BAHAN PRESENTASI KELOMPOK
ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER
“ANALISIS PERBANDINGAN DAN PERBEDAAN RISC DAN CISC”
Tugas ini disusun untuk memenuhi Sebagian tugas pada
Mata Kuliah Arsitektur dan Organisasi Komputer
Dosen Pengempu: Anak Agung Adi Wiryya Putra, [Link].,[Link]., [Link]
Oleh Kelompok: 2
Anggota:
FAHRIZA KURNIA PRATAMA PUTRA (42530045)
PANDE NYOMAN ERLANGGA (42530035)
NI WAYAN JATI MARTINI(42530004)
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK DAN INFORMATIKA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL
2025
ARSITEKTUR KOMPUTER
Arsitektur komputer adalah cara kerja sistem komputer yang terdiri dari instruksi-
instruksi yang digunakan untuk melakukan tugas tertentu. Dalam dunia teknologi komputer,
terdapat dua jenis arsitektur yang sering digunakan, yaitu Reduced Instruction Set Computing
(RISC) dan Complex Instruction Set Computing (CISC). Kedua jenis arsitektur ini memiliki
kelebihan dan kekurangan masing-masing.
1. Penjelasan CISC (Complex Instruction Set Computing)
CISC (Complex Instruction Set Computing) Adalah set instruksi yang lebih kompleks
dan mampu melakukan tugas-tugas lebih rumit dengan lebih sedikit baris kode. Setiap
instruksi CISC dapat melakukan banyak operasi sekaligus, sehingga kode menjadi lebih
ringkas. Meskipun lebih lambat dibandingkan RISC dalam beberapa hal, CISC sering
digunakan dalam komputer desktop, CISC umumnya memiliki sekitar 80 instruksi pada set
instruksinya, CISC memiliki lebih banyak mode pengalamatan yaitu 12-24 lebih banyak
dibandingkan dengan RISC yang hanya 3-5. 5. CISC dapat lebih mudah diimplementasikan
dan memiliki penggunaan memori yang lebih efisien, tapi akan mengalami penurunan
kinerja karena semakin banyak
jumlah siklus clock yang diperlukan untuk menjalankan instruksi.
2. Kelemahan CISC (Complex Instruction Set Computing)
• Beban Pengkodean dan Dekoding Instruksi
Karena instruksi CISC dapat bervariasi dalam panjang dan kompleksitas, prosesor
harus memiliki perangkat keras yang lebih kompleks untuk pengkodean dan dekoding
instruksi. Ini membutuhkan lebih banyak sumber daya dan waktu untuk memproses
instruksi, mengurangi efisiensi dalam hal kecepatan eksekusi.
• Konsumsi Daya yang Lebih Tinggi
Karena desain yang lebih kompleks dan lebih banyak siklus clock yang dibutuhkan
untuk eksekusi instruksi, CPU CISC cenderung memiliki konsumsi daya yang lebih
tinggi dibandingkan dengan CPU RISC yang lebih sederhana dan efisien dalam
eksekusi instruksi.
• Kecepatan Eksekusi yang Lebih Lambat dibandingkan RISC
Karena instruksi CISC cenderung lebih kompleks, eksekusi setiap instruksi bisa
memerlukan lebih banyak siklus clock. Hal ini dapat memperlambat kinerja CPU,
terutama dalam kasus-kasus di mana instruksi yang lebih sederhana bisa menyelesaikan
tugas lebih cepat.
3. Kelebihan CISC (Complex Instruction Set Computing)
• Instruksi Lebih Kompleks dan Fleksibel
Satu instruksi bisa melakukan tugas yang kompleks (misalnya, ambil data dari
memori, proses, dan simpan kembali)
• Instruksi Multi-Step dalam Satu Siklus Instruksi (atau Beberapa Siklus Tertentu)
Instruksi CISC bisa mengintegrasikan banyak langkah (fetch, decode, execute,
memory access) dalam satu perintah, sehingga program bisa dibuat lebih efisien tanpa
perlu instruksi terpisah.
• Reduksi Interaksi dengan Memori
Karena instruksi CISC bisa langsung melakukan operasi load, kalkulasi, dan
store sekaligus, ini mengurangi jumlah akses memori yang dibutuhkan selama eksekusi
program.
4. Penjelasan RISC (Reduced Instruction Set Computing)
RISC singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. Merupakan bagian dari
arsitektur mikroprosesor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk mengeset instruksi dalam
komunikasi di antara arsitektur yang lainnya. RISC dirancang dengan set instruksi yang
sederhana namun efisien, sehingga sebagian besar instruksi dapat dieksekusi hanya dalam
satu siklus clock. Arsitektur ini menggunakan konsep load/store, yaitu semua operasi
diproses melalui register, sedangkan memori hanya diakses dengan instruksi khusus.
5. Kelemahan RISC (Reduced Instruction Set Computing)
• Jumlah instruksi yang sedikit.
Hal ini mengakibatkan untuk melakukan suatu tugas akan dibutuhkan instruksi
yang lebih banyak bila dibandingkan dengan CISC. Hasilnya jumlah ukuran program
akan lebih besar dan penggunaan memori akan meningkat dan lalu lintas instruksi
antara CPU dan memori akan meningkat pula.
• Penurunan Kinerja jika program berukuran besar
Program yang berukuran lebih besar akan menyebabkan menurunnya kinerja
yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan lebih banyak byte-byte instruksi yang
harus diambil serta pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan
terjadinya page fault lebih besar.
• Efisiensi Energi yang tidak selalu baik
Meski RISC sering di klaim hemat energi (karena kesederhanaan instruksinya), dalam
praktiknya, karena lebih banyak instruksi yang harus dijalankan, konsumsi daya bisa
menjadi sebanding atau bahkan lebih tinggi pada aplikasi tertentu dibandingkan CISC
• Tidak Cocok untuk aplikasi Spesifik yang butuh Instruksi Kompleks
Dalam beberapa kasus, instruksi kompleks yang tersedia di CISC dapat
menyelesaikan tugas lebih cepat daripada serangkaian instruksi sederhana di RISC.
6. Kelebihan RISC (Reduced Instruction Set Computing)
• Instruksi yang sederhana
Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang lebih sederhana.
• Eksekusi yang lebih cepat
Instruksi pada RISC dirancang untuk diselesaikan dalam satu situs clock. Hal
ini membuat prosesor RISC memiliki waktu eksekusi yang cepat per instruksi.
• Lebih Sedikit kesalahan Desain
Dengan struktur yang sederhana, kemungkinan bug atau kesalahan dalam desain
perangkat keras RISC menjadi lebih kecil dibandingkan CISC.
7. Perbedaan RISC dan CISC
Arsitektur CISC (Complex Instruction Set Computer) dirancang dengan banyak
instruksi yang kompleks. Setiap instruksi dapat melakukan beberapa pekerjaan sekaligus,
misalnya mengambil data dari memori, melakukan perhitungan, dan menyimpannya
kembali hanya dengan satu instruksi. Karena kompleks, setiap instruksi biasanya
membutuhkan lebih dari satu siklus clock untuk dieksekusi. Filosofi CISC adalah menaruh
beban pada perangkat keras agar programmer lebih mudah menulis program. Instruksi
pada CISC lebih dekat dengan bahasa tingkat tinggi sehingga kode program yang
dihasilkan lebih ringkas. Namun, kelemahannya terletak pada eksekusi instruksi yang
lebih lambat dan decoding instruksi yang rumit karena instruksi bervariasi panjangnya.
Contoh prosesor CISC adalah keluarga Intel x86 dan VAX.
Sementara itu, arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computer) menggunakan
filosofi sebaliknya. Instruksi dibuat sederhana dan seragam, sehingga sebagian besar
instruksi dapat dieksekusi hanya dalam satu siklus clock. Dengan cara ini, eksekusi
instruksi menjadi lebih cepat dan pipeline dapat dioptimalkan. RISC menekankan
pemakaian register, sehingga operasi dilakukan register ke register, sedangkan akses
memori hanya dilakukan melalui instruksi load dan store. Kode program yang dihasilkan
memang lebih panjang dibandingkan CISC karena operasi kompleks dipecah menjadi
banyak instruksi sederhana, tetapi kecepatan eksekusinya lebih tinggi. Kompleksitas
dipindahkan ke compiler, bukan pada perangkat keras. Contoh prosesor RISC antara lain
ARM, MIPS, SPARC, dan PowerPC. Secara ringkas, CISC menekankan kompleksitas
instruksi di hardware agar program lebih singkat, sedangkan RISC menekankan
kesederhanaan instruksi di hardware agar eksekusi lebih cepat dan efisien.
8. Contoh RISC dan CISC
Contoh RISC
• PowerPC (Motorola, IBM, Apple) – prosesor berbasis RISC yang populer pada
workstation SPARC (SUN Microsystems) dan UltraSPARC
• ARM (Advanced RISC Machine, termasuk StrongARM) – banyak digunakan di
perangkat mobile.
• MIPS R3000 – banyak digunakan untuk pembelajaran arsitektur komputer
• IBM 801 – komputer komersial pertama dengan konsep RISC ARM (Advanced RISC
Machine, termasuk StrongARM) – banyak digunakan di perangkat mobile.
9. Kesimpulan
Dalam analisis kali ini, dapat disimpulkan bahwa jika untuk melakukan instruksi yang
sederhana dan terbatas, berfokus pada eksekusi cepat instruksi, RISC (Reduced Instruction
Set Computer), akan lebih unggul dalam kinerjanya. Namun jika untuk Instruksi
Kompleks, lebih dekat ke bahasa pemrograman tingkat tinggi, sehingga kode program
lebih ringkas tetapi membutuhkan banyak situs clock per instruksi.
DAFTAR PUSTAKA
Kamdan, Ivan L., Kharisma, Hermanto. (2022). BUKU AJAR ORGANISASI DAN
ARSITEKTUR KOMPUTER. Kaizen Media Publishing.
[Link]
ns/view?usp=drive_link
Yuniana, C., Yulifda, E. Y., Diana., Asrul, S., Yudo, D., Ragel, T., I Kadek, A.S., Heru, B.,
Noni, R., Meidar, H. A., Novi, A. F., Darmawan, A., Miftahul, J., Yutika, A. E., Arsitektur dan
Organisasi Komputer. (2023).
[Link]
link
Ernita H., Putri W., Irianto. (2024). Pengaruh Desain Arsitektur Komputer terhadap Efisiensi
Operasional dan Kinerja Sistem Terintegrasi. Jurnal Ilmu Komputer
[Link]
e_link
Dewangga A. S., Ismah N, S., M. Ashof A., Azka., Didik A. (2023). Ruang Lingkup
Organisasi dan Arsitektur Komputer. Jurnal Elektronika dan Teknik Informatika Terapan
(JENTIK).
[Link]
e_link
Achmad M., Allyssa P., Muhamad A. F. S., Revan S. S., Maulina D. L. (2025). RISC vs CISC:
Studi Kinerja dan Efisiensi dalam Organisasi Arsitektur Komputer. Jupiter: Publikasi Ilmu
Keteknikan Industri.
[Link]
ive_link
Zikri M., Shajahan M., Ropianto M. (2024) KONSEP DAN FUNGSI REDUCED
INSTRUCTION SET COMPUTER. [Link]
SJ6jpKo5gqbjEfpDEzcT/view?usp=drive_link
Angga, P. U., Ariel, T. P., Elen, N., Gin, G. A., Rizki, F. A., Zaeni, M. (2021). RISC dan CISC.
Research Proposal.
[Link]
link
Kadek, W. S., Dewa G. W. K., I. B Putu, Y. P. P., Mochmmad, A., I Putu, A. R., (2020).
Arsitektur Reduction Instruction Set Computer (RISC). Research Gate.
[Link]
e_link
Mulawarman M., Danyl M., Harry S. H., Eko W., Arnes Y. V. (2024). Prinsip-Prinsio Desain
Sistem Komputer. YAYASAN PUTRA ADI DHARMA.
[Link]
link
Hayatul A., Herawan H.(2021). SET INSTRUKSI KINERJA: MENGOPTIMALKAN
ARSITEKTUR KOMPUTER UNTUK APLIKASI MODERN.
[Link]
92/view?usp=drive_link