0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan8 halaman

Program Tahunan PJOK SMK Fase E

protaaja lah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan8 halaman

Program Tahunan PJOK SMK Fase E

protaaja lah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM TAHUNAN

KURIKULUM MERDEKA
SMK FASE E.
Nama penyusun : Eko Meriyadi, [Link]., Gr.
Nama Sekolah :SMK YPT PRINGSEWU Mata
pelajaran : PJOK
Fase E, Kelas/Sem. : X (Sepuluh) / I (Ganjil) & II
(Genap)
PROGRAM TAHUNAN KURIKULUM MERDEKA
PJOK FASE E KELAS X

Mata Pelajaran : PJOK


Satuan Pendidikan : SMK YPT PRINGSEWU
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
Fase E Kelas/Semester : X (Satu) / 1 ( Ganjil ) & II (Genap)

Capaian Pembelajaran Fase E

Pada akhir fase E, peserta didik dapat menunjukkan kemampuan berbagai penerapan
keterampilan gerak pada permainan, aktivitas jasmani lainnya, dan kehidupan nyata
sehari-hari sebagai hasil evaluasi pengetahuan yang benar, mengevaluasi dan
mempraktikkan latihan pengembangan kebugaran jasmani terkait kesehatan (physicsl
fittness related health) dan kebugaran jasmani terkait keterampilan (physical fittness
related skills), pola perilaku hidup sehat, serta menunjukkan perilaku dalam
menumbuhkembangkan nilai-nilai aktivitas jasmani.

Elemen Capaian Pembelajaran

Elemen Pada akhir fase E peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam
Keterampilan Gerak mempraktikkan hasil evaluasi penerapan keterampilan gerak berupa permainan
dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan
dan olahraga air (kondisional) secara matang pada permainan, aktivitas jasmani
lainnya, dan kehidupan nyata sehari-hari.

Elemen Pada akhir fase E peserta didik dapat mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan
Pengetahuan Gerak prosedur dalam melakukan evaluasi penerapan keterampilan gerak berupa
permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas
permainan dan olahraga air (kondisional) pada permainan, aktivitas jasmani
lainnya, dan kehidupan nyata seharihari.

Elemen Pada akhir fase E peserta didik dapat mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan
Pemanfaatan Gerak prosedur dan mempraktikkan latihan pengembangan kebugaran jasmani terkait
kesehatan (physicsl fittness related health) dan kebugaran jasmani terkait
keterampilan (physical fittness related skills), berdasarkan prinsip latihan
(Frequency, Intensity, Time, Type/FITT) untuk mendapatkan kebugaran dengan
status baik. Peserta didik juga dapat menunjukkan kemampuan dalam
mengembangkan pola perilaku hidup sehat berupa penerapan konsep dan prinsip
pergaulan sehat antar remaja dan orang lain di sekitarnya.

Elemen Pada akhir fase E peserta didik mengembangkan tanggung jawab sosialnya
Pengembangan dalam kelompok kecil untuk melakukan perubahan positif, menunjukkan etika
Karakter dan yang baik, saling menghormati, dan mengambil bagian dalam kerja kelompok
Internalisasi pada aktivitas jasmani atau kegiatan sosial lainnya. Peserta didik juga dapat
Nilainilai Gerak menumbuhkembangkan cara menghadapi tantangan dalam aktivitas jasmani.
No. Alur Tujuan Pembelajaran Alokasi Waktu Semester
Permainan Bola Basket
1. • Peserta didik dapat Mempraktikkan hasil evaluasi aktivitas 1
jasmani dan olahraga permainan bola-basket (chest-pass,
bounce pass; two handed overhead pass, dan shooting) dan
mempraktekkan hasil evaluasi tersebut dalam bentuk
permainan sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh
siswa
• Peserta Didik Dapat Mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan
prosedur dalam melakukan keterampilan gerak spesifik dan
fungsional permainan bola-basket (chest-pass, bounce pass;
two handed overhead pass, dan shooting) dan melakukan
pendalaman evaluatif tentang bagaimana teknik dasar yang
dipelajari tersebut diterapkan dalam bentuk permainan sesuai
potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh siswa..
• Peserta didik dapat Mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan
prosedur dan mempraktikkan permainan bola basket sebagai
latihan pengembangan kebugaran jasmani terkait kesehatan
(health-relates physical fitness) dan kebugaran jasmani terkait
keterampilan (skills- related physical fitness), berdasarkan
prinsip latihan (Frequency, Intensity, Time, Type/ FITT) untuk
mendapatkan kebugaran dengan status baik.
Permainan Sepak Bola

2. • Mempraktikkan teknik dasar keterampilan gerak spesifik dan 1


fungsional permainan sepak bola (passing, stopping; dribbling;
shooting dan pendalaman dalam bentuk permainan) sesuai
potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh siswa.
• Menganalisis teknik dasar keterampilan gerak spesifik dan
fungsional permainan sepak bola (passing, stopping;dribbling;
shooting dan pendalaman dalam bentuk permainan)sesuai
potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh siswa.
• Mengembangkan nilai-nilai karakter dari pengalamanbelajar
gerak: tanggung jawab personal (jujur, disiplin, patuh dan taat
pada aturan, menghormati diri sendiri, danlain-lain) dan
pengembangan tanggung jawab sosial (kerja sama, toleran,
peduli, empati, menghormati orang lain,gotong-royong, dan lain-
lain).
• Mengembangkan nilai-nilai gerak dengan cara
mampumengambil makna pengalaman belajar gerak: nilai-nilai
aktivitas jasmani untuk kesehatan, nilai-nilai aktivitas
jasmaniuntuk kegembiraan dan tantangan, dan nilai-nilai
aktivitas jasmani untuk ekspresi diri dan interaksi sosial.
Permainan Bola Tangan
3. • Peserta didik dapat Mempraktikkan hasil evaluasi aktivitas 1
jasmani dan olahraga permainan bola tangan (melempar,
menangkap, menggiring, dan menembak) dan mempraktekkan
hasil evaluasi tersebut dalam bentuk permainan sesuai potensi
dan kreativitas yang dimiliki oleh siswa.
• Peserta didik dapat Mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan
prosedur dalam melakukan keterampilan gerak spesifik dan
fungsional permainan bola tangan (melempar, menangkap,
menggiring, dan menembak) dan melakukan pendalaman
evaluatif tentang bagaimana teknik dasar yang dipelajari
tersebut diterapkan dalam bentuk permainan sesuai potensi dan
kreativitas yang dimiliki oleh siswa
• Peserta didik dapat Mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan
prosedur dan mempraktikkan permainan bola tangan sebagai
latihan pengembangan kebugaran jasmani terkait kesehatan
(health-related physical fitness) dan kebugaran jasmani terkait
keterampilan (skillrelated physical fitness), berdasarkan prinsip
latihan (Frequency, Intensity, Time, Type/FITT) untuk
mendapatkan kebugaran dengan status baik
• Pesrta didik dapat Mengembangkan tanggung jawab sosial
siswa dalam kelompok kecil untuk melakukan perubahan positif,
menunjukkan etika yang baik, saling menghormati, dan
mengambil bagian dalam kerja kelompok pada aktivitas jasmani
atau kegiatan sosial lainnya, melalui pembelajaran permainan
bola tangan
• Peserta didik dapat Mengevaluasi sikap dan kebiasaan untuk
menjadi individu yang sehat, aktif, menyukai tantangan dan cara
menghadapinya secara positif dalam konteks aktivitas jasmani
dengan menunjukkan perilaku menghormati diri sendiri dan
orang lain, serta mengembangkan nilai-nilai gerak: nilai-nilai
aktivitas jasmani untuk kesehatan, nilai-nilai aktivitas jasmani
untuk kegembiraan dan tantangan, dan nilai-nilai aktivitas
jasmani untuk ekspresi diri dan interaksi sosial.
Permainan Bola Voli
4. • Peserta Didik Mempraktikkan hasil evaluasi aktivitas jasmani 1
dan olahraga permainan bola voli (passing bawah, passing atas
(set up), spike dan tip; block) dan mempraktekkan hasil evaluasi
tersebut dalam bentuk permainan sesuai potensi dan kreativitas
yang dimiliki oleh siswa.
• Peserta didik Mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan prosedur
dalam melakukan keterampilan gerak spesifik dan fungsional
permainan bola voli (passing bawah, passing atas (set up), spike
dan tip; block) dan melakukan pendalaman evaluatif tentang
bagaimana teknik dasar yang dipelajari tersebut diterapkan
dalam bentuk permainan sesuai potensi dan kreativitas yang
dimiliki oleh siswa.
• Peserta didik Mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan prosedur
dan mempraktikkan permainan bola voli sebagai latihan
pengembangan kebugaran jasmani terkait kesehatan (health-
related physical fitness) dan kebugaran jasmani terkait
keterampilan (skill-related physical fitness), berdasarkan prinsip
latihan (Frequency, Intensity, Time, Type/FITT) untuk
mendapatkan kebugaran dengan status baik.
• Peserta didik Mengembangkan tanggung jawab sosial siswa
dalam kelompok kecil untuk melakukan perubahan positif,
menunjukkan etika yang baik, saling menghormati, dan
mengambil bagian dalam kerja kelompok pada aktivitas jasmani
atau kegiatan sosial lainnya, melalui pembelajaran permainan
bola voli.
• Peserta didik Mengevaluasi sikap dan kebiasaan untuk menjadi
individu yang sehat, aktif, menyukai tantangan dan cara
menghadapinya secara positif dalam konteks aktivitas jasmani
dengan menunjukkan perilaku menghormati diri sendiri dan
orang lain, serta mengembangkan nilai-nilai gerak: nilai-nilai
aktivitas jasmani untuk kesehatan, nilai-nilai aktivitas jasmani
untuk kegembiraan dan tantangan, dan nilai-nilai aktivitas
jasmani untuk ekspresi diri dan interaksi sosial.
Permainan Bulutangkis
5. • Mempraktikkan hasil evaluasi aktivitas jasmani dan olahraga 1
permainan bulutangkis (smash, lob, dropdan drive shot, net
shot) dan mempraktekkan hasil evaluasi tersebut dalam bentuk
permainan sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh
siswa.
• Mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan prosedur dalam
melakukan keterampilan gerak dasar dan teknik dasar
permainan bulu tangkis (smash, lob, drop dan drive shot,
netshot) dan melakukan pendalaman evaluatif tentang
bagaimana teknik dasar yang dipelajari tersebut diterapkan
dalam bentuk permainan sesuai potensi dan kreativitas yang
dimiliki oleh siswa..
• Mengevaluasi fakta, konsep, prinsip, dan prosedur dan
mempraktikkan permainan bulutangkis sebagai latihan
pengembangan kebugaran jasmani terkait kesehatan (health-
related physical fitness)dan kebugaran jasmani terkait
keterampilan (skills-related physical fitness), berdasarkan
prinsip latihan (Frequency Intensity, Time, Type/FITT) untuk
mendapatkan kebugaran dengan status baik.
• Mengembangkan tanggung jawab sosial siswa dalam kelompok
keciluntuk melakukan perubahan positif, menunjukkan etika
yang baik, saling menghormati, dan mengambil bagian dalam
kerja kelompok pada aktivitas jasmani atau kegiatan sosial
lainnya, melalui pembelajaran permainan bulutangkis.
• Mengevaluasi sikap dan kebiasaan untuk menjadi individu yang
sehat, aktif, menyukai tantangan dancara menghadapinya
secara positif dalam konteks aktivitas jasmani dengan
menunjukkan perilaku menghormati diri sendiri dan orang lain,
serta mengembangkan nilai-nilai gerak: nilai-nilai aktivitas
jasmani untuk kesehatan,nilai-nilai aktivitas jasmani untuk
kegembiraan dan tantangan, dan nilai- nilai aktivitas jasmani
untuk ekspresi diri dan interaksi sosial.
ATLETIK :
Lari Jarak Pendek
6. • Mengidentifikasi berbagai gerak dan teknik dasar Lari Jarak 2
Pendek sebagai bagian dari aspek penguasaan keterampilan
motorik pada level ‘mengevaluasi’.
• Menganalisis konsep teoritis dari keterampilan Lari Jarak
Pendek, konsep pola gerak dan prinsip mekanika gerak yang
mendasarinya, serta konsep pengembangan keterampilan
mengevaluasi fungsi teknik dasarnya untuk meningkatkan
performanya;
Lompat Jauh
7. • Mengidentifikasi berbagai gerak dan teknik dasar lompat jauh 2
sebagai bagian dari aspek penguasaan keterampilan motorik
pada level ‘mengevaluasi’.
• Menganalisis konsep teoritis dari keterampilan lompat jauh,
konsep pola gerak dan prinsip mekanika gerak yang
mendasarinya, serta konsep pengembangan keterampilan
mengevaluasi fungsi teknik dasarnya untuk meningkatkan
performanya;
Tolak Peluru
• Mengidentifikasi berbagai gerak dan teknik dasar Tolak Peluru 2
sebagai bagian dari aspek penguasaan keterampilan motorik
pada level ‘mengevaluasi’.
• Menganalisis konsep teoritis dari keterampilan Tolak Peluru,
konsep pola gerak dan prinsip mekanika gerak yang
mendasarinya, serta konsep pengembangan keterampilan
mengevaluasi fungsi teknik dasarnya untuk meningkatkan
performanya;
AKTIVITAS SENAM
• Berbagai gerak dasar dan teknik dasar senam lantai dan senam 2
alat sebagai bagian dari aspek penguasaan keterampilan
motorik. Adapun materi yang dipelajari siswa meliputi
keterampilan balingbaling dan variasi, kombinasi guling depan
dan kop kip, dan lompat guling depan pada kuda-kuda lompat
• Berbagai konsep teoritis dari keterampilan senam, konsep Pola
Gerak Dominan dan mekanika gerak yang mendasarinya, serta
konsep pengembangan keterampilan berbasis perluasan
penerapannya.
• Berbagai konsep dasar pengembangan kebugaran untuk
meraih kesehatan, yang didasari oleh prinsip-prinsip
pengembangan kapasitas fisik seperti prinsip FITT (frequency,
intensity, time, type) melalui keterampilan senam. Dalam
elemen ini pun, siswa diarahkan untuk menyadari bakat dan
kelebihan serta kekurangannya, dan siswa mampu
menghubungkan kelebihan dan kekurangan tersebut dalam
manfaatnya secara fisik dan kesehatan
• Karakter positif yang meliputi tanggung jawab pribadi, jujur,
disiplin, patuh dan taat pada aturan, menghormati diri sendiri
dan orang lain serta pengembangan tanggung jawab sosial
seperti toleransi, peduli, empati, respek, gotong-royong, dan
lain-lain. Secara khusus, siswa diarahkan untuk
mengembangkan dimensi kemandirian dari Profil Pelajar
Pancasila, pada elemen kolaborasi dan sub elemen kerjasama,
yaitu kompetensi “membangun tim dan mengelola kerjasama
untuk mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang
sudah ditentukan.
• Internasilasi nilai-nilai pribadi dan sosial dari elemen gerak
sehingga siswa menyenangi aktivitas jasmani, terbiasa dan
bersikap positif terhadap tantangan gerak dan beban fisik,
membangun keriangan dan ketekunan serta tidak mudah
menyerah dan menikmati secara emosional proses interaksi
secara sosial.
AKTIVITAS GERAK BERIRAMA
• Berbagai gerak dan dan teknik dasar aktivitas gerak beri irama 2
sebagai bagian dari aspek penguasaan keterampilan motorik
pada level mengevaluasi. Adapun materi yang dipelajari siswa
meliputi gerakan pola langkah yang mengarah pada tarian dan
keterampilan bermain lompat tali, termasuk lompat tali double
dutch.
• Berbagai konsep teoritis dari keterampilan gerak berirama,
konsep pola langkah dan fungsinya, mekanika gerak yang
mendasarinya, serta konsep pengembangan keterampilan yang
menantang kemampuan siswa dalam mengevaluasi atau
mensintesis dan bahkan mencipta.
• Berbagai konsep dasar pengembangan kebugaran untuk
meraih kesehatan, yang didasari oleh prinsip-prinsip
pengembangan kapasitas fisik seperti prinsip FITT (frequency,
intensity, time, type) melalui keterampilan berak ber-irama.
Dalam elemen ini pun, siswa diarahkan untuk menyadari bakat
dan kelebihan serta kekurangannya, dan siswa mampu
menghubungkan kelebihan dan kekurangan tersebut dalam
manfaatnya secara fisik dan kesehatan.
• Karakter positif yang meliputi tanggung jawab pribadi, jujur,
disiplin, patuh dan taat pada aturan, menghormati diri sendiri
dan orang lain serta pengembangan tanggung jawab sosial
seperti toleransi, peduli, empati, respek, gotong-royong, dan
lain-lain. Secara khusus, siswa diarahkan untuk
mengembangkan dimens berfikir kreatif dari Profil Pelajar
Pancasila, pada elemen memiliki keluwesan berpikir dalam
mencari alternatif solusi permasalahan, yaitu “bereksperimen
dengan berbagai pilihan secara kreatif untuk memodifikasi
gagasan sesuai dengan perubahan situasi.”
• Internasilasi nilai-nilai pribadi dan sosial dari elemen gerak
sehingga siswa menyenangi aktivitas jasmani, terbiasa dan
bersikap positif terhadap tantangan gerak dan beban fisik,
membangun keriangan dan ketekunan serta tidak mudah
menyerah dan menikmati secara emosional proses interaksi
secara sosial.
Jumlah
Mengetahui, Pringsewu,1 Agustus 2025
Kepala Sekolah Guru PJOK

(Eko Meriyadi, [Link]., Gr.)


( Istiarti Kartika Rinvari,S.E.M.M.) NIP.
NIP.

Anda mungkin juga menyukai