MODUL PEMROGRAMAN PYTHON
[Logo SMAN 4]
Nama Lengkap : .......................................
No. Absen : .......................................
Kelas : .......................................
DAFTAR ISI
1. Pendahuluan
2. Sejarah Python
3. Pengenalan Python
4. Instalasi Python
5. Dasar-Dasar Pemrograman Python
6. Struktur Kontrol
7. Fungsi (Function)
8. Struktur Data Lanjutan
9. Input dan Output
10. Modul & Library
11. Studi Kasus
12. Latihan Soal
13. Kesimpulan
14. Daftar Pustaka
Pendahuluan
Pemrograman adalah salah satu keterampilan penting di era digital.
Bahasa pemrograman digunakan untuk memberikan instruksi kepada komputer agar
dapat menjalankan perintah tertentu.
Python dipilih karena sederhana, mudah dibaca, dan memiliki banyak library
sehingga cocok untuk pemula maupun profesional.
Modul ini bertujuan untuk membantu siswa memahami dasar-dasar Python secara
bertahap, mulai dari sejarah, instalasi, hingga membuat program sederhana.
Sejarah Python
Python diciptakan oleh Guido van Rossum di Belanda pada akhir 1980-an.
Rilis pertamanya terjadi pada tahun 1991. Nama 'Python' terinspirasi dari grup
komedi Inggris 'Monty Python'.
Python terus berkembang, dengan dua versi besar: Python 2 dan Python 3.
Python 2 dirilis tahun 2000, sementara Python 3 pada 2008, dengan perbedaan
signifikan.
Kini, Python menjadi salah satu bahasa paling populer di dunia menurut berbagai
survei (TIOBE, Stack Overflow).
Pengenalan Python
Python adalah bahasa interpreted (dibaca baris demi baris oleh interpreter), high-level
(mudah dipahami), dan general-purpose (serbaguna).
Karakteristiknya antara lain:
1. Sintaks sederhana, mirip bahasa Inggris.
2. Tidak perlu deklarasi tipe variabel secara eksplisit.
3. Mendukung paradigma pemrograman berorientasi objek, prosedural, maupun
fungsional.
Contoh perbandingan kode 'Hello World':
Python: print("Hello World")
Java: public class Main { public static void main(String[] args)
{ [Link]("Hello World"); } }
Terlihat Python lebih ringkas.
Instalasi Python
Untuk menggunakan Python, lakukan langkah berikut:
1. Unduh dari situs resmi [Link].
2. Jalankan installer dan centang opsi 'Add Python to PATH'.
3. Setelah terinstal, buka Command Prompt lalu ketik 'python --version' untuk
mengecek instalasi.
Python juga dapat digunakan melalui IDE seperti IDLE, VS Code, atau PyCharm.
Di Linux dan MacOS, Python biasanya sudah terpasang secara default.
Dasar-Dasar Pemrograman Python
Konsep dasar dalam Python mencakup:
1. Variabel: tempat menyimpan data. Contoh: nama = "Budi".
2. Tipe data: int, float, string, boolean, complex.
3. Operator: aritmatika (+, -, *, /), logika (and, or, not), perbandingan (==, !=, >, <).
4. Casting: mengubah tipe data. Contoh: int("10") menghasilkan 10 sebagai integer.
Python sangat fleksibel, sehingga variabel dapat langsung digunakan tanpa deklarasi
tipe.
Struktur Kontrol
Struktur kontrol digunakan untuk mengatur alur program.
Contoh percabangan:
nilai = 80
if nilai >= 75:
print("Lulus")
else:
print("Tidak Lulus")
Perulangan menggunakan for dan while:
for i in range(5):
print(i)
while i < 5:
print(i)
i += 1
Python juga mendukung break, continue, dan pass untuk mengatur loop.
Fungsi (Function)
Fungsi adalah blok kode yang dapat dipanggil berulang kali.
Contoh:
def sapa(nama):
print("Halo", nama)
Fungsi dapat menerima parameter dan mengembalikan nilai dengan return.
Python juga mendukung fungsi rekursif, yaitu fungsi yang memanggil dirinya sendiri.
Contoh: menghitung faktorial dengan rekursi.
Struktur Data Lanjutan
Python memiliki struktur data built-in yang kuat:
1. List: daftar dinamis. Contoh: angka = [1,2,3].
2. Tuple: mirip list tapi immutable. Contoh: koordinat = (10,20).
3. Dictionary: key-value. Contoh: siswa = {"nama":"Andi","umur":17}.
4. Set: kumpulan unik. Contoh: bil = {1,2,2,3} -> {1,2,3}.
Setiap struktur data memiliki kegunaan berbeda sesuai kebutuhan program.
Input dan Output
Fungsi input() digunakan untuk menerima data dari pengguna, selalu menghasilkan
string.
Contoh: nama = input("Masukkan nama: ").
Untuk angka, gunakan casting: umur = int(input("Masukkan umur: ")).
Output menggunakan print().
Format string modern menggunakan f-string: print(f"Halo {nama}, umurmu
{umur}").
Modul & Library
Modul adalah file Python berisi fungsi/kelas yang dapat digunakan kembali.
Contoh: import math, lalu [Link](16).
Library adalah kumpulan modul, misalnya numpy untuk komputasi numerik, pandas
untuk analisis data, dan matplotlib untuk visualisasi.
Dengan modul dan library, Python menjadi sangat powerful dan mendukung berbagai
bidang aplikasi.
Studi Kasus
Contoh program sederhana:
1. Program konversi suhu: Celcius ke Fahrenheit.
2. Program kasir: menghitung total belanja dengan list.
3. Program rata-rata nilai siswa.
4. Program cek ganjil/genap.
Masing-masing studi kasus dapat dijelaskan langkah demi langkah agar mudah
dipahami.
Latihan Soal
Latihan soal membantu memperkuat pemahaman:
1. Buat program menghitung luas segitiga.
2. Buat program menghitung volume kubus.
3. Buat program menentukan bilangan terbesar dari 3 angka.
4. Buat program tabel perkalian menggunakan loop.
5. Buat program biodata dengan input dari pengguna.
Kesimpulan
Python adalah bahasa pemrograman modern yang mudah dipelajari dan sangat
berguna.
Dengan dasar-dasar Python, siswa dapat mengembangkan keterampilan ke bidang
lanjutan seperti data science, web development, maupun artificial intelligence.
Pembelajaran harus terus dilanjutkan agar keterampilan semakin meningkat.
Daftar Pustaka
1. [Link] - Official Documentation
2. Eric Matthes, 'Python Crash Course'
3. Modul Pemrograman SMAN 4