0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan15 halaman

Modul Ajar Akuntansi untuk SMK

Diunggah oleh

olindjafar21
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan15 halaman

Modul Ajar Akuntansi untuk SMK

Diunggah oleh

olindjafar21
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR DEEP LEARNING

Satuan Pendidikan : SMK Muhammadiyah Bitung


Nama Penulis : Nur Khalifa Sakina, [Link]
Mata Pelajaran : Dasar Dasar Akuntansi dan Keuangan
Lembaga
Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (3 x 45 menit)

Identifikasi
Identifikasi Murid

Peserta didik berasal dari program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga.
Sebagian sudah memahami dasar akuntansi, jurnal, dan siklus akuntansi
sederhana dengan kebutuhan belajar yaitu : Memahami alur pekerjaan akuntansi
dari pencatatan hingga laporan keuangan., Mengenali perbedaan proses bisnis
akuntansi pada perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur., serta Melatih
keterampilan analisis data keuangan secara nyata.
Identifikasi Mapel

Mata pelajaran Dasar-dasar Layanan Kesehatan membekali peserta didik dengan


kemampuan melaksanakan Pekerjaan akuntansi pada perusahaan jasa. Pekerjaan
akuntansi pada perusahaan dagang. Pekerjaan akuntansi pada perusahaan manufaktur.
Dengan fokus materi: Proses bisnis akuntansi dari transaksi → pencatatan →
pengikhtisaran → laporan keuangan.

Dimensi Profil Lulusan

1. Beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia (jujur dalam


mencatat transaksi).
2. Berkebinekaan global (mampu memahami standar akuntansi
yang berlaku luas).
3. Gotong royong (kerjasama dalam menyusun laporan keuangan
kelompok).
4. Mandiri (bertanggung jawab menyelesaikan tugas akuntansi).
5. Bernalar kritis (menganalisis perbedaan alur akuntansi pada
berbagai jenis perusahaan).
6. Kreatif (menggunakan aplikasi digital akuntansi untuk
mempermudah pekerjaan).

Capaian Pembelajaran

1. Menganalisis aktivitas pekerjaan akuntansi di perusahaan jasa, dagang, dan


manufaktur.
2. Menyusun alur siklus akuntansi secara menyeluruh.
3. Membandingkan perbedaan pencatatan akuntansi antar jenis perusahaan.
4. Menghasilkan laporan keuangan sederhana sesuai jenis perusahaan.

Desain Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan alur pekerjaan akuntansi di perusahaan jasa, dagang, dan
manufaktur.
2. Membuat siklus akuntansi sederhana dari transaksi hingga laporan
keuangan.
3. Menunjukkan keterampilan berpikir kritis, kerjasama, dan sikap profesional
dalam praktik.

Praktik Pedagogis
1. Pembelajaran Berbasis Proyek
2. Diskusi teman sejawat, dan presentasi
Analisis studi kasus transaksi perusahaan jasa/dagang/manufaktur.
 Praktik pencatatan transaksi ke jurnal.
 Penyusunan laporan keuangan sederhana.

Mitra Pembelajaran

Guru Produktif dan teman sejawat

Lingkungan Pembelajaran

1. Ruang Fisik: lingkungan di sekitar sekolah


2. Ruang Virtual: platform daring untuk diskusi dengan teman
3. Budaya Belajar: kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa ingin tahu
Pemanfaatan Digital

Aplikasi Akuntansi: MYOB, Accurate, Zahir, atau software gratis berbasis


Excel/Google Sheets.
Pembelajaran Digital: Google Classroom, Quizizz, Kahoot untuk evaluasi.
Portofolio Online: Pengumpulan tugas melalui e-portfolio (Google Drive/Padlet).
Langkah-langkah Pembelajaran
No. Prinsip Pengalaman Aktivitas Pembelajaran Keterangan
Pembelajaran Belajar
Awal
1 Berkesadaran, Memahami 1. Guru membuka pelajaran 1. Murid
Bermakna, dengan salam, doa berdoa
menggembirak bersama, dan sapaan bersam
an ramah untuk menciptakan a
suasana positif
2. Guru menerapkan 2. Murid
teknik permainan melakuka
pemusatan n ice
konsentrasi (ice breaking
breaking) 3. Murid
3. Guru memulai dengan menonto
video singkat di LMS n video
tentang jenis-jenis lewat
larutan kimia yang LMS
sering ditemui atau
digunakan
4. Guru memberikan
pertanyaan pemantik
1. Mengapa setiap jenis
perusahaan (jasa, dagang,
dan manufaktur) memiliki
proses akuntansi yang
berbeda?
2. Apa yang akan terjadi jika
sebuah perusahaan tidak
menjalankan proses bisnis
akuntansi secara
menyeluruh dan
sistematis?
3. Bagaimana menurut Anda,
pencatatan transaksi
keuangan dapat
memengaruhi
keberlangsungan hidup
sebuah perusahaan?
4. Apa perbedaan utama
antara proses bisnis
akuntansi pada
perusahaan jasa dengan
perusahaan dagang?
Bisakah Anda memberi
contoh nyata?
5. Menurut Anda, mengapa
laporan keuangan menjadi
“bahasa bisnis” yang harus
dipahami semua pihak
dalam perusahaan?
6. Jika Anda diminta menjadi
staf akuntansi di sebuah
toko dagang, keterampilan
apa saja yang harus Anda
miliki untuk mendukung
proses bisnis akuntansi?
7. Bagaimana pemanfaatan
teknologi digital dapat
mempermudah proses
bisnis akuntansi di era
modern saat ini?
5. Murid melakukan literasi
melalui bahan bacaan
pada LMS tentang
materi yang dibahas.
No. Prinsip Pengalaman Aktivitas Pembelajaran Keterangan
Pembelajaran Belajar
Inti
2 Bermakna, Memahami Berdiskusi, membaca artikel,
menggembira eksplorasi sumber informasi
kan pada buku, e-book, artikel,
dan websites melalui internet
tentang
1. Apa yang dimaksud
dengan proses bisnis di
bidang akuntansi dan
keuangan lembaga?
2. Sebutkan tiga jenis
perusahaan yang memiliki
proses akuntansi berbeda!
3. Langkah pertama dalam
siklus akuntansi adalah …
4. Apa perbedaan utama
proses akuntansi pada
perusahaan jasa dengan
perusahaan dagang?
5. Mengapa laporan keuangan
penting bagi perusahaan?
6. Sebutkan contoh transaksi
pada perusahaan
manufaktur!
7. Siapa saja pihak yang
membutuhkan laporan
keuangan perusahaan?
8. Bagaimana peran teknologi
dalam mendukung proses
bisnis akuntansi?
9. Apa akibat jika perusahaan
tidak mencatat transaksi
keuangan dengan benar?
10. Sebutkan contoh pekerjaan
akuntansi di perusahaan
dagang!

3 Bermakna, Mengaplikasi 1. Guru memberikan studi


menggembira kasus sederhana sesuai
kan jenis perusahaan.
 Perusahaan Jasa: Klinik
kesehatan menerima
pembayaran
Rp5.000.000 dari
pasien.
 Perusahaan Dagang:
Toko “Sejahtera”
membeli barang
dagangan senilai
Rp10.000.000 secara
kredit.
 Perusahaan
Manufaktur: Pabrik roti
membeli bahan baku
tepung Rp15.000.000
tunai.
1. Guru menumbuhkan
kesadaran kepada murid
tentang pentingnya
memahami setiap alur
2. Diskusi Kelompok:
Kelas dibagi menjadi 3–4
kelompok (masing-masing
4–6 siswa).
Setiap kelompok mendapat
studi kasus perusahaan
berbeda:
 Kelompok 1 →
Perusahaan Jasa (contoh:
Klinik kesehatan).
 Kelompok 2 →
Perusahaan Dagang
(contoh: Toko alat tulis).
 Kelompok 3 →
Perusahaan Manufaktur
(contoh: Pabrik roti).
 Kelompok 4 (opsional) →
Membandingkan
ketiganya.
Alur Diskusi
1. Identifikasi Transaksi
Setiap kelompok
menganalisis contoh
transaksi yang diberikan
guru sesuai jenis
perusahaan.
2. Pencatatan Transaksi
Kelompok mencatat
transaksi dalam jurnal
umum.
3. Posting ke Buku Besar
Memindahkan catatan ke
akun terkait.
4. Penyusunan Laporan
Sederhana
Membuat laporan
keuangan mini (laba rugi
atau neraca).
5. Presentasi Hasil
Setiap kelompok
mempresentasikan hasil
diskusinya dalam 5–7
menit.

4 Berkesadaran, Merefleksi 1. Siswa melakukan uji


bermakna coba proyek dan atau
mempresentasikan
hasil proyeknya
2. Siswa menganalisis
bagian mana yang
paling rawan terjadi
hambatan serta
memberikan solusi
perbaikan.
 Apa pelajaran yang
kalian dapatkan dari
diskusi kelompok
ini?
 Bagaimana peran
kerja sama tim
dalam memahami
proses bisnis
akuntansi?
 Bagaimana
penerapan proses
akuntansi ini jika
kalian bekerja di
dunia nyata?
3. Murid mendapatkan
umpan balik dari teman,
guru, dan atau
masyarakat
4. Murid membuat jurnal
refleksi individu/kelompok
terhadap proyek yang
telah dilakukan
Murid melakukan evaluasi
diri terhadap pencapaian
tujuan pembelajaran
6. Murid menemukan solusi
dan
atau peran lanjutan
mereka setelah belajar
No. Prinsip Pengalaman Aktivitas Pembelajaran Keterangan
Pembelajaran Belajar
Penutup
5 Berkesadaran 1. Murid
menyimpulkan
pembelajaran
2. Guru mengajak murid
merencanakan
pembelajaran
selanjutnya dan strategi
belajar yang akan
digunakan (contoh: topik
yang akan dipelajari,
mitra yang akan
diundang, eksperimen
yang akan dilakukan,
sumber/media
pembelajaran yang
digunakan)
3. Guru memuliakan
murid dengan
menghargai
pencapaian
proyek
praktikumnya.

Asesmen Pembelajaran

1. Asesmen pada Awal Pembelajaran


a) Asesmen Awal (Pre-Test / Aktivasi Pengetahuan)
Tujuan: Menggali pemahaman awal siswa tentang akuntansi.
Metode: Tanya jawab singkat / kuis sederhana.
Contoh pertanyaan:
[Link] yang dimaksud dengan proses bisnis dalam bidang akuntansi?
[Link] tiga jenis perusahaan yang memiliki proses akuntansi berbeda!
[Link] laporan keuangan penting bagi perusahaan?
Instrumen: Lisan / Google Form / Kertas kuis singkat.

2. Asesmen pada Proses Pembelajaran


Tujuan: Mengukur keterlibatan, pemahaman, dan keterampilan siswa saat
pembelajaran

a. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)


 Menganalisis studi kasus transaksi perusahaan jasa, dagang, dan
manufaktur.
 Menyusun jurnal umum, buku besar, dan laporan sederhana.
b. Portofolio
 Kumpulan hasil kerja siswa selama pembelajaran (catatan transaksi,
jurnal, neraca saldo, laporan keuangan mini).
 Refleksi singkat: “Apa yang saya pelajari dari tugas ini dan apa yang
masih sulit?”

c. Observasi Sikap
 Indikator: kerjasama, ketelitian, tanggung jawab, komunikasi dalam
diskusi kelompok.
Instrumen: Rubrik penilaian (skor 1–4).

3. Asesmen Akhir (Post-Test / Penilaian Hasil Belajar)


Tujuan: Mengetahui pencapaian akhir siswa setelah pembelajaran.
a. Tes Tertulis (Kognitif)
Contoh soal:
1. Jelaskan perbedaan proses akuntansi pada perusahaan jasa, dagang,
dan manufaktur!
2. Buatlah jurnal umum dari transaksi berikut (contoh disediakan guru).
3. Mengapa proses akuntansi harus dilakukan secara sistematis?
b. Jurnal Reflektif (Afektif & Metakognitif)
 Siswa menulis pengalaman belajar:

o Apa hal baru yang dipelajari?


o Bagaimana tantangan yang dihadapi?
o Apa keterampilan yang perlu ditingkatkan?
c. Praktik (Psikomotorik)
 Siswa diminta menyusun siklus akuntansi sederhana berdasarkan
studi kasus nyata.
 Hasil berupa laporan keuangan mini (Laba Rugi / Neraca).
Instrumen : Rubrik praktik (ketelitian, kebenaran pencatatan, kerapian,
ketepatan format laporan).

4. Penilaian
 Kognitif: Tes tulis (40%)
 Psikomotorik: Praktik pencatatan & laporan keuangan (40%)
 Afektif: Sikap, refleksi, kerjasama (20%)
LEMBAR KERJA MURID (LKM)
Mata Pelajaran : Dasar Dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Materi : Proses Bisnis di Bidang Akuntansi dan Keuangan
Kelas/Semester : …………………
Nama Siswa : …………………
Tanggal : …………………

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan alur proses bisnis akuntansi pada
perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur.
2. Siswa mampu mencatat transaksi ke dalam jurnal umum.
3. Siswa mampu menyusun laporan keuangan sederhana dari transaksi
yang diberikan.

B. Petunjuk Pengerjaan
1. Bacalah kasus transaksi yang diberikan.
2. Identifikasi jenis transaksi (pendapatan, beban, pembelian,
penjualan).
3. Catat transaksi ke dalam jurnal umum sesuai aturan debit dan
kredit.
4. Posting ke buku besar masing-masing akun.
5. Susun laporan keuangan mini sesuai jenis perusahaan.
6. Diskusikan hasil dengan kelompok, lalu presentasikan di depan kelas.

C. Kasus Transaksi
1. Perusahaan Jasa – Klinik Sehat Sentosa
 1 Maret: Klinik menerima pembayaran jasa Rp7.000.000 tunai.
 5 Maret: Klinik membayar gaji karyawan Rp3.000.000.
 10 Maret: Klinik membeli peralatan medis Rp2.000.000 secara kredit.
2. Perusahaan Dagang – Toko Alat Tulis Maju
 1 April: Toko membeli barang dagangan Rp5.000.000 tunai.
 7 April: Toko menjual barang dagangan Rp6.000.000 tunai.
 15 April: Membayar biaya listrik toko Rp500.000.
3. Perusahaan Manufaktur – Pabrik Roti Segar
 1 Mei: Membeli bahan baku tepung Rp8.000.000 tunai.
 5 Mei: Membayar upah tenaga kerja Rp4.000.000.
 10 Mei: Produk roti terjual Rp15.000.000 tunai.

D. Tugas
1. Buatlah jurnal umum dari transaksi pada masing-masing
perusahaan!
2. Lakukan posting ke buku besar sederhana untuk akun-akun utama.
3. Susun laporan laba rugi sederhana dari transaksi yang sudah
dicatat.
4. Tuliskan perbedaan utama antara proses akuntansi ketiga jenis
perusahaan tersebut!

E. Refleksi Siswa
 Apa kesulitan yang Anda hadapi dalam mencatat transaksi?
 Bagaimana cara Anda mengatasi kesulitan tersebut?
 Apa manfaat memahami perbedaan proses akuntansi di ketiga jenis
perusahaan ini bagi masa depan Anda?
Jurnal Reflektif Praktikum
Mata Pelajaran : Dasar Dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Materi : Proses Bisnis di Bidang Akuntansi dan Keuangan
Nama Siswa : ………………………………………
Kelas/Semester : …………………
Tanggal Praktikum : …………………

1. Deskripsi Kegiatan
Tuliskan apa saja yang dilakukan selama praktikum:
 Saya mempelajari proses bisnis akuntansi pada perusahaan jasa,
dagang, dan manufaktur.
 Kegiatan dimulai dengan menganalisis transaksi, kemudian
mencatat ke dalam jurnal umum, memindahkan ke buku besar,
hingga menyusun laporan laba rugi sederhana.
 Praktikum dilakukan secara kelompok, dengan pembagian peran
(pencatat transaksi, penyusun laporan, dan penyaji hasil).

2. Hal yang Dipelajari


 Saya memahami perbedaan pencatatan transaksi antara
perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur.
 Saya belajar bahwa akuntansi adalah proses yang terstruktur dan
sistematis, mulai dari identifikasi, pencatatan, pengikhtisaran,
hingga pelaporan.
 Saya menyadari bahwa laporan keuangan sangat penting sebagai
informasi dasar untuk pengambilan keputusan dalam sebuah
perusahaan.

3. Pengalaman dan Tantangan


 Pengalaman menarik: saya bisa merasakan simulasi nyata
bagaimana seorang staf akuntansi bekerja, mulai dari mencatat
transaksi kecil hingga menyusun laporan sederhana.
 Tantangan: saya masih sering bingung menentukan posisi debit
dan kredit pada beberapa transaksi, terutama pada perusahaan
manufaktur.
 Cara mengatasi: saya berdiskusi dengan teman kelompok dan
membaca kembali contoh jurnal umum yang sudah dijelaskan guru.

4. Refleksi Diri
 Sikap positif yang saya tunjukkan: saya berusaha teliti, bekerja
sama dengan kelompok, dan mau bertanya ketika tidak paham.
 Sikap yang perlu diperbaiki: saya harus lebih disiplin mengatur
waktu agar pencatatan transaksi selesai sesuai target.
 Keterampilan yang berkembang: berpikir analitis, ketelitian, dan
komunikasi saat bekerja sama.

5. Kesimpulan
 Praktikum ini membantu saya memahami bahwa proses bisnis
akuntansi bukan hanya soal hitung-hitungan, tetapi juga tentang
ketelitian, kerja sama, dan tanggung jawab.
 Pemahaman proses akuntansi pada perusahaan jasa, dagang, dan
manufaktur sangat penting untuk dipelajari karena setiap jenis
perusahaan memiliki karakteristik yang berbeda.

6. Rencana Perbaikan
 Saya akan lebih banyak berlatih membuat jurnal umum agar
terbiasa dengan pola debit-kredit.
 Saya akan memanfaatkan aplikasi akuntansi digital (misalnya
Excel atau software sederhana) untuk mempercepat pencatatan.
 Saya akan meningkatkan kemampuan membaca soal transaksi
dengan teliti agar tidak salah mencatat.
MODUL AJAR DEEP LEARNING

Nama Sekolah : SMK Muhammadiyah Bitung


Nama penyusun : Nur Khalifa Sakina, [Link]
NIP : -
Mata pelajaran : Dasar Dasar Akuntansi dan Keuaangan
Lembaga
Fase, Kelas : E, X (Sepuluh)

Anda mungkin juga menyukai