL -

RAM 8 GB 2400MHz 8GB (5.88 GB


dapat digunakan)

Sistem Type 64-bit operating 64-bit dan 32-bit


system, x64-based
Perangkat processor
Keras
Processor 2,3 GHz Prosesor Intel AMD Ryzen 5
Core i5 3500U

Monitor 1920 x 1080 pixels Sesuai kebutuhan

Jaringan Internet Internet

48
BAB 4
IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

4.1 Implementasi

Membahas implementasi dari sistem atau produk, antara lain gambar struktur
program atau modul menggunakan structured chart, kebutuhan performansi
seperti interaksi perangkat lunak dengan manusia, jumlah terminal (komputer) yang
dibutuhkan, jumlah pengguna dan deskripsi pengguna, atau hal lain yang diperlukan
seperti langkah-langkah instalasi dan konfigurasi aplikasi yang telah dikembangkan
ke dalam sistem yang sebenarnya dan langkah-langkah persiapan penerapan aplikasi
ke dalam organisasi. Dapat pula menjelaskan antarmuka yang terdapat pada
program atau produk yang telah dibangun.

4.2 Pengujian

Membahas pengujian dari sistem yang telah dibuat. Pengujian dapat dilakukan
secara blackbox testing, whitebox testing atau yang lainnya. Pengujian dapat juga
melibatkan pengguna lain (selain penulis sendiri), setidaknya lakukan 4 kali pengujian
berikan gambaran umum tentang sistem yang anda buat, pandu pengguna agar
mengetahui sistem secara umum seperti apa, dan biarkan pengguna mengeksplorasi
masing-masing halaman yang ada, dan catat apa saja yang dilakukan oleh pengguna
dan hasil yang didapatkan. Dokumentasi dari pengujian dapat dilampirkan, apabila
diperlukan.

Umumnya pengujian dibuat dalam bentuk tabel, terdapat nama pengujian, tujuan
pengujian, hasil pengujian dan kesimpulan.

Subbab lain yang dianggap dapat ditambahkan untuk lebih meyakinkan bahwa
sistem atau produk yang dibuat layak diimplementasikan adalah audit sistem
informasi. Penjelasan pada subbab ini adalah hasil audit oleh auditor atau pihak
ketiga yang independen.

49
BAB 5
KESIMPULAN

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan berisi hal yang diperoleh dari rumusan masalah yang dituliskan
sebelumnya. Kesimpulan harus bersifat ilmiah dan tertutup. Kesimpulan adalah
pembuktian bahwa tujuan dari Proyek Akhir telah tercapai. Jangan pernah
menuliskan apa yang tidak pernah Anda analisis atau kerjakan sebelumnya.

5.2 Saran

Saran berisi hal-hal baru atau hal-hal yang diperoleh penulis yang dapat memperbaiki
atau mengembangkan esensi dari pembahasan. Hal umum yang dituliskan adalah
pengembangan selanjutnya, saran perbaikan Proyek Akhir, saran perbaikan metode
pengembangan.

50
DAFTAR PUSTAKA

[1] J. T. Cahyono dan Sukadi, “Pembuatan Sistem Informasi Rental Mobil


Purnama Rent Car Ploso Pacitan Berbasis Web,” Indones. J. Netw. Secur., vol. 3, no.
1, hlm. 47, Jan 2014.

[2] T. Mulyono Totok, “Penerapan Metode Waterfall dalam Perancangan


Website Rental Mobil di CV. Ardiva Gresik,” J. Tek. Dan Terap. Bisnis JTTB, vol. 1, no.
2, hlm. 117, Okt 2018.

[3] Amrin, Mita Diah Larasati, dan Irawan Satriadi, “Model Waterfall Untuk
Pengembangan Sistem Informasi Pengolahan Nilai Pada SMP Kartika XI-3 Jakarta
Timur,” J. Tek. Komput. AMIK BSI, vol. 1, no. 1, hlm. 136, Jan 2020.

[4] L. M. Nurul dan M. Subchan Mauludin, “Sistem Penyewaan Mobil Berbasis


Web (Studi Kasus Sastro Rent Car),” J. Inform. Dan Rekayasa Perangkat Lunak, vol.
2, hlm. 48–61, Okt 2024.

[5] A. Saputra, Fajar Rahnawati, dan Elvi Rahmi, “Aplikasi Marketplace


Penyewaan Mobil Berbasis Website menggunakan Metode Rapid Application
Development,” Repeater Publ. Tek. Inform. Dan Jar., vol. 2, no. 4, hlm. 48–61, Okt
2024, doi: 10.62951/repeater.v2i4.205.

[6] S. M. Wardayati, “Pengantar Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang &


Koperasi,” Penerbit Selaras Media Kreasiindo, hlm. 1.

[7] Novianti, “Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang,” Tidar Media.

[8] S. Budi, “Analisis Pendapatan Perusahaan dalam Perspektif Akuntansi


Keuangan,” Jurnal Akuntansi dan Keuangan, vol. 6, Sep 2021.

[9] W. Anwar, “Siklus Akuntansi: Dari Pencatatan Transaksi hingga Penyusunan


Laporan Keuangan.,” Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, vol. 7, Agu 2019.

[10] H. Ha. Nurwani, S. LLili Safrida, A. I. Yana Ermawati, dan J. Hastuti Olivia,
PENGANTAR AKUNTANSI 1, 3 ed. Madenatera, 2019, 2019. [Daring]. Tersedia pada:
[Link]

[11] J. J. Weygandt, P. D. Kimmel, dan D. E. Kieso, Accounting principles, 9th ed.


New York: Wiley, 2009.

[12] Ade Firmansyah, “Akuntansi Kewirausahaan,” hlm. 41.

51
[13] S. Budi, “Pengelolaan Laporan Penyewaan dalam Bisnis Properti,” Jurnal
Manajemen dan Bisnis, vol. 6, Sep 2018.

[14] A. Firdaus, “Pemodelan Proses Bisnis Konveksi di Tasikmalaya dengan


Business Process Model and Notation (BPMN),” J. Ekon. Dan Bisnis Digit., vol. 1, no.
3, hlm. 133–142, Sep 2022, doi: 10.55927/ministal.v1i3.826.

[15] R. HABIBI dan ALWAN SURYANSAH, Aplikasi prediksi jumlah kebutuhan


perusahaan.

[16] Amita Ashutoshbhai Mangukiya, “Laravel: A framework for building PHP


Apps,” hlm. 5.

[17] Joko Iskandar, Yayak Kartika Sari, dan Ahmad Fathurrohim, “Pelatihan
Desain Mockup dan Logo Sebagai Branding,” vol. 1.

[18] Alfi Syahri Anisya Caty Praniffa, Fitriani Sandes, Umi Fariha, Qhoiril Aldi
Giansyah, dan Muhammad Luthfi Hamzah, “PENGUJIAN BLACKBOX DAN WHITEBOX
SISTEM INFORMASI PARKIRBERBASIS WE,” vol. Vol 1(1) 2023 : 1-16, hlm. 16, 2023.

[19] Wirasto S. Karim, “PANDUAN PRAKTIS PEMROGRAMAN WEB,” hlm. 47.

52
53

Anda mungkin juga menyukai