Definition of Narrative Text (Pengertian Teks Narasi)
What is narrative text? Narrative text is a the type of text that tells a
chronological story in the past tense. Kalo dalam bahasa Indonesia-nya
nih, teks narasi adalah suatu cerita yang dibuat runut dalam kalimat
lampau. Narrative text menceritakan cerita imajinatif ataupun cerita nyata
yang dimodifikasi, dan disusun melalui urutan kejadian yang terjadi di
masa lalu.
The Purpose of Narrative Text (Tujuan Teks Narasi)
The aim of narrative text is to entertain the readers through the amusing
story. Jika diartikan, tujuan narrative text adalah untuk menghibur para
pembaca dengan ceritanya yang menarik.
Types of Narrative Text (Jenis-Jenis Teks Narasi)
Nah, narrative text ini terdiri dari beberapa macam. Jenis-jenis teks narasi
di antaranya ada cerita khayalan (fairytales), misteri (mysteries), cerita
seram (forror stories), sci-fi (science fiction), romansa (romance), dan
masih banyak lagi. Untuk lebih jelasnya, bisa kamu lihat pada gambar
berikut ini:
Generic Structure of Narrative Text (Struktur Teks Narasi)
Ada 4 generic structure of narrative text (struktur teks narasi) yang perlu
kamu ketahui jika ingin menyusun atau membuat sebuah teks narasi
(narrative text), yaitu:
1. Orientation
Merupakan bagian pembuka dari sebuah cerita teks narasi. Bagian ini
mengenalkan tokoh dalam cerita (characters) serta latar terjadinya cerita
yang meliputi latar tempat, waktu, suasana, dan keadaan sosial (setting).
2. Complication
Bagian ini berisi permasalahan yang terjadi di dalam sebuah cerita.
Secara lebih detail, complication terbagi lagi menjadi 3 bagian, yaitu:
Rising action: Masalah mulai muncul
Climax: Puncak permasalahan
Falling action: Tensi permasalahan mulai menurun, dan mulai menemukan
titik penyelesaian.
3. Resolution
Bagian ini berisi penyelesaian atau akhir dari sebuah cerita teks narasi.
Sebuah cerita bisa ditutup dengan akhir yang menyenangkan (happpy
ending), akhir yang menyedihkan (sad ending), atau akhir yang
menggantung (cliffhanger).
4. Re-orientation
Bagian terakhir dari struktur teks narasi (narrative text) ini biasanya berisi
kesimpulan, pesan moral (moral value), atau perubahan watak tokoh di
akhir cerita. Reorientation ini sifatnya opsional karena tidak harus selalu
ada pada suatu teks naratif.
Language Features of Narrative Text (Kaidah Kebahasaan Teks
Narasi)
Kalau kamu ingin membuat contoh narrative text, ada baiknya pahami
dulu kaidah kebahasaannya, ya. Karena, unsur inilah yang menjadi ciri
khas narrative text. Lalu, apa aja sih language features of narrative text,
atau kaidah kebahasaan teks narasi itu?
1. Menggunakan Simple Past Tense
Narrative text biasanya menggunakan simple past tense karena akan
menceritakan peristiwa atau kisah yang telah terjadi. Dengan begitu,
pembaca bisa memahami urutan peristiwa secara jelas, dan membantu
mereka untuk hanyut ke dalam cerita.
Contohnya:
“Once upon a time, in a small village, there lived a kind, generous old
man. One day, as he was walking through the forest, he stumbled upon a
giant squash. Amazed, he inched closer.”
(Pada zaman dahulu kala, di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pria tua
yang baik hati dan dermawan. Suatu hari, ketika dia sedang berjalan
menuju hutan, dia menemukan sebuah labu raksasa. Terkejut, dia pun
mendekat.)
Nah, pada potongan teks di atas, terdapat bentuk past tense dari live →
lived, he is walking → he was walking, inch → inched, yang
menggambarkan kalau peristiwa itu sudah terjadi.
2. Menggunakan Adjective
Adjective adalah kata yang digunakan untuk mendeskripsikan noun (kata
benda) dan pronoun (kata ganti), yang bisa berupa orang, tempat, hewan,
benda, warna, bau, atau konsep abstrak lainnya. Adjective bisa kita sebut
juga sebagai kata sifat.
Dalam narrative text, adjective membantu menciptakan cerita yang lebih
rinci atau deskriptif. Dengan begitu, ini akan menstimulasi imajinasi
pembaca, sehingga mereka dapat ikut hanyut ke dalam cerita.
Contohnya:
“The brave knight entered the dark, mysterious forest, ready to face any
challenges that lay ahead.”
(Seorang Ksatria yang berani memasuki hutan yang gelap dan misterius,
siap menghadapi segala tantangan yang menantinya.)
Pada contoh ini, terdapat kata sifat berupa brave, dark, dan mysterious,
yang memberikan pembaca gambaran yang lebih jelas tentang
kepribadian ksatria serta atmosfer hutan.
3. Menggunakan Noun Phrase
Noun phrase adalah kata-kata yang berfungsi sebagai kata benda. Bisa
berupa tempat, orang, makhluk hidup, dan lain-lain. Nah, sama halnya
dengan adjective, noun phrase digunakan untuk memberi deskripsi yang
lebih rinci dari sebuah narrative text.
Contohnya:
“The bright morning sun cast a golden glow on the calm waters of the
lake, creating a breathtaking view.”
(Matahari pagi yang terang melemparkan cahaya emas pada air tenang
danau, menciptakan pemandangan yang memukau.)
Pada contoh teks di atas, terdapat beberapa noun phrases, yaitu the
bright morning sun and the calm waters of the lake, yang membantu
memberikan gambaran lebih rinci terkait suasana dan waktu dalam cerita.
4. Menggunakan Adverb of Time
Adverb of time adalah kata yang memberi keterangan terkait kapan
peristiwa terjadi, berapa lama, dan berapa sering peristiwa itu
berlangsung. Pada narrative text, adverb of time membantu memperjelas
konteks urutan peristiwa dalam cerita. Ini memungkinkan pembaca untuk
lebih mudah mengikuti alur cerita dan merasa terbawa masuk ke dalam
cerita yang mereka baca.
Contoh adverb of time, antara lain today, yesterday, one day, tomorrow,
last year, later, dan sebagainya. Contoh adverb of time dalam narrative
text bisa kamu cek pada potongan teks berikut ini:
“Early one morning, Sarah decided to go for a jog in the park. As she
jogged, the sun began to rise, casting a golden glow over the trees. Later
that day, she met her friends for lunch and shared her morning adventure
with them.”
(Pagi-pagi sekali, Sarah memutuskan untuk jogging di taman. Saat dia
jogging, matahari mulai terbit, menyebarkan cahaya emas di atas
pepohonan. Kemudian pada hari itu, dia bertemu teman-temannya untuk
makan siang dan menceritakan petualangan paginya kepada mereka.)
Nah, pada contoh di atas, terdapat beberapa adverb of time, yaitu early
one morning, later that day, yang digunakan untuk menunjukkan urutan
peristiwa yang terjadi.