0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan5 halaman

Rencana Pembelajaran Taman Bunga

Diunggah oleh

Elok Ilma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan5 halaman

Rencana Pembelajaran Taman Bunga

Diunggah oleh

Elok Ilma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM

TOPIK : TAMAN BUNGA

KELOMPOK DELIMA:
1. Irma Hestin Pribadi, [Link]
2. Siti Rohmatun, [Link]
3. Sri Yeti Sulistyani, [Link]
4. Amaliya Rohmawati, [Link]
5. Sri Mulyani, [Link]
6. Karyanasari, [Link]

IDENTIFIKASI Dimensi Profil Lulusan

1. Kemandirian
2. Penalaran kritis
3. Kreativitas
4. Komunikasi

DESAIN Tujuan Pembelajaran:


PEMBELAJARAN
1. Anak mempraktikan perilaku baik secara mandiri dan
konsisten.
2. Anak mengamati peran dirinya di lingkungan

3. Anak membaca kata-kata sederhana yang bermakna.


4. Anak mengumpulkan dan mengelompokkan data dan
menginterpretasikan dari data ( mengambil Kesimpulan )
5. Anak mengkomunikasikan karya seni yang dibuat
Praktek Pedagogis : Pembelajaran Inkuiri, Pembelajaran
kontekstual

Kemitraan Pembelajaran: Orang tua, Guru, Murid, Tukang kebun.

Lingkungan Pembelajaran: Taman sekolah di luar ruangan agar


anak dapat melakukan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan
pembelajaran.
Pemanfaatan Digital: Video [Link]
si=Zny3ghcS-3FOV7PI

PENGALAMAN Langkah – Langkah Pembelajaran


BELAJAR
Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna,
menggembirakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman
belajar dapat dilaksanakan dalam lima kali pertemuan ( Durasi dapat
berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan anak )

Memahami

1. Anak melihat video tentang perilaku baik merawat


tanaman.
2. Anak mengamati peran dirinya di lingkungan.
3. Anak mengamati peran dirinya di taman bunga.
4. Anak diajak berdiskusi tentang objek yang ada
disekitarnya, apa saja ciptaan-ciptaan Tuhan dan hubungan
sebab akibat ( Jika tidak ada bunga, keberlangsungan
habitat serangga bisa punah )

5. Anak mengeksplorasi semua sudut taman dan mencari tahu


apa saja yang ditemukan

6. Anak melakukan pencatatan dan menggambar apa yang


ditemukan.

Mengaplikasi

Guru menyediakan berbagai ragam main yang kaya akan alat dan
bahan untuk mendorong anak melakukan eksplorasi sesuai dengan
minatnya secara berkelompok. Kegiatan yang difasilitasi guru antara
lain:

● Membuat jurnal jenis, ciri-ciri, bagian-bagian bunga.

● Membaca kata-kata yang ditemukan di taman bunga


(dilarang merusak tanaman, dilarang menginjak rumput)
● Menyiram bunga,
● memupuk

● membuang daun kering

● Membuat kreasi “pot” dari tanah liat/playdough.

● Membuat kreasi miniature taman bunga.

● Berkreasi bentuk kupu-kupu.

Dalam proses pembelajarn guru dapat memperkuat konsep


pemahaman anak dengan menyampaikan hasil pengamatan atau
diskusi dan dikaitkan dengan pengalamannya sesuai dengan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai. Guru memfasilitasi dengan
pertanyaan pemantik, antara lain:

1. Ceritakan apa saja objek disekitarmu yang merupakan


ciptaan Tuhan dan buatan manusia.
2. Dapatkah kamu menyampaikan pengalamanmu mengamati
di taman bunga?
3. Apa yang kamu dapatkan di Taman ?

Merefleksikan

Kegiatan merefleksi memastikan anak mendapatkan pengalaman


yang sesuia dengan tujuan yang telah ditetapkan secara optimal juga
memastikan kesadaran, bermakna, dan mnggembirakan selama
mengikuti pembelajaran. Hal yang dapat dilakukan antara lain:

1. Anak diajak untuk menyampaikan apa yang telah


dilakukan.
2. Anak menyampaikan apa yang paling disukai dan
tantangan yang dialami saat membuat karya.
3. Guru menanyakan apa yang dilakukan anak setelaah
mengetahui cara merawat bunga.
4. Guru menanyakan bagaimana hubungan sebab akibat yang
ditemukan di taman.
5. Guru memberi dukungan agar anak dapat menghubungkan
antar kegiatan yang dilakukan dengan konsep pengetahuan
yang ingin di bangun.
ASESMEN 1. Asesmen awal pembelajaran dengan tekhnik observasi dan
ceklis
2. Asesmen dalam pembelajaran dengan tekhnik Anekdot,
foto berseri dan hasil karya
3. Asesmen hasil pembelajaran dengan tekhnik penilaian hasil
karya dan ceklis, dengan cara menyampaikan hasil karya
yang dibuatnya. Guru memberikan pertanyaan pemantik
terkait pentingnya cara merawat dan menjaga tanaman,
simpulan anak tentang terkait keberlangsungan makhluk
hidup di sekitar.

No IKTP Muncul Tidak Hasil Pengamatan


muncul

1 Anak mempraktikan perilaku baik secara


mandiri dan konsisten.

2 Anak mengamati peran dirinya di


lingkungan.

3 Anak membaca kata-kata sederhana yang


bermakna.

4 Anak mengumpulkan dan


mengelompokkan data dan
menginterpretasikan dari data (mengambil
Kesimpulan )

5 Anak mengkomunikasikan karya seni


yang dibuat

Anda mungkin juga menyukai