0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan3 halaman

Hubungan Makhluk Hidup dan Lingkungan

PROSEM2

Diunggah oleh

aisyah.dewi526
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan3 halaman

Hubungan Makhluk Hidup dan Lingkungan

PROSEM2

Diunggah oleh

aisyah.dewi526
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Elemen Deskripsi

Meliputi keterkaitan antara makhluk hidup yang terdiri dari


manusia, tumbuhan dan hewan yang saling bergantung kepada
lingkungannya baik berupa tanah, air, maupun energi. Hubungan
makhluk hidup dan lingkungannya dapat digambarkan sebagai
individu – populasi – komunitas - ekosistem – biosfer,
Makhluk Hidup dan pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup yang menempati
Lingkungannya bumi. Pada aspek ini juga menyajikan materi terkait keragaman
hayati, keseimbangan alam beserta dampaknya seperti :
perubahan iklim, cuaca, dan musim. Selain itu juga terdapat
materi kebumian terkait struktur dan interior bumi seperti
susunan lapisan batuan (litosfer), lapisan perairan (hidrosfer), dan
lapisan udara (atmosfer).
Meliputi jenis dan sifat zat yang dibedakan secara kimia dan
fisika, ciri-ciri dari perubahan zat secara fisika, kimia, dan
biologi, serta unsur senyawa campuran. Berbagai jenis zat dapat
dibedakan dari sifat dan perubahannya secara fisika dan kimia.
Zat yang dapat tersusun atas unsur, mengantarkan peserta didik
Zat dan Perubahannya
dalam memahami iman kepada Allah, para malaikat, kitab- kitab
Allah, nabi dan rasul, hari akhir serta qadā’ dan qadr. Keimanan
ini menjadi landasan dalam melakukan amal saleh dan berakhlak
mulia. senyawa dan campuran, dalam kehidupan sehari-hari dapat
ditinjau secara perspektif ekonomi kreatif dan sosial.
Meliputi dasar-dasar besaran dan pengukuran serta energi dan
Energi dan perubahannya berkaitan dengan segala sesuatu yang mampu
Perubahannya membuat sebuah benda untuk melakukan sebuah usaha dan
bentuk. Energi dan perubahannya mencakup perubahan energi
kimia, listrik, panas dan mekanik serta energi terbarukan.
Meliputi pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan
alam dalam konteks lokal, regional, nasional, hingga global.
Aspek ini meliputi kondisi geografis Indonesia seperti
Keruangan dan kependudukan, mitigasi dan adaptasi bencana, pengembangan
Konektivitas wilayah, tata ruang, dan revolusi industri, termasuk potensi
Antarruang dan sumber daya alam, pemetaan bumi sebagai ruang hidup dan
Antarwaktu pengaruhnya terhadap aktivitas sosial, ekonomi, dan politik.
Aspek ini juga mengasah kemampuan berpikir kritis, memahami
efek sebab dan akibat yang ditimbulkan dari kondisi sosial dan
lingkungan alam tersebut..
Interaksi, Komunikasi, Meliputi pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan
diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda,
serta mempelajari dan menjalankan peran sebagai warga
Indonesia dan bagian dari warga dunia. Aspek ini juga
Sosialisasi, Institusi mempelajari
Sosial, dan Dinamika
Sosial interaksi dan institusi sosial, peluang dan tantangannya,
dinamika/problematika sosial, serta faktor penyebab dan
solusinya untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan bagi
kemaslahatan manusia dan lingkungan sekitarnya.
Meliputi peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi
kebutuhan bersama, faktor-faktor penyebab kelangkaan,
permintaan, penawaran, harga pasar, bentuk-bentuk pasar, serta
inflasi, peran lembaga keuangan, nilai, serta fungsi uang
Perilaku Ekonomi dan konvensional dan digital, pengelolaan, sumber-sumber
Kesejahteraan pendapatan dan pengeluaran keuangan keluarga, perusahaan serta
negara, dan hak serta kewajiban dalam jasa keuangan. Aspek ini
menjadi salah satu ruang berlatih bagi murid untuk memberikan
kontribusi pada masyarakat, memenuhi kebutuhan hidup di
tingkat lokal namun dalam perspektif global.

Pada pembelajaran Projek IPAS, murid tidak hanya memahami konten, tetapi juga
menumbuhkan kesadaran, bermakna, dan menggembirakan, berdasarkan dimensi profil
lulusan (keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran
kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan dan komunikasi) sehingga murid
nantinya mampu berperan dalam masyarakat. Penilaian kinerja pada pembelajaran Projek
IPAS dapat dilakukan secara individual atau kelompok dengan memperhitungkan proses dan
kualitas yang dihasilkan dari projek, kedalaman pemahaman konten yang ditunjukkan, dan
kontribusi yang diberikan. Selain itu murid dapat merefleksikan ide dan pendapat mereka
sendiri, membuat keputusan yang mempengaruhi hasil projek dan proses pembelajaran secara
umum, dan mempresentasikan hasil akhir produk.
D. Capaian Pembelajaran Pada akhir Fase E,
Murid memiliki kemampuan sebagai berikut. 1. Menjelaskan Fenomena secara Ilmiah
Menjelaskan pengetahuan ilmiah; membuat prediksi sederhana disertai dengan pembuktian
fenomena-fenomena yang terjadi di lingkungan sekitarnya dilihat dari berbagai aspek seperti
makhluk hidup dan lingkungannya, zat dan perubahannya, energi dan perubahannya,
keruangan dan konektivitas antarruang dan antarwaktu, interaksi, komunikasi, sosialisasi,
institusi sosial dan dinamika sosial, serta perilaku ekonomi dan kesejahteraan dan mengaitkan
fenomena-fenomena tersebut dengan keterampilan teknis pada bidang keahliannya. 2. 3. IV.
Menyusun Penyelidikan Ilmiah Menyusun percobaan dengan menerapkan prosedur
penyelidikan ilmiah dan memeriksa kekurangan atau kesalahan pada rancangan percobaan
ilmiah tersebut. Merefleksikan Data dan Bukti-bukti secara Ilmiah Membuktikan dengan
prinsip dasar melalui data dan bukti dari berbagai sumber seperti tabel hasil, grafik, atau
sumber data lain untuk membangun sebuah argumen dan dapat mempertahankan argumen
tersebut dengan penjelasan ilmiah, mengomunikasikan proses dan hasil, dan melakukan
refleksi diri terhadap tahapan kegiatan yang dilakukan.

Anda mungkin juga menyukai