Algoritma Insertion Sort bekerja dengan cara …
A. Membandingkan elemen berdekatan lalu menukar posisinya
B. Membagi data menjadi dua bagian lalu menggabungkannya kembali
C. Menyisipkan elemen ke posisi yang sesuai dalam bagian data yang sudah terurut
D. Mencari elemen terkecil dan menukarnya dengan elemen pertama
E. Mengacak data hingga terurut
Jika data awal adalah [7, 5, 3], maka hasil setelah langkah pertama Insertion Sort adalah …
A. [7, 5, 3]
B. [5, 7, 3]
C. [3, 5, 7]
D. [5, 3, 7]
E. [7, 3, 5]
Kompleksitas waktu Insertion Sort pada kasus terbaik adalah …
A. O(1)
B. O(log n)
C. O(n)
D. O(n log n)
E. O(n²)
Kondisi apa yang membuat Insertion Sort berjalan paling cepat?
A. Data acak
B. Data terurut menaik
C. Data terurut menurun
D. Data berbentuk tree
E. Data duplikat
Jika data awal adalah [4, 2, 6, 1], maka setelah langkah kedua Insertion Sort, hasilnya adalah
…
A. [2, 4, 6, 1]
B. [2, 6, 4, 1]
C. [4, 6, 2, 1]
D. [6, 4, 2, 1]
E. [1, 2, 4, 6]
Insertion Sort cocok digunakan untuk …
A. Data yang sangat besar dan acak
B. Data yang hampir terurut
C. Data berbentuk tree
D. Data berbentuk graph
E. Data dengan elemen unik
Langkah utama dalam Insertion Sort adalah …
A. Tukar elemen terbesar ke posisi akhir
B. Cari elemen terkecil lalu pindahkan ke depan
C. Bandingkan dan sisipkan elemen ke posisi yang sesuai
D. Bagi data menjadi dua lalu gabungkan kembali
E. Tukar semua elemen berdekatan
Kompleksitas waktu terburuk (worst case) dari Insertion Sort adalah …
A. O(1)
B. O(log n)
C. O(n)
D. O(n²)
E. O(n log n)
Jika data awal adalah [3, 1, 2], maka hasil akhir dari Insertion Sort adalah …
A. [3, 1, 2]
B. [1, 3, 2]
C. [1, 2, 3]
D. [2, 1, 3]
E. [3, 2, 1]
Perbandingan utama antara Insertion Sort dan Bubble Sort adalah …
A. Insertion Sort selalu lebih lambat
B. Bubble Sort lebih cepat pada data hampir terurut
C. Insertion Sort lebih efisien untuk data hampir terurut
D. Bubble Sort tidak bisa digunakan pada array
E. Insertion Sort hanya bisa untuk data unik
1. Cara kerja Insertion Sort
Jawaban: ✅ C
👉 Insertion Sort bekerja dengan menyisipkan elemen ke dalam posisi yang tepat pada bagian data
yang sudah terurut.
2. Langkah pertama Insertion Sort pada [7, 5, 3]
Jawaban: ✅ B. [5, 7, 3]
👉 Elemen ke-2 (5) dibandingkan dengan 7, lalu disisipkan di depan, hasilnya [5, 7, 3].
3. Kompleksitas terbaik
Jawaban: ✅ C. O(n)
👉 Jika data sudah terurut, Insertion Sort hanya melakukan 1 perbandingan per elemen → linear.
4. Kondisi tercepat
Jawaban: ✅ B. Data terurut menaik
👉 Karena elemen sudah di posisi yang benar, tidak ada perpindahan berarti.
5. Langkah kedua Insertion Sort pada [4, 2, 6, 1]
Jawaban: ✅ A. [2, 4, 6, 1]
👉 Setelah 2 masuk ke depan → [2, 4, 6, 1]. Langkah kedua membandingkan 6, tetapi 6 tetap di
tempat → tetap [2, 4, 6, 1].
6. Kapan cocok digunakan
Jawaban: ✅ B. Data yang hampir terurut
👉 Insertion Sort sangat efisien jika hanya ada sedikit data yang tidak sesuai urutan.
7. Langkah utama Insertion Sort
Jawaban: ✅ C. Bandingkan dan sisipkan elemen ke posisi yang sesuai
👉 Intinya adalah menyisipkan ke dalam bagian yang sudah terurut.
8. Kompleksitas terburuk
Jawaban: ✅ D. O(n²)
👉 Jika data terurut menurun, maka setiap elemen harus dipindahkan berkali-kali.
9. Hasil akhir Insertion Sort pada [3, 1, 2]
Jawaban: ✅ C. [1, 2, 3]
👉 Setelah disusun, data menjadi urut naik.
10. Perbandingan Insertion Sort & Bubble Sort
Jawaban: ✅ C. Insertion Sort lebih efisien untuk data hampir terurut
👉 Bubble Sort harus melakukan banyak pertukaran, sedangkan Insertion Sort lebih hemat
langkah jika data sudah hampir berurutan.