MATRIKS
1. Pengertian Matriks
Matriks adalah sebuah nilai, simbol, atau ekspresi yang disusun dalam baris dan kolom. setiap nilai,
simbol, atau ekspresi tunggal yang berada di dalam matriks dianggap sebagai anggota atau elemen.
Berikut adalah contoh matriks A berukuran 2×3:
Angka pertama (2) dalam notasi 2×3 menunjukkan jumlah baris, sementara angka kedua (3) menunjukkan
jumlah kolom. Baris dihitung secara horizontal (dari kiri ke kanan), sedangkan kolom dihitung secara
vertikal (dari atas ke bawah).
𝑥11 = Baris Pertama Kolom Pertama
𝑥12 = Baris Pertama Kolom Kedua
𝑥13 = Baris Pertama Kolom Ketiga
𝑥21 = Baris Kedua Kolom Pertama
𝑥22 = Baris Kedua Kolom Kedua
𝑥23 = Baris Kedua Kolom Ketiga
Contoh dengan bilangan:
2. Operasi pada Matriks
a. Penjumlahan dan Pengurangan Matriks
Penjumlahan dan pengurangan matriks dapat dilakukan jika kedua matriks memiliki ordo yang sama
(jumlah baris dan kolom yang sama). Operasi ini dilakukan dengan cara menjumlahkan atau
mengurangkan elemen-elemen yang berada di posisi yang sama (seletak).
Contoh Penjumlahan Matriks:
MATRIKS
Contoh Pengurangan Matriks:
b. Perkalian Matriks
Perkalian matriks dibagi menjadi dua jenis: perkalian skalar dan perkalian antar matriks.
Perkalian dengan Skalar
Perkalian matriks dengan skalar (sebuah bilangan tunggal) dilakukan dengan mengalikan setiap
elemen dalam matriks dengan bilangan skalar tersebut. Operasi ini dapat dilakukan pada matriks
ordo apa pun.
Perkalian Antar Matriks
Perkalian dua matriks, misalnya matriks A dan B, memiliki syarat yang ketat. Syaratnya adalah jumlah
kolom matriks pertama (A) harus sama dengan jumlah baris matriks kedua (B).
Baris
Kolom
MATRIKS
c. Transpose Matriks (AT)
Mengubah posisi elemen dari baris menjadi kolom dan sebaliknya.
d. Determinan Matriks ( det (A) atau ∣A| )
Nilai skalar yang hanya dapat dihitung pada matriks persegi (jumlah baris = jumlah kolom).
Contoh:
det (A) = [(3 × 2) − (1 × 4)] = 6 − 4 = 2
e. Adjoin Matriks (Adj)
MATRIKS
f. Invers Matriks (A−1):
Matriks yang jika dikalikan dengan matriks aslinya akan menghasilkan matriks identitas. Invers hanya
ada untuk matriks persegi yang determinannya tidak sama dengan nol.
Kedua, tentukan Adjoin Matriks:
MATRIKS
2 1 1
− 1 −
𝐴−1 = [ 2 2] = [ 2]
4 3 3
− −2
2 2 2