0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan29 halaman

Strategi Meningkatkan Pengalaman Pasien

Diunggah oleh

Kusuma Arbianti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan29 halaman

Strategi Meningkatkan Pengalaman Pasien

Diunggah oleh

Kusuma Arbianti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STRATEGI

MEMBANGUN PENGALAMAN PASIEN


(PATIENT EXPERIENCE)
DALAM PELAYANAN RS

Oleh :
dr. Yudhie Chandra R., MPH 1
LATAR BELAKANG

 Paradigma pelayanan telah bergeser


menjadi patient centered care
 Pasien tidak hanya menilai hasil klinis
tetapi juga perjalanan pengalaman selama
dirawat
 Pengalaman pasien (patient experience)
menjadi penentu loyalitas dan
rekomendasi pasien
2
DEFINISI PENGALAMAN PASIEN

 Pengalaman pasien (patient experience) adalah keseluruhan


interaksi yang dialami pasien, yang dibentuk oleh budaya
organisasi, dan memengaruhi persepsi pasien sepanjang
rangkaian pelayanan kesehatan (The Beryl Institute, 2014).
 4 Komponen :
 Interaksi
 Budaya
 Persepsi
 Rangkaian pelayanan kesehatan
3
CONCEPTUAL FRAMEWORK

Oben, 2020
4
ASPEK DALAM PENGALAMAN PASIEN

5
MANFAAT PENGALAMAN PASIEN YANG BAIK
 Reputasi yang lebih baik
 Peningkatan pendapatan
 Efisiensi yang lebih baik
 Menurunkan risiko tuntutan hukum
 Retensi pasien yang lebih baik
 Peningkatan kepuasan staf
 Peningkatan kepuasan pasien
 Kepatuhan yang lebih baik terhadap rencana perawatan
pasien
 Hasil yang lebih baik bagi pasien 6
PATIENT EXPERIENCE VS. PATIENT
SATISFACTION
Pengalaman Pasien (Patient Kepuasan Pasien (Patient Satisfaction)
Experience)
Menilai apakah—atau seberapa
sering—berbagai aspek perawatan
Definisi Menilai apakah harapan pasien terpenuhi.
(seperti komunikasi yang jelas dengan
penyedia layanan) terjadi.
Apa yang dirasakan pasien tentang apa
Apa yang sebetulnya terjadi
yang terjadi
Sifat Bersifat objektif Bersifat subjektif

 Sekalipun berbeda, namun keduanya berkaitan erat.


 Pengalaman pasien berkorelasi positif dengan kepuasan pasien
7
HCAHPS SURVEY

 Merupakan alat ukur


standar tentang
pengalaman pasien di
USA
 Terdiri dari 29
pertanyaan

[Link]
8
HCAHPS SURVEY

 Survei diberikan pada pasien yang baru selesai dirawat inap.


 Pertanyaannya fokus pada interaksi pasien dengan staf RS dan
lingkungan perawatan :
 Komunikasi dokter
 Komunikasi perawat
 Responsivitas staf rumah sakit
 Kebersihan dan ketenangan kamar
 Informasi saat keluar rumah sakit (discharge information)
 Persepsi umum: apakah pasien akan merekomendasikan RS ini? 9
UPAYA PENINGKATAN PENGALAMAN PASIEN YANG
BERKELANJUTAN

10
UPAYA PENINGKATAN PENGALAMAN PASIEN DI RS
DR. OEN SOLO BARU

Internalisasi budaya organisasi

Penguatan sistem informasi & digitalisasi pelayanan

Penyediaan lingkungan & fasilitas perawatan yang nyaman

Pengukuran rutin Pengalaman Pasien dengan survei pasien


11
1. INTERNALISASI BUDAYA ORGANISASI
 Upaya peningkatan service
excellence diintegrasikan
dalam internalisasi budaya
RS
 Nilai-nilai budaya RS disusun
Bersama lintas unit untuk
meningkatkan sense of
ownership
 Dilaksanakan secara
menyeluruh dan
berkelanjutan
12
2. PENGUATAN SISTEM INFORMASI DAN DIGITALISASI
PELAYANAN

Pendaftaran Digital

Optimasi waktu tunggu Farmasi

Digitalisasi media Informasi dan Edukasi

Optimasi waktu pasien pulang 13


PENDAFTARAN DIGITAL

 RS menyediakan berbagai
platform pendaftaran digital
untuk mempermudah akses
pelayanan & memperpendek
waktu tunggu :
 Website
 Aplikasi Android
 E-SEP

14
OPTIMASI WAKTU TUNGGU FARMASI

2  Waktu tunggu farmasi


mengalami penurunan
signifikan dari waktu ke
waktu secara bertahap

15
OPTIMASI WAKTU TUNGGU FARMASI
 Ada 2 poin krusial dalam perbaikan
1 waktu tunggu Instalasi Farmasi :
1. Adanya alat ukur waktu tunggu harian
2 → menggunakan tools sederhana
(Excel Power Query)
Data waktu tunggu realtime akan
memandu Instalasi Farmasi dalam
melakukan ide Kaizen, apakah efektif
atau tidak
2. Adanya dashboard layanan farmasi
(Visual Management)
Dapat mengukur waktu tunggu realtime
16
DASHBOARD PELAYANAN FARMASI

 Dashboard Pelayanan
Farmasi membuat
antrian Farmasi lebih
mudah terlihat, dan
memberikan panduan
berapa waktu yang
sudah berjalan dari
target waktu yang
ditetapkan.

17
DIGITALISASI MEDIA INFORMASI DAN EDUKASI

 Interaksi dengan lingkungan perawatan menjadi


salah satu poin dalam Pengalaman Pasien
yang baik
 Kartu tunggu pasien bisa menjadi media untuk
edukasi pasien tentang lingkungan RS maupun
edukasi dasar pasien rawat inap

18
DIGITALISASI MEDIA INFORMASI DAN EDUKASI
Meningkatkan pemahaman pasien
terhadap Lokasi Unit di RS

19
DIGITALISASI MEDIA INFORMASI DAN EDUKASI
Meningkatkan efektifitas layanan
informasi dan edukasi Kesehatan

20
OPTIMASI WAKTU PASIEN PULANG

 Waktu tunggu administrasi pasien pulang yang lama


sering menjadi keluhan pasien Rawat Inap
 Delay pasien pulang dapat mengakibatkan pasien tidak
mendapatkan kamar perawatan pada saat admisi
 Penyebab utamanya adalah SILO / terkotak-kotaknya
layanan antar unit sehingga mengakibatkan waktu
tunggu yang lama

21
OPTIMASI WAKTU PASIEN PULANG
 DASHBOARD
PASIEN PULANG
membantu
koordinasi lintas
unit untuk
percepatan pasien
pulang
 Waktu tunggu
pasien pulang
berkurang 53%
setelah
implementasi
22
3. PENYEDIAAN LINGKUNGAN & FASILITAS
PERAWATAN YANG NYAMAN
 RUANG TERBUKA HIJAU
 Disediakan ruang terbuka hijau
untuk memberikan suasana
yang nyaman untuk
menunjang kesembuhan
pasien
 Manfaat :
 Mengurangi stress dan
kecemasan
 Meningkatkan mood, memberi
rasa nyaman dan ketenangan
 Meningkatkan kualitas udara
23

 Mempercepat pemulihan
3. PENYEDIAAN LINGKUNGAN & FASILITAS
PERAWATAN YANG NYAMAN
 PERBAIKAN KEBERSIHAN & SARANA
 Selama 5 bulan pertama survei internal
pasien RS, fasilitas perawatan
merupakan hal yang tersering
mendapatkan keluhan dari pasien (40 dari
72  55%)
 Menjadi dasar upaya perbaikan
kebersihan dan perbaikan sarana
 Perbaikan fasilitas yang cepat akan
memberikan citra RS yang baik bagi
pasien
24
4. PENGUKURAN RUTIN PENGALAMAN PASIEN
DENGAN SURVEI PASIEN

 RS menggelar survei untuk


pasien rajal dan ranap untuk
mengindentifikasi peluang
perbaikan
 Survei diakses melalui QR code
RS
 5 pertanyaan pendek untuk
meningkatkan partisipasi
25
TANTANGAN DALAM MENINGKATKAN PENGALAMAN
PASIEN

 Beban kerja tenaga Kesehatan tinggi


 Komunikasi lintas profesi belum
optimal
 Budaya pelayanan belum seragam
 Infrastruktur dan sistem informasi
belum terintegrasi

26
PELUANG SAAT INI DAN MASA DEPAN :
AI UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN PASIEN
 Pre-hospital
 Chatbot & Virtual Assistant 24/7
 Smart Scheduling
 Personalized Health Education

 Saat perawatan di RS / hospital care


 Navigasi & Guidance
 Clinical Decision Support (CDSS)
 Voice-to-Text untuk Dokter/Perawat

 Post-hospital
 Virtual Follow-up
 Predictive Analytics 27

 Personalized Recovery Plan


KESIMPULAN
 Pengalaman pasien : keseluruhan interaksi yang dialami
pasien, dibentuk oleh budaya organisasi, dan
memengaruhi persepsi pasien sepanjang rangkaian
pelayanan kesehatan
 Setiap RS dapat meningkatkan pengalaman pasien
dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada
 Untuk peningkatan pengalaman pasien dibutuhkan
kepempimpinan dan budaya organisasi yang kuat,
Pendidikan dan pelatihan, feedback yang berkelanjutan,
dan peningkatan kualitas layanan
 Implementasi teknologi sangat penting dalam peningkatan
pengalaman pasien 28
TERIMA KASIH

29

Anda mungkin juga menyukai