0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan21 halaman

Klasifikasi Gambar Unggas dengan TensorFlow

UAS
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan21 halaman

Klasifikasi Gambar Unggas dengan TensorFlow

UAS
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN UJIAN AKHIR SEMESTER MATA KULIAH

KECERDASAN ARTIFISIAL
IMAGE CLASSIFICATION FROM POULTRY DATA USING
TENSORFLOW

DISUSUN OLEH:

Cahyani Khairunnisa 09031482326001


Fajar Alamsyah 09031482326005
Muhammad Arif Budiman 09031482326008
Hani Julisa Pratama 09031482326009
Farhanah Kencana Maharani 09031482326011
Addlan Ridho Pratama 09031482326027
DOSEN PENGAMPU:
Ken Ditha Tania, M. Kom.

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI


JURUSAN SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2023
KATA PENGANTAR

Segala puji syukur akan kehadirat Allah SWT. atas rahmat dan karunia-nya

sehingga kami dapat menyelesaikan Tugas Laporan Ujian Akhir Semester ini yang

berjudul “Image Classificaton from poultry data using TensorFlow”. Tidak lupa

juga kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu Ken Ditha Tania, M.

Kom. yang telah memberikan kami Tugas ini.

Dalam penulisan ini, kami sadar bahwa penulisan Laporan ini jauh dari kata

sempurna. maka dari itu, para pembaca dapat memberikan kritik dan saran untuk

lebih menyempurnakan Laporan ini.

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.....................................................................................ii

DAFTAR ISI...................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN.................................................................................1

1. 1 Latar Belakang................................................................................................1
BAB II PENERAPAN TENSORFLOW........................................................3

2. 1 Data Fitur dan Data Class................................................................................3


2.2 Penjelasan Data...............................................................................................4
BAB III METODE PENELITIAN.................................................................6

3. 1 Metode Machine learning dan Deep Learning yang digunakan di TF........6


3.2 Uji Code TensorFlow......................................................................................7
3.2.1 Import data testing...................................................................................7
3.2.2 Import modul python dan TensorFlow....................................................7
3.2.3 Code Perintah........................................................................................12
BAB IV PENUTUP........................................................................................17

4. 1 Kesimpulan................................................................................................17

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1. 1 Latar Belakang

Menurut Adithama serta maslim (2019), “Teknologi pada era saat ini

berkembang cukup cepat serta banyak mempengaruhi dan membantu dalam segala

aspek pada kehidupan sebagai manusia. adapun perubahan yang terperinci yang

terjadi pada kehidupan kita yang disebabkan oleh perkembangan teknologi adalah

kemudahan dalam mengakses informasi secara sederhana dan cepat. Ilmu teknologi

informasi juga menuntut kita memilih pilihan dalam membuka diri terhadap

perubahan-perubahan akan perkembangan zaman. dengan begitu, manfaat teknologi

terurut adalah salah satu syarat agar mendapatkan kelebihan dalam kinerja pada

sebuah organisasi”.

Dalam era di mana teknologi terus berkembang pesat, pengolahan gambar dan

pemahaman komputer tentang objek di sekitar kita telah menjadi area penelitian yang

menarik. Salah satu aplikasi yang signifikan dari kecerdasan buatan adalah klasifikasi

gambar, di mana komputer dapat mengidentifikasi dan mengkategorikan objek dalam

gambar. Pada konteks ini, penggunaan teknik pengolahan gambar untuk

mengklasifikasikan unggas dalam dataset menggunakan TensorFlow sebuah

pendekatan yang menggabungkan aspek transfer learning dan arsitektur jaringan saraf

yang ditingkatkan menjadi topik yang menarik. Proyek ini memanfaatkan

1
kemampuan komputer dalam memahami dan mengidentifikasi unggas dalam gambar

menggunakan metode yang dapat diandalkan.

Image Classification from poultry Data using TensorFlow menggambarkan

penggunaan teknologi kecerdasan buatan, terutama dalam domain pengolahan

gambar, untuk memperoleh wawasan yang lebih dalam tentang klasifikasi unggas

dalam dataset. Melalui penerapan TensorFlow, diharapkan penelitian ini dapat

memberikan kontribusi pada peningkatan keakuratan dalam mengklasifikasikan

unggas dari gambar serta membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut di

bidang visi komputer. Dengan fokus pada analisis gambar unggas, penelitian ini

menggabungkan konsep-konsep canggih dalam pembelajaran mesin dan teknik

pengolahan gambar untuk menghasilkan pemahaman yang lebih baik tentang

bagaimana komputer dapat mengenali dan mengklasifikasikan objek pada gambar

unggas.

2
BAB II
PENERAPAN TENSORFLOW

2. 1 Data Fitur dan Data Class

Pada dasarnya, data fitur pada Machine learning terbagi menjadi 2 yaitu

supervised dan unsupervised. supervised adalah pendekatan machine learning yang

menggunakan data-data yang sudah diberi label atau dataset-nya sudah diketahui oleh

perancangnya. Data-data yang telah dirancang ini diharapkan melatih supervise

algoritma untuk klasifikasi ataupun prediksi sebuah kasus dengan akurat. sedangkan,

unsupervised adalah pendekatan machine learning yang menggunakan algoritma

untuk menganalisis dan menemukan pola dari suatu data tanpa bantuan maupun

intervensi dari manusia. umumnya, data fitur unsupervised digunakan untuk klaster

dan asosiasi.

Dalam hal ini, data fitur kami bersifat supervised karena pada data yang kami

peroleh, terdapatnya klasifikasi jenis unggas dari berbagai unggas dan

memperkirakan masing—masing akurasi kemiripan. untuk itu, kami ingin

mengklasifikasi para unggas berdasarkan gambar para unggas yang telah diperoleh.

Data Class adalah data yang diperuntukan untuk menyimpan data. seperti Var

dan Equals. Pada data Class kami, terdapatnya class itik, ayam, kalkun, dan burung

puyuh.

3
2.2 Penjelasan Data

Data yang kami gunakan pada penelitian kali ini merupakan data gambar

ungags yang berjumlah 4 class yaitu class unggas itik, ayam, kalkun, dan burung

puyuh. Pada masing-masing class berjumlah 10 gambar unggas yang berbeda.

Gambar 2.1. Data Google Drive

Pada penilitian ini, kami mengumpulkan data berupa dataset training unggas
yang berisi sekitar 40 foto unggas yang berisi empat sub-direktori satu per kelas yang
terdiri dari itik, ayam, kalkun, dan burung puyuh. berikut tabel dataset training
unggas dapat dilihat dibawah ini.

No Unggas Jumlah Gambar

1. Itik 10

2. Ayam 10

3. Kalkun 10

4. Burung Puyuh 10

4
Tabel 2.1. Data Training Unggas

Setelah melakukan data training, kami melakukan pengumpulan data testing


yang digunakan untuk menguji coba performa model yang didapatkan pada saat
melakukan data training. Data yang digunakan untuk testing merupakan data yang
tidak digunakan untuk training. berikut tabel data testing unggas dapat dilihat
dibawah ini.

No Unggas Jumlah Gambar

1. Itik 3

2. Ayam 3

3. Kalkun 3

4. Burung Puyuh 3

5
BAB III
METODE PENELITIAN

3. 1 Metode Machine learning dan Deep Learning yang digunakan


di TF

Klasifikasi dalam Machine Learning adalah proses di mana model belajar

untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan data ke dalam kategori atau kelas yang

telah ditentukan berdasarkan pola atau fitur yang terdapat dalam data. Ini merupakan

bagian dari pembelajaran terawasi di mana model dilatih menggunakan dataset yang

sudah memiliki label atau kelas yang ditargetkan. Tujuannya adalah untuk memahami

pola atau fitur-fitur yang membedakan setiap kelas sehingga model dapat melakukan

prediksi atau klasifikasi terhadap data baru yang belum pernah dilihat sebelumnya

( Raschka & Mirjalili, 2019).

6
Pada Penelitian kali ini, penulis menggunakan metode mechine learning.

Machine learning dapat didefinisikan sebagai aplikasi komputer dan algoritma

matematika yang diadopsi dengan cara pembelajaran yang berasal dari data dan

menghasilkan prediksi di masa yang akan dating. Bidang machine learning berkaitan

dengan pertanyaan tentang bagaimana membangun program komputer agar

meningkat secara otomatis dengan berdasar dari pengalaman (Mitchell, 1997).

Deep Learning (DL) adalah teknik dalam NN yang menggunakan teknik

tertentu seperti Restricted Boltzmann Machine (RBM) untuk mempercepat proses

pembelajaran dalam NN yang menggunakan lapis yang banyak atau lebih dari 7 lapis.

Dengan adanya DL, waktu yang dibutuhkan untuk training akan semakin sedikit

karena masalah hilangnya gradien pada propagasi balik akan semakin rendah.

Tensorflow merupakan framework machine learning yang dibangun secara

opensource dengan dukungan dari perusahaan raksasa teknologi Google. Secara

umum Tensorflow menyediakan antarmuka untuk mengekspresikan algoritma-

algoritma machine learning secara fleksibel dan dapat berjalan pada beragam sistem

(Abadi et al., 2016).

3.2 Uji Code TensorFlow

3.2.1 Import data testing

Gambar 3.1 Import data testing/mounting Google Drive

7
Pada Gambar 3.1 diatas merupakan tahap ke-1 yaitu menghubungkan

program python dan TensorFlow yang dibangun untuk memanggil dataset

yang ingin kita panggil dengan cara menghubungkannya ke Google Drive.

3.2.2 Import modul python dan TensorFlow

Gambar 3.2 Import modul python dan TensorFlow


Pada Gambar 3.2 diatas merupakan tahap ke-2 yaitu modul-modul

(Libraries) python dan TensorFlow yang berguna untuk dapat membangun

dan mengenalkan program yang dibuat.

Berikut Deskripsi terkait modul (Library) yang dipakai:

Tabel 3.1 Deskripsi modul


No Nama Modul Deskripsi

1. Modul ‘os’ Modul bawaan yang

menyediakan Interface untuk

berinteraksi dengan sistem

operasi. Fungsi-fungsi yang

disediakan oleh modul os

memungkinkan Anda

melakukan berbagai operasi

8
terkait sistem operasi, seperti

manipulasi direktori,

mengakses variabel

lingkungan, dan

menggabungkan path, dan

lain-nya.

2. Modul ‘tensorflow as tf’ Digunakan untuk mengimpor

modul TensorFlow ke dalam

program Python Anda.

TensorFlow adalah modul

sumber terbuka yang

digunakan untuk machine

learning dan pengembangan

model kecerdasan buatan.

3. Modul ‘from Digunakan untuk mengimpor


[Link] import
Sequential’ kelas Sequential dari modul

models yang terdapat dalam

pustaka TensorFlow melalui

API Keras. Ini memungkinkan

Anda membuat model neural

network secara sekuensial

dengan menambahkan lapisan

9
satu per satu.

4. Modul ‘from [Link] Digunakan untuk mengimpor


import Dense, Flatten’
dua jenis lapisan yang sering

digunakan dalam pembuatan

model neural network dengan

menggunakan pustaka

TensorFlow dan API Keras.

5. Modul ‘import numpy as np’ Digunakan untuk mengimpor

pustaka NumPy ke dalam

program Python Anda dan

memberikan alias (penamaan

pendek) ke modul tersebut,

dalam hal ini, alias yang

digunakan adalah np. NumPy

adalah pustaka yang sangat

berguna dalam manipulasi dan

perhitungan array numerik.

6. Modul ‘import [Link] as Digunakan untuk mengimpor

plt’ modul pyplot dari modul

Matplotlib dan memberikan

alias (penamaan pendek) ke

modul tersebut, dalam hal ini,

10
alias yang digunakan adalah

plt. Matplotlib adalah pustaka

visualisasi yang umum

digunakan dalam Python

untuk membuat berbagai jenis

plot dan grafik.

7. from PIL import Image Digunakan untuk mengimpor

kelas Image dari pustaka

Pillow (PIL Fork). Pillow

adalah modul Python yang

umumnya digunakan untuk

memproses gambar, termasuk

membuka, menyimpan, dan

melakukan berbagai operasi

pada gambar.

8. from [Link] import drive Digunakan ketika ingin

menghubungkan dataset ke

program python yang

dijalankan pada google colab.

9. from Digunakan untuk mengimpor


[Link]
import ImageDataGenerator kelas ImageDataGenerator

dari modul image yang

11
terdapat dalam modul

TensorFlow melalui API

Keras. ImageDataGenerator

adalah kelas yang

menyediakan fungsionalitas

untuk augmentasi gambar

secara real-time dan

mempersiapkannya sebagai

input untuk model machine

learning.

3.2.3 Code Perintah

1. Defining Class Names and Image Dimensions

Gambar 3.3 Nama Kelas


Pada gambar 3.3 terdapat kelas pada data testing yang mendefinisikan

daftar nama kelas (class names) dan dimensi gambar yang akan

digunakan dalam model.

2. Loading and Processing a Single Image

12
Gambar 3.4 Loading and Processing a Single Image
Pada Gambar 3.4 terdapat perintah yang berfungsi untuk memuat dan

memproses satu gambar yang akan digunakan untuk demonstrasi

prediksi.

3. Predicting a Single Image

Gambar 3.5 Predicting a single Image


Pada gambar 3.5 terdapat perintah yaitu memprediksi kelas gambar

yang dimuat sebelumnya dan menampilkan hasil prediksi. diperintah

ini juga terdapat program menghitung persentase terhadap kelas yang

sudah dikenal.

4. Simple Model dan Compiling the model

13
Gambar 3.6 Simple Model
Pada gambar 3.6 terdapat perintah simple model yang berfungsi untuk

Membuat model neural network sederhana dengan satu lapisan Flatten

dan dua lapisan Dense.

Gambar 3.7 Compile the Model


Sedangkan, pada gambar 3.7 terdapat perintah compile the model yang

berfungsi untuk Mengompilasi model dengan mengkonfigurasi

optimizer, fungsi loss, dan metrik yang digunakan untuk evaluasi

5. Total Images and Accuracy Calculting

Gambar 3.8 Total Images

14
Pada gambar 3.8 terdapat perintah ImageDataGenerator yang

berfungsi untuk memuat dan memproses seluruh dataset, kemudian

menghitung jumlah total gambar dan akurasi total model.

Gambar 3.9 Accuracy Calculting


Pada gambar 3.9 terdapat perintah berupa rumus yang dipakai

untuk menghitung akurasi pada data testing yang terhubung dengan

program python dan TensorFlow.

6. Keluaran Hasil

Gambar 3.10 Keluaran Hasil Akurasi Tunggal

15
Gambar 3.11 Keluaran Semua Hasil Akurasi
Pada gambar 3.10 dan 3.11 hasil keluaran yang berupa

persentase akurasi baik tunggal maupun disetiap kelas pada data

testing yang dipakai. pada gambar ini pula diperolehnya nilai total

akurasi yang bernilai 25%.

16
BAB IV
PENUTUP

4. 1 Kesimpulan
Kesimpulan pada penelitian ini yaitu menghasilkan klasifikasi data gambar

unggas menggunakan TensorFlow dengan dataset 4 Kelas menggunakan data training

dan data testing. pada prediksi data, pada masing-masing kelas mendapat nilai

akurasinya yaitu, Kelas Itik akurasinya adalah 100% untuk nilai tunggal dan 47.54%

yang sudah dites akurasi bersama, sedangkan Kelas ayam, kalkun dan burung puyuh

Mendapati nilai akurasinya sebesar 17.49%.

17
18

Anda mungkin juga menyukai